Articles
Strategi Peningkatan Jumlah Pengunjung Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip Mangrove Pandang Tak Jemu
Anggraini, Ratih;
Putra, Edy Yulianto;
Sudhartio, Lily;
Setyawan, Agustinus;
Nainggolan, Ferdinand;
Rohani, Siti;
Hisham, Muhammad Rivaldy;
Kurniawaty, Dewi;
Prabowo, Muhammad Ilham Putro;
Putra, Herman Eka
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 3 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59110/rcsd.357
Desa Wisata merupakan salah satu objek wisata di Kota Batam yang mendukung tujuan Pembangunan berkelanjutan. Peningkatan jumlah pengunjung yang datang di Desa Wisata memberikan dampak yang cukup besar untuk mendukung ekonomi masyarakat yang tinggal di Desa Wisata. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu pengelola Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip Mangrove Pandang Tak Jemu dalam meningkatkan jumlah pengunjung yang datang untuk melakukan wisata edukasi mangrove dengan pemanfaatan sosial media yang maksimal. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melakukan kegiatan observasi lapangan dan observasi media sosial lebih dulu untuk mengetahui Tingkat pemanfaatan sosial media pada Desa Wisata Bakau Serip. Kegiatan ini dilaksanakan secara kooperatif, yaitu dosen, mahasiswa, serta mitra yang merupakan pengelola desa wisata. Hasil dari kegiatan ini dosen dan mahasiswa membantu pengelola desa wisata untuk merancang konten sosial media yang menarik sehingga dapat dimanfaatkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat Batam tentang wisata edukasi mangrove di Kecamatan Nongsa, Kelurahan Sambau.
Notary’s Ethics Sanctions for Violations of the Associations’s Code of Ethics
Siti Rohani;
Amiruddin;
Muhaimin
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : MultiTech Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59890/ijels.v2i3.1526
This research discusses the forms of violating the code of ethics carried out by notaries as well as the categories of sanctions given based on the type of violation. The type of research used is normative legal research using statutory, conceptual and case approaches. Data collection methods using document study include book laws and other written works and deductive conclusions. Based on the research results, firstly, the forms of violations committed by notaries include: not having good morals, morals and personality by committing adultery; does not respect and uphold the honor and dignity of the Notary's position and does not behave honestly, impartially, and is not trustworthy because he commits an act of falsifying a deed which results in one of the clients benefiting; not prioritizing service to the needs of society and the State because it is more profitable for the individual; carrying out unfair competition against other notaries by withholding client documents and setting a lower honorarium than other notaries. Second, the categories of sanctions based on the type of violation are divided into 2, namely light sanctions and heavy sanctions. Sanctions of reprimand, warning sanctions are in the category of sanctions for minor violations, temporary suspension, honorable termination and dishonorable termination from membership include the category of sanctions for serious violations
PENINGKATAN HASIL BELAJAR JARING-JARING BALOK DAN KUBUS DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME DI KECAMATAN KOTO BALINGKA PASAMAN
ROHANI, SITI
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2013): (Januari-Juli) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/e-jipsd.v1i1.187
Research this comes from fact at the site which is at class IV. SDN at Pasaman Barat that learned result about log net and low cube caused by teacher inaccurate utilize learning approachings. Seeing phenomenon upon researcher interests to apply Konstruktivisme's Approaching. To the effect this research to increase studying result nets logs and cubes with konstruktivisme's approaching. Approaching that is utilized is kualitatif's approaching and quantitative with actions observational type braze. This observational subject student brazes IV. SDN at Pasaman Barat that total 22 childs, one that consisting of 10 males and 12 females. tech that is utilized in data collecting as observation, interview and child documentation, hereafter at o with percentage tech. Action research brazes this is done in two cycles. Observational result at each cycle has pointed out to mark sense result step-up studies student. On i. cycle average yielding learned student 64%,experiencing step-up on cycle II. 90%.Penilaian RPP . cycle which is 89%, on cycle II. 100%. Of i. Cycle teacher aspect 85%, cycle II. 100%, of i. cycle student aspect 91 % cycle II. 100%.Dengan such gets to be concluded by learning determines jarring log net by use of approaching konstruktivisme can increase Kata Kunci: hasil belajar; jaring-jaring balok dan kubus; pendekatan konstrutivisme
Literatur Review Determinan Kejadian Stunting pada Anak Balita
Rohani, Siti;
Dhirah, Ulfa Husna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3972
Stunting adalah masalah kekurangan gizi yang berdampak cukup serius terhadap kualitas sumberdaya manusia. Anak yang kekurangan gizi pada masa janin dan anak usia dini akan berdampak pada perkembangan otak dan rendahnya kemampuan kognitif yang dapat mempengaruhi prestasi belajar dan keberhasilan pendidikan. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi literatur dan menyusun prediktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Indonesia. Pencarian literatur secara sistematis antara 2021 sampai dengan 2024 dilakukan menggunakan studi literatur dengan metode mencari, menggabungkan inti sari serta menganalisis fakta dari beberapa sumber ilmiah yang akurat dan valid. Penelusuran literatur dilakukan dengan menggunakan kata kunci: determinan, stunting, Balita. Penulis memilih 5 artikel dalam analisis akhir yang memenuhi kriteria. Studi yang disertakan menunjukkan bahwa ada beberapa faktor utama stunting anak yaitu kondisi orang tua baik secara fisik, sosial maupun ekonomi serta kondisi balita, riwayat infeksi maupun kondisi lingkungan sekitar.Kata Kunci:    Determinan, Stunting, Balita Stunting is a problem of malnutrition that has a serious impact on the quality of human resources. Children who are malnourished during fetal and early childhood will have an impact on brain development and low cognitive abilities which can affect learning achievement and educational success. The aim of this study is to identify literature and compile predictors related to the incidence of stunting in Indonesia. A systematic literature search between 2021 and 2024 was carried out using literature studies with methods of searching, combining essences and analyzing facts from several accurate and valid scientific sources. Literature searches were carried out using the keywords: determinants, stunting, toddlers. The author selected 5 articles in the final analysis that met the criteria. The included studies show that there are several main predictors of child stunting, namely the physical, social and economic condition of parents as well as the condition of toddlers, history of infection and environmental conditions.Keywords: Determinants, Stunting, Toddlers
STRATEGI PENAGIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR ATAS NAMA PERUSAHAAN DI KABUPATEN KAPUAS HULU GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN DAERAH
Paulus, Vitalius;
rohani, Siti;
Suasono, eddy
Nestor : Tanjungpura Journal of Law Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/nestor.v3i1.88101
Abstract This study aims to discuss and analyze strategies and efforts in collecting Motor Vehicle Tax on behalf of companies in Kapuas Hulu Regency can run according to the predetermined targets and the factors that influence it. This study is normative legal with its objects in the form of legal principles, legal systematics, vertical and horizontal synchronization levels, but also pays attention to empirical reality. The data sources used are secondary data in the form of literature, regulations and documents related to the research object and primary data in the form of interview results. The results of the study indicate that the strategies and efforts in collecting Motor Vehicle Tax on behalf of companies in Kapuas Hulu Regency are carried out by: implementing a fine elimination policy, implementing data collection of company tax arrears, conducting socialization to companies, conducting direct tax collection and conducting motor vehicle raids. The influencing factors are: lack of socialization and coordination between agencies and minimal supporting facilities and infrastructure. Keywords: Companies; Motor vehicle tax; Regional income Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas dan menganalisis strategi dan upaya dalam penagihan Pajak Kendaraan Bermotor atas nama perusahaan di Kabupaten Kapuas Hulu dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditentukan serta faktor yang mempengaruhinya.Penelitian ini bersifat hukum normatif dengan obyeknya berupa asas-asas hukum, sistematika hukum, taraf sinkronisasi vertikal dan horizontal, namun juga memperhatikan realitas empirik. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa literatur, peraturan dan dokumen yang berkaitan dengan obyek penelitian serta data primer berupa hasil wawancara.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan upaya dalam penagihan Pajak Kendaraan Bermotor atas nama perusahaan di Kabupaten Kapuas Hulu dilakukan dengan: memberlakukan kebijakan penghapusan denda, melaksanakan pendataan tunggakan pajak perusahaan, melakukan sosialisasi terhadap perusahaan, melakukan penagihan pajak secara langsung serta melakukan razia kendaraan bermotor. Adapun faktor yang mempengaruhi adalah: kurangnya sosialisasi dan koordinasi antar instansi serta minimnya sarana dan prasaran pendukung.Kata kunci: Pajak kendaraan bermotor; Pendapatan daerah; Perusahaan
ANALISIS YURIDIS KEKUATAN PEMBUKTIAN PERJANJIAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH DI BAWAH TANGAN (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk)
Sarera, Domitila Patrica;
Rohani, Siti;
Rachmawati, Rachmawati
Tanjungpura Acta Borneo Jurnal Vol 2, No 1 (2023): Volume 2, Issue 1, October 2023
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/tabj.v2i1.67838
Land Rights Sale and Purchase Agreement, namely an assistance agreement that functions as a preliminary agreement in a free form according to the will of the parties. Agreements for the sale and purchase of land rights between the parties can be carried out in two ways: agreements made privately or through a deed drawn up before the Land Deed Making Officer. This study aims to find out and analyze the judge's considerations in deciding case Number 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk and the strength of proof of the Sale and Purchase Agreement of Private Land Rights based on Court Decision Number 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk. The research method that the authors use in this study is normative legal research (normative juridical). This study uses a statute approach and a case approach and will be analyzed using a qualitative analysis method. The results of the research and discussion show that the strength of proof of the sale and purchase agreement of land rights under the hands based on Court Decision Number 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk is the same as an authentic deed because the legal conditions for buying and selling according to the UUPA have been fulfilled, namely the material and formal requirements of cash, clear, and real. The binding power of the sale and purchase also fulfills the legal requirements of an agreement contained in Article 1320 of the Civil Code, and the transfer of land rights based on a sale and purchase agreement legally occurs if the buyer has paid the land price in full, has taken control of the object of the sale and purchase, and is carried out in good faith. In carrying out the buying and selling process, it must be registered and carried out before the Land Deed Making Officer so that it has strong evidentiary power as long as it is not proven otherwise. Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah yaitu suatu perjanjian bantuan yang berfungsi sebagai perjanjian pendahuluan yang bentuknya bebas sesuai dengan kehendak para pihak. Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah antara para pihak dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu perjanjian yang dibuat di bawah tangan atau dapat pula dilakukan melalui suatu akta yang dibuat dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk dan kekuatan pembuktian Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah dibawah tangan berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk.Metode penelitian yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah penelitian hukum normatif (yuridis normatif). Penelitian ini menggunakan Pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach) dan akan di Analisis menggunakan metode analisis yang bersifat kualititatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kekuatan pembuktian Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah dibawah tangan berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 92/Pdt.G/2021/PN.Ptk sama dengan akta autentik, dikarenakan sudah terpenuhinya syarat sahnya jual beli menurut UUPA yakni syarat materiil dan formil yang bersifat tunai, terang, dan riil. Kekuatan mengikat jual beli tersebut juga sudah memenuhi syarat sahnya suatu perjajian yang termuat dalam Pasal 1320 KUHPer dan peralihan hak atas tanah berdasarkan Perjanjian Jual Beli secara hukum terjadi jika pembeli telah membayar lunas harga tanah serta telah menguasai objek jual beli dan dilakukan dengan itikad baik. Dalam melaksanakan proses jual beli haruslah didaftarkan dan dilakukan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah sehingga memiliki kekuatan pembuktian yang kuat sepanjang tidak dibuktikan sebaliknya.
UPAYA NOTARIS DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PERLINDUNGAN TERHADAP DATA PENGHADAP DI ERA DIGITAL
Kalkhove, Bella Ariesta;
Rohani, Siti;
Alhadiansyah, Alhadiansyah
Tanjungpura Acta Borneo Jurnal Vol 1, No 2 (2023): Volume 1, Issue 2, April 2023
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/tabj.v1i2.63728
AbstractThe development of the digital era has brought various changes, both positive impacts that can be used as well as possible. But at the same time, the digital era also brings a lot of negative impacts so that it becomes a new challenge. In the digital era, there are many crimes that utilize personal data. In 2021, there has been an alleged data leak allegedly belonging to Bank Jatim and in 2022, a data leak is suspected to have occurred again at a state-owned company (Indihome). This case of data leakage does not rule out the possibility that it could happen to a Notary because the Notary plays a role in storing personal data. Notaries in the digital era are maintaining the security of data storage of appearers from digital disturbances such as data theft. The formulation of the problem in this research is the extent of legal protection for Notaries in facing challenges to appearers data in the Digital Age and what efforts have been made by Notaries in facing challenges in protecting presbyers' data in the Digital Age. The purpose of this research is to find out and analyze Legal Protection for Notaries in facing challenges to appearers data in the Digital Age as well as the efforts made by Notaries in facing challenges in protecting appearers data in the Digital Age. The research method used is normative legal research. In this study the approach used is the statutory approach and the analytical approach. The results of this study are that the protection of personal data in the digital era does not yet have laws and regulations that specifically regulate the form of legal protection for the personal data of the parties. The efforts made by the Notary are: (1) Not to disseminate or publish without permission from the appearers and witnesses; (2) Do not submit data or documents relating to the identity of the appearer to other parties who have no interest in the deed; (3) Notaries must be careful and thorough in carrying out their duties and re-examine the personal data of the parties; and (4) Notaries granted access rights should be used without violating the provisions of the applicable norms.AbstrakPerkembangan era digital telah membawa berbagai perubahan, baik dampak positif yang bisa digunakan sebaik-baiknya. Tetapi dalam waktu yang bersamaan, era digital juga membawa banyak dampak negatif sehingga menjadi tantangan baru. Di era digital banyak terjadi kejahatan yang memanfaatkan data pribadi. Pada tahun 2021, sudah terjadi dugaan kebocoran data yang diduga milik Bank Jatim dan pada tahun 2022, Kebocoran data diduga kembali terjadi di perusahaan pelat merah (Indihome). Kasus kebocoran data ini, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada Notaris karena Notaris berperan dalam menyimpan data pribadi. Notaris pada era digital yakni menjaga keamanan penyimpanan data para penghadap dari gangguan digital seperti pencurian data. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauhmana perlindungan hukum bagi Notaris dalam menghadapi tantangan terhadap data penghadap di Era Digital dan apa upaya yang dilakukan Notaris dalam menghadapi tantangan perlindungan terhadap data penghadap di Era Digital. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Perlindungan Hukum bagi Notaris dalam menghadapi tantangan terhadap data penghadap di Era Digital serta upaya yang dilakukan Notaris dalam menghadapi tantangan perlindungan terhadap data penghadap di Era Digital. Metode penelitian yang digunakan penelitian hukum normatif. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analitis. Hasil dari penelitian ini bahwa perlindungan terhadap data pribadi di Era digital belum memiliki peraturan perundang-undangan yang mengatur secara spesifik tentang bentuk perlindungan hukum terhadap data pribadi para pihak. Adapun upaya yang dilakukan Notaris yakni: (1) Tidak menyebarluaskan atau mempublish tanpa izin dari para penghadap dan saksi-saksi; (2) Tidak menyerahkan data-data atau dokumen-dokumen yang menyangkut tentang identitas penghadap kepada pihak lain yang tidak berkepentingan dalam akta; (3) Notaris harus memiliki kehati-hatian dan ketelitian dalam menjalankan tugasnya serta memeriksa kembali data-data pribadi para pihak; dan (4) Notaris diberikan hak akses hendaknya dipergunakan tanpa melanggar ketentuan norma yang berlaku.
ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNGJAWABAN NOTARIS TERHADAP KELALAIAN AKTA YANG DIBUATNYA
Alkadrie, Zata Yumni Martha;
Rohani, Siti
Tanjungpura Acta Borneo Jurnal Vol 3, No 2 (2025): Volume 3, Issue 2, April 2025
Publisher : Faculty Of Law, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/tabj.v3i2.94119
Abtsract A Notary is an official authorized by law to make an authentic deed. As a public official, a notary must provide good Notary services, both in terms of quality and behavior. The notary has the authority to make authentic deeds, one of which is the deed of inheritance. A Notary in carrying out his office must be guided by the notary position law, the notary code of ethics, and other laws applicable in Indonesia. Notaries in the process of making deeds must not have elements of intentionality to commit crimes and harm other parties, so as to avoid criminal elements. By formulating a research problem, how is the notary accountable for the negligence of the deed he made? What are the legal protection efforts for the parties who are harmed by the notary for the negligence of the deed he made? The results of the study show that notaries who commit negligence in making deeds receive administrative sanctions and are also subject to criminal sanctions and civil sanctions. Legal protection for parties who feel aggrieved by the notary's negligence in making a Notary Deed can be in the form of reimbursement of costs, damages or interest. Abstrak Notaris adalah pejabat yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk membuat akta otentik. Sebagai pejabat umum, notaris harus memberikan layanan Notaris yang baik, baik dari segi kualitas maupun perilaku. Notaris memiliki wewenang untuk membuat akta autentik. Seorang Notaris dalam menjalankan jabatannya wajib berpedoman pada undang-undang jabatan notaris, kode etik notaris, dan undang-undang lain yang berlaku di Indonesia. Notaris dalam proses pembuatan akta tidak boleh ada unsur kesengajaan melakukan kejahatan dan merugikan pihak lainnya, sehingga terhindar dari unsur-unsur pidana. Dengan merumuskan masalah penelitian, bagaimana pertanggungjawaban Notaris terhadap kelalaian akta Yang dibuatnya? Bagaimana Upaya Perlindungan Hukum Terhadap Para Pihak Yang Dirugikan Oleh Notaris Atas Kelalaian Akta Yang Dibuatnya? Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Data Penelitian dikumpulkan dan dianalisis dengan mengkaji secara penelitian kepustakaan atau literature research. Bentuk penelitian menggunakan pendekatan undang-undang, pendekatan kasus dan pendekatan konsep. Hasil penelitian bahwa notaris yang melakukan kelalaian didalam pembuatan akta mendapat sanksi administratif dan juga dikenakan sanksi pidana dan sanksi perdata. Perlindungan hukum bagi para pihak yang merasa dirugikan atas kelalaian notaris dalam pembuatan Akta Notaris dapat berupa penggantian biaya, ganti rugi atau bunga.
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN JAHE MERAH TERHADAP NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI SMP N SATAP 1 PAGAR DEWA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Rohani, Siti;
Aisah, Siti;
Nurrosidha, Yossy;
Indah, Komalasari;
Primadevi, Inggit
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2994
Nyeri haid atau menstruasi yang menimbulkan nyeri merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami wanita dari berbagai tingkat usia. Dampak yang diakibatkan oleh nyeri haid yaitu fisik yang lemah, kurang gerak dan stres. Data SMPN SATAP I jumlah remaja putri sebanyak 56 dan yang mengalami nyeri sebanyak 20 responden. Terapi herbal dapat dilakukan dengan cara menggunakan obat tradisional yang berasal dari bahan-bahan tanaman salah satu tanaman mengurangi rasa nyeri yaitu jehe merah, jahe merah mengandung zat yang berkhasiat untuk menghilangkan rasa nyeri saat menstruasi. Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMP N Satap 1 Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat.Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimen terhadap pendekatan penelitian one group pretes and post test group design. Populasi penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami nyeri haid dengan sampel yang digunakan sebanyak 20 remaja putri menggunakan teknik total sampling. Penelitian telah dilakukan di SMP N Satap 1 Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat pada bulan Agustus 2024. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji paired sample t-test). Hasil penelitian ini diketahui rata-rata nyeri haid pada remaja sebelum diberikan jahe merah adalah 4,60 (nyeri sedang) dan sesudah diberikan jahe merah adalah 2,85 (nyeri ringan). Ada pengaruh pemberian seduhan jahe merah terhadap nyeri haid pada remaja putri di SMP N Satap 1 Pagar Dewa Kabupaten Lampung Barat (p-value = 0,000). Saran diharapkan bagi sekolah dapat memberikan edukasi tentang pentingnya pemberian seduhan jahe merah dalam pengurangan nyeri nyeri haid pada remaja.Kata Kunci: Jahe merah, nyeri nyeri haid, remaja
KONSEP GHOSTING DAN INGKAR JANJI DALAM TAFSIR AN-NUR
A.P, Nabila Najwa;
Ipmawan Muhammad Iqbal;
Siti Rohani
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss1.art3
Fenomena ghosting dan ingkar janji merupakan bentuk perilaku sosial yang mencerminkan melemahnya rasa tanggung jawab dalam menjalin relasi antarmanusia. Ghosting dipahami sebagai tindakan memutus komunikasi secara sepihak tanpa memberikan penjelasan, sedangkan ingkar janji merujuk pada pelanggaran terhadap kesepakatan atau komitmen yang telah dibuat. Kedua perilaku ini semakin marak terjadi, khususnya di kalangan generasi muda, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ghosting dan ingkar janji dalam perspektif Islam melalui analisis terhadap Tafsir An-Nur karya Hasbi Ash-Shiddieqy, dengan fokus pada ayat-ayat yang menyinggung larangan perilaku ghosting dan ingkar janji yang dapat merugikan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ghosting dan ingkar janji bertentangan dengan nilai-nilai amanah dan etika pergaulan sebagaimana dijelaskan oleh Hasbi Ash-Shiddieqy dalam penafsirannya. Tafsir An-Nur menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi, menunaikan janji, serta menghormati hak-hak orang lain dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, kedua perilaku tersebut tidak hanya menyalahi norma moral, tetapi juga bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an yang menuntut tanggung jawab dan etika dalam berinteraksi.