Claim Missing Document
Check
Articles

Found 82 Documents
Search
Journal : PHARMACON

SKRINING FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN MIANA MERAH (COLEUS HYBRIDUS) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST Laurencia Diva Bernadette Artantyo; Fatimawali Fatimawali; Olvie Datu
PHARMACON Vol. 11 No. 3 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun Coleus hybridus digunakan masyarakat Indonesia untuk mengobati batuk, asma, diare dan membantu pemulihan setelah melahirkan. Beberapa penelitian melaporkan tanaman Coleus berpotensi sebagai obat kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasi kandungan metabolit sekunder dari daun Coleus hybridus dan menentukan nilai LC50 dari uji toksisitas ekstrak daun Coleus hybridus terhadap larva Artemia salina Leach. Daun Coleus hybridus dimaserasi menggunakan etanol, maserat dipekatkan menggunakan oven sehingga diperoleh ekstrak kental. Pengujian fitokimia meliputi uji alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid dan triterpenoid. Ekstrak diuji toksisitasnya  dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Ekstrak etanol yang digunakan konsentrasi 1000 μg/mL, 500 μg/mL, 250 μg/mL, 125 μg/mL, 62,5 μg/mL, 31,25 μg/mL dan 0 μg/mL (kontrol), kemudian diamati selama 24 jam. Efek toksisitas ekstrak dianalisis dengan analisis probit menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Coleus hybridus memiliki kandungan flavonoid, tanin, saponin dan steroid. Hasil uji toksisitas diperoleh nilai LC50 sebesar 323,225 μg/mL, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Coleus hybridus masuk kategori kurang toksik (low toxic).
Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Bunga Kamboja Kuning (Plumeria alba L.) dengan Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) I Putu Andika Arianta; Fatimawali Fatimawali; Olvie Datu
PHARMACON Vol. 11 No. 4 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman yang sangat berlimpah sehingga banyak masyarakat menggunakan tanaman sebagai pengobatan trasdisional, yaitu salah satunya tanaman kamboja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia dan aktivitas sitotoksik dari ekstrak etanol bunga kamboja kuning (Plumeria alba L.) terhadap larva udang Artemia salina Leach. Proses ekstraksi menggunakan pelarut etanol dan diuji secara kualitatif terhadap alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid/triterpenoid. Uji sitotoksik menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan konsentrasi larutan uji 1000 µg/mL, 500 µg/mL, 250 µg/mL, 125 µg/mL, 62,5 µg/mL dan 31,25 µg/mL. Hasil uji fitokima menunjukkan bahwa sampel mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin maupun triterpenoid dan tidak mengandung senyawa steroid. Hasil uji sitotoksik menunjukkan bahwa sampel bersifat toksik dengan nilai LC50 301,38 µg/mL. Dapat disimpulkan bahwa sampel  mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid dan bersifat toksik terhadap larva udang Artemia Salina Leach sehingga dapat dikembangkan sebagai obat antikanker.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Mayana Jantan (Coleus atropurpureus Benth) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans dan Salmonella typhimurium Anjely Jessica Makatempuge; Fatimawali Fatimawali; Julianri Lebang
PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.42136

Abstract

Daun mayana jantan digunakan oleh masyarakat Sulawesi Utara untuk mengobati penyakit muntah darah dan kegunaan lainnya untuk diare dan disentri, batu ginjal, sakit kulit, dan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun mayana jantan (Coleus atropurpureus Benth) terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Salmonella typhimurium. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis dengan menggunakan metode One Way Anova menggunakan program Statistical Product Services Solution, dilanjutkan dengan uji Duncan. Data Anova menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 20%, 40%, dan 80% telah memberikan aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Salmonella typhimurium. Konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 20%, 40%, dan 80% merupakan konsentrasi efektif untuk menghambat bakteri Streptococcus mutans dan konsentrasi 10%, 20%, 40%, dan 80% merupakan konsentrasi efektif untuk menghambat bakteri Salmonella typhimurium. Peningkatan konsentrasi ekstrak daun mayana jantan menujukkan semakin besar diameter zona hambat pertumbuhan bakteri.
FINGERPRINT ANALYSIS OF BETEL (Piper betle L.) AS RAW MATERIALS OF TRADITIONAL MEDICINE USING FTIR SPECTROSCOPE Vibrila Berliana Djanas; Fatimawali; Elly Suoth
PHARMACON Vol. 12 No. 2 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.40599

Abstract

Betel (Piper betle L.) is a plant that has long been used as a traditional medicine due to its nutritious chemical components in it. These components can be analyzed using the FTIR (Fourier Transform Infra-Red) spectroscopy method which can describe the chemical structure based on the fingerprint spectrum. The purpose of this study was to analyze the fingerprints of betel nut originating from Manado, North Minahasa, Minahasa, and Bitung using the FTIR spectroscopic method. Betel fruit samples were measured in the mid-IR region (4000-650 Cm-1) and obtained 4 FTIR spectra which were relatively the same, then the functional groups were determined for each main peak. The results showed that there were 10 functional groups in 17 absorbance bands for each betel fruit spectrum obtained. Fingerprint analysis of betel fruit with FTIR spectroscopic method can provide an overview of the chemical structure contained in 4 types of betel fruit based on geographically different growing areas.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN BELIMBING BOTOL (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Propionibacterium acne PENYEBAB JERAWAT Widya Hana Putri Gerung; Fatimawali Fatimawali; Irma Antasionasti
PHARMACON Vol. 10 No. 4 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.37403

Abstract

ABSTRACTAcne (acne vulgaris) is an inflammatory condition that commonly occurs on the skin. Acne can be caused by the bacteria Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes, and Staphylococcus epidermidis. This study aims to determine the antibacterial activity of belimbing botol leaves against the bacteria Propionibacterium acne. Extraction was carried out by maceration using ethanol 95% solvent. Antibacterial activity testing was carried out using the well agar diffusion method. The results of the antibacterial activity test were analyzed using One Way Anova followed Tukey test. Inhibition of the ethanol extract of belimbing botol leaves at 24 hours and 72 hours with the concentrations used in this study were 10% (13.9 mm and 14.3 mm), 20% (17.7 mm and 17.6 mm), 40%. (18.3 mm and 18.1 mm), and 60% (22.2 mm and 23.1 mm). The Inhibition zone with very strong antibacterial activity against bacteria Propionibacterium acne at intervals of 24 hours and 72 hours is the concentration of 60% (22.2 mm and 23.1 mm). Keywords: Antibacterial activity, Leaves of belimbing botol (Averrhoa bilimbi L.), Propionibacterium acne, Well diffusion method  ABSTRAKJerawat (acne vulgaris) merupakan suatu kondisi inflamasi yang secara umum terjadi pada bagian organ kulit. Jerawat dapat disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas daun belimbing botol sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acne. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar dengan cara sumuran. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisa dengan metode One Way Anova dilanjutkan uji Tukey. Daya hambat ekstrak etanol daun belimbing botol pada waktu 24 jam dan 72 jam dengan konsentrasi yang digunakan dalam penelitian yaitu 10% (13,9 mm dan 14,3 mm), 20% (17,7 mm dan 17,6 mm), 40% (18,3 mm dan 18,1 mm), dan 60% (22,2 mm dan 23,1 mm). Zona hambat yang memiliki aktivitas antibakteri sangat kuat terhadap bakteri Propionibacterium acne pada selang waktu 24 jam dan 72 jam yaitu konsentrasi 60% (22,2 mm dan 23,1 mm). Kata kunci: Aktivitas antibakteri, Daun belimbing botol (Averrhoa bilimbi L.), Propionibacterium acne, Metode difusi sumuran
ANALISIS GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY EKSTRAK N-HEKSAN DARI DAUN GEDI HIJAU (Abelmoschus manihot (L.) Medik) Siboantua Broolin Simanjuntak; Elly Suoth; Fatimawali Fatimawali
PHARMACON Vol. 10 No. 4 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.37407

Abstract

ABSTRACT Green Gedi Leaf (Abelmoschus manihot (L.) Medik) is an herb often used by the people of Sulawesi as food and traditional medicine, among others, for the treatment of cholesterol, kidney disease, high blood pressure, and diabetes. This study aims to analyze the phytochemical compounds contained in the Green Gedi leaves. The method used is the extraction of dry powder of Green Gedi leaves through maceration using n-hexane solvent, then analyzed using gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS). The results showed that there were 56 possible compounds contained in the n-hexane extract of Green Gedi leaves. The analysis results also showed three possible compounds at the highest peak of the chromatogram: Ethyl 9,12,15-octadecatrienoate; 9,12,15-Octadecatrienoic acid, ethyl ester, (Z,Z,Z)- and Methyl 8,11,14-heptadecatrienoate. Keywords: Abelmoschus manihot (L.) Medik, Green Gedi Leaf, GC-MS    ABSTRAK Daun Gedi Hijau Abelmoschus manihot (L.) Medik merupakan herbal yang dimanfaatkan oleh masyarakat Sulawesi sebagai pangan dan obat tradisional antara lain untuk pengobatan kolestrol, sakit ginjal, tekanan darah tinggi, dan diabetes. Penelitian ini berujuan untuk menganalisis senyawa fitokimia yang terkandung dalam daun Gedi Hijau. Metode yang digunakan yaitu ekstraksi serbuk kering daun Gedi Hijau melalui maserasi menggunakan pelarut n-heksan, kemudian dianalisis menggunakan kromatografi gas–spektrometri massa (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 56 kemungkinan senyawa yang terkandung dalam ekstrak n-heksan daun Gedi Hijau. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa terdapat tiga kemungkinan senyawa pada puncak tertinggi kromatogram: Ethyl 9,12,15-octadecatrienoate; 9,12,15-Octadecatrienoic acid, ethyl ester, (Z,Z,Z)- dan Methyl 8,11,14-heptadecatrienoate. Kata kunci: Abelmoschus manihot (L.) Medik, Daun Gedi Hijau, GC-MS
KARAKTERISASI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH LEMON SUANGGI (Citrus limon L.) Anita Rahel Meilina Paendong; Fatimawali Fatimawali; Julianri Sari Lebang
PHARMACON Vol. 11 No. 1 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.39141

Abstract

ABSTRACTThe suanggi lemon peel has been widely used by the public for traditional medicine. Traditional medicinal raw materials need to be characterized in order to improve product status and ensure the pharmacological effects of herbs. This study aims to determine the characterization of the ethanol extract of the suanggi lemon peel. In this study, the extraction was carried out by the maceration method. The viscous extract obtained from the maceration of the suanggi lemon peel used 95% ethanol with a yield of 9.54%. Results of Specific parameters are the name of the plant is lemon suanggi (Citrus limon L), organoleptic testing show extract has thick consistency, dark green in color, distinctive smell of lemon suanggi, levels of water soluble compounds and ethanol (95% and 94%), respectively. Extract contain alkaloid, tannins, flavonoids, and saponins compounds. The results of non-specific parameters showed the value of drying shrinkage of 9.83%, moisture content 23.93%, specific density of 0.829 g/mL, ash content of 1.9%. From the results obtained, it can be concluded that except for the water content of the ethanol extract of suanggi lemon peel (Citrus limon L) fulfill the requirement based on the (Depkes RI) 2000.Keywords: Lemon suanggi (Citrus limon L), Maceration, CharacterizationABSTRAKKulit buah lemon suanggi telah banyak digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan tradisional. Bahan baku obat tradisional perlu untuk dikarakterisasi agar meningkatkan status produk serta menjamin efek farmakologi herbal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakterisasi ekstrak etanol kulit buah lemon suanggi. Pada penelitian ini penyarian dilakukan dengan metode maserasi. Ekstrak kental yang diperoleh dari hasil maserasi kulit buah lemon suanggi menggunakan etanol 95% dengan perolehan rendemen 9,54%. Hasil Parameter spesifik menunjukan nama tanaman adalah buah lemon suanggi (Citrus limon L) pengujian organoleptik yaitu berkonsistensi kental, berwarna hijau pekat, berbau khas lemon suanggi, kadar senyawa larut air dan etanol masingmasing 95% dan 94%, dengan kandungan senyawa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin. Hasil parameter non spesifik menunjukan nilai susut pengeringan 9,83%, kadar air 23,93%, bobot jenis 0,829 g/mL , kadar abu 1,9%. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah lemon suanggi (Citrus limon L) memenuhi parameter spesifik dan parameter non spesifik berdasarkan Depkes RI 2000 kecuali kadar air.Kata kunci: Lemon Suanggi (Citrus Limon L), Maserasi, Karakterisasi
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH LEMON SUANGGI (Citrus lemon L. ) DENGAN METODE DPPH (1,1-Diphenil-2-Picrylhydarzyl) Stevana F.A. Paat; Fatimawali Fatimawali; Irma Antasionasti
PHARMACON Vol. 11 No. 1 (2022): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.11.2022.39143

Abstract

ABSTRACTLemon Suanggi (Citrus lemon) contains flavonoid compounds so that it can act as antioxidants that can ward off free radicals. The purpose of this study was to find out the antioxidant activity of the ethanol extract of suanggi lemon peel in vitro using the DPPH method (1.1-diphenil-2-picrylhdarzyl) based on that value. Suanggi Lemon peel was extracted by maceration method with 95% ethanol as solvent. The antioxidant activity test used the DPPH method (1.1-diphenil-2-picrylhdarzyl) and vitamin C as a comparison, the absorption was measured by UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 517 nm. The antioxidant activity were analyzed by used the equation of the regression line y = 2,0741x + 20,099, obtained 𝐼𝐶50 14,41 µg/mL and a compration of vitamin C obtained 𝐼𝐶50 8,0 µg/mL. The results of this study can be concluded that the ethanol extract of suanggi lemon peel has a very strong antioxidant content.Keywords: Suanggi Lemon Peel, Maceration, Antiokxidant, DPPHABSTRAKBuah Lemon Suanggi (Citrus lemon) mengandung senyawa flavonoid sehingga dapat bersifat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol kulit buah Lemon Suanggi secara invitro dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2- pikrilhidrazil) berdasarkan nilai IC50. Kulit buah Lemon Suanggi diekstrasi menggunakan metode maserasi dengan etanol 95% sebagai pelarut. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenil-2- picrylhydarzyl) dan vitamin C sebagai pembanding. Serapan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Aktivitas antioksidan dianalisis menggunakan persamaan garis regresi y = 2,0742x + 20,099, diperoleh IC50 14,41 µg/mL dan pembanding vitamin C diperoleh IC50 8,0 µg/mL. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah Lemon Suanggi memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.Kata kunci: Kulit Buah Lemon Suanggi, Maserasi, Antioksidan, DPPH
ISOLATION AND IDENTIFICATION OF FLAVONOID COMPOUNDS ETHANOL EXTRACT OF SUANGGI LEMON PEEL Citrus limon L. Rizya Marchilia Mamahit; Fatimawali Fatimawali; Meilani Jayanti
PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.42204

Abstract

ABSTRACTSuanggi lemon peel is a plant that is often used as a traditional health therapy. The outer skin of the lemon suanggi (Citrus Limon L.) is rich in oil glands, bright yellow in color with a distinctive and fresh citrus aroma. The purpose of this study was to isolate and identify the class of flavonoid compounds from the rind of lemon suanggi (citrus limon L.) by using the UV-Vis spectrophotometer method. The rind of the suanggi lemon was extracted by maceration method using 95% ethanol as solvent which resulted in a thick extract of suanggi lemon rind. Isolation was carried out by thin layer chromatography (TLC) method with Chloroform: n-hexane (4:2) as the eluent. The fourth spot from the result of Thin Layer Chromatography was positive for containing flavonoid compounds. From the spectrum of the UV-Vis spectrophotometer, it can be assumed that the flavonoid compound is a flavonol group, which can be seen from its wavelength range, which is between 200- 500 nm from its wavelength range of 366 nm.Keywords: lemon suanggi, flavonoids, thin layer chromatography, UV-Vis spectrophotometer.
PHYTOCHEMICAL SCREENING AND TOXICITY TEST OF MANGROVE LEAF ETHANOL EXTRACT (Bruguiera gymnorrhiza) WITH BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) METHOD Friyan Criscanus Manopo; Fatimawali Fatimawali; Olvie Datu
PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.42848

Abstract

Cancer is one of the biggest causes of death in the world. Therefore, efforts to manufacture drugs for cancer treatment continue to be developed. One of the efforts to develop cancer drugs is by using medicinal plants which are empirically used by local communities in various regions. This study aims to analyze the content of secondary metabolites contained in the leaf extract of the Mangrove Bruguiera gymnorrhiza and to determine the potential as an anticancer by determining the LC50 value. The extract was obtained by maceration using 96% ethanol solvent, identification of secondary metabolites by phytochemical screening and to determine the anticancer potential using the BSLT method with data analysis using Microsoft Excel. The phytochemical test results showed that the leaf extract contained alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and did not contain steroid/triterpenoid compounds. The results of the analysis showed that the ethanol extract of mangrove leaf (Bruguiera gymnorrhiza) was highly toxic with an LC50 value of 24.1 µg/ml. 
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Abas, Abdul Hawil Abdul Jalil Abubakar, Poetry M.S. Abubakar, Poetry Melinda Adeanne Wullur Adikila, Gregorius Giani Adithya Yudistira Adrian Umboh Ahmad Haekal Alamri, Firdaus Alexander S. L. Bolang Andini Andrew Pangemanan, Andrew Angelique Baya, Gloria Prisca Susana Angelique C. M. Tanan Anggelia Nelisa Kapantow Anita Linda Yohana Pratasik Anita Mamuaya Anita Rahel Meilina Paendong Anjely Jessica Makatempuge Annisa Hamka Antasionasti, Irma Apolonia Amelintje Gusmão Awoah Asriyana S Kaseng Astrid Noviera Iksan Axl L. Windah Ayu Fauzia Malinda B H. R. Kairupan Baharuddin, Fatmawaty Bahter, Julia V.F. Barasarathi , Jayanthi Basalamah, Rizqah BEIVY JONATHAN KOLONDAM Bernadus, Zefanya Bernadus, Zefanya G Billy J Kepel Billy J Kepel Billy J. Kepel Billy J. Kepel Billy Johnson Kepe Billy Kepel Billy Kepel Billy Kepel Bodhi , Widdhi Budiarso, Fona Hermina Dwiana Budiarso, Fone D.H. Budiarso, Hermina Butue, Leobernard Catur Riany Celik, Ismail Changiz Mohiyeddini Cheisy Anastasya Gratia Lengkong Chintya G. Derek Damaris, Damaris Datu, Olvie S. Datu, Olvie Syenni Debbie Retnoningrum Debora Tandi DEBY AFRIANI MPILA Defny Silvia Wewengkang Deliyana Lanti Desye Nurmalita Tanan Devianitta Sarapi Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dina Rombot Dolongtelide, Jeclin Inebel Donald Andreas Chandra Dos D. L. E. Br Siagian Edward Nangoy, Edward Eka Mulya Muthalib Ekawati Tallei, Trina Ellen Manampiring, Aaltje Elly Suoth Endang Triastuti Engka, Joice Nancy Ermawati Ermawati Eva M. Mantjoro Farhan A. Bidullah Fatima Fatima Fatmawaty Badaruddin Feti Fatimah Feybe Ireine Kumayas Fona Budiarso Frans S. M. Mintardjo Frederika Filly Toad Frenly Wehantouw Frisky S. Badi, Frisky S. Friyan Criscanus Manopo Gabriela Clementine Ranti Gani Jumaat Gani, Maria A Gani, Maria A. Gayatri Citraningtyas Gazali Gazali Gemi Nastiti Gerungan, Yizreel Y. GONI, BRIGITA CHRISTANIA AURORA Gosal, Leonardo Delvin Grenshannya Anasthasya Pua Greta J. P. Wahongan Gustaaf A. E. Ratag Hamdiyah Hamzah Hamidah Sri Supriati Hanna Elga Sulu Hariyanto, Yuanita Amalia Hasan, Puput Herawati Hasan, Puput Herawati Said Hasanuddin, Israyati R. Hebber, Tri Heedy M Tjitrosantoso Henki Rotinsulu, Henki Hermina Budiarso, Fona Dwiana Herny E.I. Simbala Hosea Jaya Edy I Dewa Ayu Accyuta Kirana I Dewa Ayu Prabawati I Putu Andika Arianta Inda V. M. Rawung, Inda V. M. Intan Baiduri Irawan Yusuf Irawan Yusuf Irma Antasionasti Irma Antasionasti Irma Antasionasti Irma Febrianti Wahongan Irma Tristanti Iswanto Toling Jainer P Siampa Jainer Pasca Siampa Jayanto, Imam Jeane Mongi Jimmy Posangi Jimmy Posangi Jimmy Posangi Jimmy Posangi John Socrates Kekenusa John Socrates Kekenusa Johnson Kepel, Billy Jootje M. L. Umboh Josepin P Konda Julianri Lebang Julianri Sari Lebang Julianri Sari Lebang Jurike Kaunang Kairupan, Tara S. Kalalo, Marko Jeremia Kalalo, Tekla Kamaruddin Kamaruddin Kambey, Debora F. Kamu, Priska Eliasa Kapondo, Gwendolyn L. Karamoy, Eunike M. Karauwan, Indri G Kawengian, Shirley ES. Keintjem, Brigieta Kepel, Billy Kepel, Billy Johnson Kepel, Regina E.M. Kezia Pangemanan Kissi Parengkuan Konda, Josepin P Kuliahana, Ana Kumala Dewi, Citra Kumowal, Selphina Lady zha-zha Luntungan Lampus, Christania Landy A. Ch Lolaen LAPIAN, ALDA JULISTY GABRIELA Lasut, Misella R. C. Lasut, Misella Regina Laurencia Diva Bernadette Artantyo Lengkong, Cheisy Anastasya Gratia Ley, Gabriella Therezia Ley Lidya Togelang Lidya Valda Mamoto Lisa Kepel M Fadhel Nurmidin M. Pertiwi, Junita Ma'ruf, Nurul Qalbiyyah Makatambah, Venila Malino, Angeline Priscillia Mambo, Christi Diana Manampiring, Aaltje Ellen Mansur, Nurfauziah Mantjoro, Eva M. Maria Immaculata Tangkau Marina Mamarimbing Marko Jeremia Kalalo Marko Jeremia Kalalo Maulydia, Nur B. Max R.J. Runtuwene Meilani Jayanti Melkianus, Brando Miranti Aike Wemay Mohtar, Khumairah Monalisa Karinda Morgen Ekaputra Pangaila Muh. Rifaldi Latarang Muharli Qadri Kanon Mutiara Cantika Mutiara Ramadani Mutmainah Mutmainah Nainggolan, Ivana C. Naray, Gueen L. G. Natasya Ester Rebeca Tamahiwu Natsir, Rosdiana Ni Wayan Dianti Niode, Nurdjannah Jane Nova Hellen Kapantow Novelina Irianti Damanik Nurdjannah J. Niode Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhamidin, Anastasia P.R. Oksfriani Jufri Sumampouw Olivia C. Mulalinda Olivia G. Mokolensang, Olivia G. Olvie Datu Olvie Syenni Datu Olvie Syenni Datu Olvie Syennie Datu Omega Agral Owu, Nadya M. PANI, PUTRI MARGARETHA GLAUDY Pantow, Natalia M. Patrick Muljono Patrick Muljono, Patrick Paukiran, Degol Paulina Yamlean Paulina yamlean Paulina Yamlean Pehino, Albrita Pendong, Christa Hana Angle Pertiwi, Junita Maja Poluakan, Ricko Johanes Prasetio, Nathanael F. Prayoga, Deshanda Kurniawan Puasa, Novanda S. Purwanto, Diana Shintawati Putri, Ida A. R. Putri, Prisna Aswarita Rahadian, Rifky Aditya Rahmad Dian Rambi, Christani I J Ratte, Titah Amelia Ratu, Belinda D. P. M. Ratulangi, Andrew Johanes Refa Riski Aulia Regina Masengi, Angelina Stevany Rengur, Zul Aini Rifqi Adithya Rika Wulandari Rimporok, Aprilia Rinaldi Idroes RINI Rio Windy Sondakh Ristanti Pratiwi Rizya Marchilia Mamahit Rotinsulu, Sarah Rotty, Linda WA. Rumagit, Tjandra A. RUMALUTUR, CHRISTHALIA IEWANDA Rumangu, Chrisa P. Rumondor, Erladys M. Rundengan, Gerald Sahi, Makbul Renaldi Salsabila, Febrisa Saragih, Nathin Loria , Sarah Mariana Pattuju Saranita V. G. Polii sari sakinah Sherly Dawile Shintia, Arini Siampa, Jainer P Siampa, Jainer Pasca Siboantua Broolin Simanjuntak Siringo-Ringo, Aurian Fricilia Siti Suhartini Sitti Romlah Sri Sudewi Sri Sudewi Sri Sudewi, Sri Sriwaningsih S Nahe Stevana F.A. Paat Sugeha, Inti Rizcy Sari Sumakul, Gilbert Samuel Sumual, Acika Syifa Katili Talla, Tamrin Tallei, Trina Ekawati Tania, Adinda Dwi Tendean, Lydia Estelina Naomi Terence Kanzil Titah Amelia Ratte Tjandra A. Rumagit Tjandra, Regina F. Trina E Tallei Trina E Tallei Trina E. Tallei, Trina E. Trina Ekawati Tallei TRINA EKAWATI TALLEI Trina Ekawati Tallei Trina Tallei Trina Tallei Trina Tallei Turalaki, Grace Lendawati Amelia V. Lomotu, Dinda Vanessa J. T. Seran, Vanessa J. T. Vibrila Berliana Djanas Watania, Marcela Wawo, Arsianita Ester Welong Seftian Surya Weny I Wiyono Weny Wiyono Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widhi Bodhi Widya Hana Putri Gerung Wijaya, Puspita Windy Sumarauw Wulan P. J. Kaunang Wulan Palilingan, Wulan Wulan Tuerah Wungouw, Herlina Ineke Surjane Wungouw, Herlina IS. Yamani, Gasim Yohanes Adithya Koirewoa Yulia Maria Jarut Yulianty Sanggelorang Yuyun Andriani Agus Zahra Zahra Zainal Abidin Zulfikri Zulfikri, Zulfikri