p-Index From 2021 - 2026
13.034
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Medula Juke Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Majalah Kedokteran Sriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Kesehatan Community Development Journal Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kedokteran Mulawarman MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Journal of Language and Health Journal of Social Research Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Health, Engineering and Technology JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Majority Media Gizi Pangan Holistik Jurnal Kesehatan JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Essentia: Journal of Medical Practice and Research Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

Penatalaksanaan Penyakit Paru Obstruktif Kronis pada Pasien Laki-Laki Usia 66 Tahun Riwayat Perokok Aktif dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga di Kecamatan Tanjung Sari Natar Fitria Saftarina; Dian Isti Anggraini; Muhammad Ridho
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit paru obstruksi kronis (PPOK) merupakan penyakit yang dikarenakan hambatan pada saluran nafas yang tidak sepenuhnya reversibel. Hambatan ini bersifat progresif serta berhubungan dengan respon inflamasi paru terhadap partikel atau gas beracun dan berbahaya. Seorang pria berusia 66 tahun, didiagnosis PPOK dengan kekhawatiran terjadinya pemberatan pada penyakitnya. Memiliki risiko internal yaitu usia 66 tahun, riwayat merokok sejak usia 30 tahun sebanyak 10 batang per hari, kurangnya pengetahuan tentang PPOK, serta kurangnya higienitas diri. Faktor risiko eksternal yaitu kurangnya dukungan dan pengetahuan keluarga mengenai penyakit pasien. Pada anamnesis dan pemeriksaan fisik didapati sesak nafas dan batuk berdahak bewarna putih, penggunaan otot bantu pernafasan, barrel chest (+), ronkhi dan wheezing (+). Dilakukan intervensi terhadap pasien dan keluarga tentang penyakitnya, bahaya merokok, menjaga higienitas serta pentingnya tindakan preventif untuk mencegah komplikasi penyakitnya dalam 4 kali kunjungan rumah. Pada evaluasi ditemukan pengetahuan yang cukup mengenai penyakitnya, perubahan perilaku pasien, higienitas yang membaik serta gejala yang diderita pasien sudah mulai berkurang. Penyakit kronik yang tidak dapat disembuhkan harus membutuhkankerjasama yang bersifat berkesinambungan dan terus menerus antara pasien, keluarga serta petugas kesehatan agar tidak terjadi perburukan dan mengalami komplikasi.Kata kunci: pelayanan dokter keluarga, PPOK
Hubungan Karakteristik Individu dengan Nilai Kapasitas Vital Paru Pekerja di PT. Bukit Asam (Persero) Tbk Unit Tarahan Lampung Silvi Qiro'atul Aini; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat beberapa bahaya potensial kesehatan dan keselamatan kerja (K3), yang menimbulkan risiko dampak panjang pada kesehatan. Debu yang terhirup oleh tenaga kerja dapat menimbulkan penurunan kapasitas vital paru. Nilai kapasitas vital paru seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh konsentrasi paparan debu yang diterima saja, hal itu juga dipengaruhi oleh karakteristik yang terdapat pada individu pekerja. Jenis penelitian ini  adalah observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Bukit Asam (Persero) Tbk unit pelabuhan Tarahan Lampung dari bulan November 2015-Januari 2016. Subjek penelitian sebanyak 181 orang dengan teknik Simple Random Sampling. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu umur, status gizi, kebiasaan olahraga dan paparan debu sedangkan kapasitas vital paru sebagai variable terikat. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-square. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, observasi dan pengukuran debu dan kapasitas vital paru. Dari 181 responden, 59,1% responden memiliki gangguan kapasitas vital paru. 70,2% responden berusia lebih dari 30 tahun, 52,5% memiliki gizi yang tidak normal dan 79,6% responden tidak berolahraga. Terdapat hubungan antara umur, status gizi, dan kebiasaan olahraga dengan kapasitas vital paru dengan nilai p value adalah (0,000). Terdapat hubungan antara umur, status gizi, dan kebiasaan olahraga dengan nilai kapasitas vital paru pekerja di PT Bukit Asam (Persero) Tbk Unit Tarahan Lampung.Kata Kunci : debu, kapasitas vital paru, , olahraga, status gizi, umur. 
Efektifitas Pelatihan Kader Posyandu Dalam Peningkatan Cakupan Imunisasi Di Desa Gunungtiga, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung Rika Rahmawati; Charisatus Sidqotie; Alvin Widya Ananda; Yogi Maryadi; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan suatu tindakan efektif pencegahan penyakit dan kematian balita di Indonesia. Kebijakan penyelenggaraan imunisasi ini dilaksanakan oleh semua sektor, terutama posyandu. Posyandu merupakan pelayanan kesehatan utama ibu dan anak bersumber daya masyakarat yang tenaga utama pelaksana posyandu adalah kader posyandu. Pelatihan kader posyandu di Desa Gunungtiga perlu dilakukan karena kurangnya keterampilan dan pengetahuan, serta jauhnya akses pelayanan kesehatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap kemampuan dan pengetahuan kader mengenai cakupan imunisasi di Desa Gunungtiga, Tanggamus, Lampung. Penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan menggunakan desain One group Pretest Posttest. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner pengetahuan. Rerata nilai pre-test kader sebelum pelatihan adalah 37,03 dan rerata nilai post-tes adalah 79,62. Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan ini secara statistik signifikan dengan nilai p = 0,000 ( α<0,05). Kesimpulan, terdapat pengaruh yang signifikan dari adanya pelatihan terhadap kemampuan dan pengetahuan kader mengenai cakupan imuNisasi di Desa Gunungtiga.Kata kunci: imunisasi, kader posyandu, pelatihan.
Efek Neurobehavioral akibat Paparan Kronik Organofosfat pada Petani Fitriani Antika Dhamayanti; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian di sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2009, jumlah petani di Indonesia mencapai 107,4 juta jiwa. Sektor initidak lepas dari berbagai jenis praktik pertanian, salah satunya adalah aplikasi pestisida. Pestisida kimia merupakan jenis yang dianggap paling efektif dalam mengendalikan hama penyakit oleh sebagian besar petani. Petanisering menggunakan pestisida sebagai tindakan preventif. Pestisida yang banyak direkomendasikan di bidang pertanian adalah golongan organofosfat karena golongan ini lebih mudah terurai di alam. Penggunaan pestisida golongan organofosfat dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan efek   neurobehavioral pada petani. Gangguan ini mengakibatkan perubahan padamemori, attention, mood, disorientasi, penyimpangan berfikir, serta perubahan somatik, sensorik, dan fungsi kognitif sebagai efek neurotoksik akibat penggunaan neurotoksikan. Organofosfat memiliki mekanisme blokade terhadap enzimasetilkolinesterase dan ikatan dengan enzim neuropati target esterase (NTE) yang diyakini menjadi awal pengembangan chronic organophosphate induced neuropsychiatric disorder(COPIND).Kata kunci: efek neurobehavioral, pestisida, organofosfat, petani
Pengaruh Induksi Gelombang Elektromagnetik Ponsel Terhadap Sel Spermatosit Primer pada Tikus Putih Galur Spraque dawley Tara Aulianova; Soraya Rahmanisa; Fitria Saftarina; Susianti Susianti
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengguna ponsel laki-laki biasanya menyimpan ponsel di saku celana. Sedangkan banyak penelitian epidemiologi menyimpulkan penggunaan ponsel berperan menyebabkan infertilitas pria. Radiasi gelombang elektromagnetik ponsel dapat menimbulkan stres oksidatif yang mempunyai pengaruh terhadap fungsi dan struktur testis, berupa berkurangnya jumlah sel spermatogenik. Penelitian ini terdapat 25 sampel terbagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol positif (K+) hanya diberi pakan dan minum, kelompok kontrol negatif (K-) diberi pakan dan minum serta diberi induksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg),perlakuan 1 (P1) diberikan dosis tomat 1,85 g dan zink 0,54 mg dan diinduksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg), perlakuan 2 (P2) diberikan dosis tomat 3,4 g dan zink 0,27 mg dan diinduksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg), perlakuan 3 (P3) diberikan dosis tomat 7,4 g dan zink 0,135 mg dan diinduksi paparan ponsel (SAR 1,56 W/kg). Perlakuan diberikan selama 35 hari. Diperoleh pada P1, P2 dan P3 sel spermatosit primer berpengaruh nyata dengan α=0,05.Kata kunci: sel spermatosit primer, tomat, zink.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Dermatitis Kontak Akibat Kerja pada Karyawan Salon di Kelurahan Pahoman Hanna Mutiara; Ety Apriliana; Fitria Saftarina; Viera Rininda Mauli Dinar
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis kontak akibat kerja (DKAK) adalah suatu jenis dermatitis akibat kontak dengan bahan maupun alat yang biasa digunakan pada suatu jenis pekerjaan. Salah satunya pada seorang pekerja salon yang dalam pekerjaannya sering berkontak langsung dengan berbagai jenis bahan iritan atau alergen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko yang paling dominan terhadap kejadian DKAK pada karyawan salon. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan subjek 46 orang karyawan salon dari 3 salon yang berada di Kelurahan Pahoman, Bandar Lampung. Teknik analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan 58,7% karyawan salon mengalami dermatitis. Faktor risiko yang memiliki hubungan bermakna dalam penelitian adalah DKAK dengan lama kontak (p value = 0,001), masa kerja (p value = 0,001), riwayat penyakit kulit (p value = 0,035), penggunaan alat pelindung diri (APD) (p value = 0,001), dan personal hygiene (p value = 0,001). Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel yang paling dominan terhadap kejadian DKAK pada karyawan salon adalah masa kerja (OR = 70,491). Disimpulkan bahwa pada penelitian ini, variabel yang dominan terhadap terjadinyaDKAK pada karyawan salon di kelurahan pohaman Bandar lampung adalah masa kerja.Kata kunci: dermatitis kontak, karyawan salon, penyakit akibat kerja.
Penyakit Terkait Paparan Panas: Tinjauan Masalah Kesehatan pada Pekerja Pertanian Akibat Perubahan Iklim Ridho Pambudi; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh perubahan iklim makin dirasakan akhir-akhir ini, terutama dampaknya pada bidang kesehatan. Insidensi penyakit terkait paparan panas meningkat seiring dengan suhu lingkungan yang juga meningkat akibat perubahan iklim terjadi saat ini. Pekerja di luar ruangan, terutama pekerja pertanian yang terpapar panas lebih intens dan memiliki kemungkinan lebih besar terkena penyakit terkait paparan panas. Suhu rata-rata dunia meningkat sampai dengan 0,85oC dalam seabad terakhir. Hal tersebut dihubungkan dengan perubahan iklim yang sedang terjadi saat ini. Paparan sinar matahari yang lebih intens terutama di negara tropis akan memberikan dampak di bidang kesehatan pada para pekerja pertanian. Pekerjaan di luar ruangan, seperti yang dilakukan para petani, akan secara langsung mendapatkan pengaruh yang cukup besar akibatpeningkatan suhu tersebut. Para pekerja pertanian mungkin akan mengalami berbagai masalah kesehatan mulai dari dehidrasi sampai kematian. Selain itu, performa dan produktivitas kerja para pekerja akan mengalami penurunan seiring dengan makin banyaknya paparan panas yang diterima. Masalah kesehatan dan dampaknya kepada pekerja perlumendapatkan perhatian lebih dari para pekerja, pengusaha, dan pemegang kebijakan terutama bidang kesehatan agar masalah tersebut terselesaikan. Lebih jauh lagi, peningkatan kesehatan diharapkan juga dapat meningkatkan produktivitas pekerja, sehingga dapat menguntungkan semua pihak. Karena penyakit terkait panas yang disebabkan oleh perubahan iklim, diperlukan perhatian khusus untuk pekerja pertanian akibat suhu lingkungan meningkat akhir-akhir ini. Sehingga, kesehatan pekerja dapat meningkat dan kedepannya diharapkan produktivitas kerja juga akan meningkat.Kata Kunci: kesehatan, panas, pekerja, pertanian, perubahan iklim
Faktor-Faktor Individu yang Berhubungan dengan Kejadian Keluhan Muskuloskeletal pada Petani di Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu Aldo Fatejarum; Fitria Saftarina; Nurul Utami; Diana Mayasari
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan penyakit akibat kerja yang menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Keluhan ini dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu fakor pekerjaan, faktor lingkungan dan faktor individu. Termasuk dalam faktor individu adalah usia, lama kerja, masa kerja, jenis kelamin dan status gizi. Prevalensi tertinggi terjadinya keluhan muskulosketal ini adalah pada petani. Provinsi Lampung, merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani khususnya pada kabupaten Pringsewu Kecamatan Adiluwih di Pekon Srikaton. Desain penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu. Sampel penelitian berjumlah 78 petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan teknik consecutive sampling. Penelitian ini mempunyai nilai α=5%. Hasil penelitian menunjukan petani yang mengalami keluhan muskuloskeletal berjumlah 44 orang (56,4%), terdapat hubungan antara usia dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,003), terdapat hubungan antara lama kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,000), terdapat hubungan antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,035), terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,023) dan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan muskuloskeletal (p=0.543). Terdapat hubungan antara usia, lama kerja, masa kerja, jenis kelamin dengan keluhan keluhan muskuloskeletal dan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan muskuloskeletal.Kata Kunci: faktor individu, keluhan muskulosketal, petani.
Penatalaksanaan Hipertensi Derajat I Pada Wanita Usia 64 Tahun Di Puskesmas Natar Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Airlangga Damara; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik di atas 140mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg secara kronis. Insidensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah yang dilakukan pada penduduk usia >18 tahun di Indonesia adalah sekitar 34,1%. Tujuan studi kasus ini adalah untuk dapat menerapkan penatalaksanaan pasien hipertensi dengan pendekatan kedokteran keluarga secara holistik dan komprehensif sesuai evidence based medicine melalui pendekatan patient centered dan family approach. Studi kasus ini menyajikan kasus wanita berusia 64 tahun, didiagnosis dengan hipertensi derajat I, memiliki kekhawatiran akan kondisi kesehatan yang semakin menurun. Keterbatasan akan pengetahuan pasien terhadap penyakit yang diderita dan pola hidup yang tidak baik merupakan faktor penyebab masalah yang terjadi pada pasien dan keluarga. Dilakukan edukasi terhadap pasien dengan pemberian penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga terhadap penyakit serta intervensi diet sesuai kebutuhan kalori pasien. Setelah dilakukan evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan pasien mengenai penyakitnya dan perubahan gaya hidup.Kata Kunci : Hipertensi, Pendekatan Kedokteran Keluarga
Penatalaksanaan Holistik Pada Penderita Gizi Buruk Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Sawah Dengan PendekatanDokter Keluarga Nadiya Dewi Kusnadi; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi buruk merupakan penyebab kematian 3,5 juta anak di bawah usia lima tahun (balita) di dunia. Balita merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi. Penyebab langsung terjadinya gizi kurang salah satunya dipengaruhi oleh asupan zat gizi. Gizi kurang masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah untuk menilai lingkungan fisik. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Kasus An. A laki-laki 2,5 tahundengan keluhan sulit makan dan tubuh terlihat sangat kurus sejak 1,5 tahun yang lalu Pasien didiagnosis Gizi buruk didasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik di diagnosis oleh dokter di Puskesmas Kampung Sawah Pengetahuan keluarga pasien mengenai penyakit yang dideritanya kurang, serta pola berobat kuratif. Setelah dilakuan intervensi, diberikan menu makanan beserta takaran yang telah ditentukan, pasien telah menunjukkan perbaikan secara klinis, namun belum mengalami perubahan perilaku terhadap penyakit pasien. Hal ini menunjukkan bahwa dengan peningkatan pengetahuan, pengobatan yang benar dan beberapa kunjungan intervensi belum dapat mengubah perilaku pasien secara menyeluruh. Gizi buruk dengan pengetahuan yang kurang tentang faktor risiko, kepatuhan dalam konsumsi makanan dan kepatuhan dalam kontrol berkala ke puskesmas dapat menimbulkan komplikasi. Komplikasi dapat dicegah dengan pendekatan dokter keluarga. Kata kunci: gizi buruk, dokter keluarga
Co-Authors -, Intanri Kurniati Abiyyi Pratama HW Adilla Dwi Nur Yadika Agung, Lovina Ramadhita Airlangga Damara Akhmad Rizki Farhan Aldo Fatejarum Alia, Ega Chessa Aliffia Bingga, Isvi Aloysius Krishartadi Damar Bawono Alvin Widya Ananda Amalia, Usnida Khoiru Amallia, Rizka Dina Andari, Michelle Safna Anggita Gardeesna Sari Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Isti Anis Permanasari Anisya Yulida Syani Anita Camillia Aprianna, Belinda Aprina Adha Widiastini Ardian Reza Putra Arlandi, Charity Binda Arrizky, Muhammad Heickal Ikhlasul Amal Arsistya Ayu Marella Asep Sukohar Asri Dyah Azhari Athoriq, Muhammad Reivan Putra Atika Damayanti ATIKA RAHMAWATI Audria Octa A.W.L Azelia Nusa Dewiarti Bachtiar, Nabylly Aghna Baresti, Sarah Windia Bayu Anggileo Pramesona Belinda Apriannanti Beauty betta kurniawan Betta Kurniawan, Betta Bilal Achmad BOUGENVIL UNGU Bunga Ulama Camilia, Anita Carolina, Imelda Charisatus Sidqotie Chintya Chintya Redina Habsari Citra Yuliyanda Pardilawati Daniel Surya Wijaya Devi Liani Octiara Dewi Nur Fiana Dian Isti Anggraini Dian Isti Anggraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Diana Mayasari Diana Mayasari Diana, Mayasari Dinda Annisa Fitria Dwi Indria Anggraini Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Efriyan Imantika Eka Lestari Elfiera Rose Anna Miyako Emir Yusuf Muhammad Endro Prasetyo Wahono Ester Metalia Agusta Ety Apriliana Ety Apriliana Ety Apriliana Evi Kurniawati Fadhila, Syifa Rahmi Fairuz Khanza Amalia Fairuz Rabbaniyah Fairuz Rabbaniyah FAIZAL Farhah, Putri Dzahabiyyah Fauzi Ahmad Muda Fauziah Dwi Apriani Febriawan, Rahmat Febrina Dwiyanti Firinfa Soniya Firnanda Fitri Yana Fitri, Hilda Fitriani Antika Dhamayanti FITROH CAHYANINGTYAS Freshilia Agustin GHINA GABRILLA YUSUF Giska Tri Putri Haekal Alfhad Hanifa Yuniasari Hanna Mutiara Hanna Mutiara Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hartoyo Hartoyo Helmi Ismunandar Herlambang, Geri Indra Hilda Fitri Hotman Natama Nainggolan Hotman Natama Nainggolan Husaini Gustiar Ibrahim, Syachrony Iffatunnada Khalishah Ihsanti Dwi Rahayu Iis Nurohmah Imam Ghozali Indri Windarti Indri Windarti Indria, Anggraini Dwi Intan Kusumaningtyas Ipan Jeremia Manik Isti Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Iswandi Darwis Jhons Fatriyadi Suwandi Jhons Fatriyadi Suwandi Karima, Nisa Karimah, Nisa Kartika, Juspeni Khairani, Dinda Aulia Khairun Nisa Khairunissa Athira Nauli Siregar Kurniawan, Ryanda Masri Laisa Azka Laisa Azka Larasati, Ratri Mauluti Liana Sidharti, Liana Lintang Lestari Cahya Sawitri Lulu Asfi Assifa Luthfi Shiba Andana M. Muhlis Rizki Maristiana Ayu Maryatun Hasan Maya Ganda Ratna Maya Ganda Ratna Mayasari, Diana Mayasari, Diana Mega Merry Indah Sari Merry Indah Sari Milatul Fauziah Minerva Nadia Putri Mochammadin, Rafly Abdullah Monia Agista MS Mahrinasari Muhammad Aditya Muhammad Alif Zahran Muhammad Gilang Muhammad Maulana Muhammad Ridho Muhammad Yusran Muhammad, Innou Dhanu Muhartono Muhartono Muthia Aya Syahmalya Nabilah, Deana Rifqoh Nabylly Aghna Bachtiar Nadhila Nur Shafitha Nadila Ayuni Putri Nadiya Dewi Kusnadi Nanda Tiara Santika Naomi Elfriede Sirait Nayla Priyanka Dara Tsanya Nisa Karimah Nora Wilya Ovalia Novita Carolia Novita Carolia Noviyanti, Dwi Wulan NUR AINA SURI Nurul Anisa Putri Harahap Nurul Utami Nyimas, Naflah Nadila Oktavia, Rizwiki Oktiana Pangestu, Arief Ristia Pramesona, , Bayu Anggileo Pratama, Arraian Berdha Putri Damayanti Putri Giani Purnamasari Putri Suci Rulliyani Putri, Tasya Ellyana Rahmatika, Achisna Ramadhan, Rifqi Ihza Ramadhana Komala Rani Himayani Ratri Mauluti Larasati Reandy Ilham Andriyono Reinita Aulia Reni Zuraida Reni Zuraida Ridho Pambudi Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Rika Rahmawati Risti Graharti Rizkia Nadia Al Afifah Rizky Arif Prasetyo Rizky Arif Prasetyo Rizqa Atina Rizqina Fara Amelia Rodiani Rohayati Rohayati S, Johns Fatriyadi Salma Alya Ihsan Salsabila, Karina Adra San Maulina Sihaloho Santoso, Trio Sari, Riska Permata Satria Bangsawan Sefin, Ilu Salsabila Selly Stepriyani Septiani, Linda Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Shaffa Aulia Shabrina Shafia, Anindya Shakira Shafa Namira Silvi Qiro'atul Aini SINDI DINIATI Sinum, Ilham Muhammad SOEDJARWO Soedjarwo, Soedjarwo Sofyan Musyabiq Wijaya Soni Setiya Wardana Soraya Rahmanisa Sri Waluyo Stepriyani, Selly Subardiman, Najla Fadiyah Sudjarwo MA Suharmanto Suharmanto Suharmanto SULISTIARINI Suryadi Islami Susianti Susianti Susilawati Susilawati Sutarto Sutarto Syaka, Muthiiah Khodista Syazili Mustofa TA Larasati Tamadar Hilmi Tara Aulianova Tarigan Sibero, Hendra Tasya Alifia Hanin Tri Umiana Soleha Tricia, Yulita Tuti Malindasari Utama, WInda Trijayanti Utami, Nabila Rachmadita Viera Rininda Mauli Dinar Winda Puspita Sari Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriana Wiwi Febriani Wulan, Anggraini Janar Yasmin, Deffina Widya Yoga, M Agung Prasetya Adnyana Yogi Maryadi Yulia Dwi Untari Yulita Tricia Zahara, Noeril Asy Syifa Zenith Puspitawati