p-Index From 2021 - 2026
11.515
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Jurnal Teknik Mesin LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Hukum Islam Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Erudio: Journal of Educational Innovation Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Sejarah dan Budaya I-ECONOMICS: A Research Journal on Islamic Economics Abjadia, International Journal of Education SOSIOLOGI NUSANTARA Muamalah JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) JURNAL MAHKAMAH Jurnal Pendidikan Nonformal Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Analisa Sosiologi Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA IZDIHAR SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Ijtihad SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Karinov Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Journal of Welding Technology Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat Jurnal Abdi Insani Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Tunas Nusantara Emphaty Cons : Journal of Guidance and Counseling JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Manajemen Riset Inovasi Manajemen Kreatif Jurnal JHT: Journal of Hospitality and Tourism Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Lokawati: Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset Community Empowerment Journal Cendikia Pendidikan Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Jurnal Indonesia Mengabdi (JIM) Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa KINERJA: Jurnal Manajemen Organisasi dan Industri MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat COSMOS Future Space: Studies in Geo-Education Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Literacy: Journal of Education and Social Science Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Kearifan Lokal Bantaeng dalam Teks Eksposisi: Analisis Kebutuhan Siswa dan Implikasinya pada Pengembangan Bahan Ajar Kiki Reski Kiki; Nurhadi Nurhadi; Kusubakti Andajani
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i1.14446

Abstract

Pembelajaran menulis teks eksposisi merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia, namun siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide dan mengintegrasikan kearifan lokal sebagai tema tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal Kabupaten Bantaeng sebagai dasar pengembangan bahan ajar yang kontekstual dan relevan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan survei terhadap 36 siswa kelas X.10 SMA di Kabupaten Bantaeng. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur dengan 10 pertanyaan yang mencakup aspek pemahaman konsep, pengalaman menulis, kesulitan yang dihadapi, minat terhadap kearifan lokal, dan kebutuhan akan bahan ajar. Data dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan persentase untuk setiap aspek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) memiliki pemahaman konseptual tentang teks eksposisi, namun sebagian besar (72,2%) mengalami kesulitan dalam menemukan ide menulis. Meskipun 72,2% siswa pernah menulis teks eksposisi secara umum, hanya 36,1% yang pernah menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal. Minat siswa terhadap kearifan lokal Kabupaten Bantaeng sangat tinggi (94,4%), dan 97,2% siswa merasa pembelajaran menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal akan lebih menarik. Sebagian besar siswa (83,3%) menyatakan bahwa buku teks yang digunakan saat ini belum memadai untuk mendukung pembelajaran menulis teks eksposisi. Selain itu, 97,2% siswa memiliki orientasi yang tinggi terhadap kebermanfaatan karya tulis untuk masyarakat Kabupaten Bantaeng, dan 88,9% siswa setuju dengan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran menulis teks eksposisi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan untuk pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal Kabupaten Bantaeng. Tingginya minat siswa terhadap kearifan lokal dan ketidakpuasan terhadap bahan ajar yang ada memperkuat urgensi pengembangan bahan ajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa dasar empiris untuk pengembangan bahan ajar yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran menulis teks eksposisi bermuatan kearifan lokal.
PERAN SEKOLAH LANSIA TANGGUH DALAM PEMBERDAYAAN SOSIAL DAN EKONOMI LANSIA DI KELURAHAN SURODINAWAN, KOTA MOJOKERTO Chandramaya Aulia Dhuhita; Nur Hadi
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.30074

Abstract

Sekolah Lansia Tangguh is a program organized by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) in collaboration with the Indonesia Age-Friendly  Foundation (IRL). The study aims to analyze the implementation of the Sekolah Lansia Tangguh program related to the empowerment of the elderly in the social and economic fields in Surodinawan Village, Mojokerto City and the impact of Sekolah Lansia Tangguh on the social and economy of its participants. This research method uses qualitative with a case study approach. Researchers collected data through in-depth interviews with administrators and participants in the Tangguh School for the Elderly, besides that researchers also collected data through literature studies and documentation. The results of this study indicate that the Sekolah Lansia Tangguh implemented by Surodinawan Village has successfully contributed to the ability of the elderly to socialize in the community and improve social networks through mutual cooperation activities and playing games. However, economic empowerment in the form of planting kale, chilies and tomatoes has not gone well, the main obstacles are the lack of interest of the elderly in distribution, plants that die easily and limited business capital assistance from the village. This study concludes that Sekolah Lansia Tangguh has an important role in improving the quality of life of the elderly from the social aspect but has not been successful in the economic aspect.
DINAMIKA STRUKTURAL FUNGSIONAL DALAM EKSISTENSI USAHA PATUNG BATU ANDESIT DI DUSUN JATISUMBER, KABUPATEN MOJOKERTO Sari, Devy Agustin; Yuniar, Ananda Dwitha; Hadi, Nur; Perguna, Luhung Achmad
Jurnal Analisa Sosiologi Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jas.v12i3.68760

Abstract

Most of the people of Jatisumber Hamlet work as craftsmen of andesite stone statues. However, the occurrence of various problems led to a decrease in the number of andesite stone sculpture craftsmen in Jatisumber Hamlet. The purpose of this research is to analyze the structural-functional dynamics in the existence of the andesite stone sculpture business in Jatisumber Hamlet. This study applies a qualitative research method with a descriptive approach. The research location is in Jatisumber Hamlet, Watesumpak Village, Trowulan, Mojokerto. Data collection techniques were obtained from non-participant observation, structured interviews, and documentation. The results of this study found that the decline in andesite stone sculpture craftsmen in Jatisumber Hamlet was caused by the 1st Bali bombing incident in 2002, the place where cast statues were made in Jatisumber Hamlet in 2005, and the global economic crisis in 2008. Craftsmen who did not continue their business could change professions or become sculptors andesite stone statues in other places of business, so that only a few of the andesite stone sculpture craftsmen remained who decided to survive. The craftsmen who survived implemented 10 adaptation strategies to overcome obstacles and maintain the andesite stone sculpture business. As with the structural-functional theory from Talcott Parsons that the decline of craftsmen forms a system in the andesite stone sculpture business, the roles of craftsmen and sculptors are interrelated in the system. So that part of AGIL is carried out so that the system can survive which includes: determining 10 adaptation strategies (adaptation), adaptation strategies are applied to achieve goals (goal attainment), implementation of adaptation strategies through cooperation (integration), maintaining andesite stone sculpture business by implementing strategies adaptation (latency).Keywords: Craftsmen, Adaptation Strategy, Andesite Stone Sculpture Business AbstrakSebagian besar masyarakat Dusun Jatisumber berprofesi sebagai pengrajin patung batu andesit. Namun terjadinya berbagai permasalahan menyebabkan semakin menurunnya jumlah pengrajin patung batu andesit di Dusun Jatisumber. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dinamika struktural fungsional dalam eksistensi usaha patung batu andesit di Dusun Jatisumber. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Trowulan, Mojokerto. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi non partisipan, wawancara terstruktur, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penurunan pengrajin patung batu andesit di Dusun Jatisumber disebabkan karena insiden bom Bali 1 tahun 2002, tempat pembuatan patung cor di Dusun Jatisumber tahun 2005, serta krisis ekonomi global tahun 2008. Pengrajin yang tidak meneruskan usahanya dapat beralih profesi maupun menjadi pemahat patung batu andesit di tempat usaha lain, sehingga hanya tersisa beberapa dari pengrajin patung batu andesit yang memutuskan untuk bertahan. Adapun pengrajin yang bertahan menerapkan 10 strategi adaptasi untuk mengatasi kendala serta mempertahankan usaha patung batu andesit. Sebagaimana teori struktural fungsional dari Talcott Parsons bahwa penurunan pengrajin membentuk sistem pada usaha patung batu andesit, hal ini peranan yang dimiliki pengrajin serta pemahat saling berkaitan dalam sistem. Sehingga bagian dari AGIL dilakukan agar sistem dapat bertahan yang diantaranya meliputi: penentuan 10 strategi adaptasi (adaptation), strategi adaptasi diterapkan untuk mewujudkan tujuan (goal attainment), pelaksanaan strategi adaptasi melalui kerja sama (integration),  menjaga usaha patung batu andesit dengan menerapkan strategi adaptasi (latency).Kata Kunci: Pengrajin, Strategi Adaptasi, Usaha Patung Batu Andesit
Pemaknaan ritual adat pujan kapitu oleh masyarakat Desa Ngadisari Kabupaten Probolinggo anny mudahyana; nur hadi; deny wahyu apriadi
Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi Vol. 13 No. 3 (2024): Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi
Publisher : Departemen Pendidikan Sosiologi FISHIPOL UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dimensia.v13i3.73529

Abstract

Indonesian communities continue to preserve various traditional rituals as part of their social and spiritual lives. One such community that has maintained this tradition to this day is the Tengger people through their traditional Pujan Kapitu ritual. This ritual is performed at the beginning of the seventh month of the Tengger calendar and holds great significance for the residents of Ngadisari Village. This study aims to understand the process of performing the Pujan Kapitu ritual and the symbolic meanings it embodies. The study employed a descriptive qualitative method, with data collected through observation and interviews. Research informants were selected using purposive sampling. The analysis was grounded in Herbert Blumer’s theory of symbolic interaction. The results show that the Pujan Kapitu procession is opened by a traditional shaman with a prayer and the offering of ritual gifts, followed by megeng or a strict vegetarian fast throughout the seventh month, and concluded with a prayer and ritual offerings at the village head’s house. The ritual’s significance includes enhancing spirituality, honoring ancestors, and maintaining harmony among all living beings and the environment.
Revolusi Buku Ajar Bermuatan Teks Multimodal Terintegrasi Media: Kurikulum Merdeka Sajidah Nur; Nurhadi Nurhadi; Yuni Pratiwi
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11769

Abstract

One form of implementation of the Independent Curriculum is significant changes to the text content in Indonesian language textbooks. This research aims to describe the presentation of multimodal texts in Indonesian language textbooks which refer to the independent curriculum, namely the Smart Cergas Bahasa Indonesia (CCBI) books for Classes X, XI and XII published by the Ministry of Education and Culture. The research method used to process this research data is a qualitative method. The research results showed that twelve forms of multimodal text were found in the three CCBI books. These twelve form findings show that there are significant differences between Indonesian language textbooks that refer to the Independent Curriculum and those that refer to the 2013 Curriculum. It can be concluded that the content of the twelve forms of multimodal text is one of the innovations and implementations of the independent curriculum. The multimodal text content in CCBI books is a revolution in textbooks that are integrated with learning media.
Pengaruh Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Toko Aureola Beauty di Sukoharjo Dania Oktavianita Sari; Khabib Alia Akhmad; Nur Hadi
Jurnal Manajemen Riset Inovasi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Riset Inovasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/mri.v4i3.9767

Abstract

This study aims to analyze the effect of price and service quality on customer satisfaction at Aureola Beauty Store in Sukoharjo. The research employed a quantitative approach using a causal associative method. The population consisted of Generation Z customers who had made purchases at Aureola Beauty Store. The sampling technique used was purposive sampling, with a total sample of 100 respondents. Data were collected through questionnaires using a 4-point Likert scale. Data analysis was conducted using SPSS version 27, including validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, ttest, F-test, and coefficient of determination (R²).The results indicate that price has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a t-value of 3.045 and a significance value of 0.003 < 0.05. Service quality also has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a t-value of 7.218 and a significance value of 0.000 < 0.05. Simultaneously, price and service quality have a positive and significant effect on customer satisfaction, as evidenced by an F-value of 57.931 and a significance value of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) of 0.544 indicates that 54.4% of customer satisfaction can be explained by the variables of price and service quality, while the remaining 45.6% is influenced by other factors not examined in this study.
The Symbolic Meaning of the Cimbingan Tradition in the Chinese Ethnic Community in Turirejo Village, Lawang District, Malang Regency Rengganis Aurellia Fika Lewenussa; Nur Hadi
JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) Vol. 9 No. 1 (2024): JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis)
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v9i12024p63-76

Abstract

This research describes the Cimbingan tradition which is carried out once a year by visiting thegraves of ancestors and cleaning and decorating the graves. Ethnic Chinese still strongly holdthe belief to always honor ancestors, so this tradition is still carried out to this day. This researchaims to reveal three important focuses, namely: the function and meaning of each equipmentused, the worship procession of the Cimbingan tradition, and the symbolic meaning in theCimbingan tradition. The method used in this research is qualitative descriptif. This research usesdata collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation withprimary data sources and secondary data sources. Based on the research, it can be concludedthat there is a meaning contained in each equipment used such as the meaning of candles andincense which means as a light for the ancestors in the afterlife, besides the offerings of food anddrinks which means a form of attention from children to parents. Furthermore, afterlife money andduplicate items made of paper which means a form of fulfilling the needs of ancestors in theafterlife. Furthermore, the five-color paper means a form of description of the ancestors' homesin the afterlife. In addition, there are three stages in the procession of the Cimbingan traditionwhere there is a preparation stage, a prayer stage, and a closing stage. The meaning in thistradition is a form of filial piety of children to parents, where children still remember and showattention to parents even though parents are gone.
Santri and Santriwati's Understanding of Gender Stereotypes in the Environment of the Ngegong Tahfidz Qur'an Islamic Boarding School Nuraini Okta Viandari; Nur Hadi
Future Space: Studies in Geo-Education Vol. 2 No. 2 (2025): Future Space: Studies in Geo-Education
Publisher : CV Bumi Spasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69877/fssge.v2i2.71

Abstract

Gender-related issues remain deeply embedded within societal structures, manifesting across various domains of public and private life. Among the most persistent of these issues is the perpetuation of gender stereotypes socially constructed assumptions about roles and characteristics assigned to individuals based on gender. This study aims to explore how gender stereotypes are understood by male and female students (santri and santriwati) within a religious education setting, specifically at the Tahfidz Mamba’u Syafa’atil Qur’an Islamic Boarding School in Blitar, Indonesia. Employing a qualitative descriptive methodology, data were collected through purposive sampling, in-depth interviews, observation, and documentation. The analysis was guided by postmodern feminist theories, particularly those of Judith Butler and Julia Kristeva, to examine how gender perceptions are shaped through religious instruction and social interaction in the pesantren environment. Findings indicate that students internalize gender roles through sustained exposure to religious teachings and community norms, leading to differentiated understandings of male and female roles. These roles are often justified through perceived innate differences in physical and emotional attributes. The study identifies four primary implications of these stereotypes within the boarding school context: spatial mobility restrictions, gendered division of roles and responsibilities, character formation aligned with traditional gender norms, and entrenched perceptions that hinder gender equality. This research contributes to the discourse on gender in religious educational institutions by highlighting the complex interplay between doctrine, tradition, and evolving gender consciousness among youth.
IDENTIFIKASI DAN PENYUSUNAN CETAK BIRU PROGRAM LABORATORIUM SITE Zulkarnain Zulkarnain; Nur Hadi; Ach Rasyad
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v1i22018p178-187

Abstract

Penyusunan Cetak Biru ( blueprint ) sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan serta langkah-langkah yang harus dilaksanakan oleh setiap unit di lingkungan kerja. Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk menghasilkan dokumen cetak biru program payung laboratorium site di Dusun Bajulmati Desa Gajahrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang adalah adalah melalui tahapan sebagai berikut: (1) koordinasi dengan Tim Pengabdian; (2) koordinasi dengan pemerintah Desa lokasi kegiatan; (3) mengidentifikasi target kelompok sasaran sesuai dengan rencana; (4) pemetaan dan penggalian masalah kelompok sasaran: (5) workshop penyusunan program; (6) mengkomunikasikan hasil workshop kepada pemerintah desa; Tahap ketujuh, menyusun laporan; dan (7) mengkomunikasikan hasil pengabdian masyarakat kepada warga Program Studi Pendidikan Luar Sekolah. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: (1) Kegiatan worskhop dan Fokus Group Diskusi yang dilaksanakan bersama warga, tokoh masyarakat, pengelola dan pengurus kelompok sasaran mem-berikan bermanfaat dalam mengidentifikasi dan menyaring masukan dari warga untuk menyusun program di dusun Bajulmati, dan (2) Berdasarkan tahapan-tahapan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat, maka hasil yang diperoleh buku catek biru program pengembangan Desa Laboratorium Site sebagai tempat pengembangan program maupun praktek dan Kajian Praktek Lapangan (KPL) mahasiswa dan kegiatan dosen dalam melaksanakan pengabdian masyarakat
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROGRAM PENGEMBANGAN DESA LABORATORIUM Suripan Suripan; Sucipto Sucipto; Nurhadi Nurhadi; Sopingi Sopingi
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v1i12017p87-93

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus Lembaga Sosial Pendidikan (LSP) Harapan dan tokoh masyarakat Desa Gajahrejo dalam memahami persoalan sosial ekonomi pedesaan dan mengembangkan program yang berbasis pada potensi dan masalah lingkungan dengan melibatkan segenap stakeholder pembangunan setempat. Teknik pendampingan dilakukan melalui Focussed Group Discussion (FGD) sebanyak dua kali dengan melibatkan pengurus Yayasan Sosial Pendidikan Harapan, tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat, serta mahasiwa PLS yang melakukan program Kajian Pengalaman Lapang (KPL). Teknik ini mampu memberikan pencerahan kepada peserta tentang bagaimana menyusun program yang baik dengan melibatkan pertisipasi segenap perwakilan masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah: (1) peta masalah dan potensi (sosial, ekonomi, pendidikan, geografis, budaya) dan informasi perkembangan program pengembangan masyarakat yang dikelola LSP Harapan; dan (2) rencana program pengembangan masyarakat Desa Gajahrejo dan Sidodadi, yang disusun secara partisipatif, yang menggambarkan upaya yang meliputi pengembangan program pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan budaya, serta pengembangan wisata.
Co-Authors - Martutik Abadi, M. Imron Abdul Ayiz Achmad Rasyad Achmad, Refi Riduan Achmat Mubarok Afif Muhammad Athii'uullah Agustin Putri Wulansari Ahmad Arif Widianto Ahmad Taufik Ainul Bariroh Ajie, Thedi Mustika Al Faiq, M Rauf Al-Muzakir Al-Muzakir Al-Muzakir, Al-Muzakir Aldio, Vega Amelia Atika Amma Wahyuni Ananda Yumnatus Syafira Ananda, Kun Sila Andaru Bahy, Moh. Buny Andy Pramono Angga Dewi, Widya Novi Anisa Ulfah anny mudahyana Anugrahini, Fitria Apriliana Dewi, Lisa Octavia Ardianto, Risna Askhabul Kirom Asma Asmara Sukma Athii'uullah, Afif Muhammad Azizatuz Zahro Bella Fadhilatus Sanah Cahya Angraini, Dwi Chandramaya Aulia Dhuhita Dania Oktavianita Sari Danial Hilmi Darkel, Yohanes Brekmans M De Jesus, Maria Martina Dedy Sugiarto Denayu Grandis Deny Wahyu Apriadi Destikasari Desy Santi Rozakiyah Dian Risdiawati Eggi Alvado Da Meisa Elfi Rimayati Elia Martatiningsih Arum, Ai Elya Kurniawati Ervi Revilda Esti Dwi Rahmawati Fardani, Tika Sindi Faria Krisdaniastutik Fatimah Fitriatul Hasanah Gigih Caesar Wahyu P Habib, Ikhwanul hidayatullah, Hidayatullah hidayatullah IM. Hambali Imam Agus Basuki Imam Suyitno Indra Hastuti Irman Isnaini Indra Nur Hayati Istiqomah Nurzafira Jasur Robiht Tri Wicaksono JOAN HESTI GITA PURWASIH Joan Hesti Purwasih Kasmadi Kasmadi KHABIB ALIA AKHMAD Kiki Reski Kiki Krisdaniastutik, Faria Kukuh Miroso Raharjo Kusubakti Andajani Legiman, Legiman Lestari, Aris Sri Lewenussa, Rengganis Aurellia Fika Luhung A. Perguna Luhung Achmad Perguna, Luhung Achmad M. Yogi Riyantama Isjoni Magdharega Putri Pratiwi Maslakhatu Nurul Ummah Mas’udah, Hikmah Maulida Nabilah Megasari Noer Fatanti Meiji, Nanda Harda Pratama Mellina, Zulvida Maya Rizqi Mitra Istiar Wardhana, Mitra Istiar Moh Ihsom Moh. Pebrianto Muakibatul Hasanah Muhammad Hafidz, Muhammad Muhammad Irfan Muhammad Irfan Asrori Mujahid, Yazid Ahmad Mulyani, Rinda Eka Nadiasari Nadiasari Najla Surbakti, Naila Nani dkk. Mulyaningsih Nesya Vashti Engracia Nesya Vashti Engracia Nur Fajar Ali Maulana Nuraffiatul Jannah, Diah Nuraini Okta Viandari Nurhasanah Nurhasanah Nurholipah Nusantari, Okta Viviana Asmi Panca Kumala Dewi Ponimin Prabowo, Abu Pratiwi, Seli Septiana Priharyanti, Rifani Puput Mulyono Purba, Dano Qur’ana, Wanda Wahyu Rahardjo E, Andi Wahju Ramdhani, Ridwan Faizal Rengganis Aurellia Fika Lewenussa Ridho Luqman Nawawi Ridwan Tajul Fahmi Rissa Prima Kurniawati Rissa Prima Kurniawati, Rissa Prima Roekhan Roekhan Rozuli , Ahmad Imron Ryan Aldiyansah Sabariyah, Sabariyah Sajidah Nur Saputri, Yuniar Wandha Saraswati Arsani Sari, Devy Agustin Sasmita Sari, Ajeng Yuri Eka Siregar, Julinda Siti Masfuah Siti Nur Azizah Siti Rahmah Siti Zulaikha Sofiatul Annisa Sopingi Sopingi, Sopingi Sucipto Sucipto Supardi U. S Supratman, Agus Ahmad Suripan Suripan Susanti Try Apriliani Syaiful Arif Wahyudi Tasya Kartika Chandra Titik Harsiati Trisna Dewi Moerti Ulfah Nurfadhila VERONICA VERONICA Viandari, Nuraini Okta Wahidmurni Wahyudi Siswanto Walhidayat, Mohammad Taufik Wardana, Mitra Istiar Wasehudin Wijaya, Irwanda Ardhi Yudhi Nugroho, Kurniawan Yuni Pratiwi Yuniar, Ananda Dwitha Zulkarnain