p-Index From 2021 - 2026
16.34
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Varidika Profesi Pendidikan Dasar Pedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini SEJ (Science Education Journal) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Early Childhood Research Journal (ECRJ) Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) FONDATIA Buletin KKN Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Community Empowerment Buletin Literasi Budaya Sekolah Didaktika: Jurnal Kependidikan jurnal dikdas bantara Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Abdi Psikonomi Berkala Ilmiah Pendidikan Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Journal of Educational Sciences Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Prosiding University Research Colloquium Journal of Innovation and Research in Primary Education At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Mutiara Pendidikan TOFEDU: The Future of Education Journal Indo Green Journal Jurnal Elementaria Edukasia JGSD : Jurnal Guru Sekolah Dasar Profesi Pendidikan Dasar Indo Green Journal Early Childhood Research Journal (ECRJ) Journal of Elementary and Secondary School (JESS) Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluating the Effectiveness of a Peer-Support Program in Enhancing Mental Health and Social Skills in Inclusive Elementary Classrooms in Indonesia Choiriyah Widyasari; Siti Marpuah; Minsih Minsih; Agustina Widianti; Helzi Helzi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8267

Abstract

Inclusive education in Indonesia faces challenges related to the mental health and social skills of students with special needs. Peer-support programs are increasingly recognized as a promising approach to foster emotional well-being and social competence in inclusive classrooms. This study employed a concurrent embedded mixed-methods design, with quantitative analysis as the primary approach supported by qualitative insights. A total of 80 students with special needs (aged 8–15) from inclusive elementary schools in Surakarta were selected through purposive sampling. Quantitative data were collected using the Social Skills Improvement System (SSIS), while qualitative data were gathered through interviews, observations, and open-ended surveys. A paired-sample t-test was used to analyze pre- and post-intervention differences. Quantitative findings showed significant improvements in mental health (M = 58.20 to 63.45; t(65) = 3.87, p 0.01) and social skills (M = 62.45 to 67.10; t(79) = 3.42, p 0.01) after implementing the peer-support program. Qualitative data reinforced these results, highlighting increased self-confidence, empathy, peer collaboration, emotional safety, and reduced bullying behaviors among students. The peer-support program effectively enhanced students' social-emotional development and promoted a more inclusive, supportive school environment. While the results are promising, limitations such as the absence of a control group and short-term measurement suggest the need for future longitudinal and controlled studies. These findings support the integration of peer-support models into inclusive school practices to improve psychosocial outcomes.
Differentiated Learning Strategies by Guru Penggerak: Accommodating the Needs of Slow Learner in Primary School Yusrika Firda Isnaini; Minsih Minsih; Choiriyah Widyasari; Helzi Helzi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7052

Abstract

Slow learners are students with below-average cognitive abilities who require more time and support to grasp academic concepts. Their learning challenges often include difficulties in reading, writing, and comprehending instructional content, resulting in delayed task completion and lower academic performance. Addressing these needs is crucial within inclusive classrooms, especially under the Indonesian Guru Penggerak (Teacher Leader) program, which aims to foster transformative, student-centered learning.This qualitative study explores how a Guru Penggerak implements differentiated learning strategies to support slow learner students in a second-grade inclusive classroom at SDN Kadokan 02. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews with the teacher and principal, and analysis of relevant documents. Data triangulation was used to ensure validity, and analysis followed the steps of data reduction, presentation, and conclusion drawing.Findings indicate that the teacher implemented two core differentiation strategies: process differentiation—providing guided instruction, visual media, and individualized support—and product differentiation—modifying assessment formats to align with students’ readiness levels. Regular students engaged in more independent learning, while slow learners received intensive scaffolding through visual aids, repeated instructions, and individualized feedback.The differentiation approach effectively addressed diverse readiness levels within the same classroom, supporting both slow learners and their peers. The role of the Guru Penggerak was critical in designing inclusive and adaptive learning processes.Differentiated instruction, as practiced by Guru Penggerak, is an effective strategy to accommodate slow learners in inclusive classrooms. This study offers practical insights for educators aiming to implement equitable teaching strategies.
Peningkatan Pemahaman Kebudayaan Indonesia melalui Kokurikulum di Sanggar Belajar Penang Malaysia. Minsih, Minsih; Widyasari, Choiriyah; Helzi, Helzi; Cahyaningtyas, Alief Laela
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.6115

Abstract

Kebudayaan merupakan identitas nasional yang mencerminkan ide, perasaan, tindakan, dan karya manusia dalam masyarakat. Namun, anak-anak di Sanggar Belajar Ami dan Permai di Penang, Malaysia, memiliki keterbatasan pemahaman tentang kebudayaan Indonesia akibat kurangnya akses sumber belajar dan interaksi langsung dengan budaya Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kebudayaan Indonesia melalui program kokurikulum yang interaktif dan partisipatif. Program ini dirancang untuk memperkenalkan ragam budaya Indonesia, menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme, serta mengatasi keterbatasan akses informasi budaya bagi anak-anak di luar negeri. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap: (1) pemetaan kondisi awal melalui pre-test, (2) sosialisasi dengan mitra, (3) pelatihan dan pendampingan menggunakan media audiovisual, (4) evaluasi melalui post-test, dan (5) pelaporan hasil. Partisipan terdiri dari 96 anak usia 5–15 tahun di dua sanggar belajar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman budaya Indonesia, antara lain pengetahuan musik tradisional (60%), bahasa dan sastra (42–43%), adat dan tradisi (44–47%), serta rasa bangga terhadap budaya Indonesia (53–55%). Selain itu, program ini juga berhasil menumbuhkan keterampilan sosial dan solidaritas antarpeserta. Dengan demikian, pendekatan kokurikulum terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kebudayaan Indonesia dan memperkuat identitas budaya anak-anak Indonesia di luar negeri
Pengembangan Model Ruang Tenang untuk Mendukung Regulasi Diri Anak ADHD di Sekolah Inklusi Nurjanah, Alya Rifa; Hartanti, Riska; Minsih, Minsih; Widyasari, Choiriyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model ruang tenang yang dirancang secara khusus guna mendukung regulasi diri anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah inklusi. Latar belakang penelitian didasarkan pada kondisi bahwa banyak sekolah inklusi belum memiliki program ruang tenang yang terstruktur dan berbasis kebutuhan spesifik anak ADHD, khususnya dalam menangani kesulitan regulasi emosi, kelebihan rangsangan sensori, serta masalah perhatian dan konsentrasi. Kondisi tersebut menyebabkan penanganan yang dilakukan oleh guru dan pendamping masih bersifat situasional dan belum didukung oleh pedoman operasional yang sistematis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Research and Development dengan desain yang disederhanakan menjadi tiga tahap utama. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan dan studi pendahuluan yang dilakukan melalui telaah dokumen serta wawancara dan diskusi kelompok terarah dengan guru, guru pendamping, dan pihak sekolah. Tahap kedua adalah perancangan model ruang tenang yang mencakup perumusan tujuan program, sasaran pengguna, bentuk aktivitas regulasi diri, prosedur operasional standar, peran guru dan pendamping, serta konsep desain fisik ruang yang disesuaikan dengan kebutuhan sensori anak ADHD. Tahap ketiga adalah pengembangan draf akhir model berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan kajian literatur yang relevan, tanpa melibatkan proses validasi ahli maupun uji coba lapangan. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sekolah inklusi memerlukan model ruang tenang yang aman, nyaman, dan terarah sebagai bentuk dukungan sistematis untuk membantu anak ADHD menenangkan diri, mengelola emosi, dan memulihkan kesiapan belajar. Luaran penelitian berupa dokumen panduan konseptual model ruang tenang yang dirancang sebagai dasar pengembangan layanan pendukung pembelajaran di sekolah.
Fostering social inclusion in Islamic elementary schools: Teacher support, peer interaction, and religious values Ardianti, Amelia Rizki; Setiaji, Calista Amalia; Widyasari, Choiriyah; Minsih, Minsih
At-Tarbawi: Jurnal Kajian Kependidikan Islam Vol. 10 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/attarbawi.v10i2.13156

Abstract

Inclusive education extends beyond physical access to schooling and requires meaningful social participation among all learners, including students with special needs. In Islamic elementary schools, inclusive practices are further shaped by religious values that emphasize compassion, justice, and collective responsibility. However, empirical evidence remains limited on how social interactions are enacted in everyday classroom life and how teacher support operates within faith-based inclusive settings. This study aims to examine how social interactions between students with special needs and their peers manifest in inclusive Islamic elementary schools and to analyze the role of teacher support in shaping the form, quality, and sustainability of these interactions. Using a qualitative ethnographic approach, data were collected over six months through participant observation, in-depth interviews with teachers, students, and parents, and document analysis in three inclusive Islamic elementary schools in Kartasura, Indonesia. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model, involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that social interaction is highly context dependent, with more frequent and reciprocal engagement occurring during structured learning activities, while unstructured situations such as recess remain vulnerable to social exclusion. Teacher support emerged as a decisive factor in fostering inclusion through emotional reassurance, instructional scaffolding, and social mediation, particularly when grounded in Islamic values such as rahmah (compassion), cooperation, and moral responsibility. The study concludes that teachers function as key agents of social inclusion in Islamic elementary schools, and that culturally grounded, sustained teacher support is essential for strengthening peer acceptance and meaningful participation. These findings offer important implications for teacher preparation, inclusive pedagogy, and policy development in faith-based educational contexts.
Peran Dukungan Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Anak Usia Dini Lutfiyanti, Tri Widya; Widyasari , Choiriyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7749

Abstract

Dukungan orang tua memiliki peran penting pada masa anak usia dini yang dikenal sebagai masa keemasan (golden age) bagi pembentukan karakter dan perkembangan kognitif. Penelitian ini bertujuan guna menganalisis peran dukungan orang tua dalam pengembangan motivasi belajar anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh dengan mengukur motivasi dan antusiase belajar anak melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di sebuah taman kanak-kanak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua terwujud dalam bentuk dukungan emosional, instrumental, informasional, dan penghargaan. Anak yang memperoleh dukungan orang tua yang memadai memperlihatkan motivasi belajar lebih tinggi, ditandai dengan ketekunan, rasa ingin tahu, dan semangat belajar. Sebaliknya, keterlibatan orang tua yang terbatas berdampak pada rendahnya motivasi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan orang tua sangat fundamental dalam menumbuhkan motivasi belajar anak usia dini dan merekomendasikan adanya penguatan kerja sama antara sekolah dan orang tua.
Analisis Dampak Perceraian Orang Tua pada Perilaku Agresifitas Anak Usia 5 Tahun Sakinah, Nadia Lia; Widyasari, Choiriyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perceraian orang tua terhadap perilaku agresif pada anak usia 5 tahun. Menggunakan metode penelitian dengan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan dari orang tua, pengasuh, guru, dan anak-anak melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis tematik mengidentifikasi lima tema utama: (1) perubahan perilaku anak pasca perceraian, (2) faktor-faktor yang memengaruhi agresivitas, (3) pola asuh setelah perceraian, (4) peran pengasuhan tunggal dan lingkungan sekolah, serta (5) strategi intervensi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian mengganggu stabilitas emosional anak, memicu agresi seperti memukul, mendorong, dan berteriak. Pola asuh tidak konsisten dan kurang dukungan emosional memperburuk kondisi, sedangkan perhatian guru dan lingkungan sekolah terstruktur dapat mengurangi intensitasnya. Implikasi penelitian ini menekankan bahwa keluarga dan sekolah harus bekerja sama untuk melakukan intervensi yang terstruktur dan terkoordinasi dalam membantu anak-anak yang mengalami perceraian orang tua, sehingga dapat meminimalkan dampak negatif perceraian terhadap perkembangan sosial-emosional anak, seperti meningkatkan kemampuan anak dalam mengelola emosi, mengembangkan hubungan sosial yang sehat, dan meningkatkan kepercayaan diri.
STRATEGI GURU DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR INKLUSIF BAGI SISWA YANG TERINDIKASI AUTIS DI SEKOLAH DASAR Ardianzah, Erwin; Joko Setiono; Choiriyah Widyasari; Minsih, Minsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.39430

Abstract

Inclusive education has become an urgent necessity to ensure that students identified with autism receive equal learning opportunities. This study aims to explore teachers’ strategies in creating an inclusive learning environment for students identified with autism in Grade 1 at SDN 02 Jenawi. The research employed a descriptive qualitative approach with data obtained from classroom teacher interviews, observations of student behavior, and documentation of learning activities. Data collection techniques included in-depth interviews, participatory observation, and document analysis related to inclusive learning. Data validity was ensured through source and technique triangulation by comparing interview, observation, and documentation findings. Data analysis was conducted interactively using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that teachers implemented differentiated instruction, positive reinforcement, regular monitoring, and collaboration with parents and peers, which effectively enhanced student participation, social skills, and independence. These findings contribute to inclusive education practices at the elementary school level and serve as a reference for teachers in designing adaptive learning strategies responsive to individual student needs.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Tiktok Terhadap Intensitas Waktu Belajar Siswa Sekolah Dasar Riky Bagus Permadi; Choiriyah Widyasari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2351

Abstract

Penggunaan media sosial di kalangan pelajar dasar kian meningkat, salah satunya adalah TikTok yang sangat populer di berbagai jenjang usia. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap aktivitas belajar siswa, terutama dalam hal intensitas waktu belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media sosial TikTok terhadap intensitas waktu belajar siswa di SD Negeri Wonotolo 3. Dengan pendekatan kuantitatif dan desain survei, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 32 siswa kelas 5 dan 6 menggunakan teknik sampel jenuh. Variabel independen yang diteliti adalah penggunaan media sosial TikTok, sedangkan variabel dependen adalah intensitas waktu belajar siswa. Teknik pengumpulan data meliputi skala Likert, observasi langsung, serta dokumentasi berupa foto dan rekaman. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok berpengaruh signifikan terhadap intensitas waktu belajar siswa dengan kontribusi sebesar 13,7%. Pengaruh ini bersifat positif namun terbatas; konten edukatif dapat memberikan dampak konstruktif, tetapi penggunaan secara berlebihan cenderung mengurangi alokasi waktu belajar. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan dan pengelolaan penggunaan media sosial dalam lingkungan pendidikan dasar agar potensi positifnya dapat dimaksimalkan dan dampak negatifnya dapat diminimalkan.
Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar terhadap Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik Siswa Arya Dani Rushertanto; Bambang Sumardjoko; Murfiah Dewi Wulandari; Laili Etika Rahmawati; Choiriyah Widyasari
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2688

Abstract

Motivasi belajar dan prestasi akademik siswa sekolah dasar merupakan dua aspek penting yang menentukan keberhasilan proses pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila yang menekankan pada nilai-nilai karakter bangsa. Namun, rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menjadi tantangan yang harus diatasi dengan pendekatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media audio visual terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik siswa serta menganalisis peran motivasi belajar sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 200 siswa kelas V dari beberapa sekolah dasar dalam satu Dabin. Instrumen berupa angket skala Likert dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Namun, prestasi akademik tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar, dan tidak berperan sebagai variabel mediasi. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi media audio visual yang tepat dan menarik dalam proses pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan keterlibatan dan semangat belajar siswa. Kata kunci: media audio visual, motivasi belajar, prestasi akademik, Pendidikan Pancasila, siswa sekolah dasar.
Co-Authors A'yyun, Aisyah Qurrota Achmad Fathoni Addini, Saifuna Nur Aditama, Madya Giri Adityarini, Heppy Agustina Wahyuningsih Agustina Widianti Ahmad Ahmad Ahmad Muhibbin Aisyah Rahmah I Alfina Mutiara Diaz Fernanda Ali Muckromin Alivia, Revina Aljawad, Havida Inaya Amalia Noviasari Anam Sutopo Anatri Desstya Ar Rasyid, Yazid Fadhil Ardhiansyah, Wildhan Ardiansyah Widya Pahlevi Ardianti, Amelia Rizki Ardianzah, Erwin Argita Imanning Tyas Arifah, Ika Nur Arifah, Irma Arista, Alfina Dian Arya Dani Rushertanto Asriyanto, Amrih Mulat Arif Aulia Luthfi Dewi Pramesta Azzahra, Fathiyah Bachtiar, Faisal Yusuf Bambang Sumardjoko Bima Putro Wijayanto Cahyaningtyas, Alief Laela Darwanti, Asri Dewi Arum, Revina Alivia Dewi, Febriyanti Sari Dian Wahyuningsih Digna, Dea Djalal Fuadi Dwi Nur Rahma Mardiyani, Rosa Dwi Wulan Sari Early Hari Nugrahini Eko Supriyanto Eko Supriyanto Elvyna Ana Sholikah Diah Kurnia Endang Fauziati Ernawati Ernawati Faizatulfitriyah, Qonitah Fajar Setyorini, Wulan Faridawati, Lina Fatimah, Hana Fatkhurohmah, Fatkhurohmah Firdastin Ruthnia Yudiningrum, Firdastin Ruthnia Fitri Puji Rahmawati Fitria Ayu Aryanti Fitria Purnamasari Gumgum Gumilar Handayani, Arifah Hanifa Hanifah Hanifah Harsono Harsono Hartanti, Riska Harun Joko Prayitno Helzi Helzi Helzi, Helzi Hermawan, Hengki Hidayat, Nashruddin Hilyatul Millah Imania Pratidina Indah Kusuma Wardani Irma Yuliana Ismiyasari, Fatimah Nur Isnaini Budi Hastuti Jihan Fatimah, Iis Joko Setiono Junita Dwi Wardhani Kartikasari, Sri Wahyuni Kasandra, Revalina Khassani Nur Amalinda Khotimah, Nur khusnul khotimah Kinasih, K Komara, Osfir Candikia Rara Kristiono, Andris Kuspini, Sri Kusyuliarto Kusyuliarto Laili Etika R Laili Etika Rahmawati Lanjar Sri Widodo Lastini, Fitri Latif, Azminudin Lilik Mustofiyah Lutfiyanti, Tri Widya Malaya, Krisma Anugra Marantika, Sefina Markhamah Masyhudah, Musfiroh Suci Meiliawati, Amanda Mentari Deka Handayani Miftahudin MILLAH, HILYATUL Mimin Vera Dwi Priyantini Minsih Mirmanto, Nurman Moh Suryo Hardiyat Monica Wahyu Pertiwi Muliadi Murdiani, Janti Murfiah Dewi Wulandari Nafiah Nur Shofia Rohmah Nafisah, Shafa Oktavia Nina Mekalungi Nisa, Asiyah Khoirun Nisriina Amiirah Faatin Nofita Retno Sari Novia Budhiarini Darmawati Novitasari, Dyan Ikawati Nugroho, Aviandri Cahya Nugroho, Bayu Sapto Nur Aini, Kharisma Risa Nur Azizah Rohmawati Nur Hidayat Nurjanah, Alya Rifa Nurjanah, Siti Nurjanah Nurmahfudhah, Salma Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Nuryati Nuryati Panji Prasetyo Pina Indah Sayekti Prilya Shanty Andrianie Pristi, Eka Destriyanto Purnamasari, Fitria Puspita Anggraini, Puspita Putri, Adelia Kurnia Putri, Revalina Qaidatiningsih, Salmarani Putri Qonitah Faizatul Fitriyah Rafika Dian Rahmawati Rasyidah Refiana Hidayah Rellive Enka Banuvita Retno Handayani Ricky Darmawan Riky Bagus Permadi Rini Budiwati Rini Fatmawati Rohati, Feri Mamae Rohmah, Nanda Dwi Roni Subagya Ruslan, Safa Hanna Sabar Narimo Sabillatul Azizah Sakinah, Nadia Lia Salahuddin Salahuddin salamah salamah Salma Zhafirah Yasri Saputri, Aulia Indah Saputri, Lutfiana Ramadhania Saputri, Mona Monica Diky Sari, Novia Putri Mayang Septianingsih, Mia Aris Setiaji, Calista Amalia Shofia Rohmah, Nafiah Nur Sholeha, Vera Siti Aminuriyah Siti Marpuah Siti Uswatun Hasanah Siti Zuhriah Ariatmi Siti Zuriah Ariatmi Sri Haryanti Sri Katoningsih Sri Slamet Sri Suparti Sri Untari Sri Wahyuni Sri Widati Suherman, Suherman Sukartono Sukartono Sukartono Sularsih Sumardiani, Pety Sunaryo, Ilham SUPRIYONO Susanto, Ahsanul Huda Syaadah, Himatus Tahang, Heriyanti Tatang Herman, Tatang Tazkiyatunnafs Elhawwa Tiara Aprilia Dewi Tiara Dwi Rahma To Zahra Asegaf, Fatimah Tri Asmawulan Tri Widawati Ulfa Fauzizah Umar Seno Umi Nurhayati, Umi Untari, Dyah Tri Utami, Fajar Sri Utami, Trias Utsman, Arif Vitri Astuti Wahyu Nurul Mubarokah Warastuti, Wahyu Wardani, Alfina Oktavia Wardani, Indah Kusuma Widawati, Tri Widhyanti, Nugraheni Dwi Widodo, Lanjar Sri Widyastuti Widyastuti Widyawati, Yenny Wihida, Refianti Wisnu Sri Hertinjung wiwin kurniyanti Wulandari, Desi Tri Wulansari, Fauziah Yayuk Sumarni Yulia Maftuhah Hidayati Yumi Zakiyah Yuni Yati Yusrika Firda Isnaini Yustina Neny Hastuti yustri mindaryani, yustri Zaenal Abidin Zainuddin, Almuntaqo Zunan Azis