p-Index From 2021 - 2026
15.498
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia MEDISAINS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Kebidanan Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Journal of Health Education Jurnal Preventia Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Kesehatan Masyarakat Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Al-sihah: The Public Health Science Journal KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Journal of Epidemiology and Public Health Journal of Maternal and Child Health Krea-TIF: Jurnal Teknik Informatika Amerta Nutrition Holistik Jurnal Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jambura Journal of Health Sciences and Research Jambura Health and Sport Journal Public Health Perspective Journal Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Karya Husada Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Darma Agung Indonesian Journal of Global Health research Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas MAHESA : Malahayati Health Student Journal Indonesian Journal of Health Community Narra J Interdisciplinary Social Studies Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Berita Kedokteran Masyarakat JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Journal Research of Social Science, Economics, and Management Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI AREA WAJIB KONDOM TERHADAP WANITA PEKERJA SEKSUAL DI RESOSIALISASI ARGOREJO KOTA SEMARANG Fairuza Alief; Zahroh Shaluhiyah; Priyadi Nugraha Prabamurti
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 5, No 5 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.253 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v5i5.19226

Abstract

In 2013, Semarang City was ranked first with the highest HIV cases in Central Java. Therefore, Resosialisasi Argorejo as a red-light district implemented 100% mandatory condom usage since 2008. The purpose of this study is to describe and analyze in detail the implementation of mandatory condom usage system in Resosialisasi Argorejo from the aspects of input, process and output. This type of research is quantitative qualitative research with in-depth interview to the officers and interview with questionnaire to sexual workers. The population is 22 key informants consist of 9 Resosialisasi officers, 1 Peer Educator, 3 Pokja Lokasi, 6 health workers, 3 pimps and six informants triangulation consisting of the Chairman of  Resosialisasi Argorejo, Officer of Kalibanteng Kulon Region, Head of Puskesmas Lebdosari, and each pimp’s sexual workers. For quantitative, 90 respondents are selected using cluster sampling technique. Research showed that condom usage is 64.4%, the good implementation of Mandatory Condom Usage is 63.3%, 56.7% got a good support from peer educator, 63.3% got a good support from health officer, 51.1% got a good support from pimps, 71.1% have a good access to Mandatory Condom Usage information-related and 63,3% have a good availability of condoms. Viewed from the aspect of the process, planning is done unsystematically and poorly and unclear job description for the implementation itself. Supervision has been done for sexual workers and pimps, but no supervision has been applied to Condom Mandatory Area officers. Monitoring has been done but has not been done routinely. Evaluation has been done but there has been no systematic follow-up. In terms of input, the number of human resources is still inadequate and there are still those who have not received training to work in Resosialisasi Argorejo. Self-funding impedes good implementation, especially on STI and VCT screening tests Moreover, there is no written SOP applicable in Resosialisasi Argorejo. The distribution of condoms is well done, but no strict sanctions have been imposed for customers who do not use condoms. The proposed recommendation is to increase the number of human resources according with suitable competence, compulsory training to become officers, the need for written SOP, the need for strict sanctions and have to be implemented, strengthen the relationship between the relevant instancies, as well as a re-evaluation of BLUD implementation
Intervensi Gizi melalui Whatsapp Group mengenai Pengetahuan dan Sikap Konsumsi Makanan Remaja Putri dalam Pencegahan Anemia Sinta Lestari; Apoina Kartini; Zahroh Shaluhiyah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v12i1.1678

Abstract

Remaja perempuan mengalami peningkatan kebutuhan zat besi dan umumnya memiliki perhatian lebih pada bentuk badan, sehingga banyak yang mengkonsumsi makanan tidak adekuat yang menyebabkan lebih rawan terkena masalah kesehatan seperti anemia yaitu pada remaja perempuan. Oleh karena itu, perlu upaya peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap remaja putri sebagai investasi jangka panjang. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi pendidikan gizi melalui WhatsApp group terhadap peningkatkan pengetahuan dan sikap konsumsi makanan remaja putri dalam pencegahan anemia di Kabupaten Kuningan. Penilitan ini merupakan Quasy Experimental dengan pretest-posttest with control group design. Subjek penelitian adalah remaja putri SMA sederajat di 2 Kabupaten dengan 2 SMA yang berjumlah 50 responden kelompok intervensi dan 50 reponden kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur, data di analisis secara univariat dan bivariat dengan uji Mannn Whitney dan uji wilxocon. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan skor pengetahuan dan sikap setelah rerata skor pengetahuan, pada kelompok intervensi terdapat perbedaan skor pengetahuan dengan nilai p-value 0,000. Pada kelompok kontrol juga mengalami peningkatan rerata skor pengetahuan sehingga terdapat perbedaan pengetahuan dengan nilai p-value 0,000, tetapi pada skor sikap kelompok kontrol tidak ada perbedaan dengan nilai p value 0,897. Whatsaap Group terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri dalam pencegahan anemia.
Gambaran Layanan Keselamatan dan Kesehatan Pengunjung Wisata di Jawa Tengah Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro; Aditya Kusumawati
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 32 No 2 (2022)
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/mpk.v32i2.4569

Abstract

Indonesia tourism industry has been increasing into 8.5% per year before the pandemic covid-19. However, there are many accidents and disease incidents while travelling primarily in Central Java. Central Java is one of the strategic tourism spots, which is easly to access by public transportation. For that reason, more intensive attention to the safety and health of visitors is needed. This study aims to provide an overview of the availability of health and safety services at tourist attractions in Central Java. This qualitative research uses in-depth interviews with 25 managers, namely public relations staff, marketing, tour guides and managers, and observation at 19 selected tourist attractions purposively. Data were analysed using thematic analysis supported by Atlas.ti 7. Most tourist attractions have safety information and first aid kit, but not for health information and services. Completeness of health and safety information and services depends on its resources. Some tourist attractions are equipped with health service posts and safety guards, but many do not. Only one tourist spot has been fitted with a health service post, health worker, ambulance, lactation room, hazard prevention equipment and safety supervisor, as many foreign tourists visit this site. Health and safety information and services vary among tourist spot. Most tourism managers have not prioritized health and safety information and services. The health and safety regulations and standards are needed to improve the quality of tourism in Indonesia. Abstrak Industri pariwisata di Indonesia mengalami peningkatan hingga 8.5% per tahun sebelum masa pandemi covid dan dimungkinkan akan meningkat bila pandemic covid dapat terkendali. Tetapi kejadian kecelakaan dan munculnyapenyakit saat berwisata juga semakin banyak terjadi khususnya di Jawa Tengah. Jawa Tengah merupakan tempat tujuan wisata strategis karena mudah aksesnya, sehingga layanan keselamatan dan Kesehatan menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran informasi dan layanan kesehatan dan keselamatan wisata di Jawa Tengah. Metode kualitatif dipilih dengan wawancara mendalam kepada 25 pengelola yang terdiri daristaf humas, marketing, tour guide dan pengelolanya, serta observasi di 19 tempat wisata yang dipilih secara purposif. Sebagian besar tempat wisata memiliki informasi keselamatan, standar P3K dan asuransi kesehatan, tetapi informasi dan layanan Kesehatan kebanyakan belum tersedia. Kelengkapan informasi dan layanan Kesehatan serta keselamatan wisata terlihat beragam antar tempat wisata, karena tergantung dari sumber daya masing-masing. Beberapa tempat wisata sudah dilengkapi dengan pos pelayanan kesehatan dan petugas penjaga keselamatan, tetapi lebih banyak yang belum memiliki. Hanya satu tempat wisata yang telah lengkap dengan pos pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, ambulance, ruang laktasi, peralatan pencegahan bahaya dan petugas pengawas keselamatan, hal ini karena tempat wisata tersebut banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Kurangnya layanan Kesehatan dan keselamatan wisata, mulai dari yang tidak tersedia sama sekali sampai dengan yang relatif lengkap, disebabkan karena. kebanyakan pengelola wisata masih belum memprioritaskan aspek informasi dan layanan kesehatan bagi wisatawannya. Oleh karena itu perlu regulasi dan standard kesehatan dan keselamatan pariwisata yang harus dipatuhi oleh pengelola untuk meningkatkan kualitas kepariwisataan di Indonesia.
The Excellent Sukoharjo District in Inclusive Health Services for People with Disabilities Justin Parahita; Chriswardani Suryawati; Zahroh Shaluhiyah
Indonesian Journal of Disability Studies Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : The Center for Disability Studies and Services Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.597 KB) | DOI: 10.21776/ub.ijds.2021.008.02.16

Abstract

Sukoharjo district has Regional Regulation Number 18 of 2017 concerning Persons with Disabilities including Inclusion Health Services Policy. Problems completed during the implementation included four aspects that determined the success of policy implementation, they were communication between organizations, resources, disposition, and bureaucratic structure (standard operating procedures). Sukoharjo is the first district that has inclusive health service SOP. This research aims to analyze the implementation of the regional regulation which is an inclusive health service policy This qualitative research was conducted at Community Health Centers in Sukoharjo from May to December 2020. Data collection techniques were in-depth interviews, observation, and document study. Subjects consisted of 20 informants consisted of Community Health Center officers, staff of health office and social office, disability communities, and patients with disability. The results showed that the number of physiotherapist was insufficient, the budget for supplementary feeding and therapy equipment was insufficient, disability-friendly infrastructures in several community health centers still need repairment.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN FRAUD DALAM PELAKSANAAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT NASIONAL DIPONEGORO JAWA TENGAH Akha Pratila Sari; Sutopo Patria Jati; Zahroh Shaluhiyah
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v10i1.1002

Abstract

Fraud dalam layanan kesehatan merupakan salah satu resiko dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Fraud dapat mengakibatkan kerugian finansial, keselamatan pasien, maupun merusak citra pelaku. Rumah sakit sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) harus membentuk tim pencegahan fraud. Penelitian ini bertujuan menganalisis Implementasi Kebijakan Pencegahan Fraud di Rumah Sakit Nasional Diponegoro. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan jumlah informan sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Teknik analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian diketahui bahwa Implementasi kebijakan pencegahan fraud di Rumah Sakit Nasional Diponegoro belum berjalan optimal dikarenakan terhambat pandemi Covid-19, sehingga tim pencegahan fraud belum menjalankan tugasnya sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 tahun 2019. Kebijakan Pencegahan Fraud belum memiliki ukuran indikator dan sasaran pengelola kebijakan yang jelas dan terukur yang digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan. SDM tim perlu ditambah dan harus ditingkatkan lagi dengan pelatihan bagi koder. Dukungan Sumber daya materi belum ada, dukungan sarana dan prasarana sudah lengkap dan cukup. Koordinasi tim dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Satuan Pengawas Internal (SPI), dokter, koder belum berjalan dengan efektif. Standard Operating Procedure (SOP) belum ada, mekanisme pembagian tugas belum ada. Disposisi implementator sangat mendukung dan berkomitmen serta bertanggung jawab. Sikap dokter, koder, petugas klaim, pengawas internal dan pimpinan Rumah Sakit semua mendukung dalam Implementasi Kebijakan Pencegahan Fraud di Rumah Sakit Nasional Diponegoro.
Faktor yang Berpengaruh terhadap Kepatuhan Pelaksanaan Tindakan Perawat Klinik 1 dan 2 di Ruang Rawat Inap RSUP dr. Kariadi Semarang In Rahmad Widiyanto Muhni; Zahroh Shaluhiyah; Luky Dwiantoro
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.10.2.2022.148-155

Abstract

ABSTRAKPerawat menjadi salah satu faktor penting yang dapat berkontribusi dalam mencegah dan meminimalkan terjadinya insiden keselamatan pasien, kepatuhan perawat dalam menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan kompetenesi dan kewenangan klinis akan berdampak pada peningkatan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pelaksanaan tindakan keperawatan oleh perawat di ruang rawat inap RSUP Dr.Kariadi Semarang. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah perawat klinik 1 dan 2 di ruang rawat inap RSUP Dr. Kariadi sejumlah 124 orang yang ditentukan dengan metode total sampling. Analisis data menggunakan chi square dan regresi logistic. Hasil penelitian dengan menggunakan chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan variabel dukungan sosial dengan kepatuhan perawat PK 1 dan PK 2 dalam menjalankan asuhan keperawatan sesuai dengan kewenangan klinisnya dengan nilai signifikansi 0,017. Hasil regresi logistic menunjukkan terdapat pengaruh variabel dukungan sosial dengan nilai signifikansi 0,0006 dan variabel supervisi dengan nilai signifikansi 0,037. Penelitian ini dapat berkontribusi untuk RSUP Dr. Kariadi dalam melakukan evaluasi dan meningkatkan kepatuhan perawat dalam memberikan asuhan yang sesuai dengan kewenangan klinisnya sehingga dapat meningkatkan patient safety dan mutu pelayanan. Kata kunci: Kepatuhan; Kewenangan Klinis, Perawat Klinik  ABSTRACTNurses are one of the important factors that can contribute to preventing and minimizing patient safety incidents, nurses ' compliance with carrying out their duties and functions as clinical competencies and authority will have an impact on improving the service quality. This study aims to analyze the factors that influence the compliance with the implementation of nursing actions by nurses in the inpatient ward on Dr. Kariadi Hospital, Semarang. The research method used is correlational quantitative with a cross-sectional approach. The samples of this study were clinical nurses 1 and 2 in the inpatient room of Dr. Kariadi in the amount of 124 people which were determined by the total sampling method. Data analysis using chi-square and logistic regression. The results of the study using chi-square showed that there was a relationship between social support variables and the compliance with PK 1 and PK 2 nurses in carrying out nursing care following their clinical authority with a significance value of 0.017. The results of the logistic regression showed that there was an effect on the social support variable with a significance value of 0.0006 and the supervision variable with a significance value of 0.037. This research can contribute to RSUP Dr. Kariadi in evaluating and improving nurse compliance with providing care per their clinical authority to improve patient safety and service quality.Keyword: Compliance; Nurses; Clinical authority   
Analisis Pengaruh Kepercayaan Terhadap Loyalitas Pasien Melalui Nilai Pasien di RS Islam Sultan Agung pada Masa Pandemi Covid-19 Yuzzi Afraniza; Zahroh Shaluhiyah; Septo Pawelas Arso
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 21, No 2 (2022): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v21i2Supp.6496

Abstract

Trust in management and policy practice (MPP) and in front line employee (FLE) at hospital are essential factors that need to be assured in the Covid-19 pandemic so that patients can feel safe. Patients’ trust in this pandemic is mainly influenced by patients’ experiences while using the health service provided by hospital, thus affecting patient’s value that might determine patients’ loyalty. This study is aimed to analyze the effect of trust towards loyalty thorough patients’ value. A quantitative study was conducted by distributing a self-administered questionnaire to outpatients at Sultan Agung Hospital during November – December 2021. The partial least squares structural equation modelling (PLS-SEM) was used to analyze the relationships between trust, value, and loyalty. This study showed that patients’ trust to MPP have positive association towards patients’ value to FLE (H1: t-values = 40.597, p < 0.05). A positive association was also observed in patients’ trust to FLE towards patients’ value (H3: t-values =5.915, p < 0.05) and patients’ value towards patients’ loyalty (H4: t-values =25.914, p < 0.05). There was no significant effect of patients’ trust to MPP towards patients’ value (H2: t-values = 1.444, p = 0,149).
Health and safety risks behavior among local and international tourists at Borobudur Temple before COVID-19 pandemic Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro; Delita Septialti
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 1: March 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i1.22250

Abstract

Tourists are vulnerable to certain diseases and health-related issues, including experiencing danger during their visit to a destination. This study aims to compare the health and safety behavior of local and foreign tourists during their visit to Borobudur Temple, Indonesia from September to November 2019. Additionally, it was carried out quantitatively with a cross-sectional approach. The sample consisted of 200 foreign and 200 local tourists visiting Borobudur Temple; they were selected using convenient sampling. The data were analyzed using the frequency distribution and the Chi-square test. The results showed that health risks related to food and beverage hygiene were the most experienced by foreign tourists (p-value 0.030), and solar radiation effects were experienced by both foreign and local tourists (p-value 0.006). Tourists' knowledge to prevent health and safety risks was categorized as moderately adequate, and foreign tourists have more understanding than their local counterparts. This study reported no difference in health and safety behaviors between foreign and local tourists. It was suggested that tourism managers should provide information to the visitors concerning health and safety risks prevention by delivering leaflets, booklets, and brochures to minimize danger, sunburn, and food as well as beverage-related diseases.
Film dan Focus Group Discussion: Strategi Promosi Kesehatan untuk Menurunkan Stigma Masyarakat terhadap Orang dengan HIV/AIDS Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro
Preventia : The Indonesian Journal of Public Health Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um044v7i22022p35-45

Abstract

People Living with HIV/AIDS in Demak, Indonesia were still facing social stigma. This research aims to analyze the influence of film and focus group discussions on stigma. A quasi-experimental study with a non-equivalent control group pre-test and post-test design was applied. This research was conducted in two villages, Ngemplik Wetan as the intervention group and Tembok as the control group. The film with focus group discussion was given four times for one month, only to the intervention group. To measure stigma, the Wilcoxon test was used to compare between pre-test and post-test in a group meanwhile the Mann-Whitney test was used to compare between groups. The sample was determined by purposive sampling and used the comparison formula of two sample proportions. The sample of each group is 45 respondents. The results showed that the intervention group have a significant difference in stigma (p is 0.000; Z is -4.716; CI is 95 percent) and the average stigma decreased by 3.65. Whereas the control group did not have a significant difference in stigma (p is 0.200; Z is -0.924; CI is 95 percent) and the average stigma decreased by 0.78. Film and focus group discussions can be used as a health promotion strategy to reduce the social stigma toward ODHA. Orang dengan HIV/AIDS yang bertempat tinggal di Demak, Indonesia masih mengalami stigma dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh film dan focus group discussions pada stigma. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental study with a non-equivalent control group pre-test and post-test. Penelitian ini dilaksanakan di dua desa; Desa Ngempik Wetan sebagai kelompok intervensi, sedangkan Desa Tembok sebagai kelompok kontrol. Intervensi berupa film dan diskusi kelompok hanya diberikan pada kelompok intervensi sebanyak empat kali dalam sebulan. Untuk membandingkan stigma pre-test dan post-test masing-masing kelompok digunakan uji statistik Wilcoxon. Sedangkan uji Mann-Whitney digunakan untuk membandingkan antar kelompok. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling dan rumus perbandingan dua proporsi. Sampel diperoleh 45 responden untuk masing-masing kelompok. Hasil pretest-posttest penelitian menunjukkan kelompok intervensi memiliki perbedaan stigma yang bermakna (p sama dengan 0.000; Z sama dengan 4.716; CI sama dengan 95 persen) dan penurunan nilai rata-rata stigma sebesar 3.65. Sementara itu kelompok kontrol menunjukkan perbedaan stigma yang tidak bermakna (p sama dengan 0.200; Z sama dengan -0.924; CI sama dengan 95 persen) dan nilai rata-rata stigma turun hanya sebesar 0.78. Film dan focus group discussions dapat digunakan sebagai strategi promosi kesehatan untuk mengurangi stigma masyarakat terhadap ODHA.
Tatalaksana Pasien di Rumah Sakit oleh Dokter Gigi dalam Pandemi COVID-19: Literature Review Eghia Laditra Ambarani; Chriswardani Suryawati; Zahroh Shaluhiyah
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 10, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.10.3.2022.246-259

Abstract

On March 12, 2020, WHO (World Health Organization) officially declared the COVID-19 as a pandemic with the spread of SARS-CoV-2 globally and caused thousands of deaths. The wide and very fast spread of COVID-19 and reports of its spread to health workers, dental professionals are at high risk of nosocomial infections and can be potential carriers of the disease. This study aims to analyze dental management carried out in various countries in the COVID-19 era. This study uses a simplified approach systematic review method. A total of 101 articles were found in the initial search. Based on the selection of article searches resulted in 11 articles consisting articles from international journals. The study resulted in the management of dentistry in the COVID-19 era being divided into four parts, namely online patient triage, in-office patient triage and clinics preparation, treatment management, and post-treatment management. This management had not been carried out before COVID-19, but with COVID-19 still going, having a safe dental management can be a useful lesson for dental professionals or hospital managers for future epidemics or pandemics. 
Co-Authors A., Oktarisa Khairiyah AA Sudharmawan, AA Adi Heru Husodo Adi, Lukas Tersono Adi, Matheus Sakundarno Aditya Kusumawati Aditya Kusumawati, Aditya Adzika, Alda Afifah, Aini Ula Agnes Nova Astrida Purba Agung Budianto Agus Soewandono Agus Suwandono Ahla Hulaila Aini Soeyono Aisyah Lahdji Akha Pratila Sari Amalia, Aam Amalinda Kris Wijayanti Amanupunnyo, Notesya Astri Ambarani, Eghia Laditra Andi Ardiansyah Nurdin Ani Margawati Ani Margawati Ani Purwanti Anik Widyastuti Anindhita Setianingrum Anita Nugrahaeni Anna Uswatun Qoyimah Annastasia Ediati Annisa Novanda Maharani Utami Antono Surjoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputroa, Antono Antono Suryosaputro Any Setyawati Apoina Kartini Aprianti, Aprianti Aprilliana, Risma Ardiningsih, Eka Setya Argyo Demartoto, Argyo Arianto Arianto Arrum Firda Ayu Maqfiroch, Arrum Firda Ayu Asih Puji Utami Asih, Suci Asnia Uliya Devi Auliya Rahmawati Ayu Fitriani Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Bagoes Widjarnako Baju Widjasena Basiroh, Umi Malikhatul Benita Noffritasari Benita Noffritasari Berlian Rachmani Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Bina Kurniawan Boediarsih Boediarsih, Boediarsih Bugis, Nova Cahya Ningrum Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cahya Tri Utami Chania Oktrisia Chintya Dewi Prastica Putri Chriswardhani Suryawati Damayanti, Ria Daranida Normandia Visina Darmoris, Darmoris Daru Lestantyo Daru Lestantyo Deaselia Carmelita Delita Septialti Delita Septialti Della Zulfa Rifda Denali, Citra Desi, Nina Maria Dewa Ayu Putu Mariana Kencanawati, Dewa Ayu Dewi, Miralda Septri Dian Ardyanti Rauf Dian Femala Dina Lusiana Setyowati Dwi Murtono Dwi Pudjonarko Dwi Susilawati Dwi Sutiningsih Dwiantoro , Luky Dyah Anantalia Widyastari Efa Nugroho Eghia Laditra Ambarani Eghia Laditra Ambarani Ekowati, Ekowati Elisabeth Samaran Elisra Prabawanti Mahadi Emmy Riyanti Eny Widiyasari Eridani Khairunnisa Eva Lestari Eva Lestari Evicenna Naftuchah Riani Fairuza Alief Fankari, Ferdinan Farah Husna Fadhilah Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Farid Noor Fathin, Fawzia Haura Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fauni, Alimni Mayang Febyanesti, Athika Reza Ferdian, Nizaar Firdha Rahma Nurbadlina Firdha Rahma Nurbadlina Gita Fajrianti Gunadi Gunadi Hafidzah, Ummi Khoirul Handayani, Novia Handayani, Sri Handayani, Thukul Prasiddha Hanwaring Puri, Citra Hapsari, Ariska Tri Harbandinah Pietojo Hasna Fadhilah Muflihah Hati, Konstantinus Heni Pujiastuti Heni Purnamasari Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herdanindita, Erdelia Heri Winarno Herlin Fitriani Kurniawati Hery Setiawan, Hery Hillary Jeany Alfaresedes Ida Wahyuni Ida Widiawati, Ida Ika Mustikasari, Ika In Rahmad Widiyanto Muhni Inayanti, Eli Indira Krisma Rusady Indriyani Indriyani Iswati, Indah Ita Alman Andela Jayawarsa, A.A. Ketut Justin Parahita Karin Gandeswari Karisma, Riski Candra Karyono Karyono Kezia Albertha Khairiyah, Oktarisa Kharimaturrohmah, Ima Khoiriyah Isni Kristawansari, Kristawansari Kurnia Ramadhani, Kurnia Kurniawan, Yuniar Deddy Kurniawati Danu Iswanto, Rery Kusyogo Cahyo Kusyogo Cahyo Laila Wahid Laksmono Widagdo Laksmono Widagdo Laksmono Widagdo Larasati, Nurina Dyah Lela Ayu Rezza Bella Lestari, Heni Eka Lily Kresnowati Lukas Tersono Adi Luky Dwiantoro M. Sakundarno Adi MARIA BINTANG Martha Irene Kartasurya Maryam Alifia Nurhayu Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Matheus Sakundarno Adi Mita Anindita, Mita Muchlis Achsan Udji Sofro Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Azinar Mulawarman, Andi Murtono, Dwi Mushofa, Syamsulhuda Budi Mustafa, Syamsulhuda Budi Musthofa, Syamsul Huda Budi Nabilah Salsabilah Najma Fitya Afifa Nanik Setiyawati, Nanik Nari, Jois Nia Primilies Oktania Nicholas J Ford Nicholas J. Ford Niken Meilani Niken Meilani Notesya Astri Amanupunnyo Nova Fitria, Nova Nugrahaeni, Anita Nugroho, Farid Setyo Nur Shadrina Nasution Nurdin, Andi Ardiansyah Nurrachma, Adennisa Yunitasari Nurul Laili Hidayati Rizqie Oktania, Nia Primilies Pandega, Arif Parahita, Justin Paramytha Magdalena Sukarno Putri Pasaribu Habeahan, Rosdiana Oktaviani Prastiwi, Nining Pratiwi Sulistyani Pratiwi, Nastiti Bandari Prisca Dama Shinta Priyadi Nugraha P Priyadi Nugraha Prabamurti Puguh Riyanto Puguh Riyanto Puja Anggun Febiani Puri Fatma Sari Puri, Citra Hanwaring Purnamawati, Rifka Putri Ade Chandra Putri Asmita Wigati putri sari nugrahaning dewi Putri, Shieldine Putriyani, Yuni Qatrannada, Shabrina Arifia Qoyimah, Anna Uswatun Qurrota Ayun Rahayu, Lintang Kemuning Mustikaning Rani Tiara Desty Ratih Indraswari ratih indraswari Ratih Indraswari Ratna Dewi Handayani, Ratna Dewi Ratna Trisilawati Ratri Kartikasasmi Ratri Kartikasasmi Ratu Matahari Revi Rosavika Kinansi Revi Rosavika Kinansi Riendy Aanisah Putri Riki Susmiati, Riki Rinto B Rizky Amelia Rochmiati Rochmiati Sabrina Gayatri Sakundarno Adi Salma Adilah Putri Salsabilah, Nabilah Santoso Ujang Effendi Saroh Saroh, Saroh Sasanti, Serafina Damar Satar Satar, Satar Septialti, Delita Septian Emma Dwi Jatmika, Septian Emma Dwi Septo Pawelas Arso Septo Pawelas Arso Shabrina Hasnaulia Safarah Shinta Kristianti Shofa, Ikhwanush Silvi Ayu Rakhmawati Sinta Lestari Sipayung, Putri Labibah Asrianto Siswi Jayanti Siti Chunaeni Siti Masfiah Siti Waghisatul Astutik Sofro, Muchlis AU Sofwan Indarjo Sri Achadi Nugraheni Sri Endang Windiarti Sri Suwitri Sri Winarni Sri Winarni Suci Asih Suci Musvita Ayu Sugiarto, Heri Suhardi S Sukenty, Ninik Trisnawati Sulastri Sulastri Sulistiyani Sulistiyani Surjoputro, Antono Suryosaputro, Antono Susi Iravati Susilaksmi, Ida Susilaningsih, Is Susmayani, Utin Sutiyono Sutiyono Sutopo Patria Jati Suwarno Suwarno, Suwarno Swastika, Dita Primanda Arum Syamsul Huda Budi Musthofa Syamsulhuda BM Syamsulhuda Budi Mustofa Syamsulhuda Budi Mustofa Tamara Yushe Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Titi Legiati PS Tri Nurul Azizah Ulwiyah, Lathifah Umi Malikhatul Basiroh Ummi Khoirul Hafidzah Utomo, Achmad Yoga Setyo Wahyuni Wulandari Wardhani, Putri Kusuma Wening Widjajanti Wening Widjajanti Wenny Wahyuni, Wenny Widjanarko, Bagus Wijaya Hermawan, Gandha Yekrita Selena Sitohang Yulia Elesta Nitbani Yuniarti Yuniarti Yuningsih, Silvia Anita Yunita Widyastuti Yuzzi Afraniza Zainab Zakiudin, Ahmad Zidni Nazria Zulfikri Zulkaidah Zulkaidah Zulkaidah, Zulkaidah