p-Index From 2021 - 2026
11.968
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Ilmiah Farmasi Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Media Farmasi : Jurnal Ilmu Farmasi (Journal Of Pharmaceutical Science) Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Indonesian Journal of Biotechnology Global Medical and Health Communication Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik (Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy) Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Pharmacon INDONESIAN JOURNAL OF PHARMACY Pharmascience JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Public Health of Indonesia Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Jurnal Surya Medika Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Majalah Farmaseutik JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) JFIOnline Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) Medica Hospitalia Jurnal Farmagazine Jurnal Health Sains Journal of Holistics and Health Sciences (JHHS) Jurnal Insan Farmasi Indonesia Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Borobudur Pharmacy Review Jurnal Permata Indonesia Sciences of Pharmacy Journal of Global Pharma Technology Borneo Journal of Pharmacy Kartika : Jurnal Ilmiah Farmasi Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Farmasi Galenika Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Cost of Illness Stevens Johnson Syndrome (SJS)/Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) Qarriy Aina Urfiyya; Dyah Aryani Perwitasari; Sri Awalia Febriana
Jurnal Pharmascience Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v7i1.8077

Abstract

ABSTRAK SJS/TEN merupakan reaksi yang melibatkan kulit dan mukosa yang berat dan mengancam jiwa. SJS dan TEN merupakan kejadian yang jarang terjadi, yaitu 1,4 – 12,7 kasus per 1 juta orang per tahun mengalami SJS dan TEN, dengan angka mortalitas 5% pada SJS dan 30-35% pada TEN. Obat merupakan penyebab utama SJS (50-80% dari kasus) dan TEN (80%). Tujuan: Mengetahui median total biaya per hari pasien SJS/TEN, serta pengaruh lama rawat inap terhadap total biaya SJS/TEN. Penelitian observasional analitik dengan sudut pandang masyarakat. Pengambilan data secara retrospektif menggunakan total sampling pasien rawat inap SJS dan TEN di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta tahun 2014-2018. Analisis data dengan menghitung median (range) dan regresi linear pada SPSS IBM versi 22.0 untuk mengetahui pengaruh lama rawat inap terhadap biaya SJS/TEN. Terdapat 29 pasien yang dianalisis. Median total biaya per hari pasien SJS/TEN Rp 1.139.963 (Rp 665.294-Rp 8.776.895), dengan Rp 1.139.963 (Rp 740.267-Rp 8.776.895) pada SJS dan Rp 1.166.084 (Rp 665.294-Rp 1.514.607) pada TEN. Hasil signifikansi uji regresi linear lama rawat inap terhadap total biaya SJS/TEN adalah 0,093 (p>0,05). Median biaya per hari SJS/TEN adalah Rp 1.139.963 (Rp 665.294-Rp 8.776.895), dan lama rawat inap tidak mempengaruhi total biaya SJS/TEN.  Kata Kunci—Stevens Johnson Syndrome, Toxic Epidermal Necrolysis, analisis biaya, cost of illness  ABSTRACT SJS/TEN is a reaction that involves heavy and life-threatening skin and mucosa. SJS and TEN are rare events, 1,4 – 12,7 cases per 1 million people per year experiencing SJS and TEN, with a mortality rate of 5% in SJS and 30-35% in TEN. Drugs are the main cause of SJS (50-80% of cases) and TEN (80%). Objective: To determine the median total cost per day of SJS and TEN patients, and the effect of length of stay on the total cost of SJS/TEN. This study used an observational analytic with cross sectional design and societal perspective. The data was collected retrospectively using total sampling of SJS and TEN inpatients at RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta in 2014-1018. The data was analyzed by calculating the median (range) and linear regression in IBM SPSS version 22.0, to determine the effect of length of stay on SJS/TEN costs . There were 29 patients analysed. The median total cost per SJS/TEN patient was IDR 1.139.963 (IDR 665.294-8.776.895), with IDR 1.139.963 (IDR 740.267-8.776.895) on SJS and IDR 1.166.084 (IDR 665.294-1.514.607) on TEN patients. The significance linear regression of the length of stay in SJS/TEN was 0,093 (p> 0,05). The median cost per SJS/TEN day was IDR 1.139.963 (665.294-8.776.895), and the length of stay does not affect the total cost of SJS/TEN. Keywords— Stevens Johnson Syndrome, Toxic Epidermal Necrolysis, cost analysis, cost of illness
Efektivitas Cairan Kristaloid dan Koloid Pasien Demam Berdarah Anak di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul Baiq Adelina Atbam Munawwarah; Dyah Aryani Perwitasari; Nurcholid Umam Kurniawan
JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.547 KB) | DOI: 10.20473/jfiki.v5i12018.20-29

Abstract

Pendahuluan: Kunci keberhasilan terapi pada demam berdarah yaitu tercukupinya kebutuhan cairan. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam terapi cairan yaitu jenis cairan dan jumlah cairan yang diberikan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas perbedaan jenis cairan terhadap perbaikan klinis, laboratoris dan lama rawat inap pasien demam berdarah anak di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul. Metode: Pasien anak demam berdarah yang memenuhi kriteria inklusi diberikan cairan kristaloid (ringer laktat) atau koloid (gelatin) dan dilakukan pemantauan suhu tubuh, hematokrit, trombosit dan lama rawat inap. Hasil dianalisis mengunakan SPSS dengan unpaired t test. Hasil: Kedua kelompok menunjukkan perbedaan yang bermakna (p < 0,05) terhadap nilai trombosit (24 dan 48 jam pemberian cairan), nilai hematokrit (72 jam pemberian cairan) dan lama rawat inap sedangkan kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p > 0,05) pada gejala demam (suhu tubuh). Kesimpulan: Terapi cairan koloid memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap perbaikan gejala klinis dan laboratoris serta mengurangi lama rawat inap pasien.
Persepsi Pasien Hipertensi Tentang Kepatuhan Minum Obat Di Instalasi Rawat Jalan Rs Pku Muhammdiyah Yogyakarta : Studi Kualitatif Nabial Chiekal Gibran; Dyah Aryani Perwitasari; Elli Nur Hayati
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.589 KB) | DOI: 10.37874/ms.v5i2.197

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan hal yang penting dalam terapi pengobatan pasien hipertensi berguna untuk mengontrol tekanan darah pasien. Persepsi partisipan berguna untuk diketahui sehingga nanti tenaga kesehatan mampu berikan terapi yang optimal untuk pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi menggunakan wawancara semi-struktur. Bertempat di instalasi rawat jalan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menggunakan accidental sampling dan dianalisis secara tematik. Temuan peneliti yakni tema utama ”Keinginan Untuk Sembuh” dan “Upaya Untuk Sembuh”. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya gambaran persepsi pasien hipertensi tentang kepatuhan minum obat ialah upaya menjaga kondisi kesehatan diri. Persepsi ini dilandasi dari temuan tema utama yakni “Keinginan Untuk Sembuh” dan “Upaya Untuk Sembuh” temuan tema ini memperlihatkan bahwasanya partisipan memiliki kecenderungan menunjukkan perilaku self-care.
ANALISIS BIBLIOMETRIK PADA KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN EORTC: 1993-2021: BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF QUALITY OF LIFE IN BREAST CANCER PATIENTS USING EORTC: FROM 1993-2021 Dyah Aryani Perwitasari; Susan Fitria Candradewi; Solikhah; Lalu Muhammad Irham; Fredrick Dermawan Purba
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1018.19 KB) | DOI: 10.37874/ms.v7i1.304

Abstract

Instrumen pengukuran kualitas hidup pada pasien kanker telah tervalidasi dan sudah diterjemahkan di banyak negara yaitu salah satunya adalah instrument EORTC QLQ C-30. Hal ini menyebabkan instrument ini telah digunakan pada banyak penelitian di berbagai negara di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran bidang penelitian kualitas hidup menggunakan analisis bibliometrik berdasarkan literature dari tahun 1993 sampai dengan 2021 dan untuk melakukan analisis pola ilmiah penelitian kualitas hidup terutama pada pasien kanker payudara. Metode penelitian ini menggunakan PubMed sebagai database jurnal penelitian yang digunakan dengan strategi pencarian yaitu: ((Kualitas hidup) AND (kanker payudara)) AND (EORTC QLQ), termasuk juga menggunakan MesH terms. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah seluruh penelitian yang menggunakan kuesioner EORTC QLQ sebagai kuesioner kualitas hidup dan semua jenis penelitian, sedangkan artikel review, sistematik review dan meta analisa akan diekslusi dari penelitian ini. Sebanyak 797 artikel diambil dari tahun 1993 sampai dengan 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi meningkat setiap tahun, tetapi volume publikasi masih kurang dari 100 setiap tahun. Pemetaan penulis belum menjangkau semua negara di dunia. Kata perempuan, manusia dan paruh baya adalah kata yang paling banyak disebutkan dalam kata kunci. Kata tersebut dikaitkan dengan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Kesimpulan pada penelitian ini adalah jumlah publikasi setiap tahunnya masih cukup rendah (<100 publikasi), dengan distribusi penulis paling banyak berasal dari Bremen Cancer Registry, Germany cancer consortium, Saarland cancer registry dan Institute of Social Medicine and Division of prevention oncology dimana sebagian besar terdapat di Eropa dan Amerika serikat. Kata kunci yang paling banyak digunakan adalah female, humans, dan middle aged. Penulis dengan jumlah artikel terbanyak adalah Bottomley. A.
PENGUKURAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 YANG MENDAPAT ANTIDIABETIK ORAL DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH BANTUL YOGYAKARTA Wirawan Adikusuma; Dyah Aryani Perwitasari; Woro Supadmi
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2016): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1210.939 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v1i1.23

Abstract

           Diabetes mellitus merupakan sekumpulan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas hidup pasien DM tipe 2 di RSU PKU Muhammadiyah Bantul, Yogyakarta.            Penelitian ini dilakukan dengan metode obsevasional crossectional dengan mengambil data secara prospektif selama periode oktober – desember 2013. Subyek penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di RSU PKU Muhammadiyah Bantul yang telah menerima antidiabetik oral minimal 6 bulan terapi sebelum pengukuran kualitas hidup. Subyek yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 56 pasien diabetes melitus tipe 2 dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok monoterapi sejumlah 24 pasien dan kelompok kombinasi terapi sejumlah 32 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner Diabetes Quality of Life Clinical Trial Quesionnaire (DQLCTQ)  dan Time Trade Off (TTO) untuk mengukur kualitas hidup.            Hasil penelitian menunjukkan kualitas hidup (DQLCTQ) terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok ini pada domain kepuasan pribadi dan kepuasan pengobatan. Berdasarkan kuesioner TTO, tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok monoterapi dan kombinasi terapi.Kata kunci : Diabetes, Kualitas Hidup, DQLCTQ, TTO
STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN PNEUMONIA ANAK DENGAN METODE DDD DAN DU 90% Farah Bidara; Mumfasiroh Saputri; Dyah Aryani Perwitasari; Intan Fatah Kumara; Muhammad Ardhani
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2021): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.318 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v6i1.644

Abstract

Pneumonia is one of the most common respiratory infections. The treatment of pneumonia mostly uses broad-spectrum empirical antibiotics that are susceptible to resistance. One of the efforts to reduce antibiotic resistance is to use antibiotics wisely which can be done by regularly evaluating the quantitative and qualitative use of antibiotics. The purpose of this study was to determine the quantity of consumption and the type of antibiotic used in patients pneumonia child inpatient ward at Hospital Mitra Paramedika Yogyakarta (MPY) and Yadika Pondok Bambu Jakarta (YPBJ) by DDD (Defined Daily Dose) and DU (Drug utility) 90%. This is a descriptive study period June 2017 - April 2020 in pediatric patients aged 1 - 18 years with a diagnosis of pneumonia. Sampling was performed at the Medical Record Installation. The Data taken were antibiotic type, dosage regimen, medication route, antibiotic duration (day), and hospital stay (day) as well as patient demographic data (age, type sex) .There are differences in the pattern of antibiotic use between YPBJ and MPY. Comparison of DDD and DU 90% may be due to differences in standard of therapy used by physicians, antibiotic resistance, differences in germ maps and hospital formularies. Keywords: Pneumonia, Children, Antibiotic, Defined Daily Dose, DU 90%
Uji Banding Metode Isolasi DNA Sampel FTA Card menggunakan Kit Wizard® Genomic DNA Purification, PureLink® Genomic DNA, dan Chelex-100 Dyah Aryani Perwitasari; Imaniar Noor Faridah; Yeni Alfiana Ratnasari; Kania Agustina; Ikrimah Nisa Utami; Rita Maliza
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 18 No 2 (2020): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v18i2.838

Abstract

FTA Cards are an easy way to collect blood samples, deliveries, and stores. The totalvolume of blood samples is less is needed when compared to the blood samples taken through a vein(venipuncture). The purpose of this research is a method that can be applied to isolate DNA samplesfrom FTA Cards using the Wizard® Genomic DNA Purifi cation Kit (Promega), PureLink® GenomicDNA Kits, and Chelex-100. This research was a type of experimental research, and data analysis wasshowed in qualitative and quantitative descriptively. The samples used were 16 samples of human bloodtaken using a lancet and then placed on the FTA Card, sampling was done by accidental samplingtechnique. The variations of the PureLink® Genomic DNA kits method with the addition of SDS 10%showed thin and smear DNA bands on agarose gels. Furthermore, the Chelex-100 method showed aclear DNA band. The purity data obtained varied between 1 to 1.1 and concentrations between 190 to950 ng/μl. The conclusion of this study is DNA kits method with the addition of 10% SDS and theChelex-100 method still have impurities, with the purity value of DNA was less than 1.8 and a lowconcentration to be used as a DNA template for further molecular analysis.
Hubungan Ketepatan Peresepan Antibiotik dengan Metode Gyssens dengan Perbaikan Klinis Pasien Rawat Inap Pneumonia Komunitas Cut Fatia Ulfa; Woro Supadmi; Dyah Aryani Perwitasari; Endang Yuniarti
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 19 No 1 (2021): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v19i1.940

Abstract

Community-acquired pneumonia is an acute inflammation of the pulmonary parenchyma caused by bacterial infection. . The main therapy for community-acquired pneumonia is the use of antibiotics. Inappropriate antibiotics can lead to bacterial resistance. The study aims to determine Appropriateness of antibiotics prescribing using the method Gyssens with clinical improvement. This study is a retrospective analytic cohort descriptive. Data was collected retrospectively based on medical records of inpatients at one of the hospital in Yogyakarta for the January-December 2019 period based. The accuracy of empiric antibiotic prescription using the Gyssens method. The clinical improvements observed were leukocyte count, temperature, respiratory rate. This study was analyzed using the chi square method. The results showed 41 patients met the inclusion and exclusion criteria, male gender (51.2%), age> 60 years 68.3%, the average length of stay was five days. Ceftriaksone is a commonly used antibiotic. Evaluation prescribing appropriateness based on the Gyssens method of 52 antibiotic regimens. appropriate antibiotic prescribing (13.5%) and inappropriate (86.5%). The correlation between appropriateness of antibiotics prescribing with clinical improvement leukocytes count, respiratory rate and temperature did not significant (p> 0.05). There was no correlation between the accurasy of antibiotics prescribing based on the Gyssens method with clinical improvement.
Adverse Drug Reactions (ADRS) Antikanker pada Pasien Ca Mammae yang Menjalani Kemoterapi di RSUD Kota Yogyakarta Adriyanto Rochmad Basuki; Dyah Aryani Perwitasari; Herjuna Hardiyanto
Jurnal Health Sains Vol. 1 No. 6 (2020): Jurnal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v1i6.63

Abstract

Adverse Drug Reactions (ADRs) pada kemoterapi terjadi ketika obat sitotoksik ikut merusak sel sehat dalam tubuh. Kemoterapi menyebabkan penekanan sumsum tulang yang mengakibatkan myelosupresi sehingga mengurangi jumlah sel darah merah, sel darah putih dan trombosit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran ADRs yang terjadi dan perbedaan profil hematologi sebelum dan sesudah kemoterapi pada pasien ca mammae di RSUD Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini observasional dengan pengumpulan data secara prospektif menggunakan rekam medis dan wawancara pasien. Dari sebanyak 121 pasien ca mammae yang menjalani kemoterapi diperoleh 41 pasien yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi. Nilai hematologi sebelum dan sesudah kemoterapi dibandingkan dengan non parametric test Wilcoxon. ADRs yang terjadi dinilai menurut penilaian kausalitas WHO. Semua responden berjenis kelamin wanita dengan usia rata-rata 54,9 ± 10,2 tahun. Regimen terapi yang digunakan yaitu docetaxel + epirubicin + carboplatin sebanyak 68,3%, paclitaxel + epirubicin + carboplatin sebanyak 29,3% dan docetaxel + doxorubicin + carboplatin sebanyak 2,4%. Diperoleh kejadian ADRs sebagian besar kasus yaitu nausea (92,7%), alopecia (82,9%), anemia (80,5%), leukopenia (65,8%) dan trombositopenia (21,9%). Berdasarkan Berdasarkan penilaian kausalitas WHO didapatkan 66% ADRs kategori probable/likely, kategori possible (20%), kategori unlikely (3%), kategori conditional (11%). Terdapat penurunan yang signifikan terhadap nilai hematologi pasien yaitu tingkat hemoglobin (11,7 vs 10,7 g/dL, * p value = 0,000 < 0,050), jumlah leukosit (8.800 vs 2.700/uL, *p value = 0,000 < 0,050) dan jumlah trombosit (331.000 vs 219.000 /uL, *p value = 0,000 < 0,050). Kesimpulan: kemoterapi menyebabkan ADRs pada pasien. Terdapat penurunan nilai hematologi yang signifikan pada pasien ca mammae yang menjalani kemoterapi di RSUD Kota Yogyakarta.
PENGARUH PEMANTUAN APOTEKER TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS Vina Angga Rini; Zullies Ikawati; Dyah Aryani Perwitasari
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 4, No 3
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.286

Abstract

Pemberian pemantauan pengobatan oleh apoteker pada minggu ke-0, 2, 4 dan 8 di fase intensif pengobatan tuberkulosis dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dan keberhasilan terapi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kualitas hidupdan keberhasilan terapi dengan parameter perubahan BTA. Penelitian telah dilakukan dengan memberikan pemantauan pengobatanpada 24 orang pasien dibandingkan dengan 23 pasien lainnya yang hanya mendapatkan pelayanan standar dari RSKP Respira September 2013 sampai Februari 2014. Kualitas hidup pasien pada minggu ke-2, 4 dan 8 kemudian dianalisis menggunakan uji two way anova terhadap pemberian pemantauan pengobatan, sedangkan keberhasilan terapi dengan parameter perubahan BTA pada minggu ke-8 dianalisis menggunakan uji Chi square. Analisis two way anova pemberian perlakuan menghasilkan kualitas hidup yang signifikan pada domain aktivitas dan dampak, sedangkan perbedaan waktu pemberian perlakuan memberikan hasil yang signifikan pada semua domain. Analisis Chi square hubungan antara perlakuan terhadap keberhasilan terapi tidak signifikan. Dari 24 pasien yang mendapat perlakuan sebanyak 11 pasien (45,83 %) mengalami DRP. DRP yang terjadi antara lain Adverse Drug Reaction /ADR sebanyak 12 kasus, interaksi obat 3 kasus dan overdosis 1 kasus. Pemberian pemantauan pengobatan oleh apoteker meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan, namun tidak berhubungan dengan keberhasilan terapi. Kata kunci: tuberkulosis, keberhasilan terapi, kualitas hidup, pemantauan pengobatan
Co-Authors Abdi Wira Septama Adi Wira Septama Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan Adnan, Adnan Adriyanto Rochmad Basuki Agung Permata Ahmad Azrul Zuniarto Ahmad Azrul Zuniarto Aisyi, Mururul Ajeng Diantini Ajeng Diantini Akrom, Akrom Ambarwati, Sindy Cisna Anak Agung Gede Sugianthara Ananda Muhammad Naafi Ananda Muhammad Naafi, Ananda Muhammad Andalusia, Rizka Andriana Sari Andriana Sari Andriana Sari Andriana Sari Angella, Widi Anisa Nova Puspitaningrum Anisa Nova Puspitaningrum Annisa Annisa Awalia Rahma MH Sibadu Ardan Kensanovanto Arief Muttaqien Arief Rahman Afief Arifin, Bustanul Ariska Wigatiningtyas Athika Darumas Putri Aulia Rahman B Simanjuntak, Lamhot Baiq Adelina Atbam Munawwarah Baiq Nurbaety Bambang Purwoko Barkah Djaka Purwanto Barkah Djaka Purwanto Baroroh, Faridah Bayu Prio Septiantoro Bayu Prio Septiantoro Bayu Prio Septiantoro Bayu Tri Murti Berry H Putra Boisi, Cici Feronika Bramadi Arya Bustanuddin As Suaidy Bustanul Arifin Bustanul Arifin Candradewi, Susan Fitria Cheung, Rocky Cut Fatia Ulfa Cut Fatia Ulfa Damayanti, Elok Dania Haafizah Darwis Darwis darwis darwis, darwis Denys Chichi Kusumastuti Desi Kusumawati, Desi Desty Kusumaningsih Dewi Wulandari Dewi Wulandari Dewi, Masita Sari Dian Prasasti Dian Prasasti Dias Ananda Sulistya Didi Rohadi Didik Setiawan Didik Setiawan Dwi Utami Dyah Aryani, Perwitasari Eka Wuri Handayani Elli Nur Hayati Endang Darmawan Endang Darmawan Endang Darmawan Endang Yuniarti Endang Yuniarti Endang Yuniarti Esty Elvinda Farah Bidara Farida, Imaniar Noor Faridah Baroroh Faridah, Imaniar Fatimah Sri Kurniawati Fatimah, Salma Auliya Fatkhiya, Musa Fitri Febriana, Sri Awalia Febriana, Sri Awalia Fitri Nur Mahmudah Fredrick Dermawan Purba Gina Noor Djalilah Gugun Suhendra Gugun Suhendra Gurning, Sri Handayani Haafizah Dania Haafizah Dania Haafizah Dania Haafizah Dania Haafizah Dania Haafizah Dania Hadiq, Shabran Handayani, Eka Wuri Haridini Intan Mahdi Haridini Intan Mahdi Haridini Intan Mahdi Hasniah Hasniah Hazena Misgi Damayanti, Hazena Misgi Hendrik Hendrik Hendy Ristiono, Hendy Hendy, Ristiono Herjanti Ratnawiningsih Herjanti Ratnawiningsih Herjuna Hardiyanto Herlina, Tetie Hidayah Karuniawati Ikrimah Nisa Utami Imaniar Faridah Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Imaniar Noor Faridah Intan Fatah Kumara Irma Risdiana Irma Risdiana Irma Risdiana, Irma Iskak, Iskak Islami, Safira Nur Jamhari Jamhari Jarir At Thobari Juwita, Dina Ratna Kania Agustina Kaptein, A.A Khuluq, Husnul Kiki Lukman Kintoko, Kintoko Kodriati, Nurul Kuluq, Muhammad Husnul Kurniawan, Nurcholid Umam Kurniawati, Fatimah Sri Kurniyati, . Kurniyati, . Lalu M Irham Lalu Muhammad Irham Lamhot B Simanjuntak Lamhot B Simanjuntak Lamhot B Simanjuntak Lestari, Mardiana Puji Lianawati Lianawati Like Efriani Lisza Niarisessa Lutfi Sukma Pratiwi Luthfiah Luthfiah M Rifqi Rokhman M. Rifqi Rokhman M. Rifqi Rokhman M. Rifqi Rokhman Made Ary Sarasmita Mahdi, Haridini Intan Maliza, Rita Marwin Marwin Marwin Marwin Masita Sari Dewi Meki Pranata Melinda Widianingrum Melinda Widianingrum Melodia Rezadhini Melodia Rezadhini Menit Ardhiani Menit Ardhiani Muamala, Anisa Muh. Deni Kurniawan Muhammad AR Saputra Muhammad Ardhani Muhammad Dwi Suprobo Muhammad Fathurrahman Muhammad Thesa Ghozali Mukti A Berlian Muliyani Muliyani Muliyani Muliyani Muliyani, Muliyani muliyani, muliyani muliyani Mulyani, Sri Mumfasiroh Saputri Mururul Aisyi Mururul Aisyi mustika muthaharah Mustika Muthaharah Mustofa Mustofa muthaharah, mustika Mutmainnah Siradjuddin Muttaqien, Arief Nabial Chiekal Gibran Nabilah Nabilah Nabilah Nabilah Nadia Utami Noor Naili Ra fi&#039;ah Nanik Sulistyani Nasriyah, Chotijatun Nazhipah Isnani Nguyen, Thang Ni Made Ary Sarasmita Nidia Yuni Lestari Nidia Yuni Lestari, Nidia Ninda Sari Wahyuningtyas Noerhidayati, Elly Novi Milasari Novitasari, Putri Rachma Nuni Ihsana Nur Aida Nur Azizah Nur Mahdi Nur Rahmi Hidayati, Nur Rahmi Nurcholid Umam Nurcholid Umam Kurniawan Nurcholid Umam Kurniawan Nurcholid Umam, Nurcholid Nurfadilasari, Ulfa Mustofa Nurkhasanah Mahfudh Nurkhasanah Mahfudh Nurul Kodriati Nyoman Kertia Oni Yulianta Wilisa P.D. Pratiwi Pendicho Eko Yuliyanto Permatasari, Anggraeni Pradika, Jaka Pradipta, Indra Prasandhya Astagiri Yusuf Prasasti, Dian Pratama, Kharisma Pratiwi, P.D. Purwanto, Barkah Djaka Puspitaningrum, Anisa Nova Putri Pertiwi Qarriy 'Aina Urfiyya Qarriy Aina Urfiyya Ra fi'ah, Naili Ra fi'ah, Naili Rachma Greta Putri Ratu Matahari Ratu Matahari Retno Murwanti Reza Aditya Nugroho Rezadhini, Melodia Riana Prastiwi Handayani Rini, Vina Angga Rizka Andalusia Rizka Andalusia Rizka Andalusia Rizka Novia Atmadani Rizky, Muhammad Arif Robi’ah Adawiyah Rocky Cheung Rocky Cheung Rocky Cheung RR. Ella Evrita Hestiandari Rr. Erni Kusuma Putri Sabaan, Wahid Sabaan, Wahid Saidah Rauf Santoso, Setiyo Budi Satibi Satibi Sawitri Sawitri Sawitri Sawitri Septiantoro, Bayu Prio Setiyati Jatiningsih Simanjuntak, LB Sindy Cisna Ambarwati Siswandi Siswandi Siswandi Siswandi Siswandi Siswandi Siswandi, Siswandi Siti Pandanwangi Siti Pandanwangi Siti Urbayatun Solikhah Sri Awalia Febriana Sri Handayani Gurning Sri Mulyani Suhendra, Gugun Suin Rina Dewi Sulastri Sulastri Sulastri Sulastri Supadmi, Woro Woro Supadmi Susan Fitri Candradewi Susan Fitri Candradewi Susan Fitria Candradewi Susilo, Rinto Suwijiyo Pramono Syifa Imelda Teguh Uji Sungkowo Tomi . Triantoro Safaria Triantoro Safaria Tuty Lia Syahfitri Ully Adhie Mulyani Ully Adhie Mulyani Vicryanto Halid Vina Angga Rini Wahyu Rahmatulloh Wahyu Widyaningsih Wahyudi, Andrey Wilisa, Oni Yulianta Wilisa, Oni Yulianta Wirawan Adikusuma Woro Supadmi Woro Supadmi Woro Supadmi Woro Supadmi Woro Supadmi Wulandari, D Yeni Alfiana Ratnasari Yudha Rizky Nuari Yuli Rachmawati Yuli Rachmawati Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain