Articles
PERSESI ORANG TUA TENTANG PENYEBAB FREE SEX DIKALANGAN SISWA SMA DIDESA KALIPUCANG WETAN RW III KECAMATAN WELAHAN KABUPATEN JEPARA
Noor Cholifah;
dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang. Survey Nasional yang dilakukan oleh Sorensen terhadap remaja usia 13-19 thn menemukan bahwa 59% remaja pria dan 45% remaja wanita sudah mendapat pengalaman sex, sebagian besar sebelum mereka mencapai usia 16. Sedangkan survey yang dilakukan oleh Zelnik dan Kanter mengemukakan bahwa 55% wanita berusia 19 tahun yang diinterviewsudah mendapat pengalaman sex. Dan sejumlah alas an kenapa remaja melakukan kegiatan seksual pranikah. Sehingga hal ini menimbulkan berbagai pendapat dimasyarakat. Tujuan : Diketahuinya gambaran tentang persepsi orangtua tentang penyebab free sex dikalangan siswa SMA di desa Kalipucang Wetan RW III Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara.Metode : Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah orang tua di Desa Kalipucang Wetan RW III Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara yang memiliki anak duduk di bangku SMA sebanyak 267 orang tua. Sampel diambil sebanyak 15% dari populasi yaitu 40 orang . Adapun cara pengumpulan data yaitu dengan wawancara, kuesioner sebanyak 2 pernyataan dimana dianalisa dengan penghitungan persentase.Hasil : Persepsi orang tua tentang penyebab free sex di kalangan siswa SMA di Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara secara umum sebagian besar menunjukkan kategori negatif yaitu sebanyak 95,0%.. Persepsi orang tua tentang penyebab free sex di kalangan siswa SMA di Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara karena pennyebab internal adalah karena faktor makna pacaran sebanyak 87,5%. Persepsi orang tua tentang penyebab free sex di kalangan siswa SMA di Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara karena penyebab eksternal adalah karena faktor tontonan film porno sebanyak 55%. Kesimpulan : Persepsi orang tua tentang penyebab free sex di kalangan siswa SMA di Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara secara umum sebagian besar menunjukkan kategori negatif yaitu sebanyak 95,0%.
ANGKA KEJADIAN NYERI PERUT BAGIAN BAWAH PADA AKSEPTOR KB AKDR CUT 380 A DI PUSKESMAS MEJOBO TAHUN 2011
Siti Mahmudah;
Dwi Astuti;
Indah Risnawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu metode kontrasepsi yang dapat dipilih adalah alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Sampai saat ini, AKDR merupakan jenis kontrasepsi yang kurang diminati jika dibandingkan dengan KB suntik dan pill. Salah satu efek samping KB AKDR adalah adanya nyeri perut bagian bawah. Ini terjadi biasanya pada saat nyeri haid. Nyeri pada setiap akseptor bermacam – macam tregantung dari penanganan yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian nyeri perut bagian bawah pada akseptor KB AKDR CuT 380 A di Puskesmas Mejobo tahun 2011. Menurut sifat dasar penelitian ini termasuk jenis deskripsi dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu yang menggunakan KB AKDR CuT 380A di Puskesmas Mejobo pada bulan Januari – Desember 2009 sebanyak 64 orang. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebagian besar ibu memiliki umur 20 tahun yaitu sebanyak 14 orang (21.9%), yang memiliki umur 20 - 30 tahun sebanyak 43 orang (67.2%) dan yang memiliki umur 30 tahun sebanyak 7 orang (10.9%), sebagian besar ibu memiliki pendidikan dasar yaitu sebanyak 41 orang (64.1%), yang memiliki pendidikan menengah sebanyak 16 orang (25%), dan yang tinggi sebanyak 7 orang (10.9%), sebagian besar ibu bekerja yaitu sebanyak 50 orang (78.1%) dan yang tidak bekerja sebanyak 14 orang (21.9%). Sebagian besar mengalami efek samping nyeri perut bagian bawah ringan 38 orang (59.4%), dan yang tidak nyeri sebanyak 26 orang (40.6%).
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA IBU POSTPARTUM SECTIO CAESAREA
Dwi Astuti;
Nasriyah Nasriyah;
Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2180
Background: The number of post sectio cesarea patients at PKU Aisyiyah Jepara Hospital in June 2021 – April 2022 was 458 patients, data on infants who were breastfed colustrum in postpartum mothers with cesarean sectio were 102 babies. It can be said that the coverage of colustrum breastfeeding at PKU Aisyiyah Jepara Hospital tends to be less than babies who are not given colustrum breastfeeding. While mothers who did not give colustrum breast milk as much as 22.2%. Objective: Knowing the relationship between family support for colostrum administration to postpartum SC mothers at PKU Aisyiyah Jepara Hospital. Method: A type of correlational analytic research with a cross sectional time approach. Large sample of 41 respondents with total sampling technique. The instrument used questionnaire. Analysis of statistical test data of Spearman Rho. Research Results: The majority of respondents' family support was sufficient, namely as many as 27 people (65.9%) and mothers gave colostrum as many as 32 people (78%). Conclusion: There is a relationship between family support for colostrum administration to postpartum SC mothers at PKU Aisyiyah Jepara Hospital with p value 0.001 α 0.05 and r value = 0.487.
HUBUNGAN INDEK MASSA TUBUH IBU HAMIL DENGAN PRE EKLAMSIA DI RUANG AN NISA RS PKU MUHAMMADIYAH GUBUG
Sri Karyati;
Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Status gizi ibu hamil sangat penting untuk tercapainya kesejahteraan ibu dan janin. Salah satu metode yang sering digunakan untuk mengetahui status gizi pada seseorang adalah dengan menghitung indek massa tubuh (IMT). Adanya perbedaan antrometri ibu hamil pada tiap populasi menyebabkan terjadinya masalah gizi kurang atau gizi lebih(obesitas).Wanita dengan status gizi berlebih memiliki resiko tinggi terhadap kehamilan seperti pre eklamsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indek massa tubuh ibu hamil dengan pre eklamsia di ruang Annisa Rsu Pku Muhammadiyah Gubug-Grobogan Tahun 2014.Penelitian analitik observasional dengan metode case control study dengan menggunakan data sekunder dari catatan rekam medis pasien pada bulan Januari-Desember 2013.Data dideskripsikan dalam bentuk tabel frekuensi dan diuji dengan menggunakan uji komprehatif Rank Spearmen kendall tau,dengan hasil penelitian ada hubungan antara indek massa tubuh ibu hamil dengan pre eklamsia,dengan nilai p value 0,045.Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan kunjungan ante natal care(ANC).
TEHNIK MASSAGE PUNGGUNG UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA I
indah puspitasari;
Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26751/jikk.v8i2.289
Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks dan janin turun ke dalam jalan lahir. Nyeri pada kala I persalinan adalah akibat adanya dilatasi servik, segmen bawah rahim, adanya tahanan yang berlawanan, tarikan serta perlukaan pada jaringan otot maupun ligamen-ligamen yang menopang struktur diatasnya. Teknik massage punggung salah satu metode untuk mengurangi rasa nyeri persalinan.Tujuan penelitian untuk mengetahui tehnik massage punggung terhadap perubahan nyeri pada ibu bersalin kala I. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan desain non equivalent control group, sampel penelitian ini adalah 21 ibu bersalin di BPS Tri Handayani Gebog Kabupaten Kudus, yang diambil secara total sampling. Instrumen yang digunakan lembar observasi untuk menngukur nyeri persalinan. Tehnik analisa data bivariat menggunakan uji Mc. Nemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna sebelum dan setelah dilakukan massage punggung terhadap nyeri persalinan kala I. Manfaat penelitian untuk mengetahui bahwa penerapan tehnik massage punggung memengaruhi nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin. Maka dari itu, disarankan pada petugas kesehatan terutama bidan untuk meningkatkan kualitas pelayanan asuhan persalinan dengan menggunakan tehnik massage punggung untuk mengurangi nyeri persalinan kala I.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN PELAKSANAAN IMUNISASI CAMPAK DI DESA TURIREJO PUSKESMAS II DEMAK
Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Imunisasi adalah suatu usaha memberikan kekebalan pada balita dan anak terhadap penyakit tertentu, dengan memasukkan vaksin yang berupa kuman hidup yang dilemahkan atau kuman yang dimatikan serta racun kuman kedalam tubuh anak yang berupa antigen. Imunisasi campak adalah imunisasi yang diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit campak secara aktif. Vaksin campak mengandung virus hidup yang dilemahkan dan diberikan satu kali pada umur 9 bulan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dengan pelaksanaan imunisasi campak didesa Turirejo Puskesmas Demak II.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan sampel total populasi 50 responden. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Chi Square dengan taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu yang mempunyai balita 9-15 bulan, berdasarkan uji Chi Square didapatkan bahwa p value α. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dengan pelaksanaan imunisasi campak. Berdasarkan penelitian tersebut diharapkan bidan sebagai tenaga kesehatan di puskesmas Demak II dapat memberikan konseling secara paripurna dan utuh. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti sejauh mana hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dengan elaksanaan imunisasi campak di desa Turirejo Puskesmas Demak II.
HUBUNGAN ANTARA SIKAP TENAGA PENOLONG PERSALINAN,PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBERHASILAN INISIASI MENYUSUI DINI ( IMD ) DI RSU
Noor Cholifah;
Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
IMD adalah proses bayi menyusu segera setelah bayi dilahirkan,dimana bayi dibiarkan mencari putting susu ibunya sendiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap tenaga penolong persalinan,pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi.Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari 2014,dengan subjek penelitian sebanyak 30 responden di tentukan dengan total sampling.Hasil penelitian dengan menggunakan analisis bivariat menunjukkan sikap tenaga penolong persalinan berhubungan dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,008) 0,05.Pengetahuan ibu berhubungan dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,000 ) 0,05.Dukungan keluarga dengan keberhasilan pelaksanaan IMD di RSU PKU Muhammadiyah Gubug dengan nilai p ( 0,020 ) 0,05.Penelitian ini merokemendasikan agar tenaga penolong persalinan memberikan informasi tentang IMD kepada ibu di saat masa kehamilannya.Kata Kunci : Inisiasi Menyusui Dini,Sikap Tenaga Penolong Persalinan,Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga
TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI DALAM PENDAMPINGAN ISTRI PADA SAAT PROSES PERSALINAN DI RB WILAYAH KABUPATEN KUDUS BULAN JUNI 2012
Noor Cholifah;
Dwi Astuti;
Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Proses persalinan merupakan sebuah peristiwa penting dalam kehidupan manusia dan merupakan satu rangkaian yang menyatu dalam kehamilan. Peristiwa yang merupakan suatu proses yang dalam melestarikan spesies manusia. Kini berkembang suatu pandangan dan dorongan untuk lebih memanusiakan manusia dalam melalui proses kehamilan. Adanya perubahan pandangan bahwa keterlibatan suami akan memberi kontribusi positif dalam peningkatan ibu dan anak. Hal ini dapat di lakukan dengan cara meningkatkan partisipasi suami dalam kesehatan reproduksi adalah membekali suami dengan informasi dan mengikut sertakan suami dalam setiap upaya meningkatkan kesehatan reproduksi. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan suami dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak adalah mendampingi istri selama proses persalinan dan mendukung upaya rujukan bila di perlukan. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui tingkat pengetahuan suami dalam pendampingan istri selama persalinan di RB Wilayah Kabupaten Kudus dengan jumlah sampel 15 orang.Rancangan penelitian ini adalah diskriptif dengan metode totally sampling. Jenis data yang diolah adalah data primer, hasil wawancara dengan kuesioner sedangkan pengolahan data dengan program komputer SPSS for windows versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan suami dalam pendampingan istri saat proses persalinan X2hitung = 15,000 X2tabel = 5,591. Dari hasil penelitian ini diharapkan sebaiknya dapat menambah pengetahuan suami dalam dampingan istri saat persalinan sehingga nanti suami dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap istri saat proses persalian serta profesi bidan mempunyai peran sebagai edukator dengan cara memberi penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada suami tentang bagaimana cara memberikan dukungan berupa motivasi dengan baik sehingga istri merasa terlindungi saat suami mendampingi istri terutama pada saat proses persalinan.
PENGARUH TERAPI HEALING TOUCH TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI DESA TULAKAN DONOROJO JEPARA
Dwi Astuti;
Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol, maka diperlukan ketelatenan dan biaya yang cukup mahal. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya untuk melakukan pengobatan secara non farmakologis, salah satunya dengan terapisentuh. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh terapi sentuh terhadap perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Jenis penelitian ini dalah kuantitatif, sedangkan desain yang di gunakan adalah Pretes-Posttest Control Group Design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secara random, sampel yang digunakan sebanyak 38 sample. Hasil uji pengaruh terapi healing touch terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi menunjukkan bahwa dengan analisis statistik uji wilcoxon diperoleh (p value = 0,000) yaitu lebih kecil dari (α = 0,05), maka dapat disimpulkan ada pengaruh terapi sentuh terhadap tekanan darah (sistolik dan diastolik) pasien hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara pengaruh terapisentuh terhadap tekanan darah (sistolik dan diastolik) pasien hipertensi di Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara
PENGARUH KARAKATERISTIK TERHADAP TERBENTUKNYA PERILAKU PESERTA TERAPI RUMATAN METADON (TRM) DI KLINIK RUMATAN METADON PUSKESMAS MANAHAN SURAKARTA
Risnawati Risnawati;
Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya angka penularan HIV dan penyakit lain yang ditularkan melalui darah pada kalangan penasun meningkatkan pentingnya kebutuhan untuk melakukan upaya khusus dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Untuk mengurangi dampak buruk narkoba (harm reduction) yang ditujukan pada penasun adalah terapi rumatan metadon (TRM). Namun pada kenyataannya walaupun penasun telah menjalani terapi ini tidak semua perilaku para penasun menunjukkan perilaku yang positif dan angka drop-out pada layanan ini cukup tinggi. Menurut Green (1980), perilaku seseorang dipengaruhi beberapa faktor antara lain karakteristik seseorang. Sehingga ada kemungkinan bahwa perilaku penasun tersebut juga dapat disebabkan oleh karakteristik mereka. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi apakah ada pengaruh karakteristik terhadapa perilaku peserta terapi rumatan metadon (TRM) di Klinik Rumatan Metadon di Puskesmas Manahan Surakarta. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden yang meliputi umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan status HIV/AIDS tidak mempengaruhi drop out pada peserta terapi rumatan metadon (TRM).