p-Index From 2021 - 2026
9.418
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika WIDYA LAKSANA JURNAL PENJAKORA JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Syntax Idea Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Abdi Insani Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu PROGRES PENDIDIKAN jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Paedagogy UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Journal Social Science And Technology For Community Service Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Education and Counseling Journal International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Guna Sewaka Education: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Gemilang Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERIAN CAMPURAN EKSTRAK KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus) DAN EKSTRAK PEPAYA (Carica papaya L.) MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN DARAH TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) I Wayan Pendi Haristantya Negara .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Drs.I Ketut Artawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5877

Abstract

Penelitian ini bertujuan; (1) mengetahui bahwa pemberian ekstrak kacang hijau dapat meningkatkan kadar hemoglobin darah tikus putih; (2) mengetahui bahwa pemberian ekstrak kacang hijau dan ekstrak pepaya meningkatkan kadar hemoglobin darah tikus putih. Penelitian ini merupakan penelitian true experiment yang menggunakan rancangan Randomized Postest Only Control Group Design. Sampel adalah tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar berjumlah 35 ekor yang memenuhi kriteria inklusi (jenis kelamin jantan, usia 2-3 bulan, berat tubuh 50-100 gram). Sampel dibagi menjadi 5 kelompok, yang terdiri atas 1 kelompok kontrol dan 4 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol diberikan makanan standar (pelet 594 dan air mineral) sedangkan kelompok perlakuan diberikan ekstrak kacang hijau dengan konsentrasi 100% dan ekstrak pepaya dalam 4 konsentrasi berbeda (0%, 20%, 40%, dan 60%) untuk setiap kelompok. Data primer diperoleh melalui pengukuran kadar hemoglobin dengan menggunakan Metode Sahli. Berdasarkan analisis data dapat dilaporkan bahwa pemberian ekstrak kacang hijau dengan konsentrasi 100% dan pepaya 0% dapat meningkatkan kadar hemoglobin secara bermakna sebesar 16,10%, konsentrasi 100% ekstrak kacang hijau dan 20% ekstrak pepaya meningkatkan kadar hemoglobin sebesar 24,90%, konsentrasi 100% ekstrak kacang hijau dan 40% ekstrak pepaya meningkatkan kadar hemoglobin secara bermakna sebesar 33,53%, konsentrasi 100% kacang hijau dan 60% ekstrak pepaya meningkatkan kadar hemoglobin secara bermakna sebesar 52,14%. Peningkatan kadar hemoglobin paling tinggi terjadi pada perlakuan 4. Selisih rerata kadar hemoglobin kelompok perlakuan 4 dan kelompok kontrol adalah 6,22/mg% atau kadar hemoglobin meningkat secara bermakna sebesar 52,14%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kacang hijau dan ekstrak pepaya dapat meningkatkan kadar hemoglobin darah tikus putih.Kata Kunci : kadar hemoglobin, ekstrak kacang hijau, ekstrak pepaya This research aimed; (1) know that green bean extract increases blood hemoglobin levels of white rats; (2) determined that the extract of green beans and papaya extract increases blood hemoglobin level of white rats. This research is true experiment that uses randomized design posttest Only Control Group Design. Samples were white rats (Rattus norvegicus) Wistar totaled 35 rats that met the inclusion criteria (male sex, age 2-3 months, the body weight of 50-100 grams). The samples were divided into 5 groups, which consist of one control group and four treatment groups. The control group was given standard food (594 pellets and mineral water) while the treatment group was given the green bean extract with a concentration of 100% and papaya extract in 4 different concentrations (0%, 20%, 40%, and 60%) for each group. The extract of green beans with a concentration of 100% and 0% papaya can improve hemoglobin levels significantly by 16.10%, 100% concentration extract of green beans and 20% of papaya extract increases hemoglobin levels by 24.90%, 100% concentration extract of green beans and 40% of papaya extract significantly increases the hemoglobin levels of 33.53%, a concentration of 100% and 60% of green beans papaya extract significantly increases the hemoglobin levels of 52.14%. Difference in mean hemoglobin levels 4 treatment group and the control group was 6.22 / mg% or hemoglobin levels increased significantly by 52.14%. It can be concluded that the extract of green beans and papaya extract can increase blood hemoglobin level of white rats.keyword : hemoglobin levels, green bean extract, papaya extract
PENINGKATAN KECEMASAN DAN GANGGUAN AKTIVITAS BELAJAR ANTARA PRAMENSTRUASI DAN MENSTRUASI PADA MAHASISWI JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Luh Made Sukma Dwityarini .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v2i1.5932

Abstract

Pramenstruasi dan menstruasi merupakan kondisi alamiah yang dialami oleh remaja. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui terjadinya peningkatan kecemasan mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi antara pramenstruasi dan menstruasi, dan (2) mengetahui terjadinya peningkatan gangguan aktivitas belajar mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi antara pramenstruasi dan menstruasi. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksprimen lapangan (field experiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan sama subjek atau treatment by subject design dengan pola post test only group desain. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi yang berjumlah 102 responden yang mengalami pramenstruasi, dan menstruasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Statistik deskriptif yang digunakan pada penelitian ini adalah rerata dan simpangan baku. Hasil analisis menunjukkan semua nilai p > 0,05 berarti sebaran data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kecemasan saat pramenstruasi adalah 130,02 dan saat menstruasi adalah 135,59, sedangkan rerata aktivitas belajar adalah 135,59 pada saat pramenstruasi dan 337,28 saat menstruasi. Melalui uji t-paired diketahui terjadi peningkatan kecemasan mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi sebesar 4,3% dibandingkan dengan pramenstruasi dan terjadi peningkatan sebesar 11% terhadap gangguan aktivitas belajar mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi dibandingkan dengan pramenstruasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pramenstruasi dengan menstruasi meningkatkan kecemasan dan gangguan aktivitas belajar secara bermakna (p < 0,05 ). Kata Kunci : pramenstruasi, menstruasi, kecemasan, aktivitas belajar IMPROVEMENT OF ANXIETY DISORDERS AND LEARNING ACTIVITIES BETWEEN PRAMENSTRUAL SYNDROME AND MENSTRUATION IN FEMALE BIOLOGICAL DEPARTEMENT GANESHA UNIVERSITY OF EDUCATION keyword : pramenstruation, menstruation, anxiety, learning activity
KOMBINASI AIR CUCIAN BERAS IR 64 DAN KOMPOS CAIR KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata) MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annum L.) Ni Kadek Ria Paramita Lestari .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Ida Ayu Putu Suryanti,S.Si.,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.7929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pertumbuhan tanaman cabai merah besar (Capsicum annum L.) dengan pemberian air cucian beras IR 64, kompos cair kulit pisang kepok dan interaksi dari air cucian beras IR 64 dengan kompos cair kulit pisang kepok. Rancangan yang digunakan adalah rancangan faktorial 3x3 dengan 4 kali ulangan dengan volume 0 ml, 100 ml dan 200 ml. Parameter yang diamati adalah tinggi, jumlah daun, dan berat basah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air cucian beras, kompos cair kulit pisang kepok dan interaksi dari air cucian beras IR 64 dengan kompos cair kulit pisang kepok meningkatkan tinggi, jumlah daun, dan berat basah tanaman. Volume air cucian beras IR 64 terbaik adalah 200 ml dengan peningkatan sebesar 83,5%, volume kompos cair kulit pisang kepok terbaik adalah 100 ml dengan peningkatan sebesar 96,8%, dan interaksi antara 200 ml air cucian beras IR 64 dengan 100 ml kompos cair meningkat sebesar 113%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa interaksi antara air cucian beras IR 64 200 ml dan kompos cair kulit pisang kepok 100 ml paling optimal dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai merah besar (Capsicum annum L.).Kata Kunci : Air cucian beras, kompos cair, kulit pisang kepok, pertumbuhan, cabai merah besar. This study aims to determine the increase in the growth of large red chili pepper plant (Capsicum annum L.) by giving IR 64 rice water, liquid compost banana peels kepok and a interaction of IR 64 rice water with liquid compost banana peels kepok (Musa acuminata). The design used was a 3x3 factorial design with four replications with a volume of 0 ml, 100 ml and 200 ml. Parameters measured were height, number of leaves and the plant fresh weight. The results showed that addition of IR 64 rice water, liquid compost banana peels kepok and a combination of IR 64 rice water with liquid compost banana peels kepok increase the height, number of leaves and the plant fresh weight. The volume of IR 64 rice water is best to 200 ml with an increase of 83.5%, the volume of liquid compost banana peels kepok is 100 ml with an increase of 96.8 %, and a interaction of 200 ml IR 64 rice water with 100 ml of liquid compost increased by 113 %. It can be concluded that the combination of IR 64 rice water and 200 ml of liquid compost banana peels 100 ml kepok most optimal in increasing plant growth large red chilli pepper ( Capsicum annum L. )keyword : Water washing rice, liquid compost, banana peels kepok, growth, big red chili
SUHU DAN LAMA PENYIMANAN MENGURANGI KUALITAS AIR SUSU IBU (ASI) Ni Nyoman Komala Putri .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.7930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa variasi suhu dan lama penyimpanan mengurangi kualitas ASI dilihat dari kandungan lemak dan proteinnya. Penelitian ini merupakan penelitian true experiment yang menggunakan rancangan penelitian faktorial 3×3. Sampel adalah ASI matur. Sampel dibuat ulangan sebanyak 3 kali tiap kelompok. Perlakuan yang diberikan berupa variasi suhu dan lama penyimpanan. Variasi suhu yang digunakan adalah 2°C , 4°C , dan 6°C, lama penyimpanan yang digunakan adalah 4 jam, 6 jam, dan 8 jam. Berdasarkan analisis data dapat dilaporkan bahwa penurunan kadar lemak dan protein paling tinggi terjadi pada penyimpanan suhu 6°C dan lama penyimpanan 8 jam dapat mengurangi kadar lemak pada ASI secara bermakna sebesar 2,37%, serta pada suhu 6°C dan lama penyimpanan 8 jam terjadi penurunan kadar protein pada ASI secara bermakna sebesar 2,38%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suhu dan lama penyimpanan dapat mengurangi kualitas Air Susu Ibu.Kata Kunci : Air Susu Ibu, kadar lemak, kadar protein, lama penyimpanan, suhu. The purpose of this research aims to determine that the variations in temperature and storage time reduce the quality of breast milk seen from fat and protein content. This research is true experiment that uses the design of 3 × 3 factorial. Samples are mature breast milk. Samples made repeat 3 times for each group. The treatment is given in the form of variations in temperature and storage time. Variations in temperature are used is 2 ° C, 4 ° C and 6 ° C, duration of storage used is 4 hours, 6 hours and 8 hours. Based on the analysis of the data can be reported that a decrease in fat and protein concentration is highest at 6 ° C storage temperature and storage time of 8 hours can reduce the fat content in the milk significantly by 2.37%, and at a temperature of 6 ° C and storage time of 8 hours decreased levels of the protein in the milk significantly by 2.38%. It can be concluded that the temperature and storage time can reduce the quality of breast milk.keyword : breast milk, fat content, length of storage, protein content, temperature.
KONSENTRASI DAN DURASI PERENDAMAN PADA EKSTRAK UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) MENGAKIBATKAN PERBEDAAN KECEPATAN PERTUMBUHAN AKAR STEK BATANG Bougainvillea buttiana Dwi Agus Satyawati .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Ida Ayu Putu Suryanti,S.Si.,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.7935

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk mengetahui variasi konsentrasi dan perbedaan durasi perendaman dengan ekstrak umbi bawang putih meningkatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana dilihat dari panjang akarnya, 2. untuk mengetahui variasi konsentrasi dan perbedaan durasi perendaman dengan ekstrak umbi bawang putih mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana dilihat dari berat basah akar tanaman dan 3. Untuk mengetahui interaksi antara variasi konsentrasi dan perbedaan durasi perendaman dengan ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum L.) mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttian.. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian eksperimental sungguhan. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana. Perlakuan yang diberikan terdiri atas dua variabel bebas yaitu, variabel pertama adalah variasi waktu perendaman yaitu H0= 15 menit, H1= 30 menit, H2= 45 menit dan H3= 60 menit sedangkan variabel kedua adalah beda konsentrasi ekstrak umbi bawang putih yaitu: K0= 0%, K1= 5%, K2= 10%, K3= 15%. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial 4x4. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan waktu perendaman dengan variasi konsentrasi ekstrak umbi bawang putih mengakibatkan perbedaan yang bermakna pada pertumbuhan akar. Dengan demikian dapat disimpulkan variasi konsentrasi ekstrak bawang putih mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana. Perlakuan dengan konsentrasi 15% dan durasi perendaman 60 menit dapat meningkatkan pertumbuhan akar stek sebesar 0,046%. Variasi konsentrasi ekstrak bawang putih mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana. Perlakuan dengan konsentrasi 15% dan durasi perendaman 60 menit menghasilkan pertumbuhan akar paling tinggi yaitu sebesar 4,845 gram.Kata Kunci : bawang putih, perendaman, pertumbuhan akar. The purpose of this study was 1. To determine variations in concentration and differences soaking time with extracts of garlic bulbs increase the speed difference root growth of cuttings Bougainvillea buttiana viewed from the long roots 2. To determine variations in concentration and differences soaking time with extracts of garlic bulbs resulted in differences in the speed of growth of root cuttings Bougainvillea buttiana seen from the wet weight of plant roots and 3. To determine the interactions between variations in the concentration and duration of immersion to extract difference bulb of garlic ( Allium sativum L. ) resulted in differences in growth rate Bougainvillea buttian root cuttings This type of research carried out is a real experimental research. Sampling was done randomly. Treatments consisted of two independent variables, namely, the first variable is the variation of immersion time is H0 = 15 minutes, H1 = 30 minutes, H2 = 45 minutes and H3 = 60 minutes while the second variable is different concentration of extract of garlic bulbs namely: K0 = 0%, K1 = 5% = 10% K2, K3 = 15%. This study used a 4x4 factorial design. The results showed that the soaking time difference with varying concentrations of garlic bulbs extracts resulted in significant differences in root growth. Premises can thus be concluded varying concentrations of garlic extract resulted in differences in the speed of root growth of cuttings Bougainvillea buttiana. Treatment with a 15% concentration and soaking time of 60 minutes can promote the growth of root cuttings of 0.046%. Variations in the concentration of garlic extract resulted in differences in the speed of root growth of cuttings Bougainvillea buttiana. Treatment with a 15% concentration and soaking time of 60 minutes to produce the highest root growth in the amount of 4.845 grams.keyword : garlic, soaking, root growth
CAMPURAN MEDIA TANAM AMPAS KELAPA DAN PUPUK KANDANG MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescent L.) Kadek Sudarsini .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.8018

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui peningkatan pertumbuhan tanaman cabai rawit menggunakan media tanam ampas kelapa (2) mengetahui peningkatan pertumbuhan tanaman cabai rawit menggunakan media tanam pupuk kandang (3) mengetahui peningkatan pertumbuhan tanaman cabai rawit menggunakan campuran media tanam ampas kelapa dan pupuk kandang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian fatorial 4 x 4 dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian ampas kelapa dengan takaran 0 gram, 75 gram, 112 gram, 150 gram dan pemberian pupuk kandang dengan takaran 0 gram,75 gram,112 gram dan 150 gram.Hasil penelitian menunjukkan (1) adanya perbedaan pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescent L) setelah diberikan media tanam ampas kelapa dengan takaran yang berbeda. Pemberian ampas kelapa meningkatkan pertumbuhan cabai rawit sebesar 44,4% dengan takaran 112 gram, (2) adanya perbedaan pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescent L) setelah diberikan media tanam pupuk kandang berupa kotoran sapi dengan takaran yang berbeda. Pemberian pupuk kandang meningkatkan pertumbuhan cabai rawit sebesar 44,4% dengan takaran 150 gram dan (3) adanya interaksi antara penggunaan media tanam ampas kelapa dan pupuk kandang berupa kotoran sapi dengan takaran yang berbeda dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescent L). Pertumbuhan yang paling baik terjadi pada interaksi antara ampas kelapa dan pupuk kandang dengan takaran 112 gram berbanding 150 gram, karena terjadi peningkatan sebesar 88.8%.Kata Kunci : ampas kelapa, cabai rawit, pupuk kandang The purpose of this research are (1) to know an increase in the growth of the cayenne pepper using the media of coconut waste, (2) to know an increase in the growth of the cayenne pepper using the media of fertilizer,(3) to know an increase in the growth of the cayenne pepper using the mixture of coconut waste and fertilizer. This research used 4 x 4 factorial research design with 3 times repetition of treatment that given was the given of the coconut waste with dosage 0 gram,75 gram,112 gram and 150 gram and giving the fertilizer with dosage 0 gram,75 gram,112 gram and 150 gram. The result of this study shows (1) differences in cayenne pepper after being given the growing media coconut waste with a different yardstick. Award coconut waste and cayenne papper boost growth by 44,4% with dose 112 gram (2) differences in cayenne pepper after being given the growing media fertilizer with a different yardstick. Award fertilizer and cayenne papper boost growth by 44,4% with dose 150 gram,(3) there is an increasing between the growing media use coconut waste and fertilizer with different degrees in enhancing the growth of plants cayenne pepper. The best growth occurs in the interactions between coconut waste and fertilizer with dosage 112 gram and 150 gram for an increase of 88,8% keyword : cayenne pepper, coconut waste, fertilizer
MUSIK TRADISIONAL MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KEGAIRAHAN BELAJAR IPA KELAS VII SMPN 5 SINGARAJA Tia Nur Rosita .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.8058

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui musik tradisional meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja; dan (2) untuk mengetahui musik tradisional meningkatkan kegairahan belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 5 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP N 5 Singaraja. Sampel diambil dengan teknik simple group random sampling dan diperoleh 2 kelas dengan jumlah sampel sebanyak 63 siswa. Data yang dikumpulkan adalah data primer (menayakan langsung kepada responden) yaitu dengan menggunakan lembar kuesioner dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 butir. Teknik analisis data dilakukan dengan uji statistik t independent test. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) musik tradisional dapat meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas VII sebesar 4,7 % dengan nilai p yang diperoleh sebesar 0,005 (p
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN OBESITAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KOTA SINGARAJA Ni Komang Tri Kamistin .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.8133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola makan anak sekolah dasar dan obesitas anak sekolah dasar di kota Singaraja. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar di kota Singaraja yang berjumlah 160 orang. Pola makan adalah pola prilaku konsumsi pangan yang berulang kali dari individu dalam memenuhi kebutuhan akan makanannya sebagai tanggapan tanggapan terhadap respon fisiologi, psikologi, budaya dan sosial. Dalam penelitian ini untuk mengetahui kualitas ragam konsumsi jenis makanan dilakukan metode recall dengan mencatat jenis dan frekuensi makan selama 24 jam. Sedangkan obesitas adalah keadaan patologis karena penimbunan lemak berlebihan dibandingkan dengan yang diperlukan untuk fungsi tubuh. Dalam penelitian ini untuk mengetahui obesitas dilakukan dengan menimbang berat badan dan tinggi badan anak yang disesuaikan dengan rumus IMT. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi yaitu menimbang berat badan dan tinggi badan anak dan dengan memberikan kuesioner kepada anak sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan anak sekolah dasar yaitu 3,8% sangat buruk, 31,2% buruk, 32,5% baik, 32,5% sangat baik. Sedangkan dilihat dari IMT anak sekolah dasar di kota Singaraja 41,3% dikategorikan status gizi KKP, 35% dikategorikan status gizi normal dan 23,7% dikategorikan status gizi obesitas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pola makan mempengaruhi obesitas pada anak sekolah dasar di kota Singaraja. Kata Kunci : pola makan, obesitas This research aims to know dietary and obesity of primary school students in Singaraja city. The kinds of research is descriptive correlational. The sample of this research is 160 primary students in Singaraja city. Dietary habit is pattern of food consumption behavior repeatedly from individuals in meeting the need for food in response to a physiological effect, Psychology, cultural, and social. In order to know the quality of variety food consumption this research is used recall methods by recording variety and frequent of eating in 24 hours. Whereas obesity is phatological condition due to excessive fat storage than necessary for the functioning of the body. In this study to determine obesity is done by counting weight and height to be adjusted with the IMT. The data collection in this study is by observing in weight and height, and by giving questionnaires to primary school students. The study has shown that diet of children of primary school are 3,8% is very poor, 31,2% is poor, 32,5% is good, and 32.5% is very good. Whereas IMT views of primary school students in Singaraja city is 41,3% categorized to the nutri functional status of CTF, 35% is considered normal nutritional status and 32,7% is categorized the nutritional status of obesity. Thus it can be concluded that the diet affects obesity in elementary school children in Singaraja citykeyword : dietary, obesity
PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) PADA MEDIA TANAM UNTUK MENINGKATKAN KECEPATAN PERTUMBUHAN BUNGA DAN PRODUKSI BUNGA GEMITIR (Tagetes erecta) Desi Asrini Jumia Miarti .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Ida Ayu Putu Suryanti,S.Si.,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.8144

Abstract

Monosodium glutamat (MSG) digunakan sebagai ZPT alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan bunga dan produksi bunga gemitir. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemberian Monosodium glutamat (MSG) pada media tanam untuk meningkatkan kecepatan pertumbuhan bunga dan produksi gemitir (Tagetes erecta L.). Pengambilan sampel menggunakan teknik random sederhana, dengan sampel 36 bibit gemitir (Tagetes erecta L.). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian faktorial 4x3 dengan tiga kali ulangan. Variabel pertama adalah konsentrasi K0 (0%), K1 (5%), K2 (10%), dan K3 (15%). Variabel kedua adalah jenis MSG J0 (Tanpa MSG), J1 (Ajinomoto), dan J2 (SaSa). Analisis pada penelitian ini menggunakan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji lanjut (Post Hoc Test) dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman pada konsentrasi MSG 10% dan jenis MSG Ajinomoto meningkatkan kecepatan pertumbuhan bunga dan menghasilkan produksi bunga yang paling tinggi dilihat dari berat basah bunga. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang nyata antara perlakuan variasi konsentrasi dan jenis MSG untuk untuk kecepatan pertumbuhan bunga sebesar 26% dan variasi konsentrasi dan jenis MSG meningkatkan berat basah bunga sebesar 2,73%. Kata Kunci : Monosodium glutamat (MSG), konsentrasi, Jenis MSG, Gemitir (Tagetes erecta), ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) Monosodium glutamate (MSG) is used as an alternative PGR to promote the growth of flowers and flower production of gemitir. This study aims to determine the provision of Monosodium glutamate (MSG) to the growing media to increase the growth rate and flowers production of gemitir flowers (Tagetes erecta L.). Sampling using simple random technique, with 36 sample of gemitir (Tagetes erecta L.) seeds. This study, using research design RAK factorial 4x3 with three replications. First variable is the concentration K0 (0%), K1 (5%), K2 (10%), and K3 (15%). Second variable is the type of MSG J0 (Without MSG), J1 (Ajinomoto) and J2 (SaSa). Analysis the data using two-way ANOVA and continued with futher test (Post Hoc Test) by Least Significant Difference (LSD) at the 5% significance level. The results showed that the plant at a concentration 10% of MSG and kinde of MSG type Ajinomoto increases the speed of the growth flowers and production of flower production from the wet weight of flowers. It can be concluded there is a significant difference between the treatment of variations in the concentration and type of MSG's to speed the growth rate of 26% and variations in the concentration and type of MSG increase the wet weight of interest of 2.73%.keyword : concentration, Marigold (Tagetes erecta L.), Monosodium glutamate (MSG), PGR (Plant Growth Regulator), type of MSG
PEMBERIAN AIR LIMBAH TEMPE DAN EKSTRAK KULIT SINGKONG DAPAT MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Lycopersicum escuslentum Mill) Nyoman Edi Supartawan .; Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes. .; Dr.I Gusti Agung Nyoman Setiawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 3 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v3i2.8180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pemberian air limbah tempe dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat, (2) pemberian ekstrak kulit singkong meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat, (3) pemberian campuran air limbah tempe dan ekstrak kulit singkong meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat. Penelitian true experiment ini menggunakan rancangan faktorial 4 x 4 dengan 3 kali ulangan. Sampel penelitian adalah tanaman tomat varietas commune yang memenuhi kriteria panjang 5 cm. Sampel dibagi menjadi 16 kelompok, terdiri atas 1 kelompok kontrol dan 15 kelompok perlakuan. Variabel bebas penelitian adalah konsentrasi air limbah tempe dengan variasi 20%, 40%, 60% dan kosentrasi ekstrak kulit singkong dengan variasi 25%, 50%, 75%. Data primer diperoleh melalui pengukuran berat kering tanaman tomat. Berdasarkan analisis data dapat dilaporkan bahwa pemberian air limbah tempe dengan konsentrasi 60% dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat secara bermakna sebesar 27,11%, pemberian ekstrak kulit singkong dengan konsentrasi 50% dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat secara bermakna sebesar 25,42%, dan pemberian kombinasi air limbah tempe konsentrasi 60% dan ekstrak kulit singkong konsentrasi 50% meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat secara bermakna dan paling maksimal sebesar 55,93% (p < 0,05). Selisih rerata pertumbuhan tanaman tomat kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan berupa kombinasi air limbah tempe 60% dan ekstrak kulit singkong 50% adalah 0,33gr. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa campuran air limbah tempe dan ekstrak kulit singkong dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat.Kata Kunci : Air limbah tempe, Ekstrak kulit singkong, Pertumbuhan. This study aims to determine (1) the distribution of water waste of tempeh can increase the growth of tomato plant, (2) the distribution of cassava peel extract increase the growth of tomato plan, (3) the distribution of the combination of the water waste of tempeh and cassava peel extract increase the growth of tomato plant. This study is a true experiment research which used factorial plan 4 x 4 with 3 times repeating. The sample of this study was tomato plants commune variety which fulfills the criteria of length 5 cm. The samples were divided into 16 groups which consist of 1 control group and 15 treatment groups. The independent variable is the concentration of water waste of tempeh with variation 20%, 40%, 60% and the concentration of peel cassava extract with variation 25%, 50%, 75%. The primary data obtained through measuring the dry weight of tomato plant. Based on the analysis of the data, it can be reported that the distribution of the water waste tempeh with the concentration of 60% can increase the growth of the tomato plant at about 27,11%, and the distribution of peel cassava extract with the concentration about 50% can increase the growth of the tomato plan at about 25,42%, and the distribution of the combination of water waste of tempeh with the concentration about 60% and the peel cassava extract with the concentration about 50% increase the tomato plant in the most maximum growth at about 55,93% (p < 0,05). The difference of the average of the growth of the tomato plant in control group and treatment groups with the combination of the water waste tempeh about 60% and peel cassava extract at about 50% is about 0,33 gr. Based on the result, it can be concluded that the combination of water waste tempeh and peel cassava extract can increase the growth of tomato plant.keyword : Growth, Peel Cassava Extract, Water Waste Tempe.
Co-Authors - Khaeruman ., Desi Asrini Jumia Miarti ., Dewa Putu Surya d ., Dwi Agus Satyawati ., I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. ., I PT RISCA JANURIADI ., I Wayan Dena ., Kadek Donna Redita Putri ., Kadek Sudarsini ., NI KADEK EWIK ERAYATI ., Ni Kadek Kandi Pina Sari ., Ni Kadek Mahigawati ., Ni Komang Tri Kamistin ., Ni Luh Seri Eka Desi Susanti ., Ni Nyoman Komala Putri ., Ni Nyoman Sri Noviantari ., NI PUTU PRIMA CAHYAN ., Nyoman Edi Supartawan ., PUTU PRIMA DHARMAPATNI ., Tia Nur Rosita Abdul Hafiz Haqqi Adam Smith Bago Adiwijaya, Pande Agus Admyana, Putu Budi Afrianti, Desi Agus Wijaksono Ahzan, Sukainil Andang, Andang Andika , I Putu Herry Widhi Aniek Suryanti Kusuma, Aniek Suryanti Antari, Wahyu Arifin Arifin Aryani, Luh Nitra Asri Fauzi Bestari Laia Christian Tonyjanto CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Desak Made Citrawathi Desak Putu Saridewi Desi Asrini Jumia Miarti . Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewa Made Aris Tian Saputra Dewa Putu Surya d . Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs.I Ketut Artawan,M.Si . Dwi Agus Satyawati . Dwianggreni, Luh Kade Surya Edy Wibowo, Sarwo Eka Junaidi Eliska Juliangkary Enny Fauziah Erlin Erlin fatimah Fatimah Fazalani, Runi Fitri Aulia Fitria Sarnita Fitriani, Herdiyana Gregorius Sebo Bito Gunada, I Wayan Agus Hajiriah, Titi Laily Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hawali, Rebeka Filda Hidayatullah, Noval Tauhid Hikmawati Hikmawati Hunaepi, Hunaepi I Dewa Putu Sutjana I Gede Astra Wesnawa I Gede Suwiwa I Gusti Agung Haryawan I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Nala I Gusti Putu I Gusti Putu Sudiarta I Gusti Putu Sudiarta, I Gusti Putu I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Wijaya I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. . I Made Rasna I Made Surya Hermawan I Nyoman Adi Putra I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Sucipta I Nyoman Wijana I PT RISCA JANURIADI . I Putu Eka Indrawan I Putu Herry Widhi Andika I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Yoga Laksana I Wayan Dena . I Wayan Indra Praekanata I Wayan Pendi Haristantya Negara . I Wayan Pendi Haristantya Negara ., I Wayan Pendi Haristantya Negara I Wayan Santyasa I Wayan Suastra I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Suryanti Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Made Astawa Ida Ermiana Indah Sri Handari Adiputra, Luh Made Iwan Abdy Julhidayat Muhsam Kadek Ayu Astiti Kadek Ayu Astiti Kadek Donna Redita Putri . Kadek Sudarsini . Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Ketut Tirtayasa Komang Agus Triadi Kiswara Kurnia Amadea, Ida Bagus Neo Kusuma, Ketut Chandra Adinata Lalu Hamdian Affandi Lase, ndah Permata Sari laxmi zahara Lies Dian Marsa Ndraha LUH MADE DWI WEDAYANTHI Luh Made Indah Sri Handari Adiputra LUH MADE INDAH SRI HANDARI ADIPUTRA Luh Made Sukma Dwityarini . Luh Made Sukma Dwityarini ., Luh Made Sukma Dwityarini Luh Nitra Aryani Luh Putu Ratna Sundari Made Astawa, Ida Bagus Mahsup, Mahsup Meyanti, I Gusti Ayu Sundari Muhammad Turmuzi Muhammad Wahyu Setiyadi Mujiburrahman Nasar, Ismail Nasar, Ismail NI KADEK EWIK ERAYATI . Ni Kadek Kandi Pina Sari . Ni Kadek Mahigawati . Ni Kadek Ria Paramita Lestari . Ni Komang Tri Kamistin . Ni Luh Putu Julia Purnama Dewi NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI Ni Luh Putu Mia Lestari Devi Ni Luh Seri Eka Desi Susanti . Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Irma Wulandari Ni Made Suyasmi Ni Made Wersi Murtini Ni Nyoman Komala Putri . Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Sri Noviantari . Ni Putu Apriantini Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Dina Sutarnitri Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Erna Surim Virnayanthi NI PUTU PRIMA CAHYAN . Ni Putu Ristiati Ni Putu Sri Arnita Ni Putu Sri Ratna Dewi Numertayasa, I Wayan Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurul Fajri Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Edi Supartawan . P. WAYAN ARTA SUYASA Pahriah, Pahriah Pangga, Dwi Pascalian Hadi Pradana Pipit Rubi Agustia Sari . Poerwati, Christiani Endah Pratama, Susilo Suherman Prawira Kusuma, Agus Tommy Adi Purnama Dewi, Ni Luh Putu Julia Purnami, Ketut Manis Santi Puspayanti, Amalia Putu Gede Ery Suardana PUTU PRIMA DHARMAPATNI . Putu Spyanawati Ramdhani, Lisda Ratna Dewi, Ni Putu Sri Risna Dewi, Ni Wayan Rukmi Sari Hartati S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Saputra, Dewa Made Aris Tian Sarwo Edi Wibowo, Sarwo Edi Sinta Javani siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sofia Idawati Lubis Sri Florina Laurence Zagoto Sri Widayanti Steven, Geraldo Marion Suardiati Putri, Ni SUCIKA ARMIANI, SUCIKA Sudiarta , I Gusti Putu Sudiarta, I Gst. Putu Suja, I Wayah Suja, Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sukroyanti, Baiq Azmi Susy Purnawati Sutarnitri, Ni Putu Dina Suyasmi, Ni Made Syamsiar, Syamsiar Taufik Samsuri Tia Nur Rosita . Tonyjanto, Christian Wadi, Hairil Wahjoedi Wahyu Setyadi, Muhammad Wardani, Ida Ayu Nova Intan Wardani, Ketut Sri Kusuma Wardani, Ni Nyoman Alit Putri Widiantana, I Kadek Widinni, Trijanti A. Windayani, Ni Luh Ika Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya