Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN LITERASI DAN NUMERASI PADA  PENGALAMAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 5 TAHUN 2023 Kusumadinata, Ali Alamsyah; Qonita H, Annisa
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): JP2N: September - Desember 2023
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/d3q0ys58

Abstract

Kampus merdeka is a student learning internship program in increasing the capacity of students to become more skilled in social and in working in the community. The purpose of this service is to provide learning to students in providing alternative learning to elementary schools. The implementation method is carried out face-to-face and contributes to activities. The results of the activity show that the independent campus in the literacy and numeracy improvement program provides learning experiences for students and provides increased grades to students. This makes it easier for schools to improve the quality of educational services. In addition, the enrichment of educational models carried out by students in the learning process provides students with the ability to hone their skills and develop intelligent thinking.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PENGENALAN PRODUK DAN PEMBENTUKAN BRANDING DIGITAL Indriani, Dina Syofira; Kusumadinata, Ali Alamsyah; Zhakira, Feliza Putri; Allivia, Fidya; Maharani, Silvia Putri; Amani, Siti Zahiro; Wibowo, Syifa Aprilia
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Special Edition
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/qn1kdh94

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai sarana pengenalan produk dan pembentukan branding digital pada perusahaan. Metode kualitatif deskriptif diterapkan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan studi dokumentasi selama periode Juli-Agustus 2025. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perusahaan telah menerapkan strategi branding digital yang efektif melalui konsistensi identitas visual dan variasi konten edukatif-promosional di platform Instagram dan TikTok, yang berhasil meningkatkan brand awareness dengan capaian 30.000 tayangan di TikTok dan 88,1% audiens non-pengikut di Instagram. Namun, implementasi strategi tersebut menghadapi kendala signifikan berupa ketiadaan tim khusus media sosial yang mengakibatkan ketidakteraturan jadwal unggahan dan terbatasnya konten interaktif. Studi ini menyimpulkan bahwa optimalisasi strategi digital memerlukan konsolidasi perencanaan konten jangka panjang, peningkatan kapasitas SDM khusus, dan integrasi teknologi AI secara berkelanjutan untuk memperkuat engagement dan membangun ekosistem branding digital yang komprehensif.
PERAN STRATEGIS ARTIKEL SEO DAN KONTEN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM UNTUK MEMBANGUN KOMUNIKASI BRAND YANG RELEVAN BAGI AUDIENS Manah, Siti Balqis Sari; Nurrahmah, Ayunisa; Jazzyra, Xeviola Rhytma; Awalia, Haifa Hana Panji; Apriliya, Rehabibah; Mahendra, Rijal; Kusumadinata, Ali Alamsyah
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Special Edition
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/j1a5b996

Abstract

Di era teknologi yang berkembang pesat ini, perusahaan didorong untuk berkembang dengan mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui artikel SEO dan konten media sosial Instagram. Artikel SEO berperan dalam meningkatkan lalu lintas dan visibilitas melalui analisis tren, riset kata kunci, dan pemahaman perilaku untuk menjangkau audiens target secara organik. Di sisi lain, konten media sosial khususnya Instagram berperan dalam mempromosikan produk dengan memanfaatkan elemen visual, penulisan konten, dan bahkan video untuk memperkuat kesadaran dan meningkatkan keterlibatan audiens. Tujuan pengabdian ini adalah mengetahui konten media sosial Instagram dan Search Engine Optimization (SEO) di PT Ivonesia Solusi Data (Ivosights) upaya meningkatkan brand awareness yang efektif di ranah digital, sejalan dengan teori komunikasi pemasaran yang berfokus menyampaikan pesan secara terarah, menumbuhkan kesan positif dan mempengaruhi keputusan konsumen. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan supervisor lapangan dan pengamatan selama pelaksanaan kerja lapangan di PT. Ivonesia Solusi Data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa artikel SEO dan konten media sosial Instagram telah terbukti membantu mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui penerapan prinsip komunikasi pemasaran. Keduanya memiliki peran masing-masing, seperti artikel SEO yang berperan dalam meningkatkan lalu lintas di pencarian Google dan membantu mempromosikan produk secara halus dan lebih detail, serta konten media sosial Instagram sebagai sarana distribusi dan promosi yang efektif.
Komunikasi Pimpinan Manager Quality Assurance (QA) DALAM Memotivasi Kerja Karyawan Afrilianti, Alvi Zahra; Kusumadinata, Ali Alamsyah; Hasbiyah, Desi
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15784

Abstract

Komunikasi pimpinan merupakan elemen penting dalam memotivasi kerja karyawan, yang berdampak langsung pada produktivitas dan kepuasan kerja. Penelitian ini berfokus pada bagaimana gaya komunikasi pimpinan, termasuk penyampaian visi, umpan balik, dan keterlibatan dalam dialog, dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan. Komunikasi pimpinan memainkan peran krusial dalam memotivasi karyawan, yang menjadi faktor penting dalam mencapai kinerja organisasi yang optimal. Dalam konteks ini, kemampuan pimpinan untuk menyampaikan visi, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan mendengarkan masukan dari karyawan sangat berpengaruh terhadap tingkat motivasi dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komunikasi pimpinan Manager Quality Assurance (QA) dalam memotivasi kerja karyawan. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data secara purposive sampling dengan melibatkan 8 karyawan divisi Quality Assurance (QA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan QA termasuk dalam kategori pimpinan Y, yang menekankan keterlibatan dan kolaborasi dengan karyawan. Kerangka konseptual yang digunakan mencakup asas komunikasi kepemimpinan yang terdiri dari pemahaman, perubahan sikap, hubungan yang baik, dan timbal balik, serta asas motivasi kerja yang meliputi keikutsertaan, komunikasi, pengakuan, dan wewenang. Metode kualitatif melalui wawancara dan observasi menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif dari pimpinan berkontribusi pada peningkatan motivasi kerja, menciptakan lingkungan yang positif dan produktif. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajemen untuk terus mengembangkan efektivitas komunikasi yang mendukung motivasi karyawan.
Kajian Struktur Naratif Gerard Genette pada Video Bertema Penghapusan Sejarah di Kanal YouTube Kok Bisa Sukarelawati; Utomo, Putri Nabita Lidiyanti; Kusumadinata, Ali Alamsyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21377

Abstract

Pemahaman sejarah membentuk dasar budaya, prinsip perjuangan, dan proses pembentukan bangsa. Tanpa akses terhadap narasi sejarah yang benar, masyarakat rentan terhadap manipulasi dan kehilangan konteks penting dalam memahami akar masalah yang masih relevan hingga kini. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur dan elemen naratif episode "Menghapus Noda Sejarah adalah Ide yang Sangat Buruk" di kanal YouTube Kok Bisa menggunakan teori naratologi Gerard Genette. Teori ini relevan untuk mengkaji hubungan antara cerita, narasi, dan proses penceritaan dalam media baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis naratif. Data dikumpulkan melalui observasi mendalam terhadap transkrip video dan teks, serta didukung oleh tinjauan pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video ini memanfaatkan lima komponen naratif Genette secara cermat: Urutan, Durasi, Frekuensi, Suasana, dan Suara. Penggunaan analepsis (kilas balik) dan prolepsis (kilas maju) menciptakan urgensi, sementara teknik ringkasan dan elipsis mengorganisasikan informasi secara efisien. Nol fokalisasi dan narator heterodiegetik membangun kredibilitas dan otoritas. Secara keseluruhan, struktur naratif video yang direncanakan dengan baik, mulai dari pembukaan, konflik awal, klimaks, dan akhir, berfungsi sebagai alat pendidikan yang efektif untuk mendorong pemikiran kritis dan kesadaran penonton akan pentingnya ingatan sejarah.
Komunikasi Interpersonal dalam Relasi Romantis Generasi Z Akibat Paparan Konten #Relationshipgoals di TikTok Pratami, Dheya; Putri, Listya Eka; Rosiana, Nina; Shafwatunnisa, Salwa Maisya; Jubaedah, Siti; Apriliani, Siti Maspupah; Kusumadinata, Ali Alamsyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21868

Abstract

Platform media sosial, terutama TikTok, telah menciptakan tren relationshipgoals yang menggambarkan idealisasi hubungan romantis. Fenomena ini dikenal luas sebagai representasi gaya hidup di dunia digital, namun sejauh mana konten tersebut memengaruhi pandangan Generasi Z tentang hubungan interpersonal belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana Generasi Z menafsirkan konten relationshipgoals dan dampaknya terhadap praktik komunikasi dalam hubungan romantis. Studi ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada sejumlah peserta dari Generasi Z yang menggunakan TikTok. Data dianalisis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola persepsi, sikap, dan perilaku komunikasi yang muncul akibat paparan terhadap konten tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar responden sering terpapar konten relationshipgoals, mereka tidak menjadikannya sebagai patokan utama dalam hubungan nyata mereka. Konten ini lebih dianggap sebagai sarana hiburan, sumber inspirasi, atau objek untuk obrolan ringan, sedangkan kualitas komunikasi interpersonal termasuk keterbukaan, empati, dukungan, kepuasan dalam berkomunikasi, dan cara menangani konflik masih dianggap sebagai aspek yang lebih signifikan. Selain itu, penerimaan diri menjadi faktor vital yang membantu individu membedakan pengaruh media sosial dan mengurangi kecenderungan untuk membandingkan diri dengan orang lain.
Polarisasi Komunikasi di Kalangan Mahasiswa dalam Kelompok Pergaulan Kampus Sulistiani, Dwi; Amelia, Intan; Rahma, Laila Fitria; Marlayza, Nazalla Vidya; Rustandi, Resyiana Saffira; Jannah, Zikra Miftahul; Kusumadinata, Ali Alamsyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21896

Abstract

Manusia merupakan mahluk sosial yang dimana pada hakikatnya selalu membutuhkan keberadaan manusia lain untuk berinteraksi serta memenuhi kebutuhan hidup. Dalam proses tersebut terbentuk kelompok sosial yang berperan sebagai ruang berbagi pengalaman, penguatan identitas, serta sumber dukungan emosional. Salah satu fenomena yang sering muncul adalah polarisasi, yaitu keterbelahaan antar kelompok akibat perbedaan latar belakang, pandangan, maupun pengaruh media digital.Dalam kehidupan kampus, fenomena ini semakin relevan karena mahasiswa berada pada fase pembentukan identitas dan jaringan sosial. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana polarisasi pergaulan terbentuk, dan dimaknai mahasiswa dalam interaksi sehari – hari. Tetapi selain itu juga untuk menganalisis faktor penyebab serta dampaknya bagi komunikasi mahasiswa pada lingkungan kampus. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek mahasiswa Universitas Djuanda. Dipilihnya informan melalui Teknik purposive sampling mengacu pada kriteria keterlibatan dalam kelompok pergaulan dan pengalaman berinteraksi di lingkungan kampus. Sebanyak sepuluh mahasiswa dari latar belakang berbeda diwawancarai secara mendalam, disertai observasi langsung untuk memperkuat data. Serta analisis dilakukan secara tematik untuk menemukan pola interaksi dan kecenderungan polarisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok pertemanan terbentuk karena kesamaan jurusan, minat, hobi, maupun kedekatan sebelumnya. Kesamaan ini menubuhkan rasa nyaman dan solidaritas, tetapi juga memunculkan gejala polarisasi berupa gosip, prasangka, sindiran, serta keterbatasan komunikasi lintas kelompok. Temuan ini sejalan dengan teori identitas sosial dan konsep groupthink, yang menjelaskan bagaimana solidaritas internal dapat sekaligus mempersempit ruang bagi pandangan berbeda dalam lingkungan pergaulan mahasiswa.
Peran Interaksi Orang Tua dalam Mendorong Keterbukaan Anak Usia Remaja Nurrahmah, Ayunisa; Awalia, Haifa Hana Panji; Apriliya, Rehabibah; Mahendra, Rijal; Manah, Siti Balqis Sari; Jazzyra, Xeviola Rhytma; Kusumadinata, Ali Alamsyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21898

Abstract

Komunikasi dengan orang tua berperan penting untuk mendorong keterbukaan anak, khususnya di usia remaja. Namun, masih banyak anak yang mengalami kesulitan untuk terbuka akibat adanya gap usia yang menjadi kesenjangan komunikasi dan kurangnya validasi emosi. Tujuan penelitian ini untuk melihat interaksi orang tua dan anak dapat mendorong keterbukaan anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan remaja, orang tua, guru BK, dan dosen psikologi, serta diperkuat dengan tinjauan pustaka. Analisis berlandaskan pada teori Fundamental Interpersonal Relations Orientation (FIRO) melalui tiga dimensi: kontrol, inklusi dan keterbukaan/kasih sayang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol yang demokratis membuat anak lebih terbuka, sedangkan sistem kontrol otoriter justru menghambat komunikasi. Praktik inklusi yang berhasil dapat meningkatkan rasa dihargai dan percaya diri anak. Keterbukaan anak kepada orang tua tumbuh melalui empati, komunikasi suportif, dan dialog tanpa menghakimi. Sebaliknya, perilaku orang tua yang membandingkan, mengabaikan, atau terlalu membatasi anak, hal itu membuat pribadi anak menjadi tertutup. Dengan demikian, anak menjadi lebih terbuka, percaya diri, dan mampu berkomunikasi dengan baik di lingkungan keluarga dan sosial karena interaksi orang tua yang seimbang yang menggabungkan kontrol, inklusi, dan keterbukaan/kasih sayang.
Dampak Body Shaming di Media Sosial terhadap Pola Komunikasi Remaja Indriani, Dina Syofira; Kusumadinata, Ali Alamsyah; Zhakira, Feliza Putri; Allivia, Fidya; Maharani, Silvia Putri; Amani, Siti Zahiro; Wibowo, Syifa Aprilia
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21935

Abstract

Fenomena body shaming di media sosial menjadi isu yang semakin marak di kalangan remaja dan berdampak signifikan terhadap pola komunikasi mereka. Media sosia yang seharusnya menjadi wadah ekspresi diri dan interaksi positif kini sering digunakan untuk menyebarkan komentar negatif mengenai penampilan fisik. Tujuan penelitian ini adalaah untuk menganalisis dampak body shaming di media sosial terhadap pola komunikasi remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan metode pengambilan sampel secara nonprobability. Adapun pengolahan data dengan nonparametrik. Data dikumpulkan melalui observasi, kuisioner, dan wawancara mendalam terhadap sejumlah responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja pernah mengalami atau menyaksikan tindakan body shaming di media sosial. Dampaknya meliputi penurunan rasa percaya diri, kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial, serta perubahan pola komunikasi yang menjadi lebih tertutup dan berhati-hati dalam berinteraksi. Faktor kepribadian, konsep diri, serta dukungan sosial dari lingkungan sekitar turut menmengaruhi bagaimana individu merespons pengalaman tersebut. Untuk mengurangi dampak negatifnya, diperlukan peningkatan literasi digital, edukasi etika berkomunikasi, serta dukungam sosial dari keluarga dan sekolah agar remaja mampu membangum pola komunikasi yang sehat, terbuka, dan positif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara individu, keluarga, dan institusi pendidikan dalam menciptakan ruang digital yang aman dan mendukung perkembangan komunikasi remaja.
Keseimbangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital Maulana, Maulana; Sya’bani, Aa Ridwan Maulana; Daffa, Mochamad; Ripaldi, Muhammad; Alghifari, Muhammad Rafi Faiz; Destiani, Savira; Kusumadinata, Ali Alamsyah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21941

Abstract

Media digital diketahui memengaruhi perkembangan emosional remaja, namun masih kurangnya pemahaman mendalam mengenai mekanisme perbandingan sosial yang spesifik dan implikasinya terhadap peningkatan kecemasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan kesehatan mental remaja di era digital dengan menyoroti tantangan psikologis akibat penggunaan media sosial serta strategi penanganannya. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif melalui kuesioner daring terhadap remaja berusia 15–21 tahun. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menggunakan media sosial 1–3 jam per hari dan mengalami kecemasan karena perbandingan sosial serta ketakutan terhadap komentar negatif. Temuan ini mendukung teori Kecemasan Sosial Leary dan Kowalski (1995) yang menyatakan bahwa kecemasan muncul dari kekhawatiran terhadap penilaian orang lain. Meski demikian, remaja menunjukkan kesadaran menjaga kesehatan mental melalui pembatasan waktu layar dan aktivitas positif. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan dukungan sosial dalam menjaga keseimbangan mental remaja.
Co-Authors Abdullah, Riris Ristyalati Adawiyah, Sa'diyah El Adelia, Alisa Adhetia, Putri Aisah Adiba Salsabila Adinata, Nur Fatia Ramadhan Adisti, Esty Adiyatama, Imam Adiyatama, Imam Afrilianti, Alvi Zahra Agung, Wahyu Agustin, Alda Septianti Agustina Multi Purnomo Agustini Agustini Agustini Agustini, Agustini Agustini, A. Agustini, Siti Seviana Ahmad Manarul Hidayattullah Ahmad Zikri Sumantri Akim, Mulya Al Khairi, Khalil Alfian Permana Suyanto Alghifari, Muhammad Rafi Faiz Algustaf, Fitra Alianti Oktapiandi, Siti Alkhairi, Khalil Allivia, Fidya Alzena , Keysha Zahra Amalia, Nadia Amani, Siti Zahiro Amelia, Intan Amira, Rizqa Ananda Putri Aisyah Anggraeni, Nadiya Angraini, Shayla Novita Anis Cahyani Anjani, Amelia Anjani, Amelia Anwar, Fakhirah Rizqy Anwar, Ivana Ismia Apendi, Alda Nadia Apendi, Alia Sabrina Apriliani, Siti Maspupah Apriliya, Rehabibah Apriliyani, Neng Virly Arianti, Sukmadara Aristiawan, Yudistira Pratama Asrimulya, Meylita Sekar Astria, Gina Astria, Gina Aulia , Sherly Aulia Adhinia Febriyanti Aulia, Anna Nur Awalia, Haifa Hana Panji Ayu Widya Ningsih Azahra, Denalia Bahari, Diky Wiriyanto Bahari, Diky Wiriyanto Bilqis , Tri Dewi Bramastya, Arya Burhanuddin Burhanuddin Cahya, Delinda Chaniago, Novira Faradila Cuhandi Daffa, Mochamad Daffa, Mochammad Deanova, Sanaya Rizky Dedy Ardiansyah Ramadhan Delieri Waruwu Deril, Muhammad Desi Hasbiyah Desi Hasbiyah Desi Hasbiyah Desi Hasbiyah Desti Aryani Destiani, Savira Dewi Kurnia Diana Dwi Endaryanti Disnayanti, Melisa Ditha Prasanti Dwi Sadono Dwi Sulistiani Edgar Friyadi Ernawati , Erna Ernawati, Erna Fadilah, Vhiona Rizkia Fajar , Muhamad Chikal Faricha, Rizza Dinda Fauziah, Siti Zulfa Febriadha, Marshela FEBRIADY SIMBOLON Fenza Fadli Rachman Firdaus, Muhammad Abdillah Firliandoko, Rooby Firliandoko, Rooby Fitra Algustaf Fitria Rahma, Laila Fitriah , Maria Fitrianni, Sulistia Fitriyani, Alya Fridani, G.M Fridani, G.M Gitaswari, Dyah Ayu Habsyah, Habsyah Hadi Surya, Muhammad Ihsan Hakanna, Hakanna Hakanna, Hakanna Haliza, Siti Nur Hamidah, Azzah Hanief, Imam Haq, Haris Amarul Haristine, Fhuji Haristine, Fhuji Harum Dwi Nurhaepi Haryadi, Yofri Hasbiyah, Desi Helwa Nur Alfa Laila Hidayat, M. Fatkhul Hidayat, Mohammad Syarif Hidayattullah, Ahmad Manarul Hilmy, Muhammad Nurul Hiqmatullah , Adam Iffatnisrina, Rana Ike Atikah Ratnamulyani Ikhsan Fuady Inayah, Siti Nur Indriani, Dina Syofira Infantyo, Edelweiss Infantyo, Edelweiss Intan Hamidah Yuzakky Saputri Islmaniati, Dewi Rahayu Ivana Ismia Anwar Jannah, Zikra Miftahul Jazzyra, Xeviola Rhytma Juan Maria Romadhona Juantara, Muhamad Aziz Judatama, Mohamad Nafis Kahfi , Muhamad Kahfi, M Fadil Khaerani, Nurlatifah Khoiroon, Daffa Khoirul Alam Khonsa Khoulah Khonsa Khoulah Khoulah, Khonsa Kulsum, Hanna Kusuma, Andini Laila, Helwa nur Alfa Lailie, Shofie Nurul Lana, Fairuz Husna Lazuardy, Muhamad Nabil Lestari, Silva Intan Lestari, Utri Indah Lestari, Utri Indah Lubis, Mutia Zahra Luthfiah Hayati Sigalingging Luthfie, Muhammad M Teguh Dwi Rizki Maharani, Silvia Putri Mahendra, Rijal Manah, Siti Balqis Sari Mardianah Maria Fitriah Maria Fitriah Marlayza, Nazalla Vidya Martha, Alya Maspupah, Siti Maudi , Windy Maulana Maulana, Maulana Maulana, Dendi Maulana, M Firman Maulida, MR Maulida, MR Maulida, Putriani Nuri Melati, Levinda Meli Qodariyyah Miftahul Jannah, Zikra Miftakhul Rizky Maulida Moh Maulana Nur Ramadani Moh. Syifaatul Karim Muhamad Dilah Muhamad Nabil Lazuardy Muhamad Rendi Nurmansyah Muhamad Ridwan Muhamad Sunandar Muhamad, Ridwan Muhammad Alfiansyah Muhammad Ijlal Alamin Muhammad Luthfie muhammad luthfie Muhammad Ridwan Muhammad Ripjan Muhammad Rizki Firdaus Muhammad Sulton Al Fatih Muhammad Zakki Alghifari Muthmainna, Khansa Muthmainnah, Salsabila Mutia, Aldila Vinka Muttaqien, Ryan Nadia Amalia Nadya Eka Putri Naswa, Nazirah Nazwa Nina Rosiana, Nina Ninuk Purnaningsih Nirwana, Testa Pradia Nugroho, Dimas Bayu Nugroho, Muhammad Farhan Adi Nur Siti Fatimah Nurawaliyah, Rizky Fadillah Nurhayati Nurhayati , Nurhayati Nurlatifah Khaerani Nurrahmah, Ayunisa Nurwahyuni , Aring Nurwijayanti Oktapiandi, Siti Alianti Pradipto, Novanda Agung Pradipto, Novanda Agung Pramitha, Ade Prasetyo , Irwan Prastyo, Hermawan Dwi Pratami, Dheya Prayogi, Riandika Prstyo, Bimo Eka Pudjaswara, Ryan Aditya Purnamasari, Irma Purnomo, Agustina Purnomo, Agustina M Putra Raya , Muhammad Hasbi Putri Hardiyanti Putri, Inda Dwi Putri, Listya Eka Qodariyyah, Meli Qonita H, Annisa R. Siti Pupu Fauziah Rachmah, Nia Alia Raden Fajriyani Ratna Puspita Rafidah, Amayda Risti Rahma, Khoirur Rahma, Laila Fitria Rahmi Fauziah, Rahmi Raihani, Hapsari Syarifa Rifda Ramadani, Moh Maulana Nur Ramadhani, M Alif Rizky Ratnamulyani, Ike Atikah Ratnamulyani, Ike Atikah Reihan Malik Relin Abrella Renisa Qori Adinda Riandika Prayogi Ridjalaludin, Ridjalaludin Ridjalaludin, Ridjalaludin Ripaldi, Muhammad Rita Rahmawati Rizki, M. Rizki, Mila Syafira Rizky Ergian Putra Rizky, Muhammad Haikal Rizqy Anwar, Fakhirah Robby Firliandoko Rosdiana, Irna Rosdiana Royani, Ahmad Ruhimat, Ruhimat Ruli Ananda Putri Rustandi, Resyiana Saffira Ryan Rustandi S. Rahayu, S. Saepul, Arizal Saepullah, Panji Ivna Saffira Rustandi, Resyiana Safitri, Selvia Salafy, Radja Raiyan Trixy Salsabiila, Naba Sanaya Rizky Deanova Sanita Santoso, Raihan Fadhillah Saparudin Saprila, Ripna Nada Saputra, Irsya Diryansyah Sari, Intan Anjar Septiana, Siti Dwi Seputro, Raden Kharis Djoyo Setiawan , Koesworo Setiawan, Hardi Setiawan, Hardi Setiawan, Koesworo Shafwatunnisa, Salwa Maisya Sihabudin, M Maulana Rizik Sihotang, Muliana Hasea Silvia Hendrika Putri Silviah, Siti Silmi Siti Nurhasanah Siti Sarah, Siti Siti Tri Meida Siti Zulfa Fauziah Sitti Sakinah Noviyanti Hamid Sri Wahyuni Sumah, Astrid Subagia, Erlang Bagus Subarkah, Muhammad Ridzqi Sukarelawati Sukarelawati Sukarelawati . Sukarelawati Sukarelawati Sukarelawati Sukarelawati Sukarelawati, S. Sukarelawati, Sukarelawati Sukrillah, Ahmad Sukrillah, Ahmad Sumah , Astrid Sri Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wahyuni Sumardi, Arya Bramastya Sumardjo Sya'bani, Aa Ridwan Maulana Syahbni , Muhammad Rafli Sya’bani, Aa Ridwan Maulana Tb. Reihan Malik Tohirun, Revandi Toriq, Muhammad Trihidayani, Feni Trinanda Putra, Muhamad Fachriza Trisnawati, Amelia Umi Khoiriya Undang Suryatna Utomo, Putri Nabita Lidiyanti Vidya Marlayza, Nazalla Wahyuni Sumah, Astrid Sri Wibowo, Syifa Aprilia Widi, Willy Widinia Widinia, Willy Wijaya, Angga Sentosa Wiji Nasrudin Winaldi, Ihwan Wiratama, Gio Yani, I A Yani, I A Yasim, Fadhilah Akbar Yulia Andriani, Yulia Yulianti Yusuf, Ivan Maulana Zahraa, Siti Aulia Nur Zakiyah, Wardah Zatnika Andreas Zhakira, Feliza Putri Zulfikor Nurfan