p-Index From 2021 - 2026
13.648
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Ta´dib Jurnal Pendidikan Agama Islam Medina-Te : Jurnal Studi Islam Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Indonesian Journal of Educational Research (IJER) Yupa: Historical Studies Journal Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI qolamuna : Jurnal studi islam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Journal of Education and Instruction (JOEAI) Journal of Educational Research and Evaluation Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Journal on Education JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Literasiologi At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Journal of Research in Social Science and Humanities Journal Evaluation in Education (JEE) Journal of Education Research Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Jurnal Pendidikan "EDUKASIA MULTIKULTURA" Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Innovative: Journal Of Social Science Research Kartika: Jurnal Studi Keislaman Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Ta'dib Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education Attaqwa:Jurnal Ilmu Pendidikan Islam EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Ghaitsa: Islamic Education Journal EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Journal of Primary Education Jurnal Pendidikan Progresif attufula Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Jurnal Indonesia Pendidikan Profesi Guru Jurnal Indonesia Kajian Pendidikan Islam At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Multikulturalisme di Indonesia Suprapno Suprapno; Ahmad Hifdzil Haq; Idi Warsah; Alfauzan Amin; Adisel Adisel
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 9 No 1 (2022): (April 2022)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v9i1.415

Abstract

Multikulturalisme di Indonesia kembali muncul ke permukaan pada tahun 2002. Hal ini sejalan dengan digulirnya reformasi 1998. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi literatur. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai multikulturalisme di Indonesia. Adapun hasil yang artikel ini pertama, praktek pendidikan multikultural di Indonesia dilaksanakan secara fleksibel dengan mengutamakan prinsip-prinsip dasar multikultural sesuai dengan tujuan umum pendidikan multikultural. Kedua, Pola pendidikan di Indonesia memilih cara penyeragaman dengan standar kultural Indonesia yaitu kultur yang dibawa oleh birokrasi yang dikendalikan elit pemerintah yang harus dilaksanakan dan dipatuhinya. Ketiga, Pendidikan Multikultural Indonesia, dapat dilihat dari berbagai aspek orientasi yaitu : Pada tataran politis diarahkan pada pengembangan dan penguatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai nation state. Pada tataran kultural, pendidikan multikultural, diorientasikan pada pengembangan kesadaran pengakuan, penerimaan dan penghargaan terhadap pluralitas dan multikulturalis nilai dan norma dalam masyarakat.
Penilaian Autentik pada Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Ghufran Hasyim Achmad; Dwi Ratnasari; Alfauzan Amin; Eki Yuliani; Nidia Liandara
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3280

Abstract

Penelitian ini berfokus pada teknik penilaian autentik pada aspek kognitif, afektif, dan psikootorik dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah dasar. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui teknik penilaian autentik yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dan kendala yang ditemukan dalam pengimplementasiannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, desain yang digunakan yaitu studi kasus yang artinya peneliti mengungkap dan menganalisis secara mendalam terhadap permasalahan agar mendapatkan hasil yang spesifik. Subjek dalam penelitian ini ialah guru pendidikan agama Islam, peserta didik dan kepala sekolah. Pengumpulan data menggunakan sumber primer dan sekunder. Simber primer sumber seperti observasi wawancara, sedangkan sekunder yaitu buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Analisis data menggunakan deskriptif-analitik diantaranya analisis kritik, interpretasi kritik, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu terdapat beberapa teknik penelilain yang digunakan guru pada setiap aspek. Aspek kognitifnya adalah guru menggunakan tes tulis, tes lisan dan penugasan. Aspek afektifnya guru menggunakan observasi, penilaian diri, penilaian antar teman, jurnal atau catatan harian. Sedangkan aspek psikomotorik guru menggunakan teknik proyek, unjuk kerja, dan portofolio. Dari ketiga asepk ini digunakan untuk mendapatkan gambaran secara utuh tentang ketercapaian kompetensi peserta didik dan juga dapat digunakan untuk dijadikan alat ukur tingkat keberhasilan pembelajaran yang sangat penting dalam pendidikan.
Kesulitan Belajar Mahasiswa dalam Kuliah Daring selama Masa Pandemi Covid-19 Ajeng Widyaningrum; Dwi Ratnasari; Alfauzan Amin; Veron Pratama
ISLAMIKA Vol 4 No 3 (2022): JULI
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v4i3.1867

Abstract

This study aims to obtain objective information about the learning difficulties of UIN Islamic Religious Education student Fatmawati Sukarno Bengkulu in online lectures during the Covid-19 pandemic. This research uses descriptive qualitative methods. The data collection technique used uses indirect communication techniques with data collection tools through the dissemination of interviews using Whatsapp. The informants in this study were 22 students consisting of active students of Islamic Religious Education UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu class of 2020/2021. The results obtained from this study show that the difficulty of learning Islamic Religious Education in online lectures during the Covid-19 pandemic is very diverse. The various difficulties of online learning include the effectiveness of the teaching and learning process and also technical obstacles such as unstable internet networks, limited access to the internet, limited quotas, and lack of inetraktion during the online learning process.
Analysis of the Relationship of Religious Character, Perseverance and Learning Motivation of Junior High School Students Alfauzan Amin; Alimni Alimni; Dwi Agus Kurniawan; Rahmat Perdana; Wahyu Adi Pratama; Elza Triani
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.162 KB) | DOI: 10.46843/jiecr.v3i4.233

Abstract

The urgency of doing this research is so that educators and students have a reference on how the relationship between religion, perseverance and learning motivation in learning Islamic Religious Education. In addition, this study also aims to determine the relationship between religious attitudes and student learning persistence at SMPN 2 Bengkulu City and SMPN 2 Jambi City in the subject of Islamic Religious Education. The research design used is a quantitative research method with a correlational research design. The number of samples studied amounted to 140 students. The results showed that in the T test there was a significant comparison between variables and in the correlation test there was a significant relationship between religious attitudes, persistence and learning motivation of students at SMPN 2 Bengkulu City and SMPN 2 Jambi City on Islamic Religious Education Subjects.The implications of this research are expected to be a reference for educators and students in improving and understanding the religious character, perseverance and learning motivation of students, so that it has a good impact on the learning process, especially in Islamic religious education subjects.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PAI ASPEK AKHLAQ BERBASIS PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEMOKRATIK DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMPN 12 KOTA BENGKULU Alfauzan Amin
Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2017): Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.436 KB) | DOI: 10.1161/.v5i3.755

Abstract

Aspek Pendidikan Agama yang banyak disoroti adalah menyangkut aspek muatan kurikulum atau materi pendidikan agama, sarana pendidikan agama, termasuk di dalamnya buku-buku dan bahan-bahan ajar pendidikan agama yang belum mampu membangkitkan semangat dan kesadaran beragama. Sebagai pengajar harus melalukan inovasi karena sudah menjadi tanggung jawab profesional. Kali ini akan dikaji bagaimana pembelajaran materi PAI dengan aspek akhlak dengan pendekatan demokratik. Pembelajaran dengan pendekatan demokratik berarti sistem pembelajaran ditekankan pada kegiatan yang melibatkan semua siswa dengan menekankan cara berfikir kreatif, kritis dalam mengemukakan pendapat, ide maupun gagasan sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki dan beragam kecerdasan siswa yang meliputi kecerdasan verbal, matematik, ruang, kinestetik, musikal, kecakapan intrapsikis.Selanjutnya Model demokratik yang ditemukan dan dirancang ini berorientasi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, ekspresi kreatif, empati dan wawasan dalam hubungan sosial. Model ini memiliki dampak pembelajaran yaitu anak dengan mudah dapat menguasai pemahaman materi agama yang sangat doktrinal sekalipun. Kata Kunci: Bahan Ajar, PAI, Konsep.
Pengembangan Bahan Ajar Pai Pokok Bahasan Aspek Akidah Berbasis Pembelajaran Metafora Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Smpn 17 Kota Bengkulu Alfauzan Amin
Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2018): Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (913.269 KB) | DOI: 10.29300/mjppm.v3i1.2342

Abstract

The he research subjects for product trials that were developed in the study were students of SMPN 17 Bengkulu City in 2017. The small group trial subjects were 10 students who were selected by purposive sampling. Large group trial subjects 65 students. The research development steps are: (1) potential and problems, (2) data collection, (3) Product Design, (4) design validation, (5) design revision, (6) product trial, (7) product revision , (8) trials of use, (9) product revisions, (10) Mass production). Based on the research it can be concluded that teaching materials are developed based on needs analysis. The results of the development in the form of a draft were then tested for validation, tested for practicality and effectiveness. The results of validation of metapora-based PAI teaching materials for students in the form of printed teaching materials (books) with the metapora approach by experts and practitioners have fulfilled the eligibility component as valid teaching materials. The process of learning activities with metapora-based PAI teaching materials for students has fulfilled the eligibility component as material practical teaching. Student responses and the final results of learning activities with metapora-based PAI teaching materials for students have fulfilled the feasibility component as practical teaching materials. Student responses and the final results of learning activities with metapora-based PAI teaching materials have met the eligibility component as an effective teaching material, with proven metapora teaching materials proven to have been able to improve student learning outcomes.
ANALISIS KURIKULUM PAI SMA/SMK/MA KELAS XII Sipuan Sipuan; Rahman Umar; Rohimin Rohimin; Hery Noer Hery Noer; Alfauzan Amin
Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v8i3.398

Abstract

Banyak orang awam yang beranggapan bahwa istilah pendidikan hanyalah sebuahkata yang mereprensentasikan kegiatan mendidik anak di sekolah agar menjadi lebih pandaidan kelak ia dapat menjadi anak yang sukses di masa depan atau mendapat pekerjaan yang diinginkan. Namun, anggapan tersebut ternyata belum cukup mewakili makna dantujuan pendidikan yang sebenarnya, seperti yang telah dirumuskan dalam Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1. Kurikulum adalah suatukajian terhadap kompetensi, materi, evaluasi serta perencanaan pembelajarn yang dapat dijadikan pedoman bagi guru di sekolah. Kurikulu mwajib adanya pada setiap mata pelajaran termasuk di dalamnya mata pelajaran pendidikan agama Islam. Adapun Kurikulum mempunyai kedudukan sentral dalam seluruh proses pendidikan. Kurikulum mengarahkan seluruh bentuk aktivitas pendidikan demi tercapainya tujuan pendidikan nasional. Kurikulum juga merupakan suatu rencana pendidikan, memberikan pedoman dan pegangan tentang jenis, lingkup, dan urutan isi serta proses pendidikan Menurut pendapat Ahmad Tafsir memberikan pengertian bahwa Pendidikan Agama Islam adalah bimbingan yang diberikan oleh seseorang kepada seseorang agar ia berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam. Bila disingkat, pendidikan agama Islam adalah bimbingan terhadap seseorang agar menjadi muslim semaksimal mungkin. Dalam kurikulum PAI mendapatkan tambahan kalimat sehingga Menjadi Pendidikan Agama Islam. Sehingga dapat diartikan sebagai pendidikan yang memberikan pengetahuan dan membentuk sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik dalam mengamalkan ajaran agama Islam, yang dilaksanakan sekurang-kurangnya melalui mata pelajaran pada semua jenjang pendidikan. Perubahan atau pengembangan kurikulum menunjukkan bahwa sistem pendidikan itu dinamis, jika system pendidikan tidak ingin terjebak dalam stagnasi, semangat perubahan perlu terus dilakukan dan merupakan suatu keniscayaan. Kita berharap, perubahan dan pengembangan kurikulum 2013 tak hanya merampingkan mata pelajaran semata, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan perubahan dan perkembangan zaman. Pengembangan kurikulum merupakan bagian dari strategi meningkatkan capaian pendidikan. Disamping kurikulum, terdapat sejumlah factor diantaranya: lama siswa bersekolah, lama siswa tinggal disekolah, pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi, buku pegangan dan peranan guru sebagai ujung tombak pelaksasn pendidikan.
INTELEGENSI GANDA SEBAGAI BASIS PEMBELAJARAN Alfauzan Amin
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2011): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v10i2.7622

Abstract

This article aim to to know how study strategy base on Multipel Intelegensi. Strategy Study base on Multiple Intelligences (MI) represent a number of engineered step pursuant to tendency of intellegence of student to reach the target of study. In Islam, construction of edukatif interaction do not only limited to humanizing human being only pursuant to human being eksistensi under the sun eye (ardh fil khalifah), but also humanize human being as Allah slave. Exploiting Strategy study base on MI can be used in Islamic education interaction as effort physic balance tuition, liver and mind, grow pre-eminent person with akhlaqul karimah, and also guide human being comprehend and Islam teaching applicati hollisticly
The role of Islamic education teachers in fostering students’ emotional intelligence Alimni Alimni; Alfauzan Amin; Dwi Agus Kurniawan
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v11i4.22116

Abstract

This research aimed to find out how the role of Islamic Education teachers in fostering students' emotional intelligence, especially in Bengkulu City Elementary Schools. This was mixed-method research using explanatory techniques. Instruments in this study included questionnaires and interviews, with the sample were teachers and elementary school students. The strategy used by Islamic Religious Education (Pendidikan agama Islam/PAI) teachers in order to improve emotional intelligence is to focus more on student activity and attitudes, as well as by carrying out activities such as regular recitations every Friday, evening prayers, reading dhikr, and fasting to improve students' spiritual intelligence. After inviting students to do positive things such as reading history books, stories and other books that can foster motivation, doing social service activities, inviting students to pray when a friend is sick or when someone dies, this is to foster empathy, and in the learning process, the teacher applies group learning strategies. Also, schools provide facilities and infrastructure for extracurricular activities such as drum bands, Banjari prayers, and khutbahs, to foster a sense of cooperation or develop relationships with other people.
Inovasi Pendidikan Multikultural dalam Masyarakat Plural Harun Harun; Muhamad Nasrudin; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6824

Abstract

Tulisan ini mengkaji dan mendeskripsikan mengenai inovasi pendidikan multikultural dalam masyarakat plural. Pendidikan multikultural dapat dikatakan sebagai respon terhadap fenomena budaya, sosial, dan konflik etnis yang muncul di tengah masyarakat yang berlandaskan multikultural. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan Pluralisme dan Islam sebagai entitas yang tidak bisa dipisahkan. Dapat dibedakan secara konseptual namun tidak bisa dipisahkan dalam realitas nyata. Metode yang dipakai didalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, atau dapat digunakan dalam bahan pustaka sebagai sumber informasi untuk menjawab permasalahan tentang pendidik dalam pendidikan. Islam dan Pluralisme Pendidikan Agama menjadikan agama sebagai konsep untuk menimbulkan rasa persatuan dalam ranah ukhuwah basyariyah dalam memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan; Oleh karena itu, sistem pendidikanlah yang menjadikan agama sebagai nilai moral dan bukan lembaga formal yang terbentuk.
Co-Authors *Mus Mujiono A'yun, Qurrotul Adisel Adisel Adisel Adisel Adisel Adisel Ahmad Bahrudin Azis Ahmad Fauzan Ahmad Hifdzil Haq Ai Siti Hodijah Ajeng Widyaningrum Albethrik Meizontara Alimni Alimni alimni, alimni Anisyah Rahmadania Aprianti, Nefi Asiyah, Asiyah Astuti, Roswida Sri Ayu Wulandari Azidnia Fauza Azzahra, Miftahul Zannah Bety Bety Cici Edawarni Daheri, Mirzon Deka Nurbika Desi Tri Anggereni Dewi, Desy Eka Citra Diana Sari Diana, Sertia Okta Dwi Agus Kurniawan Dwi Harmita Dwi Ratnasari Eka Citra Dewi, Desi Eki Yuliani Elza Triani Erwin Subly Fadilah Falah, Nurul Fina Sofiana Fitriana, Eli Ghufran Hasyim Achmad Gusti Rantio Hairun Nisa Hamdani . Hartedi, Seten Harun Harun Haryani, Meti Hermanto, Doki Hery Noer Ali Hery Noer Aly Hery Noer Aly Hery Noer Hery Noer Hidayat , Sandra Hifdzil Haq, Ahmad Idi Warsah Idi Warsah Ilmayanti, Linda Imam Rizal Iqbal, Moch Ismail Ismail Ismail Ismail Isman Fauzi Isna Refriana Jessica Tri Agustin Jumrahayani Jumrahayani Kelana, Hendri Khairiah Khairiah Kurniawan, Dwi Agus Lestari, Meri Lestari, Thiara Deah Lestari, Yuni Hana Mahmud Arif Mardiani Pane Mareta, Mira Maryam Maryam Maryana, Nana Mawardi Lubis Mawardi Lubis Meri Lestari Miftahul Zannah Azzahra Minarni Minarni Mira Septiana Mirna Yusuf Mochamad Lutfan Sofa Muassomah Muassomah Muhamad Nasrudin Muhammad Agus Ainur Rasyid Muhammad Faaris Muhtadi, Faiz Mujiono, *Mus Mukhlisuddin Mukhlisuddin Musron, Ahmad Nelly Marhayati, Nelly Nidia Liandara Ningrum, Melisa Putri Dwi Ningsih, Sri Rahayu Noer Aly, Hery Novriyana, Yola Nur Hidayat, Wildan Nurhasanah Nurhasanah Nurlaili Nurlaili Nurma Yunita Nurul Wahidatur Rahmah Parma, Pela Perdana, Rahmat Perdana, Rahmat Eka Piqriani, Yelmi Novita Pisi Ismarliana Pramita, Miki Ayu Pratama, Wahyu Adi Purwanto Puspa Handayani Puspita, Tia Rahman Rahman Rahman Umar Rahmat Perdana Rahmat Perdana Ramedlon, Ramedlon Ratmi Yulyana Retha Dianita Rina Nirwana Rizal, Imam Rohimin Rohimin Rohimin Rohimin Rohimin Romadhan Sitorus, Iwan Roswida Sri Astuti Rupiah Sabila Eka Septi Saepudin Saepudin Saepudin Saepudin Saepudin Sapruni, Sapruni Satrisno, Hengki Sawaludin Rahman Selviana Al-Jannah Septi, Sabila Eka Septia , Rafika Dewi Shafira, Windy Singgih, Ahmad Sipuan Sipuan Siregar, Zulpahmi Sismidarti, Sismidarti Sri Astuti Suci Jayanti Sugeng Sugeng Suhirman Suhirman Sulistyorini Sulistyorini Suparno Suparno Suprapno Suprapno Suprapno, Suprapno Suradi Suradi SURADI, A Suradi, A. Suranda, Novalyo Sutriyani, Sutriyani Syamsul Rizal Syapal, Zulkarnain Taman, Badrun Toha Andiko Tri Wulandari TRIANI, ELZA Umi Rahmawati Veron Pratama Vina Putri Rahayu Wahyu Adi Pratama Wiji Aziiz Hari Mukti Winda Astuti Wiwinda Wiwinda Yeni, Nini Angger Yupande, Putra Yurika, Muti’a Zubaedi Zubaedi Zubaedi Zubaedi Zubaedi Zubaidi Zubaidi Zulkarnain S. Zulkarnain Syafal