p-Index From 2021 - 2026
10.52
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Jurnal Penelitian Agama Jurnal Teknik Mesin Jurnal Pendidikan Humaniora LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Elementary: Islamic Teacher Journal ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Hukum Islam Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Erudio: Journal of Educational Innovation Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Sejarah dan Budaya el-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam I-ECONOMICS: A Research Journal on Islamic Economics Abjadia, International Journal of Education SOSIOLOGI NUSANTARA Muamalah Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis JURNAL MAHKAMAH Jurnal Pendidikan Nonformal Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Ekonomi Islam Ijtima'iyya: Journal of Muslim Society Research Jurnal Analisa Sosiologi Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA IZDIHAR SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Ijtihad SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education Jurnal Karinov Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Journal of Welding Technology Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat Jurnal Abdi Insani Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Tunas Nusantara Emphaty Cons : Journal of Guidance and Counseling JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Legal Protection for the Partnership Agreement Parties Asalibuna Journal of Islamic Studies and Education Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Jurnal Ekonomi Islam Manajemen Kreatif Jurnal JHT: Journal of Hospitality and Tourism Lokawati: Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset Community Empowerment Journal Cendikia Pendidikan Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Jurnal Indonesia Mengabdi (JIM) Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa KINERJA: Jurnal Manajemen Organisasi dan Industri MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat COSMOS Future Space: Studies in Geo-Education Indonesian Journal of Islamic Law (IJIL) Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Literacy: Journal of Education and Social Science
Claim Missing Document
Check
Articles

MAQASHID KOPERASI SYARIAH Hadi, Nur
I-Economics Vol 4 No 2 (2018): I-ECONOMICS: A Research Journal on Islamic Economics
Publisher : Islamic Economics Program, Faculty of Islamic Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ieconomics.v4i2.2562

Abstract

Abstract The Islamic finance industry in the frame of Islamic financial institutions in the economy of a country plays a very important role, one of which is to assist businesses in carrying out, expanding, and developing their business activities through financing, among which are cooperatives that provide financing to cooperative members. Maqashid Koperasi sharia is a community-based business or business activity. His own philosophy is self-reliance, starting from the self and then to the independence of the group (people). Or vice versa, group independence that encourages individual independence in it. The resources gathered from members are a way to achieve economic sovereignty, so cooperating is actually a long-term business strategy that secures the business interests of each member from unfair competition. Cooperating is building a fortress from efforts to destroy and colonize large investors and more established business owners. Maqashid Sharia cooperatives at the level of religion are concentrations of power in driving out forbidden forms of muamalah and misleading ideologies. Riba is the prima donna of the business world, its existence is a direct derivative of the capitalist notion that puts money above everything else. Only solidarity is able to withstand the onslaught of expansion of capitalist business ventures, the institutionalized solidarity called cooperatives. Maqashid syirkah Islamic cooperatives contain six maqashid, as follows: 1). A large amount of capital is collected, so that it can be used to carry out large jobs too; 2) Can expedite the macroeconomic rate; 3). The creation of broader and more adequate employment opportunities; 4). The feeling of brotherhood between fellow capital holders and other partners; 5). Thought to advance the company becomes more because it comes from many people too; 6). Union transactions can generally be terminated or canceled. Keywords: Maqashid, Koperasi, Sharia. Abstrak Industri keuangan syariah dalam bingkai lembaga keuangan syariah dalam perekonomian suatu negara memegang peranan yang sangat penting, salah satunya membantu para pelaku usaha dalam menjalankan, memperluas, dan mengembangkan kegiatan usahanya melalui pemberian pembiayaan, diantranya adalah koperasi yang memberikan pembiayaan kepada para anggota koperasi. Maqashid Koperasi syariah adalah berjamaah dalam usaha atau kegiatan usaha yg berbasis komunitas. Filosofinya sendiri adalah kemandirian, mulai dari diri kemudian menjadi kemandirian kelompok (umat). Ataupun sebaliknya, kemandirian kelompok yang mendorong kemandirian individu didalamnya. Sumber daya yang terhimpun dari anggota adalah jalan bagi pencapaian kedaulatan ekonomi, sehingga berkoperasi sebetulnya adalah strategi usaha jangka panjang yang mengamankan kepentingan bisnis setiap anggota dari persaingan yang tidak sehat. Berkoperasi adalah membangun benteng dari upaya-upaya menghancurkan dan menjajah para pemodal besar dan pemilik usaha yang lebih mapan. Maqashid Koperasi syariah dalam tataran religi adalah pemusatan kekuatan dalam menghalau bentuk-bentuk muamalah yang terlarang dan ideologi yang menyesatkan. Riba itu primadona dunia usaha, keberadaannya adalah turunan langsung dari paham kapitalis yg mendudukkan uang diatas segalanya. Hanya solidaritas yg mampu menahan gempuran ekspansi usaha bisnis kapitalis, solidaritas yg melembaga itu namanya koperasi. Maqashid syirkah koperasi syariah mengandung enam maqashid, sebagai berikut : 1). Terkumpulnya modal dengan jumlah yang besar, sehingga dapat digunakan untuk mengadakan pekerjaan-pekerjaan besar pula; 2). Dapat memperlancar laju ekonomi makro; 3). Terciptanya lapangan pekerjaan yang lebih luas dan memadai; 4). Terjalinya rasa persaudaraan diantara sesama pemegang modal dan mitra kerja yang lain; 5). Pemikiran untuk memajukan perusahaan menjadi lebih banyak karena berasal dari banyak orang pula; 6). Transaksi perserikatan secara umum bisa berahir atau batal. Kata kunci: Maqashid, Koperasi, Syariah.
The Wisdom of Syarî‘ah Al-Ahwal Al-Sakhsiyyah According To Ali Ahmad Al-Jurjawi Hadi, Nur; Al-Muzakir, Al-Muzakir
Al-Risalah Vol 18 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.586 KB) | DOI: 10.30631/alrisalah.v18i2.157

Abstract

Ali Ahmad al-Jurjawi, a prominent scholar of wisdom and philosophy, looks at his fundamental and phenomenal work called Hikmat al-Tasyrî‘ wa Falsafatuhu. The study aims to determine the wisdom of family law sharia according to Ali Ahmad al-Jurjawi. This research is library research, where the primary data is the Hikmat al-Tasyrî‘ wa Falsafatuhu, the secondary source of the books relating to the discussion of Islâmic wisdom (maqâṣid) and the philosophy of Islamic law. The data is analyzed by the ushuliyyah method with the measuring instrument maqâṣid al-syarî’ah. The results of his research on the wisdom of sharia in family law (ahwal al-sakhssiyah) is to uphold the goodness and benefit of the servant in making it hard to strengthen the ukhuwah Islâmiyah framed moral values ​​in the household for the sake of the sakinah, mawaddah, and rahmah in the world and the hereafter, always holding fast to the nature of the goal of sharia in reciting the servant, which is to pair with one another and to complement each other so that the peace of life in the household and family can be realized, both husband and wife and children and the extended family among them.
Peran Pemuda Masjid Al-Hikmah dalam Penguatan Moderasi Beragama di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo Hadi, Nur; Mulyono, Puput
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i2.469

Abstract

Pendidikan saat ini ditujukan kepada santri dengan menitikberatkan akhlak mulia dan budi pekertinya melalui pengajaran harus diupayakan untuk meningkatkan akhlak mulia. Indonesia adalah negara dengan banyak agama dan kepercayaan, toleransi adalah harga mati. Santri dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemuda Masjid Al-Hikmah Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menggunakan metode ceramah dan diskusi. Materi pendidikan moderasi beragama yang telah disusun meliputi: (1) implementasi moderasi beragama dan (2) membuat buku saku moderasi beragama. Pemuda adalah penerus bangsa perlu ditanamkan rasa cinta tanah air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disambut dengan semangat oleh Pemuda Masjid Al-Hikmah. Harapannya Pemuda Masjid Al-Hikmah setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini jadi lebih paham tentang moderasi beragama dan dapat membuat buku saku moderasi beragama sebagai media untuk mensosialisasikan moderasi beragama di Desa Cemani Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo. Setelah kegiatan pengabdian ini sarannya adalah bahwa dapat dikembangkan lagi buku moderasi beragama menjadi aplikasi moderasi beragama berbasis android.
The Symbolic Meaning of the Cimbingan Tradition in the Chinese Ethnic Community in Turirejo Village, Lawang District, Malang Regency Lewenussa, Rengganis Aurellia Fika; Hadi, Nur
Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v9i1p63-76

Abstract

This research describes the Cimbingan tradition which is carried out once a year by visiting the graves of ancestors and cleaning and decorating the graves. Ethnic Chinese still strongly hold the belief to always honor ancestors, so this tradition is still carried out to this day. This research aims to reveal three important focuses, namely: the function and meaning of each equipment used, the worship procession of the Cimbingan tradition, and the symbolic meaning in the Cimbingan tradition. The method used in this research is qualitative descriptif. This research uses data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation with primary data sources and secondary data sources. Based on the research, it can be concluded that there is a meaning contained in each equipment used such as the meaning of candles and incense which means as a light for the ancestors in the afterlife, besides the offerings of food and drinks which means a form of attention from children to parents. Furthermore, afterlife money and duplicate items made of paper which means a form of fulfilling the needs of ancestors in the afterlife. Furthermore, the five-color paper means a form of description of the ancestors' homes in the afterlife. In addition, there are three stages in the procession of the Cimbingan tradition where there is a preparation stage, a prayer stage, and a closing stage. The meaning in this tradition is a form of filial piety of children to parents, where children still remember and show attention to parents even though parents are gone. Makna Simbolik Tradisi Cimbingan Pada Komunitas Etnis Tionghoa di Desa Turirejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Penelitian ini mendeskripsikan mengenai tradisi Cimbingan yang dilaksanakan setahun sekalidengan mengunjungi makam para leluhur dan membersihkan serta menghias makam. EtnisTionghoa masih sangat memegang kepercayaan untuk selalu menghormati leluhur, sehinggatradisi ini tetap dilaksanakan sampai saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tigafokus penting yakni : fungsi dan makna dari setiap perlengkapan yang digunakan, prosesisembayang tradisi Cimbingan, dan makna simbolik yang ada dalam tradisi Cimbingan. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknikpengambilan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan sumberdata primer dan sumber data sekunder. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwaterdapat makna yang terkandung didalam setiap perlengkapan yang digunakan seperti maknapada lilin dan dupa yang bermakna sebagai penerang para leluhur di alam baka, selain itupersembahan makanan dan minuman yang bermakna bentuk perhatian anak kepada orangtua.Selanjutnya uang akhirat dan barang duplikat dari kertas yang bermakna sebagai bentukpemenuhan kebutuhan leluhur di alam baka. Selanjutnya kertas lima warna yang bermaknasebagai bentuk gambaran rumah para leluhur di alam baka. Selain itu terdapat tiga tahap dalamprosesi tradisi Cimbingan dimana terdapat tahap persiapan, tahap sembahyang, dan tahappenutupan. Makna yang ada dalam tradisi ini sebagai bentuk bakti anak kepada orangtua, dimanaanak tetap mengingat serta menunjukan perhatian kepada orangtua waluapun orangtua telahtiada.
Pengelolaan Masjid Kampus Sebagai Laboratorium Pendidikan Karakter Hadi, Nur; Mulyono, Puput
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 5 No. 4 (2024): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 5 Nomor 4, Desember 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v5i4.3396

Abstract

Today, character education is an urgent need for the Indonesian nation due to the moral degradation that has infected the community even among students. The campus mosque is a place to foster strategic quality people in the formation of student character. The purpose of this study was to determine the management and role of campus mosques in shaping student character at Duta Bangsa University Surakarta. This research uses descriptive qualitative research with data collection techniques data collection techniques using observation, interviews and documentation. The results of this study are First, forming a mosque board. Second, formulating the vision, mission, values and goals of the mosque as a character education laboratory. Third, compiling a mosque activity program as a character education laboratory. Fourth, implementing the mosque activity program as a character education laboratory. Fifth, assessing the success of the mosque activity program as a character education laboratory. Campus mosques at Duta Bangsa University Surakarta, which are currently spread across three locations and have various programs and activities that have been recognized for their benefits, can take on the role of a character education laboratory.
MAHAR SERVICES (DOWRY NON MATERIAL) ACCORDING TO MAZHAB IMAM HANAFI AND MAZHAB IMAM SYAFI'I Hadi, Nur
Indonesian Journal of Islamic Law Vol. 1 No. 1 (2018): Indonesian Journal of Islamic Law
Publisher : Postgraduate Programme of UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijil.v1i1.237

Abstract

Abtrsak: The research aims to find out the opinion of Imam Abu Hanifah and the Imam of Shafi'i and the similarities in the differences in determining the Non-Material Mahar Law (services). This type of research is literature. The primary data sources are the books of the two priests, as well as the source of the secondary books of jurisprudence and books relating to research. Data was analyzed using descriptive, deductive, inductive, and comparative methods. The result: Disagreements between the two priests of the school were due to differences in law enforcement. Hanafi Imam in determining the status of the Mahar Non Material Law (services) uses the surah al-Nisa '24, al-Baihaqi hadith and he put forward qiyas, namely limiting the dowry to at least ten dirhams, and dowry in the form of Qur'anic teaching to candidates unauthorized wife. Reserve Imam Shafi'i using the surah al-Nisa '24 and al-Bukhari's hadith, which does not limit the lowest dowry, such as sewing clothes or teaching the Koran to his wife and any benefits that are owned and lawful in price and having the value of simplicity at the dowry is preferred, he looked at the sunnah, that it is not excessive if it is legitimately used as a dowry, looking at zhahir verses and hadith. Keywords: Mahar, Services, Dowry, Non Material.
Perilaku Konsumtif: Non-professional Player pada Game Online Mobile Legends di Kota Malang Athii'uullah, Afif Muhammad; Hadi, Nur
SOCIUS Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v11i1.635

Abstract

Salah satu game online yang peminatnya cukup tinggi adalah Mobile Legends. Aksesibilitasnya memudahkan bagi setiap kalangan untuk bermain dan menyebabkan kompetisi antar player semakin tinggi. Para player Mobile Legends yang menyandang status non-professional player berlomba-lomba untuk mendapatkan status sosial yang diharapkan berdasarkan tingkatan level game tersebut. Hal ini memicu adanya kecanduan psikologis bagi para player Mobile Legends untuk terus bermain dan rela menghabiskan tenaga maupun materi. Maka dari itu, muncul fenomena konsumerisme dari kalangan pemuda yang bermain Mobile Legends khususnya di Kota Malang. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis fenomena konsumerisme berupa pembelian virtual items dan penggunaan jasa wanprestasi (joki ML) yang terjadi pada pemuda di Kota Malang sebagai non-professional player Mobile Legend. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah subjek penelitian adalah 9 orang. Penelitian ini menggunakan teori Hiperrealitas Konsumerisme milik Jean Baudrillard untuk menganalisis fenomena konsumerisme yang dilakukan para non-professional player Mobile Legends dengan melakukan triangulasi data dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda di Kota Malang rela mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membeli virtual items berupa skin maupun hero dan menggunakan jasa wanprestasi (joki ML) agar status level mereka bisa setara dengan teman sebaya dan mendapat pengakuan dari orang sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa virtual items seperti skin dan hero bukan lagi berfungsi untuk meningkatkan kemampuan bermain, melainkan menjadi simbol status dan pengakuan sosial. Hal ini mengakibatkan terjadinya Konsumerisme berlebihan hingga terjadinya gangguan psikologis bagi para pemain.
Negosiasi Makna dalam Pemerolehan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Kedua: Studi Kasus Penutur Asal Taiwan Gigih Caesar Wahyu P; Nurhadi Nurhadi; Roekhan Roekhan; Maslakhatu Nurul Ummah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5109

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk serta penggunaan negosiasi makna dalam pemerolehan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua oleh penutur asal Taiwan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui transkrip video percakapan antara penutur Taiwan dan penutur asli Indonesia. Hasil analisis menunjukkan enam bentuk negosiasi makna, yaitu klarifikasi, konfirmasi ulang, umpan balik, alih kode (code switching), pengulangan, dan penambahan informasi. Bentuk klarifikasi dan alih kode ditemukan sebagai strategi yang paling dominan digunakan. Proses negosiasi makna tidak hanya membantu meningkatkan pemahaman linguistik, tetapi juga memfasilitasi proses akuisisi bahasa melalui interaksi yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa negosiasi makna merupakan strategi esensial dalam pemerolehan bahasa kedua. Sehingga hal ini mampu memberikan wawasan penting bagi pembelajar dan pengajar bahasa, khususnya dalam konteks pembelajaran lintas budaya.
Transformasi Digital dan Antisipasi Perubahan Ekonomi Global dalam Dunia Perbankan Ardianto, Risna; Ramdhani, Ridwan Faizal; Apriliana Dewi, Lisa Octavia; Prabowo, Abu; Saputri, Yuniar Wandha; Lestari, Aris Sri; Hadi, Nur
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i1.114

Abstract

Jurnal ini membahas dampak transformasi digital pada sektor perbankan dan upaya antisipasi terhadap perubahan ekonomi global. Transformasi digital telah menjadi fenomena utama yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor keuangan. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana perbankan beradaptasi dengan perubahan global dan mengimplementasikan transformasi digital sebagai strategi utama. Dalam konteks ini, penelitian menggali peran teknologi dan digitalisasi dalam mempercepat layanan perbankan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan, analisis data, dan teknologi cloud juga menjadi sorotan dalam membentuk landscape perbankan modern. Selain itu, penelitian ini membahas antisipasi perubahan ekonomi global yang dapat mempengaruhi sektor perbankan. Melalui analisis mendalam, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul akibat perubahan ekonomi global, seperti fluktuasi suku bunga, ketidakpastian geopolitik, dan tuntutan regulasi yang berkembang. Penelitian ini mengeksplorasi langkah-langkah strategis yang diambil oleh lembaga keuangan untuk mengantisipasi dan merespon dinamika ekonomi global. Fokus khusus diberikan pada upaya meningkatkan ketahanan dan fleksibilitas perbankan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
PERAN SEKOLAH LANSIA TANGGUH DALAM PEMBERDAYAAN SOSIAL DAN EKONOMI LANSIA DI KELURAHAN SURODINAWAN, KOTA MOJOKERTO Aulia Dhuhita, Chandramaya; Hadi, Nur
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.30074

Abstract

Sekolah Lansia Tangguh is a program organized by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) in collaboration with the Indonesia Age-Friendly  Foundation (IRL). The study aims to analyze the implementation of the Sekolah Lansia Tangguh program related to the empowerment of the elderly in the social and economic fields in Surodinawan Village, Mojokerto City and the impact of Sekolah Lansia Tangguh on the social and economy of its participants. This research method uses qualitative with a case study approach. Researchers collected data through in-depth interviews with administrators and participants in the Tangguh School for the Elderly, besides that researchers also collected data through literature studies and documentation. The results of this study indicate that the Sekolah Lansia Tangguh implemented by Surodinawan Village has successfully contributed to the ability of the elderly to socialize in the community and improve social networks through mutual cooperation activities and playing games. However, economic empowerment in the form of planting kale, chilies and tomatoes has not gone well, the main obstacles are the lack of interest of the elderly in distribution, plants that die easily and limited business capital assistance from the village. This study concludes that Sekolah Lansia Tangguh has an important role in improving the quality of life of the elderly from the social aspect but has not been successful in the economic aspect.
Co-Authors - Martutik Abadi, M. Imron Abdul Ayiz Achmad, Refi Riduan Afif Muhammad Athii'uullah Agustin Putri Wulansari Ahmad Arif Widianto Ahmad Taufik Ainul Bariroh Ajie, Thedi Mustika Al Faiq, M Rauf Al-Muzakir Al-Muzakir Al-Muzakir, Al-Muzakir Aldio, Vega Ali Mahfuz Munawar Amelia, Atika Amma Wahyuni Ananda Yumnatus Syafira Ananda, Kun Sila Andaru Bahy, Moh. Buny Andy Pramono Angga Dewi, Widya Novi Anisa Ulfah Anugrahini, Fitria Apriliana Dewi, Lisa Octavia Ardianto, Risna Asma Asmara Sukma Athii'uullah, Afif Muhammad Aulia Dhuhita, Chandramaya Azizatuz Zahro Bella Fadhilatus Sanah Cahya Angraini, Dwi Danial Hilmi Darkel, Yohanes Brekmans M De Jesus, Maria Martina Dedy Sugiarto Denayu Grandis Destikasari Desy Santi Rozakiyah Devy Agustin Sari Dian Risdiawati Dibi Afriansyah Eggi Alvado Da Meisa Elfi Rimayati Elia Martatiningsih Arum, Ai Elya Kurniawati Ervi Revilda Esti Dwi Rahmawati Fardani, Tika Sindi Faria Krisdaniastutik Fatimah Fitriatul Hasanah Gigih Caesar Wahyu P Habib, Ikhwanul Haq, Muhammad A'inul Hidayatullah Hidayatullah Ibrahim, Faisal Mahmoud Adam IM. Hambali Imam Agus Basuki Imam Suyitno Irman Isnaini Indra Nur Hayati Istiqomah Nurzafira JOAN HESTI GITA PURWASIH Joan Hesti Purwasih Kasmadi Kasmadi KHABIB ALIA AKHMAD Kirom, Askhabul Krisdaniastutik, Faria Kukuh Miroso Raharjo Legiman, Legiman Lestari, Aris Sri Lewenussa, Rengganis Aurellia Fika Luhung A. Perguna Luhung Achmad Perguna, Luhung Achmad Magdharega Putri Pratiwi Maslakhatu Nurul Ummah Mas’udah, Hikmah Maulida Nabilah Megasari Noer Fatanti Meiji, Nanda Harda Pratama Mellina, Zulvida Maya Rizqi Mitra Istiar Wardhana, Mitra Istiar Moh Ihsom Moh. Pebrianto Muakibatul Hasanah Mubarok, Achmat Muhammad Hafidz, Muhammad Muhammad Irfan Muhammad Irfan Asrori Muhammad Syahrul Munir Mujahid, Yazid Ahmad Mulyani, Rinda Eka Nadiasari Nadiasari Najla Surbakti, Naila Nani dkk. Mulyaningsih Nesya Vashti Engracia Nesya Vashti Engracia Nur Fajar Ali Maulana Nuraffiatul Jannah, Diah Nurhasanah Nurhasanah Nurholipah Nusantari, Okta Viviana Asmi Panca Kumala Dewi Ponimin Prabowo, Abu Pratiwi, Seli Septiana Priharyanti, Rifani Puput Mulyono Purba, Dano Qur’ana, Wanda Wahyu Rahardjo E, Andi Wahju Ramdhani, Ridwan Faizal Ridwan Tajul Fahmi Rissa Prima Kurniawati Rissa Prima Kurniawati, Rissa Prima Roekhan Roekhan Rozuli , Ahmad Imron Ryan Aldiyansah Sabariyah, Sabariyah Saputri, Yuniar Wandha Saraswati Arsani Sasmita Sari, Ajeng Yuri Eka Siregar, Julinda Siti Masfuah Siti Nur Azizah Siti Rahmah Siti Zulaikha Sofiatul Annisa Sri Hastuti Supardi U. S Supratman, Agus Ahmad Susanti Try Apriliani Syaiful Arif Wahyudi Tasya Kartika Chandra Titik Harsiati Trisna Dewi Moerti Ulfah Nurfadhila VERONICA VERONICA Viandari, Nuraini Okta Wahidmurni Wahyudi Siswanto Walhidayat, Mohammad Taufik Wardana, Mitra Istiar Wasehudin Wijaya, Irwanda Ardhi Yudhi Nugroho, Kurniawan Yuni Pratiwi Yuniar, Ananda Dwitha Zulkarnain