Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Antioksidan Senyawa Bioaktif Ekstrak Lidah Buaya Secara Insilico Dos D. L. E. Br Siagian; Billy J. Kepel; Aaltje Manampiring; Widdhi Bodhi; Fatimawali Fatimawali; Fona D.H. Budiarso
eBiomedik Vol. 10 No. 2 (2022): eBiomedik
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ebm.v10i2.46334

Abstract

Abstract: Aloe vera (Aloe vera L.) is a functional plant that is often found and has a wide range of health advantages. Antioxidants are chemical molecules that inhibit free radicals in the body, which can cause disease by generating oxidation events that destroy cell structure and function. The goal of this research is to see how bioactive chemicals from the aloe vera plant (Aloe vera L.) interact with antioxidant activity. The molecular docking method is combined with insilico analysis in this study, which employs four key applications: autodock tools, autodock vina, biovia discovery studio, and open babel. All amino acid residues in the bioactive compound Aloe vera (Aloe vera L.) act on the active site of the Human endothelial nitric oxide synthase (4D1O) receptor, according to the findings of this study. The binding energi of bioactive substances from aloe vera skin extract (Aloe vera L.) to the 4D1O receptor yielded promising results. Conclusion: Aloe vera (Aloe vera L.) extract bioactive component possesses antioxidant activity, which can particularly reduce or prevent free radical generation in the body. Keywords: Aloe vera (Aloe vera L.); Antioxidant; Human endothelial nitric oxide synthase (4D1O) receptor; Insilico. Abstrak: Lidah Buaya (Aloe vera L.) merupakan tanaman fungsional yang umum ditemui dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Antioksidan adalah senyawa kimia penghambat radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menghambat terjadinya reaksi oksidasi dalam tubuh yang dapat merusak struktur dan fungsi sel sehingga menimbulkan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara senyawa bioaktif dari tanaman lidah buaya (Aloe vera L.) terhadap aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode molecular docking dengan analisis secara insilico yang menggunakan 4 aplikasi utama: autodock tools, autodock vina, biovia discovery studio, dan open babel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua residu asam amino pada senyawa bioaktif Lidah buaya (Aloe vera L.) bekerja pada sisi aktif reseptor Human endothelial nitric oxide synthase (4D1O). Hasil binding energi senyawa bioaktif ekstrak kulit lidah buaya (Aloe vera L.) terhadap reseptor 4D1O menunjukkan nilai yang bagus. Simpulan: Senyawa bioaktif ekstrak Lidah buaya (Aloe vera L.) memiliki aktivitas antioksidan yaitu secara spesifik dapat menekan atau menghambat aktivitas pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Kata kunci: Lidah buaya (Aloe vera L.); Antioksidan; reseptor Human endothelial nitric oxide synthase (4D1O); Insilico.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Mayana Jantan (Coleus atropurpureus Benth) Terhadap Bakteri Streptococcus mutans dan Salmonella typhimurium Anjely Jessica Makatempuge; Fatimawali Fatimawali; Julianri Lebang
PHARMACON Vol. 12 No. 1 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.42136

Abstract

Daun mayana jantan digunakan oleh masyarakat Sulawesi Utara untuk mengobati penyakit muntah darah dan kegunaan lainnya untuk diare dan disentri, batu ginjal, sakit kulit, dan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun mayana jantan (Coleus atropurpureus Benth) terhadap bakteri Streptococcus mutans dan Salmonella typhimurium. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil uji aktivitas antibakteri dianalisis dengan menggunakan metode One Way Anova menggunakan program Statistical Product Services Solution, dilanjutkan dengan uji Duncan. Data Anova menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 20%, 40%, dan 80% telah memberikan aktivitas menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dan Salmonella typhimurium. Konsentrasi ekstrak 5%, 10%, 20%, 40%, dan 80% merupakan konsentrasi efektif untuk menghambat bakteri Streptococcus mutans dan konsentrasi 10%, 20%, 40%, dan 80% merupakan konsentrasi efektif untuk menghambat bakteri Salmonella typhimurium. Peningkatan konsentrasi ekstrak daun mayana jantan menujukkan semakin besar diameter zona hambat pertumbuhan bakteri.
HUBUNGAN ANTARA KINERJA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SAM RATULANGI TONDANO Anita Mamuaya; Fatimawali Fatimawali; Greta J. P. Wahongan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.13924

Abstract

Rumah Sakit diharapkan memahami kebutuhan pasien yang memberikan kepuasan kepada penerima pelayanan di rawat jalan. Kualitas pelayanan bukan hanya berkaitan dengan kesembuhan dan keselamatan pasien namun menyangkut indeks kepuasan yang dirasakan oleh pasien terhadap kinerja pelayanan yang dilakukan sesuai dengan survei kepuasan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara sistem, mekanisme, dan prosedur pelayanan, waktu penyelesaian pelayanan, kompetensi pelaksanan pelayanan, serta sarana dan prasarana dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sam Ratulangi Tondano. Desain penelitian ialah observasional analitik dengan menggunakan cross sectional study. Penelitian dilaksanakan di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano dengan jumlah sampel 347 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis bivariat (chi-square) dan melihat nilai odds ratio yang ada. Hasil analisis bivariat uji chi square variabel sistem, mekanisme dan prosedur pelayanan dengan kepuasan pasien diperoleh nilai ? (0,045) nilai OR (3,7), sehingga dinyatakan terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Variabel waktu penyelesaian pelayanan dengan kepuasan pasien diperoleh nilai ? (0,000) nilai OR (16,7), sehingga dinyatakan terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Variabel kompetensi pelaksana pelayanan dengan kepuasan pasien dipeoleh nilai ? (0,004) nilai OR (8,5), sehingga dinyatakan terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Variabel sarana dan prasarana dengan kepuasan pasien diperoleh nilai ? (0,028) nilai OR (4,0), sehingga dinyatakan terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut.
FINGERPRINT ANALYSIS OF BETEL (Piper betle L.) AS RAW MATERIALS OF TRADITIONAL MEDICINE USING FTIR SPECTROSCOPE Vibrila Berliana Djanas; Fatimawali; Elly Suoth
PHARMACON Vol. 12 No. 2 (2023): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.12.2023.40599

Abstract

Betel (Piper betle L.) is a plant that has long been used as a traditional medicine due to its nutritious chemical components in it. These components can be analyzed using the FTIR (Fourier Transform Infra-Red) spectroscopy method which can describe the chemical structure based on the fingerprint spectrum. The purpose of this study was to analyze the fingerprints of betel nut originating from Manado, North Minahasa, Minahasa, and Bitung using the FTIR spectroscopic method. Betel fruit samples were measured in the mid-IR region (4000-650 Cm-1) and obtained 4 FTIR spectra which were relatively the same, then the functional groups were determined for each main peak. The results showed that there were 10 functional groups in 17 absorbance bands for each betel fruit spectrum obtained. Fingerprint analysis of betel fruit with FTIR spectroscopic method can provide an overview of the chemical structure contained in 4 types of betel fruit based on geographically different growing areas.
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAILOLO KABUPATEN HALMAHERA BARAT Chintya G. Derek; Fatimawali Fatimawali; Alexander S.L Bolang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15378

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai keadaan tubuh yang Z-score tinggi badan menurut usianya berada di bawah garis normal yaitu kurang dari -2SD dikategorikan pendek dan kurang dari -3SD dikategorikan sangat pendek (Sarmin & Darmin, 2021). Stunting adalah gangguan tumbuh kembang sebagai akibat dari kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang menyerang anak di bawah usia lima tahun terutama selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah balita dan ibu yang ada di wilayah Puskesmas Jailolo Kabupaten Halmahera Barat sebanyak 93 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas (riwayat pemberian ASI eksklusif, pola pemberian makan, pengetahuan ibu, dan pendapatan keluarga) dan variabel terikat (kejadian stunting). Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif (p =0,002), pola pemberian makan (p=0,000), pengetahuan ibu (p=0,000), pendapatan keluarga (p=0,000) dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Hasil analisis multivariat menunjukkan nilai exp ? variabel pola pemberian makan sebesar 19,483 dengan nilai signifikan 0,000. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu balita yang dengan pola pemberian makan kurang tepat berisiko mengalami stunting sebesar 19,483 kali dibanding dengan balita dengan pola pemberian makan yang tepat.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK, KUALITAS TIDUR, DAN STATUS GIZI DENGAN KUALITAS HIDUP KESEHATAN SISWA SMP DAN SMA PADA ERA COVID-19 DI KABUPATEN MINAHASA UTARA Hanna Elga Sulu; Fatimawali Fatimawali; John Socrates Kekenusa; Aaltje Manampiring
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16038

Abstract

Kualitas hidup pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain kesehatan fisik, kesehatan psikologis, persepsi diri, hubungan orang tua, finansial, lingkungan dan hubungan sosial. Status gizi ialah satu dari beberapa faktor yang dapat membuat kualitas hidup pada remaja menjadi menurun atau bahkan meningkat. Masalah gizi remaja perlu mendapatkan perhatian khusus karena berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh serta munculnya dampak pada masalah gizi remaja yaitu kejadian berbagai penyakit. Meskipun banyak orang yang mengetahui manfaat fisik dan psikologi dari aktivitas fisik namun masih terdapat beberapa faktor yang mengambat dan menyebabkan rendahnya aktivitas fisik di kalangan remaja. Perkembangan teknologi dan gaya hidup pada generasi muda saat ini menyebabkan terjadinya banyak perubahan, terutama pada frekuensi dan intensitas aktivitas fisik, kualitas tidur, kualitas hidup, kesehatan fisik dan mental seseorang. Remaja yang berada pada masa transisi penting dalam kehidupan dapat mengalami gangguan kualitas hidup kesehatannya, terutama pada masa pandemi COVID-19. Desain penelitian ialah observasional analitik, dengan pendekatan penelitian potong lintang yang dilaksanakan kurang lebih sejak November 2021 sampai April 2023 pada siswa-siswi SMP dan SMA di Kabupaten Minahasa Utara. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis bivariat (chi-square) dan melihat nilai odds ratio yang ada. Hasil analisis bivariat uji chi square variabel aktivitas fisik dengan kualitas hidup kesehatan diperoleh nilai ? (0,231) nilai OR (1,5), variabel kualitas tidur dengan kualitas hidup kesehatan diperoleh nilai ? (0,333) nilai OR (0,4), variabel status gizi dengan kualitas hidup kesehatan dipeoleh nilai ? (0,801) nilai OR (1,1), Simpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan antara ketiga variabel yang diteliti yaitu aktivitas fisik, kualitas tidur dan status gizi dengan kualitas hidup kesehatan siswa-siswi SMP dan SMA di Kabupaten Minahsa Utara. Saran Penelitian didapati tidak memiliki hubungan namun perlu adanya pendekatan lebih lanjut mengenai pendidikan kesehatan yang mempromosikan aktivitas fisik yang sehat, tidur yang baik, dan pola makan yang seimbang tetap penting dalam mendukung kesejahteraan remaja.
EVALUASI IMPLEMENTASI PERMENKES NOMOR 72 TAHUN 2016 TERHADAP MANAJEMEN PERENCANAAN, PENGADAAN DAN PENGENDALIAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA Feybe Ireine Kumayas; Fatimawali Fatimawali; Jimmy Posangi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16132

Abstract

Rumah Sakit menurut WHO (World Health Organization) yaitu suatu bagian secara menyeluruh (integral) dari organisasi sosial dan medis, yang berfungsi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna baik kuratif maupun preventif kepada masyarakat. Instalasi Farmasi Rumah Sakit mempunyai peranan penting untuk melakukan pengelolaan obat seperti seleksi, perencanaan, pengadaan, penyimpanan, distribusi dan penggunaan obat. Penelitian ini adalah jenis penelitian observasional menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan informasi secara lengkap dan mendalam tentang implementasi Permenkes Nomor 72 tahun 2016 terhadap perencanaan, pengadaan dan pengendalian obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara.Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada bulan Januari – Mei  2023. Pengadaan obat di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulut, dilakukan dengan Surat Pesanan (SP) ke Perusahaan Besar Farmasi  (PBF) melalui koordinasi dengan dinas kesehatan. Pengendalian obat sudah mengacu pada Permenkes RI No 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit.Pengendalian obat dilakukan dengan metode Stock Opname, KFT berperan dalam pengendalian baik kuantitas maupun kualitas obat, namun masih terdapat beberapa item obat yang kadaluwarsa.
EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN LEILEM (CLERODENDRUM MINAHASSAE) TERHADAP KADAR GLUKOS DARAH TIKUS PUTIH JANTAN Cheisy Anastasya Gratia Lengkong; Widdhi Bodhi; Olvie Syenni Datu; Fatimawali Fatimawali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16829

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis global dengan total penderita yang melebihi 500 juta jiwa. Daun leilem adalah tanaman endemik Sulawesi Utara yang berasal dari genus Clerodendrum yang diyakini memiliki potensi antidiabetes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek ekstrak etanol daun leilem terhadap kadar glukosa darah dan berat badan tikus putih jantan. Ekstraksi daun leilem menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Penelitian ini menggunakan metode pretest posttest control group design dengan 5 kelompok, yaitu kelompok I kontrol positif metformin, kelompok II kontrol negatif Na-CMC 0,5 %, kelompok III, IV, dan V adalah ekstrak dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB. Semua kelompok diinduksi dengan aloksan sebanyak 120 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun leilem memiliki pengaruh bermakna (Asymp. Sig. (2-tailed) 0,001) terhadap kadar glukosa darah tikus dengan presentase terbaik pada kelompok V dosis ekstrak 400 mg/kgBB dan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap berat badan.
UJI AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG DARI EKSTRAK KULIT BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) SEBAGAI IMUNOMODULATOR I Dewa Ayu Accyuta Kirana; Widdhi Bodhi; Julianri Sari Lebang; Fatimawali Fatimawali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16830

Abstract

Penyakit menular merupakan sebuah kondisi patologis yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas dunia, dimana diketahui angka tersebut akan terus meningkat dan berdampak pada penurunan angka harapan hidup seseorang, oleh karena itu perlu adanya upaya pencegahan peningkatan angka morbiditas maupun mortalitas penyakit ini. Kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) diketahui mengandung flavonoid sebagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi dalam meningkatkan aktivitas sistem kekebalan dengan mempengaruhi kerja imunitas tubuh dalam mengeleminasi patogen penyebab penyakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi ekstrak kulit buah jeruk nipis yang dibagi atas beberapa variasi konsentrasi yaitu 0,1; 1, 10, 100, dan 1000 ppm. Penentuan adanya efek farmakologis ekstrak sebagai imunomodulator yaitu dengan melalui perhitungan aktivitas dan kapasitas fagositosis sel makrofag tikus secara in vitro dengan menggunakan Staphylococcus aureus sebagai antigen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah jeruk nipis memiliki potensi sebagai imunostimulan, dimana setiap konsentrasi ekstrak dapat meningkatkan nilai aktivitas dan kapasitas fagositosis sel makrofag. Ekstrak kulit buah jeruk nipis pada konsentrasi 1000 ppm memiliki efek imunostimulan yang paling baik dan berbeda secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif Phosphate Buffered Saline (PBS) (p>0,05) dengan nilai aktivitas dan kapasitas fagositosis berturut-turut sebesar 90,67% dan 4,31 serta tidak berbeda secara signifikan terhadap kontrol positif dengan konsentrasi 1000 ppm (p<0,05).
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN LABU KUNING (CUCURBITA MOSCHATA) PADA TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) Natasya Ester Rebeca Tamahiwu; Widdhi Bodhi; Olvie Syenni Datu; Fatimawali Fatimawali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16831

Abstract

Pemberian terapi pasien DM dengan obat-obatan oral maupun injeksi membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan juga efek samping seperti alergi pada kulit, kolestasis, hipoglikemi, anemia aplastik dan anemia hemolitik. Dengan banyaknya efek samping yang ditimbulkan akibat penggunaan obat-obatan DM maka banyak dari penderita DM yang mulai beralih ke pengobatan tradisional. Salah satu jenis tanaman yang berasal dari famili cucurbitaceae yang memiliki aktivitas sebagai antidiabetes adalah Cucurbita moschata atau yang oleh masyarakat dikenal dengan nama labu kuning. Labu kuning mengandung banyak senyawa fenolik alami sehingga menjadikannya memiliki potensi sebagai antioksidan, antidiabetes dan antihiperglikemik. Penelitian ini dilakukan selama bulan Februari-Mei 2023 di Laboratorium Program Studi Farmasi Universitas Sam Ratulangi Manado. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antidiabetes ekstrak etanol daun labu kuning terhadap kadar glukosa darah dan berat badan tikus putih jantan yang diinduksi aloksan dosis 120 mg/kgBB. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode pre test and post test with control group design. Tikus dikelompokkan dalam 5 kelompok, masing terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok I sebagai kontrol positif diberikan metformin, kelompok II sebagai kontrol negatif diberikan Na CMC 0,5%, kelompok III, IV dan V sebagai kelompok perlakuan diberikan ekstrak dosis 150 mg/kgBB, 300 mg/kgBB, dan 600 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun labu kuning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus P (< 0,05) serta pengaruh yang tidak signifikan terhadap berat badan tikus P (> 0,05) dan ekstrak dosis terbaik dalam menurunkan kadar glukosa darah tikus adalah dosis 600 mg/kgBB.
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Aaltje Manampiring Abas, Abdul Hawil Abdul Jalil Abubakar, Poetry M.S. Abubakar, Poetry Melinda Adeanne Wullur Adikila, Gregorius Giani Adithya Yudistira Adrian Umboh Ahmad Haekal Alamri, Firdaus Alexander S. L. Bolang Andini Andrew Pangemanan, Andrew Angelique Baya, Gloria Prisca Susana Angelique C. M. Tanan Anggelia Nelisa Kapantow Anita Linda Yohana Pratasik Anita Mamuaya Anita Rahel Meilina Paendong Anjely Jessica Makatempuge Annisa Hamka Antasionasti, Irma Apolonia Amelintje Gusmão Awoah Asriyana S Kaseng Astrid Noviera Iksan Axl L. Windah Ayu Fauzia Malinda B H. R. Kairupan Baharuddin, Fatmawaty Bahter, Julia V.F. Barasarathi , Jayanthi Basalamah, Rizqah BEIVY JONATHAN KOLONDAM Bernadus, Zefanya Bernadus, Zefanya G Billy J Kepel Billy J Kepel Billy J. Kepel Billy J. Kepel Billy Johnson Kepe Billy Kepel Billy Kepel Billy Kepel Bodhi , Widdhi Budiarso, Fona Hermina Dwiana Budiarso, Fone D.H. Budiarso, Hermina Butue, Leobernard Catur Riany Celik, Ismail Changiz Mohiyeddini Cheisy Anastasya Gratia Lengkong Chintya G. Derek Damaris, Damaris Datu, Olvie S. Datu, Olvie Syenni Debbie Retnoningrum Debora Tandi DEBY AFRIANI MPILA Defny S. Wewengkang, Defny S. Deliyana Lanti Desye Nurmalita Tanan Devianitta Sarapi Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dina Rombot Dolongtelide, Jeclin Inebel Donald Andreas Chandra Dos D. L. E. Br Siagian Edward Nangoy, Edward Eka Mulya Muthalib Ekawati Tallei, Trina Ellen Manampiring, Aaltje Elly Suoth Endang Triastuti Engka, Joice Nancy Ermawati Ermawati Eva M. Mantjoro Farhan A. Bidullah Fatima Fatima Fatmawaty Badaruddin Feti Fatimah Feybe Ireine Kumayas Fona Budiarso Frans S. M. Mintardjo Frederika Filly Toad Frenly Wehantouw Frisky S. Badi, Frisky S. Friyan Criscanus Manopo Gabriela Clementine Ranti Gani Jumaat Gani, Maria A Gani, Maria A. Gayatri Citraningtyas Gazali Gazali Gemi Nastiti Gerungan, Yizreel Y. GONI, BRIGITA CHRISTANIA AURORA Gosal, Leonardo Delvin Grenshannya Anasthasya Pua Greta J. P. Wahongan Gustaaf A. E. Ratag Hamdiyah Hamzah Hamidah Sri Supriati Hanna Elga Sulu Hariyanto, Yuanita Amalia Hasan, Puput Herawati Hasan, Puput Herawati Said Hasanuddin, Israyati R. Hebber, Tri Heedy M Tjitrosantoso Henki Rotinsulu, Henki Hermina Budiarso, Fona Dwiana Herny E.I. Simbala Hosea Jaya Edy I Dewa Ayu Accyuta Kirana I Dewa Ayu Prabawati I Putu Andika Arianta Inda V. M. Rawung, Inda V. M. Intan Baiduri Irawan Yusuf Irawan Yusuf Irma Antasionasti Irma Antasionasti Irma Antasionasti Irma Febrianti Wahongan Irma Tristanti Iswanto Toling Jainer P Siampa Jainer Pasca Siampa Jayanto, Imam Jeane Mongi Jimmy Posangi Jimmy Posangi Jimmy Posangi Jimmy Posangi John Socrates Kekenusa John Socrates Kekenusa Johnson Kepel, Billy Josepin P Konda Julianri Lebang Julianri Sari Lebang Julianri Sari Lebang Jurike Kaunang Kairupan, Tara S. Kalalo, Marko Jeremia Kalalo, Tekla Kamaruddin Kamaruddin Kambey, Debora F. Kamu, Priska Eliasa Kapondo, Gwendolyn L. Karamoy, Eunike M. Kawengian, Shirley ES. Keintjem, Brigieta Kepel, Billy Kepel, Billy Johnson Kepel, Regina E.M. Kezia Pangemanan Kissi Parengkuan Konda, Josepin P Kuliahana, Ana Kumala Dewi, Citra Kumowal, Selphina Lady zha-zha Luntungan Lampus, Christania Landy A. Ch Lolaen LAPIAN, ALDA JULISTY GABRIELA Lasut, Misella R. C. Lasut, Misella Regina Laurencia Diva Bernadette Artantyo Lengkong, Cheisy Anastasya Gratia Ley, Gabriella Therezia Ley Lidya Togelang Lidya Valda Mamoto Lisa Kepel M Fadhel Nurmidin M. Pertiwi, Junita Ma'ruf, Nurul Qalbiyyah Makatambah, Venila Malino, Angeline Priscillia Mambo, Christi Diana Manampiring, Aaltje Ellen Mansur, Nurfauziah Mantjoro, Eva M. Maria Immaculata Tangkau Marina Mamarimbing Marko Jeremia Kalalo Marko Jeremia Kalalo Maulydia, Nur B. Max R.J. Runtuwene Meilani Jayanti Melkianus, Brando Miranti Aike Wemay Mohtar, Khumairah Monalisa Karinda Morgen Ekaputra Pangaila Muh. Rifaldi Latarang Muharli Qadri Kanon Mutiara Cantika Mutiara Ramadani Mutmainah Mutmainah Nainggolan, Ivana C. Naray, Gueen L. G. Natasya Ester Rebeca Tamahiwu Natsir, Rosdiana Ni Wayan Dianti Niode, Nurdjannah Jane Nova Hellen Kapantow Novelina Irianti Damanik Nurdjannah J. Niode Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhamidin, Anastasia P.R. Oksfriani Jufri Sumampouw Olivia C. Mulalinda Olivia G. Mokolensang, Olivia G. Olvie Datu Olvie Syenni Datu Olvie Syenni Datu Olvie Syennie Datu Omega Agral Owu, Nadya M. PANI, PUTRI MARGARETHA GLAUDY Pantow, Natalia M. Patrick Muljono Patrick Muljono, Patrick Paukiran, Degol Paulina Yamlean Paulina Yamlean Paulina yamlean Pehino, Albrita Pendong, Christa Hana Angle Pertiwi, Junita Maja Poluakan, Ricko Johanes Prasetio, Nathanael F. Prayoga, Deshanda Kurniawan Puasa, Novanda S. Purwanto, Diana Shintawati Putri, Ida A. R. Putri, Prisna Aswarita Rahadian, Rifky Aditya Rahmad Dian Rambi, Christani I J Ratte, Titah Amelia Ratu, Belinda D. P. M. Ratulangi, Andrew Johanes Refa Riski Aulia Regina Masengi, Angelina Stevany Rengur, Zul Aini Rifqi Adithya Rika Wulandari Rimporok, Aprilia Rinaldi Idroes RINI Rio Windy Sondakh Ristanti Pratiwi Rizya Marchilia Mamahit Rotinsulu, Sarah Rotty, Linda WA. Rumagit, Tjandra A. RUMALUTUR, CHRISTHALIA IEWANDA Rumangu, Chrisa P. Rumondor, Erladys M. Rundengan, Gerald Sahi, Makbul Renaldi Salsabila, Febrisa Saragih, Nathin Loria , Sarah Mariana Pattuju Saranita V. G. Polii sari sakinah Sherly Dawile Shintia, Arini Siampa, Jainer P Siampa, Jainer Pasca Siboantua Broolin Simanjuntak Siringo-Ringo, Aurian Fricilia Siti Suhartini Sitti Romlah Sri Sudewi Sri Sudewi, Sri Sriwaningsih S Nahe Stevana F.A. Paat Sugeha, Inti Rizcy Sari Sumakul, Gilbert Samuel Sumual, Acika Surya, Welong S. Syifa Katili Talla, Tamrin Tallei, Trina Ekawati Tania, Adinda Dwi Tendean, Lydia Estelina Naomi Terence Kanzil Titah Amelia Ratte Tjandra A. Rumagit Tjandra, Regina F. Trina E Tallei Trina E Tallei Trina E. Tallei, Trina E. Trina Ekawati Tallei TRINA EKAWATI TALLEI Trina Ekawati Tallei Trina Tallei Trina Tallei Trina Tallei Turalaki, Grace Lendawati Amelia V. Lomotu, Dinda Vanessa J. T. Seran, Vanessa J. T. Vibrila Berliana Djanas Watania, Marcela Wawo, Arsianita Ester Welong S. Surya Weny I Wiyono Weny Wiyono Wewengkang, Defny Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widdhi Bodhi widdhi Bodhi Widdhi Bodhi Widhi Bodhi Widya Hana Putri Gerung Wijaya, Puspita Windy Sumarauw Wulan P. J. Kaunang Wulan Palilingan, Wulan Wulan Tuerah Wungouw, Herlina Ineke Surjane Wungouw, Herlina IS. Yohanes Adithya Koirewoa Yulia Maria Jarut Yulianty Sanggelorang Yuyun Andriani Agus Zahra Zahra Zainal Abidin Zulfikri Zulfikri, Zulfikri