p-Index From 2021 - 2026
24.723
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia REFLEKSI EDUKATIKA EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Journal of Education and Instruction (JOEAI) Jurnal Riset Pendidikan Dasar Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Natural Science and Engineering Journal of Psychology and Instructions International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal EDUTECH Undiksha Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS CERMIN: Jurnal Penelitian Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Didaktika: Jurnal Kependidikan Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Pendidikan AURA (Anak Usia Raudhatul Atfhal) JOURNAL LA MEDIHEALTICO JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Indonesian Gender and Society Journal JURNAL PENDIDIKAN IPS International Journal Education and Computer Studies Mimbar Pendidikan Indonesia Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Konseling Pendidikan Islam Interdiciplinary Journal of Education Indonesian Journal of Education and Learning Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Ilmiah Tri Hita Karana Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL HEURISTIK VEE DENGAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, semester genap, tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 7 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 4 Tianyar dengan jumlah siswa 29 orang dan kelas V SD N 10 Tianyar dengan jumlah siswa 27 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial melalui uji- t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dilihat dari rata-rata skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran lebih besar daripada kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional yaitu 22,13 > 16,22.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran Heuristik Vee dengan peta pikiran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Kubu, semester genap, tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model heuristik vee, peta pikiran ,hasil belajar The aims of the research is determine the differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster III Kubu district,karangasem regency, second semester, in 2014/2015 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster III Kubu district, in 2014/2015 school year which consists of 7 classes. The sample of this research were fifth grade students in SD N 4 Tianyar which consisted of 29 students and fifth grade students in SD N 10 Tianyar which consisted of 27 students, involved by random sampling technique. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic through t-test. The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using Heuristik Vee teaching with mind mapping and students who learnt by using conventional teaching. Judging from the average score of a group of students that learned with Vee heuristic learning with Mind Maps larger than the group of students that learned with conventional learning models, namely 22,13> 16,22.Based on the result, can be concluded that Heuristik Vee teaching with mind mapping influence the science learning result in fifth grade cluster III Kubu distric, second semester, in 2014/2015 school year.keyword : heuristik vee model, mind mapping, learning result
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA TIGA SD DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG ., Made Hendra Arista; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA, mendeskripsikan upaya yang dilakukan sekolah terkait pengelolaan motivasi belajar dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi sekolah terkait pengelolaan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA pada tiga SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitiannya yakni siswa kelas IV pada tiga SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 80 orang, kepala sekolah berjumlah 3 orang, dan guru kelas IV berjumlah 3 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, kuesioner, wawancara, dan studi dokumen. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan lembar observasi, lembar kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan data mengenai upaya dan kendala yang ditemukan terkait pengelolaan motivasi belajar dikumpulkan menggunakan pedoman wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian pada tiga SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng ini menunjukkan bahwa (1) motivasi belajar dalam pembelajaran IPA di SD No. 4 Kampung Baru berada pada kategori sangat tinggi, SD No. 5 Kampung Baru berada pada kategori tinggi, dan SD No. 7 Kampung Baru berada pada kategori cukup, (2) upaya yang dilakukan terkait pengelolaan motivasi belajar dalam pembelajaran IPA yaitu membentuk kelompok heterogen dan memajang hasil karya siswa serta melaksanakan kegiatan pembinaan mata pelajaran IPA, dan (3) kendala yang dihadapi sekolah terkait pengelolaan motivasi belajar dalam pembelajaran IPA yaitu terdapat siswa yang lekas putus asa karena kurangnya ketersediaan buku IPA dan terdapat pula siswa yang rendah diri karena sering diejek oleh temannya.Kata Kunci : Kata-kata kunci: motivasi belajar, pembelajaran IPA This research has aimed to describe the students motivation in learning sain, describing the efforts made related to the management of school learning motivation and describes the obstacles encountered related to the management of the school students motivation in sain learning at three elementary schools in Cluster VI Buleleng. The research is a qualitative research. Subject research that fourth grade students at three elementary schools in Cluster VI Buleleng sub-district of school year 2014/2015, amounting to 80 people, the headmasters amount to 3 people, and the fourth grade teachers totaling 3 people. Data collection methods used that observation, questionnaires, interviews and document study. Data were collected using a sheet of motivation to learn observation, questionnaire, and documentation. While data on the efforts and problems were found related to the management of learning motivation was collected using interview guideline. Data collected were analyzed using descriptive analysis. The results of research on three elementary schools in Cluster VI Buleleng sub-district shows that (1) the motivation to learn in sain teaching in elementary No. 4 Kampung Baru are at very high category, SD No. 5 Kampung Baru at the high category, and SD No. 7 Kampung Baru at the category enough, (2) the efforts related to the management of learning motivation in sain learning that form a heterogeneous group and display of students work and carry out development activities sain subjects, and (3) the constraints faced by the school related to the management of motivation to learn in sain learning quickly that there are students who are desperate because of the lack of availability of books sain and there are also students who are inferior because often teased by their friends.keyword : Keyword : study motivation, sains learning.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 2 PEMARON KECAMATAN BULELENG ., Desak Ketut Sarining Sekar; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5823

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pelajaran IPA, mendiskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kelas IV di SD No 2 Pemaron Kecamatan Buleleng dan mendiskripsikan usaha-usaha guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kelas IV di SD No 2 Pemaron Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dan guru IPA sedangkan objek penelitian ini adalah kemampuan berpikir kreatif IPA pada siswa, aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA dan kendala yang dialami dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA. Metode pengumpulan data menggunakan tes uraian & wawancara yang hanya dilakukan pada guru IPA. Hasil penelitian ini adalah sebanyak 46,45% peserta didik memperoleh nilai dibawah rata-rata termasuk kategori sedang. Hasil analisis indikator menunjukkan bahwa berpikir orisinil merupakan indikator dengan persentase tertinggi yaitu dengan jumlah persentase 84,17% dari indikator berpikir lancar, berpikir elaboratif dan indikator berpikir luwes. Kendala-kendala yang dihadapi dalam kemampuan berpikir kreatif adalah minat siswa yang masih rendah, fasilitas yang kurang memadai, kurangnya pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, metode pembelajaran yang kurang menarik dan kurang perhatian orang tua terhadap aktivitas belajar anak-anaknya. Usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA antara lain guru menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariatif dan melaksanakan kegiatan pembelajaran yang lebih menarik & menyenangkan seperti lebih banyak mengajak peserta didik melakukan eksperimen di kelas atau di luar kelas. Kata Kunci: deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, kemampuan berpikir kreatif. Kata Kunci : deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, kemampuan berpikir kreatif. ABSTRACK This study aimed to describe the creative thinking abilities of students in science lessons, describe the obstacles faced by teachers in improving the thinking skills of fourth grade in elementary school No. 2 Pemaron Buleleng and describe the efforts of teachers in improving the thinking skills of fourth grade in elementary school No. 2 Pemaron Buleleng. This type of research is qualitative descriptive. The subjects were students of class IV and science teachers, while the object of this study is the ability to think creatively IPA on students, the activities undertaken to improve the ability to think creatively IPA and constraints experienced in enhancing the ability to think creatively IPA. Methods of data collection using test descriptions and interviews were only conducted on a science teacher. Results of this study are as much as 46.45% of students scored below average including medium category. Results of the indicator analysis shows that original thinking is an indicator with the highest percentage of the total percentage of 84.17% of the indicators of current thinking, thinking elaborative and indicators to think flexibly. Constraints faced in the ability to think creatively is the interest of students is still low, inadequate facilities, lack of utilization of the environment as a source of learning, learning methods that are less attractive and less parental supervision of their children's learning activities. Efforts are being made to improve the ability to think creatively IPA, among others, teachers use a more varied learning methods and implement learning activities more interesting and fun as more invites students to conduct experiments in the classroom or outside the classroom. keyword : qualitative descriptive science lesson, the ability to think creatively.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DALAM PEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS II KECAMATAN BANJAR ., Ni Putu Widiawati; ., Dr. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa dalam pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan di 3 sekolah dasar yang ada di gugus II Kecamatan Banjar yaitu SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, dan SD Negeri 5 Temukus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV dan guru SD dari masing-masing sekolah, sedangkan objek dari penelitian ini adalah pemahaman konsep IPA siswa. Pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan menggunkan tes uraian dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 10,81% peserta didik memperoleh nilai rata-rata dari tes pemahaman konsep IPA, sebanyak 45,95% peserta didik memperoleh nilai dibawah rata-rata dan sebanyak 43,24% peserta didik memperoleh nilai diatas rata-rata. Sedangkan hasil analisis indikator menunjukkan bahwa memberi contoh merupakan indikator dengan persentase tertinggi yaitu dengan jumlah persentase 88,92% dan indikator menjelaskan merupakan indikator dengan persentase terendah dengan perolehan persentase sebesar 60,81%. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa, pemahaman konsep siswa dipengaruhi oleh beberapa hal seperti minat siswa, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan saat pembelajaran, fasilitas penunjang, cara mengajar guru, metode pembelajaran yang digunakan, dan kiat-kiat yang digunakan siswa untuk memudahkan dalam memahami konsep. Kata Kunci : deskriptif kualitatif, pelajaran IPA, pemahaman konsep This study was aimed to describe the students' understanding of concepts in science lessons. This research was conducted in three primary schools in the cluster II District Banjar namely SD Negeri 1 Temukus, SD Negeri 4 Temukus, and SD Negeri 5 Temukus. The subject of this study is the fourth grade students and elementary school teachers from each school, while the object of the research is understanding the concept of science students. Students' understanding of science concepts is collected using the test descriptions and interviews. The results showed that 10.81% of students gained an average value of test understanding science concepts, as much as 45.95% of students scored below average and as much as 43.24% of students received grades above average. While the results of the analysis indicators show that gives an example of an indicator with the highest percentage with the percentage of 88.92% and an indicator to explain an indicator with the lowest percentage with the acquisition of a percentage of 60.81%. Based on interviews it is known that, understanding the concept of the student is influenced by several things such as the interest of the students, the activities carried out during the learning, supporting facilities, the way teachers teach, learning methods used, and tips that areused to facilitate students in understanding the concept. keyword : qualitative descriptive, science lessons, understanding concepts.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD DI GUGUS V DEWANTARA KECAMATAN SERIRIT Srijaya, Gede Edi; Tegeh, I Made Made; Margunayasa, I Gede
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar PKn pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi PQ4R, mengetahui hasil belajar PKn pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi pembelajaran konvensional dan mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran Preview Question Read Reflect Recite Review (PQ4R) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus V Dewantara Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus V Dewantara Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini terdiri atas 2 sekolah yang ditentukan dengan cara random sampling, yaitu kelas IV SD N 3 Gunungsari yang berjumlah 23 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SD N 2 Mayong yang berjumlah 23 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dalam penelitian ini dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran dengan Strategi Pembelajaran PQ4R yang berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional yang berada pada kategori tinggi. Dengan demikian Strategi Pembelajaran PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar PKn.Kata Kunci : strategi pembelajaran PQ4R, hasil belajar PKn. This study aims to determine the of learning outcomes Civics in the group of students that learned to use PQ4R strategy, knowing Civics of learning outcomes in the group of students that learned using conventional learning strategies and to know the difference between Civics learning outcomes of students who take the learning with learning strategies Preview Question Read Reflect Recite Review (PQ4R) and students who follow learning with conventional learning models in the fourth grade students in Cluster V Dewantara Seririt District of academic year 2014/2015. This type of research is a quasi-experimental research design with Post-test Only Control Group Design. The study population was all fourth grade students in Cluster V Dewantara District of Seririt 2014/2015 school year, amounting to 126 people. The study sample consisted of two schools that are determined by means of random sampling, the fourth grade N 3 Gunungsari totaling 23 people as experimental class and fourth grade N 2 Mayong, amounting to 23 people as the control class. Civics students' learning outcome data in this study were collected by instruments shaped test description. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The results showed that there are differences in learning outcomes Civics significant between average students who take the learning with Learning Strategy PQ4R who are at very high category with an average of students who take the learning with conventional learning models that are in the high category. Learning Strategies PQ4R thus affect the results of learning civics.keyword : PQ4R learning strategy , learning outcomes Civics
*PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE “5E” TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS III* ., I Wayan Asthira Putra; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA anatara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran learning cycle “5e” di SD Negeri 3 Purwakerthi dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional di SD Negeri 1 Culik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Abang tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 197 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 Culik yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas V SD No. 3 Purwakerthi yang berjumlah 33 orang. Data hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa hasil belajar dalam pembelajaran IPA pada siswa kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional menunjukkan skor cenderung sedang, dengan mean 15,23 dan hasil belajar pada siswa kelompok eksperimen dengan model pembelajaran learning cycle “5e” menunjukkan skor cenderung tinggi, dengan mean 21,42. Terdapat pengaruh hasil belajar pada mata pelajaran IPA yang signifikan antara kelompok eksperimen dengan model learning cycle “5e” dan kelompok kontrol dengan model pembelajaran konvensional, diketahui bahwa thitung > ttabel (thitung = 8,00 > ttabel = 1,671 ). Dari perbedaan rata-rata hasil belajar menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle “5e” berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajar konvensional pada siswa kelas V Semester Ganjil tahun pelajaran 2014/2015 di SD Gugus III Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem.Kata Kunci : model learning cycle ”5e”, hasil belajar This research aims to determine differences in learning outcomes of science among students studying science uses learning cycle “5e” method at SD Negeri 3 purwakherti and using conventional learning method at SD Negeri 1 Culik. This research is kind of quasi-experiment research. This research population is all of fitth grade students at third cluster in Abang district in year 2014/2015 which amounts to 197 people. The research sample is fifth grade students of SD Negeri 1 Culik which amounts to 30 people and fifth grade students of SD Negeri 3 Purwakerthi which amounts to 33 people. Data results of science learning was gathered which multiple choice of instruments. Data were collected using statistical analysis descriptive and inferential statistic (t-test). The result of this study found that the resulsts of learning science in students with a control group by using konventional learning method shows the mean scores tend to be moderate with 15.23 and students learning outcomes in the experimental group by using cycle learning “5e” method tend to show high scores, with mean of 21.42. There are influences learning outcomes in science learning which is significant between experimental group by using learning cycle “5e” method and the control group by using conventional learning method, it is known that tarithmetic > ttable ¬(tarithmetic = 8.00 > ttable = 1.671 ). From the difference of learning outcomes showed that learning science by using a cycle learning “5e” was influence on learning outcomes compared to conventional learning method in students fifth grade of first semester in year 2014/2015 at third cluster in Abang district, Karangasem regency.*keyword : learning cycle“5e”, learning outcomes*
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR PKN KELAS V SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2014/2015 DI SD GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG ., Putu Junaedi Mahardika; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6659

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 148 orang. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas V SD No 4 Selat yang berjumlah 35 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No 3 Selat yang berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 6,60 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,980. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar PKn kelompok eksperimen adalah 21,40 lebih besar daripada rata-rata hasil belajar PKn kelompok kontrol adalah 14,14 sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2014/2015 Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe STAD, hasil belajar PKn This research aims to know the difference between learning outcomes of students who follow the PKn learning with a learning model cooperative type STAD and students who follow the conventional model of learning in students of class V in Cluster VII Sukasada Sub-district Anturan lesson year 2014/2015. This type of research was quasi experimental research. The population of this research is the whole grade V odd semester in Cluster VII Sukasada Sub-district year 2014/2015 lessons totalling 148 people. The sample of this study, namely grade V SD No. 4 Strait amounted to 35 people as a class experiment and grade V SD No. 3 the Strait amounted to 35 people as the class of the control. Results of the study data collected with student PKn method tests the shape of multiple choice. The collected data were analyzed using descriptive statistics and statistical analysis inferensial (test-t). Based on the results of data analysis, retrieved thitung = 6.60 and ttabel (at the level of significance of 5%) = 1,980. This means that thitung > ttabel so that it can be interpreted that there is a difference in learning outcomes are significant among groups PKn that follows the cooperative learning model with learning type STAD and groups who follow learning with conventional models. Judging from the results of the calculation of the average results of the experimental study group PKn was 21.40 is greater than the average of the results of the study were the control group PKn 14,14 so that it can be concluded that the application of the cooperative learning model type STAD effect on learning outcomes PKn grade V in Cluster VII Sukasada Sub-district year 2014/2015 lessons keyword : cooperative learning model type STAD, learning outcomes PKn
PENGARUH MODEL PEMBLAJARAN STM SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD ., Ni Putu Diantari; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6808

Abstract

Abstrak : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) dengan pembelajaran Konvensional pada siswa Kelas V semester I, SD Gugus IV, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD gugus IV kecamatan Busungbiu.Hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 4,092 dan ttabel = 2,029 untuk db = (n1 + n2) – 2 = 56 pada taraf signifikansi 5% Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, terdapat hasil yang Signifikan. H0 ditolak dan H1 diterima. Dimana rata rata skor hasil belajar IPA kelas yang belajar dengan model pembelajaran STM adalah 15,75 yang berada pada kategori tinggi,sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 11,96 yang berada pada kategori sedang Sehingga model pembelajaran STM berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa pada SD kelas V di Gugus IV Desa Busungbiu.Kata Kunci : Kata Kunci : Model Pembelajaran STM, Hasil Belajar IPA. Abstract : This study aims to determine the difference between the learning outcomes of students who take the learning of Science Technology Society (STM) with Conventional learning in students the first semester of Grade V, SD Cluster IV, District Busungbiu, Buleleng the Academic Year 2015/2016. This type of method used in this study is a quasi-experimental design using non-equivalent and post-test only control group design. The study population was all students in the fifth grade elementary school districts Busungbiu cluster IV. Science student learning outcomes data collected by the instruments in the form of a multiple choice test. Based on the analysis of data, obtained t = 4.092 and 2.029 for the table = db = (n1 + n2) - 2 = 56 at a significance level of 5% This means that t count> t table, there is a significant result. H0 rejected and H1 accepted. Where the average score results learn science classroom learning with learning model STM is 15.75 which is at a high category, while classroom learning with conventional learning model is 11.96 which is the medium category. So that the learning model STM influence on science learning outcomes of students at grade V in Cluster IV Village Busungbiu Key words: Learning Model STM, Science Learning Outcomes keyword : Key words: Learning Model STM, Science Learning Outcomes
PENGARUH INKUIRI TERBIMBING, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SD ., I Wayan Ekayogi; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Tegallalang. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus III Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Sebatu, SDN 3 Sebatu, dan SDN 5 Sebatu yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT), tes keterampilan proses sains dan kuesioner motivasi berprestasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA dua jalur dan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 54,714 dengan sig. = 0,000). (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 70,349 dengan sig. = 0,000). (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan gaya kognitif siswa terhadap keterampilan proses sains setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 4,400 dengan sig. = 0,039). (4) terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan keterampilan proses sains (rhitung = 0,427 dengan sig. = 0,000).Kata Kunci : inkuiri terbimbing, gaya kognitif, keterampilan proses sains, motivasi berprestasi This research aimed to determine the effect of guided inquiry learning model, cognitive style, and achievement motivation on science process skills in fifth grade elementary school in cluster III Tegallalang District . This research is classified as quasi experiment with the design of the post-test only control group design. The population of the research is a fifth grade students in Cluster III Elementary School Tegallalang District 2015/2016 school year totaling 123 people. Samples were students of fifth grade elementary school No 1 Sebatu, elementary school No 3 Sebatu and elementary school No 5 Sebatu selected by simple random sampling technique. The research instrument was a test of cognitive style (MFFT), test science process skills and achievement motivation questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics, Anacova two lanes and the product moment correlation. The results showed (1) there are significant differences between the groups science process skills of students that learned with guided inquiry learning model and student groups that learned with conventional learning models after controlling for achievement motivation (Fcount = 54,714 with sig. = 0,000). (2) there are significant differences between the groups science process skills of students who have cognitive style reflective and groups of students who have cognitive style after controlling impulsive achievement motivation (Fcount = 70,349 with sig. = 0,000). (3) there is a significant interaction between guided inquiry learning model and cognitive styles of students to the science process skills after controlling for achievement motivation (Fcount = 4,400 with sig. = 0,039). (4) there is a significant correlation between achievement motivation and science process skills (rcount = 0,427 with sig. = 0.000).keyword : guided inquiry, cognitive style, science process skills, achievement motivation
PENGARUH MODEL POGIL DAN GAYA KOGNITIF TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS V ., Ketut Purnamasari; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6945

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan pembelajaran konvensional, (2) menganalisis perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif, dan (3) menganalisis interaksi antara model pembelajaran POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT) dan tes keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, dan ANAVA AB. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model POGIL dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), dan (3) terdapat interaksi yang signifikan antara model POGIL dan gaya kognitif terhadap keterampilan proses sains (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) di SD N 1 Banyuasri dan SD N 2 Banyuasri. Dengan demikian, model POGIL dan gaya kognitif berpengaruh terhadap keterampilan proses sains. Kata Kunci : Model POGIL, gaya kognitif, keterampilan proses sains. This study is aimed (1) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which studied with POGIL model and conventional learning, (2) to analyzed the differences of process science skill between the students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style, and (3) to analyzed the interaction between POGIL learning model and cognitive style toward process science skill. This study is quasi experiment with the post-test only control design. The populations of the study are the students in class V SD Negeri at Banyuasri Buleleng in academic year 2015/2016 which totally 126 students. The sample of this study is random sampling technique. The instrument of this study is cognitive style test (MFFT) and process science skill test. The data analysis is using descriptive statistic, and ANAVA AB. The result showed (1) there are the significance differences of process science skill between students’ group which studied with POGIL model and students’ group which studied with conventional learning. (Fhitung = 41,257 dengan sig = 0,001), (2) there are the significance differences of process science skill between students’ group which have cognitive, reflective, and impulsive style. (Fhitung = 178,621 dengan sig = 0,001), and (3) there are significance interaction between POGIL model and cognitive style toward the process science skill (Fhitung = 4,471 dengan sig = 0,039) at SD N 1 Banyuasri and SD N 2 Banyuasri. Thus POGIL models and cognitive style affect the science process skills.keyword : POGIL models, the cognitive style, the process science skill
Co-Authors . A. I. N. Marhaeni ., Desak Putu Sri Lestari ., Dewi Juniayanti ., Dsk. Pt. Ayu Astari ., Gylank Okka Prathama I.W. ., I Dewa Ayu Agung Paramitha ., I Gede Dharma Putra ., I Gede Wisnu Antara ., I Gusti Ayu Widya Tri Wahyunita ., I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyuni ., I Kadek Dwi Sarjana ., I Ketut Dedi Agung Susanto Putra ., I Made Helly Mahayana ., I Nyoman Nitya Hariata ., I Putu Ari Pradana Kusuma ., I Putu Eka Sutama y ., I Wayan Adi Antara ., I Wayan Ekayogi ., Kadek Dewi Suryantari ., Ketut Andi Prahasta ., Ketut Purnamasari ., Komang Jumi Rianti ., Luh Salvia Antari ., Miftahur Wahida ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih ., Ni Kadek Metaputri ., Ni Komang Purnami Apriani ., Ni Luh Gede Kartika Kusuma Dewi ., Ni Made Dwi Kartika ., Ni Made Wahyu Sasmita Ningsih ., Ni Nyoman Sri Wiratni ., Ni Putu Indah Karunia Dewi ., Ni Putu Krisna Dewi ., Ni Putu Widya Marcelia ., Putu Ardi Wiranata ., Putu Frendita Muliantika A.A Istri Dewi Adhi Utami Adi Sanjaya, I Gede Adisaka, Kade Adnyani, Komang Alit Darma Afni, Nur' Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustina, Santi Ahmad, Zaqinah Akbar, Zulfan Andayana, I Komang Agus Anfal, Wahyuddin Anggreni, Ketut Yayuk Anita Nurgufriani Antara, I Dewa Gede Jaya Apriyanti, Ni Kadek Lira Ardani, Kadek Dita ari aditia, made Aryadi, Ketut Supra Astuti, Putu Hesti Mardika Atiaturrahmaniah Atiaturrahmaniah Ayu Puteri Susanthi, Ni Luh Gede B. Fitri Rahmawati Baiq Aryani Novianti Basilius Redan Werang Bersih, Kadek Budi Artawan, Nyoman Budi Artawan, Nyoman Cahyani, Ni Kadek Dian Dhita Crisna Wijaya Suksma Daniel Happy Putra Darmawan, I Putu Aditya Adi Deng, Jianbang Desak Ketut Sarining Sekar Desak Putu Parmiti Desi Mulyantini, Ni Luh Devi Anom Sari, I Gusti Ayu Dewa Ayu Indri Wijayanti ., Dewa Ayu Indri Wijayanti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Bagus Putu Diva Ariesta . Dewa Bagus Sanjaya Dewa Dewa Gede Firstia Wirabrata Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Nyoman Sudana Dewa Putu Cahyadi . Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Dewi, Komang Ayu Tantri Sastra Dewi, Ni Kadek Noviana Sastra Dewi, Patricia Komang Ayu Asmara Dewi, Risa Pramita Diki Dina Yuliati . Dinna Tertiana Dionisius, I Made Kristianto Diyatmika, Utama Dodi Adnyana, I Gusti Agung Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Nyoman Wirya . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Eka Monita Wahyuning Santi Eliyanti, Ni Kadek Elya Trisnayanti, Ni Putu Ena Juliatni, Ni Kadek Eni Astuti, Ni Putu Eri Karisma, I Komang F. Shoufika Hilyana Fadlurrahman, Muhammad Fikrivenia Ayu Farisa Fina Fakhriyah Fransiska, Kadek Ayu Widia Gede Sila Parta . Gede Wira Bayu Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Neta Putri Widayanti Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ngurah Sastra Agustika hanifah hanifah Hiranmayena, Ni Putu Candra Husnul Mukti I Dewa Ayu Yoni Dian Anggreni I Dewa Gede Putra Widiarta I Dewa Kade Tastra I Dw. Ayu Agung Paramitha I Dw. Ayu Agung Paramitha, I Dw. Ayu Agung I Gde Wawan Sudatha I Gede Ary Suastawan . I Gede Astawan I Gede Novayana I Gede Wisnu Antara I Gusti Agung Ayu Ari Diantari . I Gusti Agung Ayu Lisa Sasmita I Gusti Agung Dodi Adnyana I Gusti Ayu Sri Trisna Dewi I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Japa I Gusti Ngurah Japa I Kadek Rai Suwena I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Resika Arthana I Ketut Rudiangga . I Ketut Supadma I Ketut Trimawan . I Komang Budi Hendrawan . I Komang Eri Karisma I Komang Sucipta I MADE ADNYANA I Made Agus Astina Putra I Made Citra Wibawa I Made Citra Wibawa I Made Gita Bagus Sawitra ., I Made Gita Bagus Sawitra I Made Mudiartana I Made Putrayasa . I Made Suarjana I Made Suarta I Made Suarta I Made Tegeh I Made Wahyu Mariastha . I Made Yudi Ambara I Nengah Jaya Wicaksana . I Nyoman Adi Widiana ., I Nyoman Adi Widiana I Nyoman Laba Jayanta I Putu Aditya Adi Darmawan I Putu Oka Sastrawan I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Wisna Ariawan I Wayan Asthira Putra ., I Wayan Asthira Putra I Wayan Darma I Wayan Gunartha I Wayan Lasmawan I Wayan Lasmawan I Wayan Simpen Kresna . I Wayan Suastra I Wayan Widiana I Wayan Wita I Wayan Yudi Antara Ida Ayu Mas Intariani Ida Bagus Putu Arnyana Ignatius I Wayan Suwatra Intan Cahyani Trinita Istri Ari Krisna, Anak Agung Jaya, I Gusti Agung Indra Jayanti, Luh Sri Surya Wisma Kade Adisaka Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Angga Prabawa . Kadek Ari Dwiarwati Kadek Beny Agus Permana Kadek Bersih Kadek Isya Andriyani Pratiwi Kadek Mahendra . Kadek Merita Kadek Mira Adnyaswari Kadek Mona Qristyaningsih Kadek Selamet, Nengah Kadek Tatanika Wiratsari Kadek Widiani . Kadek Yudiana Kadek Yudiana Kadu, Joko Godo Kartini Ester Ketut Lina Susanti Ketut Pudjawan Ketut Risa Intania Komang Adi Suryanata . Kresnadi, Ketut Agus Krisna, I Made Krisna Dwi Payana kusmariatni, ni nyoman Kusuma Widiastuti, Ni Putu Kusumasari, Putu Rastiti Landu, Mekson Fernandes Ledang, Herlince Beri Lestari, Ni Putu Yeni Listyani, Putu Cahya Ary Luh Putu Sri Lestari M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . Made Agus Dwi Pradnyana Dita made ari aditia Made Emi Sugiartini Made Hendra Arista ., Made Hendra Arista Made Meilinda Dwi Lestari Made Sumantri Made Suri Ardani . Made Vina Arie Paramita Maharani, Ida Ayu Gde Sutha Mahayani, Luh Pt Oka Manu, Ferderika Nofriyanti Maria Goreti Rini Kristiantari Mariamah Mariamah Marpelin, Ni Komang Sinta Mega Sari, Kadek Wiwin Mega Sari, Kadek Wiwin Megantari, Komang Ayu Miftahur Wahida Mijahamuddin Alwi Mila Ratnasari, Mila Murti, Komang Guntur Wisnu Nata, I Kadek Wisnu Ngurah Jaya Laksana, I Komang Ni Kadek Dewi Anggreni Ni Kadek Eva Rusmalasari Ni Kadek Juniari Ni Kadek Juniari . Ni Kadek Santa Kristianingsih Ni Ketut Dewi Muliani Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Indah Yani Ni Komang Indah Yani Ni Komang Riski Juniarti1 Ni Komang Supitri Pebriari Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani ., Ni Komang Tirta Yoga Pramoda Wardani Ni Komang Tri Julia Agustin Ni Luh Dina Restiani Ni Luh Putu Anggreni Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Dina Rahmawati Ni Made Enita Kusuma Ni Made Milayani Suarningsih Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Teja Pratiwi Ni Nengah Sudiasih Ni Nyoman Budhi Suryanti Ni Nyoman Indah Artadiningsih ni nyoman kusmariatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Saras Kamala Dewi Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Diantari . Ni Putu Eka Ariyanti . Ni Putu Kusuma Widiastuti Ni Putu Widiawati ., Ni Putu Widiawati Ni Wayan Cahyani . Ni Wayan Cika Pratiwi Ni Wayan Eka Widiastini Ni Wayan Erna Purna Dewi Ni Wayan Rati Nia Pratamanita Ardika Ningratih, Sang Ayu Nyoman Ningrum, Maharani Ayu Noviarini, Ni Putu Noviyanti, Dewa Ayu Putu Mega Nugraheni, Ni Komang Putri Widuri Nur Afni Nuris Hidayat Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Dantes Octavyanti, Ni Putu Liana Oktawiryati, Ni Putu Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana ., Pande Putu Cahya Mega Sanjiwana Parwati, Ni Ketut Mega Resi Permana, Kadek Beny Agus Pinkan Amita Tri Prasasti Pinkan Amita Tri Prasasti, Pinkan Amita Tri Prabaswari Putri, Made Diah Prabawati, Putu Lely Somya Pramana, Pande Made Aditya Pramita, Putu Ayu Prashanti, Ni Nyoman Sathya Prema Pratiwi, Ni Made Wisudarini Pratiwi, Ni Putu Shelia Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Puryanti, Luh Kade Deni Putra, I Gede Made Yoga Dwi Putri Budiastini, Ni Putu Putri, Ni Kadek Rossita Cahyani Putu Aditya Antara Putu Agus Kuswandana . Putu Hesti Mardika Astuti Putu Junaedi Mahardika ., Putu Junaedi Mahardika Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Netha Kusumayuni Putu Sandhita Prayoga Rahayu, Ni Komang Suri Rahayu, Ni Nyoman Diana Riski Juniarti1, Ni Komang Ritzki Wedanthi, Luh Putu Rudi Hartono Rudi Hartono Rusmalasari, Ni Kadek Eva S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Santi, Eka Monita Wahyuning Santika, Dewa Gede Alit Widya Santika, Gabriella Komang Prila Saraswati, Gusti Ayu Hanny Kurnia Sari, Mira Yulia Sari, Ni Kade Indu Dewi Kumala Sariyasa . Saskara BG, I Wayan Tirta Sasmita, I Gusti Agung Ayu Lisa Sattvika, Gede Arta Satya Dewi P, Tjokorda Istri Mirah Setiawan, Nyoman Rudi Sintawati, Ni Putu Siti Masfuah Sriantini, Ni Putu Ayu Srijaya, Gede Edi Suantini, Ni Nyoman Suardana, Dewa Nyoman Subarjo, Michael Donny Pradana Sucipta, I Komang Sugiartini, Made Emi Suherpan, Suherpan Sukanadi, Ni Wayan Sri Sukrisnawan, I Ketut Sulastra, Putu Sulisthia, Putu Sri Sumandari, Ni Wayan Gita Supriyani, Made Dian Surani, Ni Ketut Suryanata, I Putu Agus Trilyawan, Nyoman Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma Triyuni, Ni Nyoman Ely Triyuni, Ni Nyoman Ely Utama, I Wayan Andita May Utama, Ketut Gde Sunu Utami, Ni Made Yuli Utari Mega Pratiwi, Made Wahida, Miftahur Wahyuni, I Gusti Ayu Winda Dwi Wahyunita, I Gusti Ayu Widya Tri Wardhana, Eka Widarini, Ni Kadek Lia Widiadnyani, Kadek Widiari, Luh Eka Ratna Widiarta, I Dewa Gede Putra Widikasih, Putu Astri Widyawati, Ni Putu Yuni Wijayanti, Ni Kadek Arthiwi Windriana, Widya Wirantini, Ni Putu Novita Wiratama, Ngurah Komang Wiratsari, Kadek Tatanika Wirawan, I Putu Hendra Wulwidyasari, Nanda Yasrini, Dewa Ayu Yatra, I Ketut Adi Darma Yosua Marasi Parningotan Siagian Yuliana Eva Yuliasih, Putu Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yuswantara, I Kadek Jodi Zaqinah Ahmad