Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Promosi Kesehatan Meningkatkan Partisipasi KB Pria Di BKKBN Kabupaten Aceh Tengah Fane, Syafrio; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1958

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi promosi kesehatan dalam meningkatkan partisipasi KB pria di BKKBN Kabupaten Aceh Tengah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10 sampel dan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian dalam pendekatan kualitatif adalah dengan rancangan studi  kasus yaitu yang digali adalah entitas tunggal atau fenomena dari suatu masa tertentu dan aktivitas (bisa berupa program,  kejadian,  proses, institusi atau kelompok sosial), serta  mengumpulkan  detil  informasi dengan menggunakan berbagai prosedur  pengumpulan  data  selama kasus itu terjadi. Hasil penelitian menunjukkan adanya komitmen pemerintah berupa keadilan dan kesetaraan gender dalam program Keluarga Berencana. Ada beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaan program peningkatan partisipasi KB pria diantaranya: faktor kesadaran, ekonomi, budaya, dan masih kurangya Advokasi dan KIE. Di samping itu akses pelayanan alat kontrasepsi yang meliputi pendistribusian alat kontrasepsi disesuaikan dengan permintaan kabupaten kota, walaupun pendanaan untuk pelayanannya belum merata, namun fungsi monitoring terhadap akses pelayanan KB di kabupaten kota tetap  berjalan  sebagaimana  mestinya dan ada upaya dari pemerintah untuk menambah varian baru alat kontrasepsi untuk pria khususnya Pil KB. Selain itu adanya dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam bentuk kerjasama dan pola kemitraan pelibatan kampanye, Advokasi dan KIE program KB pria.Kata kunci: KB pria, Advokasi, Dukungan Sosial, Pemberdayaan Masyarakat,                         Gender, Alat Kontrasepsi, Tokoh Masyarakat dan Tokoh AgamaThe purpose of this study was to analyze health promotion strategies in increasing male family planning participation in the BKKBN of Central Aceh Regency. The sample used in this study amounted to 10 samples and the type of research used in this study is the type of research in a qualitative approach, with a case study design, namely that what is explored is a single entity or phenomenon from a certain period and activity (can be in the form of programs, events, processes, institutions or social groups), and collects details. information using various data collection procedures during the case. The results of the study indicate that there is a government commitment in the form of justice and gender equality in the Family Planning program. There are several inhibiting factors in the implementation of the program to increase male family planning participation including: awareness factors, economy, culture, and the lack of Advocacy and IEC. In addition, access to contraceptive services, which includes the distribution of contraceptives, is adjusted to the demands of districts and cities, although the funding for services is not evenly distributed, the monitoring function of access to family planning services in districts and cities continues to run as it should and there are efforts from the government to add new variants of contraceptives. for men, especially the birth control pill. In addition, there is support from religious leaders and community leaders in the form of cooperation and partnership patterns involving campaigns, advocacy and KIE for male family planning programs.Keywords: male family planning, advocacy, social support, community empowerment, gender, contraceptive devices, community leaders and religious leaders 
ANALISIS KUALITATIF PERAN PETUGAS KESEHATAN TERHADAP UPAYA PENGENDALIAN PENYAKIT HEPATITIS B PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KABUPATEN BENER MERIAH (PUSKESMAS BUKIT, PUSKESMAS PANTERAYA DAN PUSKESMAS LAMPAHAN) TAHUN 2021 Basri, Meliya; Nababan, Donal; Manurung, Jasmen
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1681

Abstract

Hepatitis B merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di dunia. Salah satu penularan dari ibu ke bayi yang dilahirkannya, 95% penularan hepatitis B terbesar. Tujuan Penelitian untuk menganalisis Peran Tenaga Kesehatan terhadap Upaya Pengendalian Hepatitis B Pada Ibu Hamil  Di  Wilayah Kabupaten Bener Meriah (Puskesmas Bukit, Panteraya dan Lampahan) Tahun 2021. Penelitian ini adalah kualitatif, Pengambilan Sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling, yang terdiri dari 12 orang informan (penanggung jawab program 3 orang, petugas Laboratorium 3 orang, Bidan KIA 3 orang dan pasien 3 orang). Dengan menggunakan triagulasi sumber data. Penelitian menunjukkan bahwa promosi kesehatan dan penyebarluasan komunikasi, informasi dan edukasi belum maksimal. Strategi petugas kesehatan masih kurang baik dari segi media, metode bersifat monoton dan tidak dapat memberikan kesan yang positif terhadap ibu. Deteksi Dini belum sesuai dengan target pencapaian yang seharusnya disertai dengan keterbatasan dari alat pemeriksaan dan adanya rasa takut dan kecemasan yang dirasakan oleh para ibu hamil. Promosi kesehatan menjadi ujung tombak perubahan perilaku ibu hamil. ANC terpadu puskesmas sudah sesuai dengan SOP yang ditetapkan. Bidan KIA telah melakukan pendeteksian terhadap ibu hamil untuk mengetahui adanya penyakit penyerta yang membahayakan diri ibu dan janinnya, sehingga jika ditemukan menderita hepatitis B, maka ibu akan dirujuk kerumah sakit yang yang memadai sampai ibu menjalani persalinan. Untuk itu bagi dinas terkait diharapkan agar melakukan advokasi terhadap lintas sectoral dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dimasyarakat melalui pemberdayan masyarakat pada umumnya dan  ibu hamil yang menjadi sasaran dari program kesehatan. Dan petugas kesehatan agar menjadi sosok yang lebih terampil dalam membuat inovasi agar ibu hamil lebih memahami akan arti kesehatan seutuhnya. Kata Kunci : Promosi Kesehatan dan KIE, Deteksi Dini, ANC Terpadu, Hepatitis B
PERILAKU (PENGETAHUAN SIKAP DAN TINDAKAN) KELUARGA PASIEN DALAM PENCEGAHAN COVID 19 DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUNYANG KUTE REDELONG KABUPATEN BENER MERIAH Fajriani, Raihana; Nababan, Donal; Lina Tarigan, Frida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1723

Abstract

Covid-19 telah menjadi masalah kesehatan dunia. WHO resmi menyatakannya sebagai suatu pandemi pada 11 maret 2020. Secara global sampai dengan 15 april 2020, kasus terkonfirmasi mencapai 1.991.275 kasus yang tersebar di 205 negara dan 2 transportasi internasional, dengan 127.147 kematian. Besarnya angka kejadian covid-19 disertai oleh luasnya informasi mengenai penyakit ini, tetapi masih banyak terdapat disinformasi dan misinformasi dimasyarakat yang berujung dengan kepanikan berlebihan dan penolakan dalam mengikuti rekomendasi pemerintah.Protocol Kesehatan merupakan bentuk pencehagan covid -19 yang berkaitan dengan perilaku masyarakat sekaligus menjadi faktor utama keberhasilan dalam memutus rantai penularan khususnya di kota Bener Meriah.Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Menganalisis Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Keluarga Pasien Dalam Pencegahan Covid -19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Munyang Kute Bener Meriah Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif . dengan jumlah Informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang ,terdiri dari 5 orang keluarga pasien yang datang ke poliklinik, 1 orang staf poliklinik ,dan 3 orang pasien yang berkunjung ke pololkinik. Penelitian Dilakukan Di Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah Munyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah pada februar 2021 samapai dengan agustus 2021.Hasil penelitan tingkat pengetahuan informan dalam hal pencehagan covid -19 masih kurang dilihat dari kurang pemahannya mengenai protocol Kesehatan tidak mengerti arti dari 3m, sikap dari informan tentang pencegahan covid-19 juga kurang mendukung dilihat dari masih adanya informan yang tidak patuh dengan protocol Kesehatan seperti memakai maskes dan cuci tangan, semenatara Tindakan informan dalam hal pencegahan covid -19 juga dinilai masih sangat kurang karena masih adanya keterpaksaan dalam pelaksaaan protocol Kesehatan. Kesimpulan semakin baik pengetahuan dan sikap masyarakat terhadapa penangan covid -19 makan semakin baik pelaksaan Tindakan pencegahan covid -19 pada masyarakat.Kata Kunci : Covid-19, Perilaku, Pencegahan Covid -19
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Pada Dokter Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2021 Brahmana, Romeika Sembiring; Nababan, Donal; Sirait, Asima; Hakim, Lukman; Sipayung, Rosetty
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1706

Abstract

ABSTRAKStres dapat digambarkan sebagai perasaan yang berlebihan, tegang, khawatir. Sebagian besar orang pernah mengalami stres, terkadang untuk memotivasi menyelesaikan pekerjaan dan melakukannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi tingkat stres dokter di RS Santa Elisabeth Medan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh dokter berjumlah  85 orang. Sampel penelitian mnggunakan Formula Slovin sehingga jumlah sampel yaitu 46 orang. Pengumpulan data diperoleh dari melalui kuesioner. Proses pengolahan data dimulai dari editing, coding, dan tabulasi. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Analisis multivariat dengan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian ada hubungan beban kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan kelelahan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan interaksi dengan atasan dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan interaksi dengan rekan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Ada hubungan keamanan kerja dengan tingkat stres pada dokter berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05. Faktor  yang paling dominan mempengaruhi  tingkat stres pada dokter adalah interaksi dengan rekan kerja dan interaksi dengan atasan.  Saran agar dokter ikut melakukan kegiatan diluar dari kegiatan pelayanan di rumah sakit sehingga menjadi penyebab tidak terjalin hubungan yang baik antara rekan kerja dan banyak rekan kerja dengan wajah baru (karyawan baru atau dokter baru) sehingga tidak begitu saling mengenal. Kata Kunci : Beban Kerja, Kelelahan Kerja, Interaksi dengan Atasan, Interksi dengan Rekan Kerja, Keamanan Kerja, Tingkat Stres
Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi dengan Peningkatan Perubahan Perilaku Kekerasan pada Klien Skizofrenia di Ruang Jiwa Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon Aceh Tengah Eriyani, Farida; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1963

Abstract

Perilaku kekerasan adalah keadaan individu melakukan tindakan verbal dan non verbal, membahayakan diri sendiri, orang lain ataupun lingkungan. “ marah merupakan perasaan jengkel yang timbul sebagai respon terhadap kecemasan yang dirasakan sebagai ancaman, yang datang dari dalam maupun luar lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah agar informan mampu mengidentifikasi Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Stimulasi Persepsi yang terdiri dari lima sesi pada perilaku kekerasan klien Skizofrenia. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kasus dalam bentuk analisis deskriptif dengan penelitian kualitatif, dan tehnik purposive sampling, dilakukan pada 1 partisipan di Ruang jiwa  Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon Aceh Tengah. Dalam melaksanakan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi peneliti memberi tanggapan, evaluasi dan observasi saat terapi aktivitas  kelompok berlangsung dengan memakai formulir evaluasi perilaku kekerasan, dengan memberi tanda (V) jika informan mampu dan tanda (-) jika informan tidak mampu. Hasil penelitian ini adalah, informan dengan terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi mampu memahami materi dan dapat melaksanakan proses terapi dengan koopratif,  serta informan dapat dan mampu mengendalikan diri, mengontrol marah secara positif. Dan disarankan bagi pihak direktur rumah sakit diharapkan pelayanan kesehatan jiwa dapat di optimalkan dalam melibatkan kerja sama dengan lintas sektoral Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.Kata kunci: Perilaku kekerasan, Skizofrenia, Terapi (TAK) Stimulasi Persepsi.Violent behavior is a state where individuals perform verbal and non-verbal actions, endanger themselves, others or the environment. Anger is a feeling of irritation that arises in response to anxiety that is perceived as a threat, which comes from within and outside the environment. The purpose of this study is for informant to be able to identify Perception Stimulation Group Activity Therapy (TAK) which consists of five sessions on the violent behavior of Schizophrenic informant. The research method used is case research in the form of descriptive analysis with qualitative research, and purposive sampling technique, carried out on 1 participant in the mental room of Datu Beru General Hospital Takengon Central Aceh. In carrying out the Perception Stimulation Group Activity Therapy, the researcher gave responses, evaluations and observations when group activity therapy took place using a violent behavior evaluation form, by marking (V) if the informant was able and (-) if the informant was unable. The results of this study are, informant with perception stimulation group activity therapy are able to understand the material and can carry out the therapeutic process cooperatively, and informant can and are able to control themselves, control anger positively. And it is recommended for the hospital director that mental health services can be optimized by involving cross-sectoral collaboration with the Health Service and Social Service.Keywords: Violent behavior, Schizophrenia, Perception Stimulation Therapy
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI DESA TAWAR SEDENGE KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH Anwar, Yazid; Nababan, Donal; Lina Tarigan, Frida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1740

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah perilaku sehat remaja dengan memberikan kesempatan untuk menambah pengetahuan mereka, sehingga dapat memutuskan pilihan yang tepat dalam mengambil keputusan yang sangat penting bagi kesehatannya. Tujuan penelitian Untuk Menganalisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok pada Remaja di Desa Tawar Sedenge Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif naratif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang remaja yang ada di Desa Tawar Sedenge Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 5 informan bahwa merokok itu timbul dari dalam diri masing-masing individu penasaran ingin coba-coba merasakan bagaimana rasa rokok, merasakan kenikmatan tersendiri dari rasa nikmat, enak, tidak ada beban lepas dari masalah, ingin tau rasanya. Dari hasil penelitian pada ke 5 informan tidak ada faktor pengaruh orang tua mereka merokok karena terpengaruh oleh teman, ada keinginan untuk menampakkan merokok didepan orang akan tetapi remaja masih melakukan merokok secara sembunyi-sembunyi. Dari hasil wawancara yang dilakukan terhadap 5 infoman bdidapatkan bahwa remaja merokok karena pengaruh oleh teman sebaya, mereka melakukan merokok pada saat lagi berkumpul (nongkrong), ada juga yang memaksakan untuk merokok. Pengaruh lingkungan juga menjadi faktor remaja merokok. Praktik merokok yang mereka lakukan secara sembunyi-sembunyi dan uang pembelian rokok didapatkan dari sisa jajan disekolah, sehari 1-2 batang rokok yang dihabiskan. Dari hasil penelitian terhadap 5 informan didapatkan bahwa faktor media massa tidak menjadi faktor yang signifikat beberapa informan menyebutkan bahwa bisa terpengaruh oleh iklan yang ditayangkan, mereka jadi terpacu melihat gambar rokok yang diiklankan, mereka mengatakan bahwa pingin tau rasa kok yang baru diiklankan itu seperti apa, dan gambar-gambar yang diajikan menarik. Bagi remaja perokok diharapkan dapat rajin membaca referensi terkait  bahaya dari merokok sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah pola pikirnya menjadi lebih baik. Kata Kunci: Faktor, Perilaku Merokok, Remaja 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IBU BERSALIN DALAM MEMILIH TEMPAT BERSALIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HUTAGALUNG KABUPATEN HUMBANG HASUDUTAN TAHUN 2021 Rismauli Situmorang, Tumour Rumondang; Nababan, Donal; Sipayung, Rosetty; Martalena Silitonga, Evawani; Brahmana, Netti Etalina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1771

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka kematian ibu yaitu dengan  mendorong agar setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih di fasilitas pelayanan kesehatan. Cakupan Persalinan di Puskesmas Hutagalung sebesar 56,1 % belum mencapai target Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 4 Tahun 2019 yaitu sebesar 100% Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  faktor-faktor yang berhubungan dengan ibu bersalin dalam memilih tempat bersalin di wilayah kerja Puskesmas Hutagalung Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah survey analitik  melalui pendekatan crossectional yang bertujuan mengetahui  hubungan  Pendidikan, Pendapatan, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Akses ke Fasilitas Kesehatan, Peran Kader Kesehatan, dan Terpapar Media Informasi terhadap pemilihan tempat bersalin di wilayah kerja Puskesmas Hutagalung. Yang menjadi populasi  adalah seluruh ibu yang melahirkan bulan Januari sampai Juni 2021 di wilayah kerja Puskesmas Hutagalung Kecamatan Parlilitan sebanyak 44 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dalam memilih tempat bersalin adalah pendidikan (pv=0,025), pengetahuan (pv=  0,00), dukungan keluarga (pv=0,019) dan peran kader kesehatan (pv=  0,023). Variabel yang tidak berhubungan dalam memilih tempat bersalin adalah Akses ke Fasilitas Kesehatan (pv=  0,675 , pendapatan (pv= 0,531).  Variabel yang paling dominan adalah pengetahuan (pv= 0.001) dengan nilai OR 9,743 . Disarankan kepada kader kesehatan supaya lebih aktif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada ibu hamil dan keluarganya untuk meningkatkan pengetahuannya. Kata Kunci : Pendidikan, Pendapatan, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Akses ke Fasilitas Kesehatan, Peran Kader Kesehatan, Terpapar Media Informasi dan Pemilihan Tempat Persalinan
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM MEMUTUS PENYEBARAN COVID-19 DI MAKO SAT BRIMOB POLDA SUMUT TAHUN 2021 Simanjuntak, Hermanto; Nababan, Donal; Ginting, Daniel; Tarigan, Frida Lina; sinaga, Janno
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1593

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 berdampak pada semua lapisan masyarakat termasuk di Mako Brimob Polda Sumut. Terdapat 64 orang yang terinfeksi covid-19 di Mako Brimob Polda Sumut. Penanganan dan pencegahannya dapat dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.  Implementasi  protokol  kesehatan  diatas tidak  akan  maksimal  apabila  tidak  didukung  kepatuhan  masyarakat  terhadap  kebijakan  tersebut. Kepatuhan masyarakat ini dapat dipengaruhi oleh berbagai  faktor. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor  yang  mempengaruhi  kepatuhan protokol kesehatan dalam memutus penyebaran covid-19 di mako sat brimob polda sumut. Penelitian ini bersifat analitik  menggunakan  metode  survey  dengan  pendekatan crossectional.   Populasi  dalam  Penelitian  ini  adalah  seluruh  anggota keluarga Brimob dengan  jumlah  sampel  90 orang. Analisa  data  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  berupa  analisis  bivariate  menggunakan  uji chi  square sedangkan  analisa  multivariate menggunakan uji regresi logistic binary. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat  lima  faktor  yang  memiliki  hubungan  bermakna dengan kepatuhan protokol kesehatan yaitu pengetahuan (p 0.000), sikap (p 0,002), motivasi (p 0.007), lingkungan (p 0.036), dan dukungan keluarga (p  0.001)  dan  hasil  analisa  multivariate  didapatkan variable pengetahuan, motivasi, lingkungan dan dukungan keluarga memiliki pengaruh terhadap kepatuhan protokol kesehatan (p < 0.05), sedangkan variable sikap tidak memiliki pengaruh terhadap kepatuhan protokol kesehatan. Dketahui  bahwa  variabel  pengetahuan, motivasi, lingkungan dan dukungan keluarga  memberikan  pengaruh  nyata  terhadap  kepatuhan  masyarakat terhadap protokol kesehatan. Diharapkan kepada responden agar terus patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan menambah pengetahuan dan berpartisipasi dalam menciptakan suasana lingkungan yang mendorong terciptanya peningkatan kepatuhan protokol kesehatan covid-19. Kata kunci: covid-19; kepatuhan; protokol kesehatan 
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA PARSINGGURAN 1 KECAMATAN POLLUNG TAHUN 2021 Lumban Gaol, Hoddi Raju; Ginting, Daniel; Manurung, Kesaktian; Nababan, Donal; Manurung, Jasmen
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1766

Abstract

Promosi kesehatan adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat malalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat. Dengan strategi yang ditekankan agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakat, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei dengan tipe penelitian penjelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi promosi kesehatan terhadap tingkat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di Desa Parsingguran 1. Desa parsingguran 1 adalah sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Pollung kabupaten Humbang Hasundutan dan memiliki empat dusun. Sampel dalam penelitian ini diambil dari setiap dusn sebanyak 100 Kepala keluarga. Analisa data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi kesehatan mempunyai pengaruh terhadap tingkat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Parsingguran 1. Pengaruh yang paling dominan adalah aspek bina suasana. Koefisien Determinasi ( ) menunjukkan bahwa variabel bebas yang diteliti memberikan kontribusi sebesar 84,1% terhadap tingkat PHBS dan sisanya sebesar 15,9% dijelaskan oleh variabel bebas lainnya yang tidak diteliti. Kata Kunci : Strategi Promosi Kesehatan, Tingkat Perilaku Hidup Bersih dan                       Sehat (PHBS), Tatanan Rumah Tangga
DETERMINAN PENINGKATAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KOTA LANGSA Syahputra, Edi; Rochadi, Kintoro; Pardede, Jek Amidos; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1712

Abstract

ABSTRAKGangguan jiwa merupakan masalah kesehatan jiwa berat yang menyebabkan terganggunya kognitif, afektif dan hambatan fungsi sosialnya sehingga individu tidak mampu melakukan  akitivitas sehari-harinya. Gangguan jiwa dapat dialami oleh seluruh kalangan mulai dari anak-anak. remaja, dewasa, hingga lansia. Saat ini, prevalensi gangguan jiwa terus meningkat setiap tahunnya termasuk di Kota Langsa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang empengaruhi terhadap peningkatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Langsa. Jenis penelitian menggunakan metode analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional dan mengambil sampel 82 orang dari seluruh populasi. Cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Hasil uji regresi logistik mendapatkan bahwa ada pengaruh faktor genetik (p = 0,000; OR = 13,81), Pengalaman traumatik (p = 0,001; OR = 12,37) dan Pola Asuh (p = 0,022;         OR = 5,14) terhadap gangguan jiwa. Sedangkan faktor pekerjaan dan sosial ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap gangguan jiwa. Kesimpulan bahwa ada pengaruh faktor genetik, pengalaman traumatik dan pola asuh terhadap peningkatan ODGJ di Kota Langsa. Disarankan,  Bagi Dinas Kesehatan Kota Langsa khususnya bidang kesehatan jiwa melakukan trauma healing bagi masyarakat yang memiliki pengalaman traumatik, melakukan seminar dan penyuluhan pola asuh anak dan remaja dalam keluarga. Kata kunci : Genetik, pengalaman traumatik, pola asuh, gangguan jiwa
Co-Authors ., Hestina ., Zulfendri Adiansyah Adiansyah Adiansyah, Adiansyah Aferizal, Aferizal Aini, Syafrida Aldani Putri Wijayanti, Aldani Putri Alyakin Dakhi, Rahmat Ambarita, Elparida Andriani, Risca Anggraini, Mawar Anita, Surya Anwar, Yazid Aritonang, Elisa Silvia Aritonang, Ester Taruli Arwina, Henny Aryanto Aryanto Awidiyah Azzahra, Fatihah Putri Bakkara, Renasti Bancin, Dewi Bancin, Lenny Lestryani Br Bangun, Agita Kartasari Bangun, Henny Arwina Barus, Rosmawati Helmi Basri, Meliya Bevy Gulo, Adventy Riang Br Brahmana, Nettietalia Br Tarigan, Frida Lina Br. Brahmana, Nettietalia Brahman, Netti Netalia Brahmana , Nettietalia Br Brahmana, Netti Brahmana, Netti Etalia Br. Brahmana, Netti Etalina Brahmana, Nettietalia Br Brahmana, Nettietalia Br. Brahmana, Netty Brahmana, Romeika Sembiring Corry Aquino, Cut Cristiana, Eva Dachi, Rahmad Alyakin Dachi, Rahmat A. Dachi, Sidita Daeli, Debora Daeli, Dwi Pannisari Dalsabilah, Sobrina Dameria Sitanggang, Rita Daniel Ginting Dewi Ginting, Fitri E Sitorus, Mido Edi Syahputra Elidatati, Elidatati Elisabeth Purba, Ivan ENDANG KARTINI, ENDANG Eriyani, Farida Ester J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester J.Sitorus, Mido Ester, Mido Etalia Brahmana, Netti Evi Martina Simanjuntak, Siska Evi, Siska Fajriani, Raihana Fakhruddin Fakhruddin Fane, Syafrio Fitri, Amsas Fransisca Fransisca Frida Lina Tarigan, Frida Lina Gea, Warisman Ginting, Ira Sehati Br. Ginting, Isa Harpika Gultom, Rumondang Gultom, Tyur Y.M Gultom, Yohana Nursulyawati Haloho, Dewi Murniwaty Hamonangan, Jan Effendi Handayani, Mira Dwi Harahap, Dewi Syahriani Harahap, Diana Harefa, Karnerius Harefa, Liberti Debora Harianja, Ester Haryantari, Rizky Henri, Alvin Heru Santoso Hesarika, Ayudia Hidayat , Wisnu Hidayat, Wisnu Husna Husna Hutabarat, Andrian Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu, Johanes Hutajulu, Johansen Hutauruk, Ricardo Indriana, Ramadhanita Irennius Girsang, Vierto Iriana Purba, Imelda Isnaeni, Lira Mufti Azzahri Ivana, Cindy Lydia J .Sitorus, Mido Ester J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester Joharuddin, Joharuddin JOICE SONYA GANI PANJAITAN Juliandika, Rozi Kaban, Eddy Surya Kacaribu, Adelia Pratiwi karmila karmila Karnirius Harefa Karo, Desima Br Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Kurniawan, Muhammad Fadlin Laia, Fidalina Lase, Yorien Setia Alfarianti Lestari, Uci Lina Tarigan, Frida Lina, Frida Lubis, Aulia Fadhli Sani Lukman Hakim Lumban Gaol, Hoddi Raju M. Siregar, Laura Maihayati Malau, Kharisma Wanda Manalu, Lenni Manalu, Maya Eka Manalu, Vivi Sumanti Manullang, Yenni Manurung, Jasmen Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian Marbun, Serepina Mariani Siregar, Laura Mariati Siregar, Laura Marintan, Selli Marlindawani, Jenni Marlindawani, Jenny Martalena Silitonga, Evawani Martina, Siska Evi Masdalina Pane Maulana Ramzi, Tengku Maya Sari Mindasari, Hanny Mindo Tua Siagian Modesta, Intan Munthe, Seri Anawati Munthe, Seri Asnawati Muria Ningsih, Sri MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI, MYRNAWATI Nainggolan, Christina Roos Etty Nainggolan, Christina Roosetty Nashrallah, Muhammad Nas'al Nazaruddin - Netti Etalia Br Brahmana Ningsih, Mega Sugesti Nora, Elvita Novita, Putri Tia Nurwijayanti Octavianus Panjaitan, Triwil Ohara, Evy Otniel Ketaren, Sinar Panjaitan, Syahriani Pardede, Jek Amidos Pardosi, Lenny Christina Pardosi, Magdalena Parhusip, Hamonangan Parulian, Alfred Padumpang Pasaribu, Dormaulina Paulinaria, Paulinaria Perangin-Angin, Magraniy Pransika, Eka Purba, Agnes Purba, Jenny Marlindawani Purba, Lidya Purba, Maria Agustina Br Purba, Nova Junfitri Purnama Ria Sihombing, Esther Purwana, Purwana Putri, Yulita R.Kintoko Rochadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat Alyakin Dakhi Rana, Revaranda Genta Reja, M Rhoma, Tien Nelly Rico Rismauli Situmorang, Tumour Rumondang Rivany, Hany Athaya Syifa Rizkia, Isna Rochadi, Kintoro Rohana Sinaga, Taruli Rosa Sinaga, Lia Rukiani, Safitri S, Mido Ester Samosikha Wau, Robledo Saragih, Frida L Sari Sagala, Nomita Sari, Wuni Arum Sekar Sayangi, Wewinur Sejukan Hati Harefa Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sembiring, Rinawati Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Siagian, Mindo Tua Siagian, MindoTua Siagian, Pebriyanti Siahaan, Marlinewati Sialigan, Mindo Tua Sianturi, Theodora R. Sibuea, Murni Sidabutar, Emy Sihite, Meilva Mutiara Br Sihotang, Junita Lisbet Silaban, Ratnawati SILITONGA, EVAWANI Silitonga, Evawani M Silitonga, Evawani M. Silitonga, Evawani Martalena Simangunsong, Nani Sugiarti Simanjuntak, Friska Ernawati Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Netty Iriani Simanjuntak, Siska Evi Martina Simanjuntak, Yunida Turisna Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Janno Sinaga, Lusi Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sipayung, Ika Manda Yulie Sipayung, Rosetty Sirait, Asima Siregar, Juwita Isabella Siregar, Laura Siregar, Laura M. Siregar, Laura Mariati Sitanggang, Rita Dameria Sitepu, Roslenni Sitorus, , Mido Ester J. Sitorus, Friska Sitorus, Gokma Elviyanti Sitorus, Mido Este J Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido Ester. J. Sitorus, Mido J Sitorus, Priska SRI RAHAYU Sunyianto, Sunyianto Surbakti, Suhartati Susanti Sitanggang, Henni Syafitri, Henny Syapitri, Heny Tarigan, Frida L Tarigan, Frida Lina Br Tarigan, Juni Asnita Tarigan, Sada Perarih Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Hendrikus Telaumbanua, Ya'adil Tinambunan, Sarma Togatorop, Agustinawati Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Uhur, Bunga Utama, Indra Vierto Wandra, Tony Warouw , Sony Priajaya Warouw, Sonny Priajaya Warouw, Sonny Wijaya Warouw, Sony Priajaya Wilda, Safri Winda Ningsih Sitompul Yusuf Fahma Razi, Dede Zakiyah Zakiyah Zebua, Beatric Permatasari Zega, Hesti Nurani Zega, Memoris Zega, Winar Purnawan Sari Zendrato, Nonitehe Zuka, Fikarwin Zulfendri Zulfendri