Pengabdian ini bertujuan untuk membantu Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cikarang Selatan menyusun bagan tanding turnamen pencak silat sehingga lebih terorganisir dan terintegrasi dengan sistem pendaftaran online yang sebelumnya dilakukan secara manual sehingga sering menyebabkan keterlambatan, kesalahan penempatan peserta, dan jadwal pertandingan yang tumpang tindih. Selain itu untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengurus dan panitia turnamen pencak silat mengenai tata cara penggunaan kecerdasan buatan (artificail intelligence) untuk membuat bagan tanding yang efisien dengan metode pengacakan sederhana menggunakan aplikasi digital berbasis kecerdasan buatan yang dibuat dengan bahasa pemrograman PHP. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan edukasi pada mitra tentang penggunaan aplikasi, kegiatan menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penyusunan bagan secara signifikan dari rata-rata 60 menit menjadi sekitar 15 menit dengan penghematan waku lebih dari 70%. Selain lebih cepat, tumpang tindih jadwal pertandingan dan kesalahan input dapat dihindari sehingga proses penyusunan lebih akurat dan dapat diandalkan. Bagan yang dihasilkan juga lebih teratur, dan siap dipublikasikan. Keunggulan lain dari sistem ini adalah fitur pendaftaran peserta secara online, yang memungkinkan panitia mengolah data langsung tanpa perlu mengetiknya lagi. Pelatihan yang diberikan kepada pengurus IPSI menunjukkan bahwa peserta cepat memahami sistem dan dapat menjalankannya secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dalam membantu pengurus IPSI menemukan cara yang lebih baik untuk mengelola turnamen. Sistem ini masih dapat dikembangkan untuk memasukkan fitur tambahan seperti cetak hasil bagan secara otomatis, pembaruan jadwal secara real-time, dan integrasi laporan turnamen yang lebih lengkap. Kata kunci: Pencak silat, IPSI, turnamen, digital, AI, PHP, real-time. ABSTRACT This service aims to assist the Indonesian Pencak Silat Association (IPSI) of South Cikarang in compiling a pencak silat tournament bracket so that it is more organized and integrated with the online registration system, which was previously done manually, often causing delays, participant placement errors, and overlapping match schedules. Additionally, it provides socialization and training to the administrators and committee members of the pencak silat tournament on how to use artificial intelligence (AI) to create an efficient match schedule using a simple randomization method with a digital application based on artificial intelligence created with the PHP programming language. The method used was socialization and education of partners on the use of the application. The activity showed that this system can significantly increase the efficiency of charting from an average of 60 minutes to about 15 minutes, with a time saving of more than 70%. In addition to being faster, overlapping match schedules and input errors can be avoided, making the charting process more accurate and reliable. The resulting charts are also more organized and ready for publication. Another advantage of this system is the online participant registration feature, which allows the committee to process data directly without having to retype it. The training provided to IPSI administrators showed that participants quickly understood the system and were able to run it independently. Overall, this activity successfully achieved its goal of helping IPSI administrators find better ways to manage tournaments. This system can still be developed to include additional features such as automatic printing of bracket results, real-time schedule updates, and more comprehensive tournament report integration. Keywords: Pencak silat, IPSI, tournament, digital, AI, PHP, real-time.