p-Index From 2021 - 2026
9.418
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BALI MEDICAL JOURNAL (BMJ) Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika WIDYA LAKSANA JURNAL PENJAKORA JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Syntax Idea Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Abdi Insani Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu PROGRES PENDIDIKAN jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Paedagogy UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Journal Social Science And Technology For Community Service Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Kumarottama : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Education and Counseling Journal International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Guna Widya : Jurnal Pendidikan Hindu Guna Sewaka Education: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Gemilang Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSENTRASI DAN DURASI PERENDAMAN PADA EKSTRAK UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) MENGAKIBATKAN PERBEDAAN KECEPATAN PERTUMBUHAN AKAR STEK BATANG Bougainvillea buttiana ., Dwi Agus Satyawati; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Ida Ayu Putu Suryanti,S.Si.,M.Si
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1. untuk mengetahui variasi konsentrasi dan perbedaan durasi perendaman dengan ekstrak umbi bawang putih meningkatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana dilihat dari panjang akarnya, 2. untuk mengetahui variasi konsentrasi dan perbedaan durasi perendaman dengan ekstrak umbi bawang putih mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana dilihat dari berat basah akar tanaman dan 3. Untuk mengetahui interaksi antara variasi konsentrasi dan perbedaan durasi perendaman dengan ekstrak umbi bawang putih (Allium sativum L.) mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttian.. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian eksperimental sungguhan. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana. Perlakuan yang diberikan terdiri atas dua variabel bebas yaitu, variabel pertama adalah variasi waktu perendaman yaitu H0= 15 menit, H1= 30 menit, H2= 45 menit dan H3= 60 menit sedangkan variabel kedua adalah beda konsentrasi ekstrak umbi bawang putih yaitu: K0= 0%, K1= 5%, K2= 10%, K3= 15%. Penelitian ini menggunakan rancangan faktorial 4x4. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan waktu perendaman dengan variasi konsentrasi ekstrak umbi bawang putih mengakibatkan perbedaan yang bermakna pada pertumbuhan akar. Dengan demikian dapat disimpulkan variasi konsentrasi ekstrak bawang putih mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana. Perlakuan dengan konsentrasi 15% dan durasi perendaman 60 menit dapat meningkatkan pertumbuhan akar stek sebesar 0,046%. Variasi konsentrasi ekstrak bawang putih mengakibatkan perbedaan kecepatan pertumbuhan akar stek batang Bougainvillea buttiana. Perlakuan dengan konsentrasi 15% dan durasi perendaman 60 menit menghasilkan pertumbuhan akar paling tinggi yaitu sebesar 4,845 gram.Kata Kunci : bawang putih, perendaman, pertumbuhan akar. The purpose of this study was 1. To determine variations in concentration and differences soaking time with extracts of garlic bulbs increase the speed difference root growth of cuttings Bougainvillea buttiana viewed from the long roots 2. To determine variations in concentration and differences soaking time with extracts of garlic bulbs resulted in differences in the speed of growth of root cuttings Bougainvillea buttiana seen from the wet weight of plant roots and 3. To determine the interactions between variations in the concentration and duration of immersion to extract difference bulb of garlic ( Allium sativum L. ) resulted in differences in growth rate Bougainvillea buttian root cuttings This type of research carried out is a real experimental research. Sampling was done randomly. Treatments consisted of two independent variables, namely, the first variable is the variation of immersion time is H0 = 15 minutes, H1 = 30 minutes, H2 = 45 minutes and H3 = 60 minutes while the second variable is different concentration of extract of garlic bulbs namely: K0 = 0%, K1 = 5% = 10% K2, K3 = 15%. This study used a 4x4 factorial design. The results showed that the soaking time difference with varying concentrations of garlic bulbs extracts resulted in significant differences in root growth. Premises can thus be concluded varying concentrations of garlic extract resulted in differences in the speed of root growth of cuttings Bougainvillea buttiana. Treatment with a 15% concentration and soaking time of 60 minutes can promote the growth of root cuttings of 0.046%. Variations in the concentration of garlic extract resulted in differences in the speed of root growth of cuttings Bougainvillea buttiana. Treatment with a 15% concentration and soaking time of 60 minutes to produce the highest root growth in the amount of 4.845 grams.keyword : garlic, soaking, root growth
VARIASI KONSENTRASI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma domestika) DAN LENGKUAS (Alpinia galanga) MENGAKIBATKAN PERBEDAAN ORGANOLEPTIK TAHU ., Ni Kadek Kandi Pina Sari; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dr. Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui: (1) variasi konsentrasi ekstrak kunyit dan lengkuas mengakibatkan perbedaan kualitas makanan tahu secara organoleptik tahu dilihat dari kesukaan konsumen terhadap bau, rasa, warna dan teksturnya, dan (2) perubahan organoleptik makanan tahu dilihat dari kesukaan konsumen terhadap bau, rasa, warna, dan tekstur tahu setelah direndam dengan ekstrak kunyit dan tahu yang direndam dengan lengkuas pada konsentrasi yang berbeda. Jenis penelitian sesungguhan ini didesain dengan Randomized Posttest Only Control Group Design. Sampel yang digunakan adalah tahu yang direndam dalam ekstrak kunyit dan lengkuas pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60% selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) variasi konsentrasi ekstrak kunyit dan lengkuas mengakibatkan perbedaan organoleptik makanan tahu dilihat dari kesukaan konsumen terhadap bau, rasa, dan warna tahu pada ekstrak kunyit (p < 0,05) serta bau dan rasa pada ekstrak lengkuas (p < 0,05), (2) organoleptic makanan tahu mengalami perubahan pada indikator bau, rasa, dan warna pada ekstrak kunyit dan pada ekstrak lengkuas hanya bau dan rasa yang berubah, dan (3) makanan tahu yang lebih disukai oleh konsumen adalah tahu yang direndam dengan ekstrak kunyit, karena dalam katagori bau nilai kesukaan konsumen lebih tinggi 26,13% pada ekstrak 40% dan 19,74% pada ekstrak 60% dibandingkan dengan ekstrak lengkuas pada konsentrasi yang sama.Kata Kunci : Uji Organoleptik, Ekstrak kunyit, Ekstrak lengkuas, Tahu The purpose of this research are: (1) know variation of concentration of turmeric extract and galangal result of organoleptic difference of know seen from consumer's preference to odor, taste, color and texture, and (2) know organoleptic change know seen from consumer's preference to odor, taste, color, and texture tofu after soaking with turmeric extract and galangal at different concentrations. The samples used were tofu soaked in turmeric extract and tofu soaked in galangal at concentrations of 20%, 40%, and 60% for 24 hours. The results of organoleptic test were analyzed by using Kruskal-Wallis statistic test and further test with Mann-Whitney at a significant level 5%. The results of this study showed that: (1) tofu soaked with turmeric extract and galangal was still favored, (2) there was a change of the tofu quality after soaking with turmeric extract and galangal in terms of smell, taste, color and texture, (3) tofu that is soaked with turmeric extract turned out to be more favored by consumers. The conclusions of this study were: (1) variation of concentration of turmeric extract and galangal resulted in organoleptic differences knowing from consumer preferences to tofu odor, taste, and color on turmeric extract (p
SUHU DAN LAMA PENYIMANAN MENGURANGI KUALITAS AIR SUSU IBU (ASI) ., Ni Nyoman Komala Putri; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa variasi suhu dan lama penyimpanan mengurangi kualitas ASI dilihat dari kandungan lemak dan proteinnya. Penelitian ini merupakan penelitian true experiment yang menggunakan rancangan penelitian faktorial 3×3. Sampel adalah ASI matur. Sampel dibuat ulangan sebanyak 3 kali tiap kelompok. Perlakuan yang diberikan berupa variasi suhu dan lama penyimpanan. Variasi suhu yang digunakan adalah 2°C , 4°C , dan 6°C, lama penyimpanan yang digunakan adalah 4 jam, 6 jam, dan 8 jam. Berdasarkan analisis data dapat dilaporkan bahwa penurunan kadar lemak dan protein paling tinggi terjadi pada penyimpanan suhu 6°C dan lama penyimpanan 8 jam dapat mengurangi kadar lemak pada ASI secara bermakna sebesar 2,37%, serta pada suhu 6°C dan lama penyimpanan 8 jam terjadi penurunan kadar protein pada ASI secara bermakna sebesar 2,38%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa suhu dan lama penyimpanan dapat mengurangi kualitas Air Susu Ibu.Kata Kunci : Air Susu Ibu, kadar lemak, kadar protein, lama penyimpanan, suhu. The purpose of this research aims to determine that the variations in temperature and storage time reduce the quality of breast milk seen from fat and protein content. This research is true experiment that uses the design of 3 × 3 factorial. Samples are mature breast milk. Samples made repeat 3 times for each group. The treatment is given in the form of variations in temperature and storage time. Variations in temperature are used is 2 ° C, 4 ° C and 6 ° C, duration of storage used is 4 hours, 6 hours and 8 hours. Based on the analysis of the data can be reported that a decrease in fat and protein concentration is highest at 6 ° C storage temperature and storage time of 8 hours can reduce the fat content in the milk significantly by 2.37%, and at a temperature of 6 ° C and storage time of 8 hours decreased levels of the protein in the milk significantly by 2.38%. It can be concluded that the temperature and storage time can reduce the quality of breast milk.keyword : breast milk, fat content, length of storage, protein content, temperature.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PERSEPSI PENCEGAHAN TERHADAP DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA PEJENG KANGIN KECAMATAN TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR ., Dewa Putu Surya d; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Ida Ayu Putu Suryanti, S.Si., M.Si.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui pengetahuan masyarakat tentang penyakit demam berdarah dengue di Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring. (2) Mengetahui persepsi pencegahan terhadap penyakit demam berdarah dengue yang dilakukan masyarakat di Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring (3) Mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan masyarakat dengan persepsi pencegahan terhadap penyakit demam berdarah dengue. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan rancangan korelasi bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang terdapat di delapan banjar yang ada di Desa Pejeng Kangin, Kec. Tampaksiring, Kab. Gianyar. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh sebanyak 120 sampel. Data penelitian didapat melalui tes pengetahuan dan kuesioner persepsi masyarakat. Teknik analisis data dilakukan dengan uji deskriptif, dan uji statistik dengan uji korelasi Product Moment Pearson pada taraf signifikansi 5% (α=0,05). Hasil penelitian menyatakan (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan persepsi pencegahan terhadap penyakit demam berdarah dengue. Nilai korelasi sebesar 0,390 menunjukkan hubungan antar variabel yang bersifat searah sehingga diperoleh nilai r=0,390 dan nilai p=0,0001. (2) Rerata skor pengetahuan masyarakat adalah 20,38 dan termasuk dalam kategori sedang. (3) Rerata skor persepsi pencegahan terhadap penyakit DBD adalah 93,33 dan termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan persepsi pencegahan terhadap demam berdarah dengue. Kata Kunci : Pengetahuan, Persepsi, Demam Berdarah Dengue This research aimed to (1) Knowing people's knowledge about dengue hemorrhagic fever in Pejeng Kangin Village, Tampaksiring District. (2) Knowing the perception of prevention of dengue hemorrhagic fever carried out by the community in Pejeng Kangin Village, Tampaksiring District (3) Knowing the relationship between community knowledge and the perception of prevention of dengue fever. The correlational research was the type of research that used in this research, with draft correlation bivariate. The population in this research was the entire patriarch of 8 sub villages in Pejeng Kangin village, Tampaksiring District, Gianyar Regency. The sampling techniques that used in this research was purposing sampling, which categorized based on criteria of inclusion and exclusion, therefore 120 samples were obtain. The research data obtained through knowledge test and questionnaire of community perception. The data analysis techniques are carried out by descriptive test and statistic test with Product Moment Person correlation test in 5% (α = 0,05) significant level. The results of the study stated (1) There is a significant relationship between community knowledge and the perception of prevention of dengue hemorrhagic fever. The correlation value of 0.390 shows the relationship between variables that are unidirectional so that the value of r = 0.390 and the value p = 0.0001 are obtained. (2) The average scored of community knowledge was 20,38 and categorized in the medium category. (3) The average scored in preventive perception of Dengue Fever disease was 93,33 and categorized in good category. Based on that analysis can conclude there was a significant correlation between community knowledge with preventive perception of Dengue Fever. keyword : Community Knowledge, Perception, Dengue Hemorrhagic Fever
POLA KONSUMSI YANG TIDAK TERATUR MENGAKIBATKAN KELELAHAN DINI DAN PENINGKATAN BEBAN KERJA PEMATUNG DI DESA PELIATAN UBUD GIANYAR ., NI LUH PUTU MIA LESTARI DEVI; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dr. Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mengetahui pola konsumsi pematung; (b) pola konsumsi yang tidak teratur yang dapat mengakibatkan kelelahan dini dan beban kerja pematung. Penelitian ini berupa penelitian eksperimental lapangan (field experimental) dengan rancangan randomized pre and post test group design dinilai: (a) peningkatan kelelahan dini pematung akibat pola konsumsi yang tidak teratur yang didata dengan 30 items of rating scale of general fatique dan (b) peningkatan beban kerja pematung di data dengan menghitung denyut nadi. Pendataan dilakukan sebelum dan setelah kerja terhadap 22 sampel selama 3 (tiga) hari. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t paired pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kelelahan dini sebesar 45,12% dan beban kerja sebesar 37,67%. (p < 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pola konsumsi yang tidak teratur mengakibatkan kelelahan dini dan peningkatan beban kerja pematung. Kata Kunci : Pola konsumsi, Kelelahan dini, Beban kerja The aims of research is to determine: (a) the pattern consumption of sculptors; (b) the pattern of irregular consumption increase of early fatigue and workload of sculptors. Through a field experiment with randomized pre and post test group design assessed: (a) increased early fatigue of sculptors due to irregular consumption patterns recorded by 30 items of rating scale of general fatigue; (b) increased workload of sculptors due to irregular consumption patterns recorded by calculating the working pulse. Data collection was done at 3 (three) days before and after working on 22 samples. The data obtained were analyzed by paired t test at 5% significance level. The results showed the fatigue was increase to 45.12% and workload increase to 37.67%. (p
CARA ANGKAT DAN ANGKUT YANG TIDAK FISIOLOGIS MENINGKATKAN KELELAHAN DAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PEMATUNG DI DESA PELIATAN UBUD GIANYAR ., NI KADEK EWIK ERAYATI; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Ni Putu Sri Ratna Dewi, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) mengetahui cara angkat dan angkut yang tidak fisiologis dapat meningkatkan kelelahan pematung; dan (b) mengetahui cara angkat dan angkut yang tidak fisiologis dapat meningkatkan keluhan muskuloskeletal pematung. Melalui penelitian ekperimental lapangan dengan rancangan randomized pre and posttest group design dinilai: (a) kelelahan pematung dengan kuesioner 30 item of rating scale of general fatique yang sudah valid dan reliabel; dan (b) keluhan muskuloskeletal dengan kuesioner Nordic Body Map yang sudah valid dan reliabel. Pendataan dilakukan sebelum dan sesudah kerja terhadap 22 sampel yang dipilih secara multistage random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t paired pada taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kelelahan sebesar 47,10 % dan keluhan muskuloskeletal sebesar 38,74 % antara sebelum dan sesudah kerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa cara angkat dan angkut yang tidak fisiologis dapat meningkatkan kelelahan dan keluhan muskuloskeletal pematung.Kata Kunci : cara angkat dan angkut, kelelahan, dan keluhan muskuloskeletal This research aims to: (a) know non-physiological lifting and transporting methods can increase fatigue of sculptor; and (b) know non-physiological lifting and transporting methods can increase musculoskeletal complaints of sculptor. Through a field experimental research with randomized pre and posttest group design assessed: (a) fatigue of sculptor with questionnaire 30 items of rating of scale of general fatigue which have been valid and reliable; and (b) musculoskeletal complaints with a valid and reliable Nordic Body Map questionnaire. Data collection was done before and after working on 22 samples hosen by multistage random sampling. The data obtained were analyzed by paired t test at 5 % significance level. The results showed: an increase in fatigue of 47.10 % and musculoskeletal complaints of 38.74 % between before and after working. Thus it can be concluded that non-physiological lifting and transporting methods can increase fatigue and musculoskeletal complaints of sculptor.keyword : lifting and transporting methods, fatigue, and musculoskeletal complaints
PENINGKATAN KECEMASAN DAN GANGGUAN AKTIVITAS BELAJAR ANTARA PRAMENSTRUASI DAN MENSTRUASI PADA MAHASISWI JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA ., Luh Made Sukma Dwityarini; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.; ., Dra.Desak Made Citrawathi,M.Kes
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pramenstruasi dan menstruasi merupakan kondisi alamiah yang dialami oleh remaja. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui terjadinya peningkatan kecemasan mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi antara pramenstruasi dan menstruasi, dan (2) mengetahui terjadinya peningkatan gangguan aktivitas belajar mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi antara pramenstruasi dan menstruasi. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksprimen lapangan (field experiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan sama subjek atau treatment by subject design dengan pola post test only group desain. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi yang berjumlah 102 responden yang mengalami pramenstruasi, dan menstruasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Statistik deskriptif yang digunakan pada penelitian ini adalah rerata dan simpangan baku. Hasil analisis menunjukkan semua nilai p > 0,05 berarti sebaran data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata kecemasan saat pramenstruasi adalah 130,02 dan saat menstruasi adalah 135,59, sedangkan rerata aktivitas belajar adalah 135,59 pada saat pramenstruasi dan 337,28 saat menstruasi. Melalui uji t-paired diketahui terjadi peningkatan kecemasan mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi sebesar 4,3% dibandingkan dengan pramenstruasi dan terjadi peningkatan sebesar 11% terhadap gangguan aktivitas belajar mahasiswi Jurusan Pendidikan Biologi dibandingkan dengan pramenstruasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pramenstruasi dengan menstruasi meningkatkan kecemasan dan gangguan aktivitas belajar secara bermakna (p < 0,05 ). Kata Kunci : pramenstruasi, menstruasi, kecemasan, aktivitas belajar IMPROVEMENT OF ANXIETY DISORDERS AND LEARNING ACTIVITIES BETWEEN PRAMENSTRUAL SYNDROME AND MENSTRUATION IN FEMALE BIOLOGICAL DEPARTEMENT GANESHA UNIVERSITY OF EDUCATION keyword : pramenstruation, menstruation, anxiety, learning activity
VARIASI PANJANG GELOMBANG CAHAYA MENGAKIBATKAN PERBEDAAN RESPON TUKIK PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) DI SITUS KONSERVASI PENYU PANTAI PENIMBANGAN SINGARAJA ., Ni Nyoman Sri Noviantari; ., Dr. I Wayan Sukra Warpala,S.Pd., M.Sc.; ., Prof. Dr. I Made Sutajaya,M.Kes.
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan populasi penyu dapat dilihat dari banyaknya bycatch (hasil tangkapan sampingan) berupa penyu dari nelayan yang menggunakan alat bantu tangkap berupa cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui variasi panjang gelombang cahaya yang mengakibatkan perbedaan respon tukik penyu Lekang (Lepidochelys olivacea), strategi yang tepat serta kondisi dan alternatif solusi dalam penyelamatan penyu lekang akibat bycatch. Penelitian ini menggunakan cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda yaitu cahaya polikromatik sebagai kontrol, cahaya merah, cahaya kuning, dan cahaya biru. Respon yang ditunjukkan oleh tukik penyu lekang, diukur dengan indikator berupa: (1) skor 1 (sama sekali tidak direspon), (2) skor 2 (hanya direspon oleh organ mata), (3) skor 3 (direspon oleh mata dan tungkai tetapi tetap di tempat), (4) skor 4 (direspon oleh mata, tungkai, dengan bergerak lambat), dan (5) skor 5 (direspon oleh mata, tungkai dengan bergerak cepat). Skor-skor terseb ditentukan secara ordinal, rerata skor respon tukik dianalisis dengan menggunakan uji beda Kruskal Wallis dan uji lanjut berupa uji Mann-Whitney pada taraf signifikansi 5%. Hasil pada penelitian ini menunjukkan rerata respon tukik penyu terhadap cahaya biru paling rendah dibandingkan cahaya kuning, merah dan cahaya polikromatik, respon tertinggi yaitu pada cahaya merah. Simpulan pada penelitian ini adalah : (1) tukik penyu merespon cahaya merah lebih tinggi 9,46% dibandingkan cahaya polikromatik, merespon cahaya kuning lebih rendah 14,46% dibandingkan cahaya polikromatik, merespon cahaya biru lebih rendah 11,80% dibandingkan cahaya polikromatik, (2) kendala dalam penyelamatan penyu yaitu perdagangan penyu yang disebabkan oleh bycatch, (3) alternatif solusi yang dapat diberikan terkait kendala tersebut yaitu pembuatan awig-awig terkait perlindungan penyu pada desa adat setempat. Kata Kunci : Penyu Lekang, respon tukik, panjang gelombang cahaya. Increasing population of sea turtles can be seen from the number of bycatch from fisherman who using light aids. The purpose of this study is to determine the variation of light wavelengths resulting in differences in the response of the hatchling olive ridley sea turtle (Lepidochelys olivacea), the appropriate strategy and the alternative conditions and alternatives in the rescue of turtles caused by by catch. This study using light with different wave lengths that are polychromatic light as a control, red light, yellow light, and blue light. The response shown by the sea turtle, measured by the indicator are: (1) score 1: not responded at all, (2) score 2: only responded by eye organ, (3) score 3: responded by eye and limb but remain in place, (4) score 4: responded by the eyes, limbs, with slow motion, and (5) score 5: responded by the eyes, limbs with fast moving. The scores determined ordinal, the average of response sea turtle was analyzed using Kruskal Wallis test and further test with Mann-Whitney test with 5% level of significance. Result of this research is the average response of hatchling olive ridley sea turtle to blue light is lowlest compared to yellow, red and polychromatic light, the highest response is on the red light. Conclusion of this research are : (1) the hatchling sea turtle responds to red light higher 9.46% than polychromatic light, responds yellow light lower 14.46% than polychromatic light, responds to blue light lower 11.80% than polychromatic light, (2) constraints in sea turtle rescue include turtle trade caused by bycatch, (3) alternative solutions that can be given related to these obstacles are the creation of awig-awig related to the protection of turtles in local genius, improvement of facilities and infrastructure at conservation centers. keyword : Olive ridley, responses of hatchling sea turtle, light wavelength.
SENAM ERGONOMIK MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA JARA MARAPATI BULELENG Purnama Dewi, Ni Luh Putu Julia; Sutajaya, I Made; Ratna Dewi, Ni Putu Sri
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol 6, No 3 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa senam ergonomik dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal pada lansia penderita hipertensi dan menurunkan tekanan darah sistolik pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan randomized pre and post test control group design (treatment by subject). Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini berupa senam ergonomik. Penelitian ini menggunakan teknik sampling acak bertingkat atau multistage random sampling. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Marapati Buleleng, populasi terjangkau sebesar 36 orang yang memenuhi kriteria sampel. uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif, uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan t paired test, dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Nordic Body Map, Tensimeter, dan Environment meter. Berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan nilai p= 0,0001 (p< 0,05). Itu berarti bahwa terdapat penurunan yang signifikan pada keluhan muskuloskletal sebesar 84,29% dan tekanan darah sistolik sebesar 85,14%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa senam ergonomik dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal dan tekanan darah sistolik..
PELATIHAN ERGO-ENTREPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KEWIRAUSAHAAN PEDAGANG KULINER DI PELIATAN UBUD GIANYAR BALI Sutajaya, I Made
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah memberdayakan masyarakat melalui usaha kuliner lokal untuk mengembangkan sikap kewirausahaan dan pendapatan pedagang kaki lima. Metode yang digunakan adalah melalui quasi eksperimen yang dipadukan dengan pendekatan Sistemik, Holistik, Interdisipliner, dan Partisipatore (SHIP). Rancangan penelitian menggunakan post test only group design (treatment by subject design). Kegiatan yang dilakukan diawali dengan identifikasi masalah, kemudian dibuat prioritas masalah dan selanjutnya dibuat rencana tindak (action plan). Rencana tindak ini digunakan sebagai intervensi penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mencari persentase perubahan dan dilanjutkan dengan uji beda t paired. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor sikap kewirausahaan secara bemakna sebesar 41,59% dan pendapatan pedagang meningkat 37,73% (p<0,05). Ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat yang dilakukan melalui pendekatan partisipatori dinilai cukup berhasil. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui usaha kuliner local dapat meningkatkan sikap kewirausahaan dan pendapatan pedagang. Kata-kata Kunci: Pemberdayaan, Kuliner Lokal, Kewirausahaan, dan Pendapatan AbstractThe research objective is to empower local communities through culinary efforts to develop entrepreneurial attitudes and income vendors. The method used is through a quasi-experimental approach combined with Systemic, Holistic, Interdisciplinary, and Participatory (SHIP). Research design used a post-test only group design (treatment by subject design). Activities undertaken beginning with problem identification, priority issues and then made hereafter devised an action plan (action plan). This action plan is used as a research intervention. Data were analyzed descriptively by finding the percentage change and continued with paired t-test. The results showed that a significantly increase in entrepreneurial attitude score of 41.59 % and 37.73 % increase merchant revenues (p < 0.05). This proves that the community empowerment through participatory approach was considered quite successful. It can be concluded that the empowerment of communities through local culinary businesses can increase revenue entrepreneurial attitude and traders. Keywords: Empowerment, Local Culinary, Enterpreneurship, and Revenue
Co-Authors - Khaeruman ., Desi Asrini Jumia Miarti ., Dewa Putu Surya d ., Dwi Agus Satyawati ., I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. ., I PT RISCA JANURIADI ., I Wayan Dena ., Kadek Donna Redita Putri ., Kadek Sudarsini ., NI KADEK EWIK ERAYATI ., Ni Kadek Kandi Pina Sari ., Ni Kadek Mahigawati ., Ni Komang Tri Kamistin ., Ni Luh Seri Eka Desi Susanti ., Ni Nyoman Komala Putri ., Ni Nyoman Sri Noviantari ., NI PUTU PRIMA CAHYAN ., Nyoman Edi Supartawan ., PUTU PRIMA DHARMAPATNI ., Tia Nur Rosita Abdul Hafiz Haqqi Adam Smith Bago Adiwijaya, Pande Agus Admyana, Putu Budi Afrianti, Desi Agus Wijaksono Ahzan, Sukainil Andang, Andang Andika , I Putu Herry Widhi Aniek Suryanti Kusuma, Aniek Suryanti Antari, Wahyu Arifin Arifin Aryani, Luh Nitra Asri Fauzi Bestari Laia Christian Tonyjanto CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Desak Made Citrawathi Desak Putu Saridewi Desi Asrini Jumia Miarti . Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewa Made Aris Tian Saputra Dewa Putu Surya d . Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs.I Ketut Artawan,M.Si . Dwi Agus Satyawati . Dwianggreni, Luh Kade Surya Edy Wibowo, Sarwo Eka Junaidi Eliska Juliangkary Enny Fauziah Erlin Erlin fatimah Fatimah Fazalani, Runi Fitri Aulia Fitria Sarnita Fitriani, Herdiyana Gregorius Sebo Bito Gunada, I Wayan Agus Hajiriah, Titi Laily Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hawali, Rebeka Filda Hidayatullah, Noval Tauhid Hikmawati Hikmawati Hunaepi, Hunaepi I Dewa Putu Sutjana I Gede Astra Wesnawa I Gede Suwiwa I Gusti Agung Haryawan I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Gusti Ngurah Nala I Gusti Putu I Gusti Putu Sudiarta I Gusti Putu Sudiarta, I Gusti Putu I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Wijaya I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Ardika Yasa I Made Ardika Yasa I Made Pasek Anton Santiasa, S.Pd.,M.Sc. . I Made Rasna I Made Surya Hermawan I Nyoman Adi Putra I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Sucipta I Nyoman Wijana I PT RISCA JANURIADI . I Putu Eka Indrawan I Putu Herry Widhi Andika I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Yoga Laksana I Wayan Dena . I Wayan Indra Praekanata I Wayan Pendi Haristantya Negara . I Wayan Pendi Haristantya Negara ., I Wayan Pendi Haristantya Negara I Wayan Santyasa I Wayan Suastra I Wayan Suja I Wayan Sukra Warpala Ida Ayu Purnama Bestari Ida Ayu Putu Suryanti Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Made Astawa Ida Ermiana Indah Sri Handari Adiputra, Luh Made Iwan Abdy Julhidayat Muhsam Kadek Ayu Astiti Kadek Ayu Astiti Kadek Donna Redita Putri . Kadek Sudarsini . Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Ketut Tirtayasa Komang Agus Triadi Kiswara Kurnia Amadea, Ida Bagus Neo Kusuma, Ketut Chandra Adinata Lalu Hamdian Affandi Lase, ndah Permata Sari laxmi zahara Lies Dian Marsa Ndraha LUH MADE DWI WEDAYANTHI LUH MADE INDAH SRI HANDARI ADIPUTRA Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Sukma Dwityarini . Luh Made Sukma Dwityarini ., Luh Made Sukma Dwityarini Luh Nitra Aryani Luh Putu Ratna Sundari Made Astawa, Ida Bagus Mahsup, Mahsup Meyanti, I Gusti Ayu Sundari Muhammad Turmuzi Muhammad Wahyu Setiyadi Mujiburrahman Nasar, Ismail Nasar, Ismail NI KADEK EWIK ERAYATI . Ni Kadek Kandi Pina Sari . Ni Kadek Mahigawati . Ni Kadek Ria Paramita Lestari . Ni Komang Tri Kamistin . Ni Luh Putu Julia Purnama Dewi NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI Ni Luh Putu Mia Lestari Devi Ni Luh Seri Eka Desi Susanti . Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Irma Wulandari Ni Made Suyasmi Ni Made Wersi Murtini Ni Nyoman Komala Putri . Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Sri Noviantari . Ni Putu Apriantini Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Dina Sutarnitri Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Erna Surim Virnayanthi NI PUTU PRIMA CAHYAN . Ni Putu Ristiati Ni Putu Sri Arnita Ni Putu Sri Ratna Dewi Numertayasa, I Wayan Nurfidianty Annafi, Nurfidianty Nurul Fajri Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Edi Supartawan . P. WAYAN ARTA SUYASA Pahriah, Pahriah Pangga, Dwi Pascalian Hadi Pradana Pipit Rubi Agustia Sari . Poerwati, Christiani Endah Pratama, Susilo Suherman Prawira Kusuma, Agus Tommy Adi Purnama Dewi, Ni Luh Putu Julia Purnami, Ketut Manis Santi Puspayanti, Amalia Putu Gede Ery Suardana PUTU PRIMA DHARMAPATNI . Putu Spyanawati Ramdhani, Lisda Ratna Dewi, Ni Putu Sri Risna Dewi, Ni Wayan Rukmi Sari Hartati S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . Saputra, Dewa Made Aris Tian Sarwo Edi Wibowo, Sarwo Edi Sinta Javani siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sofia Idawati Lubis Sri Florina Laurence Zagoto Sri Widayanti Steven, Geraldo Marion Suardiati Putri, Ni SUCIKA ARMIANI, SUCIKA Sudiarta , I Gusti Putu Sudiarta, I Gst. Putu Suja, I Wayah Suja, Wayan Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sukroyanti, Baiq Azmi Susy Purnawati Sutarnitri, Ni Putu Dina Suyasmi, Ni Made Syamsiar, Syamsiar Taufik Samsuri Tia Nur Rosita . Tonyjanto, Christian Wadi, Hairil Wahjoedi Wahyu Setyadi, Muhammad Wardani, Ida Ayu Nova Intan Wardani, Ketut Sri Kusuma Wardani, Ni Nyoman Alit Putri Widiantana, I Kadek Widinni, Trijanti A. Windayani, Ni Luh Ika Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya