Articles
Pemahaman Guru Matematika terhadap Asesmen Nasional pada Kurikulum Merdeka Belajar
Utari, Aulia Rahmi;
Roza, Yenita;
Maimunah, Maimunah
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/jipm.v11i2.12876
Asesmen Nasional (AN) adalah suatu penilaian pada Kurikulum Merdeka Belajar yang terbagi dalam 3 bagian yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. Asesmen Nasional bertujuan untuk merubah paradigma pendidikan Indonesia guna mengevaluasi hasil, proses dan input kegiatan belajar siswa. Asesmen Nasional (AN) perlu dipahami oleh guru sebagai salah satu dari peserta Asesmen Nasional (AN). Guru perlu memahami Asesmen Nasional (AN) agar guru memahami proses pelaksanaan AN sehingga mampu memberikan hasil dalam melihat kemampuan literasi dan numerasi siswa, profil pelajar Pancasila serta informasi konkrit terkait keadaan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru matematika terhadap Asesmen Nasional. Subjek pada penelitian ini yaitu 16 guru matematika. Penelitian menggunakan metode survei dengan menyebarkan angket melalui google form. Aspek pada angket berupa daftar pertanyaan terkait Asesmen Kompetensi Minimum seperti konten pembelajaran matematika, cakupan konten serta keterkaitan AKM dengan pembelajaran. Pada survei karakter dan survei lingkungan belajar, daftar pertanyaan berupa tujuan dari pelaksanaan survei serta fungsi dari survei tersebut. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 57,4% guru telah memahami Asesmen Nasional dan 42,6% guru yang belum memahami dengan baik tentang Asesmen Nasional. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru memerlukan pelatihan atau sosialisasi tentang implementasi kurikulum Merdeka Belajar supaya tujuan dari kurikulum tersebut dapat terimplementasi dengan baik.
Deskripsi Kendala Guru Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Pembelajaran Matematika
Farhana, Atika;
Yuanita, Putri;
Kartini, Kartini;
Roza, Yenita
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2023): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jm.v5i2.2820
Model pembelajaran PBL merupakan model pembelajaran yang menjadikan masalah sebagai dasar peserta didik dalam belajar. PBL merupakan salah satu model yang direkomendasikan oleh kurikulum, namun guru masih terkendala dalam menerapkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi guru dalam penerapan model Problem Based Learning pada pembelajaran matematika di tingkat SMP. Kendala dianalisis berdasarkan kesesuaian RPP serta LKPD dan pelaksanaan pembelajaran dengan tahapan model PBL. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian yaitu 3 orang guru matematika SMP. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu terdapat berbagai kendala yang menjadi hambatan guru dalam menerapkan model pembelajaran PBL dengan maksimal. Kendala tersebut dapat dilihat dari tidak sesuainya dari LKPD/LKS yang digunakan dengan model PBL serta terdapat beberapa kendala yang terjadi dalam pembelajarannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa memang benar adanya terdapat beberapa kendala dalam penerapan model PBL yaitu pada perencanaan dan penerapannya.Kata Kunci: Deskripsi kendala guru, Pembelajaran Matematika, Model Problem Based Learning
Analisis Kesalahan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Perbandingan Trigonometri Berbasis Etnomatematika Menggunakan Teori Nolting
Ningsih, Irma Fetria;
Hutapea, Nahor Murani;
Roza, Yenita
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 5, No 2 (2023): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jm.v5i2.2822
Etnomatematika merupakan studi tentang penerapan matematika pada kebudayaan masyarakat agar siswa dan masyarakat mampu memahami hubungan antara matematika dan kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal trigonometri yang disajikan berbasis etnomatematika pada arsitektur bangunan rumah adat. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa pada tingkat SMA kelas X MIPA 4 SMA 6 Pekanbaru. Instrumen penelitian berupa seperangkat tes uraian dengan empat butir soal uraian materi trigonometri yang telah valid dan reliabel. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal tigonometri berbasis etnomatematika akan diklasifikasi berdasarkan Teori Nolting. Indikator kesalahan yaitu: (1)Misread-directions errors (Mi) yaitu siswa salah mengartikan soal dan tidak menuliskan komponen yang ditanyakan di dalam soal, (2) Careless errors (Ca) yaitu siswa ceroboh saat melakukan operasi hitung dalam pengerjaan soal, (3) Concept errors (Co) yaitu siswa tidak menguasai konsep trigonometri baik mengenal segitiga, perbandingan trigonometri dan perbandingan trigonometri pada sudut istimewa , (4) Application error (AP) yaitu siswa mengetahui rumus tetapi tidak menggunakannya dalam menyelesaikan soal dan (5) Test taking errors (TE), yaitu siswa tidak menyelesaikan jawaban soal. Hasil penelitian menunjukkan persentase dari masing masing kesalahan yang dilakukan siswa : (1)Misread-directions errors (Mi) sebesar (3,32%); (2) Careless errors (Ca) sebesar (26,64%); (3) Concept errors (Co) sebesar (33,3%); (4) Application error (AP) sebesar (0%) dan 5) Test taking errors (TE), sebesar (49,95%).Kata Kunci: Analisis Kesalahan, Etnomatematika, Teori Nolting, Trigonometri
Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Kepala Sekolah SMP Kabupaten Indragiri Hulu
Suanto, Elfis;
Murni, Atma;
Roza, Yenita;
Maimunah, Maimunah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v1i3.28
Keunggulan Kurikulum Merdeka yaitu (1) lebih sederhana dan mendalam karena kurikulum ini akan fokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya, (2) tenaga pendidik dan peserta didik akan lebih merdeka karena bagi peserta didik, tidak ada program peminatan di SMA, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya, (3) bagi guru, mereka akan mengajar sesuai tahapan capaian dan perkembangan peserta didik. Namun yang menjadi permasalahan sekolah-sekolah di INHU terutama SMP belum siap dan belum memahami dengan baik tentang implementasi kurikulum mardeka di sekolah. Untuk itu lah dipandang penting untuk dilaksanakan workshop implementasi kurikulum merdeka bagi kepala sekolah SMP se-Kabupatan INHU. Adapun metode pengabdian dibagi ke dalam tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap implementasi, dan tahap pelaporan. Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Inderagiri Hulu dilakukan secara tatap muka selama dua hari. Hasil pengabdian menunjukkan mereka sangat senang, menerima dengan baik, dan worshop ini telah dapat memberikan gambaran yang jelas terkait implementasi kurikulum merdeka di satuan pendidikan SMP. Diharapkan sudah mempu mengiplementasikan di sekolah.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru-Guru SMA dan SMK Di Bengkalis
Maimunah;
Yenita Roza;
Putri Yuanita;
Nahor Murani Hutapea;
Kartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v2i3.231
Sasaran pelatihan dalam kegiatan penulisan artikel ilmiah ini adalah guru-guru SMA/MA dan SMK di Kota Bengkalis. Guru-guru SMA/MA dan SMK di Kota Bengkalis masih kesulitan dalam menulis artikel ilmiah dan mencari jurnal-jurnal yang akan dirujuk sebagai referensi berdasarkan hasil wawancara. Tujuan kegatan pengabdian ini adalah untuk melakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah bagi guru-guru, khususnya guru sekolah menengah atas baik SMA/MA dan SMK di Kota Bengkalis. Metode penerapan dengan 3 (tiga) tahapan yaitu: (1) persiapan, (2) pelaksanaan dan (3) pelaporan. Hail kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa dari lima pernyataan yang diajukan semua peserta memberikan respon sangat puas 85,88 %, dan puas 14,12 %. Selain itu peserta menyarankan beberapa hal antara lain : (1) waktu pelaksanaan pelatihan lebih lama, (2) pelatihan penulisan artikel ilmiah dilakukan secara berkesinambungan, (3) terbentuknya forum karya ilmiah bagi gur; serta (4) pelibatan akan jumlah guru dari mata pelajaran dan satuan pendidikan lainnya perlu ditambahkan. Dengan demikian maka perlu untuk dilakukan kembali kegiatan pelatihan penulisan artikel ini di tahun depan dengan durasi yang lebih lama.
Development of problem-based learning mathematics tools for linear programming to facilitate students' mathematical communication skills
Yeyen, Vioskha;
Roza, Yenita;
Murni, Atma
Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Absis
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pasir Pengaraian
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30606/absis.v7i1.2495
This research is driven by the challenges teachers face in designing learning tools aligned with the 2013 curriculum. The purpose of this study is to develop mathematics learning tools based on the Problem-Based Learning (PBL) model to enhance students' mathematical communication skills, ensuring these tools are both valid and practical. The developed learning tools include a syllabus, Lesson Plan, and Student Worksheets. The development process follows the 4-D model, which consists of the stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The subjects of this study were 35 students from class XI at SMAN 5 Tapung. Research instruments included validation sheets to assess the feasibility and validity of the learning tools and student response questionnaires to evaluate the practicality of the student worksheets. The analysis of validation data revealed that the mathematics learning tools are highly valid, with an average rating of 94% for the syllabus, 95% for the lesson plan, and 92% for the student worksheets. The practicality data analysis showed that the student response ratings categorized the tools as very practical, with an average rating of 88.37%.
Analysis Of Student Errors On Algebraic Form Material Based On Kastolan
Hasanah, Rizatul;
Yuanita, Putri;
Saragih, Sehatta;
Roza, Yenita
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 4 No 02 (2023): Volume 04 Number 02 December 2023
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/jtmt.v4i02.1975
Algebraic calculation operations are basic material that is the basis for studying other mathematical material, but there are still many students who still make mistakes in solving algebraic calculation operation questions. Therefore, it is necessary to analyze the errors made by students in working on algebraic calculation operations questions. This research aims to describe the errors made by students when completing algebraic operations according to Kastolan theory in solving algebraic arithmetic operation problems. This type of research is qualitative descriptive research. The data collection technique used was a test. The data analysis techniques used were: examining the results of students' answers by identifying and analyzing the types of errors made by students in answering questions related to the Kastolan error type; 1) Calculate the percentage of error for each type of error, 2) The results of the percentage level are classified based on the percentage of error, 3) The data that has been obtained is then calculated and will be carried out using descriptive analysis, 4) Make conclusions from the results of the analysis of students' errors in working on form operation questions algebra based on the Kastolan error type. Based on the research data and discussions obtained, 69% of conceptual errors were in the high category, 58% of procedural errors were in the sufficient category, and 59% of technical errors were in the sufficient category. It can be concluded that the mistakes that many students make when working on test questions are conceptual errors, namely errors in understanding the questions. Factors that cause students to make mistakes are not understanding the concept and not being able to apply the concept
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Materi Aritmatika Sosial Berbasis PBL untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP/MTs
Latipa, Dwi;
Roza, Yenita
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.2127
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada saat proses pembelajaran menjadi pengaruh besar teradap keaktifan siswa di dalam kelas. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan perangkat pembelajaran dengan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Produk yang dihasilkan berupa silabus, RPP dan LKPD. Model pengembangan yang digunakan adalah 4-D dengan tahapan define, design, develop dan disseminat.. Teknik yang digunakan adalah teknik pengumpulan data dan analisis data. Subjek uji siswa kelas VII SMPN 4 Logas tanah Darat. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi dan angket respon siswa. Hasil validasi perangkat yang dihasilkan memenuhi syarat valid dengan nilai rata-rata total untuk Silabus 3,87, RPP 3,77 dan LKPD 3,77 dan kategori “sangat valid”. LKPD yang sudah divalidasi kemudian diujicobakan kepada enam siswa SMPN 4 Logas Tanah Darat. Artinya perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat diujicobakan. Hasil uji coba kelompok kecil disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran memenuhi syarat praktis dengan rata-rata hasil angket respon siswa 3,52 dengan kategori sangat praktis. Selanjutnya dilakukan uji coba kelompok besar yang dihasilkan memenuhi syarat praktis dengan rata-rata kepraktisan akhir sebanyak 3,50 dengan kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hal ini dinyatakan bahwasanya perangkat pembelajaran berbasis PBL materi artimatika sosial valid dan praktis untuk diterapkan di kelas.
Pengembangan Modul Ajar dengan Menggunakan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kecakapan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP
Gumanti, Gumanti;
Roza, Yenita;
Murni, Atma
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3001
Kecakapan pemecahan masalah matematis adalah salah satu kecakapan yang penting dimiliki oleh peserta didik. Namun, berdasarkan studi pendahuluan terhadap 60 siswa, 60% siswa memiliki kecakapan pemecahan masalah matematis kategori kurang. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kecakapan tersebut, salah satunya adalah dengan modul ajar. Rendahnya kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka menyebabkan modul ajar yang disusun tidak memenuhi syarat kelengkapan komponen dan kesesuaian isi. Hasil wawancara terhadap 18 guru matematika menunjukkan bahwa hanya 5% guru yang pernah menggunakan model Project Based Learning. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dilakukan penelitian pengembangan modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning untuk meningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Model pengembangan yang dilakukan adalah model 4D yang terdiri dari empat tahapan yaitu, Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian ini adalah modul ajar yang sudah melewati tahap validasi dan revisi. Berdasarkan hasil validasi, modul ajar dinyatakan sangat valid dengan nilai 3,8. Modul ajar yang dikembangkan dapat berkontribusi dalam pelaksanaan pembelajaran aktif dan berpusat pada siswa dan memberikan alternatif penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Modul ajar yang dikembangkan memberikan inspirasi bagi guru yang akan merancang modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning, dan memberikan inspirasi modul ajar yang memiliki komponen yang lengkap.
Designing Geometry Teaching Materials Using Malay Batik Patterns on The Topic of Geometric Transformation
Roza, Yenita;
Nurqolbi, Leliyana;
Adnan, Arisman;
Alawiyah, Tuti
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 5, No 2: September 2024
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37905/jmathedu.v5i2.25427
Many mathematics books presented in an abstract way and ended in student's perception of difficult subject for mathematics. The goal of this research was to develop geometry learning instruction by using Malay batik patterns on the topic of transformation for junior high school students. The use of local context expect helping student in learning. The ADDIE model which consist of analysis, design, development, implementation, and evaluation is used in this RD research. A validation sheet serves as the validity instrument, which evaluates the accuracy of the instructional materials. The validity of teaching materials was determined with the average score was 3.57, which was considered to be valid. The practicality tool is a worksheet for utilising instructional resources. This study's implementation was carried out for a limited sample, the practicality percentage value is 89.61%, with a very practical category. The development of the research's end product has led to the creation of geometry transformation teaching materials for junior high school ninth graders that are both valid and practical and are based on Riau Malay batik themes.