p-Index From 2021 - 2026
15.64
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia MEDISAINS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Kebidanan Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Journal of Health Education Jurnal Preventia Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Kesehatan Masyarakat Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Al-sihah: The Public Health Science Journal KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Journal of Maternal and Child Health Krea-TIF: Jurnal Teknik Informatika Amerta Nutrition Holistik Jurnal Kesehatan Jambura Journal of Health Sciences and Research Jambura Health and Sport Journal Public Health Perspective Journal Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Kesehatan Karya Husada Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Darma Agung Indonesian Journal of Global Health research Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas MAHESA : Malahayati Health Student Journal Indonesian Journal of Health Community Narra J Interdisciplinary Social Studies Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Berita Kedokteran Masyarakat JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Journal Research of Social Science, Economics, and Management Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Peningkatan Tren Perilaku Merokok Pada Remaja Indonesia Oktania, Nia Primilies; Widjanarko, Bagoes; shaluhiyah, Zahroh
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.035 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i12.11235

Abstract

Perilaku merokok di Indonesia terus meningkat terutama pada remaja berusia 10- 19 tahun. Berdasarkan survei berbagai kelompok umur di Indonesia selama bertahun- tahun secara konsisten menunjukkan tren peningkatan perilaku merokok di kalangan penduduk muda Indonesia. Meskipun di tingkat global rata-rata perilaku merokok di kalangan remaja menurun 20,8% pada tahun 2000 dan menjadi 14,2% pada tahun 2020. Tujuan Untuk mengetahui penyebab perilaku merokok pada remaja di Indonesia dengan mengunakan tinjauan literatur dari artikel publikasi sebelumnya. Metode Penelitian menggunakan data pencarian melalui 4 data base akademik yaitu: Scopus, ProQuest, Science Direct dan Springer Link. Hasil pencarian menggunakan identifikasi artikel dengan publikasi 3 tahun terahir (2020- 2022), full teks, Open Access & archive diperoleh 17 artikel yang berasal dari Science Direct 2 artikel, Springer Link 9 artikel, Scopus 4 artikel dan Pro Quest 2 artikel. Hasil dan Pembahasan dari penelitian berdasarkan artikel yang diperoleh, penelitian perilaku merokok pada remaja di tingkat global lebih banyak menggunakan metoda crossectional 88,24%. Sedangkan perilaku merokok pada remaja di benua Amerika, Asia dan Eropa berdasarkan sumber data empiris dipengaruhi oleh lingkungan tempat remaja tersebut sekolah 29,41%. Analisis tren perilaku merokok pada remaja ditingkat global selain dipengaruhi oleh faktor sekolah juga dipengaruhi oleh faktor keluarga dan faktor lingkungan fisik sosial komunitas serta faktor individu dan faktor kebijakan pemerintah. Untuk Indonesia perilaku merokok pada remaja dipengaruhi oleh banyak faktor penyebab baik individu, keluarga, sekolah, lingkungan fisik dan sosial komunitas juga adanya kebijakan berpengaruh terhadap perilaku. Sehingga akan lebih baik jika penelitian perilaku merokok di Indonesia tidak hanya dari satu variabel permasalahan individu saja, namun juga melihat lingkungan tempat remaja tersebut tinggal. Analisis tren peningkatan perilaku merokok pada remaja di Indonesia selanjutnya dapat dikembangkan dengan melihat kerangka fikir bahwa faktor keluarga, faktor sekolah, faktor lingkungan fisik dan sosial komunitas serta faktor kebijakan secara bersama-sama dapat mempengaruhi perilaku individu untuk merokok.
Hubungan Antara Pengetahuan, Self–Efficacy, dan Dukungan Teman pada Wanita Pekerja Seksual (Wps) dengan Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual (Ims) Tamara Yushe; Winarni, Sri; Shaluhiyah, Zahroh
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i9.11404

Abstract

Infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual atau lebih dikenal masyarakat dengan sebutan penyakit kelamin dinamakan penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS). Wanita Pekerja Seksual (WPS) usia subur merupakan kelompok berisiko IMS karena perilaku seksualnya namun kurang diperhatikan secara khusus oleh Pemerintah. Hubungan antara pengetahuan, self-efficacy, dan dukungan teman pada WPS dengan perilaku pencegahan IMS. Penelitian ini merupakan penelusuran pustaka, menggunakan aplikasi pencari Google Schoolar, pubmed dan jurnal elektronik lainnya dengan kata kunci Infeksi Menular Seksual dan Wanita Pekerja Seksual, full text, metode penelitian kuantitatif dan kualitatif, serta artikel penelitian yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris selama lima tahun terakhir (2017 hingga 2021) menjadi kriteria inklusi untuk pemilihan literatur review jurnal penelitian. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan IMS, self-efficacy dengan perilaku pencegahan IMS, dan dukungan sosial teman denganperilaku pencegahan IMS. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, self–efficacy, dan dukungan sosial pada wanita dengan perilaku pencegahan IMS, selanjutnya dilakukan penelitian kepada WPS dengan variabel–variabel yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya di Kota Semarang. Diharapkan Pemerintah Kota Semarang membuat kebijakan yang dikhususkan bagi WPS mengenai IMS sebab pandangan masyarakat yang buruk juga menjadi salah satu pertimbangan WPS dalam melakukan Tes HIV/AIDS dan Tes IMS.
Oral health and nutritional status of children in developing countries: A scoping review Putriyani, Yuni; Shaluhiyah, Zahroh; Winarni, Sri
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 15, No 3, (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol15.Iss3.art12

Abstract

Oral diseases, especially caries and malnutrition, are two major problems the world faces in developing countries. World Health Organization (WHO) report 2019 states that caries is the first non-communicable disease (NCD) suffered by children worldwide. In addition, malnutrition rates are still very high and most of them are in low-income countries. Many studies have suggested a relationship between oral health and children's nutritional status. However, the relationship between the two has not been consistent. Therefore, we conducted a scoping review to learn more about the relationship in developing countries. We obtained a total of 1,707 articles published in the last 10 years from two databases, Scopus and Science Direct. Ten relevant articles, written in English and published from 2015 to 2024, were reviewed and satisfied the inclusion criteria: a study about the relationship between oral health problems and nutritional status of 6 years old children and below who live in developing countries,. The 10reviewed articles were taken from eight developing countries in which nine articles used a cross-sectional design and only one article used a longitudinal cohort design. The results of the review shows that caries status studies related to nutritional status are five studies. Meanwhile, the remaining 5 articles shows no substantial relationship. In this scope, we used BMI (Body Mass Index) as an indicator for nutritional status. Further research is still needed, particularly in a longitudinal cohort design to get a clearer understanding of the causal relationship between both.
A scoping review: Nurses' workload in patients for fall risk screening A., Oktarisa Khairiyah; Shaluhiyah, Zahroh; Purnami, Cahya Tri
Interdisciplinary Social Studies Vol. 3 No. 1 (2023): October-December 2023 (Regular Issue)
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v3i1.562

Abstract

Half of all falls result in injury, of which 10% are seriously impacted. Direct medical expenses resulting from falls amount to nearly $30 billion annually. Nurses must engage cognitive, affective, and actions that put patient safety first. The breadth of the nurse's role can allow for the risk of errors in service. This scoping review is prepared to discuss the effect of nurse workload in screening the risk of falls on patients. The method used here is scoping review which is used to develop a 'map' regarding the effect of nurse workload in screening the current patient's fall risk. The search databases used in this writing include: SINTA, PubMed, EBSCOhost, and SagePub. The search was conducted on October 16, 2023 and the included studies were research taken in 2013-2023. The authors found seven scientific journals that discuss the effect of workload in screening patient fall risk. The four journals came from Indonesia, one journal each from Brazil, Taiwan, and Canada. Workload is consistently associated with suboptimal fall risk screening. This is because nurses will be busy doing other things, so screening and monitoring patients from the risk of falling cannot be done properly.
MODELS OF NUTRITION EDUCATION INTERVENTIONS FOR ADOLESCENT LIFESTYLE CHANGES: A SCOPING REVIEW Adzika, Alda; Kartasurya, Martha Irene; Shaluhiyah, Zahroh
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3242

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi yang menentukan pola makan sehat dan perilaku gaya hidup sepanjang hidup. Intervensi edukasi gizi memiliki peran strategis dalam mencegah pola makan tidak sehat pada remaja. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan mengevaluasi berbagai model intervensi pendidikan gizi yang efektif bagi remaja melalui identifikasi pola, hasil, hambatan, dan faktor pendukung yang komprehensif. Metode pada kajian ini menggunakan scoping review yang mengikuti panduan PRISM-Scr dan kerangka Arksey dan O’Malley. Pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, Science Direct, dan Scopus menggunakan kata kunci: "remaja," "gizi," "intervensi," dan "hambatan" pada bulan Maret 2025. Studi dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil menunjukan bahwa dari 1.936 artikel, sebanyak 10 artikel terpilih untuk dianalisis. Artikel yang dipilih berasal dari negara berkembang dan dikategorikan ke dalam tiga pendekatan utama: intervensi berbasis digital, intervensi berbasis tradisional, dan intervensi berbasis sekolah. Masing-masing menunjukkan efektivitas yang bervariasi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi remaja. Faktor keberhasilan meliputi integrasi dalam sistem pendidikan, relevansi budaya, serta kolaborasi multisektoral. Beberapa hambatan meliputi keterbatasan durasi, pendekatan pasif, dan akses makanan sehat. Temuan ini menekankan pentingnya strategi yang multikomponen dan adaptif terhadap konteks lokal.
Pengasahan kemampuan kognitif sehat pada siswa sekolah dasar melalui permainan keterampilan Berpikir Kritis Handayani, Novia; Indraswari, Ratih; Shaluhiyah, Zahroh; Kusumawati, Aditya
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v6i1.1230

Abstract

Sebagian besar permasalahan kesehatan saat ini disebabkan karena perilaku individu yang tidak sehat. Hal ini dapat dicegah jika tiap individu mampu berpikir kritis di setiap perilaku yang akan diadopsinya. Keterampilan berpikir kritis perlu diajarkan sejak dini. Pegabdian ini bertujuan untuk mengajarkan anak di SD Negeri Tlogosari Wetan 02 Semarang agar terampil berpikir kritis sebelum memutuskan sesuatu atau menyelesaikan permasalahan. Dengan demikian, mereka dapat menjauhi perilaku tidak sehat akibat pengaruh lingkungan sekitarnya saat memasuki fase remaja. Pengabdian ini menggunakan metode participatory community service dan diikuti oleh 64 siswa kelas 5 karena pada usia ini anak-anak mulai mengalami pubertas. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa anak-anak sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran karena dilakukan dengan cara bermain berkelompok serta bermain peran. Keterampilan berpikir kritis anak-anak meningkat dibandingkan sebelum diberi pembelajaran. Mereka memahami bahwa setiap tindakan harus dipikirkan dulu baik buruknya dan memahami proses pencarian alternatif yang sehat. Diharapkan anak-anak dapat menyebarluaskan pengetahuan tentang berpikir kritis di lingkungan pertemanan sekitarnya.
GENDER-BASED PERCEPTIONS OF PREGNANCY PLANNING AND PRECONCEPTION HEALTH: A SCOPING REVIEW Afifah, Aini Ula; Shaluhiyah, Zahroh; Purnami, Cahya Tri
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3289

Abstract

Perencanaan kehamilan merupakan upaya untuk mencegah komplikasi kehamilan yang dapat menekan angka kematian ibu (AKI). Norma sosial terkait tanggung jawab kehamilan dan kurangnya komunikasi dengan pasangan menjadi faktor yang menghambat pasangan dalam persiapan kehamilan. Studi ini memetakan perbedaan persepsi berbasis gender terhadap perencanaan kehamilan dan kesehatan prekonsepsi mengikuti kerangka kerja oleh Arksey dan O’Malley. Pencarian literatur menggunakan empat basis data yaitu ScienceDirect, Scopus, Pubmed dan Proquest untuk mencari artikel 5 tahun terakhir (2020 – 2025) yang berbahasa inggris, peer-reviewed, dan open access. Artikel yang membahas persepsi berbasis gender baik pada laki-laki, perempuan, maupun keduanya disertakan tanpa membatasi desain studi yang digunakan. Proses seleksi menggunakan pedoman PRISMA dan menghasilkan 13 artikel relevan. Hasil analisis menunjukkan perbedaan persepsi laki-laki dan perempuan dalam memandang perencanaan kehamilan dan kesehatan prekonsepsi. Perempuan memandang perencanaan kehamilan sebagai proses terintegrasi baik kesiapan fisik, mental, maupun sosial. Berbanding terbalik, laki-laki menganggap kehamilan sebagai urusan utama perempuan sehingga tidak sepenuhnya membutuhkan keterlibatan mereka. Dalam aspek kesehatan prekonsepsi, kedua gender menyadari pentingnya melakukan gaya hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum kehamilan. Namun, pembentukan persepsi turut dipengaruhi budaya, norma, dan religiusitas yang membuat kehamilan dianggap sebagai topik yang tabu untuk dibicarakan sebelum menikah. Temuan memberikan dasar untuk merancang strategi promosi kesehatan sekaligus mendorong pembentukan kebijakan dan layanan prekonsepsi yang menjamin keterlibatan setara antara laki-laki dan perempuan
KOLABORASI LINTAS SEKTOR DALAM PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI ANAK JALANAN Firdha Rahma Nurbadlina; Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1069

Abstract

Background: Lack of knowledge and limited access to information about reproductive health make street children vulnerable to complex reproductive health problems, one of the problems of uncontrolled reproduction is free sex, drinking alcohol, unwanted pregnancy, abortion, Sexually Transmitted Infections (STIs), HIV/AIDS.Objective: This study aims to conduct a literature study to obtain the input on improvements in dealing with reproductive health problems in street children.Methods: This research was conducted in April 2021 by conducting literature review on various research results that have been published during January 2014 to December 2020 in national and international journals and obtained 10 research journals.Results: The results of several studies to develop reproductive health on street children from various sectors illustrate that the knowledge of street children about reproductive health is still very lacking. PKPR as the basic sector in the development of reproductive health has not touched street children. The health department as a pioneer of health reproduction has also not launched a reproductive health program for them. Social services as the father of street children have not touched on his reproductive health problems, so far social services are still focusing on the social welfare of street children.Conclusion: Health as a component is no less important in the problem of street children, especially in their reproductive health. Therefore, we need cross-sector collaboration to manage reproductive health problems of street children. 
EVALUASI PELAKSANAAN PREVENTION OF MOTHER TO CHILD TRANSMISSION (PMVCT) : LITERATURE REVIEW Siti Waghisatul Astutik; Antono Suryoputro; Zahroh Shaluhiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.981

Abstract

AbstrakAIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) merupakan kumpulan penyakit yang disebabkan oleh Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang menular dan mematikan. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan pada tahun 2015 jumlah anak usia ≤ 4 tahun yang terinfeksi HIV sebanyak 795, meningkat pada tahun 2016 menjadi 903. Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak dapat dilakukan melalui 4 (empat) prong/kegiatan, yaitu : 1) Pencegahan penularan HIV pada perempuan usia reproduksi, 2) Pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan pada ibu HIV positif, 3) pencegahan penularan HIV dari ibu hamil HIV positif ke bayi yang dikandung, dan 4) pemberian dukungan psikologis, sosial dan perawatan kepada ibu HIV positif beserta anak dan keluarganya. Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) atau Prevention Mother to Child Transmission (PMTCT) merupakan program pemerintah untuk mencegah penularan virus HIV/AIDS dari ibu ke bayi yang dikandungnya. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui konsep, model atau teori yang efektif digunakan untuk mengeketahui gambaran indeks keluarga sehat di beberapa daerah Indonesia. Metode yang digunakan dengan cara melakukan pencarian beberapa studi yang diterbitkan melalui database Google Scholar, Science direct, dan Scopus. Studi yang dipilih diterbitkan dari tahun 2017-2021. Setelah dilakukan pencarian artikel dengan kata kunci tersebut maka total artikel yang di review dalam tinjauan literatur ini sebanyak 5 (lima) artikel. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan PMTCT adalah kelengkapan data, kualitas SDM, gender, serta dukungan keluarga. Kata Kunci: Evaluasi, Implementsi, PMTCT AbstractAIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) is a collection of diseases caused by the infectious and deadly HIV Virus (Human Immunodeficiency Virus). Based on data from the Ministry of Health in 2015 the number of children aged ≤ 4 years infected with HIV as many as 795, increased in 2016 to 903. Prevention of HIV transmission from Mother to Child can be done through 4 (four) activities, namely: 1) Prevention of HIV transmission in women of reproductive age, 2) Prevention of unplanned pregnancy in HIV-positive mothers, 3) prevention of HIV transmission from HIV-positive pregnant women to conceived babies, and 4) providing psychological, social and care support to HIV-positive mothers and their children and families. Prevention of HIV Transmission from Mother to Child (PPIA) or Prevention Mother to Child Transmission (PMTCT) is a government program to prevent transmission of HIV/AIDS virus from mother to baby. The purpose of this literature review is to know the concept, model or theory that is effectively used to know the picture of healthy family index in some areas of Indonesia. The method is used by searching for several studies published through the Google Scholar, Science direct, and Scopus databases. Selected studies are published from 2017-2021. After searching for articles with these keywords, the total articles reviewed in this literature review as many as 5 (five) articles. Factors that affect the implementation of PMTCT are the completeness of data, the quality of human resources, gender, and family support.Keywords: Evaluation, Implementation, PMTCT 
EVALUASI PELAYANAN PREVENTION OF MOTHER TO CHILD HIV TRANSMISSION PADA IBU HAMIL HIV SELAMA MASA PANDEMI COVID – 19 DI KABUPATEN DEMAK Siti Waghisatul Astutik; Antono Suryoputro; Zahroh Shaluhiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1229

Abstract

AbstrakBerdasarkan data jumlah kasus HIV/ AIDS pada ibu hamil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Demak pada tahun 2020 yaitu dari 21.980 ibu hamil yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 17.045 (77%). Didapatkan hasil bahwa Jumlah kasus HIV/ AIDS pada ibu hamil di Kabupaten Demak tahun 2020 adalah sebanyak 13 orang (16,3%). Sejak masa pandemi COVID-19 tahun 2019 kasus HIVAIDS pada ibu hamil sebanyak 5 orang (9,8%) dan tahun 2020 lebih banyak menjadi 13 orang (16,3%) yang tersebar di 9 Puskesmas. Sedangkan pada tahun 2021 dalam kurun waktu 5 bulan pertama ditemukan kasus baru HIV pada ibu hamil sebanyak 5 orang yang tersebar di 4 puskesmas. Berdasarkan data penularan HIV pada ibu kepada bayi diperoleh bahwa terdapat penularan HIV pada ibu kepada bayi pada tahun 2020 terdapat 2 bayi. program PMTCT di Kabupaten Demak dilakukan melalui 4 prong. Selama masa pandemi Covid-19 ini, dalam kurun waktu tahun 2019 hingga 2021 kurang maksimal, sehingga diperlukan penguatan program baik dari segi health promotion, konteks, input, proses, dan output. Tujuan penelitian ini menjelaskan untuk mengevaluasi Pelaksanaan Pelayanan Kegiatan PMTCT Pada Ibu Hamil dengan HIV di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Demak. Metode dalam penelitian ini adalah studi kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini merupakan petugas yang terlibat dalam pelayanan PMTCT pada ibu hamil dengan HIV dan sudah mendapatkan pelatihan PDP meliputi 6 Puskesmas yang terdapat kasus ibu hamil HIV positif dalam kurun waktu 2020 hingga 2021. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam pada informan utama pemegang program HIV dari 6 puskesmas, dan informan triangulasi Kepala puskesmas, Pemegang program HIV Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, pemegang program Kesehatan Ibu Dinas Kesehatan, Bidan Koordinator Rumah Sakit, dan ibu hamil HIV. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan sebagian besar pelayanan PMTCT masih berjalan meskipun ditemukan beberapa kendala, hal ini dapat dilihat berdasarkan variabel health promotion, media promosi yang kurang menarik dan belum maksimalnya kunjungan rumah oleh petugas di masa pandemi dalam melakukan promosi kesehatan sehingga ibu hamil kurang mengerti. Pada variabel konteks masih adanya stigma negative terhadap ibu hamil HIV. Pada variabel input yang terdiri dari sumber daya manusia masih ditemukannya petugas yang berpindah tempat kerja sehingga petugas yang baru belum mendapatkan pelatihan, pada aspek money berasal dari dana BOK yang penganggarannya tergabung dengan program TB dan penyerapannya belum maksimal, pada aspek sarana dan prasarana mengenai ketersediaan reagen mengalami keterlambatan dalam pendistribusiannya, pada aspek method masih ditemukan pada beberapa puskesmas yang belum memiliki SOP. Pada aspek pencatatan dan pelaporan sering terjadi keterlambatan dalam mengirimkan laporan selama masa pandemi Covid – 19. Pada variabel produk masih ditemukan adanya penularan HIV dari ibu ke anak sebanyak 1 orang. Dengan demikian, perlu adanya perencanaan pelayanan PMTCT baik dari tingkat puskesmas maupun Dinas Kesehatan kabupaten Demak sehingga tidak ditemukan adanya penularan HIV dari ibu ke anak.Kata Kunci: Evaluasi, PMTCT, ibu hamil, Pandemi COVID – 19 AbstractBased on data on the number of HIV/AIDS cases in pregnant women from the Demak District Health Office in 2020, from 21,980 pregnant women, 17,045 (77%). The results showed that the number of HIV/AIDS cases in pregnant women in Demak Regency in 2020 was 13 people (16.3%). Since the 2019 COVID-19 pandemic, there were 5 cases of HIV-AIDS in pregnant women (9.8%) and in 2020 there were 13 people (16.3%) spread over 9 public health centers. Meanwhile, in 2021, within the first 5 months, 5 new cases of HIV were found in pregnant women spread over 4 public health centers. Based on data on HIV transmission from mother to baby, it was found that there were 2 babies transmitting HIV from mother to baby in 2020. PMTCT program in Demak Regency is carried out through 4 prongs. During the Covid-19 pandemic, the period from 2019 to 2021 was not optimal, so program strengthening is needed both in terms of health promotion, context, input, process, and output. The purpose of this study is to evaluate the implementation of PMTCT activities for pregnant women with HIV in the working area of the Demak District Health Office. The method in this research is a qualitative study with a case study design. The subjects in this study were officers who were involved in PMTCT services for pregnant women with HIV and had received PDP training covering 6 public health centers with cases of HIV positive pregnant women from 2020 to 2021. Data collection used in-depth interviews with key informants holding HIV programs from 6 public health centers, and triangulation informants from the Head of public health centers, HIV program holders from the Demak District Health Office, holders of the Maternal Health program at the Health Office, Hospital Coordinator Midwives, and HIV pregnant women. The results of the research conducted showed that most of the PMTCT services were still running even though several obstacles were found, this could be seen based on the health promotion variable, promotional media that were less attractive and home visits by officers during the pandemic were not maximal in conducting health promotion so that pregnant women did not understand. In the context variable, there is still a negative stigma against HIV pregnant women. In the input variable consisting of human resources, there are still officers who change places of work so that new officers have not received training, in the money aspect it comes from BOK funds whose budgeting is combined with the TB program and the absorption has not been maximized, in the aspect of facilities and infrastructure regarding the availability of reagents experienced delays in its distribution, in the method aspect it was still found in several health centers that did not yet have SOPs. In the aspect of recording and reporting, there are often delays in submitting reports during the Covid-19 pandemic. In the product variable, it is still found that there is 1 person transmitting HIV from mother to child. Thus, there is a need for planning for PMTCT services from both the public health centers level and the Demak district health office so that there is no mother-to-child transmission of HIV. Keywords: Evaluation, PMTCT, pregnant women, Covid-19 pandemic
Co-Authors A., Oktarisa Khairiyah Adi Heru Husodo Adi, Lukas Tersono Adi, Matheus Sakundarno Aditya Kusumawati Aditya Kusumawati, Aditya Adzika, Alda Afifah, Aini Ula Agnes Nova Astrida Purba Agus Soewandono Agus Suwandono Ahla Hulaila Ahmad Zakiudin Aini Soeyono Aisyah Lahdji Akha Pratila Sari Amalinda Kris Wijayanti Ambarani, Eghia Laditra Andi Mulawarman Ani Margawati Ani Margawati Ani Purwanti Anik Widyastuti Anindhita Setianingrum Anita Nugrahaeni Annastasia Ediati Antono Surjoputro Antono Surjoputro Antono Surjoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryosaputro Any Setyawati Apoina Kartini Aprilliana, Risma Ardiningsih, Eka Setya Ariska Tri Hapsari Arrum Firda Ayu Maqfiroch, Arrum Firda Ayu Asih Puji Utami Asih, Suci Asnia Uliya Devi Asterya Illa Auliya Rahmawati Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Bagoes Widjarnako Baju Widjasena Basiroh, Umi Malikhatul Benita Noffritasari Benita Noffritasari Berlian Rachmani Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Boediarsih Boediarsih Cahya Ningrum Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cahya Tri Utami Chania Oktrisia Chintya Dewi Prastica Putri Chriswardhani Suryawati Citra Hanwaring Puri Daranida Normandia Visina Darmoris Darmoris Daru Lestantyo Daru Lestantyo Daru Lestantyo Daru Lestantyo Daru Lestantyo Deaselia Carmelita Delita Septialti Delita Septialti Della Zulfa Rifda Dewa Ayu Putu Mariana Kencanawati, Dewa Ayu Dian Ardyanti Rauf Dina Lusiana Setyowati Dwi Murtono Dwi Pudjonarko Dwi Susilawati Dwi Sutiningsih Dwiantoro , Luky Dyah Anantalia Widyastari Efa Nugroho Eghia Laditra Ambarani Eghia Laditra Ambarani Ekowati Ekowati Elisabeth Samaran Elisra Prabawanti Mahadi Emmy Riyanti Eny Widiyasari Eridani Khairunnisa Eva Lestari Eva Lestari Eva Lestari Fairuza Alief Farah Husna Fadhilah Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fauni, Alimni Mayang Febyanesti, Athika Reza Ferdian, Nizaar Ferdinan Fankari Firdha Rahma Nurbadlina Firdha Rahma Nurbadlina Gunadi Gunadi Hafidzah, Ummi Khoirul Handayani, Novia Handayani, Sri Hanwaring Puri, Citra Harbandinah Pietojo Hasna Fadhilah Muflihah Heni Purnamasari Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herdanindita, Erdelia Heri Sugiarto Hery Setiawan, Hery Hillary Jeany Alfaresedes Ida Susilaksmi Ida Wahyuni In Rahmad Widiyanto Muhni Indira Krisma Rusady Indriyani Indriyani Indriyani Indriyani Iswati, Indah Ita Alman Andela Jayawarsa, A.A. Ketut Jois Nari Justin Parahita Karin Gandeswari Kezia Albertha Khairiyah, Oktarisa Kristawansari, Kristawansari Kurniawan, Yuniar Deddy Kurniawati Danu Iswanto, Rery Kusyogo Cahyo Kusyogo Cahyo Laila Wahid Laksmono Widagdo Laksmono Widagdo Lela Ayu Rezza Bella Lily Kresnowati Lukas Tersono Adi Luky Dwiantoro M. Sakundarno Adi Martha Irene Kartasurya Maryam Alifia Nurhayu Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Matheus Sakundarno Adi Muchlis Achsan Udji Sofro Muhammad Azinar Muhammad Azinar Murtono, Dwi Mushofa, Syamsulhuda Budi Mustafa, Syamsulhuda Budi Musthofa, Syamsul Huda Budi Nabilah Salsabilah Najma Fitya Afifa Nastiti Bandari Pratiwi Nia Primilies Oktania Nicholas J. Ford Niken Meilani Niken Meilani Nina Maria Desi Nining Prastiwi Nizaar Ferdian Notesya Astri Amanupunnyo Notesya Astri Amanupunnyo Novitasari, Nita Dewi Nugroho, Farid Setyo Nur Shadrina Nasution Nurdin, Andi Ardiansyah Nurina Dyah Larasati Nurrachma, Adennisa Yunitasari Nurul Laili Hidayati Rizqie Oktania, Nia Primilies Parahita, Justin Paramytha Magdalena Sukarno Putri Pratiwi Sulistyani Prisca Dama Shinta Priyadi Nugraha P Priyadi Nugraha Prabamurti Puguh Riyanto Puguh Riyanto Puja Anggun Febiani Puji Winarti Puri Fatma Sari Purnamawati, Rifka Putri Ade Chandra Putri Asmita Wigati putri sari nugrahaning dewi Putri, Maulia Dewi Kurnia Putri, Shieldine Putriyani, Yuni Qatrannada, Shabrina Arifia Qoyimah, Anna Uswatun Qurrota Ayun Rahayu, Lintang Kemuning Mustikaning Rani Tiara Desty Ratih Indraswari Ratih Indraswari ratih indraswari Ratna Trisilawati Ratri Kartikasasmi Ratu Matahari Revi Rosavika Kinansi Revi Rosavika Kinansi Riendy Aanisah Putri Riki Susmiati, Riki Rizky Amelia Rochmiati Rochmiati Sabrina Gayatri Sakundarno Adi Salma Adilah Putri Salsabilah, Nabilah Santoso Ujang Effendi Saroh Saroh, Saroh Satar Satar Septialti, Delita Septo Pawelas Arso Septo Pawelas Arso Serafina Damar Sasanti Shabrina Hasnaulia Safarah Shinta Kristianti Shofa, Ikhwanush Silvi Ayu Rakhmawati Silvia Anita Yuningsih Sinta Lestari Sipayung, Putri Labibah Asrianto Siswi Jayanti Siti Chunaeni Siti Waghisatul Astutik Sofwan Indarjo Sri Achadi Nugraheni Sri Endang Windiarti Sri Suwitri Sri Winarni Sri Winarni Suci Asih Suci Musvita Ayu Sukarno Putri, Paramytha Magdalena Sulastri Sulastri Sulistiyani Sulistiyani Susi Iravati Sutiyono Sutiyono Sutopo Patria Jati Suwarno Suwarno, Suwarno Swastika, Dita Primanda Arum Syamsul Huda Budi Musthofa Syamsulhuda BM Syamsulhuda Budi Mustofa Syamsulhuda Budi Mustofa Tamara Yushe Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Thukul Prasiddha Handayani Titi Legiati Tri Nurul Azizah Ulwiyah, Lathifah Umi Malikhatul Basiroh Utin Susmayani Utin Susmayani Wahyuni Wulandari Wening Widjajanti Wening Widjajanti Widjanarko, Bagus Wijaya Hermawan, Gandha Yekrita Selena Sitohang Yulia Elesta Nitbani Yunita Widyastuti Yuzzi Afraniza Zainab Zainab Zidni Nazria Zulkaidah Zulkaidah Zulkaidah, Zulkaidah