p-Index From 2021 - 2026
14.657
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman JURNAL MITRA SWARA GANESHA Jurnal Varidika Jurnal Penelitian Humaniora At-Taqaddum Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Manajemen Pendidikan Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Jurnal As-Salam Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Early Childhood Research Journal (ECRJ) Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Basicedu Journal on Education Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jurnal Isema : Islamic Educational Management Jurnal Psikohumanika Instructional Development Journal Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences As Sibyan : Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Pendekatan Kebijakan Publik dalam Politik Pendidikan Islam Journal of English Language and Education Bulletin of Science Education Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora Journal of Social Research Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains ARZUSIN: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Amartha Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Innovative: Journal Of Social Science Research NUMBERS: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Hukum Mimbar Justitia Jurnal Elementaria Edukasia Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Cendekia Ilmiah Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Educational Journal Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pembiasaan Nilai-Nilai Pancasila Terhadap Penguatan Karakter Anak Dalam Filter Etika Di Era Digital Siti Nugraheni; Melkianus Panda Huki; Murfiah Dewi Wulandari; Darsinah Darsinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8316

Abstract

Perkembangan era digital membawa perubahan signifikan terhadap perilaku sosial peserta didik, terutama dalam penggunaan teknologi informasi dan media sosial. Kemudahan akses informasi memberikan peluang besar bagi pengembangan pembelajaran, namun sekaligus menghadirkan berbagai tantangan seperti degradasi moral, penyebaran hoaks, cyberbullying, serta rendahnya etika digital. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral dan etika dalam berinteraksi di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembiasaan nilai-nilai Pancasila dalam memperkuat karakter peserta didik sebagai filter etika di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai jurnal nasional yang membahas pendidikan karakter dan implementasi nilai Pancasila di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembiasaan nilai Pancasila yang dilakukan melalui budaya sekolah, keteladanan guru, integrasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), serta aktivitas digital berbasis karakter mampu menumbuhkan sikap religius, tanggung jawab, toleransi, kemampuan literasi digital, serta etika bermedia sosial pada peserta didik. Internalisasi nilai Pancasila secara berkelanjutan terbukti menjadi benteng moral dalam menghadapi disrupsi teknologi dan arus informasi global. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa nilai Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai identitas bangsa, tetapi juga sebagai sistem etika digital bagi generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menguatkan pendidikan karakter berbasis Pancasila secara berkelanjutan.  
Tantangan Guru dalam Mengintegrasikan Karakter Mandiri di Tengah Beban Administrasi Kurikulum Merdeka Ana Agnisia Nada; Dinda Kestu; Murfiah Dewi Wulandari; Darsinah Darsinah
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/bgg96840

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menempatkan penguatan karakter sebagai salah satu tujuan utama pendidikan, termasuk pengembangan karakter mandiri melalui Profil Pelajar Pancasila. Namun, berbagai tuntutan administratif yang menyertai implementasi kurikulum berpotensi memengaruhi efektivitas proses pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi guru dalam mengintegrasikan karakter mandiri di tengah beban administrasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 2. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami ketegangan antara pelaksanaan tugas administratif dan kebutuhan pendampingan karakter siswa. Tingginya intensitas pelaporan digital dan penyusunan dokumen pembelajaran berkontribusi terhadap berkurangnya waktu interaksi pedagogis yang bermakna. Kondisi tersebut berpotensi melahirkan fenomena paper-based character, yaitu penilaian karakter yang lebih berorientasi pada kelengkapan dokumen daripada perubahan perilaku peserta didik. Meskipun demikian, kepemimpinan instruksional kepala sekolah yang suportif, penguatan komunitas belajar, dan penyederhanaan sistem administrasi terbukti mampu mengurangi tekanan administratif sehingga guru dapat lebih fokus pada pembinaan karakter mandiri siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara akuntabilitas administrasi dan esensi pendidikan karakter dalam implementasi Kurikulum Merdeka
PERKEMBANGAN KARAKTER PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR DI ERA DIGITAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Vita Meitria; Pipit Athyana Isniasih; Murfiah Dewi Wulandari; Darsinah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48786

Abstract

This study aims to analyze the character development of elementary school students in the digital era through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The review was conducted following PRISMA guidelines on articles published between 2022 and 2026, sourced from Scopus, ERIC, ScienceDirect, DOAJ, and Google Scholar. A total of 34 articles met the inclusion criteria and were analyzed comprehensively. The findings indicate that the digital era offers significant opportunities for character development, particularly in responsibility, independence, creativity, collaboration, and critical thinking. The use of digital technology, social media, learning platforms, and artificial intelligence can effectively support character internalization when implemented appropriately. However, the digital era also presents challenges, including exposure to negative content, reduced face-to-face social interaction, increasing individualism, and the risk of moral degradation. Teachers, parents, and schools play essential roles in optimizing character education within digital environments. Strong collaboration among families, schools, and adaptive technology utilization is necessary to foster a generation that is morally grounded, digitally literate, and well-prepared to face the challenges of the twenty-first century wisely, responsibly, and ethically.
Developing Discipline And Responsibility Character In Elementary School Students Nensi Desiana Purnamasari; Kayla Hajar Zahira; Murfiah Dewi Wulandari; Darsinah Darsinah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.592

Abstract

This study synthesizes empirical evidence on the development of discipline and responsibility character among elementary school students using a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA 2020 framework. The review analyzed 15 articles selected from 120 records retrieved from Google Scholar (2021–2026). Data were examined through thematic coding and narrative synthesis. The findings indicate that discipline and responsibility character are shaped by multiple interrelated factors, including the role of teachers, active learning strategies such as Problem-Based Learning (PBL) and Numbered Heads Together (NHT), habituation through school rules, school environment, parenting, extracurricular activities, and character assessment practices. The results also show that character development occurs gradually through continuous and collaborative efforts among teachers, parents, and schools. These findings highlight that character formation in elementary education is a complex and multi-factor process with important implications for educational practice and future research.
Implementasi Strategi Kepemimpinan Pembelajaran Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Murid (Studi Kasus Di SD Muhammadiyah Tonggalan Klaten) Muh Nur Azis Yusuf; Evylia Ratna Arjanti; Ghufron Ahmad Al Muzakki; Darsinah Darsinah; Anam Sutopo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan kepemimpinan pembelajaran dan strategi peningkatan hasil belajar siswa di SD Muhammadiyah Tonggalan Klaten. Sekolah ini memiliki 650 siswa, 52 guru, dan 8 tenaga kependidikan dengan visi membentuk generasi ulil albab yang sholeh, unggul, inovatif, peduli, dan berwawasan global. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama meliputi supervisi akademik yang belum optimal, variasi kompetensi guru, rendahnya pemanfaatan data hasil belajar, beban administratif tinggi, dan lemahnya budaya kolaborasi. Implementasi kepemimpinan pembelajaran melalui supervisi berkelanjutan, pengembangan profesional guru, serta pemanfaatan data pembelajaran terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan peningkatan rata-rata nilai sebesar ±15% dan peningkatan ketuntasan belajar klasikal
The Role of Teachers and Parents in Addressing Students’ Habitual Tardiness at SD Muhammadiyah 01 Kandang Panjang, Pekalongan City Moch Nur Soleh; Wiewiek Puji Astuti; Darsinah Darsinah; Wafrotur Rohmah
Journal of English Language and Education Vol 11, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i3.2826

Abstract

Student tardiness remains a persistent issue in elementary education, negatively affecting learning effectiveness, academic achievement, and character development. This study aimed to examine the roles of teachers and parents in addressing habitual tardiness among students at SD Muhammadiyah 01 Kandang Panjang, Pekalongan City. A qualitative descriptive approach was employed, involving the principal, classroom teachers, subject teachers, parents, and students selected through purposive sampling. Data were collected through observations, interviews, and documentation and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The credibility of the findings was ensured through source and method triangulation. The results revealed that student tardiness was influenced by internal factors, including poor time management, low self-discipline, weak learning motivation, and unhealthy sleeping habits, as well as external factors such as inadequate parental supervision, transportation constraints, and family routines. Teachers addressed these issues through discipline reinforcement, counseling, educational guidance, and positive reinforcement, while parents supported punctuality by establishing consistent daily routines and monitoring school preparation. Effective collaboration between teachers and parents through regular communication significantly improved student punctuality, highlighting the importance of school–family partnerships in fostering discipline and character development.
Strengthening Civic Disposition Through Co-Curricular Education Program at Muhammadiyah Darul Falah Elementary School Erwin Ardianzah; Joko Setiono; Darsinah Darsinah; Murfiah Dewi Wulandari
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10, No. 3, July - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i3.6331

Abstract

Basic education has a strategic role in shaping the civic disposition of students from an early age. Civic disposition includes an attitude of responsibility, social concern, tolerance, discipline, and commitment to the values of Pancasila and democratic life. Social challenges and global dynamics require schools not only to focus on the mastery of knowledge, but also on strengthening the affective and behavioral dimensions of students. This study aims to describe the implementation of co-curricular education programs in fostering and strengthening the civic character of students at SD Muhammadiyah Darul Falah, focusing on the form of co-curricular activities and the role of teachers and schools in the process of internalizing civic values. The research uses a descriptive qualitative approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation studies on the implementation of educational programs in schools. The validity of the data was tested through triangulation of sources and techniques, while the data analysis was carried out with the Miles and Huberman model which included data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that cocurricular-based education programs, such as social care activities, community service, discipline habituation, and collaborative activities, contribute significantly to strengthening the attitude of responsibility, social concern, tolerance, active participation, and democratic attitude of students. The role of teachers as facilitators and role models, as well as consistent support of school culture, are key factors for the success of internalizing civic values. The findings of this study provide a theoretical contribution to the development of the study of civic education in elementary schools and practical benefits as a reference for the development of educational programs based on strengthening civic disposition in Muhammadiyah schools.
The Urgency of the Second Amendment to ITE Law from the Standpoint of the Positive Law and Human Rights Hasyim, A. Dardiri; Darsinah, Darsinah
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2025): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v9i1.22656

Abstract

The ITE Law experienced modifications in 2016 with the enactment of Law No. 19 of 2016, which amends Law No. 11 of 2008 regarding ITE. In 2023, the ITE Law will see a reemergence of changes. This article seeks to delve deeper into the pressing nature of these changes through the lens of human rights. This research uses normative legal methods with a legislative approach with a human rights perspective. Data collection through literature reviews relevant to the research focus, including literature reviews, theoretical frameworks, and government regulatory documents. This article concludes that the existing findings show that the proposed amendments are already regulated in existing laws and regulations, thus indicating that there is no urgent need to revise the ITE Law. Out of the seven proposed changes, five hav been addressed in other laws and regulations. If the changes persist, there will be overlapping regulations that could undermine the positive legal framework in Indonesia. At the same time, two proposed changes regarding the consequences of criminal threats and sanctions have been incorporated into the Criminal Code, which was ratified and enacted at the end of 2022 and is set to take effect in 2026. The ITE Law, when viewed alongside regulations from other countries, has strayed from its initial purpose as a protector of electronic activities and has instead become a means of legitimizing criminalization. This clearly indicates that the ITE Law is inconsistent with human rights.
Analysis of the Negative Impact of Gadgets on Elementary School Students Nahdhiyatunisak Nahdhiyatunisak; Indra Susanti; Darsinah Darsinah; Wafroturrohmah Wafroturrohmah
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i2.448

Abstract

The development of digital technology has a significant impact on students' lives, particularly regarding the intensity of gadget usage at the elementary school level. This study aimed to analyze the negative impacts of gadget usage among students at SD Muhammadiyah 01 Kuripan Kidul, Pekalongan City, and to formulate coping strategies. Utilizing a descriptive qualitative approach, primary data were gathered through interviews, observations, and documentation, involving teachers, students, and parents as informants. Meanwhile, secondary data were obtained through document studies and scientific journals. All data were subsequently analyzed using an interactive model comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicated that gadget usage among students at the school was relatively high and predominantly used for entertainment activities. The negative impacts identified by the researcher included decreased learning concentration, lack of social interaction, and behavioral changes such as lack of discipline and irritability. Furthermore, the recommended coping strategies focused on building synergy between parents and the school to limit and strictly monitor gadget screen time. Additionally, providing digital literacy education and alternative non-gadget activities could be implemented to foster a positive developmental environment for students at SD Muhammadiyah 01 Kuripan Kidul, Pekalongan City.  
Transformasi Peran Pemimpin Pembelajaran SMK dalam Mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI) secara Etis dan Berkeadilan Susi Rahayu; Darsinah Darsinah; Wafrotur Rohmah
Instructional Development Journal Vol. 8 No. 3 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disrupsi teknologi Kecerdasan Buatan (AI) menuntut transformasi fundamental dalam kepemimpinan pendidikan, dari peran manajerial menuju peran yang lebih adaptif dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemimpin pembelajaran di SMK Muhammadiyah 1 Baturetno, sebuah sekolah kejuruan di wilayah non-urban, memaknai dan mentransformasikan bermaksud untuk mengintegrasikan AI secara etis dan berkeadilan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdesain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan beberapa guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi peran terjadi melalui tiga tahapan utama: (1) pergeseran makna kepemimpinan dari 'manajer' menjadi 'arsitek ekosistem belajar'; (2) penerapan strategi 'koalisi-terbatas' untuk menavigasi resistensi dan memantik inovasi dari bawah; dan (3) munculnya kesadaran akan dilema antara mendorong inovasi dengan memastikan keadilan digital bagi siswa dari latar belakang sosial-ekonomi yang beragam. Temuan ini mengimplikasikan bahwa kepemimpinan yang efektif di era AI tidak hanya menuntut kecakapan teknis, tetapi juga kecerdasan emosional untuk mengelola perubahan dan kompas moral yang kuat untuk menempatkan keadilan sebagai inti dari kebijakan teknologi.
Co-Authors A. Dardiri Hasyim Aan Yunianto Abdul Somad, Abdul Achmad Dardiri Hasyim Agil Tri Budhiati, Ridha Agustina Widianti Ahmad Ahmad Wahyudi Ahsanul Huda Susanto Al-Amin, Al-Amin Alfauziah Rahmadani Ali Muckromin Alifia Rosyida Alkhasanah, Nuraini Almarizka, Jihan Ayu Alqudsi, Zainab Alya Rifa Nurjanah Aminuyati Ana Agnisia Nada Anam Sutopo Anatri Desstya Andriani Chondro Retno Andy Ariyanto Anfa Muarif Wicaksana Angga Eko Novanto Ani Budiarti Tohari Annisaa Salsabila Ardianti, Amelia Rizki Ariqoh Rizqi Arya Dani Rushertanto Astuti, Sri Indy Aviandri Cahya Nugroho Bambang Sumardjoko Bayu Sapto Nugroho Cahyono, Dedi Dwi Cettra Shandilia Latunusa Ambawani Darus Rohman Desilva Sindra Javanis Dinda Kestu Dinda Kurnianingrum Dwi Maryani Dwi Prastyan, Yuyun Dyah Sulistyaningsih Endang Fauziati Endang Setyowati Endang Setyowati Era Setiyawati Ernawati Ernawati Erwin Ardianzah Esthi Mursiti Evylia Ratna Arjanti Fatimah, Hana Ghufron Ahmad Al Muzakki Giri Sayekto Handayani, Neni Hasthanti, Sri Walji Hasyim, Achmad Dardiri Heri Susanto Holyness Nurdin Singadimedja Husni, Mahasin Indah Kusuma Wardani Indra Susanti Ipung Purwati Irwan Saputra Janti Murdiani Joko Setiono KARTIKA, SOFIA NUR Kayla Hajar Zahira Khasanah, Nurul Uswatun Khoiri Yahya Afifah Khoirun Nissa Febriyanti Sholikah Khoirunnisa, Faaizah Larasati, Trias Luqmanul Hakim Ma'rifatul Jannah Mahasin Husni Mansoor, Hafiza Sana Marati, Siti Hamamatul Markhamah Marwahningsih, Novi Melindha Putri Nur Wahyuni Melkianus Panda Huki Miftahudin Miftahudin Minsih Moch Nur Soleh Mufrod Teguh Mulyo Muh Nur Azis Yusuf Muhammad Irvan Rosyadi Muhammad Nuhman Mahfud Muhfik Anwar Mulyo, Mufrod Teguh Mumtazah, Durrotun Murfiah Dewi Wilandari Murfiah Dewi Wulandari Murfiah Dewi Wulandasri Murfiah Wulandari Murtiningsih Murtiningsih Nafiah Nur Shofia Rohmah Nahdhiyatunisak Nahdhiyatunisak Neni Handayani Nensi Desiana Purnamasari Ningsih, Prapti Octavia Noer Safitri, Rizky Noviasari, Amalia Nur Cholidah Nuraini Alkhasanah Nurlita ' Nurrochman, Taufik Nurul Annisa Safitri Nurul Hadi Mustofa Nurul Latifah nurul latifah Nuryati Nuryati Nuryati Pipit Athyana Isniasih Prapti Octavia Ningsih Ratih Kumala Wijayanti Refiana Hidayah Rini Budiwati Rosyid Ridho Saptono Saptono Saptono Saptono, Saptono Saputra, Dimas Teguh Sartini Sekar Tyas Pangestuti Sela Febriana Setiaji, Calista Amalia Sigit Haryanto Siti Alfiah Siti Lestari Dwi Wahyuningsih Siti Nugraheni Siti Uswatun Khasanah Sri Indy Astuti Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sularsih Susi Rahayu Sutama Suyatmini Suyatmini Teguh Waluyo Thitha Meista Mulya Kusuma Tinaningrum Ayuningsih Titik Rahayu Tri Hanung Widiyarso Tri Mitalia Endah Wulandari Tri Mulyani, Endang tri wahyuni Unzurna, Fitria Utami, Fajar Sri Vita Meitria Wafroaturrohmah, Wafroaturrohmah Wafrotur Rohmah Wafroturrahmah, Wafroturrahmah Wafroturrohmah Wafroturrohmah Wafroturrohmah Wafroturrohmah, Wafroturrohmah Wafroturrohmah, Wafroturrohman Widyasari, Erna WIDYASTUTI Wiewiek Puji Astuti Wimukti Rahayu, Maulina Wulan Fajar Setyorini Wulandari, Herlina Tri Wusono Indarto Yati, Yuni Yenny Widyawati Yeny Prastiwi Yuni Saputri, Oviana Yunita Azmil Arofaturrohman Yustri Mindaryani Yuyun Dwi Prastyan Zaenal Abidin