This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Bioscience Microbiology Indonesia AL KAUNIYAH Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Biotropika Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Journal of Biomedicine and Translational Research Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Indonesian Journal of Biotechnology Elkawnie Jurnal Kelautan Tropis BIOMA : Jurnal Biologi Makassar JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA JURNAL ENGGANO BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PENDIPA Journal of Science Education Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) Jurnal Mangifera Edu Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara SN-Biosper Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Jurnal Pharmacopoeia Indonesian Journal of Community Empowerment and Service Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Organisms: Journal of Biosciences Maximus: Journal of Biological and Life Sciences Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Isi Lambung Ikan Mungkus (Sicyopterus cynocephalus: GOBIIDAE) untuk Menentukan Food and Feeding Habit di Sungai Padang Guci Kaur Apriza Hongko Putra; Dian Fita Lestari; Sipriyadi Sipriyadi
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi
Publisher : Universitas PGRI Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62112/biosilampari.v6i1.53

Abstract

The aim of this research was to reveal the natural foods of S. cynocephalus from Padang Guci River, Kaur Regency. This research was conducted by using stratified random sampling by catching 75 individuals from its habitat divided by 3 stations such as Station I (upstream), Station II (middle stream) and Station III (downstream). Sampling was conducted using fishing trap and fishing net and then stomach dissection was done in Laboratory of Biology, FMIPA UNIB to identify food variety, body ratio, digestive tract ratio and frequency of food occurrences of fish samples (each 25 samples per station). In addition, water quality parameters were also measured. Based on the result, the data showed that there is a different in body development of mungkus fish which in Station I was positive allometry. In contrast, station II and III showed negative allometry. Based on frequency of food occurrence. The highest occurrence was Cosmarium decoratum (72 %) and the lowest was Synedra. All obtained food were classified as algae. Analysis of digestive tract and body ratio revealed that S. cynocephalus was categorized as herbivore fish with the ratio 3.72-5.34. The measurement of abiotic factor indicated that all parameters were still fulfil water quality standard to support the sustainability of Mungkus life in Padang Guci River.
Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Daerah 3T melalui Kegiatan Produksi dan Pelatihan Pemasaran Jompol (Moolgarda seheli) Presto “Ya U Waika” Sipriyadi, Sipriyadi; Hayu, Rina Suthia; Yuliza, Elfi; Wibowo, Risky Hadi; Setiawan, Redo; Wulandari, Gustina Dwi; Aini, Nurul
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i2.1139

Abstract

Pulau Enggano sebagai daerah 3T di Indonesia yang masuk wilayah administrasi Bengkulu Utara menyimpan berbagai potensi sumber daya alam yang sangat besar. Posisi wilayah di sepanjang pesisir Pantai dengan kondisi alam yang masih alami menyebabkan hasil tangkapan ikan nelayan sebagai perekonomian utama masyarakat Enggano, sangat melimpah. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kreativitas dan kualitas produksi variasi olahan ikan hasil tangkapan nelayan mempercepat proses pengolahan menggunakan presto, dengan packaging yang menarik melalui pemasaran online dan offline sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Metode yang digunakan yaitu dengan penerapan difusi iptek dengan menghasilkan suatu produk bagi konsumen meliputi pemilihan bahan dan produksi Jompol Presto, Packaging, dan Pemasaran Produk. Dari hasil pengabdian yang telah dilaksanakan diperoleh bahwa warga telah mengetahui dan memahami penggunaan panci presto sebagai alat pemasak ikan jompol dan penggunaan plastik vacuum press sebagai packaging ikan jompol presto. Enggano Island as 3T region in Indonesia which is included in the North Bengkulu administrative area holds a variety of enormous natural resource potential. The position of the area along the coast with natural conditions that are still natural causes the catch of fishermen as the main economy of the Enggano community, very abundant. The purpose of this research is to increase the creativity and quality of production of processed fish variations of fishermen's catches by accelerating the processing process using pressure cook, with attractive packaging through online and offline marketing to improve the economy of the surrounding community. The method used is the application of science and technology diffusion by producing a product for consumers including material selection and production of Jompol Presto, Packaging, and Product Marketing. The results of the service that has been carried out, it is obtained that residents already know and understand the use of pressure cookers as a means of cooking jompol fish and the use of vacuum press plastic as packaging for presto jompol fish.
Training Produksi dan Pemanfaatan Ecoenzyme: Solusi Ramah Lingkungan Limbah Kulit Buah dan Sayuran bagi Ibu Rumah Tangga di Kota Bengkulu Helmiyetti; Sipriyadi; Wibowo, Risky Hadi; Darwis, Welly; Safniyeti; Anggraini, Putri Lisya; Taifur, Aghus; Thamara, Monika; Sasmita, Anggun
DHARMA RAFLESIA Vol 23 No 1 (2025): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v23i1.41436

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan lingkungan di wilayah Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah organik menyebabkan peningkatan limbah yang tidak dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam mengolah limbah organik menjadi eco-enzyme yang bernilai guna dan ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi langsung pembuatan eco-enzyme, serta observasi. Kegiatan ini melibatkan 15 peserta yang dievaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta; seluruh peserta (99,33%) menyatakan "tahu" atau "sangat tahu" terkait manfaat dan cara pembuatan eco-enzyme setelah pelatihan, dibandingkan sebelum kegiatan yang hanya 59,33%. Dampak kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan peserta, tetapi juga membuka peluang wirausaha rumah tangga berbasis produk ramah lingkungan. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model edukasi pengelolaan limbah organik yang aplikatif dan berkelanjutan di masyarakat.
Distribusi Coliform dan Escherichia Coli dari Beberapa Sungai Di Provinsi Bengkulu Sipriyadi, Sipriyadi; Putra, Apriza Hongko; Lestari, Dian Pita
ORGANISMS: JOURNAL OF BIOSCIENCES Vol. 1 No. 2 (2021): Organisms: Journal of Biosciences
Publisher : Pusat HKI, Paten, dan Publikasi Ilmiah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/organisms.v1i2.10842

Abstract

The rate of decline in water quality in several rivers in Bengkulu province is thought to be a factor in the loss of several fish species in several rivers in Bengkulu. This study aims to calculate the amount of Coliform bacterial contamination and total coli in the river which is the habitat of fish in Bengkulu. This research was conducted by taking water samples from several rivers in Bengkulu province, including: Muar River (Muko-Muko Regency), Lubuk Banyau River and Air Nokan (North Bengkulu Regency), Alas River (Seluma Regency), Kedurang River and Air Nipis (South Bengkulu Regency), Padang Guci River and Muara Kinal (Kaur Regency). The samples that have been taken are then measured for total coliform and E. coli using the Most Probable Number (NPM) method. While the Abiotic factors include: Temperature, pH, Chemical Oxidase Demand (COD), Biological Oxidase Demand (BOD), and coordinate points. The total coliform test results showed that 8 rivers contaminated with E. coli were below the class II water quality standard (5000/100mL). There are 4 rivers contaminated with fecal coliform but still below the river water quality standard group II (1000/100 mL); MRH )43/100 mL), LBY (39/100mL), LKN (10/100mL), KDR (249/100 mL), NPS (157/100 mL), KNL (10/100mL), PGC (91/100 mL), and MRS (69/100 mL). Abiotic factor data shows a temperature range between 25 0 C (in NPS) to 28 0C (in LKN). The DO concentration range is 6.32 (LKN) to 7.99 (ARM). The results of the study can be concluded based on biotic data (coliform and total coli) and abiotic factors that 8 rivers are of good quality.AbstrakLaju penurunan kualitas Air di beberapa sungai di provinsi Bengkulu diduga akan menjadi faktor kehilangan beberapa spesies ikan di beberapa Sungai di Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah cemaran bakteri Coliform dan total coli pada Sungai yang menjadi habitat ikan di Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil sampel air dari beberapa sungai di provinsi Bengkulu, meliputi: sungai Muar (Kabupaten Muko-Muko), Sungai Lubuk Banyau dan Air Nokan (Kabupaten Bengkulu Utara), Sungai Alas (Kabupaten Seluma), Sungai Kedurang dan Air Nipis (Kabupaten Bengkulu Selatan), Sungai Padang Guci dan Muara Kinal (Kabupaten Kaur). Sampel yang telah diambil, lalu dilakukan pengukuran total coliform, dan E. coli dengan metode Most Probable Number (NPM). Sedangkan faktor Abiotik meliputi: Suhu, pH, Chemical Oxidase Demand (COD), Biological oxidase Demand (BOD), dan titik kordinat. Hasil uji Total coliform menunjukkan bahwa 8 sungai tercemar E. coli di bawah baku mutu air kelas II (5000 / 100mL). Terdapat 4 sungai yang tercemar fecal coliform namun masih dibawah baku mutu air sungai golongan II (1000/100 mL); MRH )43/100 mL), LBY (39/100mL), LKN (10/100mL), KDR (249/100 mL), NPS (157/100 mL), KNL (10/100mL), PGC (91/100 mL), dan MRS (69/100 mL). Data faktor abiotik menunjukkan kisaran suhu antara 25 0 C (di NPS) sampai 28 0C (di LKN). Rentang Konsentrasi DO mencapai 6,32 (LKN) hingga 7,99 (ARM). Hasil penelitian dapat disimpulkan berdasarkan data biotik (coliform dan total coli) dan faktor abiotik bahwa 8 sungai tergolong berkualitas baik.
Peningkatan Kapasitas Ibu-Ibu Kelompok Tani Desa Malakoni, Enggano, Provinsi Bengkulu dalam pemenuhan kebutuhan sayuran melalui smart hidroponik dengan tenaga surya Muda Lubis, Ashar; Ekawita, Riska; Sipriyadi
Indonesian Journal of Community Empowerment and Service (ICOMES) Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/icomes.v5i1.41723

Abstract

Pulau Enggano,merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak di Samudra Hindia. Salah satu permasalahan di daerah Pulau Enggano berkaitan dengan ketersediaan pangan khususnya sayuran. Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih kelompok tani dalam budidaya sayuran smart hidroponik dengan energi surya. Kegiatan pengabdian masyarakat telah dilakukan bulan Agustus 2024 di Desa Malakoni, Enggano, pada 2 kelompok tani ibu-ibu yakni Enggano Makmur dan Melati Enggano. Kegiatan pengabdian ini dikuti lebih dari 30 orang peserta. Kegiatan diawali dari sosialisasi/pelatihan dengan metode komunikasi secara langsung dan peragaan budidaya sayuran hidroponik serta praktek langsung menggunakan alat dan bahan seperti benih sayuran, nampan plastik, rockwoll, netpot, nutrisi AB mix, dan lain-lain. Ketercapaian tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mencapai 100% dimana kelompok tani mengikuti semua rangkaian kegiatan pengabdian dengan sangat baik, dan 95% yang diundang menghadiri kegiatan pelatihan. Dari kegiatan ini terlihat adanya peningkatan kapasitas dari peserta dalam budidaya sayuran dengan smart hidroponik. Hasil pre-test pengetahun kelompok tani tentang smart Hidroponik menunjukkan diangka 49%, naik menjadi 89% setelah kegiatan pengabdian. Kegiatan pengabdian ini dapat membantu meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kelompok tani dalam budidaya sayuran hidroponik di daerah Enggano.
Identification of Vibrio spp. Causing Vibriosis on Litopenaeus vannamei in the Kaur Traditional Ponds Wahyuni, Reza; Wibowo, Risky Hadi; Rusmana, Iman; Sipriyadi, Sipriyadi; Ruyani, Aceng; Lingga, Rahmad
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 30 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.30.4.827

Abstract

Kaur Regency is a high-potential vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) aquaculture area in Bengkulu Province that frequently experiences high mortality rates due to vibriosis caused by pathogenic Vibrio spp. The high shrimp mortality rates resulting in decreased production or crop failure due to attacks or infections of vibriosis disease. Data on these Vibrio spp. in traditional Kaur ponds is required for illness prevention. To identify pathogenic Vibrio spp., this study included purposeful sampling and testing, as well as data analysis. Seven Gram-negative isolates (OALF 1, 2, 3, and 5 from shrimp organs; WALF 7, 8, and 10 from pond water) produced green/yellow colonies on TCBSA medium. Biochemical tests (Gram KOH 3%, catalase, oxidase, fermentation (O/F), TSIA, MIO, lysine decarboxylase, gelatin, Simon citrate, methyl red, urease, glucose, maltose, lactose, mannitol, and sorbitol) revealed that OALF isolates from vannamei shrimp organs have morphological and physiological similarities to the pathogenic species Vibrio parahaemolyticus, whereas WALF isolates from pond water are similar to the pathogenic species V. pluvialis. The study identified Vibrio spp. as the cause of vibriosis in L. vannamei in traditional Kaur ponds, emphasizing the need for improved water and feed management, as well as proper pond environmental practices, potentially including probiotics derived from healthy local shrimp digestive bacteria, to reduce losses in vaname aquaculture in Kaur Regency, Bengkulu. Keywords: Litopenaeus vannamei, pathogen, traditional ponds, Vibrio, vibriosis
PROFIL GARIS PALMAR DAN SUDUT AXIAL TRIRADIUS DIGITAL PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA BENGKULU Kamilah, Santi Nurul; Manurung, Widya C.; Lestari, Dian Fita; Haryanto, Hery; Sipriyadi, Sipriyadi; Muslim, Choirul
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 9 No. 2 (2024): Bioma : Juli - Desember 2024
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Each individual is unique, one of which is the palmar line pattern on the surface of the palm skin. Children with special needs from the Down syndrome tend to have a Simian pattern. The purpose of this study was to analyze the palmar line and the angle of Axial Triradius Digital (ATD) on the palms of special needs students from the deaf, deafblind, and physically disabled groups at Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bengkulu City. This research was conducted in September-October 2021 using interview and direct data collection methods on students who met the inclusion requirements. The results indicated that three distinct palmar patterns were observed in the three groups of students. The most prevalent pattern was the normal pattern, which was observed in 84.8% of deaf students, 70.4% of retarded students, and 83.3% of disabled students. The ATD of 350-500 was the most prevalent angle for entire groups of students: 87% of the deaf students, 84.3% of the deafblind students, and 100% of the physically disabled students. Furthermore, the Chi-Square test demonstrated that there was no relationship between palmar line patterns, ATD angles, and the group of special needs students. Keywords: Axial Triradius Digital (ATD) angles, Palmar, Student with special needs
Perbedaan Pemberian Kapur Dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Miselium Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus (Jacq. Ex. Fr) Kummer) || Differences of Giving Calcite And Dolomite To The Myselium Growth White Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus (Jacq. Ex. Fr) Kummer) Berutu, Mei Awbina; Wibowo, Risky Hadi; Sinisuka, Alfredi Anis Fadhila Ginting; Darwis, Welly; Sipriyadi, Sipriyadi; Berutu, Ali Sadikin
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 6, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2020
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v6i2.1799

Abstract

Jamur Tiram putih (Pleurotus Ostreatus (Jacq. Ex. Fr) Kummer) adalah jenis jamur kayu yang memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dibandingkan jenis jamur lainnya dan banyak diminati di Indonesia. Untuk pertumbuhan miselium jamur tiram dan di gunakan kapur dan dolomit. Dolomit dan kapur memiliki kemampuan untuk mempercepat pertumbuhan jamur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pemberian dosis kapur dan dolomit yang tepat terhadap pertumbuhan miselium jamur tiram putih. Penelitian ini dilakukan di Usaha Bersama Jamur Tiram Medan, Sumatera Utara dengan menggunakan bibit F2 dari jamur tiram yang diperoleh dari lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan 2 penelitian dengan penelitian I (yaitu pengaruh perlakuan kapur) dan penelitian II (pengaruh perlakuan dolomit) dengan masing-masing 4 perlakuan dan 6 ulangan. 10 gram kapur dan 30 gram dolomit merupakan dosis yang optimum pada pertumbuhan miselium jamur tiram putih.White Oyster Mushroom (Pleurotus ostreatus (Jacq. Ex. Fr) Kummer) is a type of wood fungus that has a higher nutrient content than other types of mushrooms and is in great demand in Indonesia. For the growth of oyster mushroom mycelium, Calcite and dolomite are used. Dolomite and Calcite have the ability to accelerate mold growth. The purpose of this study was to determine the differences in the correct dose of Calcite and dolomite for the growth of mycelium white oyster mushrooms. This research was conducted at the Medan Oyster Mushroom Joint Venture, North Sumatra using F2 seeds from oyster mushrooms obtained from the research location. This study used an experimental method with 2 studies with research I (namely the effect of lime treatment) and research II (the effect of dolomite treatment) with 4 treatments and 6 replications respectively.10 grams of Calcite and 30 grams of dolomite is the optimum dose for the growth of white oyster mushroom mycelium
Variasi Pola Sidik Bibir Pada Siswa Penyandang Down Syndrome dari Beberapa Sekolah di Kota Bengkulu Kamilah, Santi Nurul; Aryanti, Fepta; Lestari, Dian Fita; Jarulis, Jarulis; Sipriyadi, Sipriyadi
MAXIMUS: Journal of Biological and Life Sciences Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan, Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/maximus.v1i2.1150

Abstract

ABSTRAK Down Syndrome merupakan kelainan genetik autosomal karena kelebihan pada jumlah kromosom21 (Trisomi). Salah satu kekhasan pada penyandang down syndrome adalah mulut selalu terbuka, bibir memiliki celah dan relatif tebal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik pola sidik bibir pada penyandang down syndrome. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2021-Februari 2022 menggunakan metode wawancara dan pendataan langsung terhadap siswa penyandang down syndrome yang memenuhi syarat inklusi dari beberapa sekolah di Kota Bengkulu. Identifikasi pola sidik bibir mengacu pada klasifikasi menurut Suzuki dan Tsuchihashi. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square pada program SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siswa penyandang down syndrome ditemukan dua pola sidik bibir yaitu tipe I dan tipe II dengan pola dominan pada tipe I. Persentase pola sidik bibir tipe I pada siswa laki-laki sebesar 66,7% dan pada siswa perempuan 57,1%. Pola sidik bibir tipe II pada siswa laki-laki sebesar 33,3% dan pada siswa perempuan 42,9%. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Chi-square, tidak terdapat hubungan antara pola sidik bibir dengan rasio tebal bibir dan panjang bibir, serta tidak terdapat hubungan antara pola sidik bibir dengan kemampuan berbicara, kemampuan berjalan, kemampuan menggenggam pena dan kemampuan menulis pada siswa penyandang down syndrome dari beberapa sekolah di kota Bengkulu. Pola sidik bibir dominan tipe I dan II yang ditemukan pada siswa penyandang down syndrome juga umum ditemukan pada non-down syndrome. Kata Kunci: Cheiloscopy, Down syndrome, Pola sidik bibir ABSTRACT An excess of chromosomal number 21 (Trisomy) causes the autosomal genetic disease known as down syndrome. One of the characteristics of people with down syndrome is that their lips have a gap and are rather thick, and their mouths are always open. This study's objective was to examine the characteristics of down syndrome students' lip print patterns. The study was carried out at multiple schools in Bengkulu City between December 2021 and February 2022 using interviews and direct data collecting on Down syndrome pupils with inclusion requirements. The classification of Suzuki and Tsuchihashi is used to identify lip print patterns. The Chi-square test was used to examine the data in SPSS version 22. Data were analyzed using the Chi-square test in the SPSS version 22. The findings indicated that students with Down syndrome had type I and type II lip print patterns, with type I predominating. Male students had a type I lip print pattern prevalence of 66.7%, compared to 57.1% for female students. 33.3% of male students have type II lip print patterns, compared to 42.9% of female students. According to the Chi-square analysis, there is no correlation between lip print patterns, the ratio of lip thickness to lip length, and speaking, walking, pen grasping, and writing abilities in down syndrome from various schools in Bengkulu city. Since the dominating lip print pattern of types I and II observed in down syndrome students is also frequently shown in non-down syndrome individuals, this pattern cannot be used to predict specific motor skills in down syndrome students. Keywords: Cheiloscopy, Down syndrome, Lip print patterns
Pola lengkung telapak kaki dan ujung jari kaki masyarakat suku Lembak Bengkulu Putri, Agitha Febysanti; Kamilah, Santi Nurul; Lestari, Dian Fita; Sipriyadi, Sipriyadi; Jarulise, Jarulise
Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi Vol 3 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/filogeni.v3i2.33941

Abstract

Beberapa suku masyarakat di Indonesia diketahui memiliki karakter fenotipe yang khas. Karakter ini dapat dipengaruhi oleh faktor genetik. Salah satu suku masyarakat di Indonesia adalah suku Lembak. Masyarakat suku Lembak merupakan salah satu suku asli yang mendiami wilayah Provinsi Bengkulu. Suku ini merupakan bagian dari ras Malayan Mongoloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik masyarakat suku Lembak berdasarkan fenotipe pola lengkung telapak kaki dan pola ujung jari kaki pada masyarakat suku Lembak di Desa Pulau Panggung, Bengkulu. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Pengambilan data dilakukan terhadap 100 orang masyarakat suku Lembak yang telah memenuhi syarat inklusi. Jenis penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analisis melalui wawancara dan survei langsung dengan melakukan pencetakan telapak kaki dan pengamatan bentuk ujung jari kaki masing-masing individu. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga pola lengkung telapak kaki dengan pola dominan yaitu normal arch (89%) dan ditemukan enam dari sepuluh pola ujung jari kaki (Aboriginal, African, Egyptian, Greek, Mongolian dan Orient) dengan pola dominan pada pola orient (42%). Analisis statistik menggunakan uji Chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola lengkung telapak kaki, ujung jari kaki dengan perbedaan jenis kelamin, serta pola lengkung kaki dengan ujung jari kaki. Karakteristik kaki pada masyarakat suku Lembak di Desa Pulau Panggung didominasi pola lengkung kaki normal arch dan pola ujung jari kaki orient.
Co-Authors A. Suhandi Abdul Fiddin Abdul Rahman Singkam ACENG RUYANI Adriansyah, Aulia Agustin Zarkani Aini Nurul Alfredi Anis Fadhila Ginting Sinisuka Amelia, Aisyah Andik Purwanto Angga Martias Anggraini, Putri Lisya Anja Meryandini Annisa Prastika Anugrah, Ratu Intan Apriza Hongko Putra Aradea Bujana Kusuma, Aradea Bujana Ardinan Pribadi Aris Tri Wahyudi Aryanti, Fepta Ashar Muda Lubis Atmaja, Vesti Yunisya Atmaja, Vestidhia Yunisya Aurora Fajria Anwari Avidlyandi, Avidlyandi Azhar, Muhamad Ilham Bastian, Muhammad Chandra Bayu Pranata, Bayu Berutu, Ali Sadikin Berutu, Mei Awbina Besly Sinuhaji Bhakti Karyadi Bhakti Karyadi Budiyanto Budiyanto Cahlia, Uci CHOIRUL MUSLIM Choirul Muslim Cikita Putri Tania Tindoy Cut Kandy Safiera Darmawan Ikhlas Fadli Darmi Darmi Debie Rizqoh Delia Komala Sari, Delia Komala Della Indah Medani Della Indah Medani Della Indah Medani Della Indah Medani Deni Parlindungan Devi Nurhasana Dhea Amelia Sari Dian Fita Lestari Dian Fita Lestari Dian Pita Lestari Djamilah Dwi Wahyuni Ganefianti Dwi Wahyuni Ganefianti, Dwi Wahyuni Eko Risdianto Elfi Yuliza Elsi Silvia Elsi Silvia Elvira Yunita Emi Hartati Erin D Noya Fachruzzaman - Fahmi, Riziq Ilham Nur Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Fatimatuzzahra Gusti, Widia Gustina Dwi Wulandari Gustina Dwi Wulandari Gustina Dwi Wulandari Helmiyetti Hendri Bustamam Henny Johan Henok Siboka Onim Herawati, A. Heru Dwi Nugroho Hery Haryanto Hidayah, Thoriqul Hizkia Puspa Pertiwi Ilsan, Noor Andryan Iman Rusmana Indah Medani, Della Inggraini, Maulin Irfan Gustian Ismir Fahri Jarulis Jarulis Jarulis Jarulis Jarulise, Jarulise Johan, H. Jumiarni, Dewi Kamilah, Santi Nurul Khairani, Ade Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Kumala, Wulan Okta Lestari, Dian Fita Lestari, Dian Pita Lingga, Rahmad M Masrukhin Maggy Thenawidjaja Suhartono Maggy Thenawidjaya Suhartono Maggy Thenawidjaya Suhartono Manurung, Widya C. Margareth Hutasoit Marisadonna Asteria Marliza Marliza Melda Yunita Mimi Sutrawati Mokodongan, Daniel Frikli Morina Adfa Morina Adfa Muda Lubis, Ashar Nabila, Bella Nadya Rosianti Nadya Rosianti Nadya Rosianti Nanang Sugianto NISA RACHMANIA MUBARIK Novi Susianti Novianti, Reti Novriantika Lestari Nursaadah, Euis Oktaria Silviani Oktoviani Oktoviani, Oktoviani Oky Hermansyah Parlindungan, Deni Parwito Parwito, Parwito Permata sari, Silvia Prastya, M. Eka Priadi, Untung Priyatiningsih Purbani, Debora Christin Puspytha, Yolanda Putra, Apriza Hongko Putri Rizky Lailatur Rahmah Putri, Agitha Febysanti Putri, Desy Hanisa R R. Sri Astuti R.H. Wibowo R.R.S. Astuti Rahmah, Anggi Apria Faradisya Redo Setiawan Redo Setiawan Resiliani, Tiara Reza Pertiwi Reza Pertiwi Reza Wahyuni Reza Wahyuni Reza Wahyuni Ridwan Sala Rina Suthia Hayu Rindiyani, Rindiyani Rini Indriani Riska Ekawita Risky Hadi Wibowo Risky Hadi Wibowo Risky Hadi Wibowo Risky Hadi Wibowo Risky Hadi Wibowo Rizawati Rizawati Rizka Fitria Ningrum Rizwar Rochmah Supriati Rofiani, Desi Rothman, Dita Delia Safniyeti Sal Prima Yudha Salsabilla, Sisilia Santi Nurul Kamilah Saputri, Ika Sari, Dhea Amelia Sari, Rose Intan Perma Sariyanti, Mardhatillah Sasmita, Anggun SEMPURNA GINTING Septi Johan serly rahmadinie Setiawan, Redo Silvia, Elsi Simanjuntak, Putri Hezekiel Claracia Sinaga, Fery Fernando Sinisuka, Alfredi Anis Fadhila Ginting Siti Nurfajriah Sitorus, Lizken Sri Wahyu Kurnia Putri Stella Reformanda Sembiring Suci Rahmawati Sukmawati, Sukmawati Suryani, Utari Hartati Susanti, Elia Taifur, Aghus Thamara, Monika Thoriqul Hidayah Thoriqul Hidayah Thoriqul Hidayah Trianda, Aldy Ulandasari Ulandasari Utama, Ahmat Fakhri Vero Neka Emelda Vestidhia Yunisya Atmaja Wahyuni, Reza Welly Darwis Welly Darwis Welly Darwis Welly Darwis Welly Darwis Welly Darwis Wibowo, Risky Hadi Wirahmi, Nori Wulan Okta Kumala Wulan, A. R. Wulandari, Gustina Dwi Yar Johan, Yar Yenny Sariasih Yuli Febrianti YULIN LESTARI Yuni Kristina Serlyani