Articles
STRATEGI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN RETORIKA DAKWAH SANTRI DI PONDOK PESANTREN BABUL HIKMAH KALIANDA LAMPUNG SELATAN
Ani, Lili Putri;
Rohman, Fathur;
Fajar, M. Samson
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 1 (2022): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i1.3856
Dakwah merupakan jalan untuk saling mengingatkan manusia agar menjalankan apa yang diperintahkan dan menjahui apa yang telah dilarang oleh Allah SWT. Ketika berdakwah seorang da’i memerlukan metode dan strategi dakwah yang tepat agar tujuan dakwah dapat tercapai. Strategi dakwah adalah perencanaan yang berisi rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan dakwah tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dakwah yang digunakan Pondok Pesantren Babul Hikmah Kalianda dalam meningkatkan retorika dakwah santri dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mewujudkan strategi dakwah Pondok Pesantren Babul Hikmah Kalianda dalam meningkatkan retorika dakwah santri. Jenis penelitian ini adalah deskrifptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan, meringkas berbagai kondisi atau fenomena. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, menggenai strategi dakwah Pondok Pesantren Babul Hikmah dalam meningkatkan retorika dakwah santri dapat disimpulkan bahwa starategi dakwah yang digunakan Pondok Pesantren Babul Hikmah adalah strategi dakwah sentimentil yaitu strategi dakwah yang memfokuskan aspek hati dan menggerakkan perasaan.
POLA KOMUNIKASI PENGASUH DALAM PEMBINAAN KECERDASAN INTERPERSONAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN ISLAM BABUL HIKMAH KALIANDA
Sidik, Masruh;
Fajar, M. Samson;
Rohman, Fathur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 1 (2022): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i1.3857
Dalam sebuah pembinaan, pengasuh memiliki peran penting untuk mencapai sebuah tujuan. Dikarenakan pengasuh adalah seorang pembimbing, sebagaimana orang tua membentuk keluarga, membesarkan, mendidik, dan menjadi penanggung jawab terhadap perkembangan anak baik secara lahir maupun batin. Kegiatan pengasuh merupakan rangkaian aktifitas sehari – hari pengasuh dalam pembinaan santri untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sosial agar terbentuknya santri yang dapat berinteraksi dengan baik, mencakup komunikasi diri sendiri, antar pribadi dan khalayak ramai. Hal tersebut yang mendorong penulis untuk meneliti pola komunikasi pengasuh dalam pembinaan kecerdasan interpersonal santri di Pondok Pesantren Islam Babul Hikmah Kalianda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan sumber data pengasuh dan santri Pondok Pesantren Islam Babul Hikmah Kalianda. Peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis interaktif yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, pola komunikasi yang digunakan pengasuh dalam pembinaan kecerdasan interpersonal santri di Pondok Pesantren Islam Babul Hikmah Kalianda adalah dengan pola komunikasi antar pribadi dan pola komunikasi kelompok kecil, walaupun tidak meninggalkan bentuk pola komunikasi publik. Faktor penghambat yang dialami dalam pola komunikasi adalah pengasuh belum dewasa dalam menyikapi problem santri. Faktor pendukung dalam pola komunikasi pengasuh adalah dukungan dari pihak pesantren dan orang tua.
UPAYA SANTRI PROGRAM MAHASISWA PONDOK PESANTREN AISYIYAH IMADUL BILAD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN JAMA’AH PENGAJIAN RANTING AISYIYAH
Sari, Engga Maya;
Rohman, Fathur;
Songidan, Junaidi
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i2.4923
Upaya merupakan suatu usaha atau ikhtiar dalam mencapai suatu maksud dan memecahkan persoalan, mencari jalan keluar dan sebagainya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Upaya yang dilakukan Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah dan apa faktor pendukung dan faktor penghambat Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahui Upaya yang dilakukan Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah dan untuk mengetahui faktor pendukung dan juga faktor penghambat Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang ditujukan untuk mengetahui semua fenomena-fenomena yang telah dialami oleh subjek penelitian seperti motivasi, persepsi, tindakan, perilaku dan lainnya. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai upaya santri dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dapat disimpulkan bahwa upaya yang diterapkan adalah dengan memberikan pemahaman dan informasi mengenai pentingnya membaca Al-Qur’an.
STRATEGI KOMUNIKASI TAKMIR DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN DI MASJID ANNAWAWI METRO
Huda, Azzam Ikhsanul;
Rohman, Fathur;
Hariyanto, Hariyanto
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i2.4940
Banyaknya kegiatan keagamaan di masjid yang tertata dengan baik akan mempengaruhi jumlah dan kualitas jamaah di masjid tersebut. Karena masjid mempunyai daya tarik tersendiri. Jika suatu masjid mempunyai daya tarik atau keunikan tersendiri maka akan lebih banyak jamaahnya karena setiap masjid akan semakin tinggi jika mempunyai jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan oleh takmir dalam pembinaan keagamaan di Masjid Annawawi Metro. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dekskripstif, yang mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa narasumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa takmir Masjid Annawawi Metro menggunakan berbagai strategi komunikasi dalam upaya pembinaan keagamaan. Beberapa strategi tersebut adalah adanya kajian khusus muslimah dan kajian umum rutin untuk masyarakat sekitar, selain itu juga ada pembinaan bagi anak anak seperti adanya taman pendidikan Al-Qur’an. Takmir Masjid Annawawi juga aktif berinteraksi dengan jamaah dengan maksud untuk memahami kebutihan dan harapan mereka terkait kegiatan keagamaan. Faktor pendukung yang mendukung pembinaan atau kenyamanan para jamaah adalah berupa fasilitas yang dapat membuat jamaah nyaman berada di dalam masjid, selain itu komukasi yang baik antar pengurus masjid dan juga adanya relasi dan komunikasi yang baik dengan ustadz atau penceramah tingkat kota maupun nasional. Kendala yang dihadapi tamir Masjid Annawawi adalah Seringnya kegiatan bertumpu hanya pada beberapa orang saja dan Kekurangan SDM (Sumber Daya Manusia).
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA KEPADA ANAK DALAM MENINGKATKAN IBADAH DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA NOTOHARJO
Astuti, Selvi Tri;
Sabdo, Sabdo;
Rohman, Fathur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v4i1.5126
Berdasarkan pokok permasalahan yang peneliti lakukan maka tujuan peneletian ini untuk mengetahui pola komunikasi orang tua terhadap anak dalam meningkatkan ibadah shalat di Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah. Penelitian ini merupakan penelian deskriptif yang dalam pengumpulan datanya menggunakan metode kualitatif, yaitu mengumpulkan data dari informan. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang secara holistik bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian baik itu dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Pada suatu konteks khusus yang alamiah dan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Diantaranya adalah penggunaan studi khusus deskriptif, dalam penelitian ini bermaksud agar dapat mengungkap dan memperoleh informasi dari data penelitian secara menyeluruh dan mendalam. Terkait hal tersebut peneliti melakukan penelitian mengenai Pola Komunikasi Orang Tua Kepada Anak Dalam Meningkatkan Ibadah Di Lingkungan Masyarakat Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah. Dilingkungan masyarakat Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo yaitu cenderung menggunakan pola komunikasi otoriter yang dimana anak dituntut dan di paksa untuk melakukan kegiatan ibadah, dengan harapan anak dapat berkembang dengan baik ketika dewasa. Penerapan dari pola komunikasi otoriter ini sebenarnya kurang dapat diterima, dikarenakan sangat mengorbankan otonomi anak namun pola komunikasi ini sangat terkontrol pada perilaku anak. Orang tua yang terdapat di Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah melakukan komunikasi dengan keluarga serta anak dengan memberikan pantauan terhadap aktivitas anak yang sedang dilakukan.
PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA DAKWAH PADA MAHASISWA KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Sari, Nora Ayu Puspita;
Rohman, Fathur;
Hariyanto, Hariyanto
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v4i1.5130
Penggunaan media sosial sebagai media dakwah adalah salah satu kesempatan untuk menyebarluaskan dakwah Islamiyah. Media sosial jika tidak dipelajari dan diamati dengan baik maka akan menjadi sebuah wadah informasi yang penuh dengan isu dan hoax, dizaman yang modern ini perkembangan dunia yang begitu pesat yang dengan mudahnya diakses di media sosial, tidak hanya itu banyaknya dampak buruk yang dikonsumsi oleh millenial dalam penggunaan media sosial, berbagai macam aplikasi yang bisa didownload di handphone, laptop, komputer, dan lain lain, yang menyediakan berbagai macam situs. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penggunaan dan pemanfaatan media sosial sebagai media dakwah angkatan 2018 Universitas Muhammadiyah Metro. Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk memberi pemahaman kepada khalayak bahwa mengajak untuk kebaikan itu salah satunya ibadah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan diperoleh baik dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media dakwah sangat dibutuhkan mahasiswa mengingat perkembangan teknologi dan informasi yang semakin meningkat pesat. Konten-konten dibagikan oleh mahasiswa yang berperan sebagai da’i dengan melalui platfrom media sosial yang menyajikan konten-konten keagamaan yang berkenaan motivasi, tausiyah pendek tentang persoalan agama yang selain itu juga terdapat konten terkait kegiatan sehari-hari bagi pengguna. Postingan mahasiswa di media sosial mereka dilakukan dengan berbagai pertimbangan, diantaranya dalam rangka menjawab pertanyaan pengguna media sosial lainnya terkait isu atau persoalan mad’u yang sedang terjadi.
STRATEGI DAKWAH TAKMIR MASJID TERHADAP MASYARAKAT DI DESA SRIMINOSARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI LAMPUNG TIMUR
Irawan, Doni;
Rohman, Fathur;
Songidan, Junaidi
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 4 No. 2 (2024): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v4i2.6065
Takmir adalah anggota yang mengurus program kemasjidan dengan kata lain takmir dapat di artikan pengurus. Yang dimana emban yang di terima sangatlah mulia tugas takmir tidaklah hanya mengoprasionalkan masjid namun seorang anggota takmir haruslah mampu menjadi pusat guru bagi masyarakat. Dalam arti di tuntut harus kretif dan edukatif. seorang anggota takmir selain kreatif dan edukatif harus bisa mengayomi masyarakat dengan program program keislaman yang di buat supaya mudah di terima dan difahami. Dalam hal ini anggota takmir masjid Baiturrohmah desa sriminosari dalam strategi dakwah nya haruslah di susun dengan sebaik mungkin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Sriminosari Dusun 6 RT 16 RW 8. Sampel yang akan di wawancara berjumlah 6 warga anggota takmir di masjid Baiturrohmah. Penelitian ini menggunakan teknik tanya jawab dimana peneliti memberikan soal pertanyaan perihal bagaimana keberlangsungan strategi dakwah yang dilakukan oleh anggota takmir di masjid Baiturrohmah, kemudian peneliti memberikan kesempatan bagi audience untuk menjawab tentang keadaan yang terjadi. Setelah mengetahui hasil penelitian melalui wawancara langsung dengan anggota takmir, dimana hasil yang valid diketahui dan peneliti dapat menemukan dimana perihal pendapat masyarakat yang senang dengan strategi dakwah yang sedang berlangsung selama ini, dengan beberapa alasan seperti strategi dakwahnya yang sedang berlangsung, oleh anggota takmir dengan stategi yang jalamkan, ataupun sebaliknya dari pendapat masyarakat yang kurang menyukai strategi dakawah yang di lakukan oleh anggota takmir, disebabkan strategi dakwahnya yang terbilang monoton karna hanya menggunakan satu metode.
Kontribusi Teori Sistem Argumen Kosmo-Teleologi bagi Peningkatan Kualitas Studi Doktoral
Saputra, Gigih;
Rohman, Fathur
Tarbawi: Journal of Islamic Education Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55380/tarbawi.v5i1.609
Artikel ini bertujuan untuk memberikan kritik dan rekomendasi tentang fenomena riset nasional dan aturan terkait Pemendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 terkait tugas studi doktoral. Metodologi dalam artikel ini menggunakan perspektif filsafat pendidikan Islam. Teori yang digunakan adalah teori sistem argumen kosmo-teleologi. Riset ini menurunkan prinsip rekomendasi dari teori tersebut untuk meningkatkan kualitas riset nasional. Temuan artikel ini menunjukkan bahwa pengelolaan studi doktoral perlu untuk menggiatkan temuan teoritik baru. Hal itu ditempuh dengan model pembelajaran yang menekankan dekonstruksi-rekonstruksi, multi-inter-transdisipliner, dan model induktif. Pengembangan-penemuan teori sistem pada masing-masing bidang yang terintegrasi satu sama lain dan mentalitas untuk berkontribusi besar juga diperlukan. Hal yang tak kalah penting adalah keberanian untuk berdialektika dengan teori-teori yang telah mapan. Pemendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 kurang memberikan terobosan aturan yang dapat meningkatkan temuan teori baru karena banyak mengatur tentang ketidakwajiban penerbitan jurnal. Di satu sisi, sangat minim penekanan atau sistem terpadu untuk mendorong mahasiswa doktoral dalam pengembangan dan penemuan teori baru. Kebaruan riset ini pada tema analisis Permendikburistek Nomor 53 Tahun 2023 sebagai aturan baru Hal itu ditinjau dari perspektif teori baru sehingga menghasilkan kritik dan rekomendasi yang baru pula.
Bilingual E-Book: A Platform to Promote Culinary Tourism from Palembang
Shahab, Aisyah;
Hutagalung, Genta Ulina;
Rohliah, Leni;
Lutfiyatun, Eka;
Pasya, Akhsan Fulki;
Rohman, Fathur;
Stefanus, Glorio Christmas
EDUTOURISM Journal Of Tourism Research Vol. 6 No. 02 (2024): Hospitality & Tourism Management
Publisher : Samarinda State Polytechnic
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53050/ejtr.v6i02.1233
The culinary industry is one of the leading sectors in creative industries, with pempek from Palembang being a notable example. The increasing number of national and international events held in Palembang underscores the importance of promotion and marketing. In the era of Society 5.0, the use of digital and English-based promotional media is essential. This study employs research and development methods to describe the design and development of a bilingual e-flip book as a promotional tool for culinary tourism. The product is a digital promotional medium accessible via an Instagram link, featuring an attractively designed digital book with a red, black, and white color scheme. Each page includes images of products, prices, brief descriptions, facilities, ordering procedures, and payment methods in both Indonesian and English. The flip book effect simulates the experience of flipping through a real book. The product validation results from language experts (90) and design experts (88.63) yield an average score of 89.32, indicating high suitability. Public response to the bilingual e-flip book is very positive, with 69.2% agreeing it is highly efficient for obtaining information about products and facilities at culinary tourism destinations, 65.4% finding the information very accurate, and 71.8% considering it highly practical for promotional purposes.
Strategi Guru Dalam Mengatasi Miskonsepsi Pembelajaran PAI Kelas 2 SDUT Bumi Kartini Jepara
Jannah, Takhiqul;
Rohman, Fathur;
Al Mufti, Alex Yusron
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : UMSU
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30596/21433
This study aims to identify and analyze the strategies employed by teachers to address misconceptions in Islamic Education (PAI) learning for Grade 2 students at the Integrated Superior Elementary School (SDUT) Bumi Kartini Jepara. Misconceptions in PAI often arise due to students' limited understanding of fundamental topics such as the pillars of Islam, pillars of faith, and core Islamic values, which can hinder the learning process and comprehension of religious concepts. The research adopts a qualitative descriptive methodology, collecting data through document analysis, teacher and student interviews, and classroom observations. This approach aims to gain a comprehensive understanding of how teachers design and implement effective teaching techniques to eliminate students' misunderstandings. The findings reveal that teachers at SDUT Bumi Kartini employs four strategies: contextual learning with educational games, repetitive practice using audiovisual media, storytelling with projector-based digital media, and hands-on activities through creative projects. These strategies have proven effective in correcting misconceptions and improving students' understanding of religious concepts. The study highlights the importance of innovation in PAI teaching, particularly in addressing misconceptions commonly found in primary education. It emphasizes the need for educators to continuously develop adaptive and relevant teaching strategies. In conclusion, effective teacher strategies in overcoming misconceptions in PAI learning for Grade 2 students at SDUT Bumi Kartini Jepara involves interactive methods using digital media and the teacher's active role as a facilitator with a contextual approach to enhance students' understanding.