p-Index From 2021 - 2026
9.854
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Kedokteran Indonesia Nexus Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Nexus Kedokteran Komunitas Nexus Kedokteran Klinik Speed - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Global Medical and Health Communication JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Journal Of Vocational Health Studies Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Smart Medical Journal Jurnal Kesehatan Vokasional Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal SOLMA Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Epidemiology and Public Health Journal of Health Policy and Management Journal of Health Promotion and Behavior Journal of Maternal and Child Health Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Jurnal Abdi Insani Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesmas Jambi Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Journal of Health and Nutrition Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Eduvest - Journal of Universal Studies Warta LPM Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Jurnal Cakrawala Maritim Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journal of Global Research in Public Health Jurnal Info Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Comparison of Lipid Profiles among Vegan Vegetarians, Lacto-Ovo Vegetarians and Non-Vegetarians Sineri, Dessy Ikasartika; Nurwati, Ida; Sumardiyono, Sumardiyono
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 22 No 4 (2024): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol22.Iss4.1741

Abstract

The lipid profile is a crucial indicator of cardiovascular disease risk, with elevated levels often influenced by dietary patterns. Nutrient intake and physical activity can help regulate cholesterol by reducing total cholesterol, HDL, LDL and triglyceride levels. This study aims to compare the lipid profiles among vegan vegetarians, lacto-ovo vegetarians, and non-vegetarians. This research uses a cross-sectional study design. The study population includes 60 participants from IVS and the Yogyakarta community, selected based on inclusion and exclusion criteria. The research examines diet type as the independent variable, lipid profile as the dependent variable, and physical activity as a confounding variable. Data collection involves respondent identity and a physical activity questionnaire using IPAQ. Statistical analyses include one-way ANOVA, Post Hoc tests and multivariate analysis with one-way MANCOVA. The research results show that the total cholesterol level for vegan (173.10±21.04), lacto-ovo (169.45±44.84), and non-vegetarians (194.55±31.40). HDL levels for vegan are (55.25±10.79), lacto-ovo (49.00±9.12), and non-vegetarians (45.49±9.11). LDL levels for vegan are (111.90±19.80), lacto-ovo (114.85±44.39), and non-vegetarians (134.90±30.37), showing no significant difference p>0.05. Triglyceride levels for vegan are (103.15±57.06), lacto-ovo (100.65±60.07), and non-vegetarians (154.15±88.63) with significant differences p-value <0.05. When controlling for physical activity, differences in total cholesterol, HDL, and triglycerides persist between diet groups. Notably, HDL levels differ significantly between vegans and lacto-ovo (p<0.05). The conclusion is that both vegan and lacto-ovo diets have lipid profiles within the normal range compared to non-vegetarian diets. A vegetarian diet and regular physical activity contribute to a healthier lipid profile.
Pengaruh Lama Penggunaan Komputer dan Jarak Pandang terhadap Kelelahan Mata Sumardiyono, Sumardiyono; Pamungkas, Putri Intan
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i04.3169

Abstract

Penggunaan komputer yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mata yang dipengaruhi oleh durasi penggunaan komputer, jarak pandang, dan intensitas pencahayaan. Desain penelitian adalah cross-sectional pada populasi sebanyak 57 orang yang semuanya diambil sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel yang dianalisis yaitu durasi penggunaan komputer dan jarak pandang terhadap kelelahan mata. Hasil penelitian menemukan intensitas cahaya di lingkungan kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta belum memenuhi standar. Faktor risiko yang berhubungan secara signifikan dengan kelelahan mata adalah lama penggunaan komputer lebih dari 4 jam per hari memiliki risiko 2,3 kali lebih besar mengalami kelelahan mata dibandingkan dengan karyawan yang menggunakan komputer kurang dari 4 jam per hari, jarak pandang kurang dari 46 cm memiliki risiko 4,2 kali lebih besar mengalami kelelahan mata dibandingkan dengan karyawan dengan jarak pandang lebih dari 46 cm. Faktor risiko seperti usia, istirahat, kelainan refraksi, dan riwayat penyakit mata tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kelelahan mata. Kesimpulan penelitian adalah intensitas cahaya yang rendah, lama penggunaan komputer yang lama, dan jarak pandang yang dekat merupakan faktor-faktor yang meningkatkan risiko kelelahan mata pada karyawan di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta.
EDUKASI GIZI DAN PEMBENTUKAN PEER COUNSELOR IBU BALITA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN D/S DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CEPOGO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2024 Mahra, Arifa Sofia; Sumardiyono, Sumardiyono; Lestari, Dian; Nugroho, Christantya Vita Rena; Wardhani, Ayu Kusuma; Fajarwati, Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1706

Abstract

Masalah gizi triple burden malnutrition di Indonesia yang banyak menyerang balita adalah gizi kurang/wasting. Balita dikatakan wasting jika indeks BB/PB atau BB/TB memiliki nilai z-skor -3 SD sd < -2 SD). Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian wasting balita adalah pola asuh keluarga yang belum tepat, yakni kurangnya pemantauan ibu terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan gizi yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Cepogo, serta melakukan perencanaan program gizi. Program yang dibentuk adalah “IBU MATAHARI”. Program intervensi tersebut terdiri atas 2 kegiatan, yaitu pemberian edukasi gizi melalui kelas ibu balita dan simulasi edukasi gizi oleh ibu balita sebagai role model dan peer counselor. Hasil dari pre-test menunjukkan bahwa sebanyak 85,7% ibu balita sudah memiliki pengetahuan yang baik dan 97,1% ibu balita sudah memiliki sikap yang baik tentang pentingnya pemantauan tumbuh-kembang balita di Posyandu dan semuanya meningkat menjadi 100% setelah pemberian edukasi gizi (post-test). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan dan sikap pada sebelum dan setelah dilaksanakannya edukasi gizi (p<0,05). Setelah dilakukan edukasi gizi, terjadi peningkatan pengetahuan pada 17 orang (48,57%) dan sebanyak 18 orang (51,43%) pengetahuannya tetap. Selain itu, terjadi juga peningkatan terkait sikap pada 18 orang (51,43%) dan sebanyak 17 orang (48,57%) sikapnya tetap. Permasalahan rendahnya cakupan D/S dapat diatasi dengan pemberian edukasi gizi karena terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita terkait pentingnya Posyandu. Hal ini menjadi dasar dilakukannya simulasi edukasi gizi oleh ibu balita yang rajin ke Posyandu sebagai role model dan peer counselor.
PELATIHAN MEMBATIK TRADISIONAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA BANGSA Sumardiyono, Sumardiyono; Widjanarti, Maria Paskanita; Chahyadhi, Bachtiar; Suratna, Farhana Syahrotun Nisa; Fauzi, Rachmawati Prihantina; Wijayanti, Reni; Ada', Yeremia Rante; Puspitasari, Yunita Dwi; Agathara, Reidiatama Aviano
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1726

Abstract

Batik, warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO, saat ini menghadapi tantangan pelestarian di era globalisasi. Memudarnya minat generasi muda terhadap batik, termasuk anak sekolah dasar, mengancam keberlanjutannya sebagai simbol identitas nasional. Upaya menumbuhkan kecintaan dan penghargaan terhadap batik di kalangan generasi muda sangat penting untuk memastikan kelestarian warisan budaya batik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan pemahaman siswa terhadap batik sebagai warisan budaya bangsa, meningkatkan keterampilan dan kreativitas siswa dalam membatik, mendukung pengembangan desa wisata batik di Desa Kliwonan 1 Masaran Sragen, dan melestarikan budaya batik sebagai bagian dari identitas bangsa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tahapan, pertama identifikasi dan analisis permasalahan melalui survei. Kedua, penentuan solusi berdasarkan hasil identifikasi dan analisis. Ketiga, pelaksanaan teknis pelatihan meliputi pre-test, penyampaian materi, praktik membatik, dan post-test. Keempat, menganalisis hasil dan mengevaluasi kegiatan. Kelima, merencanakan tindak lanjut. Pelatihan membatik bagi siswa menunjukkan hasil positif dan signifikan. Pengetahuan meningkat 80,0% (12 dari 15 siswa). Sikap meningkat 86,7% (13 dari 15 siswa), dan praktik meningkat 60,0% (9 dari 15 siswa). Analisis statistik menggunakan uji Paired T-Test dan Cohen's menunjukkan perbedaan rerata nilai pre-test dan post-test pada ketiga aspek (pengetahuan, sikap, dan praktik) secara signifikan. Efek pelatihan terhadap pengetahuan dan sikap tergolong besar, sedangkan pada praktik tergolong sedang. Analisis statistik Repeated Measure ANCOVA menunjukkan ada perbedaan yang signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan praktik, dan tidak dipengaruji kelas dan jenis kelamin. Kesimpulan, pelatihan membatik efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik serta menunjukkan keadilan dan kesetaraan, sehingga siswa memiliki kesempatan sama dalam pengembangan membatik.
FAMILY AND PEER SUPPORT ARE RELATED TO THE PERCENTAGE OF MACRONUTRIENT INTAKE IN OVERWEIGHT ADOLESCENTS Saputri, Khristine; Suminah, Suminah; Sumardiyono, Sumardiyono
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.3010

Abstract

Overweight pada remaja merupakan permasalahan kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya. Pola konsumsi makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein memiliki peran penting dalam kejadian overweight. Namun, pengaruh dukungan sosial terhadap asupan makronutrien masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan teman sebaya dengan asupan makronutrien pada remaja overweight. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan dilakukan pada bulan Januari hingga Februari 2025 di Kota Surabaya. Sampel diambil di wilayah puskesmas dengan prevalensi overweight remaja tertinggi berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Pemilihan sampel dilakukan secara acak sesuai kriteria inklusi dan eksklusi hingga mencapai 110 remaja overweight berusia 13-15 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan sosial dan formulir Semi Quantitative-Food Frequency Questionainnaire (SQ-FFQ) untuk mengukur jumlah asupan makronutrien. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan negatif signifikan dengan asupan karbohidrat (r = -0,208; p = 0,030), tetapi tidak berhubungan secara signifikan dengan asupan lemak (p = 0,059) dan protein (p = 0,327). Sementara itu, dukungan teman sebaya memiliki korelasi negatif signifikan dengan asupan karbohidrat (r = -0,616; p = 0,023), lemak (r = -0,79; p = 0,042), dan protein (r = -0,216; p = 0,023). Simpulan dari penelitian ini adalah dukungan teman sebaya memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap pola konsumsi makronutrien dibandingkan dukungan keluarga. Oleh karena itu, intervensi gizi untuk remaja overweight sebaiknya mempertimbangkan lingkungan sosial, terutama dengan melibatkan teman sebaya dalam pembentukan kebiasaan makan yang lebih sehat.
Pengaruh Kebisingan, Glukosa Darah, dan Indeks Massa Tubuh terhadap Kadar Laktat pada Pekerja Industri Tekstil Sumardiyono, Sumardiyono; Chahyadhi, Bachtiar; Suratna, Farhana Syahrotun Nisa; Fauzi, Rachmawati Prihantina; Wijayanti, Reni; Widjanarti, Maria Paskanita; ‘Ada, Yeremia Rante
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6009

Abstract

Occupational fatigue remains a prevalent concern in occupational health. This study investigated the association between noise intensity, blood glucose levels, body mass index (BMI), and lactate levels as an indicator of occupational fatigue among textile industry workers in Surakarta, Indonesia. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted, with 82 participants recruited from a local textile industry. Multivariate analysis using multiple binary logistic regression revealed that noise intensity, blood glucose levels, and BMI were significant risk factors for occupational fatigue, as indicated by elevated lactate levels. These findings highlight the importance of noise reduction measures, a healthy lifestyle, and regular monitoring of blood glucose levels and BMI to mitigate occupational fatigue among textile industry workers
PROGRAM KEMANDIRIAN MASYARAKAT (PKM) DI CV BINTANG JAYA SUKOHARJO Sunardi, Sunardi; Mahayana, Argoto; Budianto, Gregorius Prima Indra; Sumardiyono, Sumardiyono; Ifandari, Ifandari; Atmoko, Waluyo Budi; Hidayati, Nur; Soebiyanto, Soebiyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra dalam kegiatan Program Kemandiran Masyarakat adalah CV Bintang Jaya yang terletak di Jl. Nori 10B Ngepakan, Joho, Sukoharjo. Mitra adalah produsen instan kunyit dengan merek dagang SI PINTAR. Mitra memiliki satu keistimewaan yakni instan kunyit dengan 4 macam rasa. Produk memiliki manfaat, namun instan kunyit hasil produksi mitra belum cukup dikenal masyarakat. Proses produksi dilakukan dalam skala rumahan dimana mitra belum sepenuhnya menerapkan standar produksi berdasarkan kriteria Cara Produksi Pangan yang Baik – Industri Rumah Tangga Pangan (CPPB-IRTP). Masalah yang dihadapi mitra yaitu: 1) Alat produksi tidak higienis; dan 2) Belum mempunyai ijin PIRT. Solusi yang akan dilakukan dari kegiatan ini adalah: 1) intoduksi alat parut dan peras; 2) pengurusan perijinan P-IRT. Metode yang akan dilakukan untuk merealisasikan tujuan dari program pelaksanaan PKM yaitu melalui: 1) Pengadaan mesin parut dan peras yang terbuat dari stainless; 2) Pendampingan pengurusan perijinan P-IRT. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan pengabdian terkait aspek produksi ialah adanya peningkatan pengetahuan pemilik dan karyawan tentang CPPB-IRTP dan perbaikan tempat produksi yang lebih bersih dan layak. Terkait aspek produksi, terdapat peningkatan jumlah produksi dan perolehan ijin P-IRT dari Dinas Kesehatan.
Impact of Work-Fit Stretching on Occupational Fatigue Among Industrial Sewing Operators Sumardiyono, Sumardiyono; Putri, Yunita Anisa; Rha, Warda Yussy
The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health Vol. 14 No. 3 (2025): The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijosh.v14i3.2025.293-304

Abstract

Introduction: Garment sewing employees are exposed to great fatigue factors of long-term static and monotonous works, which affect their productivity and safety. Although Work-Fit Stretching has been proven to be effective in the alleviation of muscle fatigue, possibilities are scarce regarding sewing workers in developing nations. The paper is a review of the impact of ergonomics-predicting stretching action as a time step fatigue action. Methods: This is a randomized controlled trial study with 128 sewing operators utilized, who were distributed in a Work-Fit Stretching group and a control group. The intervention took one month that consisted of two sessions a day, five days per week. The reaction timer was used three times to measure occupational fatigue and analyzed in SPSS by independent t-tests and Repeated measures ANOVA. Results: The findings indicated that Work-Fit Stretching program work-depressed the occupational fatigue in sewing workers. A statistically significant difference was observed between the intervention and the control groups in the post-test measurement (p < 0.001), the effect sizes were medium to large (0.670 to 1.117 according to Cohen). Repeated Measures ANCOVA has shown a significant aspect of decreasing the fatigue as the time goes by (p < 0.001; Partial Eta 2 = 0.218), which indicates that the intervention was both statistically and practically effective. Conclusion: Use of Ergonomic-based stretching was very useful in eradicating work fatigue of the sewing operators with moderate-to-large effects maintained across age and years to service. The method is easy and applicable in difficult routine working environments.
The Effect of Working Posture on Physical Fatigue Among Textile Workers with Age, Length of Service, and Body Mass Index as Covariates Sumardiyono, Sumardiyono; Suratna, Farhana Syahrotun Nisa; Chahyadhi, Bachtiar; Widjanarti, Maria Paskanita; Wijayanti, Reni; Ulfah, Nur
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.533

Abstract

Physical fatigue among textile workers is caused by non-ergonomic working postures (e.g., prolonged standing) and personal characteristics such as age, length of service, and body mass index (BMI). The objective of the present investigation was to study the effect of working posture on physical fatigue after adjusting for the covariates of age, length of service, and BMI. An analytical cross-sectional study with a quantitative design was applied to 174 Surakarta workers selected by stratified random sampling. Work posture was categorized under standing and sitting, while physical fatigue was measured by the Subjective Self Rating Test (SSRT) questionnaire. ANCOVA via SPSS version 27 software was applied for the analysis, in which age, length of service, and BMI were employed as covariates. The findings indicated that the standing posture was strongly influenced positively on physical fatigue (Partial Eta Squared = 0.547, p < 0.001), and the effect size is large. Significant risk factors were also found to be age (p = 0.012) and BMI (p = 0.035), but the length of service was not significant (p = 0.084). The ANCOVA model also showed excellent predictability values of adjusted R 2 = 0.715, which implied that the model was able to explain 71.5 percent of the physical fatigue. These findings emphasize the importance of posture-based ergonomic interventions to prevent fatigue and improve occupational health in the textile industry
Risk of Hearing Impairment due to Noise Exposure among Textile Industry Workers at PT X in 2025 Suratna, Farhana Syahrotun Nisa; Paskanita, Maria; Sumardiyono, Sumardiyono; Rinawati, Seviana; Atmojo, Tutug Bolet; Ismayeti, Lusi; Utomo, Bekti; Rha, Warda Yussy; Gustav, Jordan Syah
Miracle Journal of Public Health Vol 8 No 2 (2025): Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v8i2.488

Abstract

Occupational noise is one of the main preventable hazards that can seriously affect workers' health and productivity, causing noise-induced hearing loss. This study aims to analyze the relationship between noise exposure, age, and length of service with the level of hearing loss among workers in the textile weaving industry at PT X. This analytical observational study with a cross-sectional design was conducted on 30 workers in the textile weaving industry in Surakarta using purposive sampling techniques. Data were obtained through noise intensity measurements and audiometric examinations. Bivariate analysis was performed using the Spearman Rank test with a significance level of 0.05. The results showed that the average noise level at the workplace reached 90.78 dB, with the highest exposure in Room 5 Ring Line C at 104.78 dB. The correlation test showed a significant relationship between age (r= 0.411; p=0.024) and length of service (r=0.400; p=0.029) with the left ear hearing threshold value, while noise intensity was not significantly related. This indicates that individual factors and job characteristics such as age and length of service play a more dominant role in hearing loss than variations in workplace noise levels. It is concluded that there is a significant relationship between age and length of service and a decrease in the left ear hearing threshold of workers.
Co-Authors - Universitas Sebelas Maret Surakarta, Yusiska Wahyu I ., Murkati ., Mustarsid A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Wahidin Ada', Yeremia Rante Ada’, Yeremia Rante Adi Heru Sutomo Adigama Priamas Febrianto Adissa Orchida Yulianti Afif Afghohani, Afif Agathara, Reidiatama Aviano Ajay Abdiel Ferrall Akhmad Azmiardi Alfiana, Ina Amalia Choirunnisa Ambarsari, Tika Ana Rima Setijadi Anindita Putri Hapsari Anton Giri Mahendra Anugraeni, Devitasari Aphridasari, Jatu Aprilia Kusuma Dewi Aprilia Kusuma Dewi Aprilyaningsih, Wahyu Aqsyari, Rizki Ari N Probandari Ari Natalia Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Ari Probandari Arum Alfiyah Fahmi Avrilla, Syafina Nadya Ayu Kusuma Wardhani Az Zahra, Cellina Salsabila Shofa Azam, Abdullah M Azzahra, Nirwana Putri Azzahra, Syifa ‘Ada, Yeremia Rante BACHELS J. S. A. Bachtiar Chahyadhi balgis ali Bambang Soebagyo Baruroh, Durotul Bekti Utomo Bekti Utomo Bhisma Murti Budianto Budianto Budiati, Rachmania Chahyadhi, Bachtiar Chahyadi , Bachtiar Chairunisa, Nabila Dian Chatarina Umbul Wahyuni Cr. Siti Utari Crescentiana Siti Utari Dadi, Maria Eugenia Hestina Daffa, Muhammad Deaneva, Almira Muthia Deaneva, Almira Muthia Devita Mahajana Dewantara, Mahardira Dewi Puspito Sari DIAN LESTARI Didik Gunawan Tamtomo Diffah Hanim Diffah Hanim Endang Sulaeman Endang Sutisna Endang Sutisna Sulaeman Erni Ernawati Eti Poncorini Pamungkasari Eti Poncorini Pamungkasari Fajariani, Ratna Fajarwati, Nur Farhana Syahrotun Nisa S Farhana Syahrotun Nisa S Farhana Syahrotun Nisa Suratna Farida, Jauharotul Fathulloh fathulloh Fauzi, Rachmawati Prihatina Fauzi, Rachmawati Rrihantina Fauziah, Fathiyatur Rohmah Firdaufan Fitri, Nur Aini Fitria Fahma Nur Cahyani Fitriani, Ila Galuh Larasati Galuh Larasati Ghany Minto Saputro Gregorius Prima Indra Budianto, Gregorius Prima Indra Gunawan, Lucia Sincu Gustav, Jordan Syah Hafizah, Dila Auli Hanifah, Yasmin Hanah Harahap, Afifa Naura Haris Setyawan, Haris Harsono Salimo hartono hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hartono Hastuti, Heni Hendra Wardhana Hendratno Hidayati, Rosalia Sri Hilda Zakiyya Zamzamy I Putu Arta Arta Wibawa Ica Yuniar Ida Nurwati Ifandari Ifandari Ihsan Ihsan Ilham Kuncahyo, Ilham Indri Hapsari Susilowati Irawan, Bibit Irfandi, Julhan Ismayeti, Lusi Ismiranti Andarini Isna Qadrijati Iswandi Iswandi Jordan Syah Gustav Jordan Syah Gustav Kamil, Izzan Kurniasih, Oktavera Tri Kusuma, Nisa Nur Legowo, Nurcahyo Aji Luluk Fajria Maulida Lusi Ismayanti Lusi Ismayenti Lusi Ismayenti, Lusi Mahardika, Muiz Mahayana, Argoto Mahra, Arifa Sofia Marfuah, Nurvita Maria Paskanita Widjanarti Maria Paskita Widjanarti Maria Theresia Sri Budiastuti Miftachurrohman Miftachurrohman Mila Ulfia Mohammad Syahril Mudrikah, Halimatul Mujahidatul Musfiroh Munir, Dien Abdul Muzakki, Pambayun Khairul Rijal NADIA FARAH DIBA Nirwana Putri Azzahra Nisa Suratna, Farhana Syahrotun Nisa, Farhana Syahrotun Nisrina Is&#039;ad Nita Prasasti Novika, Revi Gama Hatta Novika, Revi Gamma Hatta Novrihaedi, Dziad Nugroho, Christantya Vita Rena Nur Hafidha Hikmayani Nur Hidayati Nur Izah Ameta Nur Ulfah Nurjanah, Fitriyani Nurul Dwi Andriani Nurunnisa, Alya Oki Saraswati Utomo oktaviani, Della Okti Rahmawati Pambudi, Gigih Cita Pamungkas, Putri Intan Paskanita W, Maria Paskanita, Maria Prabang Setyono Prabang Setyono Pradetha, Nabila Dean Prasasti, Anin Pratiwi, Dewi Prihantina, Rachmawati Priyanto, Kurniawan Edi Probandari, Ari Puji Astuti Anggara Puspitarini, Deneisha Kartika Puspitasari, Yunita Dwi Putranto, Rofi Shiddieq Putri, Hana Maylinda Putri, Rachel Alma Syevina Putri, Rokhiyatul Maila Putri, Yunita Anisa Putu Sindhu Asmara Qadrijati, Isna Rachmawati Prihantina Fauzi Rachmawati Prihantina Fauzi, Rachmawati Prihantina Rahardjo, Setyo Sri Raihan Raihan, Raihan Ratna Fajariani Ratri, Auraningtyas Kurnia Reni Wijayanti Reni Wijayanti Reni Wijayanti Rifai Hartanto Rizka Fitri Ardiani Rizka Fitri Ardiani Rosalia Sri Hidayati Rr. Vita Nurlatif Salamah, Ila Izzatus Salsabila, Muna Maimunah Santoso Sapja Anantanyu, Sapja Saputri, Khristine Selfi Handayani Seviana Rinawati Seviana Rinawati Seviana Rinawati, Seviana Simatupang, Nanda Agustian Sineri, Dessy Ikasartika Siti Utari Soebiyanto, Soebiyanto Sofiah - Sofiah Sri Haryati Sri Kusumo Hapsari Sugiyarmasto Sugiyarmasto, Sugiyarmasto Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukismanto, Sukismanto Sumayyah Syahidah Suminah Suminah Suminah Suminah, Suminah Sunardi Sunardi Suratna, Farhana Syahrotun Nisa Suratna, Farhana Syarotun Nisa Susilowati Susilowati Syawaludin, Muhammad Husein Tamaulina Br Sembiring Titik Haryanti Tri Budi Wiryanto Tri Rejeki Andayani Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo Tutug Bolet Atmojo, Tutug Bolet Tyas Lilia Wardani Utomo, Bekti Vitri Widyaningsih Wahidah, Nurul Jannatul Wakhid Ryan Cahyadi Waluyo Budi Atmoko, Waluyo Budi Warda Yussy Rha Warda Yussy Rha Warda Yussy Rha Wardani, Aurina Firda Kusuma Wardani, Tyas Lilia Widjanarko, Naufal Tio Widjanarti, Maria Paskanita Widjanarti, Maria Paskanita Yasmine, Amalia Yeremia Rante Ada Yeremia Rante Ada Yeremia Rante Ada’ Yulia Sari Yunita Dwi Puspitasari Zakaria, Rais Athfal