p-Index From 2021 - 2026
8.171
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Industri Pertanian Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara Journal of Engineering and Management in Industrial System Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Teknika: Jurnal Sains dan Teknologi Journal Industrial Servicess Jurnal Teknik Industri Untirta Prosiding Semnastek REKAYASA Jurnal Teknika International Journal of Artificial Intelligence Research Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Majalah Ilmiah Pengkajian Industri Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JURNAL PENA EDUKASI SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Journal of Social Studies (JSS) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) International Journal of Mechanical Engineering Technologies and Applications (MECHTA) Jurnal Simki Pedagogia Abditeknika - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Research in Instructional Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika TEKNOLOGI NUSANTARA Eduvest - Journal of Universal Studies Journal of Economics and Management Scienties Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Dinamika Journal of Systems Engineering and Management Journal of Innovation and Teacher Professionalism Teaching, Learning, and Development Jurnal Pendidikan IPA Indonesia MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Simulasi Penurunan Nilai Lost Cargo di Pelabuhan dengan Pendekatan Sistem Dinamis Asep Ridwan; Ratna Ekawati; Putro Ferro Ferdinant; M.Wildan Alief
Journal Industrial Servicess Vol 2, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v2i2.1532

Abstract

Pelabuhan merupakan gerbang dalam perdagangan di suatu negara. Pelabuhan CDG merupakan pelabuhan di Banten sebagai gerbang untuk keluar masuk barang untuk industri-industri di Banten. Kinerja pelabuhan di suatu negara sangat mempengaruhi perekonomian secara nasional. Pelabuhan CDG mempunyai fokus untuk cargo curah kering seperti pupuk, jagung, kedelai, gandum, iron ore, gypsum, dsb. Dalam proses bongkar muat barang dipelabuhan diperlukan checker atau pengawasan terhadap kargo yang akan dibongkar untuk mencegah terjadinya lost cargo dan barang reject yang tidak sesuai dengan persyaratan konsumen sehingga tidak terjadi biaya penalty dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai appraisal cost paling minimal yang berdampak pada pengurangan lost cargo yang terjadi di pelabuhan dengan simulasi sistem dinamis. Penelitian dimulai dengan memodelkan proses di pelabuhan terkait dengan appraisal cost di pelabuhan kemudian dilakukan simulasi dengan sistem dinamis untuk mengurangi nilai lost cargo cost. Hasil yang diperoleh terdapat 3 skenario alternatif perbaikan simulasi terhadap appraisal cost untuk mengurangi lost cargo. Skenario 1 adalah dengan melakukan peningkatan jumlah checkers menjadi 245 checkers per kapal dan peningkatan jumlah pengecekan equipment menjadi 20 pengecekan per tahun. Skenario 2 adalah dengan melakukan peningkatan jumlah checkers menjadi 245 checkers per kapal dan peningkatan jumlah pengecekan transporter menjadi 329 pengecekan per tahun. Skenario 3 melakukan peningkatan jumlah checkers, jumlah pengecekan equipment dan jumlah pengecekan transporter. Berdasarkan hasil simulasi, skenario 2 menjadi skenario alternatif perbaikan terpilih karena memiliki appraisal cost paling minimal yaitu Rp 77.339.923.
Usulan Penerapan Metode Aslan’s Frequency Algorithm dan Aslan’s Point Algorithm Berdasarkan Prinsip Theory of Constraint Untuk Mengalokasikan Sumber Daya di PT. XYZ Ratna Ekawati; Asep Ridwan; Yan Ferdian
Journal Industrial Servicess Vol 1, No 2 (2016): Maret 2016
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v1i2.1546

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Metal Press Part Product, Compound / Progresive Dies Brass Nepple, Deep Drawing dan Injection Molding. PT. XYZ sering mengalami penurunan produktifitas produk, sehingga target produksi perusahaan pun tidak tercapai, hal itu disebabkan oleh beberapa stasiun kerja yang menghambat jalannya aliran produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stasiun kerja yang menjadi penghambat atau constraint dan menentukan time buffer (waktu penyangga) pada stasiun kerja yang menjadi penghambat berdasarkan prinsip-prinsip theory of constraint. Untuk mengidentifikasi stasiun constraint adalah dengan membandingkan kapasitas stasiun kerja yang dibutuhkan dengan kapasitas stasiun kerja yang tersedia. Penentuan time buffer serta besarnya buffer menggunakan drum-buffer-rope. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk menentukan sequencing pengerjaan produk yaitu metode Aslan’s Frequency Algorithm dan Aslan’s Point Algorithm dengan tujuan mencari urutan pengerjaan produk dengan total makespan sekecil mungkin sehingga target produksi perusahaan terpenuhi dengan tepat waktu. Pada penelitian ini produk yang di amati adalah Pedal dari hasil perhitungan pada proses pembuatan produk stasiun kerja yang menjadi penghambat adalah stasiun Barrel dengan kapasitas yang dibutuhkan sebesar 23,4 jam. Besarnya Time Buffer untuk stasiun constraint pada proses pembuatan produk adalah 2,4 jam. Sequencing pengerjaan produk untuk Pedal adalah Pedal A  – Pedal B dengan makespan sebesar 29,99 jam.
Travelling Salesman Problem in The Case of Refined Sugar Shipment From Distribution Centers For the beverage Industries Ratna Ekawati; Yandra Arkeman
Journal Industrial Servicess Vol 6, No 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jiss.v6i1.9467

Abstract

Travelling Salesman Problem (TSP) is one of the route management models with a higher level of complexity than the shortest path problem (SPP). In the logistic context, the distribution of products can be in the form of resources such as trucks, ships, aircraft, and other transportation fleets that can be completed with different settlement models. In TSP, researchers look for the shortest route that crosses all cities the product will be sent to and will end up in the city that first sent the product. The distribution of refined sugar that occurs is a problem that is not following its designation, causing the proposed creation of a distribution center to streamline the distribution of refined sugar to a beverage company that is closest to the processing plant and its delivery with the same truck trailer. with more structured through the formulation of a linear program for TSP with asymmetrical distance matrix. So that resulting in minimizes the distance distribution of refined sugar by trucks in distributing its products by 74.28%.
Rancangan Perbaikan Pelayanan Puskesmas dengan Pendekatan Lean Healthcare dan Simulasi di Puskesmas Jombang Novi Trisnawati; Achmad Bahauddin; Ratna Ekawati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 2 No. 1 Maret 2014
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.078 KB)

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan yang terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat, khususnya masyarakat menengah kebawah. Salah satu Puskesmas yang ada di Cilegon adalah Puskesmas Jombang. Pada Puskesmas ini ditemukan waktu pelayanan yang lama yang disebabkan oleh aktivitas-aktivitasyang tidak memberikan nilai tambah bagi pasien, sehingga waktu pelayanan lebih lama yaitu ±50 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas-aktivitas VA, NVA, dan NNVA, merancang model simulasi menggunakan software Promodel, serta menentukan usulan perbaikan untuk mengurangi lead time pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Jombang. Penelitian ini menggunakan metode lean healthcare dan simulasi dengan software Promodel. Hasil simulasi Promodel menunjukkan bahwa waktu rata-rata pelayanan di Puskesmas Jombang pada pasien umum dan pasien askes sebesar 3469,20 detik serta pasien JPS sebesar 3470,40 detik, sehingga dibuat beberapa rancangan perbaikan yang terdiri dari 3 skenario perbaikan dan yang terbaik yaitu pada skenario 3 yang mereduksi waktu dari NNVA dan NVA activity yang menghasilkan rata-rata leadtime untuk pasien umum dan pasien askes sebesar 2047,20 detik serta pasien JPS sebesar 2050,20 detik. Efisiensi waktu pelayanan yang dihasilkan pada pasien umum, pasien askes, dan pasien JPS setelah perbaikan sebesar 11,75%.
Usulan Penentuan Persediaan Komponen Mesin Conveyor Berdasarkan Keandalan (Studi Kasus : PT. PLTU Banten 2 Labuan) Dede Mulyana; Ratna Ekawati; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2403.917 KB)

Abstract

Permintaan dapat berupa permintaan terhadap komponen-komponen mesin. Permintaan terjadi apabila mesin mengalami kerusakan dan komponen mesin harus diganti (replaceable). Oleh sebab itu, perlu adanya pengendalian persediaan yang optimal untuk mengganti komponen yang rusak. PT. PLTU Banten 2 Labuan adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembangkit listrik, Perusahaan ini menggunakan banyak jenis mesin produksi salah satunya adalah mesin conveyor yang menjadi objek penelitian, dikarenakan sering mengalami kerusakan. Mesin conveyor memiliki beberapa komponen untuk menjalankan fungsinya. Dari beberapa komponen yang ada pada mesin conveyor terdapat 4 (Empat) komponen yang apabila mengalami kerusakan harus segera diganti dan tidak dapat diperbaiki, yaitu Return Idler, Carrie Idler, Rubber Skirt dan Steering Return Idler. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keandalan (reliability), persediaan dan titik pemesanan kembali untuk komponen kritis mesin conveyor. Metode yang digunakan adalah metode penentuan distribusi weibull untuk mengetahui nilai keandalan komponen mesin dan untuk menghitung jumlah persediaan komponen mesin menggunakan metode persediaan model Q dengan demand dari laju kerusakan. hasil penelitian yang didapat dari perhitungan distribusi weibull adalah parameter skala (α) dan parameter bentuk (β) yang digunakan untuk menghitung keandalan, hasilnya yaitu, untuk komponen return idler 45.26 %, komponen rubber skirt 38.88 dan komponen steering return idler 38.54 %. Sedangkan persediaan komponen mesin conveyor selama 300 hari yaitu komponen return idler sebanyak 62 unit, komponen carry idler sebanyak 37 unit dan untuk komponen steering return idler sebanyak 24 unit. Titik pemesanan kembali ( reorder point) komponen return idler 19 unit, komponen rubber skirt 20 unit dan komponen steering return idler 5 unit.
USULAN IMPLEMENTASI PILAR FOCUS IMPROVEMENT UNTUK MENGURANGI LOSS POTENTIAL VALUE PYGAS PRODUCT DENGAN PENERAPAN SIKLUS PDCA Anjar Hermawan; Ratna Ekawati; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 5 NO. 2 JULI 2017
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.249 KB)

Abstract

PDCA Cycle merupakan sebuah proses pemecahan masalah dengan empat langkah mulai dari Plan, Do, Check, Action yang secara terus menerus dilakukan untuk mengendalikan dan meningkatkan kualitas. Untuk menghasilkan suatu produk yang baik dalam arti sesuai spesifikasi dan keinginan konsumen, peru diterapkan pengendalian kualitas pada proses produksi dengan cara melakukan pengawasan sistem mutu, melakukan pembenahan dan perbaikan sehingga nantinya dapat menghasilkan produk yang memiliki keunggulan dan kompetitif. Proses pemecahan masalah tersebut sangat cocok diterapkan pada produk industri olefin yang menyediakan standar produk tinggi yang ditujukan kepada kepuasan konsumen. Salah satu produk pada penelitian ini berupa pygas yang mempunyai loss potential value sebesar 93,842%. Metode yang digunakan untuk mengurangi loss tersebut berupa seven tools, yaitu stratifikasi data, histogram dan pareto diagram, peta kontrol berupa Cussum-Ewma, fishbone diagram, tabel CFMEA, FMEA dan NGT, scatter diagram. Hasil pengolahan data tersebut akan menghasilkan solusi pemecahan masalah yang dibuat dengan tabel FMEA action, tetapi pada penelitian ini hanya membuat usulan solusi untuk mengurangi loss petential value pada produk pygas. Dari metode inilah diharapkan diketahui tindakan yang akan dilakukan untuk menanggulangi loss yang terjadi. Diharapkan pula data yang diolah akan memberikan informasi yang berguna meningkatkan kenerja / pengendalian kualitas bagi perusahaan dan memberikan kepuasaan bagi konsumen.
Analisa Efisiensi Gardu Tol Pada Saat Peak Hours Di Gerbang Tol Serang Timur Alam Kurnia M.; Faula Arina; Ratna Ekawati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 3 No. 2 Juli 2015
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3194.772 KB)

Abstract

Efisiensi adalah perbandingan yang terbaik antara input (masukan) dan output (hasil antara keutungan dengan sumber-sumber yang dipergunakan), seperti halnya juga hasil optimal yang dicapai dengan penggunaan sumber yang terbatas SP. Hasibuan (2007). Pengoperasian jumlah gardu yang berlebihan akan terjadi ketidakefisienan dimana waktu menganggur petugas gardu menjadi lebih besar dan pengeluaran perusahaan juga menjadi lebih besar yang mengakibatkan kerugian perusahaan dalam pengeluaran keuangan salah satunya yang terjadi pada gerbang tol Serang Timur. Oleh karena itu diperlukan fasilitas pelayanan yang optimal agar pelayanan tidak tertunda dan tidak menimbulkan pengeluaran biaya yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi gardu dilihat dari minimnya tingkat antrian pada saat peak hour, selain itu mengetahui berapa banyak jumlah gardu yang seharusnya digunakan pada tiap jamnya, dan menghitung lama waktu kendaraan berada didalam sistem setelah dilakukan perbaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan simulasi yang diolah menggunakan software Promodel. Dengan melihat persentase hambatan akan diketahui panjang antrian yang terjadi pada saat itu. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada pukul 14.00 – 15.00 jumlah pengoperasian gardu yang optimal adalah 3 gardu, pada pukul 15.00 – 19.00 jumlah pengoperasian gardu yang optimal adalah 4 gardu dan pukul 19.00 – 21.00 jumlah pengoperasian gardu yang optimal adalah 2 gardu dan hasil simulasi model pada kondisi eksisting menunjukkan waktu rata-rata kendaraan berada di dalam sistem pelayanan adalah selama 1377,40 detik = 22,96 menit dan usulan perbaikan menunjukkan waktu rata-rata kendaraan berada di dalam sistem pelayanan adalah selama 131,4 detik = 2,19 menit.
Analisis Efisiensi Proses Produksi Storage Bin Menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA) Input Oriented Sudirman -; Faula Arina; Ratna Ekawati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 3 November 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.857 KB)

Abstract

PT.XY memiliki masalah pada proses produksi Storage Bin yangmenyebabkan waktu produksi bertambah.Diantaranya mesin yang down dan material yang telat datang.Storage Bin memiliki ukuran yang besar dan proses produksinyamemakai semua jenis permesinan. Maka, dalam memproduksinya harus efisien agar biaya produksi yang terpakai minimum dan laba yang dihasilkan maksimum. Tujuan penelitian ini adalah mengukur nilai efisiensi relatif proses produksi Storage Bin, menentukan Storage Bin yang proses produksinya tidak efisien, menentukan usulan biayadengan Charnes-Cooper-Rhodes (CCR) Projection, dan menentukan usulan perbaikan efisiensi dengan 5W+2H. Metode yang digunakan adalah DEA Input Oriented yaitu DEA yang peningkatan efisiensinya dengan cara meminimasi input.Kemudian menggunakan CCR Projection, formula untuk peningkatan nilai efisiensi DMU inefisien dari model CCR. Dari hasil penelitian, didapat nilai efisiensi relatif Storage Bin For Ore100%; BF Return Fine 96,67%; Limestone 88,16%; Coke 97,72%; dan Antracite 97,37%. Storage Bin yang inefisien yaitu BF Return Fine, Lime Stone, Coke dan Antracite. Besarnya usulan biaya material Storage Bin For BF Return Fine Rp.540.663.258,-; Limestone Rp.1.099.068.758,-; Coke Rp.536.760.896,- dan Antracite Rp.536.742.007,-. Usulan perbaikan proses produksi Storage Bin yaitu memilih supplier yang berkualitas dengan harga minimum, memberikan pelatihan kepada staff Engineering dan PPC, serta merekrut orang berpengalaman pada posisi PPC dan Maintenance.
Usulan Peningkatan Efisiensi Produksi Dengan Metode Analytic Network Process (ANP) Dan Data Envelopment Analysis (DEA) (Studi Kasus Di Divisi BSP PT . ABC) Effan Astrianto; Ratna Ekawati; Putro Ferro Ferdinant
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 4 No. 3 November 2016
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.861 KB)

Abstract

Divisi Billet Steel Plant PT. ABC adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi pembuatanBillet baja. Permasalahan yang terjadi adalah dimana penggunaan input yang cukup besar tidaksesuai dengan ouput yang dihasilkan. Oleh karena itu diperlukan suatu pengukuran tentang efisiensiuntuk permasalahan tersebut. Penilitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat efisiensi produksi diDivisi Billet Steel Plant PT. ABC. Penelitian ini dimulai dengan menentukan faktor yangmempengaruhi efisiensi produksi dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) lalumenentukan tingkat efisiensi produksi dengan menggunakan metode Data Envelopment Analysis(DEA) lalu menentukan faktor-faktor yang menyebabkan produksi tidak efisien dan usulan rancanganperbaikan untuk meningkatkan efisiensi. Dalam ANP langkah pertama yang dilakukan adalahmenentukan kriteria yang mempengaruhi efisiensi lalu menghitung bobotnya dengan menggunakansoftware Superdecision yang berguna untuk dikalikan nilai input dalam metode DEA. Sedangkandalam DEA langkah pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi DMU lalu mengidentifikasiinput dan ouput yang mempengaruhi efisiensi, kemudian menentukan model DEA yang sesuai dan dihitunglah nilai efisiensinya dengan menggunakan software Win4DEAP, selanjutnya menentukanfaktor penyebab produksi tidak efisien lalu merancang usulan perbaikan dan membuat usulan nilaiperbaikan. Penelitian ini menghasilkan 3 faktor yang mempengaruhi tingkat efisiensi produksi yaituborosnya Debit Air, Gas alam dan Listrik, sedangkan tingkat efisiensi produksi yang dihasilkan DivisiBillet Steel Plant PT. ABC sebesar 63,64 %. Faktor-faktor yang menyebabkan menjadi tidak efisienterkait masalah adalah manusia, metode, material, mesin, lingkungan dan utilitas. Usulan perbaikanyang untuk meningkatkan efisiensi adalah melakukan pemilihan scrap, melakukan pengecekanmaterial, membuat tempat penyimpanan yang tertutup, membuat jarak antara mesin dan alatpengoperasiannya, melakukan penambahan pendingin, melakukan pelatihan karyawan, melakukaninspeksi secara berkala, melakukan pemberitahuan SOP secara berkala, peremajaan mesin,maintenance secara berkala dan melakukan pengawasan dalam segi proses.
Usulan Setting Building Machine (BM) Terhadap Produk V-Belt Type KZL Menggunakan Metode Taguchi Rizky Amdila; Faula Arina; Ratna Ekawati
Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 2 No. 3 November 2014
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2213.797 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan di PT. X dimana salah satu hasil produksinya adalah v-belt. V-belt tersebut merupakan tali pembangkit tenaga yang digunakan di bidang otomotif roda dua untuk transmisi automatic (motor matic). Peneliti melakukan penelitian terhadap afkir atau cacat yang terjadi pada v- belt type KZL, type tersebut yang paling banyak terjadi afkir dibandingkan dengan 2 type yang lain yaitu KZR dan KVY. Tingkat afkir type KZL mencapai rata-rata per bulan 1905 pcs dengan total produksi rata-rata per bulan 112816 pcs atau sekitar 1,68% afkir diketahui. Afkir yang terjadi adalah bolong atau pinhole. Afkir pinhole terjadi karena belum didapatkan setting optimum terhadap building machine, kemudian kondisi lingkungan serta udara yang berdebu dan compound yang bergaris dan bergelombong. Tujuan dari penelitian ini mengetahui faktor-faktor yang dapat dikendalikan beserta levelnya, kemudian menentukan faktor-faktor optimal dan menentukan setting optimal untuk building machine. Setting optimal building machine didapat berdasarkan fakto-faktor yang dapat dikendalikan beserta nilai levelnya yang optimal. Untuk mendapatkan hasil optimal terhadap faktor-faktor dan level maka penelitian ini menggunakan metode taguchi. Metode taguchi digunakan untuk meminimalkan pengaruh dari penyebab-penyebab perubahan (faktor tidak terkontrol) dengan tanpa menghilangkan penyebab- penyebab (faktor terkontrol) sehingga didapat rancangan yang kokoh (robust). Rancangan yang robust atau optimal untuk setting building machine dengan desain parameter diskrit yang didapat dari penelitian ini yaitu, afkir pinhole turun dari 21% menjadi 2,9% afkir yang terjadi atau kondisi v-belt yang tidak terjadi afkir pinhole naik dari 79% menjadi 97,1% .
Co-Authors Achmad Bahauddin Acmad Ghozali Arsyad Ade Eka Anggraini Ade Irman S Mutaqin Ade Irman, Ade Adha Ilhami, Muhammad Aditiya Eko Saputro Aditya Rahadian Fachrur Agustina, Baiq Alam Kurnia M. Amalia, Alviena Tazky Amanah, Umi Noer Andhita Dianponti Putri Kurnia Andriyani, Fitria Anggraeni, Shanti Kirana Anggraeni, Shanti Kirana Anggraini, Dhea Ayu Ani Umyati Ani Umyati Anjani, Fitri Anjar Hermawan Anting Wulandari Anugerah Tesa Aulia Apriyani Apriyani Aribowo , Didik Arina, Faula Asep Ridwan Aurelia, Davina Aynin Mashfufah Bobby Kurniawan Candra Utama Chaw, Ei Phyu Damopolii, Insar Dede Mulyana Dedi Kuswandi Desmira Desmira, Desmira Dewi, Elsa Haruna Dewi, Santi Kurnia Didik Aribowo Dyah Lintang Trenggonowati Effan Astrianto Effendi, Muhammad Idris Eka Putri, Nur Yasfin Endang Purwaningsih Estianto, Dwi Evi Febianti Evi Febianti Evi Febianti Faizah, Siti Fatiha, Dilla Alfi Fatkhurrohman, M. Faula Arina Fauzan, Zahran Fauziyah Fauziyah Febianti, Evi Febianti, Evi Febiati, Evi Fellek Getu Tadesse Ferdinant, Putro Ferro Fikri Disyacitta Firdha Tamia Puteri Firmansyah, Juli Fitriyah, Siti Ni’matul Gunawan, Akbar Gunawan, Akbar Hapsari, Ayuningtyas Woro Hasanah, Annisa Heni Safitri Herawati Susilo Herdito, R Dedy Hestiningtyas Yuli Pratiwi I Wayan Dasna Ibrahim, Maulana Malik ICHWAN ICHWAN Imroatul Mufidah, Imroatul Inayah, Syarifah Rahmatul Indra Alfian Intan Sari Rufiana Islami, Kaisra Alfikri Jaka Nugraha Jiwana Adikara, Gilang Juliani Putriama Juliani Putriama kulsum kulsum Leba, Imanuel Herlimus Lely Herlina Lilis Karnita Soleha Lismi Animatul Chisbiyah M. Ramli M.Wildan Alief Manuhara Bramandipo T Mardhatillah, Mardhatillah Maria Ulfah Mariani, Sijah Mayasari, Ervira Melwita Delfi Anggraeni Mira Febriana Mira Febrina Mohammad Riza Hafidz Mufida, Nurul Fajriyatuz Zahro Muhamad Hidayat Muhammad Adha Ilhami Muhammad Riza Hafidz, Muhammad Riza Muharni, Yusraini Muharni, Yusraini Mukarrom, Akhdan Mustakim, Siti Salina Binti Mustofa Abi Hamid Nabila Ikrima Nafingah, Hanim Nahdhiah, Umi Nasir, Nur Indah Ririn Fitriani Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah Novi Trisnawati Novi Trisnawati Nur Lailly Tri Wulansari Nuraida Wahyuni Nuraida Wahyuni Nursitasari Amaliya, Fierda Ode Naana, Tesya Mahdaniya Oktaviani Adhi Suciptaningsih Oktavianto, Deo Arief Parwanto, Kurniawan Permata, Endi Pramesti, Fikha Anggraini Asih Prameswari, Latifa Dewi Pratama, Bima Wahyu Pratiwi Wahyu Widiarti Prawira, Ardenta Toga Prihasetya, Galih Putri, Lifa Rosiana Putro Ferro Ferdinant Putro Ferro Ferdinant Putro Ferro Ferdinant Putro Ferro Ferdinant Radeni Sukma Indra Dewi Rahman, Sidqi Aulia Randy, Mohammad Yusuf Reno Prasetyo Riska Pristiani Riza Andrika Rachman Rizky Amdila Rizky Amdila Rizky Maulana, Rizky Rofiqi, Ainur Rosyada, Nurrizka Arina Sakina, Balik Sholikhatus Saptiyadi, Arif Saputro, Eko Prasetyo Nugroho Sayputra, Marco Setiawan, Hadi Shanti Kirana Anggraeni Shanti Kirana Anggraeni Shanti Kirana Anggraeni Shirly Rizki Kusumaningrum Sigit Priatmoko Siti Mufidah Slamet Arifin Sonda, Atia Sri Rahayuningsih Sri Untari Sudirman - Sujito Sujito Sukmaning Adji, Sandra Sukoriyanto Sumardani, Dadan Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatinr, Suprihatinr Supriyono Supriyono Susriyati Mahanal Suyono Suyono Titi Candra Sunarti Trenggonowati, Dyah Lintang Tri Wahyu Ningsih Triani Wulandari Triani Wulandari Ulfah, Maria Ummi, Nurul Viki Dwi Aditya Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Arum Wahyuni, Nuraida Wahyuni, Nuraida Wanti, Astika Berliana Wicaksono, Samsiar Tri Bagus Widiasih, Widiasih Widiyanti Widiyanti, Widiyanti Wulandari, Anting Wulandari, Anting Wuri Handayani Yambi, Tomás de Aquino Caluyua Yan Ferdian Yandra Arkeman Yandra Arkeman Yani, Dwi Yuli Soesetio Yusriana, Rosavella Nabila Yusuf Randy, Mohammad Zakirman Zakirman Zhen, Alya Rahmayani