p-Index From 2021 - 2026
13.259
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Journal of Creative Student Research El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Jurnal Pendidikan Agama Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam Ghiroh La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam SURAU : Journal of Islamic Education Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Intelek Insan Cendikia AL-ABSHOR : Jurnal Pendidikan Agama Islam Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Reflection: Islamic Education Journal Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam ROBBAYANA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam QAZI : Journal of Islamic Studies QOUBA : Jurnal Pendidikan AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Azkia : Jurnal Aktualisasi Pendidikan Islam An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah Aslim: Journal of Education and Islamic Studies Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Episteme: Jurnal Kajian Mahasiswa Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital Gilang Irhamsyah; Mhd Khairi Azhar; Herlini Puspika Sari
DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/dz.v4i1.5289

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Media sosial hadir sebagai salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran PAI di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui pengkajian berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik, memperluas akses terhadap sumber belajar, serta menciptakan interaksi pembelajaran yang lebih aktif. Platform seperti YouTube, Instagram, dan WhatsApp memungkinkan penyampaian materi secara lebih menarik dan fleksibel. Namun demikian, terdapat tantangan seperti konten negatif, rendahnya literasi digital, serta penggunaan media sosial yang berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan peran guru dan lembaga pendidikan dalam membimbing peserta didik agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijak. Dengan pemanfaatan yang tepat, media sosial dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam pendidikan agama Islam.
Dinamika Pendidikan Islam: Dari Sistem Halaqah hingga Institusi Modern Samarotul Silmi; Siti Patimah; Herlini Puspika Sari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5283

Abstract

Pendidikan Islam memiliki perjalanan sejarah panjang yang mencerminkan perkembangan sistem pendidikan dari periode klasik hingga era modern. Salah satu bentuk pendidikan paling awal dalam Islam adalah sistem halaqah, yang berfungsi sebagai sarana utama dalam mentransmisikan ilmu pengetahuan sekaligus menanamkan nilai-nilai agama. Studi ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perkembangan pendidikan Islam, mulai dari sistem halaqah hingga pembentukan institusi pendidikan Islam modern. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan sejarah dan perkembangan pendidikan Islam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem halaqah berfungsi sebagai landasan dasar pendidikan Islam, yang menekankan pada kedekatan hubungan antara guru dan murid serta pembinaan aspek spiritual maupun intelektual. Seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat, muncul institusi pendidikan Islam yang lebih terstruktur seperti pesantren dan madrasah. Dalam perkembangannya, pendidikan Islam juga telah menjalani proses modernisasi melalui integrasi ke dalam sistem pendidikan nasional, reformasi kurikulum, dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Transformasi ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam bersifat dinamis dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan Islam harus terus menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi keilmuan Islam sembari tetap terbuka terhadap inovasi pendidikan modern.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Inovasi untuk Generasi Z dan Alpha Muhammad Ikbal; Ahmad Julizar; Ainur Rafiq; Herlini Puspika Sari
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1484

Abstract

Untuk menjawab tuntutan Generasi Z dan Alpha di era digital, penelitian ini mengkaji pengembangan metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi. Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah secara drastis sifat pembelajaran, sehingga membutuhkan metode yang berpusat pada siswa, interaktif, dan adaptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji gagasan, penerapan, kendala, dan kemajuan pembelajaran PAI berbasis teknologi. Penelitian ini meninjau literatur yang relevan dari sumber-sumber akademis terkini dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan strategi penelitian perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif, pembelajaran campuran (blended learning), e-learning, dan kolaborasi digital meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap keyakinan Islam. Meskipun demikian, masalah-masalah seperti infrastruktur yang tidak memadai, kompetensi digital guru yang kurang, dan potensi dampak negatif teknologi tetap menjadi kekhawatiran utama. Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan literasi digital, dukungan infrastruktur, dan pendidikan karakter yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam. Singkatnya, pembelajaran PAI berbasis teknologi menawarkan cara yang layak dan kontekstual untuk membantu siswa menjadi individu yang berakhlak mulia dan berwawasan luas.
INTEGRITASI NILAI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL BAGI GENERASI Z DAN ALPHA Mulia Sopiandi Harahap; Ahmad Fauzi Hasibuan; Herlini Puspika Sari
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v3i2.70024

Abstract

This study aims to examine Islamic educational philosophy approaches that are relevant to the challenges of shaping the character of Generations Z and Alpha in the digital age.. The main issue examined is the occurrence of value disorientation and moral degradation due to the massive penetration of technology in educational life. The purpose of this study is to formulate a technology-based Islamic education concept grounded in the values of tawhid, akhlak, and hikmah. The research method used is qualitative with a descriptive analytical approach through literature study and critical review of previous research results. The results show that the integration of Islamic values in educational technology can create a balance between spiritual intelligence and digital competence. Islamic educational philosophy acts as an ethical guide that directs the use of technology towards the formation of Qur'anic character, digital competence, and civility. This study confirms that technology-based Islamic education has great potential in shaping a generation that is adaptive, innovative, and noble in character in the digital age.
AKSIOLOGI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK GENERASAI DIGITAL BERKARAKTER ISLAM Indra Mulhim Hidayat Nasution; Panigoran Rangkuti; Herlini puspika sari
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v2i5.70331

Abstract

This study aims to analyze the role and axiological values of Islamic Religious Education (PAI) in shaping the character of the digital generation with Islamic morality. The development of digital technology has had a significant impact on the behavior and values of young people; therefore, religious education must play a strategic role in maintaining morality amid the currents of globalization. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through observation, interviews, and documentation involving teachers and students of Islamic senior high schools implementing digital-based learning. The findings reveal that the axiology of PAI serves as a foundation of values and ethics that guide the educational direction—not only toward cognitive achievement but also moral and spiritual formation. The implementation of Islamic axiological principles through innovative learning strategies and Islamic digital literacy has proven effective in strengthening students’ character in both virtual and real-life contexts. This study concludes that the integration between Islamic values and technology is essential for shaping a digital generation that is intelligent, ethical, and spiritually grounded.
Rekonstruksi Pendidikan Karakter Islami Berbasis Nilai Adab di Era Digital dan Artificial Intelligence Putri Azani; Siti Rahma Ardini; Herlini Puspika Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas tantangan era digital dan artificial intelligence yang berimplikasi pada degradasi nilai-nilai karakter, khususnya aspek adab peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi pendidikan karakter Islami berbasis nilai adab sebagai landasan normatif dalam pembentukan akhlak. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap literatur ilmiah, Al-Qur’an, dan Hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai adab memiliki posisi fundamental dalam pendidikan Islam yang mencakup relasi manusia dengan Allah, sesama, dan lingkungan. Implementasi nilai adab dalam konteks pendidikan kontemporer dilakukan melalui penguatan kurikulum, keteladanan pendidik, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi secara etis. Dengan demikian, rekonstruksi pendidikan karakter berbasis adab menjadi strategi yang relevan dalam merespons tantangan moral di era digital dan artificial intelligence.
Co-Authors A. Julizar ABDUL HAMID Abdullah Arifin Ilham Adelia Putri Adrian Saputra Ahmad Afandi Hasan Ahmad Fauzi Hasibuan Ahmad Julizar Ahmad Ridwan Fauzi Ahmad Taufiq Ahmad Zidan Alfaruqi Ainur Rafiq Aldi Zainal Alfaza Rizky Alvia Zackia Syabrina Alya Nur Affifah Alya Rizanda Amelia Sofia Putri Ana Susiana ananda solokhatunnisa Anggie Ardilla Tari Anggrayni Annisa Noer Winda Annisaul Fitri Apriani Putri Fajtriansyah Ardina Rasiani Ari Supriadi ARIF HIDAYAT Aryuna Amalia Harahap Atom Suhendra Attiqa Nazira Aulia Herawati Aulia Putri Azkiyah, Naila Azzura Arum Ningtias A’isy Alya Febriani Cici Wulandari Daniel Happy Putra Darma Sari Lubis Dela Andriani Delingga Nugraha Dena Aulia Harani Dera Adila Putri Deri Wanhar Sarputra Desi Gustiara Dila ayu santika ritonga Dinda Pratiwi Doni Afrialdi Dori Omas Hasibuan Eka Alzahra Erna Wilis Fadillah Julya Putri Fadly Hady Lingga Farhan Muhammad Fatimah Azzahra Salim b Fauzan, Khizna Kholiq Femas Dwi Andhika Fhina Ardini Fika Heriyati Finna Rahmatia Fiqi Refianada Putra Firza Alkhoiri Fitri Handayani Fitri Handayani Fitria Azura Gema Adhari Gema Adhari Sutrisno Gilang Irhamsyah Gladicya Amanda Br. Purba Hadi Kurniawan Hafizah Indriany Hilwa Nurul Fikriyah Ibrah Safirah Igo Fadhli Sa’bani Iin Triana Ikhwan Maulana Indra Mulhim Hidayat Nasution Indriayu Ramadhani Intan Probowati Intan Rosetya Viera P Irhamullah Irma Nur Rahmawati Irusmaini Isratul Husna Jefri Jefri Kamilatul Hayati Khairunnisa Tazkia Khairunnisa, Wenny Khoirul Umam Lubis KHOIRUNNISA Khoirunnisa Khoirunnisa Kurniawan Laila Sari Rambe Lely Amelia Aryani Lilis Gusliyah Linda Astria Liza Ananda Putri M. Rafi Alfazri M. Sahrial Efendi Lubis M. Wahyu Fahrizal M.Khairul Mahatri Awalia Mahfidzul Amal Maisy Afriliany Manda Apta Firanti Mardatul Hasanah Mariza Zurma Audina AR Maulana Ismail Maysi Adriani Mhd Khairi Azhar MIFTAHUL JANNAH Miftha Hulladuni Riandi Muhammad Bukhari Tambunan Muhammad Fajar Muhammad Farhan Muhammad Hisyam Muhammad Idris Muhammad Ikbal Muhammad Iqbal Muhammad Irfan Rizaldi Muhammad Khairi Azhar Muhammad Raihan Ramadhan Muhammad Rizki MUHAMMAD SYAFIQ Muharrani, Muharrani Mukharomah Mulia Sopiandi Harahap Musthafa Rahman Nanda Mulyani Pratiwi Nandika Dwi Pratama Nazifah Fitri Annisa Nia Ramadhani Niesa Amalia Novelia Angely Novita Dyah Islamiyyah Nur Aini Nur Annisa Nur Ikhsaniyah Lubis Nur Rahmadani Fitri Nur Sa'adah Nurhasanah Chan Nurlita Ekasari Nurshafitri Nurul Azwa NURUL HIKMAH Nuryana Purwasi Oktadilla Fauzana Panigoran Rangkuti Paras Rindwianto Putri Azani Putri Dewi Sinta Putri Nabilah Putri Nurhidayah PUTRI WULANDARI Rahma Alya RAHMALIA, RENNY Rahmi Alya Rahnia Mutari Anli Rani Jutia Anggraini Ridwan Saleh Rika Lestari Rika Lestari Hasibuan Rini Andriani Riri Novia Sari Riri Novia Sari Hasibuan Ririanti Riska Nabela Risma Indriana Riu Anugerah Neoldi Poetra Rizky Ananda Putra Rizky Azzahra Robiatul Adawiyah Romadon Ronal Ramadhan Rosnita Siregar Rusdiah Roitona Nasution Safira Laila Wulandari Said Najibul Hariri Salsa Bila Ivanda Salsa Nurhabibah Salsabila Afifah Riswana SALSABILA, ANNISA Samarotul Silmi Sari Primayeni Satria Parwira selviana safitri Sendi Sendi SITI FATIMAH Siti Khoriah Fitriani Siti Najla P Siti Nurhidayatul Marati Siti Patimah Siti Rahma Ardini Siti Sri Wahyuni sitisarohhasibuan Sitti Hawa Sri Hafizatul Wahyuni Zain Sri Widyahati Suci Rahmi Syarifah Aini Syarifah Alfiah Nabilah Syarkani syatia aranni Syuhadatul Husna Ulfa Faizah Ulil Devia Ningrum Umi Kalsum Urai Setiawarni Varisha Qurratul Syaraini Varisha Qurratul Syar’aini Viona Putri Ramadhan Wahyu Hidayat Wenny Khairunnisa Widya Lestari Yenny Siregar Yesha Arista Sulistiawati Yuli Angraeni Yusriyah Zahra Khairunnisa Zaleha, Siti Zikri Dwi Marpendra