p-Index From 2021 - 2026
8.599
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam STUDIA ISLAMIKA Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Pandecta Al-'Adalah IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan AL-Daulah ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Al-Ahkam Arena Hukum Jurnal Populasi MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam AJIS : Academic Journal of Islamic Studies SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah JPPI (Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner) TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam HUMANISMA : Journal of Gender Studies Jurnal Yudisial Seminar Nasional Keperawatan Al-Maslahah Maspul Journal of English Studies (Majesty) Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal JKFT Informatika Jurnal Pemerintahan dan Politik Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Journal of Telenursing (JOTING) BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen Prima IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) FiTUA : Jurnal Studi Islam Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Majesty Journal JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Journal of Research in Social Science and Humanities Journal of Government Insight Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin HUMANISMA : Journal of Gender Studies HuRuf Journal : International Journal of Arabic Applied Linguistic Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia al-Mawarid Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH) Mamangan Social Science Journal El-Hadhanah: Indonesian Journal Of Family Law And Islamic Law ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Innovative: Journal Of Social Science Research Semar : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat Journal of Education Method and Learning Strategy Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Jurnal Wahana Akuntansi: Sarana Informasi Ekonomi dan Akuntansi Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Jurnal Pengabdian Sosial Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum) Journal of Progressive Information, Security, Computer and Embedded System Society Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Jurnal Elsyakhshi El-Madaniyah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Singkite Journal Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Studia Islamika
Claim Missing Document
Check
Articles

The Authority of Ex Officio Judges in Protecting Women's and Children's Rights Post-Divorce at the Manado Religious Court Salma, Salma; Subeitan, Syahrul Mubarak; Bilalu, Naskur; Zakariah, Asril Amirul; Muhammad, Adamu Abubakar
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v23i1.3318

Abstract

This study examines how judges' ex officio authority is applied to secure the rights of ex-wives and children following a divorce at the Manado Religious Court and the challenges judges face in exercising this authority. It focuses on fulfilling iddah alimony, mut'ah, and child support by the ex-husband and applying ex officio authority in divorce cases. Using an empirical legal approach, the research collects data through in-depth interviews, observations, and documentation. Primary data was gathered from interviews with Manado Religious Court judges and relevant parties, while secondary data was sourced from legal literature and regulations. The findings show that, although legal provisions exist to protect the rights of ex-wives and children, their implementation is hindered by social and economic factors, as well as difficulties in enforcing court decisions. Furthermore, ex officio authority is not always consistently applied, with some judges rarely using it or relying solely on trial evidence. Key challenges include claims of financial incapacity by the ex-husband and lengthy, costly execution processes, undermining the effectiveness of fulfilling these rights. The study also reveals the lack of clarity regarding criminal sanctions for ex-husbands neglecting their alimony obligations.
Exploring The Model of Implementation of Islamic Law in Indonesia Rajafi, Ahmad; Salma, Salma; Adilah, Naili; Hamhij, Hamhij; Ladiqi, Suyatno
al-'adalah Vol 17 No 1 (2020): al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v17i1.4577

Abstract

This article aims to explore the models of application of Islamic law in Indonesia by the State, ranging from traditional to modern, including aspects of reform. This research found the fact that at the beginning of the entry of Islam to the archipelago, the propagators of Islam had partially applied Islamic law, especially after the establishment of Islamic kingdoms in several areas. However, after the establishment of the Unitary State of the Republic of Indonesia, the model of applying Islamic law underwent renewal with formalistic, religious-ethics, and convergence models. Unfortunately, in the production stage, the implementation encountered many obstacles because it had to enter the realm of practical politics. Therefore, its development continues to move partially, such as the issuance of the Marriage Law, Zakat, Hajj, and so on, including through material review in the Constitutional Court.
STUDI BEBERAPA SIFAT TANAH PADA LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ceppa L.) DI DESA PALASA KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Salma, Salma; Ramlan, Ramlan; Sartika, Dwi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 13 No 4 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v13i4.2678

Abstract

Beberapa sifat tanah pada lahan tanaman bawang merah memiliki faktor penting untuk memberikan peluang bagi pertumbuhan tanaman dan pada akhirnya mempengaruhi kesuburan lahan yang mendukung pada pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan beberapa sifat tanah pada lahan bawang merah. Penelitian ini telah diaksanakan di Laboratarium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Dengan mengambil sampel di Desa Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Desember 2024 sampai bulan Februari 2025. Sampel tanah diambil pada lahan bawang merah dengan kedalaman 0-20 cm dengan 5 titik pengambilan sampel setiap titik diambil 2 sampel kemudian di kompositkan, total keseluruhan sampel ada 5 sampel tidak utuh. Hasil penelitian ini menunjukkan tekstur tanah pada lahan kebun bawang merah memiliki kategori Pasir Berlempung dengan nilai rata rata 80,1%-75,2%. pH tanah memiliki kategori Netral dengan nilai rata-rata 6-71%-7,16%. C-Organik tanah memiliki kategori r endah dengan nilai rata-rata 0,53%-1,36%. Kapasitas Tukar Kation memiliki kategori sedang dengan nilai rata-rata 16,75%-23,69%. Meskipun pH netral menjelaskan tanah secara kimia tidak mengalami masalah keasaman, tetapi rendahnya kandungan C-organik, tekstur pasir berlempung menjadi kendala dalam kemampuan tanah dalam menyerap unsur hara. tanah belum dapat dikatakan subur, melainkan termasuk tanah dengan potensial kesuburan Rendah yang masih dapat ditingkatkan melalui penambahan bahan organik atau pengolahan pemupukan yang tepat.
Pengaruh Pengetahuan Agama Terhadap Sikap Moderasi Beragama Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Sejahtera Pare, Kediri, Jawa Timur, Tahun 2023 Wahyudin, Yuyu; Muchtar, Azmi Aly; Salma, Salma; Nurhasanah, Nurhasanah; Taftazani, Rizni Azizah; Hamidah, Siti; Rismawan, Ikhsandy Galih
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 1 No. 8 (2023): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v1i7.48

Abstract

Indonesia adalah negara multikultural, terdiri dari berbagai suku, kultur, budaya, dan agama. Keragaman ini telah melahirkan cara dan gaya hidup yang beragam pula sehingga ‘gesekan’ antar entitas pun tidak bisa dihindari. Namun demikian sudah terbukti bahwa pemerintah, sampai saat ini telah mampu mengatasi ‘gesekan’ tersebut dengan baik, dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, artinya berbeda-beda tetapi tetap satu tujuan.Pada era digital saat ini, kehidupan yang serba mudah dengan menggunakan jaringan internet. Disamping mendatangkan manfaat, internet juga mendatangkan bisa ‘ancaman’ atas eksistensi sebuah masyarakat (negara). Pertanyaanya. Kedepannya, Apakah pemerintah masih mampu menjaga keragaman ini? Moderasi Beragama merupakan konsep yang tepat untuk menjaga keragaman ini. Karena Moderasi Beragama adalah sikap tengah-tengah, proforsional, tidak berlebihan, tidak ekstrim kanan, tidak ekstrim kiri, dan tidak bersikap eksklusiv. Atas dasar itulah, peneliti merasa perlu mengangkat tema ini. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan metode kualitatif, dengan pendekatan Studi Kasus (Case Studies). Dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, observasi, arsip dan dokumentasi. Jawaban wawancara dan kuesioner dihitung dengan menggunakan besaran prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan Agama Islam telah memberi pengaruh positif kepada sikap Moderasi Beragama Siswa-siswi Kelas XI Madrasah Aliyah Sejahtera, Pare, Kediri, Jawa Timur dengan tingkat prosentase mencapai 90%.
Perspective of Islamic Criminal Law on Acquittal and Punishment of Paedophile: A Study Based on Islamic Criminal Law Ramadhani, Yunisa; Aldi, Satria; Salma, Salma; Nur Hasanah, Asra; Hidayat, Rahmat; Stiawan, Thoat
Jurnal Elsyakhshi Vol. 3 No. 1 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Solok Nan Indah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69637/jelsy.v3i1.522

Abstract

Cases of paedophile are becoming increasingly prevalent in Indonesia, with data from the Indonesian Child Protection Commission showing a consistent annual rise, particularly in child sexual abuse cases. This study aims to analyze a court verdict that acquitted a paedophile offender, identify appropriate legal sanctions, and examine the Islamic legal (fiqh jinayah) perspective on chemical castration as a form of punishment. Using a qualitative method with a content analysis approach, the study examines legal documents, including Decision No. 36/Pid.Sus/2023/PN.LBB, Law No. 35 of 2014 on Child Protection, and Law No. 17 of 2016, as well as secondary sources such as scholarly journals, articles, and books. The analysis reveals that: (1) the acquittal was primarily based on conflicting witness testimonies, which weakened the evidence; (2) appropriate sanctions should be based on Articles 81(1) and 82(2) of the Child Protection Law in conjunction with the Indonesian Criminal Code, including chemical castration as regulated in Law No. 17 of 2016; and (3) from a fiqh jinayah perspective, chemical castration is considered permissible to safeguard public welfare. These findings offer insights for further legal and Islamic jurisprudential discussions on effective responses to sexual crimes against children.
Skrining senyawa Combretum Indicum sebagai inhibitor Caspase 3 secara In Silico Hadi, Samsul; Salma, Salma; khairunnisa, Amalia; Kamelia, Suci
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 9 No. 2 (2022): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v9i2.3999

Abstract

Osteoarthritis ialah gangguan sendi degeneratif yang ditandai dengan erosi cartilage artikular. Salah satu protein yang mempunyai peran besar dalam penyakit ini adalah caspase sub type 3. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah skrining senyawa belanda yang berpotensi sebagai inhibitor caspase 3. Metode dari penelitian ini menggunakan seanyawa yang terkandung dalam Combretum indicum, data ini kemudian dilakukan docking menggunakan software PLANTS. Hasil dari penelitian ini adalah scor docking dari masing masing senyawa yaitu Isatin Sulfonamide -90,8975; Casuariin -92,4942; asquisqualic acid -90,8911; 1-desgalloyleugeniin -100,988; arachidonic acid -63,4613; Punicalin -88,2142; linoleic acid - 97,4111; gallic acid -59,1281; Rutin-95,3717; ellagic acid -63,6793; methyl ursolate -77,5611; flavogallonic acid -80,8221; Quisqualic acid -63,1281; brevifolin carboxylic acid -71,5203; Trigonelline-59,8987; Quercetin -74,4091; quinoline-4-carbonitrile -61,5971; β-sitosterol -87,3881; Pedunculagin-86,843 Lupeol -76,4221; Punicalagin -82,1754; linalool -67,8673; Eugeniin -100,7541.Oleh karena itu senyawa yang berpotensi sebagai inhibitor caspase 3 adalah Rutin, linoleic acid, asquisqualic acid, Eugenin, Casuariin, 1-desgalloyleugeniin.
Al-Jihād al-insānī: Shumūlīyat "al-Muhammadīyah" fi muḥārabat ja'ihat COVID-19 Bakhtiar, Bakhtiar; Salma, Salma
Studia Islamika Vol. 29 No. 2 (2022): Studia Islamika
Publisher : Center for Study of Islam and Society (PPIM) Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36712/sdi.v29i2.19452

Abstract

The Covid-19 pandemic has jolted the world, including Indonesia. The transmission is extremely quick, huge, and difficult to identify. Millions of people have been infected, and some have died as a result. Vaccines and medicines that are effective have yet to be discovered. This extraordinary situation deserves exceptional handling from all sides. This research attempts to explain Muhammadiyah’s humanitarian jihad by mobilizing all of its resources using an empirical method and referencing the study of social fiqh-praxis. This study illustrates Muhammadiyah’s humanitarian struggle in sustaining and safeguarding life against the real threat of Covid-19. During the management of Covid-19, their efforts resulted in religious fatwas and humanitarian initiatives by involving all resources. The rise of this humanitarian struggle is the result of a genuine and unprecedented challenge to the soul and integrity of Muhammadiyah. This kind of jihad has ramifications for worship practices, activities, and organizational actions that include the public.
DISKURSUS NILAI MINIMAL HARTA CURIAN DALAM HUKUM PIDANA ISLAM Salma, Salma
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 9 No 1 (2020): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v9i1.13835

Abstract

Nilai rupiah pada pidana pencurian dalam KUHP terus menurun dan tidak mampu bertahan setelah lebih dari 57 tahun berlalu. Sebaliknya, nisâb harta curian dalam hukum pidana Islam tetap bertahan dalam usianya yang ke 1440 tahun. Dalam tulisan ini dikemukakan konsep nisâb dalam pencurian secara terperinci dan faktor-faktor yang membuat ketentuan ini tetap bertahan dan bisa digunakan dalam keadaan apapun. Mazhab Hanafi menetapkan 5 dirham sebagai nisâb harta curian. Kalangan ulama Hanafiah lainnya menetapkan 1 dinar atau 10 dirham sebagai nilai minimal nisâb harta curian dan menjadi pendapat terkuat di kalangan mereka. Adapun ulama mazhab Syafi’iy, Maliki, dan Hanbali menetapkan ¼ dinar atau 3 dirham sebagai nisâb harta curian. Standar emas dan perak yang digunakan untuk menghitung nilai harta curian dalam hukum Islam senantiasa berguna dan sesuai sepanjang masa. Beberapa negara Muslim di dunia menggunakan ketentuan ini sampai sekarang. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan sumber kepustakaan dan dilakukan analisis isi pada setiap teks yang berkenaan
IGNORING FAMILY LAW ADMINISTRATIVE PROCEDURE: Falsifying Death of Spouses for the Registration of New Marriage in Lengayang Muslim Community Salma, Salma; Wahida, Hasanatul; Adib bin Samsudin, Muhammad
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 15 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2022.15101

Abstract

The exercise of the right to register marriage and divorce frequently has to deal with the complexity of the administrative procedure. Consequently, many marriages and divorces are not registered in state institutions which lead to the next difficulty of registering new marriages for those who unregistered their divorce previously. However, a different fact happens in Lengayang, where local and state authorities collaborated to tackle administrative constraints. This paper sheds light on the shortcut taken by the Lengayang people who falsified the death of their spouses to legally register their new marriages. Data was collected through interviews and document analysis. It is then analyzed qualitatively. This article reveals that the falsification of death was utilized by Lengayang people to wittingly subdue the legal administration. This practice was backed up by the local authorities, such as ninik mamak as a customary institution, wali jorong or wali nagari as the head of the villages. The economy (the high cost), the geography (the distance of the religious court from people's domiciles), and the deadlock of social relationships between spouses foster this falsification.[Pelaksanaan pendaftaran perkawinan dan perceraian seringkali harus berhadapan dengan kompleksitas administrasi. Akibatnya, banyak perkawinan dan perceraian yang tidak dicatatkan di lembaga negara yang mengakibatkan sulitnya pencatatan perkawinan baru bagi mereka yang tidak mendaftarkan perceraiannya sebelumnya. Namun tidak bagi masyarakat Lengayang, di mana otoritas adat (lokal) dan otoritas negara bekerja sama untuk mengatasi kendala administratif tersebut. Tulisan ini menyoroti tindakan administrasi yang dilakukan oleh masyarakat Lengayang yang memalsukan kematian mantan pasangannya untuk mendaftarkan pernikahan barunya secara resmi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan analisis dokumen. Data kemudian dianalisis secara kualitatif. Artikel ini mengungkapkan bahwa pemalsuan kematian dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat di Lengayang untuk (secara sadar) menerobos hambatan administrasi hukum perkawinan. Praktik ini didukung oleh penguasa setempat, seperti ninik mamak sebagai kepala suku dan wali jorong atau wali nagari sebagai kepala desa. Mahalnya biaya, jauhnya jarak geografis ke Pengadilan Agama, dan mandeknya relasi (komunikasi) antara suami istri mendorong praktik pemalsuan kematian ini.
Aspek Fungsional Kesiapsiagaan Bencana di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping Sarwadhamana, Raden Jaka; Ulhaq, Muhammad Zia; Makkulau, Al Fareidza Zakaria; Prastiwi, Anisya Dwi; Septriani, Endang Setiowati; Hana, Mifta; Farid, Muhammad; Sholawati, Putri Mustika; Salma, Salma; Rahmadani, Sandra; Kanti, Tri
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.4 No.2 Desember (2022) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v4i2.9719

Abstract

Hospital preparedness merupakan salah satu upaya kesiapsiagaan bencana di rumah sakit guna menjamin keselamatan sumber daya. Kesiapsiagaan bencana rumah sakit harus dipersiapkan sejak dini untuk mencegah terjadinya kematian, kecacatan, dan kejadian penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek fungsional kesiapsiagaan bencana di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 orang staf Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping yang di ambil dengan teknik purposive sampling diantaranya staf bagian Ketua K3 Rumah Sakit, Komite Bencana, dan Farmasi. Objek dalam penelitian ini adalah asfek fungsional kesiapsiagaan bencana di Rumah Sakit. Hasil penelitian di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping menunjukkan tingkat keamanan pada aspek tim komite bencana/organisasi rumah sakit mencapai 70%, aspek rencana tanggap darurat rumah sakit mencapai 81%, dan ketersediaan obat-obatan, persediaan, instrumen dan peralatan untuk situasi bencana mencapai 86%. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping telah menerapkan aspek fungsional kesiapsiagaan bencana meliputi terbentuknya tim komite bencana, rencana tanggap darurat, ketersediaan obat dan peralatan. Tim komite bencana di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping dapat lebih efektif membentuk program persiapan secara berkala untuk memperkuat respon kegawatdaruratan bencana serta pemulihannya
Co-Authors - Afrizal A, Amilyasa Abdul Aziz Abdurrohman, Abdurrohman Ach. Baidowi Adib bin Samsudin, Muhammad Adilah, Naili Afri, Wedi Agustiar Agustiar Ahmad ghazali, Ahmad Ahmad Rajafi Ahmad, Shieva Nur Azizah Ainah, Nur aisa, Siti Aldi, Satria Aldien, Fasya Aqiyla ALFI SYUKRI RAMA, ALFI SYUKRI Aliya, Kharisma Almuh Fajri Alwi, Baso Mufti Amalia Khairunnisa, Amalia Amin, Ibnu Amirah, Nabilla Amni Zarkasyi Rahman, Amni Zarkasyi Ananda, Sukma Riski Andi Sadapotto Anisatin, Luthfi Aprilia, Rasti Tiara Apriliani, Eka Diah Nur Ardaniah, Ulil Arham Arham, Arham Arhamna, Syahrul Ihza Arie Kusumaningrum Ariny, Sarrah Arul Ramanda Putra Asa, Diva Aliya Dwi Asiri, La Aslamiah Aslamiah Aswad, Sitti Hajar Aulia, Maya Awad, Nadila Aziz, M. Abdul Azizah, Danur Bahar, Muchlis Baidowi, Ach. Bakhtiar Bakhtiar Bakhtiar Bakhtiar Barkah, Agus Muhammad Beni Firdaus Bepa, Alga Bilalu, Naskur Bintang, Mutiara Bus, Yecki Buti, Nur Aini Cahya Tri Purnami Cahyani, Septia Dwi Congge, Umar Cut Asmaul Husna DENI SETIAWAN Desmawan, Deris Devilla, Rego Dewanthikumala, Dewanthikumala Diani Ayu Pratiwi Dina Dina, Dina Diyarti, Sisi Dudut Tanjung Dwi Sartika, Dwi Efrinaldi Efrinaldi Elfia Elfia Emi Pebriani Fadhilah, Defi Rahmi Fadly Yunandri Faradhiba, Siti Zikrina Farid Agushybana Farouk, Nabilah Nurfaadiah Fernanda, Ahmad Fitria, Ida Jalilah Gumelang, Bagas Titian Habibi, Alpan Hamhij, Hamhij Hana, Mifta Hasan Hasan Hasan, Faradila Hendrawan, Yoni Herlina Herlina Herman Lawelai Hijerah, Hijerah Idrus, M. Najib Imawan, Satria Aji Irawati Irawati Ismuniar, Cici Iswanto Iswanto Jami, Fitri Yessi Jarudin Jarudin jarudin, Jarudin jarudin, Jarudin Julisen, Lekat Jumiati, Juniati Kamelia, Suci Karim Hammad, Hamza Abed Al Kasmiyetti, Kasmiyetti Kharisma Aliya Kholisin Kholisin Ladiqi, Suyatno Latifatunnisa, Latifatunnisa Lendrawati Lendrawati, Lendrawati M Yusuf M, Miftakhul Rizal Ma'u, Dahlia Haliah Makkulau, Al Fareidza Zakaria Maruf, Chasan Masna Yunita Masna Yunita Maulana, Rajendra Kimi Maulidina, Dwi Meilana Mawaddah, Arini Alfa Meirison Meirison Meirison Meirison, Meirison Misnah Misnah Muchtar, Azmi Aly Muhammad Dwipa Yumna Muhammad Farid Muhammad Sakdullah, Muhammad Muhammad Syafri, Muhammad Muhammad Wildan Muhammad, Adamu Abubakar Muqtakdir Nurfalaq Syarif Musdalifah Musdalifah Naintina Lisnawati Najuddin, Ritonga Nalla Azzahra Mandai Nesha, Shasha Intan Ningsih, Rizka Wahyu Nofa Martina Ariani, Nofa Martina Nugroho, Irmawati Eko Pratiwi Nur Hasanah, Asra Nurhasanah Nurhasanah Nurhidayati Nurhidayati Nurlely Nurlely Oktavia, Acery Popy Irawati Prastiwi, Anisya Dwi Pratiwi, Ajeng Bela Dwi Putri, Lusiana Ernadi Putri, Weldra Ayu Qonita, Nabilah Rabbani, Naufal Rahmadani, Sandra Rahmat Hidayat Rahmawati, Rahmawati Ramadhani, Yunisa Ramlan, H. raudatul jannah Reva Tri Anindita Revianda, Robi Rhamadani, Riqfa Aulia Rifqi, Rifqi Rijal, Muh. Riki Hamdi rinaldi, mikhral Riski Aulia Rahmah Rismanto, Hilman Rismawan, Ikhsandy Galih Rita Nurmalina Ritonga Najuddin Rizqianto, Dias Bayu Robi Revianda Rofiyana, M. Romdhon, Mochamad Rosa, Rosa Rosika, Nanda Safri, Edi Sahwan, M. Afif Salsabila, Aeni Putri Salsabila, Desmi Salwa, Alya Samsudin, Muhammad Adib bin Samsul Hadi Samsul Hadi Saputra, Nur Cahyo Adi Sarwadhamana, Raden Jaka Septriani, Endang Setiowati Septrina, Nazmi Sholawati, Putri Mustika Sisi Diyarti Siti Aisa Siti Hamidah Solihin Solihin Subeitan, Syahrul Mubarak Suryanto, Yanto Sutopo Patria Jati Syahril Syahril Syahril Syahril Syarifuddin Syarifuddin Syarifudin, Ahmad Taftazani, Rizni Azizah Tanjung, Riswani Taqwa, Ria Hayatunnur Taufik Hidayat Taufik Hidayat Thoat Stiawan Tri Cahyono Tri Kanti, Tri Tsania Ruhama Nadzyra Ulhaq, Muhammad Zia Urwatul Wusqa Urwatul Wusqa Usman Usman wagiyem, wagiyem Wahida, Hasanatul Walan Yudhiani Wijaya, M. Indra Hadi Wulan Mawalita Yani, Irma Eva Yanti Nuraeni Muflikh Yecki Bus Yunandri, Fadly Yunita, Masna Yuyu Wahyudin Zakariah, Asril Amirul Zuhri, Syafrudin