p-Index From 2021 - 2026
5.372
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Jurnal Studi Pemerintahan SAINS DAN MATEMATIKA JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI HUMANIKA KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) ISSN: 2252-9063 Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Prosiding Seminar Biologi Jurnal Teknik ITS Jurnal Sains dan Seni ITS RUANG: JURNAL LINGKUNGAN BINAAN (SPACE: JOURNAL OF THE BUILT ENVIRONMENT) IPTEK Journal of Proceedings Series IPTEK The Journal for Technology and Science Jurnal Kreatif Tadulako Online Gaung Informatika LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Jurnal Kesehatan Masyarakat Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Journal of Architecture & Environment Al-Ulum Jurnal Riset Ekonomi & Bisnis Pendidikan Sosiologi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik PALASTREN Prosiding Pendidikan Sains Journal of Regional and City Planning Fakultas Ekonomi Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik Jurnal Sistem dan Informatika Jurnal Ilmiah Teknik Industri Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE TERAS Jurnal Matematika dan Statistika serta Aplikasinya (Jurnal MSA) Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling KLIK (Kumpulan jurnaL Ilmu Komputer) (e-Journal) KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Catharsis Chi`e: Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Beauty and Beauty Health Education JUSS (Jurnal Sosial Soedirman) Jurnal Konstitusi Panggung Jurnal Ilmiah Peuradeun Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Studi Komunikasi MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya Jurnal EMT KITA Jurnal Luka Indonesia ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Jurnal Akademika Kimia UNM Geographic Journal As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Forum Ekonomi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi J-EBIS (Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam) Jurnal Arsitektur ARCADE Jurnal Kimia Terapan Indonesia Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Laga-Laga: Jurnal Seni Pertunjukan Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer JURISMA: Jurnal Riset Bisnis & Manajemen Jurnal Hidrosfir Indonesia ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Deiksis Jurnal Ilmu Dakwah Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan Atrium : Jurnal Arsitektur Jurnal Riset Komunikasi International Journal for Educational and Vocational Studies To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal JKFT Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin JURNAL CIVIC EDUCATION: MEDIA KAJIAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Medium : Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences As Sibyan : Jurnal Kajian Kritis Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Serambi Journal of Agricultural Technology RISDA: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam JP2D (Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar) UNTAN Jurnal Artha Satya Dharma Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Proceeding Biology Education Conference Journal of Applied Geology Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Jurnal Pustakawan Indonesia Musik Etnik Nusantara DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment el-Amwal Sewagati Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Al-'Adad: Jurnal Tadris Matematika Advances In Social Humanities Research Riemann : Research of Mathematics and Mathematics Education Jurnal Arsitektur ARCADE Jurnal Karya Ilmiah Pendidik dan Praktisi SD & MI
Claim Missing Document
Check
Articles

Mengabadikan Makna Enjoyment pada Sentra Kuliner dan Oleh-Oleh I Made Denny Krishnantara Surya; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.334 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35082

Abstract

Penutupan aktivitas prostitusi di kawasan Putat Jaya pada tahun 2014 lalu memberi dampak pada kehidupan masyarakat sekitar. Dampak tersebut terjadi akibat hilangnya daya tarik dari kawasan ini sehingga membutuhkan daya tarik atau brand baru. Re-brand-ing dilakukan dengan menggunakan teori makna dalam arsitektur. Citra yang akan dibentuk untuk kawasan Putat Jaya merupakan penggeseran citra “pleasure” yang erat dengan kegiatan prostitusi menjadi citra atau makna “enjoyment” yang akan diabadikan pada sebuah objek desain. Objek desain ini merupakan respon terhadap kebutuhan, potensi, dan profesi masyarakat setempat, yaitu sentra kuliner dan oleh-oleh. Pada proses desain sentra kuliner dan oleh-oleh, digunakan metode naratif untuk menceritakan mengenai makna enjoyment dalam objek desain. Sentra kuliner dan oleh-oleh didesain agar bisa menstimulus indra visual dan kinestetik, sehingga bisa menimbulkan kedekatan (immediacy) terhadap objek desain dan memunculkan makna enjoyment. Eksplorasi indra visual dan kinestetik dipadukan sehingga terbentuk konsep permukaan dinamis. Narasi desain dikaitkan dengan konsep permukaan dinamis untuk ditransformasi menjadi sebuah sentra kuliner dan oleh-oleh yang mengabadikan makna enjoyment. Maknn enjoyment pada arsitektur ini akan hadir pada bentuk permukaannya yang bergelombang dan berlipat-lipat.
Adaptabilitas dalam Gelanggang Olahraga sebagai Solusi Penyelesaian Fenomena Short Life Architecture Faiz Ramadiansyah; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.158 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37009

Abstract

Dewasa ini, beberapa arsitektur dan bangunan memiliki permasalahan yang kompleks. Salah satunya adalah arsitektur berumur pendek (short life architecture). Penyebabnya adalah karena arsitektur tersebut hanya memiliki satu jenis fungsi/tipologi. Akibatnya, ketika bangunan tersebut memiliki pergerseran fungsi maka bangunan tersebut tidak memiliki kesiapan untuk berubah fungsi dan cenderung ditinggalkan oleh masyarakat/pengguna. Sehingga untuk membuat bangunan yang memiliki kesiapan untuk berubah fungsi dibutuhkan pendekatan Arsitektur Fleksibel. Arsitektur fleksibel adalah arsitektur yang mampu beradaptasi dengan aktivitas yang ada. Sedangkan untuk membuat arsitektur fleksibel lebih terukur dan dapat ditransformasikan ke dalam elemen arsitektur dipakai metode disjungsi. Disjungsi adalah ‘perusakan’ sebuah tipologi bangunan agar bangunan memungkinkan memiliki fungsi tambahan yang tidak sesuai dengan tipologinya. Perusakan tipologi tersebut dibutuhkan agar Gelanggang Olahraga menjadi lebih adaptif. Adaptabilitas tersebut berupa bentukan/form, dan program ruang atau ruang luar pada Gelanggang Olahraga. Gelanggang Olahraga juga dirancang dengan prinsip superimposisi agar didapatkan bentukan bangunan yang dapat mengakomodasi berbagai macam aktivitas. Dengan demikian, bangunan rancang diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan arsitektur yang berumur pendek (short life architecture).
Desain Kondominium Terpapar sebagai Stimulasi Kecerdasan Dian Qurrota A'yun; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.027 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37556

Abstract

Intelektual manusia merupakan sebuah investasi dalam membangundunia. Manusia merupakan makhluk yang selalu berfikir dengan otak sepanjanghayatnya. Otak terdiri dari kompleksitas sistem saraf yang mengandung lebihdari seratus miliar neuron dan masing – masing neuron memiliki rata-rata 7000koneksi sinaptik dan sekitar 500 triliun sinapsis yang terkoneksi melalui mediumindra. Unsur dasar intelektual kognitif 50% pada otak merupakan indrawi visual,yang kemudian indrawi ini mengarah kepada spesifikasi visual konfigurasiterpapar. Konfigurasi ini mempunyai parameter dalam mendesain yaitu tinjauanspasial dan pencahayaan alami pada Bangunan. Hal tersebut meresponskebutuhan fungsional hunian generasi Homelander yang lahir pada tahun 2005keatas mempunyai kecenderungan sering menghabiskan waktu dirumah danketergantungan dengan alat digital yang menimbulkan dampak negatif,mempengaruhi daya pikir dan penurunan intelektual kognitif seiringperkembangan syaraf pada otak.Proyek ini ditunjang dengan Metode Desain diantaranya Researchsebagai pencapaian kumpulan data parameter dan sumbernya, sertaInterweaving, Repetition dan Rotation metode penyusun massa yang secaraefektif diterapkan pada elemen desain Kondominium.Terapan zoning acak menghasilkan setiap unit dengan luasan ekonomiyang berbeda memanifestasikan kualitas yang relatif sama. Denah menukikmenciptakan berbagai sudut binar dan pandangan kemeruangan luar yangspektakuler. Podium berkontur kompleks bersamaan dengan gubahan massajamak memicu aktivasi sel-sel pada sulkus lingual masyarakat sekitar yangmenjadikan Kondominium merespon kondisi eksisting. Fasad kaca up down leftright view mewujudkan penghuni dapat mengeksplor pandangan ke segala arahdengan jarak pandang yang lebih luas, serta instalasi hollow light pipe dan atriumdi desain sebagai pencahaayan alami area ruang dan koridor bentang lebar yangtidak maksimal tersinari cahaya alami. Batasan kekuatan struktur pun menjadisesuatu yang tereksplor guna menunjang capaian yang ada. Setiap elemen desaindiputuskan berdasarkan parameter terpapar yang secara tegas merealisasikankeintegrasian secara menyeluruh.
Akses Melihat, Terlihat dan Sirkulasi yang Berkelindan pada Ruang Publik Wisnu Retno Kartika Sari; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.607 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48837

Abstract

Rasa aman merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Meningkatnya kasus tindak kriminal di ruang publik yang disebabkan oleh faktor ruang mengakibatkan ruang gerak masyarakat menjadi terbatas. Dalam sudut pandang arsitektur dan perencanaan kota, ruang yang tidak dirancang dengan baik akan semakin rentan terhadap tindak kriminal. Ruang publik yang pada mulanya dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dalam beberapa kondisi justru memberikan peluang terjadinya tindak kriminal. Untuk itu diperlukan upaya untuk menjamin keamaan setiap pengguna yang melakukan aktivitas di ruang publik tanpa memberi batasan-batasan yang rigid. Ditinjau dari pendekatan environmental design based on crime prevention yang membahas tentang perancangan arsitektur atau lingkungan yang berfokus pada pencegahan tindak kriminal akan menurunkan resiko terjadinya tindak kriminal. Menerapkan prinsip CPTED (Crime Prevention Through Environmental Design) dalam rancangan arsitektur merupakan upaya menekan resiko terjadinya tindak kriminal di ruang publik. Peripheral vision, permutasi bentuk interaksi, modifikasi sirkulasi dan hirarki ruang digunakan sebagai dasar dalam eksplorasi tatanan ruang. Eksplorasi tersebut menghasilkan sebuah desain yang memiliki sistem sirkulasi yang bekelindan (antar ruang saling terikat dan terhubung) serta kemampuan ruang untuk dapat terlihat dari berbagai titik dan mampu melihat ke berbagai titik. Kualitas dari arsitektur yang dihadirkan akan membantu mewujudkan kondisi kontrol sosial yang memungkinkan setiap penggunanya bisa saling berinteraksi dan saling mengawasi.
Desain Hotel dengan Konsep Shifting di Kawasan Kenjeran Joshua Alexandre Pratasik; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.164 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.48857

Abstract

Perkembangan teknologi selain memudahkan merancang juga memudahkan replikasi arsitektur. Akibatnya, identitas wilayah dimana arsitektur tersebut berdiri menjadi terpengaruh. Wilayah memiliki identitas yang dapat dikenali melalui karakteristik tapak, kondisi iklim dan cuaca setempat, serta tradisi dan kehidupan masyarakat sekitar. Akibat replikasi arsitektur yang tidak memerhatikan konteks, teknologi mendominasi dan menjadi objek asing di tengah kondisi tapak, memengaruhi identitas wilayah tersebut. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, pendekatan yang dipakai adalah critical regionalism yang mengangkat kehidupan masyarakat kampung nelayan Kenjeran sebagai konsep. Metode yang digunakan adalah interpretasi ulang menggunakan idiom kontemporer agar solusi yang dihasilkan tidak menyerupai bangunan tradisional. Manifestasi solusi tersebut adalah Hotel Kampung Nelayan Kenjeran dengan konsep shifting yang berfokus pada permainan material dan elevasi pada sirkulasi dalam desain.  
Depresiasi Skala Pola Desain Urban 2040 pada Arsitektur Hub-Komunal Alya Putri Nabila Zahra; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.58546

Abstract

Kepadatan penduduk yang kian bertambah seiring berjalannya waktu akan berdampak pada kepadatan bangunan dalam sebuah kota, hal ini menyebabkan sebuah bangunan selalu menyelesaikan permasalahnya sendiri (self-contained) dan terdapat ruang-ruang boros yang hanya digunakan pada waktu tertentu (wasted space). Melalui pendekatan desain Typological Urbanism oleh Sam Jacoby dan CM Lee diarahkan menggunakan metode tipologi untuk mengamati pola fungsi ruang dari tipologi yang berbeda, maka munculah sebuah objek rancang berisi fungsi ruang yang paling mendasar dari beragam bangunan. Konteks desain dengan adanya kemajuan teknologi mereduksi ruang menjadi lebih efisien dan sintesa ruang yang muncul bersifat komunal dimana manusia dapat melakukan aktivitas secara bersama. Dengan proyeksi di masa depan pada tahun 2040, Hub-Komunal mempunyai konsep pemusatan keterhubungan ruang komunal antar bangunan yang hanya mempunyai fungsi spesifiknya saja. Analisa pola dalam skala urban di masa kini dan mendatang menjadi penting untuk mengamati perbandingan pola transportasi, peruntukkan lahan maupun sirkulasi pada kawasan. Konsep transformasi bentuk lahan dan massa bangunan menerapkan metode superimposisi ketiga layer (pola) untuk menemukan bidang pemusatan dan menghubungkan akses objek rancang dengan fungsi spesifik di sekitar lahan. Perencanaan denah yang efektif dengan memusatkan alur sirkulasi ke satu titik untuk memfasilitasi mobilitas manusia yang tinggi. Kondisi ini dapat menghemat ruangan karena ruang komunal bisa saling berbagi antar fungsi spesifik.
Penerapan Material Bambu pada Rancangan Wisata Perumahan Permatecture Wila Prakasita Scotiswara Supomo; I Gusti Ngurah Antaryama
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i2.77291

Abstract

Pengadaan material bangunan berdampak negatif terhadap lingkungan yang sebagian besar disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam dan penggunaan energi dalam kegiatan pembangunan. Pada rancangan wisata perumahan permatecture, pendekatan permatecture dihadirkan dengan melihat arsitektur sebagai sebuah siklus alam, siklus hidrologi, agar tidak menjadi kontras dan memberikan masalah baru pada keseimbangan alam sehingga menciptakan sistem tanpa sampah. Objek rancang berada di Desa Gandri, Ngawi dimana terjadi krisis air tanah. Untuk memperbaiki kondisi tersebut, pemilihan, pemanfaatan, daur hidup material bangunan, hingga desain bangunan menjadi hal yang sangat penting. Dilakukan pengumpulan data melalui literatur dan survei, yang kemudian dilakukan analisis dan sintesis terhadap data tersebut sehingga dapat memunculkan ide desain. Pada lahan perumahan permatecture, bambu merupakan material yang banyak tumbuh sehingga material ini digunakan sebagai bahan bangunan utama. Bambu apus digunakan untuk kolom yang membutuhkan kuat lentur (melengkung), bambu petung untuk kolom tegak, dan bambu ori untuk ornamen seperti fasad, pintu, dinding, dan lainnya. Bambu mudah rusak sehingga perlu untuk mengganti bahan setiap 8 tahun. Untuk memenuhi kebutuhan pengadaan bahan substitusi, tanaman bambu juga akan ditanam di lahan tersebut. Bahan bangunan bambu menjadi lebih berkelanjutan untuk kedepannya.
Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di sekolah dasar: deskripsi permasalahan, urgensi, dan pemahaman dari perspektif guru Johan Irmansyah; Nune Wire Panji Sakti; Elya Wibawa Syarifoeddin; Muhammad Ridwan Lubis; Mujriah Mujriah
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 16, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v16i2.31083

Abstract

Sejarah yang begitu panjang dalam mempertahankan eksistensi pendidikan jasmani dan olahraga di Indonesia, masih belum bisa memberikan sebuah ‘oase’ atau pengalaman yang menyenangkan di tengah permasalahan-permasalahan yang semakin menjustifikasi ketidakbermanfaatan pendidikan jasmani di sekolah maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini berusaha untuk mengungkap gambaran tentang permasalahan, urgensi, dan pemahaman dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar dari perspektif guru. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan penekanan pada pengetahuan dan pengalaman subjek pada situasi dan permasalahan tertentu. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur terhadap tiga belas guru pendidikan jasmani (n=13), di lima sekolah dasar di Pulau Lombok, NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, permasalahan dalam pembelajaran pendidikan jasmani dapat dirumuskan bahwa masih kurang atau tidak memadainya prasarana dan sarana, materi pembelajaran tidak sesuai dengan RPP, kurangnya pemahaman tentang konsep pembelajaran pendidikan jasmani baik dari pengawas maupun guru, dan masih terdapat kekeliruan dan ketidaksesuaian konsep dengan praktik pembelajaran pendidikan jasmani. Kedua, keadaan yang sangat mendesak (urgensi) dalam pendidikan jasmani adalah tentang kerentanan hilangnya eksistensi pendidikan jasmani di sekolah dasar, dan semakin melemahnya esensi pendidikan jasmani sebagai tempat memberikan pengalaman gerak dan olahraga yang menyenangkan kepada semua peserta didik tanpa adanya diskriminasi, polarisasi, dan tendensi bias gender. Ketiga, guru pendidikan jasmani memiliki kekurangan pengetahuan dan pemahaman tentang model pembelajaran dan model penilaian yang sesuai dengan kurikulum. Physical education, sports, and health in elementary schools: description of problems, urgency, and understanding of teacher perspectives AbstractThe long history in maintaining the existence of physical education and sports in Indonesia, is still not able to provide an 'oasis' or a pleasant experience in the midst of problems that increasingly justify the uselessness of physical education in schools and the community. The objective of this research is to reveal an idea of the problems, urgency, and understanding of the physical education learning in elementary school from a teacher's perspective. The research method uses a descriptive qualitative design with an emphasizes the subject's knowledge and experience in certain situations and problems. Data collection was conducted for two months through observations and semi-structured interviews towards thirteen physical education teachers (n = 13), in five elementary schools in Lombok Island, NTB. The results shows that; First, the problem in the learning of physical education can be formulated that it is still lacking or inadequate infrastructure and facilities, learning materials are not in accordance with the RPP, lack of understanding about physical education concepts both the supervisor and the teachers, and there are still errors and discrepancies concept with physical education learning practices. Second, the urgency in physical education is about the vulnerability of the loss existence of physical education in elementary schools, and the weakening of the essence of physical education as a place to provide a pleasant experience of movement and sports to all students without discrimination, polarization, and gender bias tendencies. Third, physical education teachers have a lack of knowledge and understanding of learning models and assessment models that are in accordance with the curriculum.
KONTEKS PENGEMBANGAN EKONOMI–EKOLOGI MASYARAKAT(COMMUNITY ECONOMYANDECOLOGYDEVELOPMENT) KABUPATEN PIDIE JAYA Nurjanah Nurjanah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 72 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i72.4727

Abstract

This research report has beenreviewing the context of economic development-ecological communitiesPidie Jaya. Seeing the condition of natural resource management, the problem lies in the managementof natural resources related to the economic and ecological basis Aceh alleged birthplace of armedconflict in the 1970's. Political and economic tensions in the former conflict and tsunami destroyed theeconomy and ecology of the Acehnese people, usually heats up along with the emergence of rivalrybetween the various political and economic power. Momentum Momentum Aceh peace and electionshave become the domain of the end of conflict and bring peace and the effects can be expected toaccelerate the development process of Aceh in the future. The focus of the problem lies in thecharacteristics (Community Economic Development) around the area of operations of the company. Inthis survey, the Economy-Ecology parameter that will be seen are: Livelihood patterns, level ofdependence on resources related to their livelihoods, access to economic capital and distribution,economic value of fishing for communities, Local Economic Infrastructure, Local Labour Force Figures ,Gini Ratio and Rural Poverty Level (Village level). Primary and secondary sources of data will be analyzedwith descriptive methods, qualitative and quantitative, Shape Activities: The process of recognition ofthe general characteristics of the Acehnese people and the communities that surround the region ofAceh Pidie, Pijay District, District Bireun and Sabang can be done in several ways including throughobservation / observation, intensive discussions (FGD, wawawancara) and through the study ofdocuments. Purposes, among others: Identifying structure-sekonomi social and ecological coastalcommunities, coastal communities identify vulnerabilities in the survey in the context of localcommunity life and home economics, mapping key stakeholders and their roles in the socio-economicdynamics and ecology, and to prepare and establish recommendation program for local coastalcommunities in the context of social and environmental responsibility. Law of the sea in Pidie Jaya doesnot act as a medium of conflict resolution. The need for mentoring and training roles including chiefmerevitalisai laot and customary law of the sea. The role of commander laot not only regulates maritimeregulations for fishermen, but also as a medium of socialization and social conflict resolution. The role ofmaid agencies also quite a supervisor. In addition it is also important to community participation inpolitics so as to avoid themselves from desruktif political behavior, and the importance of cooperativerelationships by regents Pidie quite legitimated.
EVALUASI PROFESIONALISME GURU Basri Basri; Akmaluddin Akmaluddin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 6, No 1 (2020): VOL. 6, NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3314/jes.v6i1.801

Abstract

ABSTRAKGuru profesional dituntut memiliki seperangkat kemampuan kompetensi guru. Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen No. 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 dinyatakan bahwa kompetensi guru meliputi kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Berlakunya undang-undang dan peraturan tersebut menuntut para guru untuk meningkatkan profesionalisme. Kinerja guru dapat dilihat dari rasa tanggung jawab menjalankan tugas profesinya akan memegang tanggung jawab moral. Semua Ini akan terlihat dalam kepatuhan dan loyalitas dalam menjalankan tugas kependidikannya di kelas dan di luar kelas. Tiga komponen untuk penilaian kinerja guru secara teknis, yaitu (1) mengamati kelas (observasi Kelas), (2) memeriksa program kerja, khususnya RPP, dan (3) melakukan validasi data melalui triangulasi. Kinerja profesional juga dapat dilihat dari aspek peningkatan kualitas (1) belajar dengan memberdayakan berbagai aspek; (2) penguasaan, aplikasi, dan produk Ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti menulis buku, karya ilmiah, penelitian, membuat alat peraga, penerapan teknologi; (3) kontribusi guru dalam pekerjaan; (4) pelaksanaan strategi atau teknologi baru dalam belajar seperti e-learning, lesson study, pembelajaran kuantum, konstruktivisme; (5) memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pembelajaran seperti internet; dan (6) motivasi terus berkembang untuk kemajuan dan kualitas pembelajaran, administrasi, pengembangan diri, yang menyebabkan perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran.  Kata kunci: evaluasi dan profesionalisme guru
Co-Authors - Fakhrurrazi A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Abd Basir Laupe Abdush Shomad Achmad Noerkhaerin Putra Adinda Sih P. R. Utami ADMIRAL ADMIRAL Afriza, Dinny Agus Setyawan Agus Subagio Ahmad Fauzul Hakim Hasibuan Ahmad Muhtadi Ahmad Thalib Ai Sumirah Setiawati Aldi Budi Riyanta Alfin Pania Aloysius, Mudji Triatmo Melkias Alya Putri Nabila Zahra Amran Amran Anang Wahid M.Diah Andi Alimuddin Unde, Andi Alimuddin Andi Farmadi Andi Khaeriyah Andyka Dwi Acsazha Angger Sukma Mahendra Anik Juniwati Anis Kristiani Anis Kristiani Anis Suryaningsih, Anis Anong Hansakul Aprilia, Isnani AR, Machmud Arabela Grania Chaniago Ari Hernawan Ariesta, Ariesta Arina Hayati Arkha Cristya Artika Widya Sari Asep Supriyadi Asni Anwar Asri Dinapradipta Asri, Audiva Cahya Asril Asril Baharia Laitung, Baharia Baharuddin Hamzah Bambang Soemardiono Barirah Barirah Barirah, Barirah Basri Basri Berliana, Religia Fatihasari Budi I Setiawan Budi Rudianto Burhanuddin Burhanuddin Chairuni AR Collinthia Erwindi DEBBY TRISMA Defiana, Ima Desak Putu Damayanti Desak Putu Damayanti Dewi Gunawati Dewi, Putri Melati Dewisari, Devi Dian Qurrota A'yun Didik Setiyo Widodo Djalal Er Riyanto Djoko Suryo Donatus Hendra Amijaya Doune Macdonald, Doune Dwi Setyowati Dyah Rini Indriyanti Ediwar Ediwar Efni Noor Salam Ekasiwi, S.N.N. Ekawati, Erna Elmansyah, Elmansyah Elsiana, Feny Emiria Krisanda Endang Sutriani Ermawati Ermawati Erna Yuliandari Erwin Sudarma Erwin Sudarma Fahmi, M. Rizal Fanny Florencia Cussoy Faranita Dwi Hapsari Fatma Indriani Febby Rahmatullah Masruchin Febrianti, Ade Feriza Nadiar Firmansyah Firmansyah Fuadi Fuadi Fujiastuti, Fujiastuti FX Teddy Badai Samodra FX Teddy Badai Samodra Gari, Nelia Graciani Cahyadresta Dewanda Guntoro, Muhammad Yogi Hadiati E HAMIDY THALIB, HAMIDY Hamsah Hamsah Hanum Soraya Happy Ratna Santosa Harijanto Pangestu Hartono Hartono Hasrullah Hasrullah, Hasrullah Haznan Abimanyu Hera Monica Herdi Herdi Heru Nurcahyo Hugo Cantona I Gede Mahendra Darmawiguna I Irvansjah I Ketut Sudarnaya I Ketut Suwantara I Made Denny Krishnantara Surya I Made Tangkas I Putu Sastra Wingarta I Wayan Karang Utama Ima Defiana Imam Mutaqqijn Imas Yoyoh Ina, Ina Irhamni . Irman Hermadi Isna Basonggo Jamaludin M Sakung Jatmiko Endro Suseno Johan Irmansyah JONNI JONNI Joshua Alexandre Pratasik Joshua Gama Wastara Juliana, Anggi Junanah ., Junanah K.Y.Margiati ., K.Y.Margiati Kalsum A. M. Tobuali Kiky Corneliasari Sembiring Komang Gita Krishna Murti La Harudu Lilik B Prasetyo Louise McCuaig, Louise Luh Ayu Dewi Martina Lukman Fauzi Luthfiana Nurul Hidayati M. Sulhan M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Mahdi Irfani Muhammad Maria Krisnawati Marleni Marleni Martina Martina Martunis Martunis Maryemah, Maryemah Moch. Abdul Mukid Moh. Syahru Romadhon Sholeh Muchtarom Muchtarom, Muchtarom Muhamad Shoful Ulum Muhammad Iffrin Delifiano Muhammad Nur Muhammad Nur Muhammad Ridwan Lubis Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Multiani, Berly Munardi Munardi Munawar Thoharudin Munawwaroh Kurniawati, Munawwaroh Mundi Rahayu Muskania, Ricka Tesi Mustafid Mustafid Narmoatmojo, Winarno Nazli Hasan Ngisomuddin Ngisomuddin Ni Putu Aulia Nanda Diana Nina Dwiastuty Ninik Darmini Noerwasito, Vincentius Totok Noni Marlianingsih Nopita Sari Norma Yunita Nova Yohana Novi Murdiyanti Novita, Fani Nugroho, Beny Nune Wire Panji Sakti Nur Siyam Nurdin, Apriliana Hidayati Nurmatias Nurmatias Nurmin, Marzuki Nurul Wahidah, Andina Oktia Woro Kasmini H Oktia Woro Kasmini Handayani P. Jhon Alfred D.D. Pancaranti, Nadia Devi Pardamean Lubis Pornsuk Hunnirun Pradina, Siska Purnama, Shilmy Puteri Fitriaty Putri Fazriyanti, Putri Putri Melati Dewi Putri Meutia Sari Putri, Wella C. Putu Candra Sasmita R. A. Antari Innaka Rahmaniyah Dwi Astuti Ramadiansyah, Faiz Ratman Ratman Redemtus Heru Tjahjana Reflina Suak Rena Rahmanegoro Rendy Bayu Aditya Resmi Kurnia Julia Sari Ridarta, Wimbi Julio Rina Supriatnaningsih RINEL MA FITLAYENI S.Sos Ririen Hardani Ririn Sulpiani Ririn Wahyuningtyas, Ririn Ririn Yusliar Rahman Rizky Rachmadanti Rizvanda Ryan Savero Rizvanda Ryan Savero RO’IS, IHSAN Ronalmanto, Ronalmanto Rosaria Eka Pratiwi Rosma Hani Damayanti, Rosma Hani Rudatin Windraswara Rudolf Y. Ompusunggu Ruly Pahlevi Rum Hastuti Rusdian Noor Dermawan Saadati, Iftitah Saaduddin, Awal Fitrah Sadida Aghnia Saifuddin Zuhri Qudsy Sajidan Sajidan Saldy Yusuf Salma Rahma Chrisya Adriani Samodra, FX Teddy Badai Samsul Ode Santo F Wijaya Santo F. Wijaya Santo Fernandi Wijaya Sarassanti, Yumi SATRIYAS ILYAS Satriyo Adhy Sawitri Septi Triana Setyaningrum, Saumi Sinung Khoirot Siti Halidjah Siti Khotimah Siti Sofro Sidiq Sitti Arwati Slamet, Muji Sofian Deo Ananto Songpol Tornee Sri Nastiti Nugrahani Ekasiwi SRI RAHAYU Sri Winarti Durandt SRIYANTO SRIYANTO Sudarno Sudarno Sudiyarmanto Sudiyarmanto Sukmawati Sukmawati Sumiyarti Sumiyarti Supomo, Wila Prakasita Scotiswara Supriyatno, Tri Octivan Susan Sutardi Sutardi Suwarso Suwarso Syafniati Syafniati Syahrur Razy Syaiful Rassa, Syaiful syakir syakir Syamsul Arifin Syamsuri Syamsuri Syarifatunnisa Syarifoeddin, Elya Wibawa Tandiyo Rahayu Tandyo Rahayu Taufiq El Rahman Tetty Magdalena.M, Tetty Theodorus Mulyanandrio Wicaksono Tiara Kartika Rini Totok Noerwasito Udi Harmoko Ulum, Muhamad Shoful Umra Hi. A. Ambai Usman Usman Wahyu Adi Kristanto Wakhid Ahmad Jauhari Wening Udasmoro Widodo Brontowijoyo, Widodo Wila Prakasita Scotiswara Supomo Winarno Winarno Winarno Winarno Winda Lestari Windi Novianti WINGARTA, I PUTU Wisnu Retno Kartika Sari Wiwid, Wiwid Yani Nurhadryani Yasin Setiawan Yasir Yasir Yasir Yasir Yeni Ariza Rostia, Yeni Ariza Yerianne Christa Haywood Yesicha, Chelsy Yundari, Yundari Yunes Aplia Mustika, Yunes Aplia Yunita, Norma Yunus Kendek Paluin Yurnalis Yurnalis Yusni Ikhwan Siregar Yusuf Ariyanto Zufriwandi Siregar Zulham Apandy Harahap Zulkarnain Zulkarnain Zulkifli - Zuly Qodir