Claim Missing Document
Check
Articles

Pojok Tumbuh Kembang Anak HIV : Pengukuran Berat Badan, Tinggi Badan, Konsultasi Gizi, Imunisasi dan Edukasi HIV di Poli VCT Rumah Sakit Abdul Moeloek Perdani, Roro Rukmi Windi; Purnama, Dara Marissa Widya; Berawi, Khairun Nisa; Fiana, Dewi Nur; Larasati, TA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2793

Abstract

Infeksi HIV merupakan salah satu masalah utama dan merupakan salah satu penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian pada ibu dan anak. Anak dengan HIV-AIDS di Provinsi Lampng saat ini menjalani terapi rutin di Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung. Terdapat 24 anak usia 1-14 tahun berjenis kelamin laki-laki dan 18 anak berjenis kelamin perempuan. Semua anak dengan HIV-AIDS mendapatkan layanan kesehatan yang dilakukan di poli VCT (voluntary consulting test) yang dilakukan rutin setiap minggunya. Anak- anak yang terinfeksi HIV dengan mendapatkan pengobatan teratur sejak dini dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan usianya sehingga meningkatkan kualitas hidup anak. Permasalahan yang dihadapai adalah keterjangkauan layanan kesehatan yang berasal dari luar Bandar Lampung dan layanan yang diberikan saat ini terbatas berupa konsultasi singkat. Kurangnya pemahaman orang tua akan pentingnya mengkonsumsi obat dan memperhatikan tumbuh kembang anak dengan infeksi HIV. Salah satu strategi solusi yang ditawarkan adalah dengan membentuk pojok tumbuh kembang anak HIV. Target luaran dari program pengabdian ini adalah terbentukan pojok tumbuh kembang, serta dapat terpantauanya kesehatan anak dengan infeksi HIV melalui buku panduan atau kartu pemantauan kesehatan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah membentuk pojok tumbuh kembang berupa tempat konsultasi dan pemantauan tumbuh kembang, status gizi, imunisasi dan edukasi HIV. Dari kegiatan yang dilakukan terdapat 10 anak dengan infeksi HIV yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan konsultasi yang berbeda-beda serta terdapat 1 anak yang mendapatkan imunisasi.Kata kunci : HIV, kualitas hidup, tumbuh kembang
Peningkatan Pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada Siswa SDN 9 Teluk Pandan Pesawaran Suharmanto, Suharmanto; Utami, Nurul; Setiorini, Anggi; Rahmawati, Selvi; Rudiyanto, Waluyo; Berawi, Khairun Nisa; Sangging, Putu Ristyaning Ayu; Oktarlina, Rasmi Zakiah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v5i1.2797

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga seseorang dapat meningkatkan status kesehatannya. Dampak dari kurang dilaksanakan PHBS diantaranya yaitu suasana belajar yang tidak mendukung karena lingkungan sekolah yang kotor, menurunnya semangat dan prestasi belajar dan mengajar di sekolah, menurunkan citra sekolah di masyarakat umum. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta keterampilan cuci tangan pakai sabun. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dan praktik cuci tangan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta terampil mempraktikkan cara cuci tangan di SDN 9 Teluk Pandan. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan secara berkelanjutan. Penyuluhan dapat dilakukan sebulan sekali menggunakan media poster, leafleat ataupun flipchart.Kata kunci: cuci tangan pakai sabun, pengetahuan, perilaku hidup bersih dan sehat, siswa
Pelatihan Stimulasi Perkembangan pada Orang Tua dengan Anak Palsi Serebral di Rumah Sakit Abdul Moeloek Provinsi Lampung Perdani, Roro Rukmi Windi; Purnama, Dara Marissa Widya; Berawi, Khairun Nisa; Fiana, Dewi Nur; Theodorus, Emeraldha
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v6i1.2960

Abstract

Tumbuh kembang anak yang optimal perlu adanya peran orang tua yang selalu memperhatikan, mengawasi , dan merawat anak dengan seksama. Proses tumbuh kembang anak berlangsung secara alamiah, tetapi proses tersebut sangat bergantung kepada orang tua atau orang dewasa. Salah satu terapi medis yang dilakukan pada palsi serebral adalah dilakukannya stimulasi tumbuh kembang untuk mencapai yang optimal. Orang tua yang memiliki anak dengan palsi serebral memiliki pengetahuan yang kurang terhadap stimulasi perkembangan anak sehingga perlu adanya pelatihan stimulasi. Metode edukasi orang tua dilakukan dengan cara pelatihan dengan aplikasi zoom dan whatsapp group. Kelompok sasaran adalah orang tua dengan anak palsi serebral, berjumlah 30 orang yang mengikuti pelatihan di aplikasi zoom dan 20 orang yang mengikuti di aplikasi whats app group. Tahap yang digunakan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan terdapat promosi kegiatan pelatihan kepada orang tua. Pada kegiatan ini terdapat handout pelatihan bagi orang tua, berisikan materi dasar dan cara stimulasi dan video stimulasi. Tahap evaluasi dilakukan bertujuan memastikan seluruh orang tua dapat melakukan stimulasi mandiri di rumah dengan cara memberikan pretest dan posttest kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat pengetahuan peserta mengenai palsi serebral sudah baik dan siap melakukan stimulasi mandiri.Kata kunci: palsi serebral, perkembangan, stimulasi
Sindrom Ekstra Piramidal pada Laki-Laki 29 Tahun dengan Skizofrenia Paranoid Khairun Nisa Berawi; Fathia Sabila Umar
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia paranoid merupakan suatu gangguan jiwa dengan gambaran klinis di dominasi oleh waham-waham yang secara relatif stabil, sering kali bersifat paranoid, biasanya disertai oleh halusinasi-halusinasi, terutama halusinasi pendengaran, dan gangguan-gangguan persepsi. Gejala Sindrom Ektrapiramidal merupakan efek samping yang sering terjadi padapemberian obat antipsikotik. Tn. A 29 tahun sering mengamuk tanpa alasan yang jelas dan sering mendengar suara-suara. Pada status psikiatrikus diperoleh mood disforik, afek terbatas, keserasian appropriate, fungsi kognitif mengenai orientasi waktu dan orang baik, konsentrasi baik, daya ingat jangka pendek dan jangka panjang baik, gangguan persepsi ditemukan halusinasi audiotorik, visual, dan olfaktorik, gangguan pikiran ditemukan waham rujukan dan waham bizarre, daya nilai sosial dan uji daya nilai terganggu, tilikan terganggu derajat 1, taraf dapat dipercaya. Kemudian pasien ini dilakukan penatalaksanaan dengan medikamentosa berupa risperidone 2x3 mg, trihexyphenidyl 2x3 mg, chlorpromazine 1x25 mg. Psikoterapi edukasi dan psikoterapi suportif terhadap pasien dan keluarga, rehabilitasi sesuai bakat dan minat pasien.Diagnosa sindrom ekstra piramidal pada Tn.A 29 tahun dengan skizofrenia paranoid telah ditegakkan disertai halusinasi audiotorik, visual, olfaktori, waham rujukan dan waham bizarre. Stresor psikososial pada pasien ini adalah masalah keluarga.Kata kunci: halusinasi audiotorik, sindrom ekstrapiramidal, skizofrenia paranoid, waham bizarre
Korelasi Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa terhadap Hasil Kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Periode November 2014 - Mei 2015 Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Ani Yuli Yanti Puspitasari; Oktadoni Saputra; Khairun Nisa Berawi; Dwita Oktaria
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) dinyatakan sebagai suatu uji kompetensi yang merupakan upaya aktualisasi berbagai peraturan praktik kedokteran, untuk memperbaiki dan menstandarisasikan kualitas dokter Indonesia, dengan tujuan memberikan informasi tentang kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap dari para lulusan dokter umum secara komperehensif kepada pemegang kewenangan dalam pemberian sertifikat kompetensi sebagai bagian dari persyaratan registrasi, agar seorang dokter dapat mengurus pengajuan surat izin praktik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara IPK mahasiswa kedokteran dengan hasil kelulusan UKMPPD dari November 2014-Mei 2015 pada Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Sampel yang diambil adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung yang mengikuti UKMPPD Periode November 2014-Mei 2015 sebanyak 92 mahasiswa. Analisis data menggunakan analisis uji korelasi (Pearson Correlation). Dari hasil penelitian diperoleh korelasi tinggi antara nilai IPK pra-klinik terhadap hasil kelulusan UKMPPD Computer Based Test (CBT), serta terdapat korelasi rendah terhadap hasil kelulusan UKMPPD Objective Structured Clinical Examination (OSCE), kemudian korelasi rendah antara nilai IPK profesi terhadap hasil kelulusan UKMPPD CBT, korelasi rendah antara nilai IPK pra-klinik dengan nilai IPK profesi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, korelasi rendah antara nilai IPK kumulatif terhadap hasil kelulusan UKMPPD dan korelasi rendah antara lama studi pra-klinik dan lama studi kumulatif terhadap hasil kelulusan UKMPPD mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Kualitas proses penilaian pada tahap pra-klinik maupun profesi harus lebih ditingkatkan agar IPK dapat menjadi prediktor tepercaya yang mencerminkan kualitas lulusan.Kata kunci: CBT, Hasil Kelulusan UKMPPD, OSCE
Pengaruh Musik Klasik Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi Andhika Mahatidanar; Khairun Nisa Berawi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang sering terjadi pada lansia karena penurunan sistem tubuh, terutama sistem kardiovaskular. Saat ini, tatalaksana pasien hipertensi adalah farmakologi dan nonfarmakologi. Tatalaksana nonfarmakologi salah satunya ialah mendengar musik klasik. Penelitian sebelumnya menunjukan, mendengar musik klasik mengurangi kecemasan dan stres, sehingga tubuh mengalami relaksasi yang mengakibatkan penurunan tekanan darah dan denyut jantung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental dengan pendekatan pre and post test tanpa kelompok kontrol. Tekanan darah dibandingkan sebelum dan sesudah mendengar musik klasik. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung. Populasi yang digunakan adalah 50 orang lansia. Hipertensi diperoleh dengan pemeriksaan tekanan darah dan wawancara riwayat konsumsi obat anti hipertensi. Sampel diambil menggunakan teknik concesutive sampling, sehingga didapat 40 orang yaitu 16 orang laki-laki dan 24 orang perempuan. Sampel kemudian diberi terapi musik klasik. Hasil penelitian didapatkan 37 sampel mengalami penurunan tekanan darah dan 3 sampel tidak mengalami penurunan tekanan darah. Hasil uji t-test dan Wilcoxon menunjukan adanya pengaruh musik klasik yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah lansia penderita hipertensi (p= 0,000). Kesimpulan, mendengar musik klasik mampu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.Kata kunci: hipertensi, lansia, musik klasik
Efektivitas Kulit Batang Bakau Minyak (Rhizopora apiculata) sebagai Antioksidan Khairun Nisa Berawi; Desty Marini
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa antioksidan adalah senyawa pemberi elektron (elektron donor) yang dapat menurunkan kadar radikal bebas dan membantu mengurangi atau mencegah dampak stress oksidatif akibat radikal bebas. Banyak bahan alam asli Indonesia mengandung antioksidan yang belum diketahui oleh masyarakat. Penggunaan bahan alam yang mengandung antioksidan membantu meningkatkan kualitas kesehatan individu dengan biaya relatif lebih terjangkau. Tumbuhan bakau minyak (Rhizopora apiculata) merupakan salah satu tanaman di Indonesia, sumber alami kaya antioksidan. Tumbuhan ini memiliki kandungan banyak antioksidan seperti senyawa alkaloid, flavonoid, triterpenoid, steroid, saponin dan tanin. Metode Penangkapan Radikal Bebas dengan metode 2,2’-Difenil-1-pikrilhidrasil (DPPH) ekstrak metanol kulit batang bakau menghasilkan IC50: 3,31 μgmL-1, pada ekstrak metanol batang didapatkan IC50: 30 μgmL-1, nilai terendah terdapat pada ekstrak metanol akar didapatkan IC50: 53,2 μgmL-1. Penangkapan radikal bebas dengan metode Asam 2,2-Azinobis(3-etilbenzatiazolin)-6-sulfonat (ABTS) pada kulit batang menghasilkan IC50: 18,47 3 μgmL-1. Nilai IC50 pada ekstrak metanol akar adalah 55,54 μgmL-1. Nilai IC50 terendah adalah ekstrak metanol batang dengan nilai IC50 sebesar 77.12 μgmL-1. Metode Penangkapan Radikal Bebas 2,2’-Difenil-1-pikrilhidrasil (DPPH) dan Metode Penangkapan Radikal Bebas Asam 2,2-Azinobis(3-etilbenzatiazolin)-6-sulfonat (ABTS) menunjukkan ekstrak kulit batang bakau merupakan bagian yang paling potensial sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan tertinggi pada kulit batang Rhizopoda apiculata dapat mengangkap radikal bebas adalah senyawa tanin.Kata kunci: antioksidan, radikal bebas, tanaman bakau minyak (Rhizopora apiculata), tanin
Peran Human Epidermal Growth Factor Receptor-2 pada Kanker Payudara Hj. Rahma Amtiria; Khairun Nisa Berawi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 5 No. 02 (2018): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita adalah kanker payudara. Selama tahun 2017 diperkirakan terdapat 252.710 wanita yang terdiagnosis kanker payudara di seluruh dunia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan insidensi kanker payudara di Indonesia mencapai 61.682 kasus, dan provinsi Lampung menyumbang 0,3% kasus di antaranya. Kanker payudara berhubungan erat dengan onkogen human epidermal growth factor receptor-2(HER-2 atau neu). Secara fisiologis gen ini dibutuhkan untuk proses diferensiasi dan proliferasi sel. Namun, ketika gen HER-2 diekspresikan secara berlebihan, seperti yang ditemukan pada 20-25% kanker payudara, maka terjadi pertumbuhan sel berlebih dan transformasi menjadi keganasan. Berbagai penelitian telah melaporkan bahwa kanker payudara dengan HER-2 positif memiliki kaitan erat dengan manifestasi klinis yang lebih agresif, tingkat metastase yang lebih tinggi, derajat histopatologi yang lebih buruk dan angka harapan hidup yang lebih rendah. Deteksi status HER-2 pada pasien kanker payudara adalah suatu cara untuk mendeteksi terjadinya relaps dan menentukan jenis terapi yang dapat diberikan. Obat kemoterapi yang menargetkan HER-2 disebut sebagai anti HER-2 telah banyak digunakan. Penggunaan agen anti HER-2 monoterapi memiliki tingkat efikasi yang lebih rendah, namun pemberian kombinasi anti HER-2 dengan mekanisme kerja yang berbeda dapat meningkatkan efikasi terapi pada pasien kanker payudara.Kata kunci: gen, HER-2, kanker payudara.
Penatalaksanaan Gout Arthtritis pada Seorang Lansia Usia 63 Tahun dengan Pola Makan yang Tidak Teratur Mia Trihasna Asrizal; Khairun Nisa Berawi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang dengan penduduk berusia 60 tahun ke atas semakin meningkat dari tahun ke tahun. Lansia menurut definisi WHO adalah seseorang yang berusia 60 tahun ke atas, baik pria ataupun wanita. Masalah kesehatan yang paling banyak dialami pada lansia adalah penyakit tidak menular yaitu penyakit kronis yang paling banyak menyerang pada lanjut usia adalah gout arthritis. Berdasarkan data WHO, penduduk yang mengalami gout arthritis di Indonesia tercatat 8,1% dari total penduduk. Penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine pada pasien dengan penatalaksanaan secara holistic pada pasien lansia dengan gout arthtritis dan pola makan tidak teratur. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis dan alloanamnesis dari anggota keluarga), pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah, untuk melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny. S, 63 tahun, keluhan pegal dan nyeri pada jari-jari tangan serta lutut kanan, hilang timbul. Pasien sering mengkonsumsi makanan tinggi purin. Regio genu dextra/sinistra, teraba hangat, nyeri tekan +/+. Kadar asam urat: 7,39 mg/dl, kolesterol: 165,2 mg/dl. Sehingga didiagnosa dengan gout arthtritis. Dilakukan intervensi terhadap pasien dan keluarga tentang penyakitnya, pola makan dan pentingnya tindakan preventif mencegah komplikasi penyakit. Setelahevaluasi didapatkan penurunan kadar asam urat dan pengetahuan yang cukup mengenai penyakit. Gout arthritis pada perempuan lansia disebabkan pengetahuan tentang gout arthritis dan asuhan keluarga yang kurang.Kata Kunci: gout arthritis, lanjut usia , pelayanan dokter keluarga.
Efektifitas Terapi Akupunktur terhadap Penderita Hipertensi Abimanyu Darmawan; Khairun Nisa Berawi; Nisa Karimah; Riyan Wahyudo
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sangat serius. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer dan merupakan penyakit degeneratif yang dipengaruhi faktor penambahan usia. Menurut WHO dan International Society of Hypertension (ISH), saat ini terdapat 600 juta penderita hipertensi di seluruh dunia dan tiga juta diantaranya meninggal setiap tahun, tujuh dari setiap sepuluh penderita tidak menerima penanganan yang memadai. Penyakit ini dapat menyerang berbagai organ danmenyebabkan kondisi lain, misalnya stroke, penyakit ginjal, koroner, dan kebutaan. Pada banyak kasus hipertensi bahkan tidak menunjukkan gejala apa pun. Penanganan kasus hipertensi dilakukan dengan terapi obat-obatan, terapi gaya hidup atau perilaku dan terapi komplementer. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk mengobati hipertensi adalah Akupunktur. Metoda tusukan jarum pada akupunktur akan menstimulasi dikeluarkan dan diaktivasinya zat aktif seperti NitricOxide (NO). Tusukan jarum pada titik akupunktur akan merangsang impuls saraf parasimpatis dan menekan saraf simpatik. Parasimpatis dominan akan mengeluarkan asetilkolin, di mana ikatan asetilkolin dalam sel endotel akan menginduksi pembentukan Nitrit Oksida lokal, yang kemudian berdifusi melewati otot polos pembuluh darah dan kemudian mempengaruhi aliran darah dan sirkulasi lokal, sehingga terjadi relaksasi pembuluh darah otot polos.Kata kunci: akupunktur, hipertensi, nitrit oxide
Co-Authors Abimanyu Darmawan Adisti, Fransiska Admi Syarif Afifah, Syafira Hasna Agung, Leni Yulinda Kesuma Agus Wantoro Agustyas Tjiptaningrum Agustyas Tjiptaningrum Ahmad Arkan Ichsan Ahmad Arkan Ichsan Ahmad Farishal Akuba, Nanda Nurrohim Al Ghifari, Ghaza Ahmad Alicia Rahma, Cinta Alinta Ayuningtyas Alinta Almufit, Sabrina Early Amalia Tirzaningrum Amir, Anzela Andhika Mahatidanar Anggi Setiorini Anggraeni Janar Wulan Anggraeni, Ni Made Ida Damma anggraini janar wulan Angraini, Dwi Indria Ani Yuli Yanti Puspitasari Anisa Adelia Annisa Adietya Pratama Annisa Fath Annisa Putri Perdani Apri Lyanda Aprilia, Sandrina Audy Arif Yudho Prabowo Arsistya Ayu Marella Asep Sukohar Asiah Nurul Izzah Assidiq, Hans Pratama Astiti, Feni Ayu Dinda Fatimah Azizah, Nailul Azizza, Zahra Qori Azkiya Balqis, Gasela Zalianti Bayu Anggileo Pramesona Candra Kurniawan Chicy WIdya Morfi Christy, Angelica Philia CNA Qolbi Daulay, Suryani Agustina Dea Okta Pabiola Desty Marini Dewi Nur Fiana Dewi Nur Fiana Dewi Nur Fiana Dian Isti Anggraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Syafitri Dian Syafitri Dian Syafitri Diana Mayasari Dilangga, Pad Dinda Annisa Fitria Diva Iole Humaira Dwita Oktaria Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eca Cania Edward Sintong Samosir Efrida Warganegara Ekki Pirmansyah Emantis Rosa Ester Krisdayanti Ety Apriliana Exsa Hadibrata Farhati, Soraya Fathia Radinda Salsabila Fathia Sabila Umar Fauzi Ahmad Muda Fauziyyah Nuur Al Azizah Fitria Putridewi Abidin Fitria Saftarina Frigandra Syahputri Ghaitsa Lulua Giska Tri Putri Gozali, Achmad Haikal Nirfandi Hanif, Fauziah Hanna Mutiara Happy, Terza Aflika Haq, Rais Amaral Helmi Ismunandar Helmi Ismunandar Hendra Tarigan Sibero Hendri Busman Heni Sulistiani Herdato, M. Junus Didiek Hj. Rahma Amtiria Ilham Nugroho Ilham Nugroho Indri Windarti Intan Kusumaningtyas Intanri Kurniati Irawati, Nur Ayu Virginia Iswandi Darwis Jovan Widjaja, Jovan Widjaja Karima, Nisa Khalisah Nurjihany Salsabila Kurnia Muludi Kurniawan, Ryanda Masri Kurniawaty, Evi Kusumajati, Pusparini Latief, Adhi Nugroho Leni Ervina, Leni Lesilolo, Caroline Virgine Putri Liana Sidharti Liana Sidharti M Masykur Berawi M. Aqmal Hidayah M. Irfan zaki Rici Maharani, Atifah Fadilah MAHARANI, MELINDA Marcellia, Selvi Marzon, Mafalda Messah, Anse Diana Valentiene Mia Trihasna Asrizal Morfi, Chicy Widya Muhammad Aditya Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Aditya, Muhammad Aditya Muhammad Al Ikhsan Muhammad Farid Adityo Muhammad Maulana Muhammad Morsa Habibie Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Rifki Pratama Muhartono Muhartono Murfi, Syahrani Alya Nadyanka Zafirah Daya Adiwiguna Neema Putri Prameswari Nelly Yuana Ni MAde Ida Damma Nisa Karima Nisa Karimah Nur Anggraini Nurhaliza, Suci Nurul Islamy Nurul Islamy Nurul Utami Oktadoni Saputra Oktafany, Oktafany Oktavia Ningtias, Nabila Padmadisastra, Jauzaa Faishal Ahmad Perdami, Roro Rukmi Windi Pertiwi, Nabila Rahma Prabowo, Arif Yudho Prambudi Rukmono Pramesona, , Bayu Anggileo Prayogi, Norbertus Marcell Purnama, Dara Marissa Widya Puspaningrum, Dewi Ayu Putri Giani Purnamasari Qanita Arindia, Naifa Hana Rahma, Cinta Alicia Rahmah, Azizah Nur rahmawati, selvi Ramadhan Triyandi Ramadhan, Yasmine Aulia Ramadhana Komala Rani Himayani Rasmi Zakiah Oktarlina Ratna Dewi Puspita Sari Ratna, Maya Ganda Ratri Mauluti Larasati Ratu Nirmala Wahyunindita Redi Bintang Pratama Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Rika Lisiswanti Risti Graharti Riyan Wahyudo Roro Rukmi Windi Perdani, Roro Rukmi RR. Ella Evrita Hestiandari Rudiyanto, Waluyo Safira, Ditya Ananda Salma Khairunnisa Samsul Bakri Sangging, Putu Ristyaning Ayu Sembiring, Rinawati Septiani, Linda Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Sheira Indah Anjani Shiddiq, Haikal Shinta Nareswari, Shinta Siregar, Maulana Irfan Hazairin Smith Imanuel Saputra Soemarwoto, Retno Ariza S. Sowiyah Sowiyah Sri Ratna Sulistiyanti Suharmanto Suharmanto Suharmanto Suryadi Islami Susianti Susianti Susianti Susianti, Susianti Sutarto Sutarto Sutyarso Sutyarso Sutyarso Syahfira, Reisyah Syahrani, Fitri Aulia Syarel, Radin Ghefira Naura Syazili Mustofa TA Larasati Ta Larasati Tasya Khariena Akbar Theodora Agverianti Theodorus, Emeraldha Verizka, Talitha Warsito Warsito Warsono Warsono Wibowo, Gatra Hadimuti Widjaja, Jovan Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Wuryaningsih Dwi Sayekti Yoga, M. Agung Prasetya Adnyana Yolanda, Jennifer Ester Yulita Yulita Yuningrum, Hesti Zahra, Tsurayya Fathma Zefanya, Ezekial