Penggunaan media sosial sebelum tidur semakin menjadi bagian dari rutinitas mahasiswa seiring meningkatnya akses terhadap perangkat digital dan platform daring. Meskipun aktivitas ini sering dianggap sebagai sarana hiburan dan relaksasi, dampaknya terhadap kualitas tidur, produktivitas akademik, dan kesehatan mental masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan penggunaan media sosial sebelum tidur serta dampaknya terhadap pola hidup mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 mahasiswa, dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% responden menggunakan media sosial setiap hari sebelum tidur dengan durasi rata-rata 30–60 menit, di mana TikTok dan Instagram menjadi platform yang paling dominan. Sebanyak 72% responden mengalami gangguan kualitas tidur, 65,2% melaporkan penurunan konsentrasi dan produktivitas di pagi hari, serta 42,9% mengalami kecemasan atau overthinking setelah menggunakan media sosial sebelum tidur. Temuan penelitian menunjukkan adanya kecenderungan bahwa semakin intens penggunaan media sosial sebelum tidur, semakin besar risiko keterlambatan waktu tidur dan penurunan kualitas tidur. Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa kebiasaan penggunaan media sosial sebelum tidur berdampak signifikan terhadap pola hidup mahasiswa, sehingga diperlukan pengelolaan waktu dan kesadaran penggunaan media sosial untuk menjaga kualitas tidur, produktivitas akademik, dan kesehatan mental.