p-Index From 2021 - 2026
9.736
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Spektrum Hukum Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Edukasi Kultura Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK Jurnal SOLMA JURNAL SERAMBI ILMU Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Edukasi AUD JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal of Urban Sociology Jurnal Dedikasi Pendidikan Jurnal Aplikasi Akuntansi Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Journal of Appropriate Technology for Community Services Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Jambura Early Childhood Education Journal Bidayah: Studi Ilmu-Ilmu Keislaman Indonesian Journal of Global Health research Annual Conference on Islamic Early Childhood Education Jurnal Kesehatan Primer Jurnal Teknika : Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Jurnal Jeumpa International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development (IJECSED) Scientific TA'DIB Jurnal Pemikiran Pendidikan Indonesian Journal of Counseling and Development Jurnal EduHealth Journal of Language and Health Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan (Biotik) EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ekonomi Pertanian Unimal Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Journal of Educational Sciences Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Innovative: Journal Of Social Science Research Sains Medisina Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa PMSDU Getsempena Health Science journal Journal of Local Therapy Nasuwakes : Jurnal Kesehatan Ilmiah Archipelago Journal of Southeast Asia Islamic Studies MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Foreign Language Learning and Teaching Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Proceeding Of International Conference On Education, Society And Humanity ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Biosainsdik: Biologi Sains dan Kependidikan Sultan Adam : Jurnal Hukum dan Sosial PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Singkite Journal Desultanah: Journal Education and Social Science Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Jurnal Kesehatan Primer Teewan Journal Solutions
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Getsempena Health Science journal

HUBUNGAN KARAKTERISTIK KELUARGA DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DARUL AMAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2021 Maulida, Maulida
Getsempena Health Science Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v1i1.1705

Abstract

A B S T R A C T A good and healthy nutritional state in toddlers is an important foundation for future health. Lack of impaired growth and development. The process of rapid growth and development especially occurs at the age of 1-3 years. Under normal circumstances, height grows with age. Linear growth that is not appropriate for age can reflect the state of malnutrition in the long term which will result in stunting in children. The incidence of stunting in children is influenced by several factors, one of which is social factors so that it can result in malnutrition in children. The purpose of this study was to determine the relationship between family characteristics, knowledge and nutritional status with the incidence of stunting in the working area of ​​the Darul Aman Health Center, East Aceh Regency. The type of research used is analytic observational with a cross sectional approach. This research was conducted on March 2-17, 2021. The number of samples in this study was 46 respondents. Data were obtained by using a questionnaire and measuring height using a microtoise. Data analysis was carried out univariate and bivariate using the Chi-Squere test. The results showed that there was no relationship between parental education and the incidence of stunting in the Darul Aman Health Center Work Area, East Aceh Regency, with a P-Value = 0.121. There is a relationship between parental income and the incidence of stunting in the Darul Aman Health Center Work Area, East Aceh Regency, with a P-Value = 0.018. There is a relationship between parental occupation and the incidence of stunting in the working area of ​​the Darul Aman Health Center, East Aceh Regency, with a P-Value = 0.018. There is a relationship between respondents' knowledge and the incidence of stunting in children under five in the working area of ​​the Darul Aman Health Center, East Aceh Regency, with a P-Value = 0.037. There is a relationship between the nutritional status of stunting in the Darul Aman Health Center Work Area, East Aceh Regency, namely with a P-Value = 0.021. Mothers who have children under five are advised to be aware of and understand nutritious food to support the growth of early childhood. A B S T R A K Keadaan gizi yamg baik dan sehat pada balita merupakan fondasi penting bagi kesehatan di masa depan. Kekurangan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan. Proses tumbuh kembang yang pesat terutama terjadi pada usia 1-3 tahun. Pada keadaan normal tinggi badan tumbuh seiring dengan pertambahan umur. Pertumbuhan linier yang tidak sesuai umur dapat merefleksikan keadaan gizi kurang dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan stunting pada anak. Kejadian stunting pada anak banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor sosial sehingga dapat berakibat kekurangangizi pada anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik keluarga, pengetahuan dan status gizi dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik adalah dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2 – 17 Maret 2021. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 46 responden. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi badan menggunakan microtoise. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Squere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tidak ada hubungan pendidikan orang tua dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur yaitu dengan nilai P-Value = 0,121. Ada hubungan pendapatan orang tua dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur yaitu dengan nilai P-Value = 0,018. Ada hubungan pekerjaan orang tua dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur yaitu dengan nilai P-Value = 0,018. Ada hubungan pengetahuan responden dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur yaitu dengan nila P-Value = 0,037. Ada hubungan status gizi kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman Kabupaten Aceh Timur yaitu dengan nilai P-Value = 0,021.Kepada ibu yang mempunyai anak balita disarankan untuk menyadari dan memahami makanan bergizi demi menunjang pertumbuhan anak usia dini.
TUGAS KESEHATAN KELUARGA TENTANG UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DESA KAYEE LEE KECAMATAN INGIN JAYA TAHUN 2022 Maulida, Maulida
Getsempena Health Science Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v1i2.1822

Abstract

Keluarga memiliki peran krusial untuk pencegahan dan penanganan masalah stunting atau anak kerdil. Karena itu, upaya pemberdayaan keluarga pun sangat diperlukan. “Keluarga adalah bagian dari masyarakat, merupakan faktor penentu bagaimana kita berusaha melakukan pencegahan dan penanganan stuntin. Keadaan gizi yamg baik dan sehat pada balita merupakan fondasi penting bagi kesehatan di masa depan.Kekurangan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan. Proses tumbuh kembang yang pesat terutama terjadi pada usia 1-3 tahun.Pada keadaan normal tinggi badan tumbuh seiring dengan pertambahan umur.Pertumbuhan linier yang tidak sesuai umur dapat merefleksikan keadaan gizi kurang dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan stunting pada anak.Kejadian stunting pada anak banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor sosial sehingga dapat berakibat kekurangangizi pada anak.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tugas Kesehatan keluarga tentang upaya pencegahan Stunting desa Kayee Lee Kecamatan Ingin Jaya Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik adalah dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11 – 18 Juni 2022. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 38 responden. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian didapat adalah pengaruh tugas keluarga tentang upaya pencegahan Stunting diperoleh bahwa dari 24 (100%) tugas keluarga Baik, dimana mayoritas perubahan perilaku dalam upaya pencegahan stunting Ada yaitu 95,8%, sedangkan 14 (100%) Tugas keluarga Kurang, dimana mayoritas tidak ada perubahan perilaku dalam upaya pencegahan stunting yaitu 64,3%. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0.000 maka dapat disimpulkan pengaruh Tugas keluarga terhadap upaya pencegahan stunting. Dari hasil analisis juga diperoleh nilai OR=41.23, artinya keluarga yang melakukan tugas keluarga 41 kali lebih baik dalam dalam upaya perubahan perilaku terhadap pencegahan stunting.keluarga perlu untuk memperhatikan kandungan gizi yang baik pada makanan anak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Keluarga juga wajib memiliki kesadaran dan pengetahuan yang baik mengenai bagaimana mendapatkan dan memberikan nutrisi pada anak. Nutrisi tidak harus mahal, yang terpenting adalah kualitasnya. Selain parenting atau pola pengasuhan yang baik, diperlukan juga rangsangan psikososial, meliputi simulasi yang dilakukan orang tua pada bayi dan anak. Kebersihan dan sanitasi yang baik juga menjadi faktor penting dala mendukung tumbuh kembang optimal pada anak. jika pada fase 1.000 hari pertama kehidupan tidak adekuat nutrisinya, berbagai masalah kesehatan dapat muncul. Masalah ini dapat muncul mulai dari usia bayi hingga tua. Jadi efeknya itu sampai usia tua,Bukan hanya sebentar atau sesaat. Abstrak Families have a crucial role in preventing and dealing with stunting or stunted children. Therefore, efforts to empower families are also very necessary. “Family is part of society, is a determining factor in how we try to prevent and treat stuntin. The state of good and healthy nutrition in toddlers is an important foundation for future health. Lack of disruption to growth and development. The process of rapid growth and development mainly occurs at the age of 1-3 years. Under normal circumstances, height grows with age. Linear growth that is not according to age can reflect the state of malnutrition in the long term will result in stunting in children. Incidence of stunting in children are influenced by several factors, one of which is social factors so that it can result in malnutrition in children. The purpose of this study was to find out family health tasks regarding prevention of stunting in Kayee Lee village, wanted Jaya district in 2022. The type of research used was analytic with a cross sectional approach. . This research was conducted on 11-18 June 2022. The number of samples in this study were 38 respondents. The data was obtained using a questionnaire. The results showed that the results of the study were the influence of family tasks on efforts to prevent stunting, it was found that from 24 (100%) family duties were good, where the majority of behavior changes in efforts to prevent stunting were 95.8%, while 14 ( 100%) Less family tasks, where the majority there is no change in behavior in the effort to prevent stunting, which is 64.3%. The results of statistical tests obtained p value = 0.000, so it can be concluded that the effect of family duties on stunting prevention efforts. From the results of the analysis, the value of OR = 41.23, it means that families who carry out family tasks are 41 times better in changing behavior towards stunting prevention. Families need to pay attention to good nutritional content in children's food to support optimal growth and development. Families are also required to have good awareness and knowledge about how to get and provide nutrition to children. Nutrition does not have to be expensive, the most important thing is the quality. In addition to good parenting or parenting patterns, psychosocial stimulation is also needed, including simulations performed by parents on infants and children. Good hygiene and sanitation are also important factors in supporting optimal growth and development in children. If the first 1,000 days of life are not properly nourished, various health problems can arise. This problem can appear from infancy to old age. So the effect is until old age, not just for a moment or for a moment.
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PENANGANAN PADA GEJALA PENINGKATAN KADAR ASAM URAT DI DESA KAYEE LEE KECAMTAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR fadhla, Aina; Maulida, Maulida; Putra, Eridha
Getsempena Health Science Journal Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/ghsj.v2i2.2264

Abstract

Asam urat adalah salah satu dari bebebrapa penyakit yang akan menjadi masalah bagi penderitanya, karena bukan hanya mengganggu kesehatan tetapi juga dapat mengakibatkan cacat pada fisik. Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah melebihi batas normal menyebabkan penumpukan asam urat di dalam persendian dan organ tubuh lainnya. Penumpukan asam urat inilah yang membuat sendi sakit, nyeri, dan meradang. Sebagai manusia pasti mempunyai perilaku yang berbeda untuk menangani penyakitnya sesuai dengan perilaku yang dimilikinya,perilaku itu sendiri mempunyai komponan yang didalamnya terdapat pengetahuan,sikap,dan tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat terhadap penanganan pada gejala peningkatan kadar asam urat di Desa Kayee lLee Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian ini akan menggunakan jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah yang aktif mengikuti posyandu lansia dan sudah terdiagnosa asam urat sebanyak 32 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 32 responden. Alasannya menggunakan total sampling karna populasi kurang dari 100. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 juni - 18 juli 2023 dengan metode pengukuran lembar kuisioner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Sebagian besar mayoritas responden yang memiliki pengetahuan baik dengan adanya penanganan 18 (78,3%) responden, dan yang pengetahuan baik tapi tidak ada penanganan 5 (21,7%). Sedangkan mayoritas responden yang memiliki pengetahuan cukup dengan adanya penanganan 1 (11,1%) responden, dan yang pengetahuan cukup tapi tidak ada penanganan 8 (88,9%) responden. Hasil uji chi square p-value 0,001 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan penanganan pada gejala peningkatan kadar asam urat.
Co-Authors Addahri Hafidz Awlawi Afriza, Lia Nur Ainal Mardhiah Aisyah, Siti Alamsyah, Fadli Amien, Muhammad Aminuyati Ananda, Tessa Mayescha Andriani, Nv Annisa Fitri, Annisa Annisa, Anni Arini, Tara As Satillah, Sadrah Asiah Asiah Aslamiah Aslamiah Asmaul Husna Awaliyah, Annisa Nurhafiza Ayu Anora Ayu, Yulia Agustina Azizah, Aditya Riski Azizah, Noor Rifatul Cinantya, Celia Cut Nurmaliah Dayani, Asti Devi Syafrianti Dharma Putri, Vadma Didik Santoso Efriyana oksal Egil, Egil Ela Suryani Eprariana, Eprariana Evanirosa, Evanirosa fadhla, Aina Fajarina, Mira Fajri Fajri Fajriana, Fajriana Farida Repelita Waty Kembaren Faridy , Faizatul Farissi Hamama, Syarifah Fatmayanti, Fatmayanti Fauziah Fauziah Fawaid, Muhammad Fikri, M. Ali Fitri Anggraini, Fitri Fitriani, Vira Fitrianto, Ari Tri Gadis Halizasia Gimin Gimin Gloria, Meilina Hafifah, Nur Hafnati Rahmatan Hafrina, Hafrina Haiza, Vivi Fadillah Halini - Hamdani Hamdani Hamdany, Syahwan Hartono, Surya Hasanah Hasanah Hasmalena Hasmalena, Hasmalena Hayati, Firdha Herwanis, Delfia Hijri Juliansyah Hobiri, Muhamad Husna Husna Husnul Khatimah Idaryani Idaryani Ihsan, Reza Noor Ika Mardiatul Ulfa, Ika Mardiatul Insiyah, Cici’ Irma Aryani Isnawati Isnawati Istyadji, Maya Iswandi, Ahmad Jauhari, Abdul Latif Jinani, Suci Riazil Julian, Sevti Jumiati Jumiati Karo, Dina Andriani Br Kelly Sinaga Khatimah, Khusnul khusnul khotimah Kibtiyah, Maryatul Lawrence, Yoel Lensi Natalia Tambunan, Lensi Natalia Lestari, Endang Lestari, Jayanti Ridha Listiana, Yeni M. Jamil Yusuf mahdani, said Manalu, Mely Grace Manalu Manurung, Santi Sari Devi Mardiana Mardiana Mardita, Sasi Maria Maria Marsiah, Marsiah Martiasari, Andin Mas’odah, Siti Mauizah Hasanah Maulida, Sena Maulydia, Anisa Mela Hayani Miftahul Jannah Miranti Miranti Mirnawati Dewi, Mirnawati Mohamad Nor Aufa Morian, Popy Citra Sari Mu'arifah, Alif Mubarak, Syahrul Muhammad Zaini Munajah, Khairun Musrizal, Musrizal Nabela, Nabela Nafis, Muhammad Namira, Namira Nasrullah Nasrullah Nazari, Nuri Nisa, Haidatun Nisa, Nurul Noor Hamidah, Noor Noor, Pajrian Noorhalida, Noorhalida Nor Latifah Novilla, Ayu Nur Elisyah Nur Wahyuni Nurdin Amin Nurhamidi NUrhamidi, Nurhamidi Nurhayati, Yuliana Nurita Affan Nurul Nisa Nurul Qolbiya Pagarwati, Lia Dwi Ayu Pasaribu, Agnes Pasaribu, Tupaida Pratama, Ardian Ari Pratiwi, Endang Purnama, Arnita Purwaningsih, Destia Putra, Andreansyah Putra, Eridha Putra, Wahyu Ilham Rachmah Putri Salsabila Radius Setiyawan, Radius Rahayu, Emy Rahmadani, Syifa Askila Rahman, Akmal Fadhlir Rahman, Mujibu Rahmanina, Lilih RAHMAZANIATI, LINDA Raida, Raida Raihan, Iskandar Raihanun, Raihanun Ratna, Lina Raudatussyifa, Raudatussyifa Riansyah, Ferdi Riansyah, Irza Ridwan, Yayan Rimadeni, Yeni Rini Susiani Risna Fazlaini Riswana, Fera Rohantizani, Rohantizani Rusmansyah Rusmansyah, Rusmansyah Sadariah, Sadariah Salmiah, Maryati Samsuar, Samsuar Saputri, Mawarni Sari Morian, Popy Citra Saripah Saripah, Saripah Seda, Ananda Putri Seprianto, Seprianto Setiarno, Muhammad Luthfi Shalihah, Shalihah Sianturi, Dody Jhonatan Wilfiez Sidauruk, Christina Sinaga, Fharid Fharhan Situmorang, Larissa Kristina T.T. Soetijono, Irwan Kurniawan Solin, Ramadhan Sri Kartikowati Sri Lestari Sulistia, Hilda Suprapti, Fitriana Suryani Suryani Syahmani Syahmani Syahpitri, Putri Widiya Syaiful Indra, Syaiful Syamsul Rizal Syarifah Fadiya Hallaby Syarifah Farissi Hamama Tuti Marjan Fuadi Ulhusna, Fitrah Asma Uswatun Hasanah Vika Martahayu VONNA, SARI MAULIDA Wahid, Ikhlas Wahyuni, Elfinta wati, Hazrah Wiriatmaja, Nuraini Ulya Wiwit Artika Yennizar, Yennizar Yogo Dwi Prasetyo Zadrax, Adellino Zamroni Zamroni Zulaiha, Dara