p-Index From 2021 - 2026
13.034
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Medula Juke Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Majalah Kedokteran Sriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Journal of Agribusiness and Community Empowerment (JACE) Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Medika Malahayati Jurnal Kesehatan Community Development Journal Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung) Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kedokteran Mulawarman MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Journal of Language and Health Journal of Social Research Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences (IJNHS) Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Health, Engineering and Technology JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Majority Media Gizi Pangan Holistik Jurnal Kesehatan JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Essentia: Journal of Medical Practice and Research Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

Holistic Management of Mrs. D 68 Years Old with Hypercholesterolemia and Hyperuricemia Through Medical Approach Family Sinum, Ilham Muhammad; Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6635

Abstract

Factors such as age, gender, family history, unhealthy lifestyle, lack of physical activity can be associated with cardiovascular risk and impact on hypercholesterolemia. Application of family doctor services based on evidence-based medicine to patients by identifying risk factors, clinical problems, and patient management based on a patient problem solving framework with a patient centered and family approach. This is a case report study. Data were obtained from physical examination, and medical records. The assessment was based on a holistic diagnosis from the beginning, process, and end of the study both quantitatively and qualitatively. Mrs. D, 68 years old, came to Health Center with complaints of toe joint pain and neck pain. Patients are worried that their complaints can interfere their activities. Non-medical and medical interventions were carried out on patients and their families with education regarding the patient's illness during three home visits. The evaluation results obtained were that patient complaints decreased and knowledge of patients and their families regarding hyperuricemia and hypercholesterolemia increased. Holistic and comprehensive management of the patient's problems, Mrs. D has been carried out by providing counseling to increase the knowledge of the patient and patient's family.
Penatalaksanaan Holistik pada Wanita Usia 47 Tahun dengan Ulkus Diabetikum melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Arlandi, Charity Binda; Saftarina, Fitria; Carolina, Imelda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6725

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 (DM Tipe 2) dapat menyebabkan komplikasi, seperti ulkus diabetikum. Pasien penderita yang mengalami komplikasi ulkus diabetikum harus mengetahui mengenai penyakitnya, serta memiliki kesadaran dan motivasi untuk melakukan modifikasi gaya hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan pelayanan dokter keluarga berbasis Evidence-Based Medicine (EBM) yang bersifat family approach, patient centred, dan community oriented. Studi ini merupakan sebuah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah. Data sekunder dari rekam medis pasien di puskesmas. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik secara kuantitatif dan kualitatif dari awal, proses, dan akhir studi. Pasien Ny.K, 47 tahun, mengeluhkan luka yang tidak kunjung sembuh sejak 2 bulan lalu. Keluhan tambahan berupa sering lapar, sering haus, sering buang air keci. Memiliki riwayat DM sejak 4 tahun lalu. Pada studi ini telah dilakukan diagnosis dan tatalaksana sesuai dengan teori dan jurnal terkini. Hasil intervensi menunjukkan penurunan gejala klinis dan peningkatan pengetahuan. Penatalaksanaan pada pasien secara holistik dan komprehensif, menunjukan adanya perbaikan gejala klinis, peningkatan pengetahuan, dan perubahan perilaku setelah dilakukan intervensi.
Penatalaksanaan Holistik Wanita Usia 64 Tahun dengan Gout Arthritis dan Hiperkolesterolemia melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Herlambang, Geri Indra; Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6738

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit progresif yang bersifat kronik akibat deposisi kristal monosodium urat (MSU) di persendian, ginjal, dan jaringan ikat karena hiperurisemia. Gout dapat dikendalikan melalui pola hidup sehat dan dibutuhkan dukungan dari keluarga sehingga perlu penatalaksanaan holistik. Hiperkolesterolemia merupakan patogenesis terjadinya penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan sindrom metabolik. Faktor risiko peningkatan kadar kolesterol adalah konsumsi makanan berlemak tinggi, merokok, dan kelebihan berat badan. Tatalaksana berupa farmakologi disertai intervensi gaya hidup, seperti diet, olahraga, dan penghentian merokok. Penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine pada pasien untuk mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centered dan family approach. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses dan akhir secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien memiliki kekhawatiran dalam aktivitas, gangguan makanan, dan pengetahuan yang kurang mengenai penyakitnya. Pengetahuan keluarga tentang penyakit pasien masih rendah. Setelah dilakukan intervensi, didapatkan perubahan pengetahuan pasien mengenai penyakitnya, penurunan kadar asam urat dan kolesterol, keluhan pasien berkurang, perubahan pola diet pasien, kebiasaan olahraga atau aktivitas fisik.
PENATALAKSANAAN PADA NY. I USIA 54 TAHUN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN DISLIPIDEMIA MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI PUSKESMAS GEDONG TATAAN Utami, Nabila Rachmadita; Aliffia Bingga, Isvi; Saftarina, Fitria; Putri, Giska Tri
Medula Vol 15 No 3 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i3.1155

Abstract

Diseases in Indonesia can generally be divided into communicable diseases and non-communicable diseases. Based on Riskesdas data, the number of DM suffers in Indonesia is increasing every year. In Indonesia, the prevalence of dislipidemia increase to 15.5% in the 55-64 year age group. Of these, 80% of patients died suddenly due to a heart attack, and 20% showed no symptoms. Patients must know about their disease and have awareness and motivation to make lifestyle modifications so that treatment goals can be achieved, so management is needed through a family approach. Application of evidence-based medicine-based family doctor services to patients by identifying risk factors, clinical problems, and patient management based on the patient's problem-solving framework with a patient centered approach and a family approach. This study is a case report. Primary data were obtained through anamnesis, physical examination and home visits to assess the physical environment. Secondary data were obtained from patient medical records. Assessments are based on a holistic diagnosis from the start, process, and end of the study in a qualitative and quantitative manner. Mrs. I, 54 years old with type 2 diabetes mellitus (DM) and dyslipidemia, was worried that his complaints would get worse and not improve. Limited knowledge about the patient's health condition in the form of causative factors, prevention of type 2 DM and dyslipidemia, foods that need to be avoided and the lack of motivation and encouragement from families to bring patients for routine health control are factors that cause problems that occur in patients and families. Holistic and comprehensive management of the problems patient named as Mrs. I  has been carried out by providing counseling to increase the knowledge of patients and their families.
Pengaruh regimen kombinasi transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) dan infra red radiation (IRR) dengan exercise therapy terhadap nyeri dan fungsional lutut pada petani penderita osteoartritis Kurniawan, Ryanda Masri; Berawi, Khairun Nisa; Suharmanto, Suharmanto; Pramesona, , Bayu Anggileo; Saftarina, Fitria
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 7 (2025): Volume 19 Nomor 7
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i7.1344

Abstract

Background: Osteoarthritis (OA) in farmers can cause significant functional impairment, which can be addressed with Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Infrared Radiation (IRIR), and exercise therapy.Purpose: To analyze the effect of a combination of transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) and infrared radiation (IRIR) with exercise therapy on knee pain and function in farmers with osteoarthritis.Method: This was an experimental study with a two-group pre-test and post-test design. The study was conducted at the Karang Pucung Community Health Center, South Lampung, from May to June 2025. The study population consisted of 68 farmers with osteoarthritis, representing the total sample. Thirty-four farmers with OA received 25 minutes of exercise therapy, and 34 farmers with OA received a combination of TENS and IRIR for 30 minutes. Pain measurements before and after the intervention were conducted using the Visual Analogue Scale (VAS) and the Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC). Analysis used the Wilcoxon test and the Mann-Whitney test.Results: The average age of farmers in the Exercise Therapy group was 45-50 years, while in the TENS & IRR group, it was 45-50 years. In the TENS & IRR with Exercise Therapy group, there were more women with a history of osteoarthritis. In the TENS & IRR group, lesions were more common on the right side, while in the Exercise Therapy group, farmers with osteoarthritis were more common on the left side. There were differences in average knee pain and functional scores before and after administration of analgesics, a combination of Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) and Infrared Radiation (IRR) with Exercise Therapy given to farmers with osteoarthritis. Conclusion: There was a difference in average pain scores before and after administration of exercise therapy in the Combined Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) and Infrared Radiation (IRR) group. However, there was a significant difference in the exercise group compared to the TENS & IRR group.Suggestion: Collaboration with relevant parties is recommended to organize educational programs and OA management for farmers using analgesics and exercise therapy. Keywords: Exercise Therapy; Farmers; Functional Knee; Infrared Radiation (IRR); Osteoarthritis Patients; Pain; Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS).  Pendahuluan: Osteoartritis (OA) pada petani dapat menyebabkan gangguan fungsional yang signifikan, hal ini dapat diatasi dengan menggunakan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), Infra Red Radiation (IRR) dan exercise therapy. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh regimen kombinasi transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) dan infra red radiation (IRR) dengan exercise therapy terhadap nyeri dan fungsional lutut pada petani penderita osteoartritis. Metode: Jenis penelitian ini eksperimental menggunakan pre and post test two group design. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Karang Pucung Lampung Selatan pada bulan Mei-Juni 2025. Populasi penelitian adalah petani penderita osteoatrritis sebanyak 68 petani OA dengan total sampling. 34 petani OA diberikan exercise therapy selama 25 menit dan 34 petani OA diberikan kombinasi TENS dan IRR selama 30 menit. Pengukuran sebelum dan setelah intervensi menggunakan skala nyeri menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) dan Western Ontario and Mcmaster Universities Osteoarthritis Index (WOMAC). Analisis menggunakan Wilcoxon test dan Mann Whitney test. Hasil: Mayoritas petani pada kelompok Exercise Therapy berusia rata – rata 45-50 tahun, sedangkan untuk kelompok TENS & IRR berusia 45-50 tahun. Pada kelompok TENS & IRR dengan Exercise Therapy, lebih banyak berjenis kelamin perempuan yang memeiliki riwayat penyakit osteoarthritis. Pada kelompok TENS & IRR lebih banyak pada lesi kanan, sedangkan pada kelompok Exercise Therapy petani mereka yang menderita osteoarthritis lebih banyak terkena pada lesi kiri. Ada tingkat rerata skor nyeri dan fungsional lutut sebelum dan sesudah diberikan Analgesik, Kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Infra Red Radiation (IRR) dengan Exercise Therapy pada petani penderita Osteoarthritis. Simpulan: Terdapat perbedaan skor rata-rata nyeri sebelum dan sesudah diberikan pada kelompok Kombinasi Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Infra Red Radiation (IRR) dengan Exercise Therapy. Namun, pada kelompok Exercise terlihat selisih yang signifikan dari pada kelompok TENS & IRR. Saran: Agar menjalin kerjasama dengan pihak terkait untuk menyelenggarakan program edukasi dan penanganan OA pada petani menggunakan tindakan analgesik dan exercise therapy.   Kata Kunci: Exercise Therapy; Fungsional Lutut; Infra Red Radiation (IRR);  Nyeri; Penderita Osteoartritis; Petani; Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS).
Penatalaksanaan Holistik Karyawan Swasta Usia 21 Tahun dengan Asma Intermitten melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Zahara, Noeril Asy Syifa; Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3138

Abstract

Asma adalah salah satu kondisi gangguan pernapasan kronis yang paling sering ditemui di masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan menerapkan pelayanan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif sesuai masalah yang ditemukan pada pasien dan melakukan penatalaksanaan berbasis Evident Based Medicine yang bersifat family-approach, patient-centered dan community oriented serta mengidentifikasi faktor risiko internal serta eksternal dan masalah klinis yang terdapat pada pasien. Studi ini merupakan studi case report. Data primer diperoleh melalui autoanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah, mengisi family folder, melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Tn. AS, laki-laki, 21 tahun, karyawan swasta di sebuah pabrik, bertugas menjahit karung yang terbuat dari goni. Pasien memiliki keluhan utama berupa sesak napas disertai mengi yang memberat pada dini hari sejak 1 hari lalu. Keluhan tersebut berulang apabila pasien mengkonsumsi minuman dingin, cuaca dingin dan lingkungan berdebu. Pasien didiagnosis sebagai Asma Intermitten. Diberikan intervensi berupa tatalaksana farmakologi dan non farmakologi berupa edukasi pencegahan dan penanganan asma. Pasien diberikan kuesioner pretest dan posttest untuk menilai pengetahuan asma. Didapatkan hasil peningkatan pengetahuan asma dan perubahan gaya hidup pasien.
Penatalaksanaan Holistik pada Wanita Usia 58 Tahun dengan Dermatitis Kontak Iritan melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Khairani, Dinda Aulia; Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4240

Abstract

Dermatitis kontak iritan (DKI) merupakan penyakit peradangan kulit yang disebabkan oleh bahan atau substansi yang bersifat iritan dan dapat dialami oleh semua orang dari berbagai golongan umur, ras, dan jenis kelamin. Tatalaksana definitif dari DKI yaitu menemukan dan menghindari bahan iritan yang menjadi penyebab. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko internal, faktor risiko eksternal, masalah klinis pada pasien dan merupakan bentuk penerapan dari pendekatan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif dalam mendeteksi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis evidence-based medicine dan bersifat family-approached, patient-centered, dan community-oriented. Analisis studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh dari anamnesis dan pemeriksaan fisik. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien di Puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Ny. R usia 58 tahun datang ke Puskesmas Gedong Tataan dengan keluhan muncul bercak merah dan panas serta perih pada sela-sela jari kedua tangannya yang disertai kulit mengelupas sejak satu minggu yang lalu. Pasien khawatir keluhan dapat mengganggu aktivitas sehari-harinya. Pasien adalah seorang pencuci piring. Pasien didiagnosis dengan dermatitis kontak iritan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Dilakukan intervensi non-medikamentosa dan medikamentosa pada pasien dan keluarganya dengan edukasi terkait penyakit pasien dalam tiga kali kunjungan rumah. Hasil evaluasi yang didapatkan adalah keluhan pasien berkurang dan pengetahuan pasien serta keluarganya terkait dermatitis kontak iritan meningkat. Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga kepada Ny. R usia 58 tahun dengan dermatitis kontak iritan yang disesuaikan berdasarkan diagnostik holistik awal. Intervensi yang dilakukan telah meningkatkan pengetahuan pasien dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya.
Penatalaksanaan Pelajar Usia 13 Tahun dengan Tinea Unguium melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga” Rahmawati, Atika; Oktavia, Rizwiki; Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4243

Abstract

Tinea unguium merupakan infeksi jamur pada kuku yang disebabkan oleh jamur dermatofita, non-dermatofita, atau yeast. Sebanyak 95-97% tinea unguium disebabkan oleh T. rubrum dan T. mentagrophytes. Tujuan dilakukannya studi ini untuk menerapkan pendekatan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif dalam mendeteksi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis evidence based medicine dan bersifat patient centered, family approach, dan community-oriented. Studi ini merupakan sebuah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui autoanamnesis dan alloanamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Pasien memiliki risiko internal berupa pengetahuan yang kurang mengenai tinea unguium, kebiasaan mengenakan sepatu dalam kesehariannya, perilaku berganti kaos kaki 1 minggu sekali, serta jarang mengeringkan kaki jika basah akibat keringat atau air. Aspek risiko eksternal berupa keadaan rumah yang memiliki ventilasi cukup, namun jarang dibuka, kurangnya perhatian keluarga dalam memperhatikan kebersihan. Penatalaksanaan secara holistik dapat meningkatkan pengetahuan serta merubah sikap dan perilaku pasien terutama pada pasien dengan tinea unguium. Peran dan dukungan keluarga sangat dibutuhkan dalam perawatan dan pengobatan pasien.
Mortality Test Of Spice Plants As Biolarvicides Against Aedes Aegypti Larvae: Literature Review Syaka, Muthiiah Khodista; Kurniawan, Betta; Saftarina, Fitria
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Vol 22 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Lingkungan Volume 22 No. 1, Januari 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkl.v22i1.902

Abstract

Dengue hemorrhagic fever (DHF) remains a global public health issue, transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. One method of disease prevention is the use of insecticides in the form of larvicides. Chemical larvicides have long been used but carry the risk of inducing resistance; therefore, research into the development of alternative larvicides is necessary. Indonesia’s rich biodiversity of spices presents a promising opportunity for the development of spice-based biolarvicides. This study was conducted in the form of a literature review, aiming to provide an overview of mortality tests of spice plants as biolarvicides against Aedes aegypti larvae. The findings from the reviewed literature indicate that two spices—tobacco leaves (Nicotiana tabacum) and zodia leaves (Evodia suaveolens)—in ethanol extract form achieved 100% larval mortality at all tested concentrations. The review also identified a variety of other spices with potential as biolarvicides based on larvicidal tests, with 9 out of 20 spices exhibiting 100% larval mortality rates in the summarized studies. It can thus be concluded that various spice plants demonstrate significant mortality test results and hold potential as alternative biolarvicides against Aedes aegypti larvae. Continued efforts to conduct standardization tests on these spice plants are necessary to develop them into standardized biolarvicidal agents.
Edukasi Kesehatan AMIR Sehat (Ayo Minum Air agar Sehat) pada Lansia Saftarina, Fitria; Angraini, Dian Isti; Indria, Anggraini Dwi; Diana, Mayasari; Fauzi, Ahmad
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i3.1896

Abstract

Indonesia will experience a very rapid increase in the elderly population until 2045. Physiologically, the elderly will experience a lack of fluids so that the body is more susceptible to dehydration so that knowledge and awareness of the elderly about the benefits of water for the body, the health risks due to dehydration and increasing the participation of the elderly in self assessment Urine Self Check (PURI) in the elderly in Tanjung Karang Pusat District, Bandar Lampung City. The purpose of service community was the changes of the behavior of drinking water and the Urine Self Check (PURI) method so that the body is healthy. The activity was carried out with a target of 52 people who joined the Elderly School in Tanjung Karang Pusat District, Bandar Lampung City. The solutions offered are health education about hydration for the elderly and the practice of self-examination of urine (PURI) using urine charts. The results obtained, before education is carried out, the knowledge of the elderly is obtained as a median of 40 with a minimum value of 20 and a maximum of 80 and after education, a median value of 90 is obtained with a minimum value of 60 and a maximum of 100. From the Wilcoxon analysis results, there is a significant difference between knowledge before and after health education (p=0.001, α= 0.005).This activity needs to be carried out in a sustainable manner as an effort to maintain health in the elderly community in Tanjung Karang Pusat District, Bandar Lampung City.
Co-Authors -, Intanri Kurniati Abiyyi Pratama HW Adilla Dwi Nur Yadika Agung, Lovina Ramadhita Airlangga Damara Akhmad Rizki Farhan Aldo Fatejarum Alia, Ega Chessa Aliffia Bingga, Isvi Aloysius Krishartadi Damar Bawono Alvin Widya Ananda Amalia, Usnida Khoiru Amallia, Rizka Dina Andari, Michelle Safna Anggita Gardeesna Sari Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Isti Anis Permanasari Anisya Yulida Syani Anita Camillia Aprianna, Belinda Aprina Adha Widiastini Ardian Reza Putra Arlandi, Charity Binda Arrizky, Muhammad Heickal Ikhlasul Amal Arsistya Ayu Marella Asep Sukohar Asri Dyah Azhari Athoriq, Muhammad Reivan Putra Atika Damayanti ATIKA RAHMAWATI Audria Octa A.W.L Azelia Nusa Dewiarti Bachtiar, Nabylly Aghna Baresti, Sarah Windia Bayu Anggileo Pramesona Belinda Apriannanti Beauty betta kurniawan Betta Kurniawan, Betta Bilal Achmad BOUGENVIL UNGU Bunga Ulama Camilia, Anita Carolina, Imelda Charisatus Sidqotie Chintya Chintya Redina Habsari Citra Yuliyanda Pardilawati Daniel Surya Wijaya Devi Liani Octiara Dewi Nur Fiana Dian Isti Anggraini Dian Isti Anggraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Diana Mayasari Diana Mayasari Diana, Mayasari Dinda Annisa Fitria Dwi Indria Anggraini Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Efriyan Imantika Eka Lestari Elfiera Rose Anna Miyako Emir Yusuf Muhammad Endro Prasetyo Wahono Ester Metalia Agusta Ety Apriliana Ety Apriliana Ety Apriliana Evi Kurniawati Fadhila, Syifa Rahmi Fairuz Khanza Amalia Fairuz Rabbaniyah Fairuz Rabbaniyah FAIZAL Farhah, Putri Dzahabiyyah Fauzi Ahmad Muda Fauziah Dwi Apriani Febriawan, Rahmat Febrina Dwiyanti Firinfa Soniya Firnanda Fitri Yana Fitri, Hilda Fitriani Antika Dhamayanti FITROH CAHYANINGTYAS Freshilia Agustin GHINA GABRILLA YUSUF Giska Tri Putri Haekal Alfhad Hanifa Yuniasari Hanna Mutiara Hanna Mutiara Hanna Mutiara, Hanna Happy, Terza Aflika Hartoyo Hartoyo Helmi Ismunandar Herlambang, Geri Indra Hilda Fitri Hotman Natama Nainggolan Hotman Natama Nainggolan Husaini Gustiar Ibrahim, Syachrony Iffatunnada Khalishah Ihsanti Dwi Rahayu Iis Nurohmah Imam Ghozali Indri Windarti Indri Windarti Indria, Anggraini Dwi Intan Kusumaningtyas Ipan Jeremia Manik Isti Anggraini, Dian Isti Angraini, Dian Iswandi Darwis Jhons Fatriyadi Suwandi Jhons Fatriyadi Suwandi Karima, Nisa Karimah, Nisa Kartika, Juspeni Khairani, Dinda Aulia Khairun Nisa Khairunissa Athira Nauli Siregar Kurniawan, Ryanda Masri Laisa Azka Laisa Azka Larasati, Ratri Mauluti Liana Sidharti, Liana Lintang Lestari Cahya Sawitri Lulu Asfi Assifa Luthfi Shiba Andana M. Muhlis Rizki Maristiana Ayu Maryatun Hasan Maya Ganda Ratna Maya Ganda Ratna Mayasari, Diana Mayasari, Diana Mega Merry Indah Sari Merry Indah Sari Milatul Fauziah Minerva Nadia Putri Mochammadin, Rafly Abdullah Monia Agista MS Mahrinasari Muhammad Aditya Muhammad Alif Zahran Muhammad Gilang Muhammad Maulana Muhammad Ridho Muhammad Yusran Muhammad, Innou Dhanu Muhartono Muhartono Muthia Aya Syahmalya Nabilah, Deana Rifqoh Nabylly Aghna Bachtiar Nadhila Nur Shafitha Nadila Ayuni Putri Nadiya Dewi Kusnadi Nanda Tiara Santika Naomi Elfriede Sirait Nayla Priyanka Dara Tsanya Nisa Karimah Nora Wilya Ovalia Novita Carolia Novita Carolia Noviyanti, Dwi Wulan NUR AINA SURI Nurul Anisa Putri Harahap Nurul Utami Nyimas, Naflah Nadila Oktavia, Rizwiki Oktiana Pangestu, Arief Ristia Pramesona, , Bayu Anggileo Pratama, Arraian Berdha Putri Damayanti Putri Giani Purnamasari Putri Suci Rulliyani Putri, Tasya Ellyana Rahmatika, Achisna Ramadhan, Rifqi Ihza Ramadhana Komala Rani Himayani Ratri Mauluti Larasati Reandy Ilham Andriyono Reinita Aulia Reni Zuraida Reni Zuraida Ridho Pambudi Rika Lisiswanti Rika Lisiswanti Rika Rahmawati Risti Graharti Rizkia Nadia Al Afifah Rizky Arif Prasetyo Rizky Arif Prasetyo Rizqa Atina Rizqina Fara Amelia Rodiani Rohayati Rohayati S, Johns Fatriyadi Salma Alya Ihsan Salsabila, Karina Adra San Maulina Sihaloho Santoso, Trio Sari, Riska Permata Satria Bangsawan Sefin, Ilu Salsabila Selly Stepriyani Septiani, Linda Setiawan, Gigih Setiorini, Anggi Shaffa Aulia Shabrina Shafia, Anindya Shakira Shafa Namira Silvi Qiro'atul Aini SINDI DINIATI Sinum, Ilham Muhammad SOEDJARWO Soedjarwo, Soedjarwo Sofyan Musyabiq Wijaya Soni Setiya Wardana Soraya Rahmanisa Sri Waluyo Stepriyani, Selly Subardiman, Najla Fadiyah Sudjarwo MA Suharmanto Suharmanto Suharmanto SULISTIARINI Suryadi Islami Susianti Susianti Susilawati Susilawati Sutarto Sutarto Syaka, Muthiiah Khodista Syazili Mustofa TA Larasati Tamadar Hilmi Tara Aulianova Tarigan Sibero, Hendra Tasya Alifia Hanin Tri Umiana Soleha Tricia, Yulita Tuti Malindasari Utama, WInda Trijayanti Utami, Nabila Rachmadita Viera Rininda Mauli Dinar Winda Puspita Sari Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriana Wiwi Febriani Wulan, Anggraini Janar Yasmin, Deffina Widya Yoga, M Agung Prasetya Adnyana Yogi Maryadi Yulia Dwi Untari Yulita Tricia Zahara, Noeril Asy Syifa Zenith Puspitawati