p-Index From 2021 - 2026
15.316
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Agama Islam Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Paedagogia: Jurnal Pendidikan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan dan Konseling Instructional Development Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Al Marhalah IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Pendidikan Didaktika: Jurnal Kependidikan Fitrah: Journal of Islamic Education Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal Evaluation in Education (JEE) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Jurnal Kolaboratif Sains Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora Tarbiyah Wa Ta'lim: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Jurnal Pendidikan Islam Madani: Multidisciplinary Scientific Journal International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Jurnal Asimilasi Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Komprehenshif VISA: Journal of Vision and Ideas Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pendidikan EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin Dan Filsafat Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan Urwatul Wutsqo : Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman Academia Open SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling
Claim Missing Document
Check
Articles

INOVASI DALAM PEMANFAATAN SUMBER DAYA LOKAL DAUN SEREH MENJADI SPRAY ANTI-NYAMUK DI DESA KEBUN KELAPA, SECANGGANG Dwi Setia Ningsih; Namira Zaskia; Regina Evi Sagita Br Sembiring; Asnil Aidah Ritonga; Anisya Putri Ertani Daulay; Rasikah Firjatullah Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v1i3.1335

Abstract

Pemanfaatan daun sereh (Cymbopogon Citratus) sebagai bahan dasar pembuatan spray anti-nyamuk merupakan upaya pengabdian masyarakat untuk mengatasi masalah nyamuk di lingkungan pedesaan dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan ekonomis. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kebun Kelapa, yang memiliki potensi besar dalam memanfaatkan sumber daya lokal. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang efektivitas daun sereh, mengembangkan formulasi optimal spray, dan menganalisis potensi ekonomi dari produk ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kualitatif, dengan pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa spray dengan konsentrasi 10% dan 15% efektif mengusir nyamuk, memberikan perlindungan 70-80% selama 2-3 jam, serta aman untuk digunakan. Pemanfaatan daun sereh tidak hanya menyediakan solusi berkelanjutan untuk pengendalian nyamuk, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi desa dengan memberdayakan petani dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini melibatkan masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK, dalam proses pembuatan spray, dan memberikan pelatihan serta materi edukasi. Masyarakat menunjukkan penerimaan positif terhadap produk ini, menghargai keamanannya, dan cenderung menghindari bahan kimia berbahaya. Dengan dukungan pelatihan dan sumber daya, proyek ini berpotensi memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Kata Kunci: Daun Serai, Anti Nyamuk, Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Implementation Of The Friday Sermon Program In Strengthening Students' Creed And Moral Values Miftah Aulia Putri Sinaga; Asnil Aidah Ritonga
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i3.503

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Friday sermon program in strengthening students’ aqidah and moral values at MTs UIN North Sumatra, covering the planning and implementation processes as well as the supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the head of the madrasah, vice principal for student affairs, program supervisors, and students. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through triangulation. The findings reveal that the program is planned systematically through stakeholder coordination and implemented continuously as part of religious development activities. The program functions not only as a ritual practice but also as an educational process that promotes habituation, role modeling, and active student participation. Supporting factors include institutional support, supervisor competence, student involvement, and a religious school environment. Inhibiting factors consist of limited facilities, less varied instructional methods, and external influences. The novelty of this study lies in the utilization of the Friday sermon as a student participation-based character-building model. The program contributes to enhancing religious awareness, discipline, responsibility, self-confidence, and strengthening students’ aqidah and moral values.
Pendidikan Akhlak dalam Al-Qur’an Rizki Nurbaiti Simanjuntak; Asnil Aidah Ritonga
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2414

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan aspek fundamental dalam ajaran Islam yang berperan penting dalam membentuk kepribadian manusia yang beriman, beradab, dan bermoral. Realitas kehidupan modern menunjukkan adanya degradasi akhlak yang menuntut penguatan kembali nilai-nilai moral yang bersumber dari Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an serta menelaah penafsiran para mufasir terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan pembinaan akhlak. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan, khususnya QS. al-Qalam [68]:4, QS. an-Nahl [16]:90, dan QS. al-Isra’ [17]:23–24, serta menelaah tafsir Ibnu Katsir, Al-Qur?ubi, dan Al-Maraghi, didukung oleh literatur klasik dan kontemporer. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an bersifat holistik, mencakup keteladanan Rasulullah saw, pembinaan akhlak individu, keluarga, dan sosial. Pendidikan akhlak tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan moral, tetapi juga pada proses penyucian jiwa, pembiasaan perilaku baik, dan pengendalian diri. Dengan demikian, pendidikan akhlak Qur’ani memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab tantangan moral di era modern dan perlu diimplementasikan secara kontekstual dalam sistem pendidikan Islam.
Internalization Strategies for Islamic Educational Values Thru Quran Memorization Learning for Students at Junior High School Husni Laili; Abd Mukti; Asnil Aidah Ritonga
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 4 (2025): October
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i4.2193

Abstract

Purpose of the study: Islamic education plays a vital role in shaping students’ character and spirituality, particularly through Tahfiz Quran programs that emphasize not only memorization but also moral and spiritual internalization. This study aims to explore effective strategies for internalizing Islamic values through Quran memorization at three Islamic junior high schools in Deli Serdang. Methodology: This qualitative phenomenological study explores strategies for internalizing Islamic values through Quran memorization at three Islamic junior high schools in Deli Serdang: Junior High School Jabal Noor, Al-Hijrah, and Nurul Ilmi. Data were collected via observation, interviews, and documentation. Main Findings: Islamic values occurs through various strategies, including habituation, exemplary role modeling, talaqqi (direct recitation), muraja’ah (systematic review), reinforcement systems, and active parental involvement. These approaches effectively cultivate students’ faith, worship discipline, morality, and social responsibility in daily life. Supporting factors include teachers’ pedagogical competence, strong religious school culture, and parental collaboration, while challenges arise from limited time, digital distractions, and inconsistent student motivation. Novelty/Originality of this study: This study lies in its integration of classical Tahfiz pedagogy with a modern character education framework, offering a new model for value internalization that harmonizes traditional Islamic learning with contemporary educational demands. This research contributes theoretically by bridging spiritual formation and moral psychology, and practically by proposing a holistic Tahfiz-based model adaptable to modern schooling contexts. The study concludes that Tahfiz Quran, when integrated with reflective understanding, technological awareness, and community engagement, can effectively strengthen Qur’anic character and moral integrity among adolescents in the digital era.
Internalization of Religious Moderation in Islamic Boarding Schools Mulia Nasution; Hasan Bakti Nasution; Asnil Aidah Ritonga
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v7i1.1583

Abstract

Indonesia has a high level of diversity that can serve as both a strength and a source of conflict if it is not managed through the values of religious moderation. Islamic boarding schools (pesantren), as Islamic educational institutions, play a strategic role in instilling these values, although the process of internalization still faces conceptual, pedagogical, and social challenges. This study aims to analyze the process of internalizing religious moderation in Islamic boarding schools in Padangsidimpuan City, including its forms of internalization, supporting and inhibiting factors, and its implications for students’ attitudes. The research employs a qualitative approach with a multi-site case study design at Al-Ansor Manunggang Julu Islamic Boarding School and Darul Istiqomah Huta Padang Islamic Boarding School. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using an inductive-interactive technique. The findings show that internalization occurs through formal learning, habituation within the pesantren environment, and the exemplary role of the kiai. Supporting factors include pesantren culture, scholarly traditions, and external support, while the main obstacles are limited educator competence and the influence of digital media. This process shapes students’ attitudes to be more open, tolerant, and dialogical, with important implications for strengthening exemplary leadership and digital literacy.
Kreativitas Guru PAI Dalam Mewujudkan Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning) di SMP-IT Muhammadiyah Simpang Empat Ayu Larasati Putri Andita; Asnil Aidah Ritonga
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Asimilasi Pendidikan
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v4i3.127

Abstract

This study aims to determine the creativity of Islamic Religious Education (PAI) teachers in realizing meaningful learning at SMP-IT Muhammadiyah Simpang Empat. The research method used was qualitative, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results showed various forms of creativity in the learning process to realize meaningful learning. This creativity is evident in the use of varied media, Outing Class as contextual learning, Mabit as religious character development, and Tahfiz and Tilawah as practice-based learning. Through this creativity, students become more active, enthusiastic, and more easily understand the learning material. There are supporting and inhibiting factors in its implementation. This study provides a theoretical contribution to the development of Islamic Religious Education (PAI) learning studies, particularly regarding teacher creativity in creating meaningful and contextual learning. It also provides practical contributions for teachers and educational institutions in designing learning processes that are more creative, effective, and relevant to students' lives.
The Influence of Strengthening Islamic Religious Education through a Religious Culture on Students' Religious Behavior at Private Junior High School Harapan 3 Medan Fathinatul Wafiqah Lubis; Asnil Aidah Ritonga; Yusnaili Budianti
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 02 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1783

Abstract

Addressing the gap between cognitive understanding and practice in Islamic Education (PAI) caused by theoretical-rote methods, this study analyzes the impact of PAI reinforcement based on religious culture on student behavior at SMP Swasta Harapan 3 Medan. Using a quantitative associative method with simple random sampling on 100 eighth-grade students and linear regression analysis, the results indicate that, while both PAI reinforcement and student religious behavior are currently in the moderate category, there is a positive and significant influence with a 43.6% contribution (R Square) and a regression model of Y = 63.596 + 0.572X. The study concludes that engineering the school ecosystem based on behavioristic theory is effective for shaping daily Islamic character, recommending further research into external factors like family and community, as 56.4% of the variance lies outside this model.
POTRET BURAM PENDIDIKAN NASIONAL Asnil Aidah Ritonga
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2016): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.158 KB) | DOI: 10.30829/taz.v5i1.44

Abstract

Pendidikan nasional hingga saat ini tetap menjadi perhatian khusus pemerintah. ini dikarenakan  indeks pembangunan pendidikan untuk semua atau education for all (EFA) di Indonesia menurun tiap tahunnya. Potret pendidikan Indonesia, selain sebagai kontribusi positif yang telah dimainkan, juga sarat dengan persoalan yang kian hari kian kompleks dan sulit diurai. Ada jurang yang lebar antara tujuan ideal dengan realitas di lapangan. Potret buram pendidikan nasional tersebut di antaranya; sistem pendidikan nasional bersifat parsial, tidak utuh dan tidak sistematis. Implikasi dari sistem yang semacam ini adalah dihasilkannya out put yang memiliki karakteristik yang terpecah. Selanjutnya kurikulum yang kurang mencerdaskan, kelemahan lain dari sistem pendidikan nasional dapat kita cermati dari kontruksi kurikulum yang ditawarkan. Karakteristik kurikulum yang dikembangkan nampaknya kurang progresif. Rumusannya masih berkisar menjawab berbagai persoalan dalam jangka waktu 5 atau 10 tahun kedepan. Di samping kurikulum yang kurang mencerdaskan, nalar egoisme yaitu egoisme kedua orang tua yang memaksa anak untuk masuk disuatu sekolah atau belajar suatu pelajaran yang tidak diminati dan tidak disukai si anak sehingga belajar menjadi terpaksa. Ini menimbulkan dampak negatif dalam pencapaian pembelajaran. Potret buram pendidikan berikutnya adalah masyarakat yang mabuk gelar. Gelar dapat diperjual belikan, tanpa harus kuliah di Perguruan Tinggi seseorang dapat gelar asalkan membayar dengan sejumlah uang, ini adalah suatu pembohongan terhadap diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. Makalah ini akan membahas persoalan-persoalan di atas, selanjutnya di diskusikan untuk mencari solusi demi kemajuan pendidikan nasional Indonesia
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT UMAR BIN AHMAD BARAJA DALAM KITAB AL-AKHLAQI LIL BANIN Meriyanti Nasution; Asnil Aidah Ritonga
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.135 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.831

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I karya Umar bin Ahmad Baraja.Penelitian ini adalah penelitian Library research dan menggunakan pendekatan studi tokoh (life History) dengan metode penelitian kualitatif, menggunakan data berupa membaca kitab Al-Akhlaqi Lil Banin (sebagai data primer), mengumpulkan data menyelusuri buku Akhlak Islam serta sumber lainnya sebagai data skunder.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I ini merupakan referensi pendidikan akhlak klasik yang berbahasa Arab yang disajikan sederhana dan mudah dipahami. Nilai-nilai Pendidikan akhlak yang terkandung dalam kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I diantaranya adalah religius, sopan santun, dermawan, dan rendah hati, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk pengembangan khasanah ilmu pengetahuan di fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Medan. Khususnya tentang penerapan nilai-nilai pendidikan akhlak untuk anak.Kata kunci: Nilai-nilai Pendidikan Akhlak, Umar bin Ahmad Baraja
PERSEPSI JAMAAH MAJELIS TAKLIM AL-ITTIHADIYAH KABUPATEN DELI SERDANG TENTANG PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP Asnil Aidah Ritonga
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2018): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.015 KB) | DOI: 10.30829/taz.v7i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Persepsi jamaah Majelis Taklim Al-Ittihadiyah tentang pendidikan seumur hidup (2) Pelaksanaan pendidikan di Majelis Taklim Al-Itihadiyah (3) Kontribusi Majelis Taklim Al-Ittihadiyah Kabupaten Deli Serdang terkait pendidikan seumur hidup bagi jamaah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknikkeabsahan data denganmenggunakanderajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian.Hasil penelitian menunjukkan: (1)  Persepsi jamaah Majelis Taklim Al-Ittihadiyah Kabupaten Deli Serdang tentang pendidikan seumur hidup hampir sama, yakni menganggap bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup di tiga pusat pendidikan, namun terdapat sedikit perbedaan persepsi mengenai proses berawalnya pendidikan. (2) Pelaksanaan pendidikan di Majelis Taklim Al-Ittihadiyah dilakukan sekali dalam seminggu yaitu di setiap hari Sabtu yang dapat digolongkan kepada 3 aspek, yaitu: (a) Aspek kemampuan membaca Alquran, (b) Aspek kajian agama secara kontinu,dan (c) Aspek ibadah.(3) Kontribusi Majelis Taklim Al-Ittihadiyah terkait pendidikan seumur hidup bagi jamaah yakni memberikan perubahan yang baik terhadap diri jamaah dan juga orang lainseperti meningkatnyakemampuan membaca Alquran, bertambahnya pemahaman terhadap ilmu agama disertai dengan pengamalan dalam kehidupannya sehari-hari. Kata Kunci:Persepsi jamaah, pendidikan seumur hidup
Co-Authors Abd Mukti Abdillah Abdillah Abdul Hafizh Azizi Azizi Ade Ilfah Adela, Nur Ahfadh, Zuhri Ahmad Darlis Ahmad Mustaqim Aidha Zuhrina Akmal Walad Ahkas, Akmal Walad Al Ashari, Abu Hasan Alwi Ridho Amelia Putri Anisya Putri Ertani Daulay Ansyari, Rija April Lidan Aqilla, Najla Puteri Arini Siregar As’ad As’ad Ayu Delfriana Ayu Larasati Putri Andita Ayuningtyas, Nanda Azhar Azhar Azmatul Kholila Azyana Alda Sirait A’yuni, Nur Bahri, Al Fajri Berampu, Wantri Anggraini Br Ginting, Nur Sya'adah Burhanuddin Burhanuddin Chichi Paramita Harahap Daulay, Raden Fadli Dermawan Saragih, Muhammad Rizki Devi Puja Kesuma Dinul Akbar Nasution Dwi Setia Ningsih Dzul Fadhli Sya’bana Enny Nazrah Pulungan Ernawati, Tuti Erwinsah Putra Fahrur Rozy Faisal Faisal Farhaini, Nurul Fathinatul Wafiqah Lubis Fatma Ramadani Harahap Fehbrina, Novia Ginting, Ayu Wanda Ginting, Budi Setiawan Gunawan, Mhd Alfat Habibie Ramadhan Hairil Anwar Hamzah, Jalaluddin Al Mahalli Harahap, Arjan Saputra Harahap, Chichi Paramita Harahap, Fikrah Elhifzi Harahap, Hasda Nami Hasan Bakti Nasution Hasibuan, Ilhamuddin Hendriyal, Hendriyal Hidayani, Cut Eliza Hotmasarih Harahap Husni Laili Hutagaol, Abdul Latif Hutasuhut, Sartika Ika Wirdani Ikhsan Akbar Handinata Ilba, Hafridah Ilhamuddin Hasibuan Indah Syafiqah Lubis Indah Widya Jaya Putri Nasution Indah Widya Jaya Putri Nasution Indra Jaya Irwansya, Muhammd Ismi Aulia Ismiatun, Siti Rahma Jarkasih Harahap, Ibnu Alwi Jerohmi, Mardhiah Putri Juli Julaiha P Kartika Sari Putri Khadijah Khadijah Khadijah Khofifah Indar Rahman Khofifah Indra Maya Khurniawan, Deni Kiki Tandra Pranata Latifatul Hasanh RKT Lingga, Salman Al-Farisi Lubis, Qomaruddin Lubis, Syaiful Akhyar Lubis, Yudha Wijaya Lubis, Zulfahmi M. Agil Febrian M. Hafiz Ma’ruf, Rizqan Manurung, Asfia Ramadhani Manurung, Rafiqah Wardah Mardhiah Putri Jerohmi Mariyati Mariyati Masitha, Siti Maulida, Sri Aqilah Ma’ruf, Rizqan Meriyanti Nasution Miftah Aulia Putri Sinaga Mohammad Al Farabi Mohammad Al Farabi Muammar Muas Muas Muas, Muas Muhammad Hidayat Muhammad Irfansyah Siregar Muhammad Isa Mulia Nasution Mustika Risti Najla Puteri Aqilla Namira Zaskia Nanda Nurul Baiti Nasution, Indah Widya Jaya Putri Nasution, Sakholid Nazri, Elfin Ningsih, Titik Nur, Rizka Nurhaliza, Laila Nurmawati Nurmawati Nurmawati NURUL ANNISA Predi Ari Repi Priantono, Djody Pringadi, Retno Putra Apriadi Siregar Putri Halimaini K Radhinal Abdullah Rahma Safitri Barus Rahmad Nasution Rahmah Fadilah Tanjung Rahman, Mhd Fazlul Ramadhani, Three Wulan Rasikah Firjatullah Lubis Ratih Pebrianti Regina Evi Sagita Br Sembiring Rizka Amalia Rahmadhani Rizki Nurbaiti Simanjuntak Rizki Utami, Siti Rianti RR. Ella Evrita Hestiandari Sabilla Hidayani Br. Tarigan Sahkholid Nasution Sahkholid Nasution Said Salim Daulay Sakti Ritonga Salamuddin Salamuddin Salamuddin Salamuddin, Salamuddin Saragih, Elida Sarika Herfi Wardani Saripah Aini Sembiring Marwiyah Ikhwanil Shela Fahra Dilla Sindi Pramita Siregar Apriadi Putra Siti Ardianti Siti Masitha Siti Nur Annisa Siti Nur Haliza Siti Qamariah Siti Syamsiah Siti Zahara Sitorus, Nur Aisyah Sri Aqilah Maulida Sri Wahyuni Harahap Suhaibah, Adinda Sukandi Sukandi Suyatmika, Yulita Syahputra, Agil Syarifuddin Nasution Tarigan, Ira Wahyuni Br Tasya Amelia Putri Siregar Tri Abdi Syahputra Tri Niswati Utami Ulwan, Mishiyyah Nashih Ummi Nadrah Nasution Uswatun Hasanah Wahyu Agung Daulay Wahyu Sakban Wahyudin Nur Nasution Yahfizham Yahfizham Yahfizham Yahfizham Yudha Wijaya Lubis Yulia Khairina Ashar Yuliana Yuliana Yurmaini Yurmaini, Yurmaini Yusnaili Budianti Yusuf Hadijaya Zaini Dahlan Zarkasyi Zarkasyi Zulfahmi Lubis Zulham Lubis