Claim Missing Document
Check
Articles

Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Indonesia: Analisis Efektivitas Lembaga Penyelesaian Sengketa Awalnia Moenek, Elfa; Fadillah Amanda Ali; Florentia Febyandani Titu; Sabrina Adelia Febriyanti; Zahra Maharani Mulyana; Zelika Siti Rahma; Mahipal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.977

Abstract

Sengketa dalam ekonomi Islam dapat terjadi ketika ada wanprestasi, yaitu situasi di mana ada kegagalan untuk memenuhi kewajiban yang telah disepakati dalam suatu kontrak, serta Perbuatan Melawan Hukum, yang mencakup tindakan ilegal yang menyebabkan kerugian bagi orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan penyelesaian sengketa ekonomi syariah di Indonesia; analisis efektivitas lembaga penyelesaian sengketa. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan, diaman seluruh data diambil melalui buku, artikel ilmiah dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa efektivitas organisasi dalam menyelesaikan sengketa hukum ekonomi syariah di Indonesia sangat dipengaruhi oleh aspek regulasi, kelembagaan, serta tingkat pemahaman pihak-pihak terlibat terhadap prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam. Walaupun berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan partisipasi organisasi, tantangan tetap ada, terutama dalam aspek sosialisasi, aksesibilitas, dan keselarasan antara prinsip hukum positif dengan hukum Syariah
Pandangan Hukum terhadap Pengelolaan Investasi melalui Wakaf: Analisis terhadap Badan Wakaf Indonesia (BWI) Daveran shekam selwin; Muhammad Rakasyah Pratama; Mahipal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.978

Abstract

Wakaf merupakan salah satu instrumen penting dalam ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam penguatan sektor keuangan dan pemberdayaan umat. Perkembangan praktik wakaf tidak lagi terbatas pada bentuk tradisional semata, tetapi telah merambah ke arah wakaf produktif melalui investasi. Dalam konteks ini, Badan Wakaf Indonesia (BWI) berperan sebagai lembaga yang diberi mandat untuk mengelola dan mengembangkan harta wakaf secara profesional dan sesuai syariat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan hukum syariah terhadap praktik pengelolaan investasi melalui wakaf yang dilakukan oleh BWI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif dengan menelaah regulasi positif seperti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006, serta prinsip- prinsip syariah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model investasi wakaf yang diterapkan oleh BWI, seperti wakaf tunai yang diinvestasikan melalui instrumen syariah, secara umum telah sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam, khususnya dalam menjaga keberlangsungan harta wakaf dan menyalurkan manfaatnya secara optimal. Namun demikian, diperlukan penguatan aspek transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan agar pengelolaan wakaf produktif ini dapat semakin dipercaya dan berkelanjutan
Kebijakan Dan Strategi Peningkatan Minat Generasi Milenial Berdasarkan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia Aulia Sahira; Muhamad Husein; Muhammad Fahmi Yusuf; Mahipal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 3 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i3.979

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong hadirnya layanan keuangan digital syariah sebagai alternatif sistem keuangan modern yang berbasis nilai-nilai Islam. Generasi milenial, sebagai kelompok dengan keterpaparan teknologi tertinggi, menjadi sasaran utama pengembangan layanan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat generasi milenial terhadap layanan keuangan digital syariah, meliputi literasi keuangan syariah, persepsi kemudahan penggunaan, tingkat religiusitas, dan kepercayaan terhadap institusi keuangan syariah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif, melibatkan 100 responden milenial dari wilayah perkotaan melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk minat, khususnya ketika diintegrasikan dengan pemahaman agama dan kemudahan akses layanan. Religiusitas dan kepercayaan terhadap institusi keuangan syariah memperkuat loyalitas, sementara persepsi negatif terhadap kompleksitas layanan menjadi tantangan tersendiri. Temuan ini menyiratkan bahwa pengembangan layanan keuangan digital syariah harus mengedepankan edukasi lintas platform, inovasi teknologi, serta strategi promosi yang sesuai dengan karakter digital dan sosial generasi milenial
Analisis Distribusi Warisan Berdasarkan Gender Dalam Hukum Islam: Telaah Atas Prinsip Keadilan Dan Ekonomi Syari’ah Chandra Bismo Saputra; Maulidina Fikal Nugraha; Javier Nixon Oktorifa Ramadhan; Muhammad Farhan Ardabilly; Geofandy Laksono jati; Mahipal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i2.981

Abstract

Distribusi warisan dalam hukum Islam secara normatif menetapkan perbedaan pembagian antara laki-laki dan perempuan, yang secara umum memberikan bagian lebih besar kepada laki-laki. Ketentuan ini kerap menimbulkan pertanyaan terkait keadilan, khususnya dalam konteks sosial dan ekonomi modern yang menjunjung kesetaraan gender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi warisan berdasarkan gender dalam hukum Islam melalui pendekatan keadilan sosial dan ekonomi syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif dengan pendekatan konseptual dan perbandingan terhadap pemikiran para ulama serta teori-teori keadilan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan warisan dalam Islam tidak dapat dipahami secara tekstual semata, melainkan harus dilihat secara komprehensif dalam kerangka tanggung jawab ekonomi, struktur keluarga, dan prinsip keadilan distributif. Dalam kerangka ekonomi syariah, distribusi tersebut mencerminkan keseimbangan antara hak dan kewajiban, bukan semata-mata bentuk ketidaksetaraan. Oleh karena itu, keadilan dalam hukum waris Islam bersifat kontekstual dan memiliki landasan filosofis yang mendalam. Penelitian ini merekomendasikan reinterpretasi normatif terhadap ayat waris dengan mempertimbangkan dinamika sosial-ekonomi masa kini, tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar syariah
LEGALITAS DAN EFEKTIVITAS LEMBAGA AMIL ZAKAT DALAM SISTEM EKONOMI SYARIAH INDONESIA Rachma Ditia; Mia Sulistianti; Syadza Luthfiyyah; Kaila Ismail; Nisrina Luthfiah; Mahipal
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 8 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v11i8.12347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek legalitas dan efektivitas lembaga amil zakat (LAZ) dalam konteks sistem ekonomi syariah di Indonesia. LAZ berperan sebagai institusi yang bertugas mengelola penghimpunan dan pendistribusian dana zakat kepada penerima yang berhak (mustahik). Keberadaan LAZ telah memperoleh legitimasi hukum melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang mengatur secara rinci mengenai dasar hukum, struktur kelembagaan, serta wewenangnya dalam pengelolaan zakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, dengan mengkaji berbagai regulasi dan konsep hukum terkait, serta ditunjang oleh analisis pustaka dari berbagai sumber sekunder seperti literatur hukum, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun secara hukum LAZ memiliki kedudukan yang jelas, efektivitas pelaksanaannya masih terkendala oleh berbagai faktor, di antaranya terbatasnya penggunaan teknologi, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat melalui lembaga resmi, serta kurangnya integrasi antara LAZ dan lembaga keuangan syariah lainnya. Selain itu, penyaluran zakat yang masih cenderung bersifat konsumtif belum sepenuhnya mampu mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor, pembaruan sistem, dan penguatan regulasi agar peran LAZ dapat berjalan secara optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
ANALISIS PENGUATAN TATA KELOLA WAKAF PRODUKTIF DALAM BINGKAI HUKUM EKONOMI SYARIAH Shalima Nayla Rizkia; Nur Lailla Permasari; Muhamad Rizki Ramadhan; Syauqi Al Gifari Akmal; Isman Mustaq; Dr. Mahipal. S,H. M,H.
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 8 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v11i8.12353

Abstract

Wakaf produktif memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun pengelolaannya masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait dengan keterbatasan kapasitas nazhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan pengelolaan wakaf produktif dalam konteks hukum ekonomi syariah, dengan penekanan pada peran nazhir dalam mengelola aset wakaf. Pembahasan pertama fokus pada tantangan yang dihadapi oleh nazhir dalam pengelolaan wakaf produktif, termasuk kurangnya kompetensi manajerial, pemahaman ekonomi syariah, dan keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi. Pembahasan kedua mengeksplorasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas nazhir, seperti pelatihan, sertifikasi, dan penerapan teknologi digital dalam pengelolaan wakaf. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas nazhir melalui pelatihan dan pemberian insentif akan memperkuat pengelolaan wakaf produktif dan mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta untuk menciptakan sistem yang mendukung pengelolaan wakaf secara berkelanjutan.
Penerapan Hifdz An-Nasl Terhadap Dinamika Sosial Masyarakat Indonesia Javier Nixon Oktorifa Ramadhan; Fadillah Amanda Ali; Mahipal
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i2.1005

Abstract

Dharuriyyah atau kebutuhan pokok merupakan salah satu konteks dalam hukum islam yang merujuk pada dasar manusia yang harus dipenuhi agar kesejahteraan dan kelangsungan hidup tetap terjaga. tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis hukum islam, terutama dalam penerapan hifdz an-nasl. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur dengan sumber melalui hukum primer, baik yang berasal dari sumber agama islam maupun sumber hukum positif yang ada di Indonesia, serta dari jurnal dan makalah terdahulu yang terkait. Hasil penelitina ini mengungkapkan bahwa penerapan hifdz an-nasl ini dapat memberikan beberapa dampak positif terhadap dinamika sosial masyarakat Indonesia, salah satunya  adalah peningkatan moralitas dan sosial masyarakat. Namun, tidak dapat dipungkiri juga bahwa terdapat beberapa orang yang menyalahgunakan penerapan ini sehingga terjadi beberapa dampak negatif yang salah satunya merupakan kekerasan seksual. Peran keluarga, pendidikan, institusi agama, serta pemerintah harus melakukan beberapa strategi untuk mengarahkan masyarakat kepada dampak-dampak positif bukan negatifnya
THE EFFECTIVENESS OF ENVIRONMENTAL DISPUTE RESOLUTION THROUGH NON-LITIGATION IN THE TERRITORIAL WATERS AND JURISDICTIONAL WATERS OF THE REPUBLIC OF INDONESIA Mahipal, Mahipal; Wahyudin, Muhammad Nur Hussein; Wahyudin, Muhammad Yuusuf; Arkham, Muhammad Nur; Riadi, Septa; Dewantara, Esza Cahya; Wahyudin, Yudi
Jurnal Segara Vol 20, No 1 (2025): June
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/segara.v20i1.16149

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the law in resolving environmental disputes through non-litigation mechanism in the territorial waters and jurisdiction of the Republic of Indonesia. This study was conducted by analysing the process and results of handling environmental disputes handled through non-litigation mechanism by the Ministry of Environment (KLH), especially the Directorate of Environmental Dispute Resolution. This study uses a qualitative analysis method with a case study approach involving documentation and interviews with related parties at KLH. The focus of the study is to assess the success of the dispute resolution mechanism through non-litigation, the obstacles faced, and the contribution of legal policies in protecting the environment, especially in waters that have complexities related to the rights and obligations of the state and other actors. The results of this study are expected to provide recommendations for improving the environmental dispute resolution system through non-litigation mechanism in Indonesia, with the aim of increasing the effectiveness of environmental protection in the territorial waters and jurisdiction of Indonesia.
Kredit Emas di Bank Muamalat Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Syariah Wisnu Pebrianto; Uus Sopian; Billy Sanputra Manoppo; Ariandhika Dwiebisono; Septian Mukti Firdaus; Mahipal, Mahipal; Abid, Abid
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.10574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kredit emas di Bank Muamalat Indonesia dalam perspektif ekonomi syariah. Kredit emas merupakan salah satu produk pembiayaan berbasis agunan emas yang ditawarkan oleh perbankan syariah untuk memenuhi kebutuhan dana jangka pendek masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Bank Muamalat Indonesia. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kredit emas di Bank Muamalat menggunakan akad rahn (gadai) dan ijarah (sewa tempat penyimpanan), yang secara prinsip telah sesuai dengan ketentuan ekonomi syariah. Namun demikian, terdapat beberapa aspek teknis dalam penerapan, seperti penetapan biaya dan transparansi informasi kepada nasabah, yang masih perlu ditingkatkan agar lebih sesuai dengan prinsip keadilan, transparansi, dan tidak merugikan salah satu pihak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kredit emas di Bank Muamalat Indonesia pada dasarnya telah sesuai dengan prinsip syariah, namun perlu penguatan dari aspek implementatif untuk mencapai maqashid syariah secara lebih optimal.
Ratio Decidendi Judge's Decision in Case Cancellation Marriage : Antinomy between Justice and Legal Certainty at the Cibinong Religious Court Wahyudin, Muhammad Nur Hussein; Hakim, Uu Lukmanul; Sitorus, Charles Sugiarto; Mahipal, Mahipal; Asrun, Andi Muhammad
Indonesian Cyber Law Review Vol. 2 No. 2 (2025): Indonesian Cyber Law Review
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/iclr.v2i2.20

Abstract

Marriage annulment cases in Indonesia often reveal a fundamental tension between the principles of legal certainty and substantive justice, particularly in religious courts where statutory norms intersect with moral and cultural values. This study focuses on the annulment case Number 7584/Pdt.G/2021/PA.Cbn at the Cibinong Religious Court, where the judge’s decision prioritized a strict textual interpretation of the law, emphasizing legal certainty while potentially overlooking the moral and social harm experienced by the plaintiff. The purpose of this research is to analyze the ratio decidendi underlying the decision, examining how the balance between justice and legal certainty is operationalized in judicial practice. Using a juridical-normative approach, this study draws on statutory, conceptual, and case-based analyses supported by primary and secondary legal materials, including court decisions and relevant literature. The findings indicate that the court’s reasoning reflects a firm adherence to positive law, defining fraud narrowly in line with the Marriage Law and the Compilation of Islamic Law, and excluding failure to fulfill a dowry promise as a ground for annulment. While this ensures consistency, it limits judicial flexibility to address substantive justice. The implications of this study are twofold: first, it underscores the need for progressive interpretive methods, such as hermeneutic and teleological reasoning, to harmonize legal certainty with justice; second, it provides practical recommendations for judicial training, legislative reform, and scholarly frameworks that integrate maqasid al-shariah with positive law to guide future decisions.
Co-Authors Abdul Malik, Agusto Abdul Manan Abdullah, Nadia Abid Abid, Abid Adyariza, Ghevy Afriliyani Gojali Agus Satory Aida Fatimah Aidil Falaq Adiyaksa Ainii, Nisrinaa Quurotu al amin, arsyad al Fikri, M.Fauzan Alam, Alamsyah Bahrul Ali, Magnolia Nasywa Allariksyah, M. Satria Alqo Iskandar Alzasyah Bachsin Amara Thalia Amiwarti, Amiwarti Andhika, Freggy Andre Yohanes Anggriani, Lulu Anjani, Maudy Anriyani, Intan Nur Aprilia, Risma Arfandi, Andi Muhammad Ariandhika Dwiebisono Arief, Aisah Putri Arsy Nur Bagus Sandy Aryanti, Vinni Asrun, Andi Muhammad Asrun, Muhammad Andi Aulia Sahira Avwaludin, Kelvin Awalnia Moenek, Elfa Azzahra, Farah Azzahra, Sarah Nabila Bestari, Qodri Billy Sanputra Manoppo Bilqis, Mutia Bima Janggo Bintoro Bintang Ibnu Zaidan Carwan, Carwan Chandra Bismo Saputra Claresta Amantha Kamsari Dapurahayu, Sella Daveran shekam selwin Desi Ratnasari Dewantara, Esza Cahya Dharmawan, Alfi Reva Diego Dinda Nur Azra Dudi Lesmana Esa Rahmawati Ester Stevany Putri Sinlae Fadhilah, Mursal Fadillah Amanda Ali Fahmi Anggara Irawan Fairuzzen, Mohamad Revaldy Faturachman, Fauzan Azima Fauzi Yusuf Hasibuan Febby Annisa Qutrunnadaa Febrianti, Yenny Febrianty , Yenny Fedya Batara Trisya Sukmana Felix, Florian Firyall, Salwa Aqilah Fitriani, Adila Florentia Febyandani Titu Frya Zeynia Gandasari, Nur Mutiara Geofandy Laksono jati Gerrald Jovan Esfandiary Ghifari, Wildan Al Ghilma, Layya Iksiru Gibran, Geryl Ahmad Giosefi, Muhamad Gipari, Muhammad Hilman Al Gojali, Melisa Mulia Hadi, Zahirul Hafiz Fathi Huga Ekoputro Haider, Edwardo Cipta Hakim, Uu Lukmanul Harahap, Abdy Saleh Harahap, Praja Syukur hardiansyah, faisal Herdiyanti, Habibah Pramelia Heryadi, Raihan Hidayat, Nazwa Aulia Hidayat, Rendy Riansyah Holten, Vriyan Marpaung Hunggu, Airel Hamu Lee Hutasoit, Tomi ILHAM Illa Fatika Syahda Inggar, Adan Irawan, Muhammad Lutfi Islami , Syafiq Ijlal Ismail, Fadhil Fadiurahman Putra Isman Mustaq Jaenudin, Helga Athaya Jany Timothy Ronald Saputro Jauharah, Sri Adisty Javier Nixon Oktorifa Ramadhan Jenniviera, Johana Julianty, Fitri Kaila Ismail Kenjiroh, Benny Krisnawaty, Frieda Kurnia, Kireina Ajeng Kusuma Hapsari Lesmana, Dudi Lestari, Rina Mugi Lestari, Sari Indah M Alvian Reza M Arsyad Al Amin M. Aji, Adam Andromeda M.Zaki Rizaldi Madina, Zaskia Maita, Rafel Malik Maulana Ibrahim Malik, Agusto Abdul Maryam, Salsabilla Maulana, Defa Gustara Maulidina Fikal Nugraha Meidyana, Aola Hansa Merpaung, Vriyan Holten Meydina Izzati Mia Sulistianti Micko Andira Ramadhan Mualiva, Ratu Aulia Muhamad Dzulfikri Muhamad Giosefi Muhamad Husein Muhamad Rizki Ramadhan Muhammad Alfarizi Firdaus Muhammad Ali Akbar Muhammad Fahmi Yusuf Muhammad Farhan Ardabilly Muhammad Luthfi Muhammad Nur Arkham Muhammad Nur Hussein Wahyudin Muhammad Omega Yuristyawarman Muhammad Putra Mahesya Muhammad Rakasyah Pratama Muhammad Ramadhani Muhammad Raya Fahreza Muhammad Ridho Muhammad Rizal Aji Bahtiar Muhammad said ridho Muhammad sultan fadhillah MUHAMMAD THORIQ Muhammad Yuusuf Wahyudin Muhammad Zaki Alhafiz Muhammad Zhabi Monntela Muhammad Zharfan Muhammadyah Umarputra Mulya, Vania Frederica Mustaqim Nada Nurhasnah Yudiana Nawu, El Sabarta Putra New Janeva Nisrina Luthfiah Nizar Muhammad Saeful Ulum Nugraha, Iman Nur Alia Nur Lailla Permasari Nurwijayanti Okviany , Hana Ratlian Panjaitan, Rayner Aktatrinitius Pasha, Najwa Havari Pattipeilohy , Alex Maxer Pattipeilohy, Alex Maxer Pebriansyah, Yudi Pradini, Yustia Okta Pratama , Dendy Suma Pratama, Dendy Suma Putra, Abil Arya Putra, Noval Abi Putra, Rizki Dwi Putri Nurindah Sari Putri Sinlae, Ester Stevany Putri, Endah Trisvina Rahayu Putri, Jeannie Sriamanda Putri, Kezia Hera Putri, Nabela Syabani Putri, Renata Safa Qutrunnada, Febby Annisa R.Muhammad Ilhan Ma’ruf Rachel Angelica Rachma Ditia Rahayu, Fitrie Aryani Rahmat, Afifu Rahmawati Rahmawati, Esa Ramadhani, Putri Ayu Ramlani Lina Sinaulan Razin P, Muhammad Atha Reihan, Akmal Reky Pratama Saputra Rhafa Nur Afifah Riadi, Septa Rifqi Hidayat Riyanti As, Lili Rizka Alkautsar Rizka Maulidaen Rustandi Rizki Dwi Putra Rizky Maulana Ardiansyah Rizma Aulia Ramdani Robiah, Nabila Salwa Rosmiati Sabrina Adelia Febriyanti Salimah, Alvy Nur Salomon Situmorang, Bryant Jonathan Salsabila, Sarohmah Santoso, Tyas Sri Eka Saputra, Fernando Sasiras, Arini Audria Septa Riadi Septian Mukti Firdaus Setiadhi, Aqshal Nuryl Shafa Aulia Kirana Shafira Aulia Putri Shakila, Aisyah Shalima Nayla Rizkia Sianipar, Osner Johnson Silaban, Othsme Cloudia Martahan Simamora, Yosua Simanungkalit, Jason Aaron Riado Siti Lailatul Qomariyah Sitorus, Charles Sugiarto Steven Doorson Stiawan, Dhea Amelia Sulthan, Fariz M. Suryana, Mayla Putri Suryaputri, Dinar Aura Syadza Luthfiyyah Syafiq Ijlal Islami Syahda, Illa Fatika Syahrani, Adinda Nurul Syaputra, Bagas Syauqi Al Gifari Akmal Syifa, Tazkia Suhaila Tanasale, Titian Fathima Azzahra Tarisa Livia Taryono Tazkia Suhaila Syafa Theresia Hany Anastasya Usnan, Amar Uus Sopian Vahzrianur, Vehrial Wahyudin, Adinda Aisyah Puteri Wahyudin, Muhammad Nur Hussein Wahyudin, Muhammad Yuusuf Wasito, Lerick Wisnu Pebrianto Yantika, Pilda Juni Yenny Febrianty Yerina Gultom Yonathan Parlinggoman Wicaksono Yosaphat Diaz Yudi Wahyudin Yulianto , Hendra Yunus P Paulangan, Yunus P Yunus Pajanjan Paulangan Yusuf Afrenoldi Todi Yusuf, Muhammad Arsjad Zacharias, Vasco Javarison Zahra Maharani Mulyana Zahra, Davina Aulia Zahra, Najwa Aulia Az Zelika Siti Rahma Zidan Febriansyah