p-Index From 2021 - 2026
10.89
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem AT TA´DIB JPW (Jurnal Politik Walisongo) Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Perisai : Islamic Banking and Finance Journal Tropical Animal Science Journal AT-TA`DIB Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik Jurnal Nutrisi Ternak Tropis (JNT) Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Jurnal Pendidikan CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan International Journal of Science and Society (IJSOC) Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Sylva Lestari Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Journal of Social And Economics Research Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat ORGANIZE: Journal of Economics, Management and Finance HISTORICAL: Journal of History and Social Sciences Amal: Jurnal Ekonomi Syariah Al-Arfa: Journal of Sharia, Islamic Economics and Law Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PARADUTA : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal Media Akademik (JMA) Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research Maharot : Journal of Islamic Education Jurnal Abdimas Peradaban Branding: Jurnal Manajemen & Bisnis Rihlah Iqtishad: Jurnal Bisnis dan Keuangan Islam At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin Alkasb: Journal of Islamic Economics International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Ekonomipedia: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Managing: Jurnal Bisnis dan Manajemen Ecoducation Journal of Islamic Education Research Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Public Policy: Jurnal Ilmu Sosial dan Kebijakan Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Multicore International Journal of Multidisciplinary (MIJM) Public Service: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Al-Iffah: Journal of Islamic Sciences Research Journal of Literature Review Al-Abqori: Journal of Islamic Thought Studies Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring Students’ Needs for Deep Learning-Oriented Islamic Education Materials in Elementary Schools Hamidah; Abd Muhith; Mashudi
ATTA`DIB Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study explores students’ needs for deep learning-oriented Islamic Education materials at SD Negeri 7 Kediri Tabanan. A qualitative case study approach was employed, using classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. The results reveal that current materials remain textual and focus on memorization without contextual application. Teachers face challenges in linking Islamic values to real-life contexts, while students expect more interactive, visual, and applicable learning resources. The findings highlight the urgency of developing Islamic Education materials that promote critical, reflective, and contextual thinking. This study contributes to pedagogical innovation by emphasizing the importance of student-centered material design to enhance meaningful understanding and practice of Islamic values. Keywords: students’ needs, deep learning, learning materials, Islamic Education, elementary school. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan siswa terhadap bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berorientasi pada deep learning di SD Negeri 7 Kediri Tabanan. Pendekatan penelitian menggunakan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan saat ini masih bersifat tekstual dan berfokus pada hafalan tanpa keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Guru mengalami kesulitan mengaitkan nilai-nilai Islam dengan konteks nyata, sementara siswa membutuhkan bahan ajar yang lebih interaktif, visual, dan aplikatif. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan bahan ajar PAI yang mendukung berpikir kritis, reflektif, dan kontekstual. Studi ini berkontribusi pada inovasi pedagogis dengan menekankan perlunya desain bahan ajar berbasis kebutuhan siswa untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Islam secara bermakna. Kata kunci: kebutuhan siswa, deep learning, bahan ajar, Pendidikan Agama Islam, sekolah dasar
Implementation of Islamic Religious Education in Nurturing Religious Moderation and Mutual Respect in Multicultural School Contexts Ilmiah, Masniatul; Mashudi; Saihan
ATTA`DIB Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (IRE) in nurturing religious moderation and mutual respect within the multicultural school environment of SDN 5 Gubug, Tabanan Regency. The research employed a qualitative case study approach. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that Islamic Religious Education plays a strategic role in cultivating religious moderation through contextual learning, the integration of local wisdom such as Tri Hita Karana, and the promotion of interfaith understanding among students. The implementation of IRE is supported by teacher pedagogical competence and inclusive school policies that encourage tolerance and social harmony. However, challenges arise from external influences, including exclusive digital religious content and limited parental involvement. Overall, Islamic Religious Education at SDN 5 Gubug functions as an effective medium for fostering tolerance and mutual respect from an early age. Continuous teacher development and strengthened collaboration between schools, families, and communities are essential to sustain and enhance the impact of religious moderation education at the elementary level.
Need Analysis for Android-Based Interactive Media on Menstruation Material in Islamic Religious Education at SD Negeri 1 Gebang Yuvita Nila Rahayu; Mashudi; Abd Muhith
ATTA`DIB Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Menstruation education in Islamic Religious Learning (IRL) at the elementary level remains a sensitive and often neglected topic due to cultural taboos and limited instructional resources. To address this, the study explores the need for Android-based interactive learning media to teach menstruation material in a more engaging and religiously appropriate way. This research employed a qualitative descriptive approach conducted at SD Negeri 1 Gebang. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving Islamic education teachers and female fourth-grade students. Data analysis included reduction, categorization, display, and verification stages.Findings revealed that both teachers and students face challenges in discussing menstruation topics. Teachers lack digital teaching materials, while students experience discomfort and curiosity. The need analysis indicated that Android-based media featuring visual, audio, and interactive elements could increase engagement, understanding, and privacy while aligning with Islamic values.The study concludes that Android-based interactive media are highly needed to transform Islamic Religious Learning into a more inclusive and modern framework. Such media can bridge the gap between scientific understanding and religious teaching, making menstruation education more accessible, respectful, and effective for young Muslim girls. Keywords: Islamic Education, Android-Based Media, Menstruation, Need Analysis, Interactive Learning Abstrak Pembelajaran materi haid dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat sekolah dasar masih menjadi topik sensitif dan sering dihindari karena faktor budaya serta keterbatasan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran interaktif berbasis Android dalam mengenalkan materi haid secara menarik dan sesuai nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Gebang. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan siswi kelas IV. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, kategorisasi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa mengalami kesulitan dalam membahas topik haid. Guru kekurangan bahan ajar digital, sedangkan siswi merasa malu dan ingin tahu. Analisis kebutuhan menunjukkan bahwa media berbasis Android dengan elemen visual, audio, dan interaktif dapat meningkatkan minat, pemahaman, serta menjaga privasi siswa dalam pembelajaran sesuai nilai Islam. Penelitian menyimpulkan bahwa media interaktif berbasis Android sangat dibutuhkan untuk mentransformasi pembelajaran PAI menjadi lebih inklusif dan modern, sekaligus menjembatani pemahaman ilmiah dan keagamaan dalam pendidikan haid bagi siswi Muslim. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Media Berbasis Android, Haid, Analisis Kebutuhan, Pembelajaran Interaktif.
Respon Generasi Milenial Pada Era Society 5.0 Melalui Kewirausahaan Digital Nurdiyah, Rikhe Dwi; Rohmah, Fathur; Wasilatul Rohmah; Lailatul maghfiroh; Mashudi
Improvement: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 5 No 2 (2025): Vol 5 No 2 September 2025
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/imp.v5i2.29316

Abstract

The Society 5.0 era is a concept of modern society that emphasizes the integration of the physical and digital worlds to create a balance between economic progress and social welfare. Millennials, as a group that grew up in the digital era, have great potential to drive economic transformation through technology-based entrepreneurial activities. This study aims to analyze the response of the millennial generation to the Society 5.0 era through digital entrepreneurship and identify the factors that influence it. The method used is qualitative with a library research approach through searching various scientific sources published from 2018 to 2025. Based on the results of the study, it is suspected that millennials have a positive response to digital entrepreneurship due to their characteristics of being adaptive to technology, creative, and innovative in creating new business opportunities. However, challenges such as low digital literacy in some regions, limited access to technology, and dependence on digital platforms are still obstacles that need to be addressed. Overall, digital entrepreneurship has the potential to be a strategic means for millennials to realize a Society 5.0 that is oriented towards people, innovation, and social welfare. Keywords: Society 5.0, millennials, digital entrepreneurship, digital literacy Era Society 5.0 merupakan konsep masyarakat modern yang menekankan integrasi antara dunia fisik dan dunia digital untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Generasi milenial sebagai kelompok yang tumbuh di era digital memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi ekonomi melalui aktivitas kewirausahaan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon generasi milenial terhadap era Society 5.0 melalui kewirausahaan digital serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui penelusuran berbagai sumber ilmiah terbitan tahun 2018–2025. Berdasarkan hasil kajian, diduga bahwa generasi milenial memiliki respon positif terhadap kewirausahaan digital karena karakteristiknya yang adaptif terhadap teknologi, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan peluang usaha baru. Namun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi digital di beberapa wilayah, keterbatasan akses teknologi, dan ketergantungan terhadap platform digital masih menjadi hambatan yang perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, kewirausahaan digital berpotensi menjadi sarana strategis bagi generasi milenial dalam mewujudkan Society 5.0 yang berorientasi pada manusia, inovasi, dan kesejahteraan sosial. Kata kunci: Society 5.0, generasi milenial, kewirausahaan digital, literasi digital.
Islamic Religious Education Literacy and Numeration In the Perspective of the Al-Quran and Hadith Sofa, Ainur Rofiq; Mukni’ah; Mashudi
Journal of Islamic Education Research Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Faculty of Education and Teaching Training, Islamic State University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v3i2.242

Abstract

The word Iqra 'is usually translated as "read.” This understanding follows the word Qara'a, which first meant "gathering.” The Qur'an o.” en uses the word Qara'a in various verses. When he received this sentence the, Prop,het Muhammad trembled and said he could not read. However, this verse’s revelation shows how the highest glorification and assessment of the ability to read and write various sciences is. These verses show that Allah SWT teaches people diverse knowledge, He opens multiple secrets, and He gives different keys to open the treasury of Allah's command, namely with a qalam or pen. Besides tongue reading, Allah also ordained that knowledge can be recorded. The Prophet Muhammad was a person who was not good at reading and writing, but he understood the importance of literacy. Literacy here is the ability to read and write. Including the ability to speak, calculate and solve problems at hand.
Analisis Motivasi Kerja Islami Pegawai Kedai Geprek81 Pondok Pesantren Darul Hikmah Bangkalan Abdul Basid Al Anshori; Mashudi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 01 (2025): JIEI : Vol.11, No. 01, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bekerja di lingkungan pesantren bukan hanya sekedar mencari uang/gaji melaikan juga sebagai bentuk ibadah. Motivasi kerja yang berlandaskan nilai-nilai Islami menjadi pendorong utama bagi pegawai Kedai Geprek81 di Pondok Pesantren Darul Hikmah Bangkalan dalam melaksanakan tugas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja Islami pegawai melalui pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus, yang mencakup pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja pegawai didasari oleh tiga aspek utama: (1) bekerja sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada pesantren; (2) penerapan nilai-nilai Islam dalam etos kerja, seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab; (3) harapan akan keberkahan dan keberlanjutan usaha sebagai bagian dari dakwah ekonomi. Selain itu lingkungan pesantren yang suportif dan kepemimpinan yang berbasis spiritual semakin memperkuat semangat kerja pegawai. Dengan memahami motivasi kerja Islami yang berfokus pada nilai-nilai islam dan penuh dengan khidmah ini, manajemen dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha sejalan dengan prinsip-prinsip Islam
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Melalui Model Pembelajaran Portofolio Kelas XIB SMA Negeri 8 Pontianak Aryanti, Jopani Ratna; Sulistyarini; Purnama, Shilmy; Mashudi; Bistari
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 2 (2023): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v8i2.6261

Abstract

This study aims to increase the learning activity of grade XI B SMA Negeri 8 Pontianak students by using the Portfolio learning model in PPKn subjects. The research method used in this study is classroom action research with a descriptive form. The subject of this study was class XI B SMA Negeri 8 Pontianak which amounted to 30 students. Data collection techniques and instruments are observation sheets and documentation. The study was conducted in two cycles. Each cycle consists of three meetings, and each meeting consists of four stages, namely the planning stage, the implementation and observation stage, and the reflection stage. Based on the results of the study, individual student learning activity increased, in cycle I student learning activity reached an average of 73.85%, and the average student learning activity individually in cycle II was 82.54%. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of the Portfolio learning model in PPKn subjects can increase the learning activity of grade XI B SMA Negeri 8 Pontianak students
INTENSIFIKASI ADMINISTRATIF DALAM PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU: DINAMIKA KEBIJAKAN DI INDONESIA DENGAN RUJUKAN SINGAPURA Hasanah, Siti Nur; Mashudi; Ubaidillah; Nawangsari, Dyah
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 24 No. 01 (2026): (April 2026)
Publisher : LPPM Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/511saa71

Abstract

This study examines how teacher professional development policies shape administrative intensification, with a particular focus on Islamic Religious Education (PAI) teachers in Indonesia, using Singapore as a comparative policy reference. It aims to analyze how policy architecture configures administrative workload and professional learning. This study employs a qualitative approach using document analysis combined with comparative policy analysis. Data were collected from official national policy documents, including regulations on teacher workload, professional allowances, performance appraisal systems, and career development frameworks. Data analysis was conducted through systematic coding and thematic analysis based on administrative burden theory and policy enactment perspectives. The validity of the analysis was ensured through iterative reading, coding consistency, and triangulation with relevant empirical literature. The findings reveal that in Indonesia, credit-based professional development requirements, layered verification mechanisms, and decentralized governance generate cumulative administrative obligations that extend beyond instructional improvement. For PAI teachers, this condition creates tensions between administrative compliance and value-based pedagogical practices that are not easily captured through standardized documentation. In contrast, Singapore’s integrated governance model embeds professional growth within a coherent system that aligns appraisal, mentoring, and career progression, thereby minimizing fragmented reporting. This study argues that administrative intensification is a structural outcome of policy design rather than merely an implementation issue. By reframing teacher workload as a governance effect, this research contributes a comparative perspective on how accountability systems can be designed to support professional competence development, particularly in value-oriented educational contexts.
Teachers’ Strategies in Promoting Religious Moderation in Islamic Primary Education: A Case Study at MI Nurul Huda Bondowoso Ahmad Izzuddin Faqih; Abd Muhith; Mashudi
ATTA`DIB Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v10i1.22546

Abstract

This study aims to examine teachers’ strategies in promoting religious moderation in Islamic primary education at MI Nurul Huda Bondowoso. Religious moderation is a crucial issue in Islamic education to cultivate balanced, tolerant, and non-extreme attitudes from an early age. This research employed a qualitative case study design involving Islamic Religious Education teachers and classroom teachers selected purposively. Data were collected through in-depth interviews and classroom observations and analyzed using thematic analysis, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that teachers generally understand religious moderation as a balanced (wasatiyyah), tolerant, and respectful attitude. Strategies used include integrating moderation values into lesson content, applying storytelling based on prophetic role models, demonstrating moderate behavior, and fostering respectful classroom communication. These practices contribute to a positive classroom climate characterized by mutual respect and constructive conflict management. However, the implementation of dialogical and student-centered learning remains inconsistent. This study implies the need to strengthen teachers’ conceptual understanding and pedagogical competence, particularly in dialogical learning approaches. Additionally, institutional support through systematic training and clear pedagogical guidelines is essential to ensure consistent and effective implementation of religious moderation in Islamic primary education.
Evaluasi Kualitas Pakan Sapi Berbasis Ketela Pohon (Manihot esculenta Crantz) Berdasarkan Perbedaan Varietas dan Kandungan Glikosida Sianogenik Ndaru, Poespitasari Hazanah; Kusmartono; Mashudi; Nuningtyas, Yuli Frita; Kartika, Aprilia Dwi; Pariasa, Imaniar Ilmi
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas silase berbasis umbi dan daun ketela pohon (Manihot esculenta Crantz) sebagai pakan ternak ruminansia berdasarkan perbedaan varietas dan kandungan glikosida sianogenik. Penelitian menggunakan empat varietas ketela pohon, yaitu ketela pohon ketan (KE), ketela pohon jawa (JK), ketela pohon kuning (KU), dan ketela pohon kretek jawa (KJ), dengan enam ulangan pada setiap perlakuan sehingga terdapat 24 unit percobaan. Silase dibuat dari campuran daun dan umbi dengan perbandingan 1:10 melalui fermentasi anaerob selama 21 hari pada suhu ruang. Hipotesis penelitian ini adalah perbedaan varietas ketela pohon memengaruhi kandungan HCN bahan pakan, dan proses ensilase mampu menurunkan kadar HCN sehingga lebih aman digunakan sebagai pakan ruminansia. Kadar HCN dianalisis menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan uji Duncan apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar HCN campuran daun dan umbi sebelum ensilase berkisar antara 55,26–72,63 mg/kg, kemudian menurun menjadi 22,10–29,05 mg/kg setelah ensilase. Proses ensilase menurunkan kadar HCN sebesar 60,00% pada seluruh varietas. Kadar HCN tertinggi sebelum ensilase terdapat pada varietas KE, yaitu 72,63 mg/kg, sedangkan terendah pada KU, yaitu 55,26 mg/kg. Setelah ensilase, kadar HCN tertinggi tetap terdapat pada KE, yaitu 29,05 mg/kg, sedangkan terendah pada KU, yaitu 22,10 mg/kg. Hasil ini menunjukkan bahwa ensilase efektif menurunkan kandungan HCN pada ketela pohon dan berpotensi meningkatkan keamanan penggunaannya sebagai pakan ternak ruminansia.
Co-Authors Abd. Muhith Abd. Wafi Abdul Basid Al Anshori Abu Lukman Ach. Jailani Achmad Zakaria Adam Mustakim Afaf Fitriati Afifatul Awalia Ahmad Izzuddin Faqih Ahmad Mahfud Ahmad Rofiq Ainur Rofiq Sofa Aisyah Amimi Amelia, Marshanda Ridia Aminatur Rosidah Amirah Salma Achmadi Ana Fitrotun Nisa' Anis Rofi Hidayah Anisa Lestari Arafah, Mudrikatul Arina Dinana Arini Taufiqa Dini Artharini Irsyammawati Aryanti, Jopani Ratna Asri Nurul Huda Aulia Puspita Anugra Yekti Avista, Dewi Rika Azizah, Saila bayu pamungkas Beryl kholifurrahman Bhayu Anggita Subarkah Bilal Kautsar Setiabudi Binti Nur Asiyah Bistari BUDIYONO Cholidin Dahruji Dedi Setiadi Desy Nur Nirmalasari Devi Auliya Putri Devi Triana Deviana Putri Septia Ningrum Dewi Lara sati Dhika Nurrohman Dian Aryani Dila Iska Ariyanti Diony, Diony Ahlul Fikri Dofiruddin Durrotun Nafisah Dwi Intan Cantika Putri Hendrayana Dwi Mayang Sari Dwi Yanti Octaviani Dyah Nawangsari Eddy Suprayitno Eka Nova Yulianti Elisa Tri Rahayu Fahriya Faiha Niyaf Faisal Muchlis Fathorrahman Fathur Rozi Fauzan, Yusuf Sigit Ahmad Febrianto, Nanang Felly Ferol Warouw Fidia Amelliyah Fifin Widiawati Fina Lubnia Sari Furqanul Amirur Rifan Ghafiratun Ni’am El Maulidiyah Guntur Wahyudi Hafidz Ubaidillah Halizah, Siti Nur HAMIDAH Hartini, Mawaddah Yuli Hasya Febrianty Hasya Febrianty Helmi Herlina Wati Herly Evanuarini Hersiyah Hidayah, Isnaini Hikmah Hidayat, Audiava Happy Kenthida Vanezza Hidayat, Saifullah Hilyatul Azizah Husni Syahrudin Ifar Subagiyo Ilmi, Abdullah Rosikh Fil Ilmiah, Masniatul Imaniar Ilmi Pariasa Imelia Imroatun Mufida Irida Novianti Istiqomariyah Jennatul Ma’wa Johan Dwi Sutikno Junaidi Junaidi Kartika, A. D. Kartika, Aprilia Dwi Kholilur Rohman Khumairo, Hazmatul Kurrotul Aini Rachman Kusmartono KUSWATI LAILATUL FITRIA Lailatul Maghfiroh Langit, Untay Arofatul Sekar Liliana Baskorowati Lisa Yuni Lestari Luluk Fauziah M Firdaus Tri Kuncoro MAIMUNA Majdy Kasheem Maratus Solihah MARIA ULFAH Maria Ulfah Marjuki Mashudi Mashudi Miftahur Rohmah Mila Kamelia Putri Moh Andrean Umami Moh azfahani zain Moh Maulana Firmansyah Moh Sutomo, Moh Moh. Ali Riyadlo Mohamad Prima Zydan Mohammad Bisri Mohammat Abdul Gofar Muaffa, Muhammad Alif Mudji Susanto Muhammad Aysar Ahnaf Muhammad Hafidz Fajri Muhammad Haris Abdul Hakim Muhammad Iqbal Muhammad Luthfi Muhammad Rifki MUHAMMAD SHOLEH Mujibur Rahman Khairul Muluk Mukni’ah Munawara, Reva Nayla Mustafida Mustaqimah, Raudhatul Nadhifa Maulidia Nadhirotul Jannah Nadia Nur Fadila Natasya Dwi Yanti Naufal Firdaus Ndaru, P. H. Ning Wijayanti Niswah Azranillah Noer Cahya Khoirony Nofianto, Hari Novia Elisabet Noviany, Henny Nur Faqihatun Nisa’ Nur Ina Avia Nur Khoiri Nur Rizkiyah Ramadhani Nurdiyah, Rikhe Dwi Nurhabits Safitri Nurtjahjaningsih, Ida Luh Gede Nurul Aulia Nurul Isnaini Nurul Layali Nuzhuliya Mega Avifa Paga, Bertha Ollin Pamungkas, Onok Yayang Poespitasari Hazanah Ndaru Purnama, Shilmy Putri Firda Febrianti Putri Nabilah Qibtiyah, Mariatul Qomarul Huda Raid Azhar Romadhan Ramadhani, Fidya Puji Ratino Refani Nafi Sara Rifki, Muhamad Rina Laksmi Hendrati Rohmah, Fathur Rosyida, Zulma Aini Rosyidin Kurniawan Rozi, Muhammad Fakrur Rudi Hermawan Safiratunnisa’ Ansari Putri Saihan Saihan Sajidah Sholahuddin Sion Dakawetang, Adi Putra Siti Aisyah Hidayatul Hasanah Siti Maisaroh Syarif Siti Muflihah Siti Nur Hasanah, Siti Nur ST Mislihah Stacia Reviany Mege SUFIA Sugeng Pudjiono, Sugeng Suhadak S. Sulistyarini, Sulistyarini Sumardi Syamsuri Syamsuri Sya’dullo Syofiana Mailinda Tasrifah Tatha Amelia Fretika Thomy Sastra Atmaja Totok Hendarto Ubaidillah Ulfiyah Vani Indra Pramudianto Veni Vebriyanti Veren Nur Afida Wasilatul Rohmah Wijaya, Happy Trizna Wildan Setiawan Wildhan Romdhoni Wildia Nusayfi Wilfi Tizka Sari Windriya, Anafil Wirabuana, Pandu Yudha Adi Putera Yuli Azaharah Yuli Frita Nuningtyas Yuvita Nila Rahayu