p-Index From 2021 - 2026
9.925
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management MOTION : Jurnal Riset Physical Education Jurnal Perikanan dan Kelautan JURNAL HUTAN LESTARI Jurnal Kedokteran Brawijaya JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN Media Ilmu Keolahragaan Indonesia AL-TA´LIM Majalah Geografi Indonesia JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Jurnal Belantara Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia OLDI (Oseanologi dan Limnologi di Indonesia) Warta Pengabdian Jurnal Representamen Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jambura Journal of Sports Coaching EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE) Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Journal of Sylva Indonesiana ULIN: Jurnal Hutan Tropis Journal of Tropical Marine Science Jurnal Perkeretaapian Indonesia (Indonesian Railway Journal) Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jurnal Teknodik Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Coopetition : Jurnal Ilmiah Manajemen Jurnal Skripta Journal of Forest Science Avicennia Journal Coaching Education Sports Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Construction and Material Journal International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) Journal of Science and Education (JSE) Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Journal of Rural and Urban Community Empowerment Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Jurnal Sylva Scienteae MAKILA: Jurnal Penelitian Kehutanan Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kode : Jurnal Bahasa Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Jurnal Sylva Lestari Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Al Muhafidz International Journal of Advanced Multidisciplinary Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Dehasen Mengabdi Susastra : Jurnal Ilmu Sastra dan Budaya JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Tiyasadarma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science Jurnal Wasian Journal of The Physical Society of Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Participatory Mangrove Ecosystem Rehabilitation by PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Pulau Baai on the Coast of Bengkulu City Fitrianto, Yusman; Heydinal, Havialdo; Darmawan, Arief; Sumarjo, Tri Ahmad; Idham, Jonni
Jurnal Dehasen Mengabdi Vol 4 No 2 (2025): September-Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdm.v4i2.9204

Abstract

The destruction of mangrove ecosystems in various coastal areas of Indonesia has threatened the environmental balance and the livelihoods of communities that depend on coastal resources. In the coastal area of Baai Island, Bengkulu City, pressure on mangrove ecosystems has increased due to industrial activities, land conversion, and low public awareness of the importance of environmental conservation. In response to this situation, PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Pulau Baai initiated a community-based mangrove rehabilitation program as part of its corporate social responsibility (CSR/TJSL). The program was implemented over a period of four months and involved various parties, including civil society organizations (Yakesma Bengkulu), local communities, and the Bengkulu City Government. Core activities of the program included planting and maintaining 2,025 Rhizophora mucronata mangrove seedlings, technical training, and participatory growth monitoring. This collaborative approach aims not only to restore the ecological functions of the coastal area but also to foster community awareness and ownership of the environment. The results of the implementation demonstrate that active community involvement enhances the effectiveness of rehabilitation activities, strengthens local capacity, and opens opportunities for replicating the program in other coastal areas. This program shows that community-based mangrove rehabilitation initiatives launched by companies through CSR schemes can serve as a sustainable strategy for environmental conservation and community empowerment.
DISTRIBUSI SPASIAL KLOROFIL- A DI PERAIRAN PANTAI KABUPATEN TULUNGAGUNG JAWA TIMUR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH Zakiyah, Umi; Rohani, Gema Ayu; Darmawan, Arief
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 3 No. 3 (2019): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.5

Abstract

AbstrakWilayah pesisir merupakan daerah yang sangat intensif dimanfaatkan untuk kegiatan dan aktifitas manusia seperti transportasi, agribisnis, pariwisata, serta kawasan permukiman. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sebaran spasial kandungan klorofil-a di perairan  Kabupaten Tulungagung dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Selain itu juga untuk memvalidasi data citra dengan data in situ. Secara in situ dilakukan pengukuran klorofil-a, dan pengukuran kualitas air seperti: suhu, kecerahan, pH, nitrat dan fosfat. Kemudian dengan metode penginderaan jauh, citra Landsat 8 diekstraksi untuk mendapatkan sebaran spasial klorofil-a menggunakan Jaelani Log (Chl-a) = -0,9889 x (Rrs4/Rrs5) + 0,3619. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah  metode deskriptif dan dilakukan pada 10 titik stasiun secara purposive. Hasil penelitian analisis sebaran spasial Klorofil-a dengan penginderaan jauh di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur diperoleh nilai sebaran klorofil-a in situ berkisar 1,62-3,69 mg/m3, nilai klorofil-a citra  berkisar 0,86-1,31 mg/m3 dengan nilai akurasi untuk klorofil-a sebesar 46%. Didapatkan nilai kualitas air yakni suhu berkisar 29,22-29,830C, kecerahan berkisar 40,5-53 cm, pH didapatkan nilai 7,92-8,07 dari semua stasiun, nitrat berkisar 0,009-0,052 mg/l dan fosfat berkisar 0,017-0,342 mg/l yang masih dalam batas optimal untuk perairan.Kata Kunci : pesisir, sebaran klorofil-a, penginderaan jauh  (1)   Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang(2)   Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang(3)   Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya Malang 
Pemetaan Distribusi Kualitas Air Untuk Mendukung Budidaya Perikanan Menggunakan Sistem Informasi Geografis, Kasus Di Sungai Brantas, Kecamatan Bumiaji Darmawan, Arief; Yoviandianto, Irfan Aziz; Mahmudi, Mohammad
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 3 No. 3 (2019): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.13

Abstract

SungaiBrantasmerupakanyang terpanjang di Propinsi JawaTimur.Air sungai ini salah satunya dimanfaatkan sebagai sumberdaya untuk kegiatan perikanan budidaya di Punten.Disisi lainberbagai aktivitasmasyarakatsekitarSungai Brantas didugaberkontribusi pada penurunankualitas air. Oleh karena itu studi ilmiah yang sistematis perlu dilakukan untuk menjawabnya. Pada bagian awal, diambil Sungai Brantas di Kecamatan Bumiaji yang termasuk dalam bagian hulu sebagai studi kasus. Dari studiini bertujuan untukmengetahuikualitasairdiSub-DASBrantastersebut menggunakananalisis STORET, kemudian untuk mengetahuipengaruhtatagunalahan(landuse) terhadap kualitas air dengan analisis spasial menggunakan perangkat lunak SIG.Hasil analisis STORET menunjukkan bahwa mutuairpadaseluruhstasiunpengamatantergolong cemarsedangdenganparameteryangmelebihibakumutuyaituTSS, amoniadantotalfosfat.Kemudian analisis SIG menghasilkanpetadistribusikualitasairdan diketahui bahwa tatagunalahanberpengaruh terhadapkualitasair.Peta distribusikualitasairini berfungsiuntukmengetahuidaerahyangterjadipenurunankualitas airdan dapat digunakan untuk menyusun rekomendasikegiatan manajemen sumberdaya perairan untuk budidaya perikanan yang berkelanjutan.
Visualisasi 3D Profil Pantai Jolosutro, Blitar Dengan Quantum GIS Untuk Perencanaan Wilayah Pesisir Darmawan, Arief; Saputra, Dhira Kurniawan; Sambah, Abu Bakar
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 3 No. 1 (2019): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.14

Abstract

Profil pantai dapat didefinisikan sebagai penampang melintang atau cross-sectionpantai.Informasi ini sangat diperlukan karena untuk menggambarkan morfologi pantai ini sering dikuantifikasi menjadi profil pantai yang merepresentasikan relief permukaanatau topografi pantai kearah daratan. Dengan melihat hasil penggambaran profil pantai secara 3 dimensi (3D), perubahan yang paling tampak pada lingkungan pantai karena pengaruh gelombang, arus pantai, pasang surut, angin dan juga aliran sungaidapat divisualisasikan.
DAMPAK CUACA EKSTRIM PERIODE TAHUN 2016 – 2018 TERHADAP KAWASAN KONSERVASI PENYU DI SEPANJANG PESISIR SELATAN JAWA TIMUR Saputra, Dhira Khurniawan; Darmawan, Arief; Arsad, Sulastri
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 3 No. 1 (2019): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.17

Abstract

Kawasan pesisir Jawa Timur memiliki beberapa lokasi pendaratan dan peneluran penyu, akan tetapi pada saat ini belum terdapat data komprehensif yang menggambarkan kondisi dan sensitivitas kawasan tersebut terhadap ancaman perubahan iklim. Fenomena cuaca ekstrim di Samudera Hindia timur pada kurun waktu 2016 – 2018 diduga memberikan dampak terhadap pantai peneluran penyu di pesisir Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi fisik dan pengelolaan pada 6 lokasi utama peneluran penyu di pesisir Jawa Timur. Taman Nasional Alas Purwo dan Taman Nasional Meru Betiri merupakan kawasan konservasi penyu yang dikelola oleh pemerintah, sedangkan lokasi lainnya merupakan lokasi peneluran penyu yang dikonservasi oleh kelompok masyarakat, diantaranya Pantai Taman Ria (Pacitan), Pantai Kili Kili (Trenggalek), Pantai Pathuk Gebang (Tulungagung) dan Pantai Bajulmati (Malang). Kegiatan observasi lapangan dilaksanakan pada Tahun 2017 dan 2018. Variabel pengamatan meliputi perubahan fisik pantai akibat cuaca ekstrim, sementara analisis komponen eksposur dan sensitivitas habitat didapatkan dari pengukuran variabel temperatur substrat, serta event siklon dan anomali SPL. Hasil penelitian menunjukkan cuaca ekstrim berupa gelombang tinggi dan banjir pasang yang menyebabkan adanya fitur abrasi dan pergeseran lokasi peneluran pada pantai pendaratan penyu. Curah hujan yang tinggi pada musim peneluran menyebabkan suhu substrat berada pada rentang bawah pivot (25 – 28◦C) dengan kelembaban bervariasi. Walaupun begitu, belum terdapat bentuk manajemen adaptif terhadap perubahan iklim pada seluruh area konservasi penyu di Jawa Timur. 
HEMOCYTE PROFILE OF SUSUH KURA (Sulcospira Testudinaria) IN ORDER TO EVALUATE THE WATER QUALITY OF BADHER BANK CONSERVATION AREA, TAWANGREJO VILLAGE, BINANGUN DISTRICT, BLITAR Hertika, Asus Maizar Suryanto; ., Supriatna; Darmawan, Arief; Nugroho, Bimo Aji; Handoko, Agung Dwi; Qurniawatri, Agustiansi Yeyen; Prasetyawati, Ranita Ayu
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.16

Abstract

Abstract. Badher Bank Conservation Area is a conservation area that is focused on the conservation of badher fish. The purpose of this study was to analyze the hemocyte profile of Susuh Kura (Sulcospira testudinaria) in the Badher Bank Conservation Area and the water quality to estimate pollution status. The research method used is descriptive with survey method. Samples taken are water quality and susah kura samples at 4 stations. Based on the results of water quality measurements obtained results, temperatures of around 27.6-30.7 ° C, current of around 0.6-1 m/s, brightness of around 5-8.5 cm, TSS (Total Suspended Solid) of around 11-46 mg/l, pH of around  7.31-7.58, DO (Dissolved Oxygen) of around 4.4-5.1 mg/l, amoniak of around 0, 0432-0.2143 mg/l, BOD (Biological Oxygen Demand) of around 0.8-2.4 mg /l. These results indicate that all parameters are still in normal conditions except amoniak. THC observation results obtained values between 37.67x104 - 49x104 cells/ml, where the limit of THC values is not more than 58x104 cells/ml.. Analysis on DHC showed that hyalinocytes are around 30.47-40.76%, Semi granulocytes  around 10-15.92% and granulocytes around 44.53-57.84%. Result of CCA show that THC is affected by 8 parameters of moderate concentration, hyalinocytes tend to be influenced by high amoniak and granulocytes tend to be influenced by DO and high brightness. Thus, the condition of the waters in the Badher Bank Conservation Area is still in normal condition.
Variasi Argot di Komunitas Stand Up Comedy Indonesia Darmawan, Arief; Setiyono, Joko
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan variasi argot dalam komunitas Stand Up Comedy Indonesia berdasarkan bentuk morfologis dan asal bahasanya. Data diperoleh dari berbagai platform media sosial komunitas Stand Up Indo, yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar argot yang digunakan merupakan kata dasar yang berasal dari bahasa Inggris (KDA) sebanyak 20 item, dibandingkan dengan delapan kata dasar dari bahasa Indonesia (KDB). Selain itu, ditemukan enam kata turunan berbahasa Indonesia dan tiga kata turunan campuran. Dalam kategori frasa, terdapat 21 frasa argot berbahasa Inggris, dua frasa berbahasa Indonesia, dan dua frasa campuran. Sedangkan argot berbentuk klausa merupakan kategori yang paling sedikit ditemukan, yakni dua klausa campuran. Temuan ini menunjukkan dominasi leksikon bahasa Inggris dalam komunitas ini, seiring dengan pengaruh kuat budaya asal Stand Up Comedy yang berasal dari Amerika. Namun, munculnya bentuk-bentuk argot lokal dan campuran menunjukkan proses adaptasi linguistik dan hibriditas bahasa dalam ranah budaya populer urban di Indonesia. Kata kunci: argot, stand up comedy, komunitas
Analisis Geospasial Lahan Agroforestri Untuk Budidaya Lebah Kelulut (Trigona sp.) di Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan Febrian, Ardi; Safei, Rahmat; Darmawan, Arief; Asmarahman, Ceng; Hidayat, Wahyu
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.21125

Abstract

Dalam mengoptimalisasikan pengelolaan dan pemanfaatan budidaya lebah kelulut terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan, antara lain kondisi iklim dan vegetasi; ketersediaan sumber pakan; dan praktik serta inovasi dalam budidaya lebah kelulut. Melalui analisis daya dukung, kegiatan budidaya lebah kelulut dapat dioptimalisasikan berdasarkan kesesuaian antara syarat hidup lebah kelulut dengan kondisi ruang yang menjadi lokasi budidaya lebah kelulut melalui pencermatan terhadap faktor lingkungan, faktor habitat, faktor iklim, dan faktor vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan potensi daya dukung dari lahan agroforestri di Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan. Hasilnya menunjukkan bahwa berdasarkan uji Maxent kesesuian habitat dan daya dukung untuk budidaya lebah kelulut di Desa Karang Jaya dapat diklasifikasikan Tinggi, dengan variabel ketinggian (36,2%), variabel NDVI (24,3%), dan variabel suhu (19,4%) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kehadiran dan kesesuaian habitat lebah kelulut.
Pemantauan invasi mantangan (Merremia peltata) di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan menggunakan Google Earth Engine Dzakiyyaa, Ruwaida; Darmawan, Arief; Santoso, Trio; Hilmanto, Rudi; Septiadi, Luhur; Surya, Rikha Aryanie
Majalah Geografi Indonesia Vol 39, No 2 (2025): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.101697

Abstract

Abstrak Mantangan merupakan spesies yang secara masif menginvasi bagian selatan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dan diperkirakan sebarannya semakin meluas. Mantangan tumbuh dengan cara melilitkan batangnya pada inang hingga menutupi permukaan tubuh dan tajuk inangnya serta dapat merambat dari satu inang ke inang yang lain, selain itu mantangan juga dapat tumbuh secara vegetatif melalui batangnya yang terpotong kemudian menyentuh tanah sehingga menghasilkan generasi baru. Oleh karena itu, informasi sebaran spasial mantangan perlu diketahui dengan pemantauan secara berkala. Dewasa kini, pemantauan dapat dilakukan dengan penginderaan jauh, misalnya menggunakan data citra satelit. Perkembangan Google Earth Engine (GEE) menjadi salah satu pilihan untuk pemantauan invasi mantangan. GEE menyediakan data citra satelit berbasis komputasi awan dan dapat menghasilkan citra satelit multitemporal yang bebas awan, sehingga menjadi solusi permasalahan big data serta tidak memerlukan biaya untuk penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas invasi mantangan tahun 2019 – 2023 menggunakan GEE. Penelitian dilakukan dengan menggunakan citra satelit, citra DEM, dan transformasi indeks EVI dengan algoritma random forest. Objek penelitian difokuskan pada daerah selatan TNBBS yang secara khusus terinvasi oleh mantangan yaitu pada empat resor diantaranya Pemerihan, Way Haru, Way Nipah, dan Tampang. Objek penelitian kemudian dijadikan sebagai area of interest (AOI). Hasil penelitian menunjukkan hasil akurasi yang baik dengan nilai 93,49% (user accuracy), 95,18% (producer accuracy), 95,23% (overall accuracy), dan 90,18% (kappa accuracy) pada kelas mantangan. Perubahan sebaran mantangan mencapai 7.374,89 ha (2019), 8.237,88 ha (2021), dan 8.716,84 ha (2023). Berdasarkan hasil, diketahui bahwa mantangan menginvasi lebih masif pada Resor Tampang dan Resor Way Haru yang disebabkan oleh kejadian masa lalu seperti pembukaan lahan dan kebakaran serta habitat yang sesuai untuk pertumbuhan mantangan.Abstract Mantangan is a species that has massively invaded the southern part of Bukit Barisan Selatan National Park (BBSNP) and is expected to expand its distribution. Mantangan grows by wrapping its trunk around the host until it covers the surface of the host's body and crown and can creep from one host to another, besides that mantangan can also grow vegetatively through its trunk which is cut and then touches the ground to produce a new generation. Therefore, information on the spatial distribution of mantangan needs to be known through regular monitoring. Nowadays, monitoring can be done by remote sensing, for example using satellite image data. The development of Google Earth Engine (GEE) is one option for monitoring mantangan invasion. GEE provides cloud computing-based satellite image data and can produce cloud-free, multitemporal satellite images, so it is a solution to the big data problem and does not require fees for its use. This study aims to determine the extent of mantangan invasion in 2019 – 2023 using GEE. The research was conducted using satellite images, DEM images, and EVI index transformation with random forest algorithm. The research object focused on the southern area of BBSNP which was specifically invaded by mantangan, namely in four resorts including Pemerihan, Way Haru, Way Nipah, and Tampang. The research object is then used as an area of interest (AOI). The results showed good accuracy results with values of 93.49% (user accuracy), 95.18% (producer accuracy), 95.23% (overall accuracy), and 90.18% (kappa accuracy) in the mantangan class. Changes in the distribution of challenges reached 7,374.89 ha (2019), 8,237.88 ha (2021), and 8,716.84 ha (2023). Based on the results, it is known that mantangan invaded more massively in Tampang Resort and Way Haru Resort due to past events such as land clearing and fires as well as suitable habitat for mantangan growth.  
Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pemilihan Tempat Wisata Pantai Berbasis Webgis Di Kabupaten Lampung Selatan Zusan, Ulfah Atikah; Mayaguezz, Henky; Damai, Abdullah Aman; Effendi, Nur; Darmawan, Arief; Febryano, Indra Gumay
Journal of Tropical Marine Science Vol 7 No 1 (2024): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v7i2.4952

Abstract

In beach tourism development, the decision-making process via the web is a valuable tool that can provide several alternatives for decision-making planners in beach tourism development. The aim of this research is to develop the implementation of a decision support system for selecting WebGIS-based beach tourist attractions in South Lampung Regency. This research is research with the concept of Research and Development, the data used in this research is primary data obtained from field observations and secondary data obtained from the government. Data was obtained through observation and documentation studies from 30 beaches in South Lampung Regency, then processed using the Simple Additive Weighting method. The research results show that bio-physical and managerial factors are the factors that have the most influence on the results of this weighting and are the most dominant supporting alternatives for selecting beach tourist attractions in South Lampung Regency. The recommended beach tourism in South Lampung based on the highest weighting value is Pasir Putih Beach which is the highest ranked, followed by Tapak Kera Beach. Supporting factors such as bio-physical factors, socio-economic factors and managerial factors can be used as primary considerations for beach tourism managers and local governments should continue to develop and innovate in using Simple Addivite Weigting, because the method is much more practical and effective in determining object recommendations beach tourism for tourists.
Co-Authors ,, Sunaryo ., Supriatna Abdullah Aman Damai Abu Bakar Sambah, Abu Bakar Adhie Surachman Adinda, Maura Agus Setiawan Agustiana, Laviyanti Agustin, Aprillia Bella Cithra Putri Agustiono, Ariyadi Ahadi Priyohutomo Ali Wafa Alussa Bakti, Riska Disa Amin, Lutfil Aminuddin, Jamrud Amiranda, Aldo Ganang Andi Kurniawan Andiko, Juang Arif Andriyastuti Suratman, Andriyastuti Anwar, Khoironi Armyta Puspitasari Arsad, Sulastri Arsyadi, Sulastri Arsyan, Chika Jenita Asih Setyo Rini Asus Maizar Suryanto H Athma, Dwi Aji Ayun Maduwinarti Azizah, Rusina Aulia Bainah Sari Dewi Banjarnahor, Kristian Gomos Betta Kurniawan, Betta Bondan Winarno Bujang, Bujang Ceng Asmarahman Christine Wulandari Dessy Isfianadewi Dewi, Putri Nurika Diah, Mariana Dian Fajrina Dindin Abidin Duryat Duryat . Dzakiyyaa, Ruwaida Edi Wibowo, Agustinus Prasetyo Elsa Nadia Almaidah Endah Setyaningrum, Endah Evania Yafie Fajar Kusuma, Paundra Wangsa Fajri, Ahmad Khairil Farid Fadhlurrahman, Danu Febrian, Ardi Febryano, Indra G Ferdiansyah, Arif Feriando, Dara Aulia Fikri, Adhi Auliya Fitriana , Yulia Rahma Fitriana, Yulia Rahma Fitrianto, Yusman Gema Fitriady Gunawan, Rhezandy Gurinda, Gita Adistri Hakim, Mohamad Lukman Handoko, Agung Dwi Hari Mardika, Agus Harianto, Sugeng P. Harianto, Sugeng Prayitno Hariyoko Hartati, Puspa Havino, Arisma Herlina Ike Oktaviani Heydinal, Havialdo Huda, Moch Miftachul Idham, Jonni Ika Apriani Fata Ikrima Khaerun Nisa Imami, Fandhi Dwi Indra Gumay Febryano Iswandaru , Dian Iswandaru, Dian Iswanto, Ary Putra Iswati, Iswati Ittaqwa, Ittaqwa Jhons Fatriyadi Suwandi Joko Setiyono Kadyrov, Nurtilek Kanduwi, Exy Kaskoyo, Hari Kurniawan, Ari Wibowo Kurniawan, Faisal Harifko Lalu Moh Yudha Isnaini Lazuardi, Dian Senja Leliana, Arinda Lestari, Rayi Nindya Lokananta Teguh Hari Wiguno Lukmanul Hakim Mardika, Adnan Dendy MARIA BINTANG Marom, Muhammad Faisal Marsusiadi, Edi Nyoto Setyo Maryani, Lusia Leni Massa, Resa Sukardi Mayaguezz, Henky Melya Riniarti Mohammad Insan Romadhan Mohammad Mahmudi Muarifin, Muarifin Muhadzdzib, Nazul muhamad sadly Muhammad Taali Mujahid, Ghozy Akram Mulyanto Mulyanto Mutaqqin, Mutaqqin Nadia, Humaira Kiyani Nisa, Fitrotun Nisa, Tisya Wahidatun Novaria, Rachmawati Novita Sari, Zihan Novita, Zihan Novriyanti Novriyanti Nugraha, Luthfan Meilana Nugraha, Nathanael Tegar Putra Nugroho, Bimo Aji Nuning Nurcahyani Nur Effendi, Nur Nur Rahmah Hidayati Nur Rahmah Hidayati, Nur Rahmah Nurmauliana, Ninggita Nurrahman, Muhammad Irfan Nurunnisa, Syafira Indah Nyoto, Edi Oekan Soekotjo Abdoellah Oktaria, Dhina Setyo Pamungkas, Ibnu Aji Pardede, Lusiana Pardede, Lusiana Br. Piper, Ivan Pranata Sembiring, Rio Prasetyawati, Ranita Ayu Prasetyo, Dendy Prawira, Dimas Adi Primita Nur Mazzidah, Primita Priyanto, Sapto Purnomo, Triatmo Joko Puspitasari, Mariana Diah Putra, Albar Bagas Putri, Amelia Wahyuning Putri, Cesarlia Dwi Sulestyanar Qurniawatri, Agustiansi Yeyen Rachman, Muhammad Fajrul Rachman, Natriya Faisal Rafsanjani, Mifzam Fahmi Raharjanto, Yunanda Rahma Fitriana, Yulia Rahma, Azizatur Rahmat Safe'i Rama Kurniawan Ridhayana, Asha Riska Pristiani Riyawan, I Nyoman Rizki, Fauzan Rohani, Gema Ayu Rohman, Widodo Arif Romadhona, Novita Suci Rudi Hilmanto Safe’i, Rahmat Salsabila, Sahda Samsul Bakri Santoso, Trio Saputra, Dhira Kurniawan Saputra, Jonathan Septiadi, Luhur Setyo, Dhina Sidiq Wacono Sigit, Cahyo Nugroho Singgih Saptadi Siti Hanan Siti Nurrochmah Slamet Budi Yuwono SN Nurul Makiyah SN Nurul Makyah Sri Sudaryanti, Sri Sri Susanti SRW, Dyah Wulan Sugiyanto - Sukojo, Bangun Muijo Sumarjo, Tri Ahmad Sunaryo Sunaryo Supriatna Supriatna Surya Adi Saputra Surya, Rikha Aryanie Susni Herwanti Suwandi, Jhons Fatriayadi Tatok Sugiarto Teguh Hariyanto, Teguh Tresnawati, Amilia Tri Widyawati, Tri Triwijaya, Santi Tsani, Achmad Faza Uma , Kaifa Umi Zakiyah, Umi Usman Kasim Usman Wahyudi Wahyu Hidayat Wibowo, Agustinus Prasetyo Edy Wibowo, Nabilla Kusumaning Nafisa Widianningrum, Wahyu Winarno, Gunardi Djoko Windriati, Alfia Retna Winjaya, Fathurozzi Winjaya, Fathurrozi Wulandari, Christin Yoviandianto, Irfan Aziz Yudhanto, Bagoes Eko Yusuf, Agung Permada Yuwono, Slamet B Zihan Novita Sari Zusan, Ulfah Atikah