This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Ilmu Komunikasi Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Global Medical and Health Communication JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal SOLMA Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Medicine Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Jurnal Abdi Insani Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesmas Jambi Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Eduvest - Journal of Universal Studies Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Jurnal Cakrawala Maritim Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journal of Global Research in Public Health Jurnal Info Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PAPARAN ZAT PEWARNA BATIK TERHADAP KEJADIAN DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PEKERJA BATIK DI SURAKARTA Wijayanti, Reni; Sumardiyono, Sumardiyono
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.019 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i1.4317

Abstract

Dermatitis kontak iritan (DKI) dapat diderita oleh semua orang dari berbagai golongan umur, ras dan jenis kelamin. Jumlah penderita DKI diperkirakan cukup banyak terutama yang berhubungan dengan pekerjaan (DKI akibat kerja), namun dikatakan angkanya secara tepat sulit diketahui. Hal ini disebabkan antara lain oleh banyaknya penderita dengan kelainan ringan tidak datang berobat, atau bahkan tidak mengeluh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh paparan zat pewarna batik terhadap kejadian dermatitis kontak iritan pada pekerja batik di Surakarta. Penelitian menggunakan jenis observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pekerja batik di industri batik “Mahkota” dan “Merak Manis” di Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Jumlah sampel 40 orang dengan kriteria masa kerja mimimal 1 tahun dan umur minimal 20 tahun. Pengambilan data penelitian dilakukan pada tanggal 4 Mei 2018. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dermatitis kontak iritan dan checklist. Variabel umur, masa kerja, dan pemakaian alat pelindung tangan digunakan kuesioner lembar isian data. Analisis data menggunakan Chi Square Test dengan perhitungan menggunakan software SPSS versi 23, pada taraf signifikansi 5%. Faktor-faktor yang berhubungan dengan dermatitis kontak iritan pada pekerja batik adalah paparan zat pewarna (p=0,007), pemakaian alat pelindung diri (p=0,024), masa kerja (p=0,044), umur (X2=0,048), dan jenis kelamin (p=0,112). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan paparan zat pewarna batik terhadap kejadian dermatitis kontak iritan pada pekerja batik di Surakarta secara signifikan (X 2 = 7,376; p = 0,007; OR = 6,78; CI95%: 1,59 – 28,86).
Pencegahan Kematian Ibu dan Anak melalui Pendekatan Strategi Komunikasi pada Program EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival) Sofiah - Sofiah; Sri Kusumo Hapsari; Sumardiyono - Sumardiyono
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v14i3.2129

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA INDUSTRI TEKSTIL Galuh Larasati; Rizka Fitri Ardiani; Aprilia Kusuma Dewi; Reni Wijayanti; Sumardiyono Sumardiyono; Susilowati Susilowati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.643 KB)

Abstract

Selain memiliki dampak positif, industri tekstil juga dapat berdampak negatif, seperti timbulnya debu kapas di lingkungan kerja yang dapat menyebabkan gangguan fungsi paru ketika terhirup tenaga kerja. Gangguan fungsi paru akibat kerja pada umumnya memiliki gejala utama sesak nafas. Gangguan fungsi paru sebanyak 10-30% dari kasus penyakit akibat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari penyebab gangguan fungsi paru pada pekerja industri tekstil. Metode penelitian yang di gunakan adalah studi literature dari berbagai jurnal penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya untuk mengkaji faktor penyebab gangguan fungsi paru pada pekerja industri tekstil. Dari hasil studi literatur didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan fungsi paru pada pekerja industri tekstil yaitu masa keja, kedisiplinan memakai alat pelindung diri, dan usia. Kata kunci : debu kapas, gangguan fungsi paru, pekerja, industri tektil
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB GANGGUAN PENGLIHATAN PADA PEKERJAAN PENGELASAN Rizka Fitri Ardiani; Aprilia Kusuma Dewi; Galuh Larasati; Reni Wijayanti; Sumardiyono Sumardiyono; Susilowati Susilowati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.276 KB)

Abstract

Pekerjaan pengelasan memiliki potensi bahaya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Salah satu potensi bahaya adalah sinar ultraviolet ataupun inframerah yang dihasilkan oleh proses pengelasan. Salah satu dampak sinar las pada organ tubuh adalah pada indra penglihatan. Timbulnya dampak tersebut antara lain disebabkan karena saat melakukan pekerjaan pegelasan, pekerja tidak menggunakan alat pelindung mata (safety glass). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan keluhan gangguan penglihatan pada pekerja pengelasan. Metode penelitian mengggunakan study literature yang bersumber dari jurnal hasil-hasil penelitian yang berhubungan dengan keselamatan dan kesehatan kerja pekerjaan pengelasan, yang selanjutnya dilakukan review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab keluhan mata pada pekerjaan pengelasan adalah umur; intensitas cahaya las; lama paparan; masa kerja; serta pengetahuan, sikap dan kedisiplinan pemakaian alat pelindung mata. Kata kunci : keluhan gangguan penglihatan, pekerja, pekerjaan pengelasan
PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI Reni Wijayanti; Sumardiyono Sumardiyono; Ari Probandari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.602 KB)

Abstract

Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor penyebab kejadian hipertensi pada masyarakat, dan sampai sekarang hipertensi masih menjadi permasalahan besar di Indonesia dengan prevalensi 25,5%. Hasil-hasil penelitian yang sudah ada masih terdapat beda pendapat mengenai pengaruh kebiasaan merokok terhadap kejadian hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kebiasaan merokok terhadap kejadian hipertensi pada masyarakat di kecamatan Jaten kabupaten Karanganyar. Populasi penelitian adalah masyarakat di kecamatan Jaten kabupaten Karanganyar. Penelitian dilakukan bulan November 2017. Teknik sampling menggunakan purposive quota sampling. Kriteria inklusinya masyarakat yang tinggal di kecamatan Jaten kabupaten Karanganyar berusia 18 tahun atau lebih, dan sedang berobat ke Puskesmas di daerahnya. Data kebiasaan merokok dan kejadian hipertensi merupakan data sekunder yang diambil dari Puskesmas yang ada di kecamatan Jaten kabupaten Karanganyar. Analisis data menggunakan Chi Square Test dengan taraf signifikansi 5%. Perhitungan menggunakan software SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan kebiasaan merokok berpengaruh terhadap kejadian hipertensi, dan pada orang yang memiliki kebiasaan merokok memiliki risiko 7,4 kali lebih besar dibanding dengan orang tidak memiliki kebiasaan merokok untuk mengalami kejadian hipertensi. Kata kunci : kebiasaan merokok, hipertensi, masyarakat
FAKTOR RISIKO KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA PEMBATIK TULIS Sumardiyono Sumardiyono; Reni Wijayanti; Ari Probandari; Galuh Larasati; Aprilia Kusuma Dewi; Rizka Fitri Ardiani
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.663 KB)

Abstract

Setiap pekerjaan memiliki risiko terhadap kesehatan pekerja, termasuk juga pekerja pembatik tulis. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor risiko yang menyebabkan gangguan muskuloskeletal pada kesehatan kerja pembatik tulis. Penelitian dilakukan di perusahaan batik Mahkota dan Merak Manis di kawasan Kampung Batik Laweyan Surakarta. Subjek penelitian ditentukan purposive sampling dari populasi sebanyak 30 orang, dengan kriteria inklusi bekerja sebagai pembatik tulis dan posisi kerja duduk mengunakan “dingklik”, diberoleh 21 orang sebagai subjek penelitian. Posisi kerja dinilai menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment dan gangguan muskuloskeletal dinilai dengan kuesioner Nordic Body Map. Hasil penelitian menunjukkan faktor risiko gangguan muskuloskeletal adalah jenis kelamin, umur, dan indeks massa tubuh. Kata kunci : gangguan muskuloskeletal, pembatik tulis, risiko kesehatan kerja
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO BAHAYA DI PABRIK TAHU Aprilia Kusuma Dewi; Galuh Larasati; Rizka Fitri Ardiani; Sumardiyono Sumardiyono; Reni Wijayanti; Susilowati Susilowati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.481 KB)

Abstract

Pabrik Tahu merupakan salah satu industri nonformal yang mempunyai berbagai risiko bahaya dalam setiap tahapan proses produksinya. Oleh karena itu aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perlu dijadikan perhatian industri nonfomal ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bahaya serta menilai risiko bahaya di Pabrik Tahu X Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini bersifat deskriptif, dengan observasi secara langsung dan didukung dengan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah semi kuantitatif.  Identifikasi bahaya dilakukan dengan pengamatan secara langsung pada setiap tahapan proses pembuatan tahu, selanjutnya dilakukan penilaian risiko melalui fungsi perkalian antara probability dan severity yang menghasilkan tingkat risiko. Dari hasil penilaian risiko tersebut dapat dilakukan pengendalian risiko secara teknik, administratif, dan pemakaian alat pelindung diri. Hasil penelitian ini menemukan potensi bahaya dipengaruhi oleh kondisi lantai, layout kerja, peralatan kerja yang digunakan dan lingkungan kerja, sebagian besar potensi bahaya adalah tingkat risiko medium, namun tingkat risiko paling tinggi pada kategori high yang ditemukan pada potensi meledaknya boiler. Kata kunci : indenfikasi bahaya, pabrik tahu, penilaian risiko, pengendalian risiko
Noise Industrial Pollution: Health Vulnerabilities on Textile Industry Workers Sumardiyono Sumardiyono; Reni Wijayanti; hartono hartono; Adi Heru Sutomo
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 11 No. 4 (2019): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v11i4.2019.267-275

Abstract

A safe and comfortable human life could be achieved by controlling the work environment so that the release of energy that is harmful to human health can be avoided. Noise often arises from an uncontrolled work environment and currently, more than 600 million people are exposed worldwide. Increased cortisol levels were one indicator stress-inducing of the occurrence of health effects because the worker's body is exposed to noise. If left longer it could increase sugar levels and cause diabetes mellitus. This study aims to analyze the effect of noise exposure on increasing blood cortisol levels and blood sugar levels in garment workers. This type of research was an analytic survey with a cross-sectional design. The respondents were chosen by using a stratified random sampling method and the total amount of respondents with a mean difference formula. As many as 75 people became respondents after being counted using the mean difference formula and chosen by the stratified random sampling method. The data were analyzed using ANOVA and Pearson Correlation. The results showed that respondents who exposed to noise above the threshold limit value had higher average blood cortisol levels compared to other respondents (p<0,000). Furthermore, an increase in blood cortisol levels was also positively correlated with an increase in blood sugar levels (r=0,898; p=0,000). Therefore, workers must be disciplined in using personal protective equipment.
HUBUNGAN KEBISINGAN DAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN STRES KERJA DI PT JAMU AIR MANCUR Adissa Orchida Yulianti; Sumardiyono Sumardiyono; Yulia Sari
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol 6, No 2 (2022): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v6i2.6436

Abstract

Kegiatan industri menghasilkan polusi yang dapat menyebabkan tekanan pada lingkungan yang dapat berdampak secara fisik maupun non fisik kepada manusia. Dampak negatif atau pengaruh sebagai hasil samping proses industri merupakan beban kerja tambahan bagi tenaga kerja yang dapat menimbulkan kelelahan. Kebisingan dan beban kerja fisik merupakan salah satu yang menyebabkan beban tambahan bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebisingan dan beban kerja fisik terhadap stres kerja di PT Jamu Air Mancur. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh dengan jumlah responden 28 orang pekerja. Penelitian ini menggunakan Sound Level Meter untuk mengetahui data intensitas bising, Pulse Oxymeter untuk mengukur denyut nadi beban kerja fisik menggunakan kuesioner untuk mengetahui data stres kerja.Teknik analisis data menggunakan uji bivariat menggunakan Kolmogorov Smirnov dan uji Somers’d, sedangkan untuk uji multivariat menggunakan uji Regresi Ordinal Berganda dengan aplikasi SPSS versi 21 . Hasil uji bivariat menunjukkan variabel kebisingan (p = 0,042) dan beban kerja fisik (p = 0,000) memenuhi syarat untuk masuk ke uji Regresi Ordinal Berganda karena nilai p < 0,25. Hasil uji mutivariat menggunakan  Regresi Ordinal Berganda menunjukkan adanya hubungan antara kebisingan dengan stres kerja adalah signifikan (p = 0,030; OR = 33,3) dan hubungan antara beban kerja fisik dengan stres kerja adalah signifikan (p= 0,004; OR = 2,9). Variabel kebisingan dan beban kerja fisik secara bersama – sama mempengaruhi stres kerja sebesar 57 % (r2 = 0,568). Dengan demikian, terdapat hubungan yang signifikan antara kebisingan dan beban kerja fisik dengan stres kerja di PT Jamu Air Mancur.Kata Kunci: Beban Kerja Fisik, Kebisingan, Stres Kerja 
THE EFFECT OF NOISE AND WORK PERIOD TO HEARING THRESHOLD VALUE IN TEXTILE INDUSTRY WORKERS Sumardiyono Sumardiyono; Hartono Hartono; Ari Probandari; Prabang Setyono
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol 2, No 2 (2018): Safety Culture to Improve The Quality of Human Life
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v2i2.1883

Abstract

World Health Organization (WHO) data in 2012 states that 260 million or about 5.3% of the world's population was deaf. Ninety-one percent of them were adults and the rest were children. 20-30% of deafness can be triggered by noise which usually occurs in industrial workers. The impact of persistent noise can have temporary or permanent deafness. The aims of this research was to determined the effect of noise and work period to Hearing Threshold Value (HTV).Methods of this research used analytic observational (cross sectional approach). The population of research was textile industrial workers in PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta. Sampling using cluster random sampling technique. Inclusion criteria: minimum 1 year working life, over 20 years of age, lack of discipline using ear protection. The number determination of samples used the difference formula average of two groups, then the number of subjects = 180 people.In this research noise intensity 66,8-98,4 dBA, mean of worker HTV with work period less than 10 years 29,8 dB, mean of worker HTV with work period more than 10 year 38,3 dB. The result of statistical test by Ancova Test, the noise effect on THV (F = 23,254; p = 0,018), influence of worked period to THV (F = 96,599, p = 0,000), and jointly noise and work period effect on THV (F = 65,507; p = 0,000). Long exposure to noise will increase Hearing Threshold Value of labor.  Keywords: Noise, Work Period, Hearing Threshold Value
Co-Authors - Universitas Sebelas Maret Surakarta, Yusiska Wahyu I ., Murkati ., Mustarsid A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Wahidin Ada', Yeremia Rante Ada’, Yeremia Rante Adi Heru Sutomo Adigama Priamas Febrianto Adissa Orchida Yulianti Afif Afghohani, Afif Agathara, Reidiatama Aviano Ajay Abdiel Ferrall Akhmad Azmiardi Alfiana, Ina Amalia Choirunnisa Ambarsari, Tika Ana Rima Setijadi Anindita Putri Hapsari Anton Giri Mahendra Anugraeni, Devitasari Aphridasari, Jatu Aprilia Kusuma Dewi Aprilia Kusuma Dewi Aprilyaningsih, Wahyu Aqsyari, Rizki Argyo Demartoto, Argyo Ari N Probandari Ari Natalia Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Arum Alfiyah Fahmi Aurina Firda Kusuma Wardani Avrilla, Syafina Nadya Ayu Kusuma Wardhani Az Zahra, Cellina Salsabila Shofa Azam, Abdullah M Azzahra, Nirwana Putri BACHELS J. S. A. Bachtiar Chahyadhi balgis ali Bambang Soebagyo Baruroh, Durotul Bekti Utomo Bekti Utomo Bhisma Murti Budianto Budianto Budiati, Rachmania Chahyadhi, Bachtiar Chahyadi , Bachtiar Chairunisa, Nabila Dian Chatarina Umbul Wahyuni Cr. Siti Utari Crescentiana Siti Utari Dadi, Maria Eugenia Hestina Daffa, Muhammad Deaneva, Almira Muthia Deaneva, Almira Muthia Devita Mahajana Dewantara, Mahardira Dewi Puspito Sari DIAN LESTARI Didik Gunawan Tamtomo Diffah Hanim Diffah Hanim Endang Sulaeman Endang Sutisna Endang Sutisna Sulaeman Erni Ernawati Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Fajariani, Ratna Fajarwati, Nur Farhana Syahrotun Nisa S Farhana Syahrotun Nisa S Farhana Syahrotun Nisa Suratna Farida, Jauharotul Fathulloh fathulloh Fauzi, Rachmawati Prihatina Fauzi, Rachmawati Rrihantina Firdaufan Fitri, Nur Aini Fitria Fahma Nur Cahyani Galuh Larasati Galuh Larasati Ghany Minto Saputro Gregorius Prima Indra Budianto, Gregorius Prima Indra Gunawan, Lucia Sincu Gustav, Jordan Syah Hafizah, Dila Auli Hanifah, Yasmin Hanah Harahap, Afifa Naura Harsono Salimo Hartono Hartono Hartono Hartono hartono hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hastuti, Heni Hendra Wardhana Hendratno Hidayati, Rosalia Sri Hilda Zakiyya Zamzamy I Putu Arta Arta Wibawa Ica Yuniar Ida Nurwati Ifandari Ifandari Ihsan Ihsan Ilham Kuncahyo, Ilham Indri Hapsari Susilowati Irawan, Bibit Irfandi, Julhan Ismayeti, Lusi Ismiranti Andarini Isna Qadrijati Iswandi Iswandi Jordan Syah Gustav Jordan Syah Gustav Kamil, Izzan Kurniasih, Oktavera Tri Kusuma, Nisa Nur Legowo, Nurcahyo Aji Luluk Fajria Maulida Lusi Ismayanti Lusi Ismayenti Lusi Ismayenti, Lusi Mahardhika, Viola Widyanita Mahayana, Argoto Mahra, Arifa Sofia Marfuah, Nurvita Maria Paskanita Widjanarti Maria Paskita Widjanarti Maria Theresia Sri Budiastuti Miftachurrohman Miftachurrohman Mila Ulfia Mohammad Syahril Mudrikah, Halimatul Mujahidatul Musfiroh Munir, Dien Abdul NADIA FARAH DIBA Nirwana Putri Azzahra Nisa Suratna, Farhana Syahrotun Nisa, Farhana Syahrotun Nisrina Is&#039;ad Nita Prasasti Novika, Revi Gama Hatta Novika, Revi Gamma Hatta Novrihaedi, Dziad Nugroho, Christantya Vita Rena Nur Hafidha Hikmayani Nur Hidayati Nur Izah Ameta Nur Ulfah Nurul Dwi Andriani Nurunnisa, Alya Oki Saraswati Utomo oktaviani, Della Okti Rahmawati Pambudi, Gigih Cita Pamungkas, Putri Intan Paskanita W, Maria Paskanita, Maria Prabang Setyono Prabang Setyono Prasasti, Anin Pratiwi, Dewi Prihantina, Rachmawati Priyanto, Kurniawan Edi Probandari, Ari Puji Astuti Anggara Puspitarini, Deneisha Kartika Puspitasari, Yunita Dwi Putri, Hana Maylinda Putri, Rokhiyatul Maila Putri, Yunita Anisa Putu Sindhu Asmara Qadrijati, Isna Rachmawati Prihantina Fauzi Rachmawati Prihantina Fauzi, Rachmawati Prihantina Rahardjo, Setyo Sri Raihan Raihan, Raihan Ratna Fajariani Reni Wijayanti Reni Wijayanti Reni Wijayanti Rifai Hartanto Rizka Fitri Ardiani Rizka Fitri Ardiani Rosalia Sri Hidayati Rr. Vita Nurlatif Salamah, Ila Izzatus Salsabila, Muna Maimunah Santoso Sapja Anantanyu, Sapja Saputri, Khristine Selfi Handayani Seviana Rinawati Seviana Rinawati Seviana Rinawati, Seviana Simatupang, Nanda Agustian Sineri, Dessy Ikasartika Siti Utari Soebiyanto, Soebiyanto Sofiah - Sofiah Sri Haryati Sri Kusumo Hapsari Sugiyarmasto Sugiyarmasto, Sugiyarmasto Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukismanto, Sukismanto Sumayyah Syahidah Suminah Suminah Suminah Suminah, Suminah Sunardi Sunardi Suratna, Farhana Syahrotun Nisa Suratna, Farhana Syarotun Nisa Susilowati Susilowati Syawaludin, Muhammad Husein Tamaulina Br Sembiring Titik Haryanti Tri Budi Wiryanto Tri Rejeki Andayani Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo, Tutug Bolet Tyas Lilia Wardani Utomo, Bekti Vitri Widyaningsih Wahidah, Nurul Jannatul Wakhid Ryan Cahyadi Waluyo Budi Atmoko, Waluyo Budi Warda Yussy Rha Warda Yussy Rha Warda Yussy Rha Wardani, Tyas Lilia Widjanarti, Maria Paskanita Widjanarti, Maria Paskanita Yasmine, Amalia Yeremia Rante Ada Yeremia Rante Ada Yeremia Rante Ada’ Yulia Sari Yunita Dwi Puspitasari Zakaria, Rais Athfal