p-Index From 2021 - 2026
11.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Medula Juke Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Majalah Kedokteran Sriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Kesehatan Community Development Journal Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kedokteran Mulawarman Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Journal of Social Research Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Health, Engineering and Technology JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Majority Media Gizi Pangan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Essentia: Journal of Medical Practice and Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Individu yang Berhubungan dengan Kejadian Keluhan Muskuloskeletal pada Petani di Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu Aldo Fatejarum; Fitria Saftarina; Nurul Utami; Diana Mayasari
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan penyakit akibat kerja yang menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Keluhan ini dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu fakor pekerjaan, faktor lingkungan dan faktor individu. Termasuk dalam faktor individu adalah usia, lama kerja, masa kerja, jenis kelamin dan status gizi. Prevalensi tertinggi terjadinya keluhan muskulosketal ini adalah pada petani. Provinsi Lampung, merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani khususnya pada kabupaten Pringsewu Kecamatan Adiluwih di Pekon Srikaton. Desain penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu. Sampel penelitian berjumlah 78 petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan teknik consecutive sampling. Penelitian ini mempunyai nilai α=5%. Hasil penelitian menunjukan petani yang mengalami keluhan muskuloskeletal berjumlah 44 orang (56,4%), terdapat hubungan antara usia dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,003), terdapat hubungan antara lama kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,000), terdapat hubungan antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,035), terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan keluhan muskuloskeletal (p=0,023) dan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan muskuloskeletal (p=0.543). Terdapat hubungan antara usia, lama kerja, masa kerja, jenis kelamin dengan keluhan keluhan muskuloskeletal dan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan keluhan muskuloskeletal.Kata Kunci: faktor individu, keluhan muskulosketal, petani.
Penatalaksanaan Hipertensi Derajat I Pada Wanita Usia 64 Tahun Di Puskesmas Natar Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Airlangga Damara; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik di atas 140mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg secara kronis. Insidensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah yang dilakukan pada penduduk usia >18 tahun di Indonesia adalah sekitar 34,1%. Tujuan studi kasus ini adalah untuk dapat menerapkan penatalaksanaan pasien hipertensi dengan pendekatan kedokteran keluarga secara holistik dan komprehensif sesuai evidence based medicine melalui pendekatan patient centered dan family approach. Studi kasus ini menyajikan kasus wanita berusia 64 tahun, didiagnosis dengan hipertensi derajat I, memiliki kekhawatiran akan kondisi kesehatan yang semakin menurun. Keterbatasan akan pengetahuan pasien terhadap penyakit yang diderita dan pola hidup yang tidak baik merupakan faktor penyebab masalah yang terjadi pada pasien dan keluarga. Dilakukan edukasi terhadap pasien dengan pemberian penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga terhadap penyakit serta intervensi diet sesuai kebutuhan kalori pasien. Setelah dilakukan evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan pasien mengenai penyakitnya dan perubahan gaya hidup.Kata Kunci : Hipertensi, Pendekatan Kedokteran Keluarga
Penatalaksanaan Holistik Pada Penderita Gizi Buruk Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Sawah Dengan PendekatanDokter Keluarga Nadiya Dewi Kusnadi; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi buruk merupakan penyebab kematian 3,5 juta anak di bawah usia lima tahun (balita) di dunia. Balita merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi. Penyebab langsung terjadinya gizi kurang salah satunya dipengaruhi oleh asupan zat gizi. Gizi kurang masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah untuk menilai lingkungan fisik. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Kasus An. A laki-laki 2,5 tahundengan keluhan sulit makan dan tubuh terlihat sangat kurus sejak 1,5 tahun yang lalu Pasien didiagnosis Gizi buruk didasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik di diagnosis oleh dokter di Puskesmas Kampung Sawah Pengetahuan keluarga pasien mengenai penyakit yang dideritanya kurang, serta pola berobat kuratif. Setelah dilakuan intervensi, diberikan menu makanan beserta takaran yang telah ditentukan, pasien telah menunjukkan perbaikan secara klinis, namun belum mengalami perubahan perilaku terhadap penyakit pasien. Hal ini menunjukkan bahwa dengan peningkatan pengetahuan, pengobatan yang benar dan beberapa kunjungan intervensi belum dapat mengubah perilaku pasien secara menyeluruh. Gizi buruk dengan pengetahuan yang kurang tentang faktor risiko, kepatuhan dalam konsumsi makanan dan kepatuhan dalam kontrol berkala ke puskesmas dapat menimbulkan komplikasi. Komplikasi dapat dicegah dengan pendekatan dokter keluarga. Kata kunci: gizi buruk, dokter keluarga
Analisis Faktor Health Belief Model Terhadap Kepatuhan Minum Obat Daniel Surya Wijaya; Fitria Saftarina; TA Larasati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskular dan merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan terbanyak di dunia. Data Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa angka ketidakpatuhan minum obat sebesar 32,27% tidak rutin minum obat dan 13.3% tidak meminum obatnya, dengan 59,8% nya tidak patuh minum obatantihipertensi dikarenakan sudah merasa sehat. Faktor Health Belief Model (HBM) mencakup persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan persepsi hambatan merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku sehat seseorang dalam kepatuhan meminum obat antihipertensinya.Kata Kunci: Health Belief Model, hipertensi, kepatuhan minum obat
Penggunaan APD pada Petani yang Menggunakan Pestisida ditinjau dari Aspek Health Belief Model Iffatunnada Khalishah; Fitria Saftarina; Citra Yuliyanda Pardilawati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) adalah sebuah alat pelindung diri yang digunakan seseorang untuk melindungi diri dari segala jenis bahaya saat melakukan pekerjaan. Bidang yang paling banyak dalam penggunaan pepstisida yaknibidang pertanian. Jumlah pepstisida di indonesia yang telah terdaftar yakni pada tahun 2006 sebanyak 166 jenis dan terus meningkat setiap tahunnya yakni pada tahun 2010 meningkat menjadi 2.628. dengan penggunaan pepstisida yang sangat besar, hal ini tentunya dapat menyebabkan berbagai gangguan terutama terhadap kesehatan parapetani penyemprot. Keracunan sendiri menjadi salah satu dampak yang ditimbulkan oleh adanya pepstisida yang berlebihan. Sebanyak 1 juta hingga 5 juta kasus terjadi tiap tahunnya akibat keracunan pepstisida, pernyataan tersebut berdasarkan perkiraan dari World   Health   Organisasion (WHO) serta sebanyak 80% kasus ini terjadi dinegara-negara berkembang khususnya   pada   pekerja pertanian. Berdasarkan data dari WHO yang membuktikan bahwa dampak yang ditimbulkan dari pepstisida diniai sangat fatal, karena dapat menyebabkan penyakit seperti cacat, kemandulan, gangguang hepar hingga kanker. Dengan menggunakan Alat Pelindunng Diri (APD) pada para petani bertujuan untuk mengurangi resiko-resiko terkenanya bahaya pepstisida saat menggunakannya. Sebagai negara yang berkembang dan termasuk sebagai negara agraris, membuat Indonesia memiliki penduduk yangbermayoritas sebagai petani. Dengan begitu, diharapkan adanya kemajuan produksi dibidang pertanian sehingga dapat menunjang tercapainya pembangunan nasional. Penulisan literature review ini bertujuan agar penulis dan pembaca lebih dapat memahami pentingnya penggunaan APD pada petani pestisida di Indonesia.  Kata kunci:  Alat Pelindung Diri (APD), Petani, Pestisida
Aspek Lingkungan pada Kualitas Hidup Masyarakat yang Tinggal di Sekitar Tempat Penampungan Sampah: Literature Review Salma Alya Ihsan; Winda Trijayanthi Utama; Suharmanto Suharmanto; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v11i2.pp107-113

Abstract

Quality of life is an important indicator in assessing a person's ability to live life, which includes four domains; physical health, psychological health, social relationships, and the environment. For people living around landfills, quality of life often decreases due to direct exposure to piles of waste and the pollution it causes. Research shows that the presence of landfills near residential areas is associated with low quality of life, especially in physical and environmental aspects. Pollutants from waste, both organic, inorganic, and biological, can pollute water and soil, and cause health risks, such as malaria, cholera, diarrhea, and respiratory disorders such as asthma and bronchitis. Burning waste in the open, which is common in developing countries, also increases air pollution, releasing hazardous substances, including dioxins and greenhouse gases, which have the potential to cause respiratory health problems and cancer. The impact of this pollution is not only limited to physical health, but also affects mental well-being. People living near landfills often experience emotional instability, feelings of irritability, and tension due to an uncomfortable environment. In addition, irregular environmental conditions, including scattered waste, trigger deviant social actions. Factors such as poor access to sanitation and water contamination also play a role in increasing vulnerability to waterborne and soil-borne diseases. Overall, pollution from landfills has a significant impact on people's quality of life, affecting their physical, psychological and social health.
Pemberian Tatalaksana Secara Holistik Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Anak Perempuan Berusia 11 Tahun dengan Varisela di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Muthia Aya Syahmalya; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp376-387

Abstract

Salah satu penyakit menular yang sering terjadi pada anak-anak disebabkan oleh infeksi virus Varicella Zoster (VZV) yang disebut sebagai varisela atau cacar air. Penulis telah menerapkan prinsip pelayanan keluarga dengan pendekatan yang holistik meliputi patient-centered, family approach, dan community–oriented yang berbasis pada Evidence Based Medicine. Laporan kasus ini menggunakan data dari hasil autoanamnesis, alloanamnesis, pemeriksaan fisik, data keluarga, lingkungan, psikososial sebagai data primer yang didapatkan saat kunjungan rumah. Selain itu, penulis juga menggakan data rekam medis pasien sebagai data sekunder. Selama penulisan laporan, penilaian dilakukan secara holistik pada diagnosis awal dan akhir yang bersifat kantitatif dan kualitatif. Anak Z, anak perempuan usia 11 tahun, mengeluh adanya gangguan kulit berupa lenting-lenting merah yang muncul pada tangan dan kaki sejak 1 hari sebelumnya, disertai rasa gatal dengan cairan kental. Lenting-lenting tersebut muncul di tangan kemudian menyebar ke wajah, tubuh, dan kaki. Lenting berbentuk vesikel dengan dasar eritema, bulat, ukuran miliar, multiple, dan berbatas tegas. Pasien didiagnosis Varisela berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik sebagai dasar pemberian terapi yang sesuai. Dilakukan evaluasi terapi farmakologis dan non-farmakologis yang menunjukan peningkatan yang dinilai melalui follow up, pretest, dan posttest. Penatalaksanaan secara holistik penting bagi pasien dengan penyakit Varisela untuk mengidentifikasi masalah yang mencakup aspek biologi, psikologi, dan social, guna mencapai keberhasilan terapi dan pencegahan penularan ke orang lain.
Penatalaksanaan Holistik pada Anak Usia 11 Tahun dengan Herpes Zoster Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Wilayah Puskesmas Natar Nanda Tiara Santika; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp349-362

Abstract

Kualitas hidup anak-anak yang mengalami herpes zoster dapat terpengaruh secara signifikan, terutama karena rasa sakit akibat ruam dan gejala lainnya seperti demam, sakit kepala, dan mual. Maka dari itu, pendekatan secara holistik yang menggunakan pendekatan kedokteran keluarga diperlukan untuk mencapai keberhasilan terapi. Penulisan laporan kasus ini bertujuan untuk mendeteksi faktor resiko internal dan eksternal dan menyelesaikan masalah berbasis EBM (Evidance Based Medicine) dengan menerapkan prinsip dokter keluarga yang bersifat family approach dan patient centered. Data yang digunakan pada laporan kasus ini berupa data primer dari alloanamnesis, pemeriksaan fisik, serta kunjungan ke rumah, dan data sekunder diambil dari rekam medis pasien An. K berusia 11 tahun yang datang dengan keluhan muncul bintil-bintil kemerahan berkelompok berisi cairan yang disertai rasa nyeri, panas, dan gatal pada bagian pundak sebelah kirinnya sejak tiga hari lalu. Keluhan tersebut disertai dengan demam. Pasien memiliki riwayat cacar air sebelumnya. Dilakukan intervensi non-medikamentosa dan medikamentosa pada pasien dan keluarganya. Hasil evaluasi pasien dapat mengikuti anjuran tersebut. Setelah dilakukan tatalaksana holistik dan komprehensif sesuai dengan panduan yang ada, dan hasilnya menunjukkan kemajuan yang signifikan pada pasien, ditandai dengan berkurangnya gejala klinis serta perubahan perilaku yang lebih baik. Dukungan serta peran aktif dari keluarga sangat penting dalam proses perawatan dan pengobatan pasien.
Systematic Literature Review: Validitas Prognostik NIHSS sebagai Prediktor Luaran Fungsional pada Pasien Stroke (Tinjauan Periode 2020–2025) Naomi Elfriede Sirait; TA Larasati; Laisa Azka; Fitria Saftarina
Journal of Medical Practice and Research Vol 1 No 2 (2025): December: Essentia: Journal of Medical Practice and Research
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/0kafkc80

Abstract

The National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) is the standard instrument for stroke evaluation, yet its prognostic validity for functional outcomes continues to evolve with the shift from static to dynamic assessment. This systematic review aims to evaluate the prognostic validity of NIHSS (static vs. dynamic) and the influence of lesion location and biological factors on functional outcome prediction accuracy in global and Indonesian literature from 2020–2025. A Systematic Literature Review (SLR) design was employed following PRISMA 2020 guidelines. Searches were conducted across five databases (PubMed, Scopus, Web of Science, Garuda, ISJD) using keywords related to NIHSS and prognosis. Following rigorous selection, 20 articles (10 global, 10 Indonesian) were included for narrative synthesis. Data synthesis demonstrated the superiority of "Dynamic NIHSS" prognostic validity (24-hour score and Delta NIHSS) over admission scores (baseline) in predicting long-term outcomes and quality of life. Significant anatomical bias was identified; the threshold for favorable prognosis in posterior circulation stroke was higher (≤9) compared to anterior circulation (≤4). In Indonesia, NIHSS validity improved when combined with inflammatory biomarkers (NLR) and metabolic profiles. NIHSS validity is multidimensional.
Stress Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Fairuz Khanza Amalia; Fitria Saftarina; Putri Damayanti; Rika Lisiswanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.9647

Abstract

Work-related stress among nurses is a critical issue in modern healthcare, directly affecting patient safety, quality of care, and the well-being of nursing personnel. Work-related stress emerges from organizational factors such as high workload, unbalanced nurse-to-patient ratios, understaffing, and increased administrative demands. Operational stressors including night shifts, rapid rotations, and long working hours further intensify stress through disruptions in sleep patterns and circadian rhythms. Psychosocial pressures, such as constant exposure to critically ill patients, clinical trauma, death, and workplace violence add substantial emotional burden. Global studies consistently report high prevalence of moderate to severe stress among nurses. The impacts include emotional exhaustion, anxiety, depression, burnout, sleep disturbances, reduced immunity, and heightened clinical errors. Effective stress management requires comprehensive interventions at organizational, individual, and policy levels. Structural improvements, personal resilience training, and strong regulatory frameworks for healthcare worker protection are essential to build a safe, healthy, and sustainable work environment. Through an integrated approach, nurse stress management can enhance healthcare quality while ensuring the resilience of the broader health system.
Co-Authors -, Intanri Kurniati -, Ramadhana komala Abiyyi Pratama HW Agung, Lovina Ramadhita Airlangga Damara Akhmad Rizki Farhan Aldo Fatejarum Alia, Ega Chessa Aliffia Bingga, Isvi Alvin Widya Ananda Amalia, Usnida Khoiru Amallia, Rizka Dina Amelia, Rizqina Fara Andari, Michelle Safna Anggita Gardeesna Sari Anggraini, Dian Isti Anis Permanasari Anisya Yulida Syani Aprianna, Belinda Aprina Adha Widiastini Arlandi, Charity Binda Arrizky, Muhammad Heickal Ikhlasul Amal Arsistya Ayu Marella Asep Sukohar Athoriq, Muhammad Reivan Putra Atika Damayanti ATIKA RAHMAWATI Azelia Nusa Dewiarti Azka, Laisa Bachtiar, Nabylly Aghna Baresti, Sarah Windia Bayu Anggileo Pramesona Belinda Apriannanti Beauty Betta Kurniawan, Betta Camilia, Anita Camillia, Anita Carolina, Imelda Charisatus Sidqotie Chintya Chintya Redina Habsari Citra Yuliyanda Pardilawati Daniel Surya Wijaya Devi Liani Octiara Dewi Nur Fiana Dian Isti Anggraini Dian Isti Anggraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Diana Mayasari Diana Mayasari Diana, Mayasari Dinda Annisa Fitria Dwi Indria Anggraini Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Efriyan Imantika Eka Lestari Emir Yusuf Muhammad Endro Prasetyo Wahono Ety Apriliana Ety Apriliana Ety Apriliana Evi Kurniawati Fadhila, Syifa Rahmi Fairuz Khanza Amalia Fairuz Rabbaniyah Fairuz Rabbaniyah Farhah, Putri Dzahabiyyah Fauzi Ahmad Muda Fauziah Dwi Apriani Febriana, Wiwi Febriawan, Rahmat Febrina Dwiyanti Firinfa Soniya Fitri, Hilda Fitriani Antika Dhamayanti Freshilia Agustin Giska Tri Putri Haekal Alfhad Hanifa Yuniasari Hanna Mutiara Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hartoyo Hartoyo Helmi Ismunandar Herlambang, Geri Indra Hilda Fitri Hotman Natama Nainggolan Ibrahim, Syachrony Iffatunnada Khalishah Ihsanti Dwi Rahayu Indri Windarti Indria, Anggraini Dwi Intan Kusumaningtyas Isti Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Iswandi Darwis Jhons Fatriyadi Suwandi Karima, Nisa Karimah, Nisa Kartika, Juspeni Khairani, Dinda Aulia Khairun Nisa Khairunissa Athira Nauli Siregar Kurniawan, Ryanda Masri Laisa Azka Larasati, Ratri Mauluti Liana Sidharti, Liana M. Muhlis Rizki Maristiana Ayu Maryatun Hasan Maya Ganda Ratna Mayasari, Diana Merry Indah Sari Merry Indah Sari Milatul Fauziah Minerva Nadia Putri Mochammadin, Rafly Abdullah MS Mahrinasari Muhammad Gilang Muhammad Maulana Muhammad Ridho Muhammad Yusran Muhammad, Innou Dhanu Muhartono Muhartono Muthia Aya Syahmalya Nabilah, Deana Rifqoh Nadhila Nur Shafitha Nadila Ayuni Putri Nadiya Dewi Kusnadi Nainggolan, Hotman Natama Nanda Tiara Santika Naomi Elfriede Sirait Nisa Karimah Novita Carolia Novita Carolia Noviyanti, Dwi Wulan Nurul Utami Nyimas, Naflah Nadila Oktavia, Rizwiki Ovalia, Nora Wilya Pangestu, Arief Ristia Pramesona, , Bayu Anggileo Pratama, Arraian Berdha Putri Damayanti Putri Giani Purnamasari Putri, Tasya Ellyana Rahmatika, Achisna Ramadhan, Rifqi Ihza Ramadhana Komala Rani Himayani Reandy Ilham Andriyono Reinita Aulia Reni Zuraida Ridho Pambudi Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Rika Rahmawati Risti Graharti Rizky Arif Prasetyo Rizqa Atina Rodiani S, Johns Fatriyadi Salma Alya Ihsan Salsabila, Karina Adra San Maulina Sihaloho Santoso, Trio Sari, Riska Permata Satria Bangsawan Sefin, Ilu Salsabila Selly Stepriyani Septiani, Linda Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Shaffa Aulia Shabrina Shafia, Anindya Silvi Qiro'atul Aini Sinum, Ilham Muhammad SOEDJARWO Soedjarwo, Soedjarwo Sofyan Musyabiq Wijaya Soni Setiya Wardana Soraya Rahmanisa Sormin, Merris Hartati Sri Waluyo Stepriyani, Selly Subardiman, Najla Fadiyah Sudjarwo MA Suharmanto Suharmanto Suharmanto Suryadi Islami Susianti Susianti Susianti, Susianti Susilawati Susilawati Sutarto Sutarto Syaka, Muthiiah Khodista Syazili Mustofa Ta Larasati TA Larasati Tara Aulianova Tarigan Sibero, Hendra Tasya Alifia Hanin Tri Umiana Soleha Tricia, Yulita Tuti Malindasari Utama, WInda Trijayanti Utami, Nabila Rachmadita Viera Rininda Mauli Dinar Winda Puspita Sari Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Wulan, Anggraini Janar Yasmin, Deffina Widya Yoga, M Agung Prasetya Adnyana Yogi Maryadi Yulita Tricia Zahara, Noeril Asy Syifa Zenith Puspitawati