p-Index From 2021 - 2026
14.029
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies Turats: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pasca Sarjana : EDUKASI Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Mimbar Sekolah Dasar Al Ishlah Jurnal Pendidikan Halaqa : Islamic Education Journal Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Technomedia Journal AT-TA`DIB JUARA : Jurnal Olahraga Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal Pendidikan dan Konseling Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL KOULUTUS Attadib: Journal of Elementary Education IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Jurnal Kewarganegaraan DEVOSI NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Journal of Education Research JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi (Telangke) Jurnal Cakrawala Ilmiah Procedia of Social Sciences and Humanities Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Journal of Creative Student Research Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Curriculum Development, Teaching and Learning Innovation Jurnal Pengabdian West Science At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan dan Hukum Islam Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Student Research Journal Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal of Global Sustainable Research Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Indonesian Journal of Education and Learning Society Turabian: Jurnal Pendidikan Islam Proceeding International Conference on Education Edumaspul: Jurnal Pendidikan Sustainable Jurnal Agama Sosial dan Budaya
Claim Missing Document
Check
Articles

HUKUM KOMUNIKASI DALAM PRESPEKTIF ISLAM Muhamad Subur Wijaya; Nadhif Skha Ramadhan; Rizki Amirul Aziz; Dimaz Shaquille; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.16

Abstract

Hukum adalah aturan berupa sanksi dan norma yang diterapkan dengan tujuan mengatur berbagai hak dan kewajiban warga negara tanpa konflik. Tujuan undang-undang ini adalah untuk membatasi perilaku masyarakat dan mencapai keadilan sosial. Semua masyarakat memiliki hak untuk membela diri di depan hukum. Ini berarti kedudukan yang sama di hadapan hukum untuk semua, tanpa memandang asal atau status. Manusia juga makhluk sosial, dan makhluk sosial tidak dapat dipisahkan dari apa yang disebut komunikasi. Komunikasi dapat dibagi menjadi dua bidang: komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung. Komunikasi adalah bagian terpenting dalah hidup. Komunikasi Islam mengajak manusia pada jalur dakwah yang menekankan nilai-nilai agama dan sosial budaya melalui penerapan prinsip dan metode yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadist. Prinsipnya bukan hanya transmisi pesan dan munculnya perubahan perilaku komunikator, tetapi juga penciptaan jaringan interaksi sosial yang harmonis dan berbasis norma.
PRINSIP DASAR ILMU KOMUNIKASI ISLAM Maghfira Septi Arindita; Meila Asfi Raykhani; Naufal Ra’uf; Rulyn Ardianoor; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.17

Abstract

Komunikasi ialah aktivitas yang selalu dipakai oleh mahluk ciptaan Allah dalam bersosialisasi. Tidak mungkin memisahkan komunikasi dari kehidupan manusia. Tindakan berkomunikasi melibatkan lebih dari sekedar mengirim pesan melalui media atau saluran tertentu yang diterima dengan baik oleh komunikan. Lebih penting lagi, komunikasi merupakan interaksi yang didorong oleh niat baik dan terfokus pada kebutuhan pribadi dan kepentingan dunia. Menurut ilmu komunikasi, upaya komunikasi mungkin tidak mencakup informasi tentang akhirat dan akibatnya, mungkin memiliki konsekuensi untuk penyebaran berita atau pesan hoaks melalui media sosial dan media massa lainnya. Hal ini tentu meresahkan dan menimbulkan kegaduhan di lingkungan sekitar, menarik perhatian orang-orang yang membutuhkan ketenangan dan menghalangi mereka untuk membaca berita. Tidak terkecuali komunikasi dalam agama Islam. Fungsi komunikasi Islam harus terintegrasi agar dapat digunakan untuk komunikasi. Komunikasi sangat penting dan memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari. Konsep dasar dalam komunikasi secara konsisten didirikan pada ajaran dan ilmu pengetahuan Islam. Al-Qur'an, Sunnah, dan Hadits, yang dianggap sebagai petunjuk awal bagi umat Islam, menjadi landasan bagi perkembangan ilmu komunikasi.
KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM MEMBINA AKHLAKUL KARIMAH Abdullah Ra’uuf Muttaqi; Muhammad Razky Althayana; Muksin Okta P; Rakha Adrian; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.18

Abstract

Communication is delivery in the form of informatics, emotions, and ideas in skills and so on. Communication can also be done to teach discipline in worship, guide, direct and make it easier to interact with someone.Fostering can build morals for religious life and religious education which is important in our country which is based on first Pancasila “Belief in One Supreme God”.Morals are able to educate, understand, and practice Islamic teachings in accordance with the authentic Al-Quran and Sunnah, which are based on understanding, diversity that is competence, both in knowledge (cognitive), attitude (affective), and behavior (psychomotor).
Jurnalisme dan Peran Sosial Perspektif Islam Faradilla Thifa Yunarika; Hana Melani; Kesyara Dwi Larasati; Vergie Debrianne Dinata; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.20

Abstract

Di zaman sekarang perkembangan Jurnalisme dalam peran sosial perspektif islam di era teknologi sedang berkembang pesat. Media informasi menjadi hal utama untuk memenuhi kehidupan di lingkungan masyarakat. Peran sosial jurnalisme dalam perspektif Islam di era teknologi berkembang pesat saat ini. Sarana utama kehidupan masyarakat adalah media informasi. Salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat informasi adalah pemisahan antara penayangan media elektronik dan penerbitan media cetak. metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menjelaskan bagaimana jurnalisme digunakan di media sosial saat ini. Setelah melakukan penelitian dan analisis, ditemukan sejumlah fakta tentang fungsi jurnalisme sosial—juga dikenal sebagai jurnalisme warga—. Fakta tersebut antara lain sebagai sumber informasi atau peringatan terhadap seluruh rakyat tentang apa yang terjadi di sekitar lingkungan, memperluas pengetahuan masyarakat tentang lingkungan, serta menafsirkan dan mengkorelasikan semua pengetahuan manusia yang diketahui. Ada beberapa faktor yang mendukung sekaligus menghambat peran jurnalisme sosial dalam penyampaian karya jurnalistik. faktor pendukung seperti betapa mudahnya mengirim berita atau informasi berkat internet, adanya media khusus. Penumpukan arsip, kurang maksimalnya pemanfaatan teknologi, dan kurangnya budaya kritis di masyarakat menjadi faktor penghambat potensial. Dari penelitian yang kemudian dideskripsikan dan dianalisis ini dapat ditarik kesimpulan bahwa citizen journalism memiliki peran yang signifikan dalam evolusi teknologi media jurnalistik. Studi tersebut merupakan faktor-faktor yang mendorong serta pula menghambat jurnalisme dalam peran sosial. Peneliti selanjutnya dapat menyelidiki isi pesan dalam berita citizen journalism.
PERAN KOMUNIKASI DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA Dian Musyarofah; Eggi Saputra; Rangga Aditya Pratama; Safira Putri Nadhifa; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.21

Abstract

Communication in religion plays an important role. Communication is made the basis of broadcasting religious teachings through the media of da'wah. Communication is also a means of connecting for religious people. Communication is not only knowledge that is learned in lecture classes. Even communication itself has actually been taught by the creator In this article, the author will discuss communication in an Islamic perspective.
PERAN GENDER DALAM IKLAN BERDASARKAN PERSPEKTIF ISLAM Fadlun Zahrotul Aliyah; Mery Cahyaning Utami; Muhammad Ilham Ardiansyah; Abata Muhammad Ramadhan; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.22

Abstract

In Islam gender roles and gender equality are considered very carefully and carefully, there are also many opinions of modern scholars and salafi who discuss this topic and in print media such as books, books or digital media such as articles, magazines or social media. . Islam does not only pay attention to women in relation to work, household and obligations, but Islam also pays attention to men in this regard. As we know, men are the backbone of the family and it is the obligation of married men to provide for their wife and children. But in modern times like today, there are many women who work like men and there are many advantages and disadvantages of women's work or what can be called patriarchy.Gain and loss patriarchy. In Islam women have the right to work, but in Islam there is also a prohibition against women working, for example a woman is a career woman and is married, so she must not forget her job as a wife and mother, because the most important thing is the obligations that must be fulfilled by a woman married for her husband and children. In digital media, many women are involved in their actions, an example is advertising. There are no women who play a role in an advertisement, but women have limitations and risks that must be considered in everything they do. there is a risk alone.
Dakwah dalam Perspektif Al Qur’an dan Al Hadits Rusydan Abdul Hadi; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 5 (2022): September : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i5.25

Abstract

Da'wah, in general, can be defined as an activity that encourages others to follow Allah's commands and avoid His prohibitions. Da'wah is a religious act with the highest status in Islamic law and is also mandatory. Of course, da'wah will be rewarded as an act of worship. However, of course, God has rules, processes, and limitations that human must follow in order to be rewarded. The two primary sources of Islamic law, the Qur'an and Al Hadith, both mention these things. When da'wah is carried out by disregarding the rules, procedures, and limitations given in the Qur'an and Al Hadith, it becomes meaningless, worthless, and even produces harm instead of good.
Kepemimpinan Fil Qur'an wal Hadits Jaelani Jaelani; Yayat Suharyat
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 1 No. 6 (2022): November : Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v1i6.28

Abstract

Pemimpin adalah seseorang yang memliki kuasa dan tanggung jawab untuk mengatur suatau hal dalam sebuah wilayah atau tempat. Kepemimpinan mencangkup proses seseorang memengaruhi dalam menentukan arah dan tujuan untuk mencapai suatau hal. Kepemimpinan dalam islam dapat diartikan sebagai kepemimpinan yang didasarkan pada Quran dan hadist. Kepemimpinan dalam islam memiliki nilai-nilai yang sangat kuat dan kokoh yang dibangun berdasarkan ajaran-ajaran islam. Seorang pemimpin yang menjalankan kepimimpinan berdasarkan aturan yang terdapat dalam Al Quran dan Al Hadits. Syariat dalam islam menjadi dasar tata pemerintahan yang dijalankan sejak masa Nabi Muhammad SAW dan selanjutkannya sistem khilafah islam yang dipegang oleh seorang Khalifah.
Eksistensi Jihad Fil Qur’an Wal Hadits Susi Susyanti Aripin; Yayat Suharyat
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Februari : Journal of Creative Student Research
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i1.1122

Abstract

Jihad dimaknai di dalam Al Qur`an dengan arti yang sangat luas. Secara harfiah adalah mencurahkan semua kemampuan untuk perjuangan menegakkan sebuah keadilan dan memerangi segala bentuk kejahatan untuk kebaikan yang disyariatkan dalam agama. Jihad adalah salah satu perintah kewajiban bagi setiap individu muslim yang dikerjakan sesuai dengan kaidah islam (Al Qur’an dan hadits). Makna lain dari jihad dalam konteks keislaman, yaitu melawan hawa nafsu yang ada pada diri kita sendiri dari kejahatan ataupun rasa malas, dengki, sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa “Jihad yang paling utama adalah berjihad berjuang melawan hawa nafsu” (Ibnu Najjar dari Abu Dzarr). Setiap bentuk jihad apapun yang dikerjakan sepatutnya ditujukan demi menegakkan sebuah kebenaran agama islam yang membawa keindahan, kebaikan, keselamatan dunia akhirat serta jihad diniatkan semata mengharapkan ridho Allah SWT.
Peradaban Kehidupan Fil Al Quran Wal Hadist Adinda Siti Mukhlisha; Yayat Suharyat
Journal of Creative Student Research Vol. 1 No. 1 (2023): Februari : Journal of Creative Student Research
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jcsrpolitama.v1i1.1123

Abstract

Al-Qur’an dan Hadist berfungsi sebagai sumber utama pedoman untuk menempuh kehidupan pemeluk agama Islam di seluruh dunia. Allah SWT juga menurunkan firman-firmannya kepada Nabi Muhammad SAW yang disebut dengan Hadist. Al-Qur’an disebut sebagai kitab utama atau ummul kitab, penuntun, pedoman dan petunjuk umat manusia. Dengan adanya perkembangan kehidupan dunia maka akan berkaitan dengan perubahan peradaban umat manusia. Peradaban adalah kumpulan bentuk-bentuk kemajuan yang berupa keberadaan material, ilmu pengetahuan, seni, sastra, atau sosial dalam suatu masyarakat atau masyarakat yang sejenis. Al-Qur’an dan Hadits sebagai petunjuk pemeluk agama Islam perlu untuk diterapkan dalam kehidupan agar dapat mewujudkan peradaban yang hakiki. Rusaknya akhlak dan perilaku manusia yang melenceng dari Al-Qur’an dan Hadits akan menyebabkan keruntuhan peradaban sehingga perlu untuk memperbaiki hal tersebut dengan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT yaitu menjalankan semua kewajiban dan menjauhi semua larangannya agar tercipta peradaban yang maju yang memiliki nilai - nilai yang baik.
Co-Authors ., Noerhidayah A. Fachrurozi AA Sudharmawan, AA Abata Muhammad Ramadhan Abd Wahid Hasyim Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Rahman Abdul Wahab Abdullah Ra’uuf Muttaqi Abdullah, Efendi ADE RISNA SARI Adeoye, Moses Adeleke Adhella Ferde, Mahiya Keysha Adi Kusuma Wardana Adinda Siti Mukhlisha Agustina , Agustina Agustina Agustina Alvianus Kristian Sumual Amalia Husna Amanati, Putri Andi Sopandi Andriya Risdwiyanto Aos Kuswandi Apriliantoni Aprilisia, Sanju Aprilliantoni, Aprilliantoni Aprillilantoni Aqilla Muhammad Ramadhan Ariawan, Ariawan Aripin, Susi Susyanti Asmanah, Siti Aulia Sofianora Aulia, Muhammad Fajrur Rizki Ayu Oktavia Az Zahra Putri Setyo Wati Azzahra, Zahwa Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Patandjengi Barrulwalidin, Barrulwalidin Bujang . Bunga Okta Maula Ikami Cattelya Putri Maharani Chusnul Rahmawati Damayanti, Khoirunnisa Danang Wiharjanto Dede Rubai Misbahul Alam desi kristanti, desi Desy Desy, Desy Dian Musyarofah Didi Darmadi, Didi Dimaz Shaquille Diyah Diyah Yuli Sugiarti Dr. Aaltje Sofietje Pangemanan, MM Dumiyati Dumiyati Dyana Dwi Indira Eggi Saputra Eki Candra Eky Tiasriski Eri Mardiani Erika Nurhayani Etty Sri Hertini Fadilah, Muhamad Irfan Fadlun Zahrotul Aliyah Fahri Ramadhan Fajri, Rohmatul Faradilla Thifa Yunarika Farida Fitria Faruqi, Nasrulloh Al Fathurrohman Fathurrohman Fauzi Ichsan Nurfadhli Fetrimen Fetrimen Fetrimen, Fetrimen Futri Amalia Zahara Gallyosa Mariski Saputra Garaika Hadi, Anto J. Hadi, Rusydan Abdul Hafiz Sandeq Yusuf Hana Melani Hasibun, Akmal Gunawan Haswani Haswani Hendrawan, Henky Hendy Cahya Wiguna Henky Hendrawan Hidayat, Ahmad Wahyu Hikmatul Aulia Hilwa Karimah Hisan, Ira Hoirot Hisyam Zakariya, Muhammad Ibnu Muthi Ichsan Ichsan Ichsan Ichsan Ika Ajeng Febrianti Ilham Ilahiyah ilwandri ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri Ilwandri, Ilwandri Imam Hambali Imlakiyah, Iim Irsyad Fadhil, Muhammad Iwan Henri Kusnadi Iyan Al Iqlhas Jaelani Jaelani Jaelani, Jaelani Juhairyah, Nabilah Karnawi Kamar, Karnawi Kartini Marzuki Kesyara Dwi Larasati Khodzijah Nur Amalia Kurniawati Mulyanti Kusmawati, Neni Kusnadi, Iwan Henri Lee Cameliana, Dina Asrian Linda Winiasri Listiana, Anita Lita Saydina Liza Husnita Lusiana Lusiana Lusiana M. Ihsan Dacholfany M. Zaidun Djaelani Magdalena Magdalena Magdalena Magdalena Maghfira Septi Arindita Mamah Manahor, Anwar Mardiani, Eri Marfuah Maria Ulfah Maryanto - Maryati Meila Asfi Raykhani Mery Cahyaning Utami Mista, Hunaidah Mohammad Edy Nurtamam Mohammad Edy Nurtamam, Mohammad Edy Mubarok, Sulaiman Muh Safar Muhaimin, Ahmad Muhamad Jiddan Romli Muhamad Subur Wijaya Muhammad Ilham Ardiansyah Muhammad Ilyas Sikki Muhammad Razky Althayana Muhja, Zainal Abidin Mukh Nursikin, Mukh Mukhlisa, Adinda Siti Muksin Okta P Muthi, Ibn Muthi, Ibnu Muzayyanah Yuliasih Nabila Nabila Nabilla Habibillah Nadhif Skha Ramadhan Nana Danapriatna Nandang Najmulmunir Naufal Ra’uf Naufalia, Dwita Nisa Shafa Nidya Fakhirah Nomin Nomin Nugraha, Dimas Aditya Nunik Yudaningsih Nurbaeti Nurbaeti Pauzan Haryono Primadi Candra Susanto Puput Wulandari Putrie, Sabrina Aulya Qois Abdul Hadi Quanita Elisya Ragil Rizki Raditya Esha Rahman, Fikri Aulia Rahmatilah, Rima Raihan Eky Wahyudi Rakha Adrian Rangga Aditya Pratama Ranti Nazmi Refiera Desssesio Resky, Muhammad Revi Gina Gunawan Revi Gina Gunwan Ringgo Putra Ringgo Putra Rizal, Pahmi Rizki Amirul Aziz Rizki Mahendra Rochaya, Siti Rohanah Rohanah Rohmat rohmat Roihani, Dini Rulyn Ardianoor Rusham . Rusmana, Roni Rusydan Abdul Hadi Safira Putri Nadhifa Saidah, Nyai Saifudin Saifudin Salehan Salehan Salehan, Salehan Santosa, Tomi Apra Sari, Ade Risna Satiri, Arzsyi At-thahira Satria, Erwinsyah Senaeni Sheila Syakilah Sinthia, Ine Siti Asiah Siti Asiah Siti Khoirunnisa, Siti Siti Nurhalimah Sofianora, Aulia Solehah, Nadiatu Solihat Solihat Sri Ardi, Desmawati Sri Nurhayati Sri Supriatin Sri Watini Suhaimi . Suharti Supriatna, Dasep Supriatna, Dede Suryanti Susi Susyanti Aripin Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Tomi Apra Santosa Santosa Tri Elsa Susilawati Umikalsum Arfa Upris Yastati Vergie Debrianne Dinata Vira Septiani Wahyuningsih, Irma Beni Wakit, Saipul Wardana, Adi Kusuma Wibowo, Dimas Adrian Wiharjanto, Danang Winda Oktaviani Wise Cahyati Sholihat Wondal, Rosita Wulandari, Dea Putri Yasin, Fauzi Sholeh Yuliasih, Muzayyanah Yuniarto, Evan Zahruddin, Achmad Zam Zam Nasrullooh Zhilal Mustadh’afin Zulkifli Zulkifli Zulyusri Zulyusri Zulyusri, Zulyusri