p-Index From 2021 - 2026
9.418
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika WIDYA LAKSANA JURNAL PENJAKORA JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Syntax Idea Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Abdi Insani Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu PROGRES PENDIDIKAN jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Paedagogy UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Journal Social Science And Technology For Community Service Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Education and Counseling Journal International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Guna Sewaka Education: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Gemilang Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) PADA MEDIA TANAM UNTUK MENINGKATKAN KECEPATAN PERTUMBUHAN BUNGA DAN PRODUKSI BUNGA GEMITIR (Tagetes erecta) ., Desi Asrini Jumia Miarti; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Ida Ayu Putu Suryanti,S.Si.,M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monosodium glutamat (MSG) digunakan sebagai ZPT alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan bunga dan produksi bunga gemitir. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemberian Monosodium glutamat (MSG) pada media tanam untuk meningkatkan kecepatan pertumbuhan bunga dan produksi gemitir (Tagetes erecta L.). Pengambilan sampel menggunakan teknik random sederhana, dengan sampel 36 bibit gemitir (Tagetes erecta L.). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian faktorial 4x3 dengan tiga kali ulangan. Variabel pertama adalah konsentrasi K0 (0%), K1 (5%), K2 (10%), dan K3 (15%). Variabel kedua adalah jenis MSG J0 (Tanpa MSG), J1 (Ajinomoto), dan J2 (SaSa). Analisis pada penelitian ini menggunakan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji lanjut (Post Hoc Test) dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman pada konsentrasi MSG 10% dan jenis MSG Ajinomoto meningkatkan kecepatan pertumbuhan bunga dan menghasilkan produksi bunga yang paling tinggi dilihat dari berat basah bunga. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang nyata antara perlakuan variasi konsentrasi dan jenis MSG untuk untuk kecepatan pertumbuhan bunga sebesar 26% dan variasi konsentrasi dan jenis MSG meningkatkan berat basah bunga sebesar 2,73%. Kata Kunci : Monosodium glutamat (MSG), konsentrasi, Jenis MSG, Gemitir (Tagetes erecta), ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) Monosodium glutamate (MSG) is used as an alternative PGR to promote the growth of flowers and flower production of gemitir. This study aims to determine the provision of Monosodium glutamate (MSG) to the growing media to increase the growth rate and flowers production of gemitir flowers (Tagetes erecta L.). Sampling using simple random technique, with 36 sample of gemitir (Tagetes erecta L.) seeds. This study, using research design RAK factorial 4x3 with three replications. First variable is the concentration K0 (0%), K1 (5%), K2 (10%), and K3 (15%). Second variable is the type of MSG J0 (Without MSG), J1 (Ajinomoto) and J2 (SaSa). Analysis the data using two-way ANOVA and continued with futher test (Post Hoc Test) by Least Significant Difference (LSD) at the 5% significance level. The results showed that the plant at a concentration 10% of MSG and kinde of MSG type Ajinomoto increases the speed of the growth flowers and production of flower production from the wet weight of flowers. It can be concluded there is a significant difference between the treatment of variations in the concentration and type of MSG's to speed the growth rate of 26% and variations in the concentration and type of MSG increase the wet weight of interest of 2.73%.keyword : concentration, Marigold (Tagetes erecta L.), Monosodium glutamate (MSG), PGR (Plant Growth Regulator), type of MSG
Aktivitas Fisik Berorientasi Komponen Biomotorik dapat Mengurangi Sindrom Premenstruasi pada Siswi Kelas XII SMA Negeri 1 Kintamani ., Ni Kadek Mahigawati; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dr. Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom premenstruasi merupakan keluhan menjelang menstruasi yang biasanya dimulai satu minggu sampai dengan beberapa hari sebelum menstruasi dan menghilang ketika menstruasi berlangsung. Salah satu faktor penyebab terjadinya sindrom premenstruasi adalah ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Ada keterkaitan antara aktivitas fisik dalam penanggulangan sindrom premenstruasi karena mampu memicu produksi hormon endorfin yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui perbedaan sindrom premenstruasi pada siswi kelas XII antara sebelum dan sesudah dilakukan aktivitas fisik berorientasi komponen biomotorik dan (2) Mengetahui aktivitas fisik berorientasi komponen biomotorik dapat mengurangi sindrom premenstruasi pada siswi kelas XII. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain pretest and posttest group design (treatment by subject design). Subjek dalam penelitian ini adalah siswi kelas XII yang berjumlah 68 orang yang mengalami sindrom premenstruasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner sindrom premenstruasi dengan skala Likert. Data dianalisis dengan uji t-paired pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata sindrom premenstruasi periode I sebesar 103,77 dan rerata sindrom premenstruasi periode II sebesar 40,46. Melalui uji t-paired diketahui terjadi penurunan sindrom premenstruasi antara periode I dan periode II sebesar 61%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik dapat mengatasi sindrom premenstruasi secara bermakna (p < 0,05).Kata Kunci : sindrom premenstruasi, aktivitas fisik, biomotorik Premenstrual syndrome is premenstrual complaints that usually begins one week to a few days before menstruation and disappears when menstruation. It can be cause heppened because of the hormones estrogen and progesterone are not balance. There are relationship between of physical activity with prevention of premenstrual syndrome because it can appear the production of endorphins which can be make the balanced of the hormones estrogen and progesterone. This aims of this research were (1) determined the difference of premenstrual syndrome in female students of class XII between before and after doing physical activity oriented biomotoric component, and (2) determined the physical activity oriented biomotoric component can reduce premenstrual syndrome in female students of class XII. This research was quasi experimental design with pretest and posttest group design (treatment by subject design). The subjects of this research were female students of class XII which amounted to 68 people who experienced premenstrual syndrome. The instrument used in this research is the premenstrual syndrome questionnaire with Likert scale. The data was analyze with t-paired test at signigicance level of 5% (α = 0,05). The results showed that the mean premenstrual syndrome first period amounted to 103.77 and the mean premenstrual syndrome II period amounted to 40.46. Through t-paired known to decrease premenstrual syndrome between the first period and the second period was 61%. It can be concluded that physical activity can overcome premenstrual syndrome were significantly different (p
HUBUNGAN POLA MAKAN AKTIVITAS FISIK PENGETAHUAN GIZI DENGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) SISWA KELAS XI MIPA SMA Suyasmi, Ni Made; Citrawathi, Desak Made; Sutajaya, I Made
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 5, No 3 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mengetahui hubungan pola makan terhadap IMT siswa SMA, (b) mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap IMT siswa SMA, (c) mengetahui hubungan pengetahuan gizi terhadap IMT siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Pendataan pola makan siswa pada penelitian ini menggunakan metode 24-hours recall. Pendataan aktivitas fisik menggunakan Physical Activity Level (PAL). Pendataan pengetahuan gizi siswa dilakukan dengan memberikan 28 butir soal pengetahuan gizi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Product Moment (Pearson) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan IMT siswa dengan nilai p=0,016 (p<0,05), antara aktivitas fisik dengan IMT siswa dengan nilai p=0,011 (p<0,05), dan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi siswa dengan IMT siswa dengan nilai p=0,164 (p>0,05). Simpulannya adalah terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dan aktivitas fisik dengan IMT siswa SMA.
MUSIK TRADISIONAL MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KEGAIRAHAN BELAJAR IPA KELAS VII SMPN 5 SINGARAJA ., Tia Nur Rosita; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui musik tradisional meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja; dan (2) untuk mengetahui musik tradisional meningkatkan kegairahan belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP N 5 Singaraja. Sampel diambil dengan teknik simple group random sampling dan diperoleh 2 kelas dengan jumlah sampel sebanyak 63 siswa. Data yang dikumpulkan adalah data primer (menayakan langsung kepada responden) yaitu dengan menggunakan lembar kuesioner dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 butir. Teknik analisis data dilakukan dengan uji statistik t independent test. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) musik tradisional dapat meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VII sebesar 4,7 % dengan nilai p yang diperoleh sebesar 0,005 (p
PEMBERIAN AIR LIMBAH TEMPE DAN EKSTRAK KULIT SINGKONG DAPAT MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Lycopersicum escuslentum Mill) ., Nyoman Edi Supartawan; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pemberian air limbah tempe dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat, (2) pemberian ekstrak kulit singkong meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat, (3) pemberian campuran air limbah tempe dan ekstrak kulit singkong meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat. Penelitian true experiment ini menggunakan rancangan faktorial 4 x 4 dengan 3 kali ulangan. Sampel penelitian adalah tanaman tomat varietas commune yang memenuhi kriteria panjang 5 cm. Sampel dibagi menjadi 16 kelompok, terdiri atas 1 kelompok kontrol dan 15 kelompok perlakuan. Variabel bebas penelitian adalah konsentrasi air limbah tempe dengan variasi 20%, 40%, 60% dan kosentrasi ekstrak kulit singkong dengan variasi 25%, 50%, 75%. Data primer diperoleh melalui pengukuran berat kering tanaman tomat. Berdasarkan analisis data dapat dilaporkan bahwa pemberian air limbah tempe dengan konsentrasi 60% dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat secara bermakna sebesar 27,11%, pemberian ekstrak kulit singkong dengan konsentrasi 50% dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat secara bermakna sebesar 25,42%, dan pemberian kombinasi air limbah tempe konsentrasi 60% dan ekstrak kulit singkong konsentrasi 50% meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat secara bermakna dan paling maksimal sebesar 55,93% (p < 0,05). Selisih rerata pertumbuhan tanaman tomat kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan berupa kombinasi air limbah tempe 60% dan ekstrak kulit singkong 50% adalah 0,33gr. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa campuran air limbah tempe dan ekstrak kulit singkong dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat.Kata Kunci : Air limbah tempe, Ekstrak kulit singkong, Pertumbuhan. This study aims to determine (1) the distribution of water waste of tempeh can increase the growth of tomato plant, (2) the distribution of cassava peel extract increase the growth of tomato plan, (3) the distribution of the combination of the water waste of tempeh and cassava peel extract increase the growth of tomato plant. This study is a true experiment research which used factorial plan 4 x 4 with 3 times repeating. The sample of this study was tomato plants commune variety which fulfills the criteria of length 5 cm. The samples were divided into 16 groups which consist of 1 control group and 15 treatment groups. The independent variable is the concentration of water waste of tempeh with variation 20%, 40%, 60% and the concentration of peel cassava extract with variation 25%, 50%, 75%. The primary data obtained through measuring the dry weight of tomato plant. Based on the analysis of the data, it can be reported that the distribution of the water waste tempeh with the concentration of 60% can increase the growth of the tomato plant at about 27,11%, and the distribution of peel cassava extract with the concentration about 50% can increase the growth of the tomato plan at about 25,42%, and the distribution of the combination of water waste of tempeh with the concentration about 60% and the peel cassava extract with the concentration about 50% increase the tomato plant in the most maximum growth at about 55,93% (p < 0,05). The difference of the average of the growth of the tomato plant in control group and treatment groups with the combination of the water waste tempeh about 60% and peel cassava extract at about 50% is about 0,33 gr. Based on the result, it can be concluded that the combination of water waste tempeh and peel cassava extract can increase the growth of tomato plant.keyword : Growth, Peel Cassava Extract, Water Waste Tempe.
MEKANISME KERJA BORONGAN MENINGKATKAN BEBAN KERJA DAN KELELAHAN PEMATUNG DI DESA PELIATAN UBUD GIANYAR ., Kadek Donna Redita Putri; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dr. Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui mekanisme kerja borongan dapat meningkatkan beban kerja dan kelelahan pematung. Penelitian ini berupa eksperimental lapangan (field experimental) dengan rancangan randomized pre and post test group design dilakukan penilaian berupa: (a) peningkatan beban kerja pematung akibat mekanisme kerja borongan di data dengan penghitungan denyut nadi kerja; (b) peningkatan kelelahan pematung di data dengan kuesioner 30 items of rating scale of general fatigue yang sudah divalidasi. Pendataan dilakukan sebelum dan sesudah kerja selama 3 (tiga) hari terhadap 22 sampel. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t paired pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan beban kerja sebesar 37,05 % dan kelelahan sebesar 47,36%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mekanisme kerja borongan meningkatkan beban kerja dan kelelahan pematung.Kata Kunci : Mekanisme Kerja Borongan, Beban Kerja, Kelelahan Pematung The aim of research was to know the piece work contract mechanism can increase workload and fatigue of the sculptor. Through a field experiment with randomized pre and post test group design assessed: (a) the increase workload due to piece work contract mechanism were recorded by 30 items of rating scale of general fatigue that had been validated; increase fatigue due to piece work contract mechanism recorded by calculating the working pulse. Data collection was done at 3 (three) days before and after work on 22 samples. The data obtained were analyzed by paired t test at 5% significance level. The result showed that workload increase to 37.05% and fatigue increase to 47.36%. Thus it can be concluded that the piece work contract mechanism increases the workload and fatigue of the sculptor.keyword : Piece Work Contract Mechanism, Workload, Sculptor Fatigue
PEMBERIAN KOMBINASI BIOURINE SAPI DAN KOMPOS CAIR KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata) MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM PETIK (Amaranthus sp.) ., Ni Luh Seri Eka Desi Susanti; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan, M.Si.; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pemberian biourin sapi mengakibatkan perbedaan peningkatan pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus sp.) (2) pemberian kompos cair kulit pisang kapok (Musa acuminata) mengakibatkan perbedaan peningkatan pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus sp.) (3) pemberian kombinasi biourin sapi dan kompos cair kulit pisang kapok (Musa acuminata) mengakibatkan perbedaan peningkatan pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus sp.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sungguhan (true experimental). Dengan rancangan factorial 3 x 3 sampel yang digunakan adalah tanaman bayam petik (Amaranthus sp.) dengan ciri morfologi yang sama yaitu dengan tinggi 6 cm dan jumlah daun 3 s.d 4 helai. Data dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dengan uji lanjut Mann Whitney taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan yang signifikan pada peningkatan pertumbuhan tanaman bayam petik akibat pemberian biourin sapi (p
PEMBERIAN KOMBINASI LIMBAH AMPAS KELAPA DAN CANGKANG TELUR AYAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM CABUT (Amaranthus tricolor L.) ., PUTU PRIMA DHARMAPATNI; ., Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan, M.Si.; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pemberian limbah ampas kelapa mengakibatkan perbedaan pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor L.) (2) pemberian limbah cangkang telur ayam mengakibatkan perbedaan pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor L.) (3) variasi media tanam limbah ampas kelapa dan cangkang telur ayam mengakibatkan perbedaan pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus ticolor L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sungguhan (True experimental). Sampel yang digunakan adalah tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor L.) diambil secara acak dengan ciri morfologi yang sama yaitu dengan panjang 5 cm. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis dan Uji Lanjut dengan Uji Mann-Whitney pada taraf siginifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan peningkatan pertumbuhan tanaman bayam cabut akibat pemberian limbah ampas kelapa. Perlakuan pada pemberian limbah ampas kelapa 25 gram menghasilkan pertumbuhan tanaman bayam cabut yang paling efektif, yaitu dengan rerata berat kering sebesar 2,17 gr (2) terdapat perbedaan peningkatan pertumbuhan tanaman bayam cabut akibat pemberian limbah cangkang telur ayam. Perlakuan pada pemberian limbah cangkang telur 25 gram menghasilkan pertumbuhan tanaman bayam cabut yang paling efektif yaitu dengan rerata berat kering sebesar 2,60 gr (3) terdapat perbedaan peningkatan pertumbuhan tanaman bayam cabut akibat pemberian variasi media tanam limbah ampas kelapa dan cangkang telur ayam. Perlakuan dengan variasi pemberian limbah ampas kelapa 25 gram dan limbah cangkang telur ayam 25 gram menghasilkan pertumbuhan tanaman bayam cabut paling efektif dengan rerata berat kering sebesar 3,30 gr. Simpulannya adalah pemberian limbah ampas kelapa dan cangkang telur ayam serta kombinasinya dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman bayam cabut (Amaranthus tricolor L.) dilihat dari berat keringnya. Kata Kunci : Limbah ampas kelapa, Limbah Cangkang Telur Ayam, Pertumbuhan, Amaranthus tricolor L. The aim of this research to determine: (1) giving of coconut waste resulting the differences of growth spinach plant (Amaranthus tricolor L.) (2) giving of chicken egg shell waste resulting difference the growth of spinach plant (Amaranthus tricolor L.) (3) variation planting media of coconut waste and chicken egg shell resulting the differences of growth spinach plant (Amaranthus tricolor L.). This research was a true experimental research. The sample that used was spinach plant (Amaranthus tricolor L.) with the same morphological characteristics that is 5 cm long. Data were analyzed by using Kruskal-Wallis statistic test and Advanced Test with Mann-Whitney Test at 5% significance level (α = 0,05). The results showed that: (1) there was a difference in the growth of spinach plant due to coconut waste waste. The treatment of 25 grams of coconut waste resulting was the most effective growth of spinach plant, with a dry weight average of 2.17 gr (2). There was a difference in the growth of spinach plant due to chicken egg shell waste. The treatment of 25 gram chicken egg shell waste resulting the most effective growth of spinach plant with dry weight average of 2.60 gr. (3) there was a difference in the growth of spinach plant due to the variation of planting media of coconut waste and chicken egg shell. Treatment with variation of 25 grams coconut waste and 25 gram chicken egg shell waste resulting the most effective growth of spinach plant with dry weight average of 3.30 gr. The conclusion is giving the waste of coconut waste and eggshell shell also its combination can increase the growth of spinach plants (Amaranthus tricolor L.) showed by the dry weight.keyword : Amaranthus tricolor L Chicken Egg Shell Waste, Coconut waste, Growth
KONDISI LINGKUNGAN YANG TIDAK MEMADAI MENGAKIBATKAN PENINGKATAN KELELAHAN DAN BEBAN KERJA PEMATUNG DI DESA PELIATAN UBUD GIANYAR ., NI PUTU PRIMA CAHYAN; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti, S.Si.,
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kondisi lingkungan yang tidak memadai dapat meningkatkan kelelahan pada pematung; (2) mengetahui kondisi lingkungan yang tidak memadai dapat meningkatkan beban kerja pematung; dan (3) mengetahui cara penanggulangan kondisi lingkungan yang tidak memadai sehingga tidak meningkatkan beban kerja, dan kelelahan pekerja di industri kecil. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental lapangan (field experimental) dengan rancangan randomized pre dan post test group design. Jumlah sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah sebanyak 22 orang yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t-paired pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan beban kerja sebesar 38,59% dan kelelahan meningkat sebesar 47,19% (p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kondisi lingkungan yang tidak memadai dapat meningkatkan beban kerja dan kelelahan pada pematung.Kata Kunci : Kondisi lingkungan yang tidak memadai, beban kerja, kelelahan This study aims to (1) find out that inadequate environmental conditions can increase fatigue on sculptors, (2) knowing that inadequate environmental conditions can increase the workload of sculptors, (3) knowing how to overcome the inadequate environmental conditions so as not to increase the workload, and the fatigue of workers in small industries. This research is experimental field research (field experimental) with randomized pre and post test group design design. The number of samples involved in this study were as many as 22 people selected at random level (multistage random sampling). The data obtained were analyzed by t-paired test at 5% significance level. The results showed that there was an increase in workload of 38.59% and fatigue increased by 47.19% (p
CARA ANGKAT DAN ANGKUT YANG TIDAK FISIOLOGIS MENINGKATKAN KELELAHAN DAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PEMATUNG DI DESA PELIATAN UBUD GIANYAR ., NI KADEK EWIK ERAYATI; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mengetahui cara angkat dan angkut yang tidak fisiologis dapat meningkatkan kelelahan pematung; dan (b) mengetahui cara angkat dan angkut yang tidak fisiologis dapat meningkatkan keluhan muskuloskeletal pematung. Melalui penelitian ekperimental lapangan dengan rancangan randomized pre and posttest group design dinilai: (a) kelelahan pematung dengan kuesioner 30 item of rating scale of general fatique yang sudah valid dan reliabel; dan (b) keluhan muskuloskeletal dengan kuesioner Nordic Body Map yang sudah valid dan reliabel. Pendataan dilakukan sebelum dan sesudah kerja terhadap 22 sampel yang dipilih secara multistage random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t paired pada taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kelelahan sebesar 47,10 % dan keluhan muskuloskeletal sebesar 38,74 % antara sebelum dan sesudah kerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa cara angkat dan angkut yang tidak fisiologis dapat meningkatkan kelelahan dan keluhan muskuloskeletal pematung.Kata Kunci : cara angkat dan angkut, kelelahan, dan keluhan muskuloskeletal This research aims to: (a) know non-physiological lifting and transporting methods can increase fatigue of sculptor; and (b) know non-physiological lifting and transporting methods can increase musculoskeletal complaints of sculptor. Through a field experimental research with randomized pre and posttest group design assessed: (a) fatigue of sculptor with questionnaire 30 items of rating of scale of general fatigue which have been valid and reliable; and (b) musculoskeletal complaints with a valid and reliable Nordic Body Map questionnaire. Data collection was done before and after working on 22 samples hosen by multistage random sampling. The data obtained were analyzed by paired t test at 5 % significance level. The results showed: an increase in fatigue of 47.10 % and musculoskeletal complaints of 38.74 % between before and after working. Thus it can be concluded that non-physiological lifting and transporting methods can increase fatigue and musculoskeletal complaints of sculptor.keyword : lifting and transporting methods, fatigue, and musculoskeletal complaints
Co-Authors - Khaeruman ., Desi Asrini Jumia Miarti ., Dewa Putu Surya d ., Dwi Agus Satyawati ., I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. ., I PT RISCA JANURIADI ., I Wayan Dena ., Kadek Donna Redita Putri ., Kadek Sudarsini ., NI KADEK EWIK ERAYATI ., Ni Kadek Kandi Pina Sari ., Ni Kadek Mahigawati ., Ni Komang Tri Kamistin ., Ni Luh Seri Eka Desi Susanti ., Ni Nyoman Komala Putri ., Ni Nyoman Sri Noviantari ., NI PUTU PRIMA CAHYAN ., Nyoman Edi Supartawan ., PUTU PRIMA DHARMAPATNI ., Tia Nur Rosita Abdul Hafiz Haqqi Adam Smith Bago Adiwijaya, Pande Agus Admyana, Putu Budi Afrianti, Desi Agus Wijaksono Ahzan, Sukainil Andang, Andang Andika , I Putu Herry Widhi Aniek Suryanti Kusuma, Aniek Suryanti Antari, Wahyu Arifin Arifin Aryani, Luh Nitra Asri Fauzi Bestari Laia Christian Tonyjanto CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Desak Made Citrawathi Desak Putu Saridewi Desi Asrini Jumia Miarti . Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewa Made Aris Tian Saputra Dewa Putu Surya d . Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs.I Ketut Artawan,M.Si . Dwi Agus Satyawati . Dwianggreni, Luh Kade Surya Edy Wibowo, Sarwo Eka Junaidi Eliska Juliangkary Enny Fauziah Erlin Erlin fatimah Fatimah Fazalani, Runi Fitri Aulia Fitria Sarnita Fitriani, Herdiyana Gregorius Sebo Bito Gunada, I Wayan Agus Hajiriah, Titi Laily Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hawali, Rebeka Filda Hidayatullah, Noval Tauhid Hikmawati Hikmawati Hunaepi, Hunaepi I Dewa Putu Sutjana I Gede Astra Wesnawa I Gede Suwiwa I Gusti Agung Haryawan I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Nala I Gusti Putu I Gusti Putu Sudiarta I Gusti Putu Sudiarta, I Gusti Putu I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Wijaya I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. . I Made Rasna I Made Surya Hermawan I Nyoman Adi Putra I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Sucipta I Nyoman Wijana I PT RISCA JANURIADI . I Putu Eka Indrawan I Putu Herry Widhi Andika I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Yoga Laksana I Wayan Dena . I Wayan Indra Praekanata I Wayan Pendi Haristantya Negara . I Wayan Pendi Haristantya Negara ., I Wayan Pendi Haristantya Negara I Wayan Santyasa I Wayan Suastra I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Suryanti Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Made Astawa Ida Ermiana Indah Sri Handari Adiputra, Luh Made Iwan Abdy Julhidayat Muhsam Kadek Ayu Astiti Kadek Ayu Astiti Kadek Donna Redita Putri . Kadek Sudarsini . Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Ketut Tirtayasa Komang Agus Triadi Kiswara Kurnia Amadea, Ida Bagus Neo Kusuma, Ketut Chandra Adinata Lalu Hamdian Affandi Lase, ndah Permata Sari laxmi zahara Lies Dian Marsa Ndraha LUH MADE DWI WEDAYANTHI LUH MADE INDAH SRI HANDARI ADIPUTRA Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Sukma Dwityarini . Luh Made Sukma Dwityarini ., Luh Made Sukma Dwityarini Luh Nitra Aryani Luh Putu Ratna Sundari Made Astawa, Ida Bagus Mahsup, Mahsup Meyanti, I Gusti Ayu Sundari Muhammad Turmuzi Muhammad Wahyu Setiyadi Mujiburrahman Nasar, Ismail Nasar, Ismail NI KADEK EWIK ERAYATI . Ni Kadek Kandi Pina Sari . Ni Kadek Mahigawati . Ni Kadek Ria Paramita Lestari . Ni Komang Tri Kamistin . Ni Luh Putu Julia Purnama Dewi NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI Ni Luh Putu Mia Lestari Devi Ni Luh Seri Eka Desi Susanti . Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Irma Wulandari Ni Made Suyasmi Ni Made Wersi Murtini Ni Nyoman Komala Putri . Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Sri Noviantari . Ni Putu Apriantini Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Dina Sutarnitri Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Erna Surim Virnayanthi NI PUTU PRIMA CAHYAN . Ni Putu Ristiati Ni Putu Sri Arnita Ni Putu Sri Ratna Dewi Numertayasa, I Wayan Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurul Fajri Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Edi Supartawan . P. WAYAN ARTA SUYASA Pahriah, Pahriah Pangga, Dwi Pascalian Hadi Pradana Pipit Rubi Agustia Sari . Poerwati, Christiani Endah Pratama, Susilo Suherman Prawira Kusuma, Agus Tommy Adi Purnama Dewi, Ni Luh Putu Julia Purnami, Ketut Manis Santi Puspayanti, Amalia Putu Gede Ery Suardana PUTU PRIMA DHARMAPATNI . Putu Spyanawati Ramdhani, Lisda Ratna Dewi, Ni Putu Sri Risna Dewi, Ni Wayan Rukmi Sari Hartati S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Saputra, Dewa Made Aris Tian Sarwo Edi Wibowo, Sarwo Edi Sinta Javani siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sofia Idawati Lubis Sri Florina Laurence Zagoto Sri Widayanti Steven, Geraldo Marion Suardiati Putri, Ni SUCIKA ARMIANI, SUCIKA Sudiarta , I Gusti Putu Sudiarta, I Gst. Putu Suja, I Wayah Suja, Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sukroyanti, Baiq Azmi Susy Purnawati Sutarnitri, Ni Putu Dina Suyasmi, Ni Made Syamsiar, Syamsiar Taufik Samsuri Tia Nur Rosita . Tonyjanto, Christian Wadi, Hairil Wahjoedi Wahyu Setyadi, Muhammad Wardani, Ida Ayu Nova Intan Wardani, Ketut Sri Kusuma Wardani, Ni Nyoman Alit Putri Widiantana, I Kadek Widinni, Trijanti A. Windayani, Ni Luh Ika Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya