Articles
BIMBINGAN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA PADA SISWA KELAS III
Elly Yanti;
Lovika Ardana Riswari;
san toso
JANACITTA Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (578.319 KB)
|
DOI: 10.35473/jnctt.v5i2.1869
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan dan peningkatan signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kemampuan berhitung melalui bimbingan belajar menggunakan metode jarimatika. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pra-experiments desain the one group pretest-posstest ini dilaksanakan pada siswa kelas III di Bimbel dan Pivat Yudistira Desa Ngurenrejo Pati dengan populasi penelitian siswa yang belajar di Bimbel Yudistira dan sampel penelitian siswa kelas III. Analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji paired sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan yang signigikan antara nilai pretest dan posttest pada kemampuan berhitung siswa yang ditunjukkan menggunakan uji paired sampel t-test diketahui sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. (2) Terdapat peningkatan kemampuan berhitung siswa setelah penerapan metode jarimatika yang ditunjukkan menggunakan uji n-gain deketahui nilai n-gain score yaitu 0,7480 dengan kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode jarimatika sangat efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas III.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Think Pair Share (TPS) Berbantuan Mystery Pics
Renanda Wahyu Wardana;
Lovika Ardana Riswari;
Lintang Kironoratri
WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2023): WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : PGSD Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/wasis.v4i1.9660
The research aims to improve student learning outcomes by applying the Think Pair Share model assisted by Mystery Pics for fourth grade students at SD 2 Hadipolo.The research used is classroom action research. This research was conducted in 2 cycles with each cycle consisting of planning, action, observation, and evaluation. This research was conducted at SD 2 Hadipolo. The subjects used were Grade IV SD 2 Hadipolo students for the 2022/2023 academic year, with a total of 19 students, consisting of 13 male students and 6 female students. Data collection techniques carried out in this study include observation and tests. The instrument used to measure learning outcomes in this study is a matter of evaluation. The data in this study were analyzed in a quantitative descriptive manner.The results of this study note that the percentage of students in the skill of writing Pancasila precepts questions is 56% with category D for the qualification of completeness needing guidance. In cycle II there was an increase compared to cycle I in writing Pancasila precept questions by 91% with category B for good thoroughness qualifications.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V pada Materi Bangun Ruang
Dyah Ayu Apriliyana;
Siti Masfu’ah;
Lovika Ardana Riswari
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i6.2149
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika siswa kelas V SDN Pekalongan pada materi bangun ruang. Penelitian ini dilakukan di kelas V SD N Pekalongan dengan subjek penelitian yaitu melibatkan 6 responden yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria yang dipilih meliputi 3 siswa yang memiliki nilai tertinggi dan 3 siswa yang memiliki nilai terendah berdasarkan hasil belajar matematika. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dan jenis pendekatan fenomologi serta teknik pengumpulan data yang meliputi tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketercapaian pada pemahaman konsep matematika indikator pertama, 5 dari 6 siswa memiliki ketercapaian menyatakan pemahaman konsep. Pada indikator kedua, hanya 1 dari 6 siswa mengklasifikasi sebuah objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya. Pada indikator ketiga, 3 dari 6 siswa mampu memberi contoh dan noncontoh dari sebuah konsep konsepnya. Pada indikator keempat, 4 dari 6 siswa mampu menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis konsepnya. Pada indikator kelima, 3 dari 6 siswa mampu mengembangkan syarat perlu dari suatu konsep konsepnya. Pada indikator keenam, 4 dari 6 siswa mampu menggunakan, memanfaatkan dan memilih prosedur atau operasi tertentu konsepnya. Dan, pada indikator ketujuh, 4 dari 6 mampu mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah konsepnya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pemahaman konsep matematika yang dimiliki siswa dapat memungkinkan unutk memecahkan masalah matematika dengan lebih baik.
Strategi Penanaman Karakter Toleransi Pada Anak Usia Sekolah Dasar
Nurita Dwi Haryanti;
Yuni Ratnasari;
Lovika Ardana Riswari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i2.5014
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter toleransi pada anak usia 10 tahun yang duduk di kelas IV di RT 06 RW 02 Desa Karangmalang Kacamatan Gebog Kabupaten Kudus. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sikap toleransi anak usia Sekolah Dasar (SD) usia 10 tahun di RT 06 RW 02 Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil dari penelitan ini menunjukkan penerapan pendidikan karakter toleransi melalui teladan dan pembiasaan, pemberian perhatian dan mengajarkan untuk bersosialiasasi yang dilakukan dengan spontan oleh semua orang tua terhadap anaknya ternyata memiliki hasil yang berbeda. Hal tersebut dapat terjadi karena di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dari diri anak itu sendiri, kemudian lingkungan keluarga dan pergaulan anak. Semakin merosotnya moral yang dimiliki anak zaman sekarang dan semakin hilangnya sikap sopan dalam menghormati dan menghargai seseorang membuat pendidikan toleransi penting diberikan sebagai jalan kelar untuk mencegah terjadinya perpecahan, permusuhan dan ketidak sopanan. Sehingga dapat melahirkan Sumber Daya Manusia yang lebih baik dan tidak menyimpang dari aturan yang berlaku. Penelitian ini hendaknya dapat membuat orang tua menjadi lebih ekstra dalam memberikan pembiasaan dengan cara penyampaian yang lebih mudah untuk dapat dipaham oleh anak.
ANALISIS PENALARAN DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA TERHADAP SISWA KELAS III PADA BIMBEL TERAS BELAJAR
Anisa Putri Muhalimah;
Reni Lestari;
Lovika Ardana Riswari
MAJU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2023): JURNAL MAJU
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematika terhadap peserta didik di kelas III yang berada di Bimbel Teras Belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif . Subjek dari penelitian ini adalah V orang siswa kelas IIISD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, referensi yang relevan serta untuk pengumpulan data kemampuan pemahaman penalaran dan pemecahan masalah matematika berupa soal tes yang diberikan kepada siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa,pertama siswa masih kesulitan dalam bernalar. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman siswa untuk memahami isi dari soal penalaran itu sendiri. Sehingga siswa kesulitan untuk mengerjakan, mencari cara, serta memecahkan masalah dalam soal. Kedua, siswa mampu dalam memecahkan soal dengan mencapai seluruh indikator yang maksimal, hal ini membuktikan siswa mampu memahami bentuk dan maksud soal serta bagaimana memecahkan soal dalam soal itu sendiri. Maka dari itu perlu adanya bimbingan kembali terhadap penalaran siswa.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar Pada Instrumen EGRA (Early Grade Reading Assessment)
Sofia Khoirunnisa;
Irfai Fathurohman;
Lovika Ardana Riswari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3662
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan apa saja kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa sekolah dasar dalam instrumenn EGRA (Early Grade Reading Assessment). Subjek dalam penelitian ini adalah tiga siswa dari SDN 2 Tawangrejo, Kunduran, Blora yang memiliki kesulitan belajar membaca permulaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif (Qualitative Research). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan merupakan data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan yang dimiliki siswa kelas III SDN 2 Tawangrejo yang mengalami gangguan kesulitan membaca pada tahapan membaca permulaan terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya adalah kesulitan membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa, kesulitan merangkai kata dengan susunan huruf “ng” dan “ny”, kesulitan berkonsentrasi apabila menyimak sehingga seringkali asal menebak dalam menjawab pertanyaan, ada juga yang belum hafal keseluruhan huruf abjad, kesulitan membedakan huruf yang memiliki bunyi serupa, lama ketika mengeja, serta apabila diminta membaca kata yang masih asing seringkali siswa mengganti kata tersebut dengan kata yang lebih familier. Kata Kunci : Kesulitan membaca; Membaca permulaan; EGRA (Early Grade Reading Assessment)
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS I SD MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
Lovika Ardana Riswari;
Elisa Septiana;
Ramdhani Alifatus Saidah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 5, No 1 (2023): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/ijoee.v5i1.8779
Pada umumnya siswa SD kelas rendah memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang rendah. Hal tersebut disebabkan adanya faktor penghambat yang dimiliki siswa yaitu motivasi belajar rendah, kurangnya konsentrasi siswa, dan media pembelajaran yang kurang memadai. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang berada di kelas I SD Desa Payaman dalam menyelesaikan soal matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan dalam bentuk biasa maupun soal bentuk cerita. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis dalam menyelesaikan soal. Subjek dalam penelitian ini yaitu 5 siswa kelas 1 SD yang berada di Desa Payaman dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, observasi, dan dokumentasi. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas I SD pada materi penjumlahan dan pengurangan tergolong cukup tinggi. dan terlihat pada kemampuan siswa dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan dan mendapat nilai yang tinggi.Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Matematika, Penjumlahan dan Pengurangan
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL KALIMAT MATEMATIKA DI KELAS IV SD
Intan Suryaningsih;
Anggieta Yesenia Nirwana;
Lovika Ardana Riswari
Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) Vol 5, No 1 (2023): Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31000/ijoee.v5i1.9082
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji pemahaman siswa sekolah dasar khususnya pada kelas IV terkait kemampuannya dalam menyelesaikan soal kalimat matematika. Pendekatan deskriptif kualitatif di gunakan dalam penelitian ini dengan mengambil subjek penelitian dari 24 siswa kelas 4 SD Negeri 2 Mayong Lor. Dalam penelitian ini diambil sampel sebanyak 12 subjek dengan menggunakan teknik purposive sampling . Penelitian dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan juga dokumentasi untuk mengumpulkan data guna menguji sejauh mana kemampuan siswa sekolah dasar dalam memecahkan soal cerita matematika. Studi ini menemukan bahwa 9 siswa sangat mahir dalam memecahkan soal matematika, dan 3 siswa lainnya cukup mahir dalam memecahkan soal matematika.
Peningkatan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas V dengan Model Two Stay Two Stray Berbantuan Tabung Misteri
Novita Puspita Sari;
Siti Masfuah;
Lovika Ardana Riswari
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 8 No. 3 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51169/ideguru.v8i3.696
Asesmen kompetensi minimum dilakukan pada semua tingkat pendidikan untuk menilai kemampuan literasi serta numerasi peserta didik. Kemampuan numerasi siswa SD Negeri Langgenharjo 01 tergolong rendah. Berdasarkan studi pendahuluan, siswa diberikan tes numerasi yang hasilnya rata-rata kelas hanya mencapai 75% yang tuntas. Penelitian bertujuan untuk mengukur seberapa besar peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas V sekolah dasar menggunakan model two stay two stray berbantuan tabung misteri. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif pre eksperemental tipe one group pretest posttest. Sampel berjumlah 28 siswa kelas V sekolah dasar. Instrumen yang digunakan tes kemampuan numerasi pretest posttest. Teknik pengumpulan data tes numerasi dianalisis memakai uji N-gain. Hasil penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas V sekolah dasar memakai model two stay two stray berbantuan tabung misteri sebesar 0,71 dengan kategori tinggi. Kemampuan numerasi siswa mengalami peningkatan dengan model two stay two stray berbantuan tabung misteri pada siswa kelas V sekolah dasar. Paparan yang disampaikan bisa berguna untuk peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas V sekolah dasar.
Media Papan Kebun Operasi Hitung Dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Sekolah Dasar
Edi Nugroho;
Lovika Ardana Riswari;
Lintang Kironoratri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5472
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar media operasi hitung papan taman dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 2 SD 1 Purwosari. Hipotesis kerja penelitian ini adalah penerapan operasi hitung pada media papan taman dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian tindakan kelas terhadap siswa kelas II yang berjumlah 39 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan 4 tahapan yaitu Desain, Implementasi, Observasi dan Refleksi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah operasi hitung media papan taman dan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, tes, dokumentasi. Dalam penelitian ini, analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama kinerja siswa mencapai 72% dengan skor 2732 dan rata-rata 70 dengan campuran cukup (C), sedangkan pada pertemuan kedua total skor adalah 2871 dengan rata-rata 2871. 74 campuran cukup (C) dan pada penyelesaian siklus II mendapat skor rata-rata 75 dengan kriteria B dan mencapai rata-rata skor II dari 85 kriteria B, sehingga rata-rata skor klasik dengan kriteria B 80 meningkat menjadi skor II dalam siklus. (80%). Kesimpulan bahwa penerapan operasi hitung pada media papan tulis taman dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.