p-Index From 2021 - 2026
16.403
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Inspirasi Pendidikan Jurnal Varidika Profesi Pendidikan Dasar Pedagogia: Jurnal Pendidikan Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini SEJ (Science Education Journal) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Early Childhood Research Journal (ECRJ) Jurnal Basicedu International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) FONDATIA Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Buletin KKN Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Community Empowerment Buletin Literasi Budaya Sekolah Didaktika: Jurnal Kependidikan jurnal dikdas bantara Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Abdi Psikonomi Berkala Ilmiah Pendidikan Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Prosiding University Research Colloquium Journal of Innovation and Research in Primary Education Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Mutiara Pendidikan TOFEDU: The Future of Education Journal Indo Green Journal Jurnal Elementaria Edukasia JGSD : Jurnal Guru Sekolah Dasar Profesi Pendidikan Dasar Indo Green Journal Early Childhood Research Journal (ECRJ) Journal of Elementary and Secondary School (JESS) Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTATION OF THE EXCELLENT PROGRAMME IN IMPROVING INCLUSIVE EDUCATION SERVICES FOR CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS Nisriina Amiirah Faatin; Refiana Hidayah; Minsih; Choiriyah Widyasari
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 6 No. 1 (2026): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/y4pbs413

Abstract

Educational equality in Indonesia is regulated by various laws and regulations, with the primary basis being the 1945 Constitution Article 31, which guarantees the right of every citizen to education, and Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, which is the main legal framework, especially Articles 26 and 27 concerning non-formal education (including equality education). This regulation is strengthened by Government Regulations, such as Government Regulation No. 17 of 2010 and Permendikbudristek, which govern the implementation and recognition of equality education diplomas, thereby ensuring equal access to education for all citizens, including people with disabilities. Education is not only about strengthening students' academic knowledge but also about developing their character, providing broad insights, and addressing behavioral and attitudinal issues. This is what enables and encourages a person to obtain a good, well-directed education. Through education, an individual can develop their personality and progress to the next stage of life. This study aims to analyze the Implementation of the Excellent Program in Improving Inclusive Education Services for Children with Special Needs. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study method. Data are collected through in-depth interviews, observations, and documentation. Data analysis is carried out interactively through data reduction, data presentation, and the drawing of conclusions. The study results indicate that the implementation of excellent service in this school has been effective, guided by six A6 indicators (Ability, Attitude, Appearance, Attention, Action, and Accountability). Although obstacles remain, including limited teacher training, a lack of accessible facilities, and the absence of structured inclusion service SOPs, inclusion values have been firmly embedded in the school's work culture. The quality of inclusive education services can be assessed using the SERVQUAL model, which comprises tangibility, reliability, responsiveness, empathy, and assurance. In general, schools can provide humane, responsive, and equitable services for students with special needs.
Implementation of the ADLX Introflex Integrated Curriculum in the Formation of Religious Character in Elementary Schools Suparti, Sri; Widyasari, Choiriyah
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 12, No. 3, December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v12i3.13379

Abstract

The development of religious character in primary school pupils constitutes a fundamental pillar of integrated Islamic education. This study aimed to empirically examine the implementation of the ADLX Introflex Integrated Curriculum in cultivating religious character among pupils at IQRO' Nogosari Integrated Islamic Primary School. Adopting a qualitative approach with a phenomenological design, the research involved key stakeholders—including the school principal, teachers, and pupils—as participants. Data were collected via in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The data were analysed using the interactive model proposed by Miles and Huberman. The findings reveal that the implementation of the ADLX Integrated Curriculum is organised around core elements: Active Learning, Deep Learning, Learner Experience, and the INTROFLEX approach. The curriculum is delivered through curricular, co-curricular, and extracurricular channels. The formation of religious character is specifically supported by programmes such as Iqro’ Inspire, Tahsin and Tahfidz Al Bayan, Worship Monitoring, and Islamic Personal Development (BPI). The study also underscores the ongoing collaboration among teachers, school administration, and parents in fostering pupils’ religious character. The ADLX Introflex curriculum holds substantial implications for elevating pupils’ spiritual awareness and enriches the wider discourse on character education within the context of Islamic tarbiyah.
Inclusive Navigation: An Inclusive Service Model Based on Adaptive Scheduling and Percentage-Based Curriculum Adaptation Ulfa Fauzizah; Salahuddin Salahuddin; Choiriyah Widyasari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.219

Abstract

Pendidikan inklusif adalah upaya sistematis untuk menyediakan kesempatan belajar yang adil bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, pelaksanaannya sering menghadapi tantangan terkait dengan terbatasnya program pembelajaran yang terindividualisasi, waktu belajar yang tidak fleksibel, dan adaptasi kurikulum yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis model layanan inklusif berbasis penjadwalan adaptif dan adaptasi kurikulum berdasarkan persentase di salah satu sekolah dasar swasta di Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kebutuhan khusus menunjukkan karakteristik yang beragam yang memerlukan layanan pembelajaran yang berbeda, khususnya dalam hal perhatian, komunikasi, dan keterampilan akademik dasar.
Inclusive Navigation: An Inclusive Service Model Based on Adaptive Scheduling and Percentage-Based Curriculum Adaptation Ulfa Fauzizah; Salahuddin Salahuddin; Choiriyah Widyasari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.219

Abstract

Pendidikan inklusif adalah upaya sistematis untuk menyediakan kesempatan belajar yang adil bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, pelaksanaannya sering menghadapi tantangan terkait dengan terbatasnya program pembelajaran yang terindividualisasi, waktu belajar yang tidak fleksibel, dan adaptasi kurikulum yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis model layanan inklusif berbasis penjadwalan adaptif dan adaptasi kurikulum berdasarkan persentase di salah satu sekolah dasar swasta di Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi digunakan untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kebutuhan khusus menunjukkan karakteristik yang beragam yang memerlukan layanan pembelajaran yang berbeda, khususnya dalam hal perhatian, komunikasi, dan keterampilan akademik dasar.
Peran Guru dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar Inklusif bagi Siswa Tunarungu di Sekolah Dasar Alfina Mutiara Diaz Fernanda; Yumi Zakiyah; Aulia Luthfi Dewi Pramesta; Choiriyah Widyasari; Minsih Minsih
YASIN Vol 6 No 1 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i1.8679

Abstract

The implementation of inclusive education in regular elementary schools still faces various challenges, particularly in accommodating the learning needs of students with hearing impairments. This study aimed to describe the role of classroom teachers in creating an inclusive learning environment for students with hearing impairments. A qualitative descriptive approach with a case study design was employed, with data collected through participant observation, semi-structured interviews, and documentation involving the Grade IV classroom teacher, the principal, and parents at SDN Wonokerto 1. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings show that the teacher assumes three essential roles: as a learning facilitator through the use of adaptive visual strategies, as a social mediator who fosters empathy and interaction among students, and as an active collaborator with parents and the school. Although facing challenges such as limited mastery of sign language and insufficient supporting facilities, the teacher demonstrates strong dedication and initiative in inclusive teaching practices. This study has implications for strengthening understanding of inclusive education practices in elementary schools and underscores the importance of teacher professional development to support their role in creating a learning environment that is welcoming for students with hearing impairments.
Mindfulness-Based Islamic Digital Storybook for Early Childhood Emotional Regulation: Evidence from a Culturally Responsive SEL Intervention Widyasari, Choiriyah; Hastuti, Isnaini Budi
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2026.112-14

Abstract

Social-emotional learning in early childhood is often discussed through universal developmental frameworks, yet less attention has been given to how emotional regulation can be cultivated through digital media that are culturally and religiously meaningful for young children. This study examined the effectiveness of a mindfulness-based Islamic digital storybook in improving children’s basic emotional development and clarified how digital storytelling, mindful reflection, and Islamic moral narratives can work together as a culturally responsive SEL intervention. A quantitative quasi-experimental design with a pretest-posttest control group was used. Forty children aged 4–6 years from TK Alam Muhammadiyah Surya Mentari Surakarta, Indonesia, were selected purposively from two intact classes. The experimental group received four sessions of the mindfulness-based Islamic digital storybook intervention, while the control group continued conventional classroom learning. Data were collected using an expert-reviewed and pilot-tested basic emotional development instrument and analyzed using descriptive statistics, paired-sample t-tests, and ANCOVA. The experimental group’s mean score increased from 62.40 to 80.15, while the control group increased from 61.95 to 67.10. The experimental group showed significant improvement, t(19) = 9.12, p < .001, whereas the control group did not, t(19) = 2.01, p = .058. ANCOVA confirmed a significant group effect after controlling for pretest scores, F(1, 37) = 27.63, p < .001, partial η² = .421. These findings suggest that emotional recognition, expression, regulation, and empathy can be strengthened when digital stories are mediated through teacher guidance, mindfulness pauses, and familiar moral values. The study contributes a Digital, Mindful, and Moral Narrative approach, although wider samples and delayed posttests are needed in future studies.
Menghantarkan Bahasa Inggris pada Dunia Nyata: Buku Ajar dengan Code QR untuk Pendidikan Anak Usia Dini Sri Slamet; Choiriyah Widyasari; Sri Katoningsih; Heppy Adityarini; Rini Fatmawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan dan implementasi buku ajar tematik bahasa Inggris yang diperkaya dengan kode QR untuk mendukung keterampilan pelafalan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surakarta, Indonesia. Banyak guru PAUD menghadapi kesulitan dalam mengucapkan kosakata bahasa Inggris dengan tepat. Hal ini dapat berdampak pada penyampaian model bahasa yang benar kepada anak didik. Buku ajar konvensional umumnya tidak menyediakan dukungan pelafalan yang terintegrasi, sehingga membatasi peluang guru untuk melakukan perbaikan pelafalannya secara mandiri. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, dikembangkanlah buku ajar berbasis digital yang menyematkan tautan audio pelafalan melalui kode QR. Tujuan utama dari inovasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana dampaknya terhadap kemampuan pelafalan dan kepercayaan diri guru dalam mengajar bahasa Inggris. Dengan menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan 26 guru TK dari sekolah-sekolah yang berafiliasi dengan Aisyiyah. Evaluasi efektivitas intervensi dilakukan melalui kombinasi pre-test, post-test, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sesi pelatihan tematik memperkenalkan fitur digital dalam buku ajar serta membimbing guru dalam latihan pelafalan dan penerapan di kelas. Data kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada skor post-test di seluruh kelompok guru, sementara data kualitatif mengungkap peningkatan kepercayaan diri, keterlibatan yang lebih tinggi dalam pembelajaran, dan pemodelan pelafalan yang lebih baik bagi anak. Penelitian ini mendukung integrasi alat digital sederhana seperti kode QR untuk memperkaya sumber belajar tradisional. Hasilnya menunjukkan bahwa media hibrida yang menggabungkan komponen cetak dan audio dapat memberdayakan guru dengan keterbatasan kemampuan bahasa Inggris untuk meningkatkan kompetensi pengajarannya. Selain itu, buku ajar berbasis QR menawarkan solusi yang mudah diakses dan dapat ditingkatkan skalanya untuk memperkaya pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Temuan ini mendorong penerapan inovasi serupa dalam program pelatihan guru serta merekomendasikan penelitian lanjutan mengenai dampak jangka panjang dari pembelajaran bahasa berbasis perangkat mobile dalam konteks PAUD.
Peningkatan Pemahaman Kebudayaan Indonesia melalui Kokurikulum di Sanggar Belajar Penang Malaysia. Minsih Minsih; Choiriyah Widyasari; Helzi Helzi; Alief Laela Cahyaningtyas
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.6115

Abstract

Kebudayaan merupakan identitas nasional yang mencerminkan ide, perasaan, tindakan, dan karya manusia dalam masyarakat. Namun, anak-anak di Sanggar Belajar Ami dan Permai di Penang, Malaysia, memiliki keterbatasan pemahaman tentang kebudayaan Indonesia akibat kurangnya akses sumber belajar dan interaksi langsung dengan budaya Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kebudayaan Indonesia melalui program kokurikulum yang interaktif dan partisipatif. Program ini dirancang untuk memperkenalkan ragam budaya Indonesia, menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme, serta mengatasi keterbatasan akses informasi budaya bagi anak-anak di luar negeri. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap: (1) pemetaan kondisi awal melalui pre-test, (2) sosialisasi dengan mitra, (3) pelatihan dan pendampingan menggunakan media audiovisual, (4) evaluasi melalui post-test, dan (5) pelaporan hasil. Partisipan terdiri dari 96 anak usia 5–15 tahun di dua sanggar belajar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman budaya Indonesia, antara lain pengetahuan musik tradisional (60%), bahasa dan sastra (42–43%), adat dan tradisi (44–47%), serta rasa bangga terhadap budaya Indonesia (53–55%). Selain itu, program ini juga berhasil menumbuhkan keterampilan sosial dan solidaritas antarpeserta. Dengan demikian, pendekatan kokurikulum terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kebudayaan Indonesia dan memperkuat identitas budaya anak-anak Indonesia di luar negeri
Effectiveness of Digital Media-Based Contextual Learning on Critical and Creative Thinking Skills in Photosynthesis for Elementary Students Gumgum Gumilar; Harsono Harsono; Murfiah Dewi Wulandari; Choiriyah Widyasari
SEJ (Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v9i2.1713

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of contextual strategies based on digital media in improving critical and creative thinking skills on photosynthesis material in elementary schools. This study was conducted at SDN Sukasenang, Singaparna, Tasikmalaya, West Java. The population and sample of this study were fourth-grade students, with a total of 116 students. The sampling technique used was availability sampling or area sampling using a quantitative experimental control group pretest-posttest research method. Data were collected through pretest and posttest tests, and analyzed using the t statistical test and one way ANOVA. The results showed that contextual learning strategies based on digital media were effective in improving students' critical and creative thinking skills, with a significant increase in posttest scores compared to pretests. The average contextual score on critical thinking skills increased from 80.93 on the pretest to 87.52 on the posttest, and the average contextual score on creative thinking skills increased from 74.86 on the pretest to 81.40 on the posttest. This study confirms that digital media-based contextual strategies have a positive impact on the development of critical and creative thinking skills of grade 4 students of Sukasenang Tasikmalaya public elementary school, with digital media-based contextual strategies on critical thinking skills showing superior results. Based on these findings, researchers hope to make a meaningful contribution to the development of the world of education.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Musfiroh Suci Masyhudah; Choiriyah Widyasari
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 5 No. 4 (2024): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v5i4.655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika volume kubus dan balok melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student teams Achievement Divisions (STAD) pada siswa kelas V SD Muhammadiyah 8 Jagalan. Dalam penelitian ini, dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melibatkan subjek peserta didik kelas V di SD Muhammadiyah 8 Jagalan, Surakarta. Metode pengumpulan data mencakup observasi, dan Tes, dengan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievment Division (STAD dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas V. Dalam pembelajaran matematika diperoleh target keberhasilan sebesar 33,33% dengan Indikator peserta didik tuntas. Sedangkan 66,66% untuk peserta didik tidak tuntas. Namun setelah pelaksanaan pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD, bahwa pada siklus 1 dan siklus II diperoleh data bahwa hasil belajar peserta didik meningkat. Siklus 1 memperoleh target keberhasilan sebesar 81,48% dengan Indikator peserta didik tuntas. Sedangkan 18,52% untuk peserta didik tidak tuntas. Pada indikator siklus II target keberhasilan sebesar 92,59% dengan Indikator peserta didik tuntas. Sedangkan 7,41% untuk peserta didik tidak tuntas.
Co-Authors A'yyun, Aisyah Qurrota Achmad Fathoni Addini, Saifuna Nur Aditama, Madya Giri Agustina Wahyuningsih Agustina Widianti Ahmad Ahmad Ahmad Muhibbin Aisyah Rahmah I Alfina Mutiara Diaz Fernanda Ali Muckromin Alief Laela Cahyaningtyas Alivia, Revina Aljawad, Havida Inaya Amalia Noviasari Amanda Meiliawati Anam Sutopo Anatri Desstya Anisa Adha Ar Rasyid, Yazid Fadhil Ardhiansyah, Wildhan Ardiansyah Widya Pahlevi Ardianzah, Erwin Argita Imanning Tyas Arifah, Ika Nur Arifah, Irma Arista, Alfina Dian Arya Dani Rushertanto Asriyanto, Amrih Mulat Arif Aulia Luthfi Dewi Pramesta Azzahra, Fathiyah Bachtiar, Faisal Yusuf Bambang Sumardjoko Bayu Kurniawan Bima Putro Wijayanto Darwanti, Asri Dewi Arum, Revina Alivia Dewi, Febriyanti Sari Dian Wahyuningsih Digna, Dea Djalal Fuadi Dwi Nur Rahma Mardiyani, Rosa Dwi Wulan Sari Dyah Arti Mumpuni Dyah Tri Untari Dyan Ikawati Novitasari Early Hari Nugrahini Eko Supriyanto Eko Supriyanto Elvyna Ana Sholikah Diah Kurnia Endang Fauziati Ernawati Ernawati Fajar Sri Utami Faridawati, Lina Fatkhurohmah, Fatkhurohmah Ferawati Vajrin Firdastin Ruthnia Yudiningrum, Firdastin Ruthnia Fitri Puji Rahmawati Fitria Ayu Aryanti Fitria Purnamasari Gumgum Gumilar Hana Fatimah Handayani, Arifah Hanifa Hanifah Hanifah Harsono Harsono Harsono Harsono Hartanti, Riska Harun Joko Prayitno Helzi Helzi Heppy Adityarini Hermawan, Hengki Hidayat, Nashruddin Hilyatul Millah Ilham Sunaryo Imania Pratidina Indah Kusuma Wardani Irma Yuliana Ismiyasari, Fatimah Nur Isnaini Budi Hastuti Jihan Fatimah, Iis Joko Setiono Junita Dwi Wardhani Kartikasari, Sri Wahyuni Kasandra, Revalina Khassani Nur Amalinda Khotimah, Nur Khusnul Khotimah Kinasih, K Komara, Osfir Candikia Rara Kristiono, Andris Kuspini, Sri Kusyuliarto Kusyuliarto Laili Etika R Laili Etika Rahmawati Lanjar Sri Widodo Lany Fitriati Lastini, Fitri Latif, Azminudin Lilik Mustofiyah Lina Ghorizah Malaya, Krisma Anugra Markhamah Mentari Deka Handayani Mewa Zabeta, Mewa Miftahudin MILLAH, HILYATUL Mimin Vera Dwi Priyantini Minsih Mirmanto, Nurman Moh Suryo Hardiyat Mona Monica Diky Saputri Monica Wahyu Pertiwi Muliadi Murdiani, Janti Murfiah Dewi Wulandari Musfiroh Suci Masyhudah Nafiah Nur Shofia Rohmah Nafisah, Shafa Oktavia Nina Mekalungi Nisa, Asiyah Khoirun Nisriina Amiirah Faatin Nofita Retno Sari Novia Budhiarini Darmawati Nugraheni Dwi Widhyanti Nugroho, Aviandri Cahya Nugroho, Bayu Sapto Nur Aini, Kharisma Risa Nur Azizah Rohmawati Nur Hidayat Nurjanah, Alya Rifa Nurjanah, Siti Nurjanah Nurmahfudhah, Salma Nursalam Nursalam Nursalam Nursalam Nuryati Nuryati Panji Prasetyo Pety Sumardiani Pina Indah Sayekti Prilya Shanty Andrianie Pristi, Eka Destriyanto Purnamasari, Fitria Puspita Anggraini, Puspita Putri, Adelia Kurnia Putri, Revalina Qaidatiningsih, Salmarani Putri Qonitah Faizatul Fitriyah Qonitah Faizatulfitriyah Rafika Dian Rahmawati Rasyidah Refiana Hidayah Rellive Enka Banuvita Retno Handayani Ricky Darmawan Riky Bagus Permadi Rini Budiwati Rini Fatmawati Rohati, Feri Mamae Rohmah, Nanda Dwi Roni Subagya Ruslan, Safa Hanna Sabar Narimo Sabillatul Azizah Salahuddin Salahuddin Salamah Salamah Salma Zhafirah Yasri Saputri, Aulia Indah Saputri, Lutfiana Ramadhania Sari, Novia Putri Mayang Septianingsih, Mia Aris Shofia Rohmah, Nafiah Nur Siti Aminuriyah Siti Marpuah Siti Uswatun Hasanah Siti Zuhriah Ariatmi Siti Zuriah Ariatmi Sri Haryanti Sri Katoningsih Sri Slamet Sri Slamet Sri Suparti Sri Untari Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Widati Suherman, Suherman Sukartono Sukartono Sularsih SUPRIYONO Susanto, Ahsanul Huda Syaadah, Himatus Tahang, Heriyanti Tatang Herman, Tatang Tazkiyatunnafs Elhawwa Tiara Aprilia Dewi Tiara Dwi Rahma To Zahra Asegaf, Fatimah Tri Asmawulan Tri Widawati Ulfa Fauzizah Umar Seno Umi Nurhayati, Umi Utami, Trias Utsman, Arif Vera Sholeha Vitri Astuti Wahyu Nurul Mubarokah Warastuti, Wahyu Wardani, Alfina Oktavia Wardani, Indah Kusuma Wati, Dwi Agustina Widawati, Tri Widodo, Lanjar Sri Widyastuti Widyastuti Widyawati, Yenny Wihida, Refianti Wisnu Sri Hertinjung wiwin kurniyanti Wulandari, Desi Tri Yayuk Sumarni Yulia Maftuhah Hidayati Yumi Zakiyah Yuni Yati Yunita Purna Antari Yusrika Firda Isnaini Yustina Neny Hastuti yustri mindaryani, yustri Zaenal Abidin Zainuddin, Almuntaqo Zunan Azis