p-Index From 2021 - 2026
13.034
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Medula Juke Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Majalah Kedokteran Sriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Kesehatan Community Development Journal Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kedokteran Mulawarman MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Journal of Language and Health Journal of Social Research Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Health, Engineering and Technology JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Majority Media Gizi Pangan Holistik Jurnal Kesehatan JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Essentia: Journal of Medical Practice and Research Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor Health Belief Model Terhadap Kepatuhan Minum Obat Daniel Surya Wijaya; Fitria Saftarina; TA Larasati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskular dan merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan terbanyak di dunia. Data Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa angka ketidakpatuhan minum obat sebesar 32,27% tidak rutin minum obat dan 13.3% tidak meminum obatnya, dengan 59,8% nya tidak patuh minum obatantihipertensi dikarenakan sudah merasa sehat. Faktor Health Belief Model (HBM) mencakup persepsi kerentanan, persepsi keparahan, persepsi manfaat, dan persepsi hambatan merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku sehat seseorang dalam kepatuhan meminum obat antihipertensinya.Kata Kunci: Health Belief Model, hipertensi, kepatuhan minum obat
Penggunaan APD pada Petani yang Menggunakan Pestisida ditinjau dari Aspek Health Belief Model Iffatunnada Khalishah; Fitria Saftarina; Citra Yuliyanda Pardilawati
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) adalah sebuah alat pelindung diri yang digunakan seseorang untuk melindungi diri dari segala jenis bahaya saat melakukan pekerjaan. Bidang yang paling banyak dalam penggunaan pepstisida yaknibidang pertanian. Jumlah pepstisida di indonesia yang telah terdaftar yakni pada tahun 2006 sebanyak 166 jenis dan terus meningkat setiap tahunnya yakni pada tahun 2010 meningkat menjadi 2.628. dengan penggunaan pepstisida yang sangat besar, hal ini tentunya dapat menyebabkan berbagai gangguan terutama terhadap kesehatan parapetani penyemprot. Keracunan sendiri menjadi salah satu dampak yang ditimbulkan oleh adanya pepstisida yang berlebihan. Sebanyak 1 juta hingga 5 juta kasus terjadi tiap tahunnya akibat keracunan pepstisida, pernyataan tersebut berdasarkan perkiraan dari World   Health   Organisasion (WHO) serta sebanyak 80% kasus ini terjadi dinegara-negara berkembang khususnya   pada   pekerja pertanian. Berdasarkan data dari WHO yang membuktikan bahwa dampak yang ditimbulkan dari pepstisida diniai sangat fatal, karena dapat menyebabkan penyakit seperti cacat, kemandulan, gangguang hepar hingga kanker. Dengan menggunakan Alat Pelindunng Diri (APD) pada para petani bertujuan untuk mengurangi resiko-resiko terkenanya bahaya pepstisida saat menggunakannya. Sebagai negara yang berkembang dan termasuk sebagai negara agraris, membuat Indonesia memiliki penduduk yangbermayoritas sebagai petani. Dengan begitu, diharapkan adanya kemajuan produksi dibidang pertanian sehingga dapat menunjang tercapainya pembangunan nasional. Penulisan literature review ini bertujuan agar penulis dan pembaca lebih dapat memahami pentingnya penggunaan APD pada petani pestisida di Indonesia.  Kata kunci:  Alat Pelindung Diri (APD), Petani, Pestisida
Aspek Lingkungan pada Kualitas Hidup Masyarakat yang Tinggal di Sekitar Tempat Penampungan Sampah: Literature Review Salma Alya Ihsan; Winda Trijayanthi Utama; Suharmanto Suharmanto; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v11i2.pp107-113

Abstract

Quality of life is an important indicator in assessing a person's ability to live life, which includes four domains; physical health, psychological health, social relationships, and the environment. For people living around landfills, quality of life often decreases due to direct exposure to piles of waste and the pollution it causes. Research shows that the presence of landfills near residential areas is associated with low quality of life, especially in physical and environmental aspects. Pollutants from waste, both organic, inorganic, and biological, can pollute water and soil, and cause health risks, such as malaria, cholera, diarrhea, and respiratory disorders such as asthma and bronchitis. Burning waste in the open, which is common in developing countries, also increases air pollution, releasing hazardous substances, including dioxins and greenhouse gases, which have the potential to cause respiratory health problems and cancer. The impact of this pollution is not only limited to physical health, but also affects mental well-being. People living near landfills often experience emotional instability, feelings of irritability, and tension due to an uncomfortable environment. In addition, irregular environmental conditions, including scattered waste, trigger deviant social actions. Factors such as poor access to sanitation and water contamination also play a role in increasing vulnerability to waterborne and soil-borne diseases. Overall, pollution from landfills has a significant impact on people's quality of life, affecting their physical, psychological and social health.
Pemberian Tatalaksana Secara Holistik Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Anak Perempuan Berusia 11 Tahun dengan Varisela di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Muthia Aya Syahmalya; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp376-387

Abstract

Salah satu penyakit menular yang sering terjadi pada anak-anak disebabkan oleh infeksi virus Varicella Zoster (VZV) yang disebut sebagai varisela atau cacar air. Penulis telah menerapkan prinsip pelayanan keluarga dengan pendekatan yang holistik meliputi patient-centered, family approach, dan community–oriented yang berbasis pada Evidence Based Medicine. Laporan kasus ini menggunakan data dari hasil autoanamnesis, alloanamnesis, pemeriksaan fisik, data keluarga, lingkungan, psikososial sebagai data primer yang didapatkan saat kunjungan rumah. Selain itu, penulis juga menggakan data rekam medis pasien sebagai data sekunder. Selama penulisan laporan, penilaian dilakukan secara holistik pada diagnosis awal dan akhir yang bersifat kantitatif dan kualitatif. Anak Z, anak perempuan usia 11 tahun, mengeluh adanya gangguan kulit berupa lenting-lenting merah yang muncul pada tangan dan kaki sejak 1 hari sebelumnya, disertai rasa gatal dengan cairan kental. Lenting-lenting tersebut muncul di tangan kemudian menyebar ke wajah, tubuh, dan kaki. Lenting berbentuk vesikel dengan dasar eritema, bulat, ukuran miliar, multiple, dan berbatas tegas. Pasien didiagnosis Varisela berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik sebagai dasar pemberian terapi yang sesuai. Dilakukan evaluasi terapi farmakologis dan non-farmakologis yang menunjukan peningkatan yang dinilai melalui follow up, pretest, dan posttest. Penatalaksanaan secara holistik penting bagi pasien dengan penyakit Varisela untuk mengidentifikasi masalah yang mencakup aspek biologi, psikologi, dan social, guna mencapai keberhasilan terapi dan pencegahan penularan ke orang lain.
Penatalaksanaan Holistik pada Anak Usia 11 Tahun dengan Herpes Zoster Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Wilayah Puskesmas Natar Nanda Tiara Santika; Fitria Saftarina
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp349-362

Abstract

Kualitas hidup anak-anak yang mengalami herpes zoster dapat terpengaruh secara signifikan, terutama karena rasa sakit akibat ruam dan gejala lainnya seperti demam, sakit kepala, dan mual. Maka dari itu, pendekatan secara holistik yang menggunakan pendekatan kedokteran keluarga diperlukan untuk mencapai keberhasilan terapi. Penulisan laporan kasus ini bertujuan untuk mendeteksi faktor resiko internal dan eksternal dan menyelesaikan masalah berbasis EBM (Evidance Based Medicine) dengan menerapkan prinsip dokter keluarga yang bersifat family approach dan patient centered. Data yang digunakan pada laporan kasus ini berupa data primer dari alloanamnesis, pemeriksaan fisik, serta kunjungan ke rumah, dan data sekunder diambil dari rekam medis pasien An. K berusia 11 tahun yang datang dengan keluhan muncul bintil-bintil kemerahan berkelompok berisi cairan yang disertai rasa nyeri, panas, dan gatal pada bagian pundak sebelah kirinnya sejak tiga hari lalu. Keluhan tersebut disertai dengan demam. Pasien memiliki riwayat cacar air sebelumnya. Dilakukan intervensi non-medikamentosa dan medikamentosa pada pasien dan keluarganya. Hasil evaluasi pasien dapat mengikuti anjuran tersebut. Setelah dilakukan tatalaksana holistik dan komprehensif sesuai dengan panduan yang ada, dan hasilnya menunjukkan kemajuan yang signifikan pada pasien, ditandai dengan berkurangnya gejala klinis serta perubahan perilaku yang lebih baik. Dukungan serta peran aktif dari keluarga sangat penting dalam proses perawatan dan pengobatan pasien.
Stress Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Fairuz Khanza Amalia; Fitria Saftarina; Putri Damayanti; Rika Lisiswanti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.9647

Abstract

Work-related stress among nurses is a critical issue in modern healthcare, directly affecting patient safety, quality of care, and the well-being of nursing personnel. Work-related stress emerges from organizational factors such as high workload, unbalanced nurse-to-patient ratios, understaffing, and increased administrative demands. Operational stressors including night shifts, rapid rotations, and long working hours further intensify stress through disruptions in sleep patterns and circadian rhythms. Psychosocial pressures, such as constant exposure to critically ill patients, clinical trauma, death, and workplace violence add substantial emotional burden. Global studies consistently report high prevalence of moderate to severe stress among nurses. The impacts include emotional exhaustion, anxiety, depression, burnout, sleep disturbances, reduced immunity, and heightened clinical errors. Effective stress management requires comprehensive interventions at organizational, individual, and policy levels. Structural improvements, personal resilience training, and strong regulatory frameworks for healthcare worker protection are essential to build a safe, healthy, and sustainable work environment. Through an integrated approach, nurse stress management can enhance healthcare quality while ensuring the resilience of the broader health system.
Pengukuran kebugaran jasmani yang mudah dan reliable untuk remaja putri; Literature review Amalia, Usnida Khoiru; Larasati, TA; Septiani, Linda; Saftarina, Fitria
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.2167

Abstract

Background: Routine assessment of physical fitness in adolescent girls plays a crucial role in health promotion and disease prevention. However, the implementation of conventional fitness testing protocols is often limited by complex procedures, extensive equipment requirements, and low psychological acceptance among adolescent girls. Purpose: To develop and recommend an easy, practical, and reliable physical fitness measurement protocol suitable for adolescent girls. Results: The findings indicate that selected field-based fitness tests demonstrate satisfactory validity and reliability while requiring minimal equipment and shorter implementation time. The 2-Minute Step Test and the 3-Minute Run/Walk Test are effective for assessing cardiorespiratory endurance, modified push-ups and the plank test are appropriate for measuring muscular strength and endurance, and the Waist-to-Height Ratio (WHtR) provides a simple yet accurate indicator of body composition. Conclusion: A combined protocol consisting of the 2-Minute Step Test, modified push-ups, plank test, and WHtR measurement can be utilized as an easy, reliable, and adolescent-friendly fitness assessment method in school and community settings.   Keywords: Physical Fitness; Measurement; Reliability   Pendahuluan: Kebugaran jasmani merupakan indikator penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental remaja putri. Pemantauan kebugaran secara rutin berkontribusi terhadap pencegahan penyakit tidak menular serta peningkatan kualitas hidup di masa depan. Namun, penerapan pengukuran kebugaran jasmani di lingkungan sekolah dan komunitas sering menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana, waktu, serta rendahnya penerimaan psikologis terhadap tes konvensional yang kompleks dan melelahkan. Tujuan: Untuk mengembangkan dan merekomendasikan protokol pengukuran kebugaran jasmani yang mudah diterapkan, praktis, dan terpercaya bagi remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menelusuri artikel ilmiah pada basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi sepuluh tahun terakhir yang membahas kemudahan, validitas, dan reliabilitas tes kebugaran jasmani pada populasi remaja putri. Hasil: Beberapa tes lapangan alternatif memiliki tingkat validitas dan reliabilitas yang baik serta lebih mudah diimplementasikan dibandingkan tes konvensional. Protokol pengukuran yang direkomendasikan hanya memerlukan peralatan sederhana seperti stopwatch, matras, dan pita ukur, sehingga dapat diterapkan secara luas di lingkungan sekolah. Simpulan: Protokol pengukuran kebugaran jasmani yang dikembangkan memenuhi kriteria kemudahan dan keterpercayaan, serta berpotensi meningkatkan partisipasi remaja putri dalam asesmen kebugaran jasmani secara rutin.   Kata Kunci: Kebugaran Jasmani; Pengukuran; Protokol Mudah; Remaja Putri; Tes Lapangan;
Literature Review: Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Perawat sebagai Upaya Universal Precaution: Michelle Safna Andari, Fitria Saftarina, Muhammad Maulana, Winda Trijayanthi Utama Andari, Michelle Safna; Saftarina, Fitria; Maulana, Muhammad; Utama, Winda Trijayanthi
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol. 9 No. 2 (2025): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jkunila.v9i2.pp297-305

Abstract

Kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan elemen penting dalam universal precautions untuk mencegah paparan infeksi dan melindungi perawat di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepatuhan perawat terhadap penggunaan APD serta faktor-faktor yang memengaruhinya berdasarkan tinjauan literatur terbaru. Melalui penelusuran artikel menggunakan pendekatan PRISMA, lima studi yang memenuhi kriteria inklusi menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan perawat berada pada kisaran 56,1% hingga 91,7%. Faktor internal yang memengaruhi kepatuhan meliputi pengetahuan, sikap, dan kompetensi, sedangkan faktor eksternal mencakup ketersediaan APD, penerapan standar operasional prosedur, pengawasan, dan dukungan dari program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Ketersediaan sarana dan fasilitas tercatat sebagai determinan paling dominan dalam meningkatkan kepatuhan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan penggunaan APD membutuhkan pendekatan multidimensional melalui penyediaan APD yang memadai, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan budaya keselamatan demi meminimalkan risiko infeksi okupasional pada perawat.
Peningkatan pengetahuan masyarakat petani melalui edukasi kesehatan tentang pencegahan infeksi cacing di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung Jhons Fatriyadi Suwandi; Fitria Saftarina; Hanna Mutiara; Husaini Gustiar; Bilal Achmad; Ipan Jeremia Manik; Luthfi Shiba Andana; Muhammad Alif Zahran; Aloysius Krishartadi Damar Bawono; Nayla Priyanka Dara Tsanya; Reni Zuraida
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35820

Abstract

Abstrak Infeksi soil transmitted helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya pada komunitas petani yang berisiko tinggi karena sering berinteraksi dengan tanah, minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta kondisi sanitasi dan higiene yang belum optimal. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi berbasis lingkungan seperti kecacingan STH, yang pada akhirnya dapat menurunkan produktivitas kerja dan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung, mengenai jenis, cara penularan, pencegahan, dan dampak infeksi cacing STH terhadap kesehatan melalui penyuluhan kesehatan. Target kegiatan adalah 80 orang anggota kelompok tani dan keluarga, namun pada pelaksanaannya tanggal 13 Agustus 2025, dihadiri oleh 16 orang petani dan didampingi penyuluh pertanian setempat. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian media edukasi sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest sebelum dan posttest setelah kegiatan, dengan uji statistik Wilcoxon untuk menguji perbedaan hasilnya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan. Rerata skor dan nilai minimal meningkat dari 82,0 (37,5) menjadi 90,6 (62,5). Adanya perbedaan rerata skor yang bermakna antara pretest dan posttest (p = 0,009)) membuktikan keberhasilan kegiatan ini dalam meningkatkan pemahaman. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam upaya menurunkan risiko infeksi kecacingan pada komunitas petani. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan khalayak sasaran mengenai infeksi STH. Kata kunci: pengabdian masyarakat; kecacingan; penyuluhan kesehatan; petani; Lampung. Abstract Soil transmitted helminth (STH) infection remains a significant public health problem, especially among high-risk groups such as farming communities who have frequent contact with soil. The minimal use of Personal Protective Equipment (PPE) combined with inadequate sanitation and hygiene conditions can increase the risk of various environmentally-based infectious diseases, such as STH infection, which ultimately reduce work productivity and quality of life. This community service activity aimed to increase the knowledge of farmers in Gisting District, Tanggamus Regency, Lampung Province, regarding the types of STH worms that commonly infect humans, modes of transmission, prevention efforts, and their effects on health, through health education. The activity targeted members of farmer groups and their families, with an initial invitation extended to 80 farmers. The actual activity was carried out on August 13, 2025, attended by 16 farmers and accompanied by agricultural extension workers from the local Agricultural Extension Center (BPP). The methods used included interactive lectures, discussions, and the distribution of simple educational media. Evaluation was conducted using a pretest before and a posttest after the activity. The difference between the pre- and posttest results was analyzed using the Wilcoxon statistical test. The results demonstrated a significant increase in participants' knowledge about helminthiasis infection after the intervention. This was indicated by an increase in the mean score and minimum value from 82.0 (37.5) to 90.6 (62.5), and a statistically significant difference between the mean pretest and posttest scores (p = 0.009). This activity is expected to encourage changes in clean and healthy living behaviors (CHLB) to reduce the risk of helminth infection among the farming community. The conclusion is that there was a significant increase in the knowledge of the target audience following the implementation of this activity. Keywords: community service; helminth infection; health education; farmers; Lampung.
Systematic Literature Review: Validitas Prognostik NIHSS sebagai Prediktor Luaran Fungsional pada Pasien Stroke (Tinjauan Periode 2020–2025) Naomi Elfriede Sirait; TA Larasati; Laisa Azka; Fitria Saftarina
Journal of Medical Practice and Research Vol 1 No 2 (2025): December: Essentia: Journal of Medical Practice and Research
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/4rte7j40

Abstract

The National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS) is the standard instrument for stroke evaluation, yet its prognostic validity for functional outcomes continues to evolve with the shift from static to dynamic assessment. This systematic review aims to evaluate the prognostic validity of NIHSS (static vs. dynamic) and the influence of lesion location and biological factors on functional outcome prediction accuracy in global and Indonesian literature from 2020–2025. A Systematic Literature Review (SLR) design was employed following PRISMA 2020 guidelines. Searches were conducted across five databases (PubMed, Scopus, Web of Science, Garuda, ISJD) using keywords related to NIHSS and prognosis. Following rigorous selection, 20 articles (10 global, 10 Indonesian) were included for narrative synthesis. Data synthesis demonstrated the superiority of "Dynamic NIHSS" prognostic validity (24-hour score and Delta NIHSS) over admission scores (baseline) in predicting long-term outcomes and quality of life. Significant anatomical bias was identified; the threshold for favorable prognosis in posterior circulation stroke was higher (≤9) compared to anterior circulation (≤4). In Indonesia, NIHSS validity improved when combined with inflammatory biomarkers (NLR) and metabolic profiles. NIHSS validity is multidimensional.
Co-Authors -, Intanri Kurniati Abiyyi Pratama HW Adilla Dwi Nur Yadika Agung, Lovina Ramadhita Airlangga Damara Akhmad Rizki Farhan Aldo Fatejarum Alia, Ega Chessa Aliffia Bingga, Isvi Aloysius Krishartadi Damar Bawono Alvin Widya Ananda Amalia, Usnida Khoiru Amallia, Rizka Dina Andari, Michelle Safna Anggita Gardeesna Sari Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Isti Anis Permanasari Anisya Yulida Syani Anita Camillia Aprianna, Belinda Aprina Adha Widiastini Ardian Reza Putra Arlandi, Charity Binda Arrizky, Muhammad Heickal Ikhlasul Amal Arsistya Ayu Marella Asep Sukohar Asri Dyah Azhari Athoriq, Muhammad Reivan Putra Atika Damayanti ATIKA RAHMAWATI Audria Octa A.W.L Azelia Nusa Dewiarti Bachtiar, Nabylly Aghna Baresti, Sarah Windia Bayu Anggileo Pramesona Belinda Apriannanti Beauty betta kurniawan Betta Kurniawan, Betta Bilal Achmad BOUGENVIL UNGU Bunga Ulama Camilia, Anita Carolina, Imelda Charisatus Sidqotie Chintya Chintya Redina Habsari Citra Yuliyanda Pardilawati Daniel Surya Wijaya Devi Liani Octiara Dewi Nur Fiana Dian Isti Anggraini Dian Isti Anggraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Diana Mayasari Diana Mayasari Diana, Mayasari Dinda Annisa Fitria Dwi Indria Anggraini Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Efriyan Imantika Eka Lestari Elfiera Rose Anna Miyako Emir Yusuf Muhammad Endro Prasetyo Wahono Ester Metalia Agusta Ety Apriliana Ety Apriliana Ety Apriliana Evi Kurniawati Fadhila, Syifa Rahmi Fairuz Khanza Amalia Fairuz Rabbaniyah Fairuz Rabbaniyah FAIZAL Farhah, Putri Dzahabiyyah Fauzi Ahmad Muda Fauziah Dwi Apriani Febriawan, Rahmat Febrina Dwiyanti Firinfa Soniya Firnanda Fitri Yana Fitri, Hilda Fitriani Antika Dhamayanti FITROH CAHYANINGTYAS Freshilia Agustin GHINA GABRILLA YUSUF Giska Tri Putri Haekal Alfhad Hanifa Yuniasari Hanna Mutiara Hanna Mutiara Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hartoyo Hartoyo Helmi Ismunandar Herlambang, Geri Indra Hilda Fitri Hotman Natama Nainggolan Hotman Natama Nainggolan Husaini Gustiar Ibrahim, Syachrony Iffatunnada Khalishah Ihsanti Dwi Rahayu Iis Nurohmah Imam Ghozali Indri Windarti Indri Windarti Indria, Anggraini Dwi Intan Kusumaningtyas Ipan Jeremia Manik Isti Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Iswandi Darwis Jhons Fatriyadi Suwandi Jhons Fatriyadi Suwandi Karima, Nisa Karimah, Nisa Kartika, Juspeni Khairani, Dinda Aulia Khairun Nisa Khairunissa Athira Nauli Siregar Kurniawan, Ryanda Masri Laisa Azka Laisa Azka Larasati, Ratri Mauluti Liana Sidharti, Liana Lintang Lestari Cahya Sawitri Lulu Asfi Assifa Luthfi Shiba Andana M. Muhlis Rizki Maristiana Ayu Maryatun Hasan Maya Ganda Ratna Maya Ganda Ratna Mayasari, Diana Mayasari, Diana Mega Merry Indah Sari Merry Indah Sari Milatul Fauziah Minerva Nadia Putri Mochammadin, Rafly Abdullah Monia Agista MS Mahrinasari Muhammad Aditya Muhammad Alif Zahran Muhammad Gilang Muhammad Maulana Muhammad Ridho Muhammad Yusran Muhammad, Innou Dhanu Muhartono Muhartono Muthia Aya Syahmalya Nabilah, Deana Rifqoh Nabylly Aghna Bachtiar Nadhila Nur Shafitha Nadila Ayuni Putri Nadiya Dewi Kusnadi Nanda Tiara Santika Naomi Elfriede Sirait Nayla Priyanka Dara Tsanya Nisa Karimah Nora Wilya Ovalia Novita Carolia Novita Carolia Noviyanti, Dwi Wulan NUR AINA SURI Nurul Anisa Putri Harahap Nurul Utami Nyimas, Naflah Nadila Oktavia, Rizwiki Oktiana Pangestu, Arief Ristia Pramesona, , Bayu Anggileo Pratama, Arraian Berdha Putri Damayanti Putri Giani Purnamasari Putri Suci Rulliyani Putri, Tasya Ellyana Rahmatika, Achisna Ramadhan, Rifqi Ihza Ramadhana Komala Rani Himayani Ratri Mauluti Larasati Reandy Ilham Andriyono Reinita Aulia Reni Zuraida Reni Zuraida Ridho Pambudi Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Rika Rahmawati Risti Graharti Rizkia Nadia Al Afifah Rizky Arif Prasetyo Rizky Arif Prasetyo Rizqa Atina Rizqina Fara Amelia Rodiani Rohayati Rohayati S, Johns Fatriyadi Salma Alya Ihsan Salsabila, Karina Adra San Maulina Sihaloho Santoso, Trio Sari, Riska Permata Satria Bangsawan Sefin, Ilu Salsabila Selly Stepriyani Septiani, Linda Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Shaffa Aulia Shabrina Shafia, Anindya Shakira Shafa Namira Silvi Qiro'atul Aini SINDI DINIATI Sinum, Ilham Muhammad SOEDJARWO Soedjarwo, Soedjarwo Sofyan Musyabiq Wijaya Soni Setiya Wardana Soraya Rahmanisa Sri Waluyo Stepriyani, Selly Subardiman, Najla Fadiyah Sudjarwo MA Suharmanto Suharmanto Suharmanto SULISTIARINI Suryadi Islami Susianti Susianti Susilawati Susilawati Sutarto Sutarto Syaka, Muthiiah Khodista Syazili Mustofa TA Larasati Tamadar Hilmi Tara Aulianova Tarigan Sibero, Hendra Tasya Alifia Hanin Tri Umiana Soleha Tricia, Yulita Tuti Malindasari Utama, WInda Trijayanti Utami, Nabila Rachmadita Viera Rininda Mauli Dinar Winda Puspita Sari Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriana Wiwi Febriani Wulan, Anggraini Janar Yasmin, Deffina Widya Yoga, M Agung Prasetya Adnyana Yogi Maryadi Yulia Dwi Untari Yulita Tricia Zahara, Noeril Asy Syifa Zenith Puspitawati