p-Index From 2021 - 2026
6.736
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Natural Science: Journal of Science and Technology El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Al-'Adalah Biocelebes JURNAL PHARMASCIENCE JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENA SAINS Pharmascience Daya Saing : Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) At-Turats Al-Albab EnviroScienteae Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Al-Hayat: Journal of Islamic Education GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Pharmacology and Clinical Pharmacy Research JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies Fullerene Journal of Chemistry Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Journal of Islamic Law Jurnal Ilmiah Medicamento ADDIN Ulumuna Jurnal sains dan teknologi industri peternakan Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Economica: Media Komunikasi ISEI Riau Indonesia Law Review (ILREV) Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Jurnal Bisnis Kompetitif Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam Al-Hiwalah : Journal Syariah Economic Law Jurnal Pendidikan, Kebudayaan dan Keislaman Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Satera: Jurnal Sains dan Teknik Terapan JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Journal of Public Health and Pharmacy Jurnal Pengabdian Kompetitif Journal Of Chemical Process Engineering Jurnal Pengabdian Farmasi dan Sains Integrated and Sustainable Agriculture REGISTER JOURNAL Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Jurnal Sains dan Kesehatan ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Journal Social Civilecial Jurnal Karya Ilmiah Pendidik dan Praktisi SD & MI Eko dan Bisnis: Riau Economic and Business Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Islamic Law

Integrating Islamic Law and Customary Law: Codification and Religious Identity in the Malay Buyan Community of Kapuas Hulu Nordin, Zaimuariffudin Shukri; Ruslan, Ismail; Yusriadi, Yusriadi; Hamzah, Nur; Darmadi, Didi
Journal of Islamic Law Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Islamic Law
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jil.v6i1.3410

Abstract

This article analyzes the integration of Islamic law and customary law in shaping the religious identity of the Malay Buyan community in Kapuas Hulu, West Kalimantan, Indonesia. While Islamic law plays a central role in regulating social and religious life, local customary law remains deeply embedded in the community’s legal consciousness and socio-cultural framework. Previous studies have often treated these two legal systems as separate or even contradictory. However, this study challenges such a dichotomous perspective by demonstrating that Islamic law and customary law engage in an ongoing process of negotiation, resulting in an adaptive and contextually dynamic legal framework. Using a socio-legal approach, this research collects data through in-depth interviews with ten key informants, participant observation, and document analysis. The findings reveal that Islamic law does not replace customary law but is instead integrated into the local legal system, influencing various aspects of social order, family structures, and the sustainable management of natural resources. This integration is evident in the use of Islamic legal terminology, the substance of legal norms, the mechanisms for customary fines, and the role of Islamic religious leaders in the codification of customary law. These findings challenge the prevailing bipolar view that positions Islamic law and customary law as inherently opposing systems. Instead, this study highlights a dynamic and integrative interaction between the two legal traditions, ensuring both social harmony and legal continuity. Ultimately, the article argues that the coexistence of Islamic and customary law is not a source of conflict but a mutually reinforcing and evolving process that contributes to strengthening both religious and cultural identity in a predominantly Muslim society. [Artikel ini menganalisis integrasi hukum Islam dan hukum adat dalam pembentukan identitas keagamaan masyarakat Melayu Buyan di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Indonesia. Meskipun hukum Islam memiliki peran penting dalam mengatur kehidupan sosial dan keagamaan, hukum adat setempat tetap tertanam kuat dalam kesadaran hukum masyarakat. Penelitian sebelumnya sering kali memperlakukan kedua sistem hukum ini sebagai entitas yang terpisah atau bahkan bertentangan. Namun, studi ini menantang dikotomi tersebut dengan menunjukkan bahwa hukum Islam dan hukum adat terlibat dalam proses negosiasi yang berkelanjutan, sehingga membentuk kerangka hukum yang adaptif dan dinamis sesuai dengan konteks sosial budaya masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan sosio-legal, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan sepuluh informan kunci, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam tidak menggantikan hukum adat, tetapi diintegrasikan ke dalam sistem hukum setempat, memengaruhi berbagai aspek tatanan sosial dan budaya, struktur keluarga, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Integrasi ini tampak dalam penggunaan terminologi fikih, substansi norma, mekanisme pembayaran denda adat, serta peran tokoh agama Islam dalam proses kodifikasi hukum adat. Temuan ini menantang pandangan bipolar yang menganggap hukum Islam dan hukum adat sebagai dua entitas yang bertentangan. Sebaliknya, penelitian ini menegaskan bahwa kedua sistem hukum tersebut berinteraksi secara dinamis dan integratif dalam menjaga harmoni sosial dan kontinuitas hukum. Pada akhirnya, artikel ini berargumentasi bahwa koeksistensi hukum Islam dan hukum adat bukanlah sumber konflik, tetapi merupakan proses yang dinamis dan saling memperkuat, yang berkontribusi pada penguatan identitas agama dan budaya dalam masyarakat yang mayoritas beragama Islam.]
Co-Authors A. Khairinisa, Miski A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Rahman Adam, Aisyah Azhar Ade Fazliana Mantika Agus Syahrani Agustinus Widodo Akhmad Khumaidi Aldilla, Dilla Alowisya Futwembun Alwiyah Mukaddas Alwiyah Mukaddas Amal, Citra Amalia amelia rumi, amelia Amri, Faizal Ana Silviana Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anderbeck, Karl Andi Alfianto Andi Mustika Andi Nuddin Andi Ratihsekarningrum Siradje Ansar Apriyana Soputra Aqdar Fitrah, Muhammad Ardiansah, Ardiansah Ari Prabowo Arminas, Arminas Armini Syamsidi Asfar, Dedy Ari asnahwati asnahwati, asnahwati Asriana Sultan Asty Ivon Samaliwu Asyura, Putri Azzahra, Najwa Salsabilla Bakhrul Amal Birdayanthi, Birdayanthi Buti, Sri Cristadeolia Oktaviani Cristadeolia Oktaviani, Cristadeolia David Pakaya Desa, Susilo Sudarman Deviana, Alda Didi Darmadi, Didi Dinda Rahmiyati Dwi Lestari Handayani Dytha Okvhyanitha Evi Sulastri Fadilah, Sandi Fatruhrrosi, Fathurrosi Febry Astuti Abu Fina Ulviani Finta Amalinda Friskilla Friskilla Ginting, Suranta Bill Fatric Gugun Gunawan GUSTI IRYA ICHRIANI, GUSTI IRYA Haryanto Atmowardoyo, Haryanto Hasniar Hasniar Hasriyanti, Nunik Heni Pujiastuti Hermansyah Hermansyah Hidayat, Novit Idrus, Irnawaty Ika Olivia Borman Ikmal, Ikmal Imam Mishbach Imron Muttaqin, Imron Ince Agus Nurcholis Ingrid Faustine Irawan, Dika Iskandar Sulaiman, Iskandar Ismail, Nur Afia Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Janes Krisly Jessica Jessica Joko Tri Haryanto Joni Iskandar, Joni Joni Tandi, Joni Juniawati Kartini Kartini Khaerunnisa, Munira Khairizzaman Khairizzaman Khildah Khaerati Klerensia Defneir Titing Lestari, Sri Ayu Liyatin Gea lubis, kartika sari M Sulaiman Zubair M Yusuf Mansur Mansur Mega Fia Lestari Miftahul Jannah Misnawati Misnawati Moh. Rifki Muhamad Rinaldhi Tandah Muhammad Faisal Muhammad Muhammad Muhammad Rinaldhi Tandah Muhammad Sulaiman Zubair Muhammad, Rizki Munawar Munawar Mustolehudin Mustolehudin Muthi’ah H Z Mutiani, Santi N. Nazaruddin Nandiska Maladjili Natasya, Putri Nela Sharon Nelly Mujahidah Norawati, Suarni Nordin, Zaimuariffudin Shukri Novianti Batti Novita Christiana Ponganan Nufiar Nufiar Nuha, Jumrotin Nur Amri, Azhari Nur Fuady, Muhammad Ikram Nur Hamzah Nurhajawarsi Nurhalifah Ibrahim Nurlaila Ramadhani Nuur Aanisah Paddiyatu, Nurhikmah Padhlun A Jerni Papriani, Nada Pertiwi Pebrianti Pebrianti Pohan, Yuli Arnida Pramita Putri Pramita Putri Purnomo, Nurul Purwanti, Rani Rafinda, M. Syarif Ramadan, Rafsanjany Ramadhani, Nurlaila Ririen Hardani Ritha Pratiwi Rochaeti , Nur Ruslan, Ismail Safarna, Alfitra Sahabuddin Latif Saidy, Akhmad Rizalli Saipul Maulana Salawali, Rismul Trianto Seprililianti Seprililianti Serli, Serli Setyaningrum, Saumi Shin, Chong Shobikah, Nanik Shukri bin Nordin, Zaimuarifuddin Siti Nurhafsah Sri Sulistiana Suhaeni Zainuddin Suherman Suherman, Suherman Syahsudarmi, Siti Syarifuddin, Nuryani Syariful Anam Tamba, Nesli Towolioe, Sherly Tri Novrianti Djanggola Tricia Andini Triyanti, Tiya Tuah, Dilah Tuah, Dilah bin Umi Farida Utami, Hermin Hardyanti Wardatul Nurjannah Yantama, Akmal Andri Yonelian Yuyun Yuliet Yuliet Yusri, Andi Yusriadi, Yusriadi Zainuddin, Suhaeni Zuhri Arif Zulhamdi, Zulhamdi