Articles
Implementasi Model Project Based Learning (PjBL) dan Relevansinya dengan P5 Kurikulum Merdeka di Kelas IV Sekolah Dasar
Eny Restyowati;
Bhismo Aji Wibowo;
Bambang Sumardjoko;
Endang Fauzi Ati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.588
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi model pembelajaran PjBL di kelas IV SDN Wirun 3 dan relevansinya dengan P5 kurikulum merdeka. SDN Wirun 3 telah menerapkan kurikulum merdeka secara bertahap, salah satu kelas yang telah menerapkan kurikulum tersebut adalah kelas IV. Untuk mengetahui sejauh mana korelasi pembelajaran di kelas dengan program P5 kurikulum merdeka maka peneliti melakukan penelitian ini. Data diperoleh dari wawancara, observasi maupun dokumen. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu dalam pembelajaran di kelas IV pada materi pelajaran IPAS guru melaksanakan model pembelajaran PjBL, di mana siswa diberikan tugas berupa projek daur ulang sampah plastik untuk digunakan menjadi pot hias sebagai tempat menanam tanaman. Hal tersebut sejalan dengan dimensi P5 Kurikulum Merdeka tema gaya hidup berkelanjutan dan memupuk enam dimensi profil pelajar pancasila yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, rasa gotong royong, mandiri, kreatif dan kritis.
Transformasi Kepemimpinan Pendidikan Era Disrupsi
Rita Dwi Nawanti;
Wahyudi Taufan Santoso;
Bambang Sumardjoko;
Achmad Fathoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.618
The purpose of this study is to determine the role of educational leadership in times of significant change and upheaval. The methodology used in this research utilizes a library-based research method or strategy. Library research is a systematic approach to collecting, examining, and interpreting materials from various library sources or related literature. The purpose of this research is to gain a comprehensive understanding of the topic or research problem under investigation. The findings of this study show that conversations around the period of disruption and leadership are associated with two very contrasting phenomena. Disruption refers to the global challenges that result in change over time due to technology, while leadership refers to the set of skills that a leader must possess to advance the environment in order for an organization (from a small group to a country) to survive and not sink but now advance through the use of technology. At the very least, you will know the psychological requirements one needs to be a leader when you lead one. It is not enough for a person to have psychological qualities or traits that enhance their leadership capacity for them to be deemed fit or appropriate for the role, they must also better demonstrate leader-like behavior within their team or among their members.
Implementasi Pendidikan Multikultural dan Relevansinya dengan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Indah Kusuma Wardani;
Aviandri Cahya Nugroho;
Bambang Sumardjoko;
Endang Fauzi Ati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.625
Indonesia memiliki keragaman hayati hingga sosial, buda maupun agama. Keragaman yang ada dapat menjadi nilai-nilai karakter bangsa untuk memajukan bangsa. Namun sebaliknya keragaman juga dapat memicu suatu konflik ketika tidak dapat mengelolanya dengan baik. Untuk itu pendidikan multikultural perlu ditanamkan sejak dini. Penanaman pendidikan multikultural dapat dilakukan melalui sekolah dasar. Dalam penelitian ini dilakukan penelitian untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan multikultural dan relevansinya dengan kurikulum merdeka di SDN NGLOROG 3. Data diperoleh dari wawancara, observasi maupun dokumen. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu di SDN NGLOROG 3 memiliki siswa yang beragam termasuk terdapat pula siswa inklusi. Guru telah memperhatikan keberagaman siswa tersebut di antaranya dengan penggunaan model pembelajaran berdiferensiasi di kelas, adanya ragam ekstrakurikuler. Terdapat pelaksanaan P5 dengan tema Kebhinekaan. Melalui beberapa hal tersebut dapat diketahui penanaman pendidikan multikultural di SDN NGLOROG 3 tidak berwujud dalam mata pelajaran khusus multikultural. Namun dalam ragam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di sekolah. Program tersebut juga bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan multikultural di SDN NGLOROG 3 relevan dengan Kurikulum Merdeka.
Analisis Upaya Menghadapi Bullying dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Milan Sabekti;
Muhammad Ryan Ikhsanudin;
Bambang Sumardjoko;
Endang Fauzi Ati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.638
Tindakan perundungan/bullying merupakan tindakan yang memiliki dampak negatif yang bermacam. Begitu besar timbakan dari bullying tersebut maka Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan bahwa tindakan bullying termasuk dalam tiga dosa besar pendidikan. Oleh karena itu perlu adanya tindakan pencegahan ataupun penanganan khusus apabila terjadi tindakan bullying terkhusus di sekolah. Berdasarkan hal di atas maka dalam penelitian ini peneliti melakukan eksplorasi analisis terhadap upaya-upaya yang dilakukan oleh SDN Kedungupit 4, Sragen dalam mencegah maupun menghadapi tindakan perundungan/bullying tersebut. Di mana sekolah ini telah menerapkan kurikulum merdeka. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara maupun dokumen. Data yang didapat dilakukan analisis dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu diketahui bahwa di SDN Kedungupit 4 telah berfokus dalam pencegahan dalam menghadapi tindakan bullying/perundungan hal ini diketahui dari beberapa kegiatan maupun program yang dilaksanakan di sekolah tersebut. Program atau kegiatannya di antaranya yaitu kegiatan pembiasaan bercerita/berkisah, adanya tim anti bullying, program sekolah ramah anak, dan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bertema Bhineka Tunggal Ika
Peran Supervisi dalam Pelaksanaan Kurikulum untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Izzatun Hassanah;
Imania Pratidina;
Sri Untari;
Bambang Sumardjoko;
Endang Fauzi Ati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): Didaktika Mei 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.669
Keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah ditentukan oleh peranan guru yang mengajar. Hal ini disebabkan peranan guru sebagai fasilitator dalam setiap proses pembelajaran di kelas. Segala aktivitas guru menjadi upaya dalam mencapai tujuan dan kualitas pendidikan dalam sekolah. Peran guru juga turut memberikan pengaruh terhadap proses pembelajaran yang direncanakan melalui kurikulum. Dalam konteks pendidikan, supervisi memegang peranan vital sebagai proses yang memfasilitasi pengembangan dan implementasi kurikulum yang efektif. Melalui pengamatan, pembimbingan, dan penilaian, supervisi memiliki peran membantu memastikan bahwa kurikulum dijalankan sesuai dengan standar yang ditetapkan dan dapat memberikan hasil pembelajaran yang optimal bagi siswa. Supervisi diartikan sebagai bentuk pembinaan berupa pemberian bimbingan dan perbaikan atas penerapan kurikulum maupun penetapan tujuan pendidikan dalam satuan pendidikan. Supervisi kurikulum memiliki urgensi dalam mengawasi proses pelaksanaan dan penerapan kurikulum dalam satuan pendidikan sebagai proses pembinaan dan peningkatan kemampuan guru dalam memimpin proses belajar mengajar. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan sebagai metode untuk mengumpulkan data dari literatur yang pernah ada yang kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil kajian ini, dalam melakukan supervisi ada beberapa program yang perlu diperhatikan supaya dapat mengembangkan dan mencapai kegiatan belajar mengajar yang relevan serta efektif melalui profesionalitas dan mutu guru melalui bidang-bidang kegiatan supervisi kurikulum dengan pendekatan humanis, kompetensi, maupun klinis sehingga tercapai kualitas dan kemampuan guru.
Penguatan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar Melalui Karya Seni Ecoprint
Arief Setyo Nugroho;
Bambang Sumardjoko;
Anatri Desstya
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 2 (2023): juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v6i2.5120
Technological developments have an impact on decreasing environmental quality. Activities carried out by humans during their lifetime directly or indirectly affect their environment, the condition of the plants in the school garden looks less maintained, food and beverage packaging waste is left scattered. Many studies on strengthening the character of caring for the environment are still limited to the substance of learning and school cleaning activities. The purpose of this study was to explore the results of strengthening the character of caring for the environment through ecoprint artwork in elementary schools. Through a qualitative descriptive approach, it is expected to be able to reveal the problems in this study. The need for data collection, the types of instruments used are interviews and observations. Researchers use triangulation techniques and sources to test the validity of the data. This research was conducted using interactive data analysis techniques. Based on the results of research on the implementation of strengthening the character of caring for the environment through ecoprint artwork in elementary schools, the following are as follows: (1) The character of caring for the environment, the indicator of not using harmful synthetic dyes, reaches 100%. (2) Caring for the environment, the indicator of reducing the use of toxic chemicals reached 66.6%. (3) Caring for the environment Characteristics of saving energy and water is 100%. (4) Caring for the environment Characteristics of caring for and caring for plants is 100%. (5) Caring for the environment Characteristics of reduce, reuse and recycle indicators reached 75%. In general, it can be concluded that strengthening the character of caring for the environment through ecoprint artwork achieves a success percentage of 88.32%. Apart from the main goal of strengthening the character of caring for the environment, it has another impact, namely being able to awaken the entrepreneurial spirit of students by producing paintings and cloth products with leaf motifs that can have economic selling value..
"It really needs to be given to students" digital citizenship understanding amongst student teachers qualitative Nvivo analysis
Prasetiyo, Wibowo Heru;
Naidu, Noor Banu Mahadir;
Tan, Bee Piang;
Sumardjoko, Bambang
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21831/jc.v19i1.46888
Although the internet provides benefits, teachers' role as central figures in the learning process is imperative. Due to misuse and abuse of technology, promoting digital citizenship for student teachers was challenging. Using nine elements of digital citizenship by Mike Ribble, this study explores the knowledge and comprehension of digital citizenship (DC) among twenty student teachers involved in semi-structured interviews, observation, and documentation. The result of thematic analysis with Nvivo 12 Plus indicates that student teachers assume that DC incorporates digital literacy, the standard of behaviors, and moral guidance in an online environment. The study contributes to providing insight regarding appropriate behavior in technology use. Further studies may need to be conducted regarding teacher preparation in managing the integration of digital citizenship into the teacher education.
Educational Model for Character Development on the Basis of Role Sustainable Models
Syakur, Abd.;
Sumardjoko, Bambang;
Harsono, Harsono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2687
Education is a crucial factor in determining whether or not character education is implemented. Character education is extremely important because, with character, humans will become noble and special beings when compared to other creatures, and even when compared to their fellow humans. Because of the critical importance of character education, the existence of character education methods and approaches is one of the role models to achieving an essential character both in attitude and action. Character education methods and approaches include: The purpose of this research is to develop an exemplary method for character development. By employing the Systematic Literature Review (SLR) method of research, we have discovered that exemplary character education is an effective method and approach when implemented comprehensively by educators in every educational environment, with a particular emphasis on cognitive, affective, and psychomotor aspects. These three aspects are the driving force for all groups, both in terms of behavior and daily activitie
Pengaruh Motivasi Belajar dan Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar PPKn Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan se-Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen
Dhea, Fernanda;
Sumardjoko, Bambang
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/jpk.v9.n2.2024.pp144-153
Motivasi memainkan peran vital dalam kegiatan belajar. Rendahnya motivasi menyebabkan prestasi belajar siswa menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterlibatan orang tua dan motivasi belajar mempengaruhi prestasi akademik pada kelas Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini berjenis korelasional dan dilakukan di beberapa SMK di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Populasi terdiri dari 2.534 peserta didik dari lima sekolah, dengan sampel sebanyak 244 peserta didik. Informasi prestasi belajar PPKn diperoleh melalui dokumentasi, sedangkan informasi motivasi belajar dan perhatian orang tua diperoleh melalui angket. Uji t dan uji F digunakan dalam analisis data untuk mengidentifikasi pengaruh parsial dan simultan. Temuan penelitian menunjukkan adanya korelasi yang kuat dan baik antara prestasi belajar PPKn, fokus orang tua, dan motivasi belajar. Perhatian orang tua dan motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 23% terhadap kisaran ketuntasan belajar PPKn, sedangkan faktor yang tidak termasuk dalam penelitian ini memberikan kontribusi sebesar 77% terhadap variasi tersebut. Penelitian ini menyarankan untuk melihat variabel tambahan yang mempengaruhi prestasi belajar PKn secara lebih rinci.
Faktor Penyebab Rendahnya Akses Platform Merdeka Mengajar (PMM)
Ambawani, Cettra Shandilia Latunusa;
Kusuma, Thitha Meista Mulya;
Sutama, Sutama;
Sumardjoko, Bambang
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i4.532
PMM sebagai platform yang membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan wawasan dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka, kenyataannya banyak guru yang belum mengakses PMM sebagai sumber belajar dan berbagi. Inilah yang melatarbelakangi penelitian, yaitu mengenai faktor penyebab rendahnya akses PMM dan upaya mengatasi masalah PMM khususnya di SMAN Negeri enam Surakarta. Tujuan penelitian yaitu Mendeskripsikan faktor penyebab rendahnya akses PMM di SMA Negeri enam Surakarta; Mendeskripsikan upaya mengatasi masalah rendahnya akses PMM di SMA Negeri enam Surakarta. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus atau Case Study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling atau sampel bertujuan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya yaitu: Faktor penyebab rendahnya akses PMM adalah kendala waktu, membuat aksi nyata, perlunya konsentrasi, masalah kuota dan jaringan, dan tidak adanya punishment dari sekolah; Upaya mengatasi masalah rendahnya akses PMM adalah melaksanakan IHT tentang PMM, diseminasi oleh guru kepada teman sejawat, dibentuknya komunitas PMM, Kepala Sekolah yang tidak henti-hentinya mengingatkan guru dan memperbaiki jaringan internet.