Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Manfaat Gizi Ikan bagi Kesehatan Anak-Anak di SD Negeri 3 Jirak Kabupaten Sambas Saputra, Mulpi Iman; Ramadandi, Rizky; Dwiyana, Nida; Rasandi, Rasandi; Atmajaya, Onesimus Dhyas Dwi; Merdekawati, Dewi; Yunita, Nurul Fatimah; Mahyudi S, Indra; Agam, Beryaldi; Maryono, Maryono; Kristiandi, Kiki; Sigiro, Oktavia Nurmawaty
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i1.894

Abstract

Fish consumption plays an essential role in fulfilling the nutritional needs of school-aged children, as fish contains high-quality protein, omega-3 fatty acids, vitamins, and minerals that support physical growth and cognitive development. However, children’s low awareness of the nutritional benefits of fish contributes to the low level of fish consumption. This community service activity aimed to increase students' knowledge at State Elementary School 3 Jirak regarding the nutritional content and health benefits of fish. The methods used included interactive lectures, educational videos, discussions, and educational games, supported by pre-test and post-test assessments to measure knowledge improvement. The activity was attended by 23 fifth-grade students. The results showed a significant increase in the average score from 76 on the pre-test to 99 on the post-test, categorized as “Very Good.” Students also demonstrated active participation during the activity, as indicated by their enthusiasm in discussions and educational games. These findings indicate that visual and interactive-based nutrition education is effective in enhancing children's knowledge about the nutritional benefits of fish. This activity is expected to encourage healthier fish consumption habits among students.
Penerapan Teknologi Pengering Kulit Jeruk dalam Upaya Diversifikasi Produk pada Kelompok Tani Buluh Serumpun Sangkala Sangkala; Pande Putu Agus Santoso; Kiki Kristiandi; Sri Mulyani; Rona Safrina; Aliwasa Aliwasa; Uswatun Khasanah; Rizky Fratama; Rini Rini
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6645

Abstract

Jeruk siam merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Sambas dengan produksi mencapai 90.040 ton pada tahun 2024. Namun, tingginya tingkat kerusakan pascapanen yang mencapai 20–40% menyebabkan sebagian produk tidak memenuhi standar pasar dan berakhir sebagai limbah, terutama pada bagian kulit. Padahal, kulit jeruk siam memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid, vitamin C, dan minyak atsiri yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Salah satu kendala utama dalam pemanfaatannya adalah kadar air yang tinggi sehingga mudah rusak. Oleh karena itu, diperlukan teknologi pengolahan yang tepat, salah satunya melalui proses pengeringan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi pengeringan kulit jeruk siam guna meningkatkan nilai tambah limbah pada Kelompok Tani Buluh Serumpun. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif dengan tahapan meliputi persiapan, instalasi alat, pelatihan dan pendampingan, uji coba produksi, monitoring dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan alat pengering mampu meningkatkan efisiensi proses pengeringan dengan waktu sekitar 4 jam serta menghasilkan produk kulit jeruk kering dengan kualitas yang lebih stabil. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan limbah menjadi produk diversifikasi seperti teh kulit jeruk dan sabun batang. Selain itu, program ini juga meningkatkan motivasi dan kemandirian kelompok tani dalam mengembangkan usaha berbasis limbah. Dengan demikian, penerapan teknologi pengeringan kulit jeruk siam efektif dalam mengurangi limbah, meningkatkan nilai ekonomi, serta berpotensi dikembangkan sebagai model agroindustri berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
Penguatan Keterampilan Penetapan Harga Produk Olahan Jeruk Siam bagi Kelompok Tani Buluh Serumpun di Desa Gapura Sri Mulyati; Kiki Kristiandi; Sangkala Sangkala; Ita Hardianti; Rona Safrina; Aliwasa Aliwasa; Uswatun Khasanah; Rizky Fratama; Rini Rini
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6646

Abstract

Olahan jeruk siam merupakan diversifikasi terhadap buah jeruk dengan memberikan nilai tambah pada hasil pertanian. Olahan jeruk siam akan menghasilkan produk dan peluang pasar baru. Agar tidak terjadinya kerugian dalam produk baru maka perlu adanya penguatan dalam penetapan harga. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan penguatan terhadap keterampilan dalam penentuan harga pada produk olahan jeruk siam yang baru di kelompok tani buluh serumpun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah secara Participatory Action Research. Dengan jumlah peserta yang terlibat sebanyak 23 orang dan merupakan kelompok tani buluh serumpun. Olahan yang dibuat dalam PKM ini adalah sebanyak 4 produk. Teknik pengumpulan data meliputi identifikasi permasalahan, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini mendapatkan tanggapan yang positif dari peserta dengan rata-rata penilaian terbesar adalah sebesar 12,8 % menyatakan sangat puas, sedangkan untuk hasil perhitungan harga pada produk ecoenzym yang memiliki harga paling murah (Rp. 1,966) dan untuk produk yang mahal berada pada produk sabun cair (Rp. 39,840). bahwa dengan adanya pelatihan ini kelompok tani buluh serumpun dapat menentukan harga dan dapat menghindari kerugian yang lebih besar. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menghitung harga pokok produksi serta menetapkan harga jual yang tepat. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam membantu kelompok tani menghindari potensi kerugian serta mendorong pengembangan usaha olahan jeruk siam yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing.
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal Kulit Jeruk Siam di Desa Gapura Kabupaten Sambas Kiki Kristiandi; Sangkala Sangkala; Sri Mulyani; Dewi Merdekawati; Nurul Fatimah Yunita; Rona Safrina; Ita Hardianti; Aliwasa Aliwasa; Uswatun Khasanah; Rizky Fratama; Rini Rini
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6644

Abstract

Teh herbal merupakan minuman yang dibuat dari bahan selain daun teh (Camellia sinensis) seperti daun, bunga, buah, biji, akar, maupun kulit tanaman yang dikeringkan dan diseduh dengan air panas. Teh herbal dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain sebagai antioksidan, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu relaksasi, serta mendukung kesehatan pencernaan. Salah satu teh herbal yang berpotensi dikembangkan adalah teh herbal kulit jeruk siam, yang memanfaatkan limbah kulit buah menjadi produk bernilai tambah. Kabupaten Sambas sebagai sentra produksi jeruk siam memiliki ketersediaan bahan baku yang melimpah, namun pemanfaatan kulit jeruk masih belum optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kulit jeruk siam menjadi teh herbal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Gapura pada bulan Agustus 2025 dengan melibatkan 23 peserta menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, penyuluhan, demonstrasi dan praktik, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam proses pengolahan teh herbal kulit jeruk siam. Peserta mampu memahami teknik pengolahan yang meliputi pencucian, pemotongan, pengeringan, hingga pengemasan. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik warna cokelat kekuningan, aroma khas jeruk, serta rasa yang menyegarkan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta terhadap potensi ekonomi dari pemanfaatan limbah kulit jeruk sebagai produk usaha rumah tangga. Secara keseluruhan, pelatihan pembuatan teh herbal kulit jeruk siam memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Keberlanjutan program melalui pendampingan dan inovasi produk diperlukan untuk mendukung pengembangan produk secara berkelanjutan.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahan Tambahan Pangan (BTP) Melalui Edukasi Partisipatif pada Produk Sirup Jeruk Siam Indria Mahgfirah; Kiki Kristiandi; Sri Mulyati; Sangkala; Evelin Agusti; Beryaldi Agam
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3142

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjadi sebuah sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai Bahan Tambahan Pangan (BTP) melalui pendekatan edukasi partisipatif pada pembuatan produk sirup jeruk siam. Bahan Tambahan Pangan (BTP) merupakan komponen penting dalam proses pengolahan pangan yang berfungsi memperbaiki mutu, cita rasa dan daya simpan produk. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang belum memahami jenis, fungsi serta batas aman penggunaannya sehingga menjadi permasalahan yang serius. Metode yang diguankan pada pengabdian masyarakat ini ialah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap perizinan, tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian dan tahap evaluasi dengan memberikan post test setelah melaksanakan kegiatan. Penyajian dari pengabdian ini meliputi kualitatif dan kuantitatif. Kualitatif untuk mendeskripsikan kegiatan, sedangkan kuantitatif menjelaskan secara numerik. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini ialah terjadi peningkatan signifikan pada nilai pre test dan post test, yaitu dengan nilai masing-masing 71,82% dan 91,36%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak peningkatan pengetahuan terkait Bahan Tambahan Pangan (BTP) setelah dilakukan sosialisasi.
Evaluasi Stabilitas Beta-Karoten pada Red Palm Oil (RPO) Selama Penyimpanan dengan Analisis Spektrofotometri UV-Vis Indria Mahgfirah; Kiki Kristiandi; Hidayat Asta; Mia Audina; Evelin Agusti
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 4 No. 2 (2026): JUNE
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v4i2.1080

Abstract

Beta-carotene is the major carotenoid compound in red palm oil (RPO) and serves as a provitamin A source; however, it has low stability against environmental factors during storage. This study aimed to analyze changes in beta-carotene content in RPO from Sambas, West Kalimantan, during storage using the UV–Vis spectrophotometric method. Samples were analyzed on day 1 and day 7 using iso-octane as the solvent, and measurements were performed at a maximum wavelength of 446 nm. The results showed that the average beta-carotene content decreased from 188.59 ppm on day 1 to 179.46 ppm on day 7, corresponding to a reduction of 4.84%. This decrease indicated beta-carotene degradation, which was influenced by oxidation, light exposure, and temperature during storage. Nevertheless, the relatively small reduction suggested that the storage conditions were still sufficient to maintain beta-carotene content in RPO. Therefore, RPO should be stored in dark containers, such as amber bottles. These findings are consistent with previous studies reporting that carotenoid degradation in palm oil occurs gradually during storage. Thus, controlling storage conditions is essential to maintain the stability and nutritional value of RPO.
Integrating Agronomic, Food Technology, and Mechanical Engineering Aspects in the Development of Job’s Tears (Coix lacryma-jobi L.) as a Functional Food Commodity: A Systematic Literature Review Kiki Kristiandi; Ita Hardianti; Sangkala Sangkala; Sri Mulyati; Indri Magfirah
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 4 No. 2 (2026): JUNE
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v4i2.1086

Abstract

The current trend in food consumption is shifting toward healthy and functional foods, driving global efforts to identify local food sources with high nutritional value and strong economic potential. One promising cereal crop in terms of development and growth is Job’s tears (Coix lacryma-jobi L.). This plant contains protein, starch, and various bioactive compounds such as coixenolide, coixol, and phenolics, which exhibit antioxidant, anticancer, and antidiabetic activities. The objective of this study was to identify and analyze relevant studies using a Systematic Literature Review (SLR) approach based on publications indexed in the Sinta Science and Technology Index (rank 1–6). From a total of 132 articles collected between 2011 and 2024, 32 were selected and analyzed thematically and descriptively following the PRISMA guidelines. The results from these 32 studies show that research on Job’s tears has significantly increased during 2018–2023, with a focus distribution of 40.6% on food technology, 34.4% on agronomy, and 25% on mechanical engineering. Integration among these fields indicates that agronomic aspects support the selection of superior stress-tolerant varieties, food technology contributes to the development of value-added gluten-free products such as snack bars, noodles, and sponge cakes, while mechanical engineering enhances post-harvest efficiency with yields of up to 70%. Eight integrative studies highlight the importance of synergy among the three disciplines to achieve sustainable Job’s tears development from upstream to downstream. In conclusion, a multidisciplinary approach is key to strengthening the added value, production efficiency, and sustainability of Job’s tears as a potential functional food commodity in Indonesia.
Co-Authors Abdul Karim Agam, Beryaldi AGUS Agusti, Evelin Akbarini, Oon Fatonah Alamsyah, Ricky Aliwasa Aliwasa Amira Amira Andi Maryam Anggraini Anggraini Annisa Putri Annisa Putri Apriani, Ayu Ariska Ariska Arza, Putri Aulia Asarif Asti Febrina Astin Atasasih Astrid Astheria Malaihollo Astuti, Theresia Widji Asysyifa Riana Atmajaya, Onesimus Dhyas Dwi Awalinda Awalinda Ayu Febby Puspita Berlina Saragih Crisna Aprilia Danil Danil Debora Simamora Defita Sari Devi Diah Mahmuda Dian Hardiyanti Dian Sari Dwiyana, Nida Ee Zurmansyah Eliza Eliza Elly Musa Elly Musa, Elly Emy Yuliantini Era Sabrina Era Sagita Erdiana Laura Etty Astuti Ety Astuti Evelin Agusti Fahrial, Fahrial Faridi, Ahmad Farmiansyah, Eko Febri Febri Febriani Febriani Fertiasari, Rini Ferzi, M. Alta Tetra Fiona Fiona Fiona Fiona Githa Oktaviani Grahan, Tahta keanu Gusti Randy Pratama Haliza, Haliza Hamdi Hamdi Hamdi Hamdi Hanavi, Muhammad Ilham Haq, Izhar Amirul Hesty Sulistiya Hidayat Asta Hidayat Asta, Hidayat Hikmah Trisnawati Hikmah Trisnawati I Gde Narda Widiada I Nyoman Adiyasa Ike Anggraeni Indah Indah Indra Mahyudi Indri Magfirah Indria Mahgfirah Indria Mahgfirah Irma Fahrizal Butsi Ningsih Isabella, Amelia Ismiadi Ismiadi Ita Hardianti Januardy, Uray Jordi, Jordi Junardi Junardi Kamila, Kamila Khofifah Khofifah Kurniasari, Megawati Kusumawardani, Sagita Lailatul Mukaromah Lasmono, Krisna Nurdin Leni Leni Lina Yunita Lugeri, Leo Made Darawati Mahgfirah, Indria Mahyudi S, Indra Mahyudi, Indra Malaihollo, Astrid Astheria Maryono Maryono Maryono Maryono Maryono Masara'T, Sudirman Masara’T, Sudirman Maulana, Tan Dede Maurin Aulia Mentari Merdekawati, Dewi Mia Audina Mia Audina Mia Talia Mogi, Gabriela Muhammad Usman, Muhammad Muhammad Zakiyul Fikri Muniza Muniza Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Muslimah Mutiara, Liris Nata Ningsih, Irma Fahrizal Butsi NINGSIH, NINGSIH Ningsih, Windi Indah Fajar Novia Pipit Kurniawati Novita Novita Novita Nur Habibah Nur Iqlima Aqilah Nurcahyanti, Desy Nurhafisa, Eysi Nuria Nurizwan Nurkasanah, Ayu Aisah Nurul Fatimah Yunita Nurul Pratiwi Nurul Safitri Nuryutika, Nuryutika Pandika, Edo Pasambuna, Muksin Pebrianti, Nurzalina Prayitno, Firda Ayu Hari Puspa Puspa Rahmawati, Reni Ramadandi, Rizky Rasandi, Rasandi Rendi Agustian Reni Sofiyatin Renol Burjulius Renol Burjulius REZA FAHLEVI Riana, Asysyifa Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rini Fertiasari Rini Pebriyanti Rini Rini Rizky Fratama Rochimah, Ega Alfinna Rona Safrina Rozana Rozana Ruwendi Alfaisyal Saifudin Saleha Saleha Salianda Sangkala Santoso, Pande Putu Agus Sanya Anda Lusiana Saputra, Mulpi Iman Saputri, Dwi Saragih, Berlina Sari, Anisa Devita Sarip Seti Arza Sigiro, Oktavia Nurmawaty Simamora, Debora Sonty Lena Sonty Lena Sri Mulyani Sri Mulyati Sri Mulyati Sri Vera Furwansih Sudirman Masara'T Sudirman Masara’T Sukmayani Sukmayani Syahrulizar Arditiya Tendi Antopani Tetty Herta Doloksaribu Tritisari, Angga Urabi, Debby Uswatun Khasanah Wahyu Wahyu Widarta Widarta Wilis Widi Wilujeng Yayan, Krisentia Yeni Yeni YOGI Yunianto, Andi Eka