Claim Missing Document
Check
Articles

Olahan ikan sungai dalam pemenuhan gizi pada pekerja di perusahaan x hulu migas: A literature review Muhammad Dwi Hidayatullah; Anita Rahmiwati; Novrikasari Novrikasari; Nur Alam Fajar
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024): Volume 18 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i1.253

Abstract

Background: Workers have nutritional adequacy rates that must be met and differ for each individual because it depends on body condition and workload. Upstream oil and gas workers have a heavy workload and are at risk of exposure to very dangerous chemicals in the long term, so workers must also pay attention to the food they eat to maintain balanced nutrition and maximize health. Purpose: To find out the benefits of processed river or freshwater fish in fulfilling nutrition for workers in upstream oil and gas companies. Method: Systematic literature review research related to the nutritional content of various types of freshwater fish with a focus on nutrients such as protein, fat, vitamins and minerals. There are four steps in conducting a review, namely formulating the problem, searching for various relevant literature sources, evaluating the data that has been obtained, and analyzing and interpreting it. Results: Processed river or freshwater fish such as catfish, snakehead, tilapia, gourami, toman, betutu, tilapia fulfill the daily consumption of good protein, fat and vitamins because their nutritional content is protein which averages 18 to 20 grams per 100 grams. grams and fat from 1 to 3 grams, where daily you must consume around 60 to 70 grams of protein and 50 to 75 grams of total fat depending on the condition of each worker. Apart from that, the nutritional content of freshwater fish can minimize problems such as exposure to benzene. Conclusion: River fish can be used as food to fulfill the nutrition of upstream oil and gas workers because of its nutritional content which can reduce inflammation caused by exposure to chemicals while working.   Keywords: Fulfillment of Nutrition; River Fish; Worker.   Pendahuluan: Para pekerja memiliki angka kecukupan gizi yang harus dipenuhi dan berbeda setiap individu karena tergantung dengan kondisi tubuh dan beban kerja. Pekerja hulu migas memiliki beban kerja yang berat dan berisiko terpapar bahan kimia yang sangat berbahaya dalam jangka panjang, sehingga para pekerja juga harus memperhatikan konsumsi makanan yang harus dimakan untuk tetap memenuhi gizi yang seimbang dan dapat memaksimalkan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui manfaat dari olahan ikan sungai atau air tawar dalam pemenuhan gizi bagi pekerja di perusahaan hulu migas. Metode: Penelitian systematic literature review terkait dengan kandungan gizi dari berbagai jenis ikan air tawar dengan fokus pada nutrisi seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral. Terdapat empat langkah dalam melakukan review yaitu memformulasikan permasalahan, mencari berbagai sumber literatur yang relevan, mengevaluasi data yang telah didapatkan, dan menganalisis serta menginterpretasikannya. Hasil: Olahan ikan sungai atau air tawar seperti ikan lele, gabus, nila, gurame, toman, betutu, mujair dalam memenuhi konsumsi harian protein, lemak, dan vitamin yang baik karena kandungan gizinya yaitu protein yang rata-rata 18 hingga 20 gram tiap 100 gram serta lemak dari 1 hingga 3 gram karena dalam harian harus mengkonsumsi sekitar 60 hingga 70 gram protein dan 50 hingga 75 gram lemak total tergantung dari kondisi tiap pekerja. Selain itu, karena kandungan gizi dari ikan air tawar yang dapat untuk meminimalisir permasalahan seperti terpapar benzene. Simpulan: Ikan sungai mampu dijadikan sebagai bahan pangan dalam pemenuhan gizi pekerja hulu migas karena kandungan gizinya yang mampu meredakan peradangan akibat terpapar bahan kimia ketika bekerja.   Kata Kunci : Ikan Sungai; Pekerja; Pemenuhan Gizi.
Upaya Pencegahan Stunting dengan Edukasi Gizi di Kampung Pangan Inovatif Posyandu Melati Deswita Plaju Anita Rahmiwati; Windi Indah Fajar Ningsih; Sari Bema Ramdika; Yuliarti; Desri Maulina Sari; Fatria Harwanto; Fatmalina Febry; Indah Purnama Sari; Indah Yuliana; Ditia Fitri Arinda; Ira Dewi Ramadhani; Siti Rachmi Indahsari; Ahmad Adi Suhendra; Rully Mufarika
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.10978

Abstract

Background: Stunting is a nutritional problem caused by insufficient food intake for a long time. Routine exclusive breastfeeding for 6 months and followed by the provision of nutritious weaning foods is one of the efforts to prevent stunting. Purpose: community service activities are to provide knowledge about the risk factors and causes of stunting, provide knowledge about the potential of tempeh as a potential food to prevent stunting, provide knowledge and skills on how to make weaning food. Method: this activity is a collaboration between TJSL PT KILANG PERTAMINA INTERNATIONAL RU III and the Faculty of Public Health, Sriwijaya University. Participants consisted of cadres and mothers of toddlers at Melati Deswita Plaju integrated health care. The activities carried out were counseling on preventing stunting, counseling on potential food tempeh preventing stunting, story telling, let's eat tempeh. Result: as many as 85% of respondents have good knowledge after being given counseling related to stunting. Conclusion: there is an increase in knowledge where the percentage of respondents who have a good category increases after the extension activities are carried out.   Keywords: stunting, tempeh, toddlers, weaning foods, integrated health care
Pelaksanaan Program SUN-Movement dalam Penanggulangan Kasus Stunting: Literature Review Della, Della Anggraini Putri; Misnaniarti; Anita Rahmiwati
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol9.Iss3.1425

Abstract

The high incidence of stunting in Indonesia according to SSGI data in 2021 is 24.4% (WHO Target 20%). One of the prevention and control efforts from the government is the Scaling Up Nutrition (SUN) movement, which is the first 1000 days of life movement based on Presidential Regulation No. 72 of 2021 by carrying out specific interventions. This article aims to analyze the implementation of the SUN-Movement program in overcoming stunting cases. This research uses a literature review method that reviews 9 articles. The articles reviewed were based on the results of screening by reading all and only focusing on SUN-Movement, Stunting Program, Stunting Program, and Stunting. The results of the review of 9 articles in 7 districts in west Indonesia, that of the 9 specific interventions in the SUN-Movement policy, 6 interventions were identified that had been carried out such as in Aceh Besar and Subang exclusive breastfeeding was implemented. Consuming blood supplement tablets for adolescent girls and supplementary nutrition for pregnant women has been implemented in Palembang, Subang, and Bebes. Supplementary food for toddlers in Demak has been implemented. Complementary feeding for infants over 6 months has been implemented in Semarang and Pasaman. However, interventions for toddlers such as nutrition care services, growth and development monitoring, and complete basic immunization have not been implemented. It was revealed that about 3 specific intervention programs in 7 districts in Indonesia had not been implemented.
Pola Makan Dan Kepatuhan Tablet Tambah Darah Pada Anemia Ibu Hamil : Literature Review Khairunnisa, Nanda; Rahmiwati, Anita; Sitorus, Rico Januar
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah anemia di Indonesia masih termasuk masalah kesehatan di dunia, tak terkecuali di Indonesia terdapat tiga penyebab utama kematian ibu salah satunya yakni perdarahan yang penyebab tidak langsungnya terjadi akibat anemia yang dialami selama kehamilan. Menurut Riskesdas terdapat peningkatan pravalensi anemia dari tahun 2013 37.1 % dan pada tahun 2018 sebanyak 48.9%. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan pola makan dan kepatuhan tablet tambah darah pada anemia ibu hamil. Metode yang digunakan adalah literature review yang mengkaji artikel 5 tahun terakhir dari tahun 2019-2023. Penelusuran dengan kata kunci yaitu pola makan, kepatuhan tablet tambah darah, dan anemia ibu hamil menghasilkan 265 artikel. Beberapa artikel didiskualifikasi karena tidak sesuai dan teks tidak lengkap. Sehingga ada 7 artikel yang diikutsertakan dalam proses pembuatan artikel. Analisi menunjukkan adanya hubungan pola makan dan kepatuhan tablet tambah darah terhadap anemia ibu hamil.
Pengetahuan Food Safety di Kalangan Staf Pelayanan Gizi di Rumah Sakit : Literature Review Fitriani, Ranty; Rahmiwati, Anita; Sitorus, Rico Januar; Windusari, Yuanita; Sari, Novrika; Fajar, Nur Alam
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi gizi di rumah sakit berfungsi sebagai sarana manajemen untuk mengawasi pelayanan gizi di institusi Kesehatan. Food safety di rumah sakit harus sangat diperhatikan karena konsumen dari makanan tersebut merupakan pasien yang sedang dalam tahap pengobatan. Pasien lebih rentan terkontaminasi bakteri dan bahan berbahaya lainnya yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mereview pengetahuan mengenai food safety di kalangan staf pelayanan gizi di Rumah Sakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review yaitu mengkaji secara kritis temuan-temuan yang telah dipublikasikan sebelumnya. Artikel dari 3 database, yaitu Science Direct, PubMed, dan Google Scholar yang sesuai dengan kriteria inklusi kemudian dianalisis untuk menjawab tujuan penelitian. Kriteria inklusi artikel yang disertakan dalan penelitian meliputi artikel yang telah dipublikasikan pada jurnal internasional dengan rentang publikasi dari 2021 sampai Desember 2023 dan berbentuk full-text. Enam artikel dianalisis dan disintesis untuk mendapatkan hasil penelitian berdasarkan proses skrining, seleksi, dan pemilihan artikel. iterature review ini menunjukkan bahwa Sebagian besar staf pelayanan gizi atau penjamah makanan di rumah sakit sudah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai food safety dan sudah pernah mengikuti pelatihan keamanan pangan, tetapi dibeberapa rumah sakit juga masih harus perlu dilakukan Pendidikan dan pelatihan keamanan pangan karena sangat berpengaruh terhadap pelayanan kualitas dan keamanan makanan pasien di rumah sakit. Analisi menunjukkan sebagian besar staf di intalasi gizi dan staf penjamah makanan sudah memiliki pemahaman dan pengetahuan mengenai food safety.
PENGARUH ANTARA STATUS EKONOMI, STATUS GIZI DAN PENAMBAHAN BERAT BADAN SELAMA KEHAMILAN DENGAN PENINGKATAN KADAR STRES OKSIDATIF PADA IBU HAMIL DI KOTA PELAMBANG Hayati, Thursina Vera; Zulkarnain, M. Zulkarnain; Flora, Rostika; Rahmiwati, Anita; Ocktariyana, Ocktariyana; Fajar, Nur Alam
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v16i2.379

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Peningkatan radikal bebas  dapat terjadi pada saat kehamilan. Apabila tidak diimbangi dengan antioksidan yang  cukup dapat berdampak terhadap peningkatan kadar stress oksidatif (MDA). Kadar stress oksidatif pada ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti karakteristik ibu, status gizi dan penambahan berat badan selama kehamilan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik, status gizi dan penambahan berat badan selama kehamilan dengan kadar stres oksidatif pada ibu hamil di Kota Palembang.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilakukan di Kota Palembang, dengan sample 75 orang ibu hamil yang diambil dengan teknik Random Sampling. Dilakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan kadar MDA dan diperiksa menggunakan metode spektrofotometri.  Status gizi diukur berdasarkan LiLA, sedangkan  penambahan berat badan diketahui dengan membandingkan  berat badan sebelum kehamilan dan berat badan saat ini.. Karakteristik data diperoleh menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat.Hasil : Data karakteristik menunjukkan bahwa 74,7% ibu mempunyai status ekonomi rendah. Hasil pengukuran kadar stress oksidatif didapatkan bahwa, 49,3% ibu mempunyai kadar stress oksidatif tinggi, sedangkan pengukuran status gizi didapatkan 52% ibu mengalami KEK dan 62,7% dengan penambahan berat badan dalam kategori kurang. Terdapat hubungan signifikan antara status ekonomi dengan kadar stress oksidatif (p-value 0.040), status gizi dengan kadar stress oksidatif (p-value0,049) dan penambah berat badan dengan kadar stress oksidatif (p-value 0,039). Penambahan berat badan merupakan varibel yang paling dominan berhubungan dengan kadar stress oksidatif setelah dikontrol dengan variable lain (OR= 3,571).Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kadar stres oksidatif pada ibu hamil adalah penambahan berat badan. Status gizi dan penambahan berat badan yang normal selama kehamilan dapat mencegah peningkatan stress oksidatif pada kehamilan.Kata kunci: Stress Oksidatif, Status Gizi, Penambahan Berat Badan, Ibu Hamil.
Konsumsi Protein Hewani yang Berlebihan dan Risiko Penyakit Jantung Iskemik: Study Literature Syafhira, Adinda; Rahmiwati, Anita; Misnaniarti, Misnaniarti; Idris, Haerawari; Novrikasari, Novrikasari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1870

Abstract

Hubungan antara makan daging merah olahan dan tidak diproses dan risiko penyakit jantung iskemik (IHD) tidak jelas, sedangkan hubungan antara makan unggas dan Penyakit jantung iskemik kurang jelas.Tujuan dari tinjauan sistematis adalah untuk mengevaluasi hubungan antara diet daging olahan, unggas,dan daging merah yang tidak diproses dengan risiko Penyakit jantung iskemik menggunakan metode kuantitatif berdasarkan studi prospektif yang dipublikasikan. Hingga 14 November 2023, kami mencari database berikut secara menyeluruh: bioRxiv, medRxiv, MEDLINE, EMBASE, Web of Science, daftar referensi publikasi tertentu, dan tinjauan sistematis sebelumnya.Kami memasukkan semua studi kohort prospektif yang mengevaluasi hubungan antara 1 (þ) jenis daging dan risiko Penyakit jantung iskemik (insiden dan/atau kematian).Model efek tetap digunakan dalam meta-analisis. Ada total 13 artikel yang diterbitkan. 1,427,989; 32.630 contoh). Peningkatan asupan daging olahan dikaitkan dengan risiko Penyakit jantung iskemik 18% lebih tinggi (1,18; 95% CI, 1,12-1,25; studi 1/4 10), sementara peningkatan konsumsi daging merah yang tidak diproses dikaitkan dengan 9% (risiko relatif (RR) per 50 g / hari asupan yang lebih tinggi, 1,09; interval kepercayaan 95% (CI), 1,06-1,12; studi 1/4 12). Asupan unggas tidak menunjukkan korelasi apapun (nstudies 1/4 10). Studi ini menawarkan bukti kuat bahwa daging merah olahan dan tidak diproses,tetapi bukan unggas, mungkin berbahaya. penyebab Penyakit jantung iskemik
Kemungkinan Dampak Neuroprotektif dari Makanan dan Minuman Fermentasi di Usia Tua: Study Literature Maryanto, Hendri; Rahmiwati, Anita; Misnaniarti, Misnaniarti; Idris, Haerawari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1878

Abstract

Beberapa tahun terakhir telah melihat sejumlah besar makalah meneliti peran bakteri usus dalam gangguan neurologis. Antara lain, penuaan terkait dengan modifikasi mikrobioma, yang menunjukkan penurunan kekayaan mikroba. Mempelajari peran makanan fermentasi dalam pencegahan penyakit neurodegeneratif tampaknya bermanfaat, mengingat bahwa konsumsinya meningkatkan permeabilitas usus dan fungsi penghalang. Tujuan artikel ini adalah untuk meninjau literatur untuk menentukan apakah mengkonsumsi makanan dan minuman fermentasi dapat mencegah atau mengobati kerusakan neurologis pada orang dewasa yang lebih tua. Item Pelaporan yang direkomendasikan untuk Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis (PRISMA) pedoman diikuti dalam melaksanakan protocol ditemukan di database Perpustakaan Pubmed, Scopus, dan Cochrane melihat hubungan antara konsumsi produk fermentasi dan penurunan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua (22).Dari 465 publikasi yang di identifikasi hanya 29 artikel yang digunakan. Temuan ini menyiratkan bahwa penurunan insiden demensia terkait dengan konsumsi alkohol rendah hingga sedang serta konsumsi kopi, produk kedelai, dan makanan fermentasi secara teratur secara umum. Konsumsi makanan dan minuman fermentasi secara teratur, baik sendiri atau dalam kombinasi dengan diet, telah terbukti memiliki sifat neuroprotektif dan menunda timbulnya penurunan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua.
Infrastruktur, Kebijakan, dan Peraturan Intervensi untuk Meningkatkan Aktivitas Fisik untuk Mencegah Penyakit Kardiovaskular dan Diabetes: Study Literature Tuzzahra, Aquila Haya; Rahmiwati, Anita; Hasyim, Hamzah; Novrikasari, Novrikasari; Fajar, Nur Alam
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1886

Abstract

Secara global, penyakit tidak menular adalah penyebab signifikan morbiditas dan mortalitas. Oleh karena itu sangat penting untuk memodifikasi faktor risiko yang terkait dengan penyakit ini, seperti aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana kebijakan, peraturan, dan infrastruktur dapat digunakan untuk mempromosikan latihan fisik. Untuk menemukan uji coba terkontrol secara acak (RCT), studi terkontrol sebelum-sesudah (CBA), dan studi deret waktu terputus (ITS) yang mengevaluasi intervensi infrastruktur, kebijakan, dan peraturan tingkat populasi untuk meningkatkan aktivitas fisik, kami mencari PubMed, Embase, dan clinicaltrials.gov mulai dari Tahun 2018 sampai 2023 mulai dari 248 artikel yang diperiksa sampai 33 artikel yang digunakan studi dipertimbangkan, yang sebagian besar dilakukan di negara-negara kaya. Dari jumlah tersebut, 18 mengevaluasi modifikasi infrastruktur untuk mendukung transportasi aktif dan 13 mengevaluasi perubahan ke ruang hijau atau lainnya untuk mendorong aktivitas fisik.Hasil dari 33 studi yang mengevaluasi solusi legislatif, kebijakan, dan infrastruktur untuk mempromosikan aktivitas fisik tidak konsisten. Karena banyaknya desain penelitian yang digunakan dan hasil variabel antara penyelidikan, tingkat kepastian bukti seringkali cukup rendah.
Diet sebagai Faktor Risiko Timbulnya Adenoma Kolorektal dan Kanker Karsinoma Dini: A Systematic Review Yuliastuti, Maria Eka; Rahmiwati, Anita; Ocktariyana, Ocktariyana; Zulkarnain, Zulkarnain; Flora, Rostika
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1887

Abstract

Secara global, prevalensi kanker kolorektal pada orang dewasa berusia 50 tahun ke bawah meningkat. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah diet. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau data yang berkaitan dengan hubungan antara makanan dan risiko dewasa muda adenoma kolorektal onset dini dan kanker kolorektal onset dini (EOCRC). Pencarian komprehensif dilakukan melalui PUBMED, Web of Science, dan Embase untuk menemukan studi yang melihat asupan makanan sebagai faktor risiko untuk karsinoma kolonrektal onset dini dan EOCRC. Karena penelitian sangat berbeda satu sama lain, hasilnya disintesis secara naratif. Dari 413 artikel yang diidentifikasi sampai 10 artikel yang dipilih mulai dari tahun 2014 rampai 2023.Temuan penelitian menunjukkan bahwa berbagai praktik makan bisa menjadi faktor risiko. atau melindungi terhadap adenoma dan kanker kolorektal dengan awal yang awal. Investigasi selanjutnya adalah berkonsentrasi pada studi kohort prospektif ekstensif yang menggabungkan periode tindak lanjut yang diperpanjang untuk memvalidasi temuan yang dilaporkan dan menyelidiki lebih lanjut jika variasi dalam kualitas makanan terkait dengan kejadian EOCRC.
Co-Authors A.P, Audry Maharani adelina irmayani lubis Aerosta, Danny Aggraeni, Deliza Ahmad Adi Suhendra Ahmad Rivai Alam Fajar, Nur Alamsari, Halidazia Andhiny, Tiara Anita Camelia Anita Camelia Apriliani, Ferenadia Ariana, Rika Asih Setiarini Asmaripa Ainy Aulia, Maulida Ayu Wulan Sari Azizah, Mulia Fadhilatul Azwinfadhlan, Ahmad Besral . Cesilia M Dwiriani Cesilia Meti Dwiriani Dadang Hikmah Purnama Dadang Hikmah Purnama, Dadang Hikmah Della Anggraini Putri Della, Della Anggraini Putri Desi Winda Wati Desi Winda Wati, Desi Winda Desri Maulina Sari Devi Kartika Sari Devy Kartika Sari Devy Yuliantari Diah Mulyawati Utari Dianaulina, Dwi Dicky Permana Putra Djokosujono, Kusharisupeni Dwi Ananda Putri Dwi Inda Sari, Dwi Inda Eka Mujiati Eka Mujiati, Eka Elvi Sunarsih Emalia Emalia Emalia Fatmalina Febry Fatria Harwanto Febriyansyah, Febriyansyah Feby Happy Monica Feby Happy Monica, Feby Happy Fenny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Feranita Utama Fitriani, Novi Fitriani, Ranty Gaol, Ruth Evita Gloria Lumban Haerawati Idris, Haerawati Hakim, Dwi Ratnawaty Halidazia Alamsari Hamzah Hasyim Hapzi Ali Hayati, Thursina Vera Herman Brawijaya Herman Brawijaya, Herman Idris, Haerawari Indah Dwi Wahyuni Indah Dwi Wahyuni, Indah Dwi Indah Purnama Sari Indah Purnamasari Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Inoy Trisnaini Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Juliana Lumban Gaol, Mariani Juliska, Shelly Karlinda Karlinda Kartika Sari, Devy Khairunnisa, Nanda Kusharisupeni Djokosujono Kusharisupeni Djokosujono Lihwana, Mia Asni Lubis, Fatma Juwita Lumban Gaol, Riama Claudia Christine M Zulkarnain M. Zulkarnain M. Zulkarnain, M. Zulkarnain Maretalinia, Maretalinia Mariani Juliana Maryanto, Hendri Maulida Aulia Mawaddah Assupina Mawaddah Assupina, Mawaddah Meri Siska Arisandi Mia Asni Lihwana Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti, Misnaniarti Muhammad Dwi Hidayatullah Nabila, Sri Aisyah Najmah Najmah Najmah, Najmah Nana Mulyana Nana Mulyana Ningsih, Windi Indah Fajar Novrika Sari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Amalia, Risa Nurul Fitriani Ocktariyana, Ocktariyana Panjaitan, Merry Natalia Prautami, Erike Septa Purnama Sari, Indah Purnamasari, Septi Putri Sabila, Virgina Putri, Dwi Ananda Rahmayani, Lusi Ramdika, Sari Bema Ratna Djuwita Ratna Djuwita Ratna Djuwita Rico J. Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Risa Nur Amalia Rismawati Rismawati Rismawati Rizma Adlia Syakurah Robiatul Adawiyah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rully Mufarika Sabila, Virgina Putri Sari Bema Ramdika Sari, Devy Kartika Sari, Novrika Siti Puji Astuti Siti Rachmi Indahsari Sunarsi, Elvi Syafhira, Adinda Syafran Arrazy Tita Priyanka Putri Tri Krianto Tri Krianto Tri Krianto tri wahyuni Tuzzahra, Aquila Haya Utami, Fadhila Nur Vani Safithri Virgina Putri Sabila Windi Indah Fajar Ningsih Windi Indah Fajar Ningsih Wulandari, Molas Maryunisa Salsabila Yeni Yeni Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuliantari, Devy Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliastuti, Maria Eka Yuniarti, Melisa Yurizal Yurizal Yurizal Yurizal Yustini Ardillah, Yustini Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, M. Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad