Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Stabilitas Sediaan Gel Deodoran Minyak Atsiri Kemangi (Ocimum basilicum) Dan Ekstrak Daun Teh (Camellia sinensis L.) Ramadhan, Puteri Wulan; Budi, Setia; Audina, Mia; Noval, Noval
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.18455

Abstract

kulit, yang dapat mengganggu kenyamanan diri sendiri serta orang di sekitar. Minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum) memiliki kandungan antibakteri yang efektif terhadap bakteri penyebab bau badan S.epidermidis dan ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) memiliki kandungan astringen yang dapat menghambat munculnya keringat. Kedua bahan ini dapat diformulasikan menjadi sediaan gel deodoran dengan variasi konsentrasi Carbopol 940 yang kemudian dievaluasi dan diuji stabilitas dipercepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi basis Carbopol 940 dan menganalisis formulasi yang paling stabil pada sediaan gel deodoran kombinasi minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum) dan ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) berdasarkan hasil evaluasi fisikokimia dan uji stabilitas dipercepat. Penelitian ini menggunakan metode quasy experimental dengan desain pretest-posttest control group design. Hasil penelitian menunjukkan ketiga formulasi sediaan memenuhi persyaratan seluruh evaluasi fisikokimia. Sediaan mengalami perubahan warna, penurunan daya sebar dan bobot sediaan, terjadi peningkatan pH, viskositas, dan daya lekat setelah pengujian stabilitas dipercepat. Berdasarkan analisis statistik, variasi konsentrasi Carbopol 940 berpengaruh terhadap pH, daya sebar, dan daya lekat sediaan sebelum dan sesudah sediaan diuji stabilitas. Terdapat pengaruh variasi konsentrasi Carbopol 940 terhadap hasil evaluasi pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat sediaan deodoran gel kombinasi minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum) dan ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dan formula yang paling stabil adalah formula 1.
Potensi Ekstrak Daun Eucalyptus pellita F. Muell sebagai Bioherbisida Pascatumbuh Audina, Mia; Guntoro, Dwi
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 1 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i1.51585

Abstract

Penggunaan bioherbisida untuk mengendalikan gulma merupakan salah satu upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan. Zat alelopati tumbuhan dapat dijadikan sebagai bioherbisida yang ramah lingkungan. Daun Eucalypthus pellita mengandung zat alelopati yang dapat digunakan sebagai bioherbisida. Penelitian laboratorium dilaksanakan untuk mengungkap potensi zat alelopati dari ekstrak daun E. pellita sebagai bioherbisida pasca tumbuh. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2016 di Laboratorium Ekotoksikologi Limbah dan Agen Hayati, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian dan Green House Kebun Percobaan Cikabayan Institut Pertanian Bogor. Percobaan disusun dalam Rancangan Kelompok Lengkap Teracak dengan satu faktor dan empat ulangan. Perlakuan terdiri atas lima konsentrasi yaitu 0 (kontrol), 100, 200, 300, dan 400 g L-1. Hasil percobaan menunjukkan bahwa ekstrak daun E. pellita dapat menghambat pertumbuhan tinggi, jumlah daun, fitotoksisitas dan meningkatkan persentase kerusakan pada gulma Asystasia gangetica dan Borreria alata pada konsentrasi 30% dan gulma Cyperus brevifolius pada konsentrasi 40%. Ekstrak daun E. pellita tidak mempengaruhi pertumbuhan spesies Eleusin indica. Kata kunci: alelopati, gulma daun lebar, pengendalian, rumput, ekstraksi air
PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL UNTUK PENGOBATAN HIPERTENSI Permata Sari, Jelly; Yulianis, Yulianis; Audina, Mia; Nainggolan, Yustina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1132-1136

Abstract

RT 71 Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi merupakan salah satu daerah yang tingkat pravelensi hipertensi yang cukup tinggi dari data yang diperoleh dari Puskesmas Kenali Besar. Kementrian Kesehatan juga mengupayakan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan tanaman obat herbal, obat tradisional, dan obat herbal terstandar dalam upaya pengendalian penyakit. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan dengan sosialisasi terhadap masyarakat RT.71 Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, pada kegiatan yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terkait Pemanfaatan Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan survey ke tiap rumah warga, pembagian leaflet hipertensi, pemaparan materi terkait hipertensi dan materi tanaman herbal yang disertai demonstrasi produk, pengukuran tekanan darah dan cek gula darah gratis.  Hasil dari pengabdian yaitu meningkatnya pengetahuan yang didapat terkait pemanfaatan  tanaman herbal untuk hipertensi , dari hasil kuesioner yang sudah dibagikan didapatkan nilai rata-rata pretest untuk sosialisasi pemanfaatan tanaman herbal untuk pengobatan hipertensi sebesar 109,47 dan post-test sebesar 144,73.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lulur Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmani) Dengan Variasi Konsentrasi Trietanolamin Rahmawati, Sinta; Budi, Setia; Rohama, Rohama; Audina, Mia
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v6i1.728

Abstract

Background: Scrubs are extracts of natural ingredients from plants made in the form of scrubs used for beauty. One of the natural ingredients known to have proven efficacy as an antioxidant is Black Cumin (Nigella sativa L.) and cinnamon (Cinnamomum burmani). Black Cumin (Nigella sativa L.) contains unsaturated essential fatty acids (linoleic acid and linolenic acid) that function to rejuvenate skin cells and delay the aging process. Objective: Knowing the evaluation of physical quality and the effect of variations in emulgator concentration on the preparation of cream scrubs from black cumin (Nigella sativa L.) combined with cinnamon extract (Cinnamomum burmani). Methods: This research method uses true experimental. Cinnamon extract (Cinnamomum burmani) and black cumin flour (Nigella sativa L.) were made into cream scrub preparations with varying concentrations of triethanolamine. Results: The results showed that the preparation of black cumin (Nigella sativa L.) cream scrub combined with cinnamon extract (Cinnamomum burmani) with varying concentrations of triethanolamine met the organoleptic parameters, homogeneity, pH test and viscosity test but did not meet the parameters of the spreadability test. The concentration variation in each formulation has a difference in the pH test (0.027), viscosity (0.022) and has no difference in spreadability (0.365). Conclusion: Based of the three formulas of black cumin cream scrub with cinnamon extract with varying concentrations of triethanolamine have not met the physical quality evaluation and thus do not show a good variation of emulgator concentration.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Jeruk Kalamansi (Citrofortunella microcarpa bunge) Pada Bakteri Propionibacterium Acnes Saputri, Nur Arida; Darsono, Putri Vidiasari; Mahdiyah, Dede; Audina, Mia
Jurnal Pelayanan Kefarmasian dan Sains Vol 6 No 1 (2025): Journal of Pharmaceutical Care and Sciences (JPCS)
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jpcs.v6i1.734

Abstract

Background: Acne or acne vulgaris is an inflammatory disease that often occurs in the facial area. Usually characterized by the appearance of small reddish or yellow lumps (because they contain pus). The main organism that causes acne is Propionibacterium acnes. The growth of Propionibacterium acne bacteria can be controlled with antibacterials and plants that contain secondary metabolite compounds including flavonoids, alkaloids, saponins, steroids and tannins. One of the plants that contains secondary metabolites is calamansi orange peel. Objective: This study aims to determine the antibacterial activity of calamansi orange peel extract (Citrofortunella microcarpa Bunge) against Propionibacterium acnes bacteria through MIC and KBM testing. Method: This type of research is a true experimental method with post test only with control group design. Results: Antibacterial testing using the disc diffusion method on calamansi orange peel extract (Citrofortunella microcarpa Bunge) resulted in an inhibition zone of 22.02 mm, while MIC testing with concentrations of 5%, 7,5% and 10% resulted in inhibiting the growth of Propionibacterium acnes bacteria. while KBM did not produce results. The results of the Kruskal Wallis statistical test of 0.007 and Mann Whitney of 0.025 showed a p value <0.05, indicating that there was a significant difference between the extract concentration groups and there was a difference in the increase in the results of the bacterial activity test that received the extract treatment. Conclusion: Calamansi orange peel extract (Citrofortunella microcarpa Bunge) against Propionibacterium acnes bacteria has inhibitory power at concentrations of 50%, 75% and 100% but does not have killing power.  
The Impact of Green Economy Implementation on Financial Performance and Sustainability of MSME Business Models in Indonesia Audina, Mia
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v7i1.1357

Abstract

This study aims to analyze the influence of green economy implementation on the financial performance and sustainability of MSME business models in Indonesia. Employing a quantitative approach and Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis, this research examines MSMEs that have adopted environmentally sustainable practices through green innovation, green accounting, and green human resource management. The findings indicate that implementing the green economy has a positive, statistically significant effect on financial performance, with financial performance serving as a partial mediator, reinforcing the relationship between green practices and the sustainability of business models. These results substantiate the notion that successful green transformation not only engenders environmental legitimacy but also enhances financial resilience, which serves as the foundation for MSMEs' long-term competitiveness. Practically, this research offers implications for policymakers to strengthen the green regulatory and financing ecosystem, for MSME stakeholders to incorporate innovation alongside financial literacy and digitalization, and for financial institutions to develop inclusive, environment-based funding instruments.
Co-Authors Afrianda, Wahyu Afriantoni Agistia, Nesa Ahmad Fajri Lutfi Ali Rakhman Hakim Amalia, Putri Rizky Ananda, Nisrina Deanita Andriyani, Yuni Anisa, Feny Aryzki, Saftia Arzyil F, Muhammad Ayu Safitri Azizah, Nur Rahmi Azli, Echa Saskia Bila, Widi Salsa Bintal Amin Caesa Anjarini, Saniyya D. R, Setia Riadi Dahlia Dewi Apriani Daifa, Tri Masruratun Dede Mahdiyah, Dede Deni Anggraini Donaretsi, Olga Nathania Dwi Guntoro Febrina Dafit, Febrina Ferdinan Wowiling Fitri Awaliyah Fitri Mulyani, Fitri Franly Onibala Gumarus, Ellora Griselda Habibah, Nor Haikal, Vikri Helnanelis, Helnanelis Heni Pujiastuti Hermawan, Gt Yudha Hery Widijanto Indah Wigati Indriana, Annisa Chika Ayu Ipnas, Rini Ardila Jannah, Mardiatul Juairia, Juairia Kalvin Albert Parinding Kasmayuda, Muhammad Khairunnisa Khairunnisa Komaliya, Risyda Kristiana, Isha Desty Kurniawari, Darini Kurniawati, Darini Kusuma D, Muhammad Chandra Hadi Laili, Rofiatul Lestari, Widya M Almurdani M. Anwar Nasruddin Magdahalena Tjalla, Magdahalena Maigita Lusiana, Ega Malahayati, Siti Maleh, Arie Malidaerani, Putri Malinda, Wini Meilanda, Loly Melanie, Claudy Friesta Melitia, Ni Putu Nova Meliyani, Tri Melviani, Melviani Meylanda, Loly Milininda, Juwintha Muhamad Fahmi Amrillah Muhammad Rifqi Firdaus Muhammad Win Afgani Mujahidah Mujahidah Mukti, Yusuf Anggoro Mulia, Indah Try Murtilita, Murtilita Muzdalifah, Nur Nabela, Nabela Nainggolan, Yustina Nastiti, Kunti Ngaisah, Siti Nisrina, Salwa Noval Noval Novi Sari Novi Tri Susanto Novien Rialdy Novita Novita Nur Hidayah Nur Malasari, Mala Nur Pika, Yuni Paluvi, Indriyani Perdana, Ratna Dewi Wulandari Putri Permata Sari, Jelly Permatasari, Dhea Indah Permatasari, Nisa Pertiwi, Pransiska Cahaya Pradana, Aji Prananda, Yogi Purnawansyah, Reza Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Putri, Alya Saskia Putri, Yecha Febrieanitha Rahmadani Rahmadani Rahman, Anggi Sartika Rahmawati, Sinta Ramadan, Zaka Hadikusuma Ramadanti, Varischa Ramadhan, Novalina Rossa Ramadhan, Puteri Wulan Ramadhanty, Nora Resti, Selvia Retno Wulandari Rhamdini, Sita Rianti, Nur Addina Rita Yunus Rizali, Muhammad Rohama, Rohama Rojali, Rojali Salindry, Agesta Eka Sapitri, Amanda Puspa Saputri, Nur Arida Seno Andri Setia Budi Silvani, Fadilla Sinata, Novia Siregar, Pani Akhiruddin Siti Aisyiyah, Siti Siti Rahmawati Sofyan Husein Siregar Sofyan, Fuaddilah Ali Sri Wulan, Widya Suhada, Zikra sukri Sukri, sukri Sulistyono, Noor Sunubi, Abdul Suwinda, Elia Triyana Harlia Putri Tuti Alawiyah Ulya, Aswatul Utami, Vina Dwi Wulandari, Heni Wulandari, Lydia Tri Yesika, Yesika Yuanda, Kristavia Enda Yulianis Yulianis Yuniar Yuniar Yuwindry, Iwan Zulfadhila, Muhammad Zulfah Zulfah