p-Index From 2021 - 2026
10.079
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Food and Pharmaceutical Science Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan JURNAL GIZI INDONESIA Indonesian Journal of Human Nutrition Jurnal Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Keperawatan Sriwijaya Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal SOLMA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Media Informasi Journal of Food and Pharmaceutical Sciences RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Holistik Jurnal Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Policy brief evaluation of exclusive breastfeeding program to improve infant health Tiara Andhiny; Novrikasari Novrikasari; Anita Rahmiwati
Riset Informasi Kesehatan Vol 15 No 1 (2026): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v15i1.1049

Abstract

Background: Exclusive breastfeeding in Indonesia has yet to meet the 80% target set by WHO and the Ministry of Health. Coverage improved from 52% in 2017 to 66.1% in 2020 and reached 70.7% in 2022, but overall progress remains modest. Although national policies mandate exclusive breastfeeding, implementation is hampered by shortages of trained counselors, limited facilities, and cultural preferences for early formula feeding. Compared with neighboring countries, Indonesia is in the middle range, performing better than some but still behind regional leaders. To accelerate progress, stronger human resources, consistent workplace support, and greater community engagement are required to achieve national goals and contribute to global child health targets. Method: This study applied a literature review approach using the Google Scholar database. The initial search identified 3,080 articles, and after screening, only five studies (2020–2024, Indonesian language, full text, involving breastfeeding mothers) met the inclusion criteria. The selection stages were described with a PRISMA diagram. Results: Analysis showed that the most frequently reported barrier was the shortage of breastfeeding counselors, appearing in four of the five studies. Additional challenges included limited facilities, cultural habits such as early use of formula, and insufficient support from families and workplaces. Conclusion: The study concludes that limited breastfeeding counselors and weak family and workplace support are the main barriers, requiring stronger human resources and cross-sectoral collaboration.
Strategi Promosi Kesehatan dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim bagi Kesehatan Masyarakat: Systematic Literature Review: Health Promotion Strategies in Addressing the Impact of Climate Change on Public Health: Systematic Literature Review Risa Nur Amalia; Yuanita Windusari; Novrika Sari; Nur Alam Fajar; Anita Rahmiwati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4346

Abstract

Latar belakang: Perubahan iklim dapat memengaruhi kesehatan masyarakat. Dampak perubahan iklim pada lingkungan diantaranya adalah adanya peningkatan suhu global, perubahan pola cuaca, peningkatan polusi udara yang pada akhirnya dapat berdampak pada kesehatan masyarakat seperti peningkatan penyakit menular dan penyakit tidak menular serta gangguan kesehatan mental. Untuk menangani masalah ini, sangat diperlukan strategi pemantauan dan respons kesehatan masyarakat. Strategi promosi kesehatan dan komunikasi yang efektif memiliki peran penting karena promosi kesehatan dapat meningkatkan pemahaman dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Tujuan: mengetahui bagaimana dampak perubahan iklim terhadap kesehatan masyarakat serta bagaimana strategi promosi kesehatan yang efektif dalam menghadapi dampak perubahan iklim bagi kesehatan masyarakat. Metode: Database yang digunakan dalam systematic literature review ini adalah ebscohost, google scholar, pubmed dan sciencedirect, yang dipublikasi dari tahun 2019-2023. Systematic review ini menggunakan 9 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan sesuai relevansi. Hasil: Dari 9 artikel terpilih menunjukkan bahwa perlu adanya strategi komunikasi yang efektif dalam menghadapi dampak perubahan iklim pada kesehatan masyarakat. Kesimpulan: Strategi promosi kesehatan memainkan peran kunci dalam mengurangi dampak perubahan iklim pada kesehatan masyarakat dengan meningkatkan literasi kesehatan, keterlibatan komunitas, advokasi, peran profesional kesehatan sebagai sumber informasi terpercaya, dan kampanye komunikasi yang efektif. Diperlukan evaluasi jangka panjang untuk memahami efektivitas dari penggunaan strategi promosi kesehatan dalam konteks perubahan iklim dan kesehatan masyarakat.
Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Penyakit Kardio dan Serebrovaskular Pada Usia Paruh Baya: Systematic Review: Of Lifestyle Changes to Prevent Cardio and Cerebrovascular Diseases in Midage: Systematic Review Nurul Fitriani; Anita Rahmiwati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i1.4448

Abstract

Latar belakang: Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia yang merupakan masalah serius terutama dalam masyarakat yang menua karena usia adalah salah satu faktor risiko terpenting untuk CVD. Tujuan: penelitian ini untuk studi observasional dan di mana tersedia uji coba terkontrol secara acak mengenai pola makanan dari pada makanan individu atau suplemen makanan, dan pengeluaran energi. Metode: penelitian tinjauan sistematis memilih database elektronik PubMed, yang mewakili Medline dan referensi jurnal ilmu hayati dan buku online dan bebas juga dapat diakses oleh orang awam dan profesional kesehatan, dari 624 hasil pencarian, 150 referensi studi lebih lanjut termasuk satu referensi duplikat dikeluarkan pada tahap ini meninggalkan 80 referensi mulai dari tahun 2010 sampai 2023. Hasil: Sebuah meta-analisis baru-baru ini dari sembilan kohort observasional prospektif meneliti hubungan CVD dengan pola diet nabati melibatkan konsumsi makanan nabati yang lebih tinggi dan konsumsi yang lebih rendah atau sepenuhnya menghindari makanan hewani. Kepatuhan terendah versus tertinggi menunjukkan risiko CVD 16% lebih rendah dan PJK 12%. Kesimpulan: Modifikasi gaya hidup adalah landasan pencegahan kardiovaskular. Secara keseluruhan, temuan kami menegaskan hubungan terbalik antara pola gaya hidup sehat yang diduga termasuk diet, aktivitas fisik, tubuh, berat badan, konsumsi alkohol dan merokok di berbagai titik akhir klinis. Kepatuhan yang lebih kuat dan peningkatan jumlah perilaku pencegahan tampaknya memperkuat efek perlindungan
Perilaku Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Masalah Obesitas : Systematic Review: Dietary Behavior and Physical Activity on the Problem of Obesity: Systematic Review Sri Aisyah Nabila; Anita Rahmiwati; Novrikasari Novrikasari; Elvi Sunarsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4533

Abstract

Latar belakang: Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati peringkat teratas di Asia Tenggara untuk tingkat obesitas, dengan lebih dari 30% populasi dewasa tergolong kelebihan berat badan atau obesitas. Kasus obesitas di Indonesia meningkat signifikan dalam 10 tahun terakhir, dari 10,5% pada 2007 menjadi 21,8% pada 2018. Prevalensi obesitas pada wanita ada di angka 32,9 persen, jauh lebih tinggi daripada pria di angka 19,7 persen. Obesitas telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan dampak besar terhadap individu dan masyarakat sebagai penyebab penyakit dan kematian secara global termasuk di Indonesia, antara lain penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya. Oleh karena itu obesitas sebagai salah satu penyakit degeneratif penting dianalisis keterkaitannya dengan pola makan dan aktivitas individu. Tujuan: Literatur review ini bertujuan dalam menganalisis pengaruh pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas berdasarkan dari beberapa hasil studi 5 tahun terakhir. Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah literatur review, dengan menggunakan diagram alir PRISMA. Terdapat beberapa kriteria inklusi dan ekslusi dalam literatur ini. Kriteria inklusi dalam pemilihan artikel dalam literatur review ini adalah sampel dalam penelitian mencakup variasi pada remaja-dewasa, kualitas metodologi penelitian dengan data dan analisis statistik yang valid, dan berasal dari publikasi selama 5 tahun terakhir. Kriteria ekslusi pada literatur ini yaitu kualitas referensi dan relevansi artikel terkait topik penelitian yang dipilih, adanya duplikasi informasi dari artikel yang dipilih, serta pemilihan dari publikasi terkemuka. Hasil: Hasil pencarian dari database PubMed, Google Cendekia, dan ScienceDirect didapatkan 9 artikel yang dipilih untuk ditelaah diterbitkan antara 2018 sampai 2023. Penelitian pada artikel-artikel tersebut dilakukan di berbagai negara. Sebanyak 7 artikel ditelaah dengan cermat untuk mengumpulkan informasi terkait keterkaitan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan obesitas dalam literature review ini. Kesimpulan: Secara keseluruhan, hubungan antara perilaku diet dan aktivitas fisik memiliki peran penting dalam perkembangan dan pencegahan obesitas. Diet seimbang dan sehat, yang dipadukan dengan aktivitas fisik secara teratur, menjadi kunci untuk menjaga berat badan yang sehat dan kesejahteraan secara keseluruhan
Policy Brief Optimizing the First Thousand Days of Life (1000 HPK) Policy Program as an Effort to Prevent Stunting in Indonesia: Literature Review Virgina Putri Sabila; Anita Rahmiwati; Nur Alam Fajar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 7 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i7.5237

Abstract

Introduction: 1000 HPK is a food insecure group which includes pregnant women, breastfeeding mothers and children under two years old. Thus, nutrition program policies are the focus of the 1000 HPK group in efforts to prevent stunting. Objective: The aim of this research was to carry out a literature review to determine the Policy Brief for Optimizing the First Thousand Days of Life (1000 HPK) Policy Program as an Effort to Prevent Stunting in Indonesia. Method: This research looked for journals used in the literature review, journals used in the literature review were obtained through international journal provider databases such as Google Scholar, PubMed, and Scince Direct. Researchers wrote appropriate keywords, namely 1000 HPK, stunting, and Policy Brief. Result: After conducting literature, the researcher obtained five articles that were relevant to the research topic, namely about 1000 HPK, stunting, and Policy Brief. Based on indicators, the 1000 HPK program has not yet reached the target in Indonesia, which is caused by the availability of human resources and infrastructure in implementing the 1000 HPK program at the Community Health Center which is still inadequate. Conclusion: Presidential Regulation number 42 of 2013 concerning the National Movement to Improve Nutrition was issued to support efforts to increase stakeholder participation and awareness in a planned and coordinated manner to accelerate nutritional improvements in the first 1000 days of life (1000 HPK) in efforts to accelerate nutritional improvements in the first 1000 days of life (1000 HPK) prevent stunting.
Policy Brief Effectiveness of Specific Nutrition Intervention Programs as Efforts to Prevent Stunting in Indonesia: Literature Review Devy Kartika Sari; Anita Rahmiwati; Rostika Flora
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 6 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i6.5247

Abstract

Background: Stunting can hinder children's cognitive and physical development, cause decreased productivity, and it is feared that it can increase the risk of non-communicable diseases in adulthood such as diabetes, heart disease and other diseases. Therefore, early screening of children under five and immediate stunting intervention is very important. Objective: The purpose of this research analyze how the stunting prevention program is implemented in terms of Specific Nutrition Interventions. Method: This research looked for journals used in the literature review, journals used in the literature review were obtained through international journal provider databases such as Google Scholar and PubMed. Researchers wrote appropriate keywords, namely specific nutritional interventions, stunting, and Policy Brief. Results: Specific nutritional interventions are efforts to prevent and reduce nutritional problems directly. Specific nutritional interventions focus on adolescent women, pregnant women, breastfeeding mothers, and children under 2 years of age. Some of the literature examined shows that there are significant results from specific nutritional intervention programs. Conclusion: The implementation of this specific nutrition intervention program is very good, but there is still a need to improve the issue of good coordination and collaboration so that this specific nutrition intervention effort will have a good and sustainable impact in accordance with the world target regarding stunting prevention.
Scoping Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Dokter dan Perawat terhadap Layanan Laboratorium Gloria Situmorang; Misnaniarti Misnaniarti; Anita Rahmiwati
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 21 No 1 (2026): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v21i1.3816

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan dokter dan perawat terhadap layanan laboratorium merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor kualitas layanan laboratorium Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan mengumpulkan, menyeleksi dan menganalisis artikel penelitian terkait kepuasan tenaga kesehatan terhadap layanan laboratorium. Hasil: Hasil review menunjukkan bahwa kepuasan tenaga kesehatan dipengaruhi oleh turnaround time, kualitas dan akurasi hasil, ketersediaan fasilitas, kompetensi tenaga laboratorium serta komunikasi antara tenaga laboratorium dan tenaga klinis Kesimpulan: Kepuasan dokter dan perawat terhadap layanan laboratorium dipengaruhi oleh faktor teknis dan non-teknis sehingga peningkatan kualitas layanan laboratorium perlu dilakukan secara menyeluruh
Pemberdayaan Keluarga Berbasis Pangan Lokal Kelor sebagai Upaya Mendukung Kesehatan Ibu Menyusui dan Pencegahan Stunting di Desa Ibul Besar 1 Kabupaten Ogan Ilir Nur Alam Fajar; Mohammad Zulkarnain; Rostika Flora; Anita Rahmiwati; Annisah Biancika Jasmine; Adelina Irmayani Lubis; Risa Nur Amalia; Esti Sri Ananingsih; Dwi Dianaulina
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2026
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v10i3.49227

Abstract

Stunting is a nutritional problem that remains a public health challenge in Indonesia, including in rural areas with limited access to nutritious food. The use of local resources such as moringa leaves (Moringa oleifera), which are rich in nutrients and have natural galactagogue properties, is a potential strategy to support the health of breastfeeding mothers and efforts to prevent stunting. This community service activity aims to empower families, especially breastfeeding mothers, in the consumption of moringa-based local foods through an educational and participatory approach in Ibul Besar 1 Village, Ogan Ilir District. The methods used in this activity included nutrition and lactation education, training on processing moringa leaves into moringa leaf cookies, and the distribution of educational media in the form of booklets and leaflets entitled “Moringa, Mother's Friend - Natural Ways to Increase Breast Milk Production”. The program involved 40 breastfeeding mothers. An evaluation was conducted using pre-tests and post-tests on 40 respondents to measure changes in knowledge and attitudes. The results of the analysis showed an increase in knowledge in the good category from 57.5% to 92.5% and positive attitudes from 65.0% to 97.5%. The Wilcoxon Signed Ranks Test showed that this increase was statistically significant (p<0.001). This community-based empowerment program effectively improves mothers' nutritional literacy and positive attitudes towards the use of moringa leaves, thereby potentially supporting lactation health and stunting prevention efforts at the family level. This intervention model can be adapted in other areas with similar moringa leaf potential. Stunting merupakan masalah gizi yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan dengan akses terbatas pada pangan bergizi. Pemanfaatan sumber daya lokal seperti daun kelor (Moringa oleifera) yang kaya nutrisi dan bersifat galaktagog alami menjadi strategi yang berpotensi untuk mendukung kesehatan ibu menyusui dan upaya pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga, khususnya ibu menyusui dan kader posyandu, dalam konsumsi pangan lokal berbasis kelor melalui pendekatan edukatif dan partisipatif di Desa Ibul Besar 1, Kabupaten Ogan Ilir. Metode kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi gizi dan laktasi, pelatihan pengolahan daun kelor menjadi kukis daun kelor, serta penyebaran media edukasi berupa booklet dan leaflet “Kelor Sahabat Ibu – Cara Alami Tingkatkan ASI”. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest pada 40 responden untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan kategori baik dari 57,5% menjadi 92,5% dan sikap positif dari 65,0% menjadi 97,5%. Uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan peningkatan tersebut signifikan secara statistik (p<0,001). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pemberdayaan berbasis masyarakat melalui edukasi gizi, pelatihan pengolahan kelor, dan media edukasi mampu meningkatkan pengetahuan serta sikap positif ibu menyusui terhadap pemanfaatan pangan lokal berbasis kelor. Model intervensi ini dapat diadaptasi di daerah lain dengan potensi daun kelor yang serupa.
Implementasi Program Antenatal Terpadu di Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan Pendekatan Balance Scorecard Feby Happy Monica; Asmaripa Ainy; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Program antenatal terpadu merupakan salah satu program kesehatan masyarakat yang meliputi pelayanan KIA, gizi, pengendalian penyakit menular dan penanganan penyakit tidak menular serta beberapa program lokal dan spesifik lainnya. Balance Scorecard merupakan suatu metode pengukuran dan pelaporan kinerja yang juga dapat diterapkan dibidang kesehatan masyarakat yakni untuk mengevaluasi program kesehatan masyarakat.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Balance Scorecard for Public Health. Informasi diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 18 informan dan dilakukan observasi serta telaah dokumen. Analisa data menggunakan matriks yang telah dikelompokkan sesuai perspektif pada kuadran balance scorecard. Uji validitas melalui triangulasi data, metode dan peneliti.Hasil Penelitian : Perspektif penggunaan sumber daya dan jasa untuk sarana dan prasarana masih terkendala ketersediaan peralatan pemeriksaan dan penanganan, khususnya ibu hamil dengan kasus HIV, IMS dan Hepatitis B. Ketersediaan tenaga kesehatan masih dinilai kurang di bagian gizi. Untuk perspektif proses layanan antenatal belum sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Begitu juga untuk keterlibatan kader kesehatan dalam program antenatal ini masih sangat jarang dilibatkan. Sehingga, dari ketiga perspektif tadi mempengaruhi perspektif status kesehatan yang terdiri dari menurunnya cakupan K1 dan K4 serta masih tingginya jumlah kematian ibu di Puskesmas Tanjung Agung.Kesimpulan : Pelaksanaan program pelayanan antenatal terpadu di Puskesmas Tanjung Agung masih belum begitu sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Sehingga, perlu adanya beberapa pembenahan dan peningkatan dalam pelaksanaan program tersebut khususnya di 4 perspektif pada penilaian dengan balance scorecard.Kata Kunci : Implementasi, antenatal terpadu, balance scorecard
Korelasi Perilaku Kadarzi terhadap Status Gizi Balita di Puskesmas Simpang Timbangan Indralaya Tahun 2014 Rismawati; Anita Rahmiwati; Fatmalina Febry
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Data cakupan program Puskesmas Simpang Timbangan menunjukkan angka yang rendah pada program kadarzi menimbang berat badan balita secara teratur (66,92%), ASI eksklusif (26,83%), pemberian kapsul vitamin A pada balita usia 12-59 bulan (51,52%). Berdasarkan BB/U ditemukan 2 (dua) balita gizi kurang dan 1 (satu) balita gizi buruk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku keluarga sadar gizi (kadarzi) terhadap status gizi balita usia 6-23 bulan di Puskesmas Simpang Timbangan tahun 2014.Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah balita usia 6-23 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Simpang Timbangan tahun 2014 yaitu sebanyak 73 balita. Responden dari penelitian ini adalah ibu balita. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah berupa kuesioner melalui wawancara, baby scale dan meteran melalui pengukuran antropometri balita secara langsung.Hasil Penelitian: Tidak ada hubungan yang bermakna antara perilaku kadarzi dengan status gizi balita usia 6-23 bulan berdasarkan indikator BB/U (p = 1,000), PB/U (p= 0,466), BB/PB (p= 1,000) dan IMT/U (p=1,000).Kesimpulan: Tidak ada hubungan perilaku keluarga sadar gizi (kadarzi) terhadap status gizi balita usia 6-23 bulan. Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah Ogan Ilir perlu meningkatkan pembinaan atau pelatihan untuk petugas puskesmas terutama bidan kelurahan dan petugas gizi puskesmas untuk meningkatkan promosi mengenai keluarga sadar gizi.Kata Kunci: Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi), status gizi balita
Co-Authors A.P, Audry Maharani adelina irmayani lubis Adelina Irmayani Lubis Aerosta, Danny Aggraeni, Deliza Agus Supriadi Ahmad Adi Suhendra Ahmad Rivai Alamsari, Halidazia Amalia, Risa Nur Andhiny, Tiara Anita Camelia Anita Camelia Annisah Biancika Jasmine Apriliani, Ferenadia Ardesy Melizah Kurniati Ariana, Rika Asih Setiarini Asmaripa Ainy Asri Maharani Aulia Ramadhani Aulia, Maulida Ayu Wulan Sari Az-Zahra, Annisa Azizah, Mulia Fadhilatul Azwinfadhlan, Ahmad Besral . Cesilia M Dwiriani Cesilia Meti Dwiriani Dadang Hikmah Purnama Dadang Purnama Danny Aerosta Delima, Cyntia Della Anggraini Putri Della, Della Anggraini Putri Desi Winda Wati Desi Winda Wati, Desi Winda Desri Maulina Sari Devi Kartika Sari Devy Kartika Sari Devy Kartika Sari Devy Yuliantari Devy Yuliantari Deya Silviani Diah Mulyawati Utari Diana Dewi Sartika Dianaulina, Dwi Dicky Permana Putra Djokosujono, Kusharisupeni Dwi Ananda Putri Dwi Ananda Putri Dwi Ananda Putri Dwi Dianaulina Dwi Inda Sari, Dwi Inda Eka Mujiati Eka Mujiati, Eka Elvi Sunarsih Emalia Emalia Emalia Esti Sri Ananingsih Fajar Ningsih, Windi Indah Fatmalina Febry Fatria Harwanto Febriyansyah, Febriyansyah Feby Happy Monica Feby Happy Monica, Feby Happy Fenny Etrawati Feranita Utama Feranita Utama Feranita Utama Fitriani, Novi Fitriani, Ranty Gloria Situmorang Haerawati Idris, Haerawati Hakim, Dwi Ratnawaty Halidazia Alamsari Hamzah Hasyim Hapzi Ali Hayati, Thursina Vera Herman Brawijaya Herman Brawijaya, Herman Idris, Haerawari Indah Dwi Wahyuni Indah Dwi Wahyuni, Indah Dwi Indah Purnama Sari Indah Purnamasari Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Inoy Trisnaini Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Ira Dewi Ramadhani Juliana Lumban Gaol, Mariani Juliska, Shelly Karlinda Karlinda Kartika Sari, Devy Khairunnisa, Nanda Kusharisupeni Djokosujono Kusharisupeni Djokosujono Lihwana, Mia Asni Lubis, Fatma Juwita Lumban Gaol, Riama Claudia Christine Lusi Rahmayani M Zulkarnain M. Zulkarnain M. Zulkarnain, M. Zulkarnain Maretalinia, Maretalinia Mariani Juliana Maryanto, Hendri Maulida Aulia Mawaddah Assupina Mawaddah Assupina, Mawaddah Melisa Yuniarti Meri Siska Arisandi Merry Natalia Panjaitan Merynda Indriyani Syafutri Mia Asni Lihwana Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti, Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Muhammad Dwi Hidayatullah Najmah Najmah Najmah, Najmah Nana Mulyana Nana Mulyana Ningsih, Windi Indah Fajar Novrika Sari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari Novrikasari, Novrikasari Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurul Fitriani Ocktariyana, Ocktariyana Panjaitan, Merry Natalia Pratiwi, Riri Amanda Prautami, Erike Septa Purnamasari, Septi Putri Sabila, Virgina Putri, Dwi Ananda Rahmayani, Lusi Ramdika, Sari Bema Ratna Djuwita Ratna Djuwita Ratna Djuwita Rico J. Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Risa Nur Amalia Rismawati Rismawati Rismawati Rizma Adlia Syakurah Robiatul Adawiyah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Rully Mufarika Sabila, Virgina Putri Sari Bema Ramdika Sari, Devy Kartika Sari, Novrika Siti Puji Astuti Siti Rachmi Indahsari Sri Aisyah Nabila Suci Destriatania Sunarsi, Elvi Syafhira, Adinda Syafran Arrazy Tiara Andhiny Tita Priyanka Putri Tri Krianto Tri Krianto Tri Krianto tri wahyuni Tuzzahra, Aquila Haya Utami, Fadhila Nur Vani Safithri Virgina Putri Sabila Virgina Putri Sabila Windi Indah Fajar Ningsih Windi Indah Fajar Ningsih Wulandari, Molas Maryunisa Salsabila Yeni Yeni Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuliani Tampubolon Yuliantari, Devy Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliarti Yuliastuti, Maria Eka Yuniarti, Melisa Yurizal Yurizal Yurizal Yurizal Yustini Ardillah, Yustini Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, M. Zulkarnain Zulkarnain, Mohammad