UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi lokal, namun masih menghadapi tantangan pada aspek inovasi, branding, pemasaran digital, dan pencatatan keuangan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sukatani dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas inovasi UMKM melalui pendekatan partisipatif dalam lima tahap, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Intervensi yang diberikan meliputi inovasi produk lokal dengan diversifikasi varian baru, pembuatan logo dan kemasan sebagai identitas visual, pelatihan pemasaran digital menggunakan Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business, pendaftaran lokasi usaha di Google Maps, serta penerapan pencatatan keuangan sederhana berbasis website. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan pelaku UMKM dalam berinovasi, memperkuat branding, memanfaatkan media digital, dan mengelola keuangan lebih terstruktur. Evaluasi juga menegaskan bahwa pelaku UMKM semakin mandiri dan menyadari pentingnya inovasi untuk keberlanjutan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi penguatan inovasi UMKM Desa Sukatani sebagai strategi peningkatan daya saing di era digital.