Articles
Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah Dalam Meningkatkan Keprofesian
Apiyani, Ani;
Supriani, Yuli;
Kuswandi, Sony;
Arifudin, Opan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.724 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i2.443
Penelitian ini menjelaskan tentang kajian terhadap implementasi pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) guru madrasah tsanawiyah dalam meningkatkan keprofesian. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program dan implementasi kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan guru yang direfleksikan dalam pembelajaran, publikasi ilmiah dengan kegiatan penyusunan bahan ajar atau modul, dan penyusunan penelitian dalam bidang pendidikan, serta karya inovatif dengan kegiatan pembuatan alat peraga serta penyusunan pedoman soal ujian dan ulangan berupa kisi-kisi soal ujian atau ulangan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan diharapkan berdampak terhadap peningkatan kompetensi guru yang berdampak terhadap kualitas siswa baik hasil maupun proses pembelajaran.
Optimalisasi Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Membina Karakter Peserta Didik
Arifudin, Opan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.527 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i3.492
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan. Pelaksanaan, evaluasi, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat kegiatan ekstrakurikuler dalam membina sikap disiplin dan bertanggung jawab peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, karena penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran yang mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dalam membina karakter peserta didik terutama dalam penanaman karakter disiplin dan bertanggung jawab dengan pendekatan manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi secara umum berjalan sesuai program kerja ekstrakurikuler. Namun dalam perencanaan setiap program ekstrakurikuler belum ada perencanaan mengenai pendidikan karakter sehingga kegiatan ekstrakulikuler belum mampu menjadi media pembelajaran pendidikan karakter, kemudian dalam pelaksanaannya yang menjadi penghambat berjalannya kegiatan ekstrakulikuler adalah jumlah tenaga guru pembina yang terbatas, sarana dan prasarana yang belum memadai, dan partisipasi dukungan dari komite sekolah masih rendah dan dalam evaluasi objektivitas penilaian harus menjadi fokus utama mengingat penilaian secara umum dilakukan oleh peserta didik bukan oleh guru pembina sehingga output yang dihasilkan untuk perbaikan peserta didik menjadi kurang maksimal.
Penanggulangan Dampak Learning Loss dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas
Hanafiah, Hanafiah;
Sauri, R. Supyan;
Mulyadi, Dedi;
Arifudin, Opan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.328 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i6.642
Penelitian ini dilatarbelakangi karena dampak yang nyata kehilangan pembelajaran bagi peserta didik secara khusus kurang mampu dan daerah terpencil, akibat penutupan sekolah dan pembelajaran jarak jauh. Di sisi lain menjaga peserta didik agar tetap aman dari bahaya virus COVID-19 adalah hal yang utama. Pembelajaran jarak jauh merupakan solusi dari dilema ini, namun sangat sulit diterapkan oleh peserta didik kurang mampu dan daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk learning loss, penyebab learning loss, upaya penanggulangan learning loss dan mutu pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk learning loss utama yang terjadi adalah bahwa peserta didik merasakan belajar lebih sedikit dibandingkan saat pembelajaran tatap muka di kelas berlangsung. Kebiasaan belajar bergantung kepada guru ini menyebabkan anak kurang mampu untuk belajar sendiri dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia di sekitarnya. Program BDR (Belajar Dari Rumah) dicanangkan agar menghindari terjadinya learning loss. Upaya guru sebagai garda terdepan dalam meminimalisir learning loss, yakni merancang pembelajaran yang bervariasi, sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat peserta didik (Pembelajaran Berdasarkan Kebutuhan Peserta didik). Untuk mengatasi learning loss, pembuat kebijakan harus mempertimbangkan program yang ditargetkan untuk pemulihan yang dipercepat dan menggunakan metode pelatihan dan komunikasi berbiaya rendah untuk mendukung guru dan melibatkan orangtua.
Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Motivasi Kerja Guru dalam Membuat Perangkat Pembelajaran
Musyadad, Vina Febiani;
Hanafiah, Hanafiah;
Tanjung, Rahman;
Arifudin, Opan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (798.291 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i6.653
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat supervisi akademik dalam meningkatkan motivasi kerja guru dalam membuat perangkat pembelajaran, dan mengembangkan kurikulum, serta mengembangkan kelompok kerja guru dan membimbing penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil penelitian rata-rata hasil penilaian pada siklus 1 (satu) dari 15 orang guru yang menjadi responden dan dari 13 komponen perangkat pembelajaran yang menjadi pekerjaan guru sehari-hari di sekolah adalah 1206,77 atau sebesar 80,45%, berarti ada peningkatan sebesar 3492,77 point atau sebesar 23,28%. Sedangkan pada siklus 2 (dua) dari 15 orang guru yang menjadi responden dan dari 13 komponen perangkat pembelajaran yang menjadi pekerjaan guru sehari-hari di sekolah adalah 1376,54 atau sebesar 91,67%, berarti ada peningkatan sebesar 169,77 point atau sebesar 11,22%. Dengan demikian dari hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi kerja guru dalam membuat perangkat pembelajaran yang cukup signifikan setelah dilakukan supervisi akademik.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru melalui Supervisi Klinis Kepala Sekolah
Hanafiah, Hanafiah;
Sauri, R. Supyan;
Nurhayati Rahayu, Yayu;
Arifudin, Opan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (210.693 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i10.1049
Penelitian ini membahas terkait dengan upaya meningkatkan kompetensi profesional guru melalui supervisi klinis kepala Sekolah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Penelitian ini dilakukan di salah satu Sekolah Dasar. Subjek dari penelitian ini adalah Guru. Dari hasil pengolahan data maka diperoleh kesimpulan bahwa upaya yang dilakukan oleh Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru melalui supervisi klinis diantaranya yakni membuat perencanaan, membuat instrumen penilaian, membuat jadwal pertemuan, mempersiapkan alat dan bahan supervisi. Pada tahap pelaksanaan yakni dengan melakukan pertemuan dengan guru, memberikan arahan awal dalam bentuk klasikal dan wawancara kepada seluruh guru, kemudian dibagi menjadi dua kelompok kerja yang pertama guru-guru kelompok A dan guru-guru kelompok B. Tahap selanjutnya yakni dengan melakukan observasi setelah melakukan supervisi, dan melakukan refleksi lebih mengarah evaluasi dan menentukan langkah selanjutnya.
Manajemen Pengelolaan Media Pembelajaran Pendidikan Islam
Norma Fitria;
Didih Syakir Munandar;
Opan Arifudin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30868/ei.v12i03.4660
Penelitian ini dilatarbelakangi belum maksimalnya pemanfaatan media pembelajaran dalam mendukung pencapaian program pembelajaran maupun tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pengelolaan media pembelajaran pendidikan agama islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah dasar dalam perencanaan pembelajaran sudah membuat silabus dan menyiapkan RPP sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar guna sebagai panduan dalam proses pembelajaran. Adapun tahapan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yakni melaksanakan kegiatan pendahuluan, melaksanakan kegiatan Inti dan melaksanakan kegiatan penutup. Guru Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar mengevaluasi penilaian hasil belajar melalui tugas rumah (PR) atau tugas di kelas, ujian semester, tes tertulis maupun lisan, tanya jawab dan pastinya sikap yang tercermin. Kesimpulan penelitian ini bahwa sangat penting mengelola media pembelajaran, sebagai daya dukung keberhasilan pendidikan. Dengan memanfaatkan manajemen pada penggunaan media pembelajaran, berdampak pada efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran.
Pengenalan Teknis Penggunaaan Software Turnitin Dan Mendeley Dekstop Untuk Meningkatkan Kualitas Karya Ilmiah Mahasiswa Baru
Ikhfan Haris;
Euis Kusumarini;
Sri Florina Laurence Zagoto;
Indra Kusumawati;
Opan Arifudin
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v3i2.187
Kegiatan PKM ini bertujuan untuk menjalankan salah satu dari tiga pilar pendidikan tinggi, dengan fokus pada pengenalan teknis penggunaan software turnitin dan mendeley. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa, terutama yang baru bergabung. Dosen sering menghadapi kendala seperti masalah orisinalitas dan penyusunan referensi, yang merupakan masalah umum dalam lingkungan akademik karena kurangnya pemahaman tentang penggunaan alat bantu yang sebenarnya sangat membantu mengurangi permasalahan semacam itu. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan, termasuk dalam penggunaan Aplikasi Turnitin dan Mendeley. Kegiatan ini diadakan secara tatap muka dan diikuti oleh 30 mahasiswa baru pada semester pertama. Hasil dari program pengabdian ini berhasil mencapai sasaran yang telah direncanakan. Pengenalan software turnitin dan mendeley yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman tentang cara penggunaannya dalam penulisan karya ilmiah, ditunjukkan oleh peningkatan persentase peserta yang memahami materi tersebut, yaitu 57% memahami dan 47% sangat memahami.
Analysis Of The Effectiveness Of Audio Visual Learning Media Based On Macromedia Flash Usage On School Program Of Increasing Student Learning Motivation
Henny Sanulita;
Donny Hendriyanto;
Nana Citrawati Lestari;
Akhmad Ramli;
Opan Arifudin
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i2.5121
The purpose of this study is to investigate the potential impact of flash multimedia audiovisual learning materials on students' motivation to learn. Quantitative and semi-experimental methodologies are used in this kind of research. An experimental design with just a post-test control group is used in this study. The population is represented by all study participants. The technique for gathering samples is called purposeful sampling. For the purposes of this sampling procedure, we selected two classes: class A served as the experimental group and class B as the control group. There were about a hundred pupils in the sample. Questionnaires were employed in order to gather data. The data analysis for this study included descriptive analysis. Students in the experimental class scored higher on the average for learning motivation than those in the control class, according to the findings of the descriptive statistical analysis. The significance level of 0.05 is not as great as the significance coefficient value of 0.000, according to the results of the t test hypothesis test. The findings of the t-test indicated that the experimental class was more driven to read documents regarding enthalpy changes than the control class. The impact of macromedia flash-based audio-visual learning materials on students' motivation to learn is probably the cause of this discrepancy.
Analysis of the Influence of Organizational Commitment on Work Discipline of Public High School Teachers
Akhmad Ramli;
Mundzir Mundzir;
Ghalib Suprianto;
Firman Ashadi;
Opan Arifudin
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i2.5142
Commitment is a crucial quality that educators need to possess in their work environment. Organizational commitment is one of the factors that can impact the quality of work, particularly when it comes to determining the discipline of teachers' work. Therefore, in order to maintain the excellence of schools in the eyes of the community, this must be implemented correctly by teachers with support from the schools. Surveys and documentation studies were used as data gathering methods. Forty instructors received questionnaires with a linkert scale consisting of five possible answers. With the use of SPSS, the data were processed and examined using correlation analysis, coefficient of determination, and basic linear regression analysis. The statistical testing of correlation analysis tests produced a r count of 0.6. Test indicates that organizational commitment has an impact on teachers' work discipline. Moreover, organizational commitment is impacted by the coefficient of determination calculation to the tune of 40%, other factors not included in this study account for 60% of the total. Therefore, teachers' organizational commitment is sufficient to have a maximum impact on their work discipline in carrying out their duties and obligations.
MANAJEMEN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MUTU PERGURUAN TINGGI
Arifudin, Opan
Publisher :
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (981.373 KB)
|
DOI: 10.31955/mea.v3i1.274
Penjaminan mutu pendidikan tinggi ini merupakan upaya yang dilakukan oleh perguruan tinggi sebagai pelaksana untuk menghasikan generasi-generasi yang berkompeten sebagai lulusan Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) merupakan upaya dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi. Dengan mutu perguruan tinggi Indonesia yang masih tertinggal dari negara lainnya, ini menjadi masalah yang sangat besar bagi perguruan tinggi Indonesia saat ini. Kajian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif analisis. Sebuah pendekatan metode yang digunakan untuk menganalisis, menggambarkan dan meringkas berbagai kondisi, dan situasi dari berbagai data yang dikumpulkan dari hasil pengamatan mengenai masalah yang diteliti pada saat penelitian berlangsung. Masalah mutu perguruan tinggi yang masih rendah ini, menjadi alasan pemerintah memberikan kebijakan dengan menghadirkan Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) pada perguruan tinggi. Sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dikelola secara independen oleh perguruan tinggi bersangkutan. Kemudian dalam pengelolaan mutu perguruan tinggi dilakukan secara berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan mengungkap secara analisis peran sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi.