Claim Missing Document
Check
Articles

Ethanolic Extract of Xestospongia Sp. Induces CD4+ and CD14 Cells Levels on Wistar Male Rat Infected with Staphylococcus aureus Adryan Fristiohady; Wahyuni Wahyuni; Muhammad H Malaka; Dewiyanti Madu; Dayatriana Muthalib; Dian Munasari; La Ode MJ Purnama; Baru Sadarun; Muhammad Ilyas; Idin Sahidin
Pharmacology and Clinical Pharmacy Research Vol 5, No 2
Publisher : Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/pcpr.v5i2.26986

Abstract

Immunomodulator is a substance that increases or suppresses the immune response through the certain mechanism. The marine sponge Xestospongia sp. has immunomodulatory activity by increasing phagocytic activity. In addition, the phagocytic activity is affected by CD4+ and CD14 cells levels. Thus, this study aims to investigate the effect of Xestopongia sp. extract toward CD4+ and CD14 cells level in model rat. Animals were divided into 4 groups (n=5) and treated for 7 days, as follow: Group I (Ethanolic extract of Xestospongia sp. dose of 300 mg/KgBW); Group II (Ethanolic extract of Xestospongia sp. dose of 400 mg/KgBW); Group III (Phylantus niruri extract); and Group IV (0.5% Na CMC). On day 8, animals were infected with Staphylococcus aureus intraperitoneally. And the blood was collected by cardiac puncture and assayed with ELISA kit CD4 (elabscience®) and ELISA kit CD14 (elabscience®). Ethanolic extract of Xestospongia sp. provided high levels of both CD4+ and CD14 cells (Group II) compared to baseline (Group IV)  (p<0.05). Group I provided similar activity to group III (p>0.05) and Group II provided significant activity with higher levels of CD4+ and CD14 cells compared to group III (p<0.05). In conclusion, both doses of Xestospongia sp. extract provide activity as immunomodulator by increasing CD4+ and CD14 cells levels, yet dose of 400 mg/KgBw provides the higher immunomodulatory activity.
Uji Aktivitas Antiinflamasi In Vitro Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith dengan Metode Stabilisasi Membran Sel Darah Merah Adryan Fristiohady; Wahyuni Wahyuni; Fadhliyah Malik; Nurjeddah Fariane; Muhammad Ilyas Y.; Mentarry Bafadal; Sahidin F.
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 18 No 2 (2020): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v18i2.731

Abstract

Wualae (Etlingera elatior (Jack) R. M. Smith) is plant that traditionally used as traditional medicine in Southeast Sulawesi. It contains fl avonoids, tannins, and terpenoids that act as anti-infl ammatory. The studyaims to investigate the anti-infl ammatory activity of ethanolic extract of wualae by stabilizing human red bloodcell (HRBC) membrane. Hemolysis and stability due to oxidative induction and hypotonic solutes are used asmeasures of anti-infl ammatory activity. The positive controls used in this study were diclofenac sodium withvarious concentrations of 250 ppm; 500 ppm; 750 ppm; 1000 ppm; 1250 ppm; and 1500 ppm. Sample wasalso having similar identical concentration. According to the results of stability and hemolysis percentage ofE. elatior fruit ethanol extract to HRBC were 57,75% and 42,25% (250 ppm), 66,71% and 33,29% (500 ppm),74,10% and 25,90% (750 ppm), 75,72% and 24,28% (1000 ppm), 79,87% and 20,13% (1250 ppm), and 84,89%and 15,11% (1500 ppm). Compared with diclofenac sodium stability and hemolysis percentage were 62,61%and 37,39% (250 ppm), 66,71% and 33,29% (500 ppm), 71,02% and 28,98% (750 ppm), 72,10% and 27,90%(1000 ppm), 73,94% and 26,06% (1250 ppm), 76,63% and 23,37% (1500 ppm). These data suggest that the ethanolic extract of wualae is potentially have activity as anti-infl ammatory.
Efek Imunomodulator Ekstrak Etanol Spons Xestospongia Sp. Terhadap Aktivitas Fagositosis Makrofag Pada Mencit Jantan Galur Balb/C Adryan Fristiohady; Wahyuni Wahyuni; Fadhliyah Malik; Mesi Leorita; Muhammad Ilyas Yusuf; Hendra Febriansyah; Sahidin Sahidin
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 5 No. 01 (2019): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v5i01.38

Abstract

Imunomodulator merupakan bahan yang dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun. Spons Xestospongia Sp. diduga mengandung senyawa-senyawa aktif yang berperan sebagai agen imunomodulator. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. terhadap aktivitas fagositosis makrofag. Sebanyak dua puluh empat ekor mencit jantan galur Balb/C umur 2-3 bulan dengan berat badan 20-30 gram dibagi ke dalam 6 kelompok. Kelompok pertama mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 100 mg/kgBB, kelompok kedua mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 200 mg/kgBB, kelompok ketiga mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 300 mg/kgBB dan kelompok keempat mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 400 mg/kgBB. Kelompok kontrol positif mendapat ekstrak Phyllanthus niruri Linn. (Stimuno®) 0,13 mg/gBB dan kelompok kontrol negatif mendapatkan Na-CMC 0,5%. Ekstrak diberikan secara peroral sejak hari pertama hingga ketujuh. Pada hari kedelapan masing-masing mencit diinjeksikan bakteri Staphylococcus aureus (SA) 0,5 mL secara intra peritoneal. Aktivitas sel makrofag dihitung dari apusan cairan peritoneum mencit. Peningkatan dosis ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. meningkatkan jumlah aktivitas fagositosis makrofag dari 24,25 % (Na-CMC), 34,25% (100 mg/kgBB), 47,00% (200 mg/kgBB), 59,50 % (300 mg/kgBB) dan 62,75% (400 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. memiliki potensi sebagai imunomodulator pada dosis 300 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB dengan efektivitas yang tidak berbeda bermakna dengan kontrol positif (Stimuno®) dalam meningkatkan aktivitas fagositosis sel makrofag berdasarkan hasil uji statistik post hoc TUKEY (sig. > 0,05).
Review Jurnal: Potensi Spons Laut Sebagai Anti Kanker Payudara Adryan Fristiohady; Lidya Agriningsih Haruna
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 6 No. 01 (2020): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v6i01.56

Abstract

Angka kejadian dan kematian pada penderita kanker payudara terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Prevalensi kejadian 8-9% wanita mengalami kanker payudara. Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2018 menyebutkan angka kejadian kanker payudara di Indonesia sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata angka kematian 17 per 100.000 penduduk. Kanker payudara adalah kanker invasif paling sering terjadi pada wanita di seluruh dunia dan penyebab kematian kanker tertinggi kedua, setelah kanker paru-paru. Kebanyakan wanita dengan kanker payudara akan menjalani beberapa jenis operasi. Pembedahan sering dikombinasikan dengan perawatan lain seperti terapi radiasi, kemoterapi, terapi hormon, dan/atau terapi yang ditargetkan. Studi tentang produk alami laut sebagai sumber kandidat obat masih jarang. Sumber daya laut telah menghasilkan sejumlah besar senyawa bioaktif baru. Spons mewakili salah satu sumber senyawa bioaktif laut yang paling menjanjikan terutama untuk bidang farmasi dalam pengobatan kanker payudara. Penulisan review jurnal ini menggunakan metode studi pustaka. Review jurnal ini membahas tentang beberapa spons laut dan aktivitas antikanker payudara. Dari hasil ulasan jurnal didapatkan bahwa beberapa spons laut dengan aktivitas antikanker payudara yaitu Monanchora viridis, Hyrtios erectus, Xestospongia, Psammaplysilla, Haliclona sp, Stylissa carteri, Aaptos sp, Callyspongia siphonella, Ancorina sp, Haliclona caerulea, Spongia pertusa Esper, Siphonochalina siphonella, Geodia cydonium, Manihinea lynbeazleyae, Theonella mirabilis, Spheciospongia vagabunda, Stryphuous ponderosus, dan Theonella sp, dengan berbagai macam aktivitas seperti antiproliferatif, proapoptotik, dan proinflamasi pada lini sel kanker payudara T11, SUM159PT, MCF-7, BT-474, MCF-7/adr, MDA MB 231, MDA MB 468, SKBR3, HCC-1954, T-47D, MCF7-Nanog, MCF-10A, dan SUM149.
Review Jurnal: Pemanfaatan Etosom Sebagai Bentuk Sediaan Patch Rina Andriani; Irmayani Jubir; Vica Aspadiah; Adryan Fristiohady
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v8i1.5386

Abstract

Etosom merupakan suatu sistem pembawa berupa vesikel yang lunak dan elastis dengan komponen utama yaitu fosfopilid, etanol dengan konsentrasi yang cukup tinggi (20-45%), dan air. Etosom memiliki kemampuan dalam meningkatkan penetrasi obat lebih jauh ke dalam kulit dikarenakan adanya kandungan fosfolipid dan etanol. Etosom juga dapat menghantarkan obat hingga mencapai sirkulasi sistemik sehingga sangat cocok digunakan sebagai sistem pembawa yang diformulasikan kedalam bentuk sediaan, salah satunya sediaan patch transdermal. Penggunaan etosom dalam sediaan patch transdermal dapat meningkatkan kemampuan penetrasi, permeabilitas dan bioavailabilitas dari suatu obat. Review ini memberikan informasi mengenai pemanfaatan etosom sebagai bentuk sediaan patch.
Aktivitas Imunomodulator Ekstrak Etanol Buah Etlingera rubroloba A.D. Poulsen Terhadap Fagositosis Sel Makrofag Pada Tikus Jantan Galur Wistar Fadhliyah Malik; Mentarry Bafadal; Dian Munasari; Rina Andriani; Muh. Ilyas Yusuf; Sahidin Sahidin; Wahyuni Wahyuni; Adryan Fristiohady; Wa Ode Nurfinti
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v8i1.171

Abstract

Fungsi sistem imun adalah untuk melindungi tubuh dari benda-benda asing, dimana sistem imun dapat ditingkatkan dengan pemberian imunomodulator. Pendekatan kemotaksonomi Genus Etlingera memungkinkan Etlingera rubroloba A.D. Poulsen memiliki kandungan metabolit sekunder sebagai agen imunomodulator. Penelitian dimaksudkan untuk mengetahui aktivitas imunomodulator ekstrak etanol buah Etlingera rubroloba A.D. Poulsen terhadap fagositosis sel makrofag pada tikus jantan galur wistar. Hewan uji tikus sebanyak dua puluh empat ekor dibagi dalam enam kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (ekstrak meniran komersial), kontrol normal (tanpa perlakuan), perlakuan dosis 1 (200 mg/kgBB), perlakuan dosis 2 (300 mg/kgBB)  dan  perlakuan dosis 3  (400 mg/kgBB). Perlakuan diberikan selama tujuh hari berturut-turut secara per oral  dan diberikan injeksi bakteri Staphylococcus aureus 0,5 mL secara intraperitonial pada hari kedelapan masing-masing kelompok. Apusan cairan peritoneum digunakan untuk menentukan aktivitas sel makrofag. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas fagositosis sel makrofag pada kelompok kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1, perlakuan 2, perlakuan 3 berturut-turut 36,75 %, 74,25%, 71.75%, 80,50%, 70,75%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak etanol buah Etlingera rubroloba A.D. Poulsen memiliki aktivitas imunomodulator terhadap fagositosis sel makrofag.
Phytochemical Profile and Biological Activities of Ethylacetate Extract of Peanut (Arachis hypogaea L.) Stems: In-Vitro and In-Silico Studies with Bibliometric Analysis Idin Sahidin; N. Nohong; Marianti A. Manggau; A. Arfan; W. Wahyuni; Iren Meylani; M. Hajrul Malaka; Nur Syifa Rahmatika; Agung W. M. Yodha; Nur Upik En Masrika; Abdulkadir Kamaluddin; Andini Sundowo; Sofa Fajriah; Rathapon Asasutjarit; Adryan Fristiohady; Rina Maryanti; Nur Indri Rahayu; M. Muktiarni
Indonesian Journal of Science and Technology Vol 8, No 2 (2023): (ONLINE FIRST) IJOST: September 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijost.v8i2.54822

Abstract

The utilization of the stems, leaves, and hulls of peanuts (Arachis hypogea) is not as popular as the seeds. This study aimed to investigate the chemical contents and pharmacological activities of A. hypogaea stems in-vitro and in-silico. This study was also completed with bibliometric analysis. The methanol extract (ME) was reextracted by ethylacetate to get ethyl acetate extract (EAE). The chemical contents of EAE were analyzed by phytochemical screening, Liquid Chromatography-Mass Spectroscopy (LC-MS/MS), TPC (Total Phenolic Content), and TFC (Total Flavonoid Content). In-vitro and in-silico studies evaluated antioxidant potency, toxicity, and cytotoxicity toward MCF-7 cell lines. The results showed that EAE contained terpenoids, flavonoids, alkaloids, and phenolics which were supported by LC-MS/MS data. The EAE was categorized as a very strong antioxidant and moderately active in both cytotoxicity and toxicity.
SOSIALISASI PEMAHAMAN TENTANG VCO (VIRGIN COCONUT OIL) DESA LEPPE, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Adryan Fristiohady; Muhammad Ilyas Yusuf; Asniar Pascayantri; Sahidin; Muhamad Handoyo Sahumena; Wahyuni; Laode Muhamad Mbuyang Nadia; Grasiana Eka E.Y.G; Wa Ode Norma; Yamin Yamin; Wa Kuasa Baka; Ilma Mustaqima Rianse
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah kelapa di wilayah pesisir Desa Leppe Kecamatan Soropia kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara hanya dijual secara gelondongan. Tujuan pelatihan untuk memotivasi masyarakat agar berdaya dengan memanfaatkan potensi alamnya menjadi  lebih ekonomis dan meningkatkan pemahaman tentang VCO Khalayak sasarannya adalah 20 orang masyarakat Desa Leppe. Kegiatan ini melibatkan mitra, baik dari pihak masyarakat yang bergiat di bidang pembuatan produk VCO, ibu-ibu penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kegiatan pengabdian dilakukan melalui metode penyuluhan dan telah berlangsung dengan baik, lancar, serta mendapat respon yang positif dari para peserta. Transfer pengetahuan, baru ini telah memotivasi masyarakat untuk berwirausaha dengan membuat VCO murni bagi kesehatan tubuh seperti antibakteri, antivirus, dan anti jamur. Proses pembuatan VCO adalah dengan cara fermentasi tidak mengalami proses pemanasan dan tidak ada penambahan zat zat kimia. Diharapkan pelatihan ini ditindak lanjuti dengan pelatihan pembuatan produk VCO agar bisa dikemas dan bisa di perjual belikan.
Sosialisasi Paradigma Hidup Sehat Sebagai Konsep Promotif dan Preventif Penyakit Menular dalam Upaya Mendukung SDGs di SMA Negeri 2 Kendari Adryan Fristiohady; Nita Trinovitasari; Rifa'atul Mahmudah; Intan Permata Putri
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v1i2.25

Abstract

Penyakit menular yang masih tinggi di Sulawesi Tenggara adalah DBD (Demam Berdarah Dengue). Salah satu cara mencegah penyakit DBD adalah dengan melakukan 3M (Menguras, Mengubur, dan Menutup) yang merupakan program arbovirosis pemerintah. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa SMA Negeri 2 Kendari tentang penyakit menular demam berdarah dan cara pencegahan penyakit DBD dengan gerakan 3M. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab dengan media leaflet. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman peserta yang dapat dilihat dari perubahan nilai pretest dan posttest. Pada saat pretest peserta yang pemahamannya dikategorikan rendah sebanyak 30 siswa, sedang 20 siswa dan tinggi 10 siswa. Pada saat posttest jumlah peserta yang pemahamannya dikategorikan rendah dan sedang menurun menjadi 5 siswa dan 15 siswa, sedangkan yang dikategorikan tinggi meningkat menjadi 40 siswa. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penyelenggara berhasil memberikan edukasi dan sosialisasi terkait penyakit menular DBD dan cara pencegahannya dengan 3M.
Apotek Hidup: Upaya Pelestarian Penggunaan Obat Tradisional di Masyarakat melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Idin Sahidin; Gusti Ray Sadimantara; Muhammad Hajrul Malaka; Muhammad Azdar Setiawan; Nur Saadah Daud; Adryan Fristiohady; Yulianti Fauziah; Sernita Sernita; Musdalipah Musdalipah; Agung Wibawa Mahatva Yodha; Wahyuni Wahyuni
Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 1 (2023): NADIKAMI: Januari 2023
Publisher : POLITEKNIK BINA HUSADA KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Desa Lamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara sebagian besar masyarakatnya berpendidikan minimal rata-rata lulusan SMA, sehingga pengetahuan tentang budidaya dan pemanfaatan tanaman obat masih sangat kurang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu pelaksanaan program pemerintah terkait pemanfaatan tanaman obat. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menyampaikan informasi tentang tanaman obat melalui sosialisasi, diskusi, dan praktik langsung budidaya tanaman obat keluarga di pekarangan rumah. Evaluasi peningkatan pengetahuan masyarakat dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dasar tentang jenis, manfaat, dan cara membuat ramuan. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya keberhasilan dan sangat bermanfaat, karena adanya peningkatan pengetahuan dengan skor rata-rata lebih dari 60 yaitu skor rata-rata post-test 86.11 dibandingkan saat sebelum kegiatan dari nilai rata-rata pre-test 59.72. Masyarakat menunjukkan keterampilan yang memadai saat melakukan praktik langsung mulai dari penanaman, hingga pemeliharaan tanaman. Hasil budidaya tanaman obat ini, selain merupakan upaya pelestarian tanaman obat tradisional, juga mampu menghasilkan produk kosmetik yang kemudian dapat di manfaatkan sebagai produk herbal atau dijual untuk menambah nilai ekonomi.
Co-Authors Abdulkadir Kamaluddin Agung W. M. Yodha Agustiana, Agustiana Agustina, Ikra Akbar, Jalaludin Muhammad Amaliah, Wa Ode Fitri Andini Sundowo Andini Sundowo Andriani, Rina Anwar, Irvan Arba, Muh. Arba, Muhammad Arfan Arfan Arfan Arfan Ariyanto, Irland Asasutjarit, Rathapon Asnani Asnani Asniar Pascayantri Aspadiah, Vica Asrina, Eki Asrul Sani Asrul Sani, Asrul Astrid Indalifiany Atasya, Fretiniar Ayu Wulandari Azwar, Andri Bafadal, Mentarry Baharum, Syarul Nataqain Baru Sadarun Cicilia, Retno Daud, Nur Saadah Dayatriana Muthalib Dewi Puspita Dewiyanti Madu Dian Munasari Fadhliyah Malik Farhan, Muh. Adit Firdayanti, Firdayanti Fitrawan, La Ode Muhammad Fitrawan, La Ode Muhammad Fitria Nurcahyani Fredy Talebong Fusvita, Angriani Gobel, Sri Yunanci Van Grasiana Eka E.Y.G Gusti Ayu Kade Sutariati Gusti Ray Sadimantara Haera, Evi Hadrawati Handayani, Lili Sri Hariana Hariana, Hariana Haringi, Elfira Harnita, Wa Ode Haruna, Lidya A. Haruna, Lidya Agriningsih Hasan, Fonnie Esther Haslianti Haslianti, Haslianti Hasnawati Hastiar, Arfiani Hendra Febriansyah Idin Sahidin Idin Sahidin Idin, Sahidin Idrus, Loly Subhiaty Ilma Sarimustaqiyma Rianse Ilyas Y, Muhammad Indalifiany, Astrid Intan Permata Putri Iren Meylani Irmayani Jubir Irnawati Irnawati Irnawati Irsan Irsan Izzati, Emy Jabbar, Asriullah Jafriati Jannah, Sitti Raodah Nurul Jumadil Kardin, Laode Karmilah Karmilah Kasmawati, Henny Kirana, Rezky Marwah Kuncoro, Shienny La Ode MJ Purnama La Ode Muhammad Fitrawan La Ode Muhammad Julian Purnama Laode Muhamad Mbuyang Nadia Lidya Agriningsih Haruna Loly Subhiaty Idrus M. Hajrul Malaka Magdalena Magdalena Malaka, Muh. Hajrul Malaka, Muhammad Hajrul Marianti A. Manggau Masrika, Nur Upik En Mawaddah, Nur Ainul Mesi Leorita Miftahul Fadli Mirawanti G, Wa Ode Mirda Mirda Mugiarno, Dita Oktavianti Muh. Azdar Setiawan Muh. Ilyas Yusuf Muhamad Handoyo Sahumena Muhammad H Malaka Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Hajrul Malaka Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Y. Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Ilyas Yusuf Muhammad Isrul Muhammad Mahfudz Nur Muhammad Ramadhan Muktiarni, Muktiarni Munasari, Dian Musabar, Nasyrah Musdalipah Musdalipah Musdalipah Musdalipah, Musdalipah Muzuni, Muzuni N. Nohong Naimah Naimah NASRUDIN Nazira, Arni Nisi, Hairul Nita Trinovitasari Nur Illiyyin Akib Nur Illiyyin Akib Nur Illiyyin Akib Nur Indri Rahayu Nur Saadah Daud Nur Syifa Rahmatika Nuralifah Nuralifah, Nuralifah Nurcahyani, Fitria Nurjeddah Fariane Nurkhalis Bintang Astiasal Nurpajriani, Nurpajriani Nurul Hikmah Nurull Hikmah Nurwati Nurwati Nyoman Rudi Kusuma Nyoman Rudi Kusuma Parrung, Arsyani Pascayantri, Asniar Purnama, La O. M. J. Purnama, La Ode Muh. Julian Purnama, La Ode Muhammad Julian Puspita Sari Putri, Natalia Christiani RAHMAT MULIADI, RAHMAT Rahmatika, Nur S. Ramadhani, Rizky Barkah Rathapon Asasutjarit Reni Yunus, Reni Rifa'atul Mahmudah Rina Andriani Rina Andriani Rina Maryanti Rini Hamsidi Rizky Barkah Ramadhani Ruslan Ruslan Ruslin Ruslin Ruslin Ruslin Ruslin Ruslin Ruslin Ruslin, Ruslin Sahidin Sahidin . Sahidin F. Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin Sahidin, Idin Saputri, Ulan Mulyani Sarah Saranani, Muhammad Aqsal Azriel Fajar Saranani, Selpirahmawati Saripuddin Saripuddin Saripuddin Selfyana Austin Tee Selpirahmawati Saranani Sernita Sernita Siti Helmyati Sofa Fajriah Solly Aryza Solo, Dian Munasari Sulasry, Sulasry Sunandar Ihsan Sunandar Ihsan Sunandar Ihsan Sunandar Ihsan, Sunandar SURYANI Suryani Suryani Syifa, Fadhil Nur Syukur, Novita Sari Tian Amalia Halik Tien Tien W. Wahyuni Wa Baane WA KUASA Wa Ode Norma Wa Ode Nurfinti Wa Ode Salma Wa Ode Siti Zubaydah Wa Ode Sitti Zubaydah WAHYUNI wahyuni wahyuni Wahyuni Wahyuni Wati, Sri Asma Yamin Yamin Yamin Yodha, Agung W. M. Yodha, Agung Wibawa Mahatva Yuliansyah Yuliansyah Yulianti Fauziah Yusniati Dwi Pemudi Zainuddin, Asnia Zoraya Denok Rafhisya Zubaydah, Wa Ode Sitti