p-Index From 2021 - 2026
15.498
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Disability Studies Jurnal Berkala Epidemiologi Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia MEDISAINS Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) Jurnal Kebidanan Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Journal of Health Education Jurnal Preventia Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Kesehatan Masyarakat Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Al-sihah: The Public Health Science Journal KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Journal of Epidemiology and Public Health Journal of Maternal and Child Health Krea-TIF: Jurnal Teknik Informatika Amerta Nutrition Holistik Jurnal Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jambura Journal of Health Sciences and Research Jambura Health and Sport Journal Public Health Perspective Journal Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Karya Husada Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Darma Agung Indonesian Journal of Global Health research Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas MAHESA : Malahayati Health Student Journal Indonesian Journal of Health Community Narra J Interdisciplinary Social Studies Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Berita Kedokteran Masyarakat JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Journal Research of Social Science, Economics, and Management Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Penyebab Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kairatu Seram Barat Amanupunnyo, Notesya Astri; Shaluhiyah, Zahroh; Margawati, Ani
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.118 KB) | DOI: 10.30604/jika.v3i2.134

Abstract

Kairatu Health Center is 1 of 17 health centers in the district of West Seram with the prevalence of anemia is high at 45.63 percent and 2017 anemic order to 7 of 10 diseases in PHC Kairatu. Prevalence is quite high compared to world 38,2 and in Indonesia 37.1 percent. The purpose of this study was to determine anemia in pregnant women using cross sectional and the total sample of 120 people.Data collected interviews and questionnaires, then analyzed by univariate, bivariate and multivariate. Anemic respondents were more than those who were not anemic with the highest category of moderate anemia. Most of the respondents' ages are not at risk, slight parity, distant pregnancy distance, most trimester 3 gestational, but prenatal care is not up to standard. The test results for the cost of consuming iron supplements (p=0.030) and coffee/tea consumption (p=0.004) correlated with the incidence of anemia in pregnant women. The influential variables were consumption of iron supplements (OR=17,763) and coffee/tea consumption (OR=17,590) while age a protective factor (p=0,196). Pregnant women who do not adhere to consuming Fe tablets and often consume coffee/tea greatly affect the prevalence of anemia. Anemic education and prevention through various media and controlling the distribution of Fe tablets and consumption of Fe tablets through drug consumption cards can be carried out continuously to suppress pravalence anemia.
The Effectiveness of Using Comics in Efforts to Increase Adolescent Health Knowledge: A Literature Review Septialti, Delita; Shaluhiyah, Zahroh; Widjanarko, Bagoes
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S1 (2022): Suplement 1
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.442 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS1.1134

Abstract

The use of media following the conditions of the audience or recipient of the message is one of the success factors in giving messages. Comics are one of the most effective media for adolescents. The display of comics with pictures and colours becomes one of their attractions. The simple language and funny stories make adolescents not feel bored when reading the comic. This study aims to determine the effectiveness of comics in increasing health knowledge in adolescents. The research method used is a literature review. Twenty articles have been filtered based on inclusion and exclusion criteria published between 2018-2022. The results show that comics can increase adolescent health knowledge, even for materials that are considered sensitive. Comics are an innovation in health promotion because they are not dull. The language of comics is simple enough for teenagers to analyze. It increases their motivation to learn because they do not pressure them. Comics do not only help teenagers but also help givers of material in facilitating delivery. In addition, acceptance from teenagers also encourages the use of comics as a medium for learning health. Comics are innovations in health media that effectively increase adolescent health knowledge, even for sensitive themes. It is recommended that health agencies use comics as an educational medium to facilitate the delivery of material. Abstrak: Pemilihan media yang sesuai dengan kondisi audiens atau penerima pesan menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam pemberian pesan. Komik adalah salah satu media yang efektif bagi anak-anak. Dengan tampilan komik yang bergambar dan berwarna menjadi salah satu daya tarik bagi anak-anak. Selain itu bahasa komik yang sederhana dan cerita yang lucu membuat anak-anak tidak merasa bosan ketika membacanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas komik dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan pada remaja usia awal. Metode penelitian yang digunakan adalah literature riview terdapat 20 artikel yang sudah disaring berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan komik dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja, bahkan untuk materi yang dianggap sensistif. Komik menajdi inovasi dalam promosi kesehatan karena tidak membosankan bahasa komik cukup sederhana untuk dianalisis oleh remaja, meningkatkan motivasi belajar remaja karena tidak memberikan tekanan. Komik tidak hanya membantu remaja namun juga membantu pemberi materi dalam mempermudah penyampaian. Selain itu penerimaan dari remaja juga mendorong penggunaan komik sebagai media untuk belajar kesehatan. Sehingga dapat disimpulkan komik adalah inovasi dalam media kesehatan yang efektiv dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja bahkan untuk tema yang sensitive. Disarankan untuk instansi kesehatan menggunakan komik sebagai media edukasi untuk mempermudah penyampaian materi.
Empowerment Approachas A Stunting Prevention Intervention: Scoping Review Ratna Trisilawati; Zahroh Shaluhiyah; Bagoes Widjanarko
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 2: June 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3361.951 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i2.983

Abstract

Stunting is a cumulative reflection of chronic nutrition, infection, and other factors that occur from time to time and cause health problems and poor child development, and can endanger the quality of life of future generations of a nation. Interventions to overcome the problem of stunting have been carried out in various ways, both specifically and sensitively. Stunting is still a global issue, and various interventions have been carried out to overcome it, one of which is the empowerment approach which is an important principle to improve the quality of life. This study is a scoping review that contains literature on empowerment as a stunting prevention intervention. Article searches are carried out using online databases such as Google Scholar, PubMed, and Proquest. PRISMA flow chart was used for selection. The search results yielded 4,419 literature, title screening rejected 1,648 kinds of literature, and 115 items screened full text, with 12 kinds of literature meeting the inclusion requirements. The empowerment approach that is often carried out is women's empowerment, but in stunting prevention interventions, women's empowerment approaches are not enough to require other empowerment efforts such as empowering cadres as well as families and communities. The involvement of the community’s active role is necessary to prevent stunting because the community is the front line and understands the problems that occur in their respective regions, so the concept of the approach top-down and bottom-up must work well together. Joint efforts are needed in preventing stunting, one of which is the empowerment that is not only focused on empowering women but can also be empowered cadres, families, and communities. In determining empowerment indicators, it is hoped that it will not be too broad because the indicators, domains, and questions used in a study aimed to measure empowerment or in developing an empowerment index. Abstrak: Stunting adalah cerminan kumulatif dari gizi kronis, infeksi, dan faktor lain yang terjadi dari waktu ke waktu dan menjadikan masalah kesehatan serta tumbuh kembang anak yang buruk, serta dapat membahayakan kualitas hidup generasi masa depan suatu bangsa. Stunting masih menjadi isu dunia, dan berbagai intervensi telah dilakukan untuk mengatasinya, salah satunya dengan pendekatan pemberdayaan yang merupakan prinsip penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Kajian ini merupakan scoping review yang memuat literatur tentang pemberdayaan sebagai intervensi pencegahan stunting. Pencarian artikel dilakukan dengan memanfaatkan database online seperti Google Scholar, PubMed, dan Proquest. Diagram alir PRISMA digunakan untuk seleksi. Hasil pencarian menghasilkan 4.419 literatur, penyaringan judul ditolak 1.648 literatur dan 115 item disaring teks lengkap, dengan 12 literatur memenuhi persyaratan inklusi. Pendekatan pemberdayaan yang seringkali dilakukan adalah pemberdayaan perempuan, tetapi dalam intervensi pencegahan stunting pendekatan pemberdayaan perempuan saja tidak cukup perlu upaya pemberdayaan lainnya seperti pemberdayaan kader maupun keluarga serta masyarakat. Pelibatan peran aktif masyarakat sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan stunting, karena masyarakat adalah garda terdepan dan memahami masalah yang terjadi diwilayah masing-masing, sehingga konsep pendekatan topdown dan bottom up haruslah bersinergi dengan baik. Perlu upaya bersama dalam pencegahan stunting salah satunya dengan pemberdayaan yang tidak hanya difokuskan kepada pemberdayaan perempuan saja tetapi dapat juga dilakukan pemberdayaan kepada kader, keluarga maupun masyarakat. Dalam penentuan indikator pemberdayaan diharapkan tidak terlalu luas karena indikator, domain dan pertanyaan yang digunakan didalam sebuah penelitian bertujuan untuk mengukur pemberdayaan atau dalam pengembangan indeks pemberdayaan.
Caretakers' Role in Personal Hygiene Children with Down Syndrome Purnamawati, Rifka; Shaluhiyah, Zahroh; Suryoputro, Antono
Journal of Maternal and Child Health Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejmch.2023.08.03.01

Abstract

Background: Despite their flaws, children with down syndrome require caretakers' involvement, especially in personal hygiene. Caretakers play a critical role in meetings in terms of cleanliness. This study investigates the role of caretakers in the Personal Hygiene of children with down syndrome.             Subjects and Method: This study was a qualitative phenomenological approach conducted at  Public Disability-Specific Schools in Semarang, Central Java, Indonesia. Purposive sampling of 10 people based on specific criteria is used to find participants. In-depth interviews, observations, and field notes were used to collect data. Results: This study has resulted that the role of caretakers in the personal hygiene of children with down syndrome is divided into five themes: developing communication skills with children, providing examples through specific media, providing surrounding support, providing a reward or consequences, and modeling. Conclusion: The role of caretakers has a significant impact on the learning of personal hygiene, so strategies are required to enable children to carry out self-cleaning tasks thoroughly. Keywords: caretaker; personal hygiene; down syndrome. Correspondence:Rifka Purnamawati. Master’s Program in Health Promotion, Diponegoro University, Indonesia. Email: rifka_purnamawati@yahoo.com. Mobile: +6287836126783.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP CALON PENGANTIN DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA SEMARANG Eva Lestari; Zahroh Shaluhiyah; Mateus Sakundarno Adi
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i2.2195

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi kronis sejak bayi masih dalam kandungan. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting dapat meningkatkan kejadian stunting karena kurangnya pengetahuan dan sikap tentang pencegahan stunting. Pencegahan stunting sebaiknya dilakukan sebelum kehamilan, yaitu sejak menjadi calon pengantin agar dapat mempersiapkan kehamilannya. Peningkatan pengetahuan calon pengantin dapat dilakukan dengan meningkatkan akses informasi tentang stunting yang dapat diperoleh dari berbagai sumber. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan informasi yang diperoleh dari internet, media sosial, keluarga, kader dan tenaga kesehatan dengan pengetahuan dan sikap calon pengantin dalam pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah calon pengantin wanita yang terdaftar di beberapa Kantor Urusan Agama di Kota Semarang sejumlah 100 orang. Pengumpulan data menggunakan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber informasi yang paling banyak digunakan adalah internet (47%) dan media sosial (52%). Dukungan informasi yang menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pengetahuan calon pengantin mengenai pencegahan stunting yaitu dari tenaga kesehatan (p = 0,015). Walaupun, informasi tentang stunting banyak dijumpai di internet dan sosial media, dukungan tenaga kesehatan sangat penting karena peran tenaga kesehatan sebagai komunikator, motivator, dan fasilitator dapat membantu meningkatkan pengetahuan hingga perilaku calon pengantin dalam mencegah stunting.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROGRAM DESA SIAGA : LITERATURE RIVIEW Umi Malikhatul Basiroh; Syamsul Huda Budi Musthofa; Zahroh Shaluhiyah
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2023): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v11i2.1291

Abstract

Desa siaga merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan. Masyarakat desa siaga memiliki kemauan, kesadaran dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi permasalaha kesehatan yang terjadi. Meskipun desa siaga sudah di mulai sejak tahun 2006 namun hingga saat ini belum semua desa dapat memaksimalkan fungsi dari desa siaga. Oleh karena itu pada penulisan artikel ini bertujuan untuk membahas fakto-faktor yang dapat mendorong perkembangan desa siaga. Metode yang digunakan adalah literature riview dengan cara menelaah, mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi serta menyajikan artikel yang telah disusun dengan merangkum topik dari data sekunder berupa pencarian dari website. Berdasarkan hasil penelusuran terdapat 218 artikel yang sesuai dengan kata kunci dengan rentang waktu 2012-2022 dan 15 artikel yang dianggap relevan. Hasil nya dapat disimpulkan bahwa SDM, media informasi, lingkungan sosial dan komunikasi adalah faktor-faktor yang dapat mendorong perkembangan desa siaga.
Filariasis Vector Control Educational Model Trial to Elementary School Student in Pekalongan City Sofwan Indarjo; Agus Suwandono; Sulistiyani Sulistiyani; Zahroh Shaluhiyah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 4 (2023)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v18i4.42436

Abstract

Anak usia sekolah merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali dengan pengetahuan diharapkan dapat membentuk perilaku yang sehat dan produktif.  Siswa terhindar dari penyakit dan kecacatan akibat micro filaria. Bermain dalam pembelajaran tidak hanya disukai oleh anak-anak, tetapi sangat bermanfaat bagi perkembangan anak, yang meliputi manfaat motorik, manfaat afeksi, manfaat kognitif, manfaat spiritual, dan manfaat keseimbangan. Tujuan uji validitas dan reliabilitas mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, praktik dan perilaku pengendalian vektor untuk pencegahan filariasis sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Intervensi diberikan pada siswa kelas 5 di SDN 1  X di Kota Pekalongan jumlah 30 siswa. Uji bivariat mengunakan uji t Independent dan uji wilcoxon. sebagian besar variabel penilaian menunjukkan nilai p-value 0,05, pada nilai α 0,05, artinya terdapat perbedaan signifikan antara pretest dengan posttest. Hanya variabel perilaku tidur siang yang tidak memiliki perbedaan signifikan (p-value 0,073). Hasil evaluasi media permainan menunjukkan rentang rata-rata nilai antara 90,70 sampai dengan 95,00 dengan rata-rata nilai rata-rata terendah adalah untuk desain buku selamat datang sebesar 90,70 dan standard deviasi 11,50. Sedangkan nilai rata-rata tertinggi adalah untuk desain papan permainan yaitu sebesar 95,00 dan standard deviasi 10,40.
KURANGNYA DUKUNGAN SUAMI DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP AKTIVITAS HUBUNGAN SEKSUAL DI KOTA MAGELANG Siti Chunaeni; Bagoes Widjanarko; Zahroh Shaluhiyah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v2i2.42

Abstract

Background: Pregnancy that happened to women will cause the changes in physic, emotion and also sexual intention in each trimester. That sexual intention is effected by interact, emotion and physic factors. Sometimes, some husbands also have scare during sexual intercourse due to premature delivery. If the husband can control their feel to make sexual intercourse, they consider to keep their wife’s pregnancy. The pregnancy can disturb their sexual intercourse, one of them is any physical and emotional changes in each semester include sexual intents changes.Aims: to know the effect of supporting from husband and medical staffs for pregnant women trimester III to sexual activity in Magelang City. It used analytic survey with cross sectional approach. The populations were 102 pregnant mothers with ≥32 weeks in trimester III. Collecting data technique used analytic questioner data with bivariate statistic test chi square and multivariate with logistic regressive.Result: most respondents are 18,6 % active and 81,4 % un active. Factors that relate to sexual activity are husband’s support with statistical test p value < 0,05. Multivariate analysis results show that influential factors with OR / Exp (B) = 6,045 score, it means that the pregnant mother trimester III who gets husband’s support will be active in doing sexual intercourse 6,045 times than the mother who doesn’t get husband’s support.For medical staffs are hoped to increase the counseling to pregnant mother about sexual intercourse in pregnancy with her couples’ participation.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pemanfaatan dan Akses Pelayanan PMTCT Ummi Khoirul Hafidzah; Chriswardani Suryawati; Zahroh Shaluhiyah
Jumantik Vol 10, No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Muhammadiyah Pontianak University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i1.5436

Abstract

Dalam upaya menggambarkan situasi pandemi COVID-19 yang berdampak pada pelayanan PMTCT di fasilitas kesehatan dan mempengaruhi akses serta pemanfaatan layanan PMTCT pada perempuan dari kelompok rentan yang hidup dengan HIV. Pendekatan tinjauan literature dilakukan dengan desain PRISMA digunakan untuk mempelajari literature pada artikel yang diterbitkan antara tahun 2020-2023 dengan kata kunci yang digunakan adalah “Impact or Effect”, “pandemic”, “PMTCT”, “services” yang menjelaskan layanan PMTCT selama situasi pandemi COVID-19.  Dari 1137 total artikel yang ditemukan diperoleh tujuh penelitian yang relevan. Hasil dari kajian dampak pandemic terhadap pemanfaatan dan akses pelayanan PMTCT di berbagai negara menggambarkan bahwa kondisi pandemi membuat capaian akses ART pada ibu hamil menurun. Hal ini berkaitan dengan kebijakan COVID-19 tentang lockdown dan social distancing yang membuat ibu hamil ODHA sulit untuk mengakses obat.  Selain itu, Ibu hamil ODHA takut melakukan kunjungan untuk perawatan karena risiko penularan, kurangnya dukungan dari pasangan, gangguan kecemasan dan depresi yang dirasakan ibu ODHA semakin meningkat karena kekurangan biaya dan kehilangan pekerjaan, serta adanya stigma dan diskriminasi. Dengan demikian, kondisi pandemi COVID-19 memunculkan berbagai tantangan pada pelayanan PMTCT yang harus diperhatikan karena hal itu berdampak pada penurunan akses ART yang meningkatkan peluang putus pengobatan dan memperburuk kondisi ODHA.
HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN KEIKUTSERTAAN SKRINING PENYAKIT INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA WANITA PEMANDU KARAOKE Cahya Ningrum; Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v7i2.837

Abstract

AbstrakPenyakit Menular Sexual dapat diartikan sebagai penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan karena adanya serangan organisme yang berbentuk virus, parasit, dan kutu kelamin yang sebagian besar menular melalui hubungan seksual baik yang berlainan jenis maupun  sesama jenis. Pekerja seks bekerja dalam berbagai macam bentuk. Mereka dapat bekerja di lokalisasi terdaftar di bawah pengawasan medis atau dapat juga sebagai Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung salah satunya adalah pemandu karaoke. Untuk menanggulangi penyebaran penyakit menular Seksual, terdapat kebijakan pemantauan kesehatan dengan pemerikasaan atau skrining IMS, melalui Klinik IMS di Puskesmas dan mobile ke lokasi, tetapi jumlah kunjungnan Pemandu Karaoke untuk skrining masih sangat kurang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan keikutsertaan screening penyakit imfeksi menular seksual. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh wanita pemandu karaoke di wilayah Wisata Karaoke Sarirejo salatiga yang berjumlah 253. Populasi sampel dengan teknik proportionate stratified random sampling.Pengumpulan data dengan kuesioner. Data analisis dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan faktor yang berhubungan secara signifikan terhadap praktik skrining yaitu umur, lama kerja.Kata kunci : sosiodemografi, skrining penyakit menular seksual, pemandu karaoke.
Co-Authors A., Oktarisa Khairiyah AA Sudharmawan, AA Adi Heru Husodo Adi, Lukas Tersono Adi, Matheus Sakundarno Aditya Kusumawati Aditya Kusumawati, Aditya Adzika, Alda Afifah, Aini Ula Agnes Nova Astrida Purba Agung Budianto Agus Soewandono Agus Suwandono Ahla Hulaila Aini Soeyono Aisyah Lahdji Akha Pratila Sari Amalia, Aam Amalinda Kris Wijayanti Amanupunnyo, Notesya Astri Ambarani, Eghia Laditra Andi Ardiansyah Nurdin Ani Margawati Ani Margawati Ani Purwanti Anik Widyastuti Anindhita Setianingrum Anita Nugrahaeni Anna Uswatun Qoyimah Annastasia Ediati Annisa Novanda Maharani Utami Antono Surjoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputro Antono Suryoputroa, Antono Antono Suryosaputro Any Setyawati Apoina Kartini Aprianti, Aprianti Aprilliana, Risma Ardiningsih, Eka Setya Argyo Demartoto, Argyo Arianto Arianto Arrum Firda Ayu Maqfiroch, Arrum Firda Ayu Asih Puji Utami Asih, Suci Asnia Uliya Devi Auliya Rahmawati Ayu Fitriani Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Bagoes Widjarnako Baju Widjasena Basiroh, Umi Malikhatul Benita Noffritasari Benita Noffritasari Berlian Rachmani Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Besar Tirto Husodo Bina Kurniawan Boediarsih Boediarsih, Boediarsih Bugis, Nova Cahya Ningrum Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami, Cahya Cahya Tri Utami Chania Oktrisia Chintya Dewi Prastica Putri Chriswardhani Suryawati Damayanti, Ria Daranida Normandia Visina Darmoris, Darmoris Daru Lestantyo Daru Lestantyo Deaselia Carmelita Delita Septialti Delita Septialti Della Zulfa Rifda Denali, Citra Desi, Nina Maria Dewa Ayu Putu Mariana Kencanawati, Dewa Ayu Dewi, Miralda Septri Dian Ardyanti Rauf Dian Femala Dina Lusiana Setyowati Dwi Murtono Dwi Pudjonarko Dwi Susilawati Dwi Sutiningsih Dwiantoro , Luky Dyah Anantalia Widyastari Efa Nugroho Eghia Laditra Ambarani Eghia Laditra Ambarani Ekowati, Ekowati Elisabeth Samaran Elisra Prabawanti Mahadi Emmy Riyanti Eny Widiyasari Eridani Khairunnisa Eva Lestari Eva Lestari Evicenna Naftuchah Riani Fairuza Alief Fankari, Ferdinan Farah Husna Fadhilah Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Farid Noor Fathin, Fawzia Haura Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fatimatuzahro Fauni, Alimni Mayang Febyanesti, Athika Reza Ferdian, Nizaar Firdha Rahma Nurbadlina Firdha Rahma Nurbadlina Gita Fajrianti Gunadi Gunadi Hafidzah, Ummi Khoirul Handayani, Novia Handayani, Sri Handayani, Thukul Prasiddha Hanwaring Puri, Citra Hapsari, Ariska Tri Harbandinah Pietojo Hasna Fadhilah Muflihah Hati, Konstantinus Heni Pujiastuti Heni Purnamasari Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herdanindita, Erdelia Heri Winarno Herlin Fitriani Kurniawati Hery Setiawan, Hery Hillary Jeany Alfaresedes Ida Wahyuni Ida Widiawati, Ida Ika Mustikasari, Ika In Rahmad Widiyanto Muhni Inayanti, Eli Indira Krisma Rusady Indriyani Indriyani Iswati, Indah Ita Alman Andela Jayawarsa, A.A. Ketut Justin Parahita Karin Gandeswari Karisma, Riski Candra Karyono Karyono Kezia Albertha Khairiyah, Oktarisa Kharimaturrohmah, Ima Khoiriyah Isni Kristawansari, Kristawansari Kurnia Ramadhani, Kurnia Kurniawan, Yuniar Deddy Kurniawati Danu Iswanto, Rery Kusyogo Cahyo Kusyogo Cahyo Laila Wahid Laksmono Widagdo Laksmono Widagdo Laksmono Widagdo Larasati, Nurina Dyah Lela Ayu Rezza Bella Lestari, Heni Eka Lily Kresnowati Lukas Tersono Adi Luky Dwiantoro M. Sakundarno Adi MARIA BINTANG Martha Irene Kartasurya Maryam Alifia Nurhayu Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Matheus Sakundarno Adi Mita Anindita, Mita Muchlis Achsan Udji Sofro Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Azinar Mulawarman, Andi Murtono, Dwi Mushofa, Syamsulhuda Budi Mustafa, Syamsulhuda Budi Musthofa, Syamsul Huda Budi Nabilah Salsabilah Najma Fitya Afifa Nanik Setiyawati, Nanik Nari, Jois Nia Primilies Oktania Nicholas J Ford Nicholas J. Ford Niken Meilani Niken Meilani Notesya Astri Amanupunnyo Nova Fitria, Nova Nugrahaeni, Anita Nugroho, Farid Setyo Nur Shadrina Nasution Nurdin, Andi Ardiansyah Nurrachma, Adennisa Yunitasari Nurul Laili Hidayati Rizqie Oktania, Nia Primilies Pandega, Arif Parahita, Justin Paramytha Magdalena Sukarno Putri Pasaribu Habeahan, Rosdiana Oktaviani Prastiwi, Nining Pratiwi Sulistyani Pratiwi, Nastiti Bandari Prisca Dama Shinta Priyadi Nugraha P Priyadi Nugraha Prabamurti Puguh Riyanto Puguh Riyanto Puja Anggun Febiani Puri Fatma Sari Puri, Citra Hanwaring Purnamawati, Rifka Putri Ade Chandra Putri Asmita Wigati putri sari nugrahaning dewi Putri, Shieldine Putriyani, Yuni Qatrannada, Shabrina Arifia Qoyimah, Anna Uswatun Qurrota Ayun Rahayu, Lintang Kemuning Mustikaning Rani Tiara Desty Ratih Indraswari ratih indraswari Ratih Indraswari Ratna Dewi Handayani, Ratna Dewi Ratna Trisilawati Ratri Kartikasasmi Ratri Kartikasasmi Ratu Matahari Revi Rosavika Kinansi Revi Rosavika Kinansi Riendy Aanisah Putri Riki Susmiati, Riki Rinto B Rizky Amelia Rochmiati Rochmiati Sabrina Gayatri Sakundarno Adi Salma Adilah Putri Salsabilah, Nabilah Santoso Ujang Effendi Saroh Saroh, Saroh Sasanti, Serafina Damar Satar Satar, Satar Septialti, Delita Septian Emma Dwi Jatmika, Septian Emma Dwi Septo Pawelas Arso Septo Pawelas Arso Shabrina Hasnaulia Safarah Shinta Kristianti Shofa, Ikhwanush Silvi Ayu Rakhmawati Sinta Lestari Sipayung, Putri Labibah Asrianto Siswi Jayanti Siti Chunaeni Siti Masfiah Siti Waghisatul Astutik Sofro, Muchlis AU Sofwan Indarjo Sri Achadi Nugraheni Sri Endang Windiarti Sri Suwitri Sri Winarni Sri Winarni Suci Asih Suci Musvita Ayu Sugiarto, Heri Suhardi S Sukenty, Ninik Trisnawati Sulastri Sulastri Sulistiyani Sulistiyani Surjoputro, Antono Suryosaputro, Antono Susi Iravati Susilaksmi, Ida Susilaningsih, Is Susmayani, Utin Sutiyono Sutiyono Sutopo Patria Jati Suwarno Suwarno, Suwarno Swastika, Dita Primanda Arum Syamsul Huda Budi Musthofa Syamsulhuda BM Syamsulhuda Budi Mustofa Syamsulhuda Budi Mustofa Tamara Yushe Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Titi Legiati PS Tri Nurul Azizah Ulwiyah, Lathifah Umi Malikhatul Basiroh Ummi Khoirul Hafidzah Utomo, Achmad Yoga Setyo Wahyuni Wulandari Wardhani, Putri Kusuma Wening Widjajanti Wening Widjajanti Wenny Wahyuni, Wenny Widjanarko, Bagus Wijaya Hermawan, Gandha Yekrita Selena Sitohang Yulia Elesta Nitbani Yuniarti Yuniarti Yuningsih, Silvia Anita Yunita Widyastuti Yuzzi Afraniza Zainab Zakiudin, Ahmad Zidni Nazria Zulfikri Zulkaidah Zulkaidah Zulkaidah, Zulkaidah