Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Isoflavon Kedelai sebagai Terapi Tambahan Diare Akut pada Anak Sheira Indah Anjani; Ahmad Farishal; Khairun Nisa Berawi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare adalah keluarnya feses lunak-berair dan frekuensi lebih dari tiga kali dalam periode 24 jam. Konsistensi feses, frekuensi dan tanda vital menjadi tolak ukur keadaan pasien pada kasus diare pada anak. Diare akut pada anak biasanya disebabkan oleh Rotavirus, bakteri non-salmonella dan parasit. Tatalaksana diare akut pada anak yaitu mencegah dehidrasi dan menseimbangkan elektrolit tubuh dengan pemberian terapi cairan serta oralit. Pemberian antibiotik dan antidiare disesuaikan kondisi pasien. Selain terapi cairan dan obat-obatan maka terapi berupa diet makanan mengandung isoflavon dapat menjadi terapi tambahan dalam kasus diare akut pada anak. Isoflavon merupakan senyawa dengan antioksidan dan antimikroba yang banyak terdapat pada kedelai. Isoflavon menurunkan adhesi bakteri, mencegah agregasi bakteri, menghambat pertumbuhan bakteri patogen dan meningkatkan mikroflora di usus. Beberapa penelitian bahkan isoflavon dapat memperbaiki kondisi brush border pada usus. Sehingga isoflavonkedelai dapat bermanfaat sebagai terapi tambahan.Kata kunci: Antimikroba, Diare Akut, Isoflavon, Kedelai
Pengaruh Kepribadian terhadap Perilaku Diet Sehat atau Diet Tidak Sehat pada Remaja : Tinjauan Pustaka Asiah Nurul Izzah; Dian Isti Angraini; Khairun Nisa Berawi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa yang memerlukan unsur zat gizi yang seimbang untuk mencapai prestasi dan sumber daya manusia yang berkualitas. Unsur zat gizi yang dipenuhi oleh perilaku diet cenderung belum terpenuhi pada masa remaja karena tingginya perilaku diet tidak sehat. Perkembangan psikososial remaja terdiri atas tiga periode, yaitu remaja awal, remaja tengah, dan remaja akhir. Remaja pertengahan cenderung memiliki perilaku diet tidak sehat karena mulai memerhatikan pertumbuhan fisik dan memiliki citra tubuh yang cenderung salah. Masa remaja juga mengalami perubahan atau pembentukan kepribadian. Kepribadian adalah sebuah karakteristik didalam diri individu yang relatif menetap, bertahan, yang memengaruhi penyesuaian diri individu terhadap lingkungan. Ada banyak model yang menggambarkan kepribadian seseorang dan model yang paling berpengaruh terhadap perilaku diet adalah the five-factor model atau big five personality, mencirikan individu dalam pola yang relatif abadi dan universal dari sisi pikiran, perasaan, dan tindakan. Kepribadian yang menunjukkan pengaruh terhadap perilaku diet sehat adalah agreeableness, conscienscetiousness, dan openness, sedangkan kepribadian yang menunjukkan pengaruh terhadap perilaku diet tidak sehat adalah neuroticsm dan extraversion. Kata Kunci : Diet Sehat, Diet Tidak Sehat, Kepribadian, Remaja
ngaruh Minuman Kunyit Dan Madu Terhadap Nyeri Menstruasi (Disminore) Ni MAde Ida Damma; Khairun Nisa Berawi; Dyah Wulan Sumekar rengganis Wardani
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari minuman kunyit dan madu terhadap tingkat nyeri menstruasi (dismenore). Penelitian ini menggunakan metadata analisis dengan tinjauan literatur (literature review) yang mencoba menggali tentang manfaat minuman kunyit dan madu untuk mengurangi tingkat nyeri saat menstruasi. Penyebabnya Dysminore adalah senyawa molekuler yang disebut prostaglandin yang dilepaskan saat menstruasi dan menyebabkan kontraksi di dalam rahim. Nyeri haid dapat diatasi dengan pemberian terapi nonfarmakologis yaitu minuman kunyit dan madu. Hasil survei Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa lebih dari 80% wanita usia subur mengalami dismenore selama menstruasi, 67,2% di antaranya terjadi pada kelompok usia 13-21 (WHO, 2013). Hasil literature menunjukan ada perbedaan yang signifikan penurunan skala nyeri haid primer sebelum dan setelah minuman kunyit dan madu. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian adalah adanya perbedaan yang signifikan antara minuman kunyit madu terhadap tingkat nyeri menstruasi, serta penurunan skala nyeri menstruasi. Kata Kunci : Kunyit, Madu, Dismenore
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI JUS APEL HIJAU (Malus domestica ) DAN PARE (Momordica charantia) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) GALUR Sprague Dawley JANTAN MODEL DIABETES MELITUS M. Aqmal Hidayah; Helmi Ismunandar; Khairunnisa Berawi; Indri Windarti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Diabates Mellitus (DM) terjadi karena defisiensi insulin yang diproduksi pankreas. Fungsi endokrin oleh sel Langerhans menghasilkan hormon glukagon dan insulin yang berperanan ketika tubuh hipoglikemia maka terjadi glikogenelisis di hati. Apel memiliki pektin yang berpotensi menurunkan glukosa darah sedangkan pare saponin, flavonoid, polifenol, dan vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang bertujuan menangkal radikal bebas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus apel hijau  dan pare terhadap gambaran histopatologi pankreas tikus putih jantan model diabetes melitus. Metode Penelitian : Penelitian ini eksperimental desain post test only control group design. Jumlah sampel 25 ekor tikus putih dibagi 5 kelompok yaitu KN (diet standar), K- (aloksan 150 mg/KgBB), P1(aloksan+ jus pare 50 mg/KgBB), P2 (aloksan+jus apel 3,25 g/KgBB), P3(aloksan+jus apel 20 mg/KgBB+jus pare 20 mg/KgBB). Pemeriksaan kadar glukosa darah digunakan glukometer dan pemeriksaan gambaran histopatologi.Hasil Penelitian: Rerata glukosa darah didapatkan KN= 80  K- = 413,3,  P1= 254,4, P2= 171, P3=232,6. Jumlah pulau langerhans rerata KN=29,2, K- = 6, P1=7,8,  P2=13,6, P3=9,2 Kruskal Wallis p=0,003. Rerata pulau yaitu KN=5.489,9 µm2, K- =18.497,5 µm2, P1=7.416,6 µm2, P2=10.125,7 µm2, P3=8.715,4 µm2, uji One Way ANOVA nilai p= 0,000Simpulan: Penelitian ini disimpulkan terdapat pengaruh jus apel terhadap kadar glukosa darah dan gambaran histopatologi pankreas tikus putih (jantan model diabetes melitus, sedangkan jus pare dan kombinasi jus apel dan pare tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar glukosa dan gambaran histopatologi tikus putih. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Apel, Pare,Pankreas
Literature Review Terkait Faktor Yang Memengaruhi Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Pada Tenaga Kesehatan Amalia Tirzaningrum; Bayu Anggileo Pramesona; Khairun Nisa Berawi; Sutarto Sutarto
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan pasien telah menjadi isu global dan merupakan komponen penting dari mutu pelayanan kesehatan. Pelaporan insiden merupakan langkah pertama yang penting untuk meningkatkan keselamatan pasien. Sistem pelaporan Insiden keselamatan pasien memberikan informasi tentang terjadinya keselamatan pasien yaitu insiden untuk mengurangi risiko, memperbaiki sistem, belajar dari kesalahan, dan berbagai pembelajaran. Berdasarkan data pelaporan insiden keselamatanpasien di Indonesia periode 2006–2011 tercatat 877 insiden. Data tentang keselamatan pasien di Indonesia masih sulit diperoleh karena masalah pada sistem pelaporan, berdasarkan laporan tahunan untuk tahun 2011, hanya 132 insiden yang dilaporkan oleh 132 fasilitas pelayanan kesehatan, karena terdapat 2.267 fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia maka kurang dari 6% jumlah total fasilitas pelayanan kesehatan yang berpartisipasi dalam pelaporan. Hal ini menunjukkan tingkat pelaporan insiden keselamatan pasien yang rendah. Pelaporan insiden keselamatan pasien merupakan salah satu kendali mutu untuk dapat memecahkan masalah sehingga kejadian yang sama tidak terulang kembali serta harus ditingkatkan agar tercipta budaya keselamatan pasien, namun yang menjadi permasalahan besar adalah adanya  hambatan-hambatan terkait  pelaporan  insiden,  terdapat  beberapa  faktor  yang  memengaruhi pelaporan  insiden  keselamatan  pasien antara lain faktor individu yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, masa kerja dan status kepegawaian, faktor psikologi yaitu persepsi, sikap dan motivasi, serta faktor organisasi yaitu kepemimpinan. Kata kunci: Keselamatan pasien, pelaporan insiden
Pengaruh Yoga Terhadap Obesitas Fathia Radinda Salsabila; Khairun Nisa Berawi; Ramadhan Triyandi; Liana Sidharti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelebihan berat badan atau yang biasa disebut dengan obesitas merupakan masalah pada bidang kesehatan internasional yang mendesak. Obesitas merupakan penyakit multifaktorial yang diduga bahwa sebagian besar obesitas disebabkan oleh karena interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan, antara lain aktivitas fisik, gaya hidup, dan nutrisional yaitu perilaku makan dan pemberian makanan padat terlalu dini pada bayi. Obesitas menyebabkan terjadinya permasalahan Kesehatan pada masyarakat yang serius serta terjadi di banyak negara dan berpotensi mengancam kelangsungan pelayanankesehatan dasar. Salah satu cara untuk mencegah atau lepas dari obesitas adalah dengan menggunakan cara diet, berolahraga, dan yoga. Yoga merupakan cara baru yang banyak digemari oleh masyarakat karena tidak membutuhkan banyak energi. Yoga adalah teknik sederhana dan murah dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kebugarandan juga status kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa yoga dapat mengendalikan faktor risiko penyakit kardiovaskular, obesitas, dan stres psikososial. Penelitian ini bertujuan Untuk mengevaluasi pengaruh intervensi berbasis Yoga pada penilaian Obesitas. Metode penelitian ini dimulai dengan melakukan penelusuran artikel di Google Scholar,pubmed dan ncbi dalam rentang tahun yang telah ditentukan oleh peneliti serta menggunakan kata kunci obesitas, pencegahan obesitas, senam yoga, manfaat senam yoga. Hasil penelitian menemukan artikel mengenai pengaruh senam yoga terhadap obesitas menghasilkan beberapa kesimpulan seperti enam yoga efektif untuk menurunkan berat badan,mengoreksi IMT dan lain lain. Kata kunci: obesitas, senam yoga
Hubungan Perilaku 3M Plus Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue: Tinjauan Pustaka Muhammad Morsa Habibie; Hanna Mutiara; Khairunnisa Berawi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v10i2.pp1-4

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan infeksi virus dengue dengan perantara nyamuk Aedes aegypti. Gejala DBD berupa demam tinggi secara tiba-tiba bersifat kontinyu, nyeri kepala, nyeri di area mata dan perdarahan spontan di gusi atau hidung. Kasus DBD di dunia sebesar 5,2 juta kasus di tahun 2019. Tercatat sebanyak 108.303 kasus DBD pada tahun 2020 terjadi di Indonesia. Guna mengantisipasi adanya ledakan kasus DBD, masyarakat dapat melakukan tindakan pencegahan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Pencegahan ini dikenal dengan 3M Plus yaitu pengurasan tempat yang menjadi peampungan air, menutupnya dengan rapat, mengubur barang-barang bekasyang sudah tidak terpakai dan membasmi jentik nyamuk dengan melakukan abatisasi atau memelihara ikan di tempat penampungan air. Terdapat hubungan antara perilaku 3M Plus dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Terdapathubungan antara perilaku menguras tempat penampungan air dengan terjadinya Demam Berdarah Dengue (DBD). Tidak terdapat hubungan antara perilaku menutup tempat penampungan air dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD).Terdapat hubungan antara perilaku mengubur barang-barang bekas dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Terdapat hubungan antara perilaku menaburkan bubuk abate dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, PSN, 3M Plus
Hubungan Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan Dan Status Nutrisi Terhadap Kejadian Katarak Senilis Di RSUD Jendral Ahmad Yani Kota Metro 2022 Edward Sintong Samosir; Rani Himayani; Khairunnisa Berawi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v10i2.pp39-44

Abstract

Berdasarkan data dari organisasi kesehatan dunia, katarak menempati urutan pertama penyebab kebutaan di dunia sebesar 51%. Kejadian katarak sendiri tidak terlepas dikarenakan adanya faktor risiko yang ada. Faktor penyebab katarak sendiri dapat berasal dari dalam tubuh sendiri (faktor intrinsik) dan faktor dari luar tubuh (faktor ekstrinsik). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan tingkat pendidikan, jenis pekerjaan dan status nutrisi terhadap kejadian katarak senilis di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik yang dilakukan dengan metode case control. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro pada bulan Februari – Juni 2023. Data yang telah terkumpul dideskripsikan sebagaimana adanya ke dalam bentuk angka-angka yang bermakna. Pengambilan data menggunakan data sekunder, yaitu rekam medis untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, jenis pekerjaan dan status nutrisi terhadap kejadian katarak senilis di RSUD. Jendral Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2022. Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square menunjukkan p-value=0,011 (p-value <0,05) pada variabel tingkat pendidikan dan p-value=0,037 (p-value <0,05) pada variabel jenis pekerjaan.Sedangkan pada variable status nutrisi menunjukkan p-value=0,799 (p-value>0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan.dan jenis pekerjaan dengan kejadian katarak senilis. Sedangkan status nutrisi tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian katarak senilis.Kata Kunci: Katarak Senilis, Tingkat Pendidikan, Jenis Pekerjaan, Status Nutrisi
Pemberdayaan Remaja Putri Melalui Komsi (Komunitas Milenial Sadar Nutrisi) di Desa Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Berawi, Khairun Nisa; Sowiyah, -; Fiana, Dewi Nur; Perdani, Roro Rukmi Windi; Puspaningrum, Dewi Ayu
Jurnal Sinergi Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal SINERGI
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsi.v2i1.28

Abstract

Pendekatan intervensi managemen nutrisi menjadi salah satu program utama yang diharapkan mampu menurunkan kasus stunting di seluruh dunia khususnya Indonesia. Pengelolaan gizi ibu juga dapat dimulai sejak remaja karena status kesehatan seorang ibu didapatkan berkaitan dengan status gizinya di masa remaja. Sehingga peningkatan pemahaman dan perilaku remaja putri mengenai gizi seimbang khususnya dalam periode 1000 Hari Pertamaa Kehidupan (HPK) dapat mengoptimalkan penurunan kasus stunting. Model Pemberdayaan Masyarakat pada kelompok remaja putri melalui KOMSI ini dikembangan dengan tahapan pembentukan komunitas dengan kerjasama dengan pamong desa dan karang taruna Desa Negeri Katon, Pesawaran. Dilanjutkan dengan edukasi dan penyuluhan, edukasi dan focus group discussion untuk mengevaluasi pengetahuan, model KOMSI sekaligus menyusun formatur KOMSI. Hasil pretset edukasi dan penyuluhan menunjukkan 37% dengan nilai pengetahuan yang cukup dan 63% pengetahuan kurang dari 35 peserta remaja putri yang berusia antara 14 sampai 21 tahun. Hasil pengamatan post test, diketahui bahwa 11% peserta pengetahuan yanga masih kurang walau secara skoring terjadi peningkatan, 60% telah memiliki pengetahuan yang cukup dan 29% sangat baik. KOMSI dengan formatur ketua, sekeretaris, bendahara dan humas, melakukan koordinasi dengan pamong desa dan pamong Kecamatan Negeri Katon untuk mendapat arahan dan koordinasi bentuk kegiatan terkait kesehatan yang akan melibatkan KOMSI sebagai edukator kesehatan yang membantu berperan meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya di Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran.
PENINGKATAN STATUS GIZI DAN KESEHATAN ANAK BALITA MELALUI PENINGKATAN PERILAKU SEHAT IBU DI BANGUNREJO LAMPUNG TENGAH Berawi, Khairun Nisa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i1.133

Abstract

Berdasarkan survei yang dilakukan Kemenkes RI melalui riskesdas didapatkan prevalensi balita stunting di Indonesia meningkat dari 36,8% (2007) menjadi 37,2% tahun 2013. Kabupaten Lampung Tengah, Lampung didapatkan kejadian stunting paling tinggi yaitu 52,7% berdasarkan Profil Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2015. Penurunan prevalensi balita stunting menjadi salah satu prioritas pembangunan. Stunting terjadi akibat kurangnya asupan dan penyerapan nutrisi terutama pada 1000 hari pertama kehidupan dan merupakan masalah multifaktorial. Stunting memerlukan kerjasama lintas institusi termasuk managemen kesehatan keluarga yang membutuhkan peran ibu sebagai pengelola rumah tangga. Peningkatan perilaku sehat ibu diharapkan mampu meningkatkan status gizi dan kesehatan balita untuk mencegah stunting pada Balita. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan mengenai managemen balita sehat dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat pada ibu ibu PKK di Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah, yang diharapkan menjadi role model ibu sehat. Hasil pengabdian didapatkan peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil pre test diketahui 50, 55% peserta mempunyai pengetahuan kurang dan 49,45% peserta telah memiliki pengetahuan yang cukup dan hasil post test, diketahui bahwa 20% peserta cukup paham, 50% telah memiliki pengetahuan yang baik dan 30% sangat baik. Diharapkan peningkatan pengetahuan dan edukasi yang diberikan akan membantu peningkatan perilaku sehat ibu sehingga mampu mencegah stunting pada balita. Kata kunci: Balita stunting, managemen kesehatan keluarg, status gizi dan kesehatan balita
Co-Authors Abimanyu Darmawan Adisti, Fransiska Admi Syarif Afifah, Syafira Hasna Agung, Leni Yulinda Kesuma Agus Wantoro Agustyas Tjiptaningrum Ahmad Arkan Ichsan Ahmad Arkan Ichsan Ahmad Farishal Akuba, Nanda Nurrohim Al Ghifari, Ghaza Ahmad Alicia Rahma, Cinta Alinta Ayuningtyas Alinta Amalia Tirzaningrum Amir, Anzela Andhika Mahatidanar Anggraeni Janar Wulan anggraini janar wulan Angraini, Dwi Indria Ani Yuli Yanti Puspitasari Anisa Adelia Annisa Adietya Pratama Annisa Fath Annisa Putri Perdani Apri Lyanda Aprilia, Sandrina Audy Arsistya Ayu Marella Asep Sukohar Asiah Nurul Izzah Assidiq, Hans Pratama Astiti, Feni Ayu Dinda Fatimah Azizah, Nailul Azizza, Zahra Qori Bayu Anggileo Pramesona Candra Kurniawan Chicy WIdya Morfi Christy, Angelica Philia CNA Qolbi Daulay, Suryani Agustina Dea Okta Pabiola Desty Marini Dewi Nur Fiana Dewi Nur Fiana Dewi Nur Fiana Dian Isti Anggraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Syafitri Dian Syafitri Dian Syafitri Diana Mayasari Dilangga, Pad Dinda Annisa Fitria Diva Iole Humaira Dwita Oktaria Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eca Cania Edward Sintong Samosir Efrida Warganegara Ekki Pirmansyah Emantis Rosa Ester Krisdayanti Ety Apriliana Exsa Hadibrata Farhati, Soraya Fathia Radinda Salsabila Fathia Sabila Umar Fauzi Ahmad Muda Fauziyyah Nuur Al Azizah Fitria Putridewi Abidin Fitria Saftarina Frigandra Syahputri Ghaitsa Lulua Giska Tri Putri Gozali, Achmad Haikal Nirfandi Hanif, Fauziah Hanna Mutiara Happy, Terza Aflika Helmi Ismunandar Helmi Ismunandar Hendri Busman Heni Sulistiani Herdato, M. Junus Didiek Hj. Rahma Amtiria Ilham Nugroho Ilham Nugroho Indri Windarti Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Irawati, Nur Ayu Virginia Iswandi Darwis Karima, Nisa Khalisah Nurjihany Salsabila Kurnia Muludi Kurniawan, Ryanda Masri Kurniawaty, Evi Kusumajati, Pusparini Latief, Adhi Nugroho Leni Ervina, Leni Lesilolo, Caroline Virgine Putri Liana Sidharti Liana Sidharti M Masykur Berawi M. Aqmal Hidayah M. Irfan zaki Rici Maharani, Atifah Fadilah Marcellia, Selvi Marzon, Mafalda Messah, Anse Diana Valentiene Mia Trihasna Asrizal Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Aditya, Muhammad Aditya Muhammad Farid Adityo Muhammad Maulana Muhammad Morsa Habibie Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Rifki Pratama Muhartono Muhartono Murfi, Syahrani Alya Neema Putri Prameswari Nelly Yuana Ni MAde Ida Damma Nisa Karima Nisa Karimah Nur Anggraini Nurhaliza, Suci Nurul Islamy Nurul Utami Oktadoni Saputra Oktafany, Oktafany Oktavia Ningtias, Nabila Padmadisastra, Jauzaa Faishal Ahmad Perdami, Roro Rukmi Windi Pertiwi, Nabila Rahma Prambudi Rukmono Pramesona, , Bayu Anggileo Prayogi, Norbertus Marcell Purnama, Dara Marissa Widya Puspaningrum, Dewi Ayu Putri Giani Purnamasari Qanita Arindia, Naifa Hana Rahma, Cinta Alicia Rahmah, Azizah Nur rahmawati, selvi Ramadhan Triyandi Ramadhan, Yasmine Aulia Ramadhana Komala Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratu Nirmala Wahyunindita Redi Bintang Pratama Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Risti Graharti Riyan Wahyudo Roro Rukmi Windi Perdani, Roro Rukmi RR. Ella Evrita Hestiandari Rudiyanto, Waluyo Safira, Ditya Ananda Salma Khairunnisa Samsul Bakri Sangging, Putu Ristyaning Ayu Sembiring, Rinawati Septiani, Linda Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Sheira Indah Anjani Shiddiq, Haikal Shinta Nareswari, Shinta Siregar, Maulana Irfan Hazairin Smith Imanuel Saputra Soemarwoto, Retno Ariza S. Sowiyah Sowiyah Sri Ratna Sulistiyanti Suharmanto Suharmanto Suharmanto Suryadi Islami Susianti Susianti Susianti Susianti, Susianti Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Syahfira, Reisyah Syarel, Radin Ghefira Naura Ta Larasati TA Larasati Tasya Khariena Akbar Theodora Agverianti Theodorus, Emeraldha Verizka, Talitha Warsito Warsito Warsono Warsono Wibowo, Gatra Hadimuti Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Wuryaningsih Dwi Sayekti Yoga, M. Agung Prasetya Adnyana Yolanda, Jennifer Ester Yulita Yulita Zahra, Tsurayya Fathma Zefanya, Ezekial